BAB IV METODE PENELITIAN
|
|
|
- Shinta Hermanto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 36 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis Penelitian Menurut Sugiyono (2013: 5) jenis-jenis penelitian dapat dikelompokkan menurut bidang, tujuan, metode, tingkat eksplanasi (level explanation) dan waktu. Dengan mengetahui jenis-jenis penelitian, maka peneliti diharapkan dapat memilih metode yang paling efektif dan efisien untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan untuk masalah-masalah penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah penelitian deskriptif termasuk dalam kelompok jenis penelitian menurut tingkat eksplanasi (level explanation). Jenis penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti kemudian diolah, diinterprestasikan dan dianalis sehingga dapat memberikan gambaran suatu hal Metodelogi Langkah-langkah dalam penyelesaian masalah penelitian melalui tahap-tahap berikut ini : 1. Pertama, mengindentifikasi masalah yaitu perusahaan kesulitan dalam hal tepat memilih supplier sebagai mitra bisnis yang baik. 2. Kedua, penentuan perumusan masalah yang telah diidentifikasi. 3. Ketiga, pengumpulan dan pengolahan data dengan tahap-tahap sebagai berikut:
2 37 a. Pengumpulan kriteria kriteria untuk penilaian pemasok melalui studi literature. b. Verifikasi awal, sebagai tahap awal penentuan kriteria dengan wawancara langsung terhadap responden. c. Membuat Kuesioner hasil verifikasi awal penentuan kriteria d. Pengisian Kuesioner oleh responden e. Menghitung nilai dari setiap rata-rata indikator dari tiap kriteria ( Skala Likert) f. Nilai rata-rata kriteria 3 kriteria digunakan g. Mengklasifikasikan Supplier h. Mengolah data menggunakan metode AHP, yaitu : Menyusun Hierarki Pembuatan kuesioner tahap 2 dengan melakukan Perbadingan Berpasangan setiap kriteria Menentukan Prioritas i. Pengolahan kuesioner menggunakan expert choice 4. Keempat, hasil dan analisis 5. Dan terakhir, Kesimpulan dan Saran Langkah langkah dalam penelitian tersebut dibagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama adalah tahap penentuan topic penelitian, tahap kedua adalah tahap pengumpulan dan pengolahan data, tahap terakhir adalah tahap analisis dan kesimpulan. Tahapan tersebut diatas diuraikan dalam gambar 4.1.Metode pemecahan masalah, sebagai berikut :
3 38 Mulai Identifikasi Masalah 1. Persaingan di perusahaan perkapalan semakin tinggi diikuti pertumbuhan perusahaan perkapalan di Indonesia setiap tahunnya. 2. Adanya komplain dari end user setiap department terhadap pengadaan barang dan jasa. 3. Kesulitan perusahaan dalam menentukan supplier sebagai mitra bisnis untuk menunjang kegiatan operational kapal. Tahap Penentuan Topik Penelitian Perumusan masalah 1. Bagaimana mengembangkan kriteria yang sudah ada menjadi lebih baik dalam pemilihan supplier? 2. Bagaimana metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam pemilihan supplier? 3. Kriteria apa yang paling dominan yang bisa dijadikan acuan dalam pemilihan supplier?
4 39 Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi langsung terhadap perusahaan dalam hal : Memiliki keunggulan bersaing melalui supply chain yang baik Mengurangi komplain terhadap kinerja bagian pengadaan / procurement. Mendapatkan standar acuan kriteria dalam memilih supplier sebagai mitra Gambar 4.1. Metode Pemecahan Masalah
5 40 Tahap Pengumpulan dan Pengolahan data Penyusunan Kriteria Menentukan Kriteria Pemilihan Supplier : 1. Verifikasi kriteria Pengisian Kuesioner oleh responden Menghitung nilai dari setiap rata-rata indikator dari tiap kriteria Nilai ratarata kriteria Tidak Studi Pustaka : 1. Wirdianto dan Unbersa, Suciadi, Handayani, Temesgen et.al, Jongkyung et.al Pujawan dan Mahendrawati, Heizer dan Render, Chopra dan Meindl, Haque et.al, Ye li et.al, Tektas et.al, Anna, Nurhasanah dan tamam, 2013 Kriteria dihilangkan Ya Kriteria digunakan Tahapan Metode AHP Mengklasifikasikan supplier Menyusun Hierarki
6 41 Supplier dikelompokkan menjadi 4 yaitu (I Nyoman pujawan, 2010) 1. Crtitical strategic supliers 2. Leverage suppliers 3. Non critical suppliers Kuisioner tahap II Melakukan Perbadingan Berpasangan Setiap Menentukan Prioritas Pengolahan kuesioner menggunakan expert choice Tidak Konsisten Revisi Kuesioner Ya Gambar 4.1 (lanjutan). Metode Pemecahan Masalah
7 42 Analisis Tahap Analisis dan Kesimpulan Kesimpulan dan Saran Selesai Gambar 4.1. Metode pemecahan masalah Sumber : Hasil Pengolahan Data Penelitian (2015) 4.3 Variabel dan Indikator Penelitian Penentuan penilaian kriteria-kriteria pemilihan supplier dikumpulkan melalui studi literature. Yang dapat dilihat pada table 4.1. Tabel 4.1 Variabel Kriteria dari Penelitian Terdahulu Referensi Penelitian terdahulu Variabel Wirdianto dan Unbersa (2008) 1. Kondisi perusahaan 2. Kelengkapan dokumen 3. Harga 4. Pengiriman 5. Kualitas 6. Pelayanan
8 43 Handayani (2009) 1. Pengiriman 2. Kualitas dan ketahanan uji 3. Harga 4. Ketanggapan 5. Lead time 6. Lokasi 7. Kemampuan teknis 8. Rencana investasi Research & Development 9. Stabilitas keuangan dan bisnis Tabel 4.1 Variabel Kriteria dari Penelitian Terdahulu (Lanjutan) Referensi Penelitian terdahulu Variabel Suciadi (2013) 1. Quality 2. Delivery 3. Price 4. Repair service 5. Technical capability 6. Geographical location Sumber : Hasil Pengolahan Data Penelitian (2015) Namun apabila diadopsi secara langsung kadang tidak sesuai, sehingga perlu adanya verifikasi awal. langkah ini merupakan tahap awal penentuan kriteria untuk mengidentifikasikan seluruh kriteria yang mungkin digunakan pada PT Scorpa pranedya. Maka hasil yang didapat setelah penyesuaian terhadap konteks penelitian yang sedang dilakukan adalah sebagai berikut : Tabel 4.2. Variabel Penelitian kriteria dan sub kriteria Variabel Indikator Sumber 1. Harga Harga Kompetitif Negosiasi Metode pembayaran Perincian harga 2. Pengiriman Ketepatan waktu pengiriman Pencegahan kerusakan Nieken Handayani (2009) Nieken Handayani (2009)
9 44 Kesesuaian pemesanan Ketepatan jumlah barang 3. Kondisi Perusahaan Pengalaman dan latar belakang Mempunyai sertifikasi Kemampuan keuangan 4. Kelengkapan dokumen Menyerahkan seluruh dokumen persyaratan menjadi supplier tepat waktu Memberikan jaminan terhadap penawaran Mengajukan penawaran dengan keterangan tertulis Eri Wirdianto dan Elpira Unbersa (2008) Eri Wirdianto dan Elpira Unbersa (2008) Tabel 4.2. Variabel Penelitian kriteria dan sub kriteria (Lanjutan) Variabel Indikator Sumber 5. Kualitas Kualitas barang baik Pengepakan barang baik Memberikan garansi/ jaminan 6. Pelayanan Ketersediaan stock Kecepatan respon terhadap complain Pergantian menu Memberikan data yang diminta 7. Geographical Location Distance Delivery Time Range Transportation cost Sumber : Hasil Pengolahan Data Penelitian (2015) Nieken Handayani (2009) Eri Wirdianto dan Elpira Unbersa (2008) Nieken Handayani (2009) Yusiana Suciadi (2013) Penentuan Kriteria dan sub kriteria pemilihan supplier Dalam penelitian ini, penulis memperoleh kriteria melalui 2 tahap yaitu tahap pertama dengan merangkum dari berbagai studi literatur mengenai kriteria apa saja yang seharusnya diterapkan dalam pemilihan supplier dan tahap kedua dengan cara wawancara dengan responden. Melalui 2 tahap ini dihasilkan 7 kriteria utama dalam pemilihan supplier yaitu Harga, Pengiriman, Kondisi perusahaan, Kelengkapan
10 45 dokumen, Kualitas, Pelayanan, Geographical location. Masing-masing kriteria tersebut dibagi menjadi beberapa sub-kriteria sebagai berikut : A. Harga Kriteria harga berhubungan dengan harga/biaya dalam pengadaan barang oleh supplier. Hal ini berhubungan dengan cost efficiency sehingga kriteria harga ini menjdi bahan pertimbangan dalam pemilihan supplier. Nieken Handayani (2009) membagi kriteria ini menjadi 4 sub kriteria : 1. Harga Kompetitif 2. Negosiasi 3. Metode pembayaran 4. Perincian harga B. Pengiriman Kriteria pengiriman berhubungan dengan kemampuan supplier dalam melakukan pengiriman barang. Hal ini penting karena mempengaruhi operational perusahaan. Kriteria pengiriman meliputi beberapa sub kriteria : 1. Ketepatan waktu pengiriman 2. Pencegahan kerusakan 3. Kesesuaian pemesanan 4. Ketepatan jumlah barang C. Kondisi Perusahaan Kondisi perusahaan merupakan kriteria penilaian supplier yang digunakan oleh Wirdianto dan Unbersa (2008). Kondisi perusahaan supplier dapat diketahui
11 46 dengan cara melakukan kunjungan ke perusahaan supplier, mengetahui informasi dari dalam perusahaan maupun informasi yang diperoleh dari pihak lain yang sering berhubungan dengan perusahaan tersebut. Kriteria kondisi perusahaan dibagi menjadi 3 sub-kriteria, yaitu : 1. Pengalaman dan latar belakang 2. Mempunyai sertifikasi 3. Kemampuan keuangan D. Kelengkapan Dokumen Supplier yang baik harus memiliki kelengkapan perusahaan sebelum melakukan kontrak pekerjaan dengan perusahaan kita. Kelengkapan dokumen ini juga dibutuhkan sebagai administrasi proses legalitas. Karena dengan adanya dokumen yang lengkap kita akan memiliki jaminan kerjasama dengan supplier sesuai dengan hukum yang berlaku. Wirdianto dan Unbersa (2008) membagi kriteria kelengkapan dokumen menjadi 3 sub kriteria yaitu : 1. Menyerahkan seluruh dokumen persyaratan menjadi supplier tepat waktu 2. Memberikan jaminan terhadap penawaran 3. Mengajukan penawaran dengan keterangan tertulis E. Kualitas Penelitian kriteria ini didasarkan pada standar kualitas yang dimiliki supplier seperti kualitas barang, dokumentasi dan ISO. Kriteria kualitas berhubungan dengan berbagai tindakan yang dapat meningkatkan dan menjaga kualitas barang
12 47 yang dipasok oleh supplier dalam kondisi baik. Kriteria ini meliputi beberapa sub kriteria yaitu : 1. Kualitas barang baik 2. Pengepakan barang baik 3. Memberikan garansi/ jaminan F. Pelayanan Kriteria pelayanan berhubungan dengan kemampuan supplier dalam menanggapi dan beradaptasi terhaadap berbagai keadaan. Pelayanan ini berhubungan pula dengan kepuasan pelanggan. Hal ini menjadi penting apabila terdapat beberapa masalah selama penyediaan barang dan jasa. Kriteria ini meliputi beberapa sub kriteria yaitu : 1. Ketersediaan stock 2. Kecepatan respon terhadap complain 3. Pergantian menu 4. Memberikan data yang diminta G. Geographical Location Kriteria ini penting dalam pemilihan supplier karena jika kita membeli barang dan jasa oleh supplier yang berasal dari luar negeri dikhawatirkan akan mempengaruhi waktu pengiriman, biaya dan kondisi barang saat diterima dalam kondisi baik atau tidak. Kriteria ini meliputi beberapa sub kriteria yaitu : 1. Distance 2. Delivery Time Range 3. Transportation cost
13 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi penelitian Menurut Sugiyono (2013 :115) definisi populasi adalah Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek dan benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek/subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik/sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek itu. Pada penelitian ini jumlah populasi diambil dari anggota organisasi PTSP dengan total karyawan sebanyak 37 orang. Populasi penelitiannya adalah penilaian supplier berdasarkan kriteria : kondisi perusahaan, kelengkapan dokumen, harga, pengiriman, kualitas, pelayanan, dan lokasi geographis Sampel penelitian Menurut Sugiyono (2013 :116) Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan penelititidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari popolasi harus betul-betul representatif (mewakili). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling purposive yaitu mengambil sampel didasarkan pertimbangan peneliti, jadi peneliti
14 49 yang menentukan siapa saja yang menjadi responden. Hanya mereka yang dianggap ahli yang patut memberikan pertimbangan untuk pengambilan sampel yang diperlukan. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel sebanyak 15 responden yang bertujuan untuk menentukan tingkat kepentingan kriteria yang telah disusun. Tabel 4.3. Sampel Penelitian No Departemen Jabatan Populasi Sampel Direktur 1 1 General Manager Comercial 2 Pengadaan 3 Fleet 4 Teknik Manager 1 1 Staf 4 1 Lead 1 1 Staf 3 1 Manager 1 1 Staf 4 1 Manager 1 1 Staf Keuangan dan accounting Manager 1 1 Staf Umum dan personalia Manager 1 1 Staf 3 1 Total 15 Sumber : Hasil Pengolahan Data Penelitian (2015) 4.5 Jenis dan Sumber data Data yang diambil merupakan data primer yang didapatkan dari hasil kuesioner, dimana kuesioner diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa di PTSP.
15 Teknik Pengumpulan data. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara dan kuisioner. 4.7 Teknik Analisis Data Metode pengolahan data yang digunakan dalam lingkup penelitian ini terdiri dari 3 taknik analisis data, yaitu : 1. Menentukan Kriteria Pemilihan Supplier kuisioner penentuan kriteria pemilihan supplier menggunakan skala likert, yaitu 1 = Tidak Penting (TP) 2 = Kurang Penting (KP) 3 = Cukup Penting (CP) 4 = Penting (P) 5 = Sangat Penting (SP) Hasil penilaian tersebut, dihitung rata-ratanya dari 15 Responden. Kriteria yang mempunyai nilai rata-rata < 3 merupakan kriteria yang tidak tepat digunakan, sedangkan kriteria yang mempunyai nilai rata-rata 3 merupakan kriteria yang tepat digunakan. 2. Mengklasifikasikan Supplier Membagi supplier berdasarkan tingkat kepentingan barang dan jasa, serta tingkat kesulitan mendapatkan barang dan jasa tersebut. Ada 4 kategori supplier
16 51 yaitu Bottleneck suppliers, Critical strategic suppliers, Non-critical suppliers, Leverage suppliers. 3. Menentukan bobot kriteria pemilihan supplier Pembobotan kriteria dan subkriteria menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP) dengan pengolahan data menggunakan Software Expert Choice Versi 11 tahun Penilaian rata-rata keseluruhan responden menggunakan rata-rata hitung atau arithmetic mean.
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
49 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Hasil Penelitian 5.1.1 Menentukan Kriteria Pemilihan Supplier Untuk menentukan kriteria pemilihan supplier, sebelumnya peneliti sudah melakukan verifikasi awal
BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Penentuan Struktur Hirarki
BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Penentuan Struktur Hirarki Pada penelitian ini menggunakan Metoda Fuzzy AHP untuk mengukur kinerja supplier pada kategori catering di PT Garuda Indonesia. Adapun saat ini PT Garuda
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pemasok merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan sangat penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pujawan (2010) menyatakan bahwa Supply Chain Management tidak hanya berorientasi pada urusan internal sebuah perusahaan, melainkan juga urusan eksternal yang menyangkut hubungan
LAMPIRAN 1 FORMULIR SUPPLIER ASSESSMENT PT GARUDA INDONESIA
LAMPIRAN 1 FORMULIR SUPPLIER ASSESSMENT PT GARUDA INDONESIA SUPPLIER ASSESSMENT FORM CATERING SERVICES Nama Caterer Station Unit yang mengisi : : : Kriteria Parameter Diisi Oleh Nilai Keterangan Kualitas
APLIKASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM MENENTUKAN KRITERIA PENILAIAN SUPPLIER
APLIKASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM MENENTUKAN KRITERIA PENILAIAN SUPPLIER Eri Wirdianto 1, Elpira Unbersa 2 1) Laboratorium Perencanaan dan Optimasi Sistem Industri (POSI), Jurusan Teknik
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ilmiah memerlukan suatu kerangka penelitian sebelum pelaksanaannya. Kerangka penelitian tersebut harus disusun secara sistematis dan terarah, berdasarkan permasalahan
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU KERTAS DENGAN MODEL QCDFR DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Widya Teknika Vol.20 No.2; Oktober 2012 ISSN 1411 0660: 32-38 1) Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Universitas Widyagama Malang 32 PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU KERTAS DENGAN MODEL QCDFR DAN ANALYTICAL
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODA ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS DI PT. EWINDO BANDUNG)
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODA ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS DI PT. EWINDO BANDUNG) Hendang Setyo Rukmi Hari Adianto Dhevi Avianti Teknik Industri Institut Teknologi
BAB III KAJIAN PUSTAKA, DAN KERANGKA PEMIKIRAN
20 BAB III KAJIAN PUSTAKA, DAN KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kajian Teori Dalam kajian teori dibahas mengenai berbagai teori yang relevan dengan topik penelitian yaitu supply chain management, manajemen pengadaan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Persaingan merupakan suatu tantangan bagi perusahaan untuk terus berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumen. Perusahaan yang mampu memenuhi keinginan konsumen,
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pemilihan pemasok merupakan aktivitas yang kompleks, oleh karena itu diperlukan suatu metode yang tepat untuk penyelesaiannya (Wirdianto et al., 2008). Proses pemilihan pemasok bertujuan
ANALISIS RANTAI PASOK PADA PT ADHIMIX PRECAST INDONESIA DENGAN METODE AHP
ANALISIS RANTAI PASOK PADA PT ADHIMIX PRECAST INDONESIA DENGAN METODE AHP Nama : Faiz Aisyah Zuraidah NPM : 32412690 Jurusan : Teknik Industri Pembimbing : 1. Dr. Ir. Rakhma Oktavina, MT. 2. Alsen Medikano,
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK CV. Motekar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan boneka, dimana pemenuhan kebutuhan bahan baku bergantung sepenuhnya dari supplier. Saat ini perusahaan memiliki 2 supplier produksi
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Permasalahan. Konsumen tidak lagi hanya menginginkan produk yang berkualitas, tetapi juga
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Di era globalisasi saat ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Konsumen tidak lagi hanya menginginkan produk yang berkualitas, tetapi juga menuntut
PENENTUAN URUTAN PRIORITAS KRITERIA DAN SUBKRITERIA DALAM PEMILIHAN PEMASOK BANGUNAN BERTINGKAT. Robby Cahyadi 1 dan Jane Sekarsari 2
PENENTUAN URUTAN PRIORITAS KRITERIA DAN SUBKRITERIA DALAM PEMILIHAN PEMASOK BANGUNAN BERTINGKAT Robby Cahyadi 1 dan Jane Sekarsari 2 1 Program Studi Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara, Jakarta Email:
Analisis Pemilihan Supplier Yang Tepat Untuk Produk Gigi Palsu (Studi Kasus Di CV. Brother Dent)
Analisis Pemilihan Supplier Yang Tepat Untuk Produk Gigi Palsu (Studi Kasus Di CV. Brother Dent) Agus Syamsudin 1*, Ellysa Nursanti 2, Emmalia Adriantantri 3 1 Mahasiswa Progam Studi Teknik Industri, Fakultas
Bab III Metodologi Penelitian
81 Bab III Metodologi Penelitian III.1 Obyek Penelitian Obyek penelitian adalah Direktorat Aerostructure PT. Dirgantara Indonesia di Bandung. III.2 Metode Penelitian Menurut Yin (1996), bentuk pertanyaan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin maju dan berkembangnya kondisi perekonomian menyebabkan persaingan di dunia bisnis menjadi semakin ketat. Persaingan tersebut menuntut para pelaku bisnis melakukan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Sumber Mulia Lestari merupakan salah satu perusahaan garmen di Indonesia yang memproduksi sweater baik untuk dewasa maupun untuk anakanak.perusahaan ini memiliki beberapa supplier yang memiliki
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin ketatnya persaingan di industri jasa penerbangan membuat bisnis layanan semakin berat untuk dihadapi. Upaya PT Garuda Indonesia dalam menghadapi persaingan
Contoh Pengisian Kuisioner
Contoh Pengisian Kuisioner Penilaian Prioritas Berikut ini merupakan skala penilaian yang akan digunakan untuk menilai tingkat prioritas kriteria penilaian supplier. Skala Penilaian SmP SdP LbP SaP PaP
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK CV Duta Warna adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa percetakan, dimana pemenuhan kebutuhan bahan baku kertas bergantung kepada supplier. Saat ini perusahaan memiliki 5 supplier bahan baku
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejalan dengan semakin berkembangnya persaingan dalam dunia industri membuat perusahaan dituntut agar mampu bersaing untuk berada di posisi terbaik diantara perusahaan-perusahaan
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN HABIS PAKAI MEDIK DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS. (Pada PT. Nitrasanata Dharma)
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN HABIS PAKAI MEDIK DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Pada PT. Nitrasanata Dharma) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan dari penelitian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif.
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di lembaga-lembaga pendidikan dan pemerintah di
45 III. METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di lembaga-lembaga pendidikan dan pemerintah di Provinsi Lampung yaitu Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung,
Hasil Pembobotan Kriteria dengan AHP
BAB V ANALISA Pada bab ini akan dijelaskan mengenai analisis hasil pembobotan kriteria dan sub-kriteria dengan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP), analisis sensitivitas metode Grey Relational Analysis,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini tergolong dalam penelitian survey. Penelitian survey. 3.2 Sumber Data dan Metode Pengumpulan Data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini tergolong dalam penelitian survey. Penelitian survey menurut Sugiyono, (2010) adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil,
IDENTIFIKASI FAKTOR PEMILIHAN SUPPLIER OLEH PERUSAHAAN KONSTRUKSI DI KOTA MEDAN JEFRY SUWANDA NIM:
IDENTIFIKASI FAKTOR PEMILIHAN SUPPLIER OLEH PERUSAHAAN KONSTRUKSI DI KOTA MEDAN TUGAS AKHIR Ditulis Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sains Terapan oleh: JEFRY SUWANDA NIM: 0905141012
BAB I PENDAHULUAN. masalah, tujuan penelitian, dan pembatasan masalah. integrasi yang efisien antara pemasok (Supplier), pabrik (manufacture), pusat
BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan mengenai latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan pembatasan masalah. 1.1 Latar Belakang Supply Chain Management (SCM) adalah sebuah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Supply Chain Management (SCM) merupakan bagian penting dalam industri manufaktur. Dalam industri manufaktur, SCM memiliki kegiatan-kegiatan utama yaitu, merancang
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pemasok terbaik untuk produkproduk yang paling laris dijual di Toko Besi Nusantara Semarang. Prioritas pemasok terbaik ditentukan
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN SISTEM INDUSTRI VOL. 3 NO. 3 TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS BRAWIJAYA
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER METALLIC BOX MENGGUNAKAN FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus: PT XYZ Malang) SUPPLIER SELECTION ANALYSIS OF METALLIC BOX USING FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS
Contoh Dokumen Penilaian Kinerja Karyawan L.39
Contoh Dokumen Penilaian Kinerja Karyawan L.39 L.40 L.41 Lampiran 12 Contoh Dokumen Evaluasi Pemasok L.42 Lampiran 13 Wawancara dengan Pihak Manajemen Terkait P: Untuk tujuan strategis kapabilitas SI pada
ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Dirgantara Indonesia (PT DI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan pesawat dan helikopter, serta untuk industri pesawat dunia. Pada saat ini, PT DI sedang melakukan
METODA PENELITIAN. Kerangka Pemikiran Konseptual Penelitian. Mulai
45 METODA PENELITIAN Kerangka Pemikiran Konseptual Penelitian Semakin ketatnya persaingan produk agroindustri pangan merupakan tantangan bagi industri dalam memenuhi harapan konsumen, oleh karena itu setiap
BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Pujawan dan Erawan (2010) memilih supplier merupakan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pemilihan Supplier Menurut Pujawan dan Erawan (2010) memilih supplier merupakan kegiatan strategis terutama apabila supplier tersebut memasok item yang kritis atau akan digunakan
repository.unisba.ac.id DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... i ii iv viii xv xvi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Perumusan Masalah...
BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH
42 BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH 2.1 Flowchart pembuatantugas Akhir Sumber : Hasil Penelitian Gambar 3.1 Flowchart Pembuatan Laporan Tugas Akhir 43 2.2 Langkah-langkah penelitian Berikut ini adalah
Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Fuzzy Analytic Network Process (FANP) pada PT Putra Gunung Kidul
Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Fuzzy Analytic Network Process (FANP) pada PT Putra Gunung Kidul Nama : Dewi Wilianti NPM : 31412968 Jurusan : Teknik Industri Pembimbing : Rossi Septy Wahyuni, ST.,
BAB III METODOLOGI.
BAB III METODOLOGI 3.1 Jenis dan Disain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskriptif. Menurut (Gulo, 2002) penelitian Deskriptif didasarkan pada pertanyaan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Saat ini dunia perindustrian berkembang semakin pesat dan mengakibatkan persaingan antar perusahaan yang semakin ketat. Kondisi ini menuntut dihasilkannya produk atau jasa yang lebih baik, lebih
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam pembahasan hasil analisis ini dikemukakan secara garis besar pembuktian tingkat validitas dan reliabilitas dari variabel penelitian dengan menggunakan software
BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian ini adalah Pamella Swalayan 1. Jl. Kusumanegara
30 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini adalah Pamella Swalayan 1. Jl. Kusumanegara 135-141 Yogyakarta. 3.2 Penentuan Kriteria Identifikasi kriteria menurut Verma dan Pullman
PENERAPAN METODE AHP DAN SAW DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN JAKET PADA CV. WIDIA PRATAMA KREASI
`322 Seminar Nasional Teknologi Informasi Universitas Ibn Khaldun Bogor 2018 PENERAPAN METODE AHP DAN SAW DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN JAKET PADA CV. WIDIA PRATAMA KREASI Humisar
Kuesioner Penentuan Kriteria yang Relevan Dalam Upaya Pemilihan Supplier Kain untuk Bahan Baku Celana
Kuesioner Penentuan Kriteria yang Relevan Dalam Upaya Pemilihan Supplier Kain untuk Bahan Baku Celana Kepada responden yang terhormat, Saya Defri Alexia, saat ini saya sedang melakukan survei terhadap
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Makna penelitian secara sederhana ialah bagaimana mengetahui sesuatu yang dilakukan melalui cara tertentu dengan prosedur yang sistematis. Proses sistematis ini tidak lain adalah
PEMILIHAN PEMASOK BAHAN BAKU ALUMINIUM INGOT ADC12S DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT CAKUNG
PEMILIHAN PEMASOK BAHAN BAKU ALUMINIUM INGOT ADC12S DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT CAKUNG Nama NPM : 32412666 Jurusan Pembimbing : Fairuz Inanda
ANALISIS PEMILIHAN PEMASOK BAHAN BAKU TEPUNG AGAR-AGAR PADA PT JAYA FOOD INDONESIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANP DAN FUZZY TOPSIS
ANALISIS PEMILIHAN PEMASOK BAHAN BAKU TEPUNG AGAR-AGAR PADA PT JAYA FOOD INDONESIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANP DAN FUZZY TOPSIS Nama : Retno Eka NPM : 36412164 Jurusan : Teknik Industri Pembimbing : 1.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Manajemen Operasi 2.1.1.1 Pengertian Manajemen Operasi Manajemen operasi merupakan salah satu bidang manajemen selain manajemen
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi adalah proses, prinsip, dan prosedur yang digunakan untuk mendekati masalah dalam mencari jawaban. Dengan ungkapan lain, metodologi adalah pendekatan umum untuk
LAMPIRAN 1 PANDUAN PENGISIAN KUESIONER MATRIKS PERBANDINGAN
LAMPIRAN 1 PANDUAN PENGISIAN KUESIONER MATRIKS PERBANDINGAN Panduan Untuk Pengisian Harga: 1. Jika Harga Supplier Lebih Murah 0 % s.d. 1.5 % maka nilai = 1 2. Jika Harga Supplier Lebih Murah >1.5 % s.d.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menghadapi era pasar bebas, setiap perusahaan harus siap untuk bersaing secara global. Persaingan merupakan sebuah tantangan bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyaknya perusahaan di dunia industri saat ini menuntut setiap perusahaan untuk terus berusaha mencari cara terbaik agar memiliki daya saing yang lebih tinggi daripada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis data pada penelitian ini merupakan data kualitatif-kuantitatif yang nantinya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Jenis data pada penelitian ini merupakan data kualitatif-kuantitatif yang nantinya akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Adapun langkah-langkah
2.3.1 Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penetapan Kriteria dan Sub Kriteria Pemilihan Pemasok Analytic Hierarchy Process
ABSTRAK UD Bandung Textile adalah merupakan unit dagang untuk penjualan kain yang menjual kain di kota Bandung. UD Bandung Textile didirikan pada tahun 1995 dengan menjual beberapa jenis kain yaitu bahan
Penerapan Metode Multi Attribute Decision Making) MADM- (Weighted Product) WP dalam Pemilihan Supplier di PT. XYZ
Penerapan Metode Multi Attribute Decision Making) MADM- (Weighted Product) WP dalam Pemilihan Supplier di PT. XYZ Suhartanto 1, Putiri Bhuana Katili 2, Hadi Setiawan 3 1,2,3 Jurusan Teknik Industri, Fakultas
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. perusahaan yang dijadikan objek penelitian yaitu CV Bintang Prima Perkasa.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Pada bagian ini akan dijelaskan sekilas mengenai gambaran umum perusahaan yang dijadikan objek penelitian yaitu CV Bintang Prima Perkasa. 4.1.1
Abstrak
PEMILIHAN ALTERNATIF SUPPLIER MENGGUNAKAN PENDEKATAN VENDOR PERFORMANCE INDICATOR (VPI) DAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCES (AHP) DI PT SUMBER BERKAT ANUGERAH INDONESIA Euis Nina Saparina Yuliani 1,
BAB I PENDAHULUAN. memiliki sistem seleksi dan evaluasi supplier bahan baku dan komponennya.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Supplier memegang peranan penting untuk meningkatkan kinerja perusahan dalam konteks supply chain. Kualitas kinerja perusahaan seperti kualitas produk dan kecepatan
BAB I PENDAHULUAN. memenuhi kriteria kepuasan konsumen seperti ketepatan dalam pengiriman, cost yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sekarang ini terjadi perubahan paradigma mengenai kualitas. Suatu produk yang berkualitas tidak hanya merupakan produk dengan kinerja yang baik tetapi juga
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Bab ini akan menjelaskan mengenai langkah yang harus diterapkan agar penelitian dan proses perancangan sistem informasi dapat dilakukan secara terarah dan memudahkan dalam analisis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Bab ketiga ini adalah untuk menguraikan objek penelitian, alat, tata cara penelitian dan data yang akan dikaji serta cara analisis yang dipakai dan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace - IAe) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri pesawat terbang, yang dimana memiliki material yang beragam dan aturan-aturan
Seminar Nasional IENACO ISSN:
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU BIJI PLASTIK POLYPROPYLENE MENGGUNAKAN METODE AHP DAN QFD PADA PT ARISAMANDIRI PRATAMA Diana Puspita Sari 1 *, Agil Saputro 2, Susatyo Nugroho 3 1,2,3 Program Studi
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
168 BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diperoleh beberapa kesimpulan seperti berikut; 1. Dapat disimpulkan, kriteria-kriteria yang menjadi
BAB I PENDAHULUAN. CV. Graha Putra Mandiri adalah perusahaan kontraktor yang bergerak
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sebuah perusahaan untuk dapat konsisten harus tangguh dan dapat bersaing. Untuk menjaga konsistensi dalam dunia bisnis hal yang paling penting adalah kepercayaan,
Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom Waktu merupakan salah satu inti dari masalah logistik. Bagi pelanggan waktu adalah layanan yang dibutuhkan, sedangkan bagi penjual barang waktu adalah biaya. Sehingga
I-1 BAB I PENDAHULUAN
I-1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu bidang yang mendukung perekonomian negara adalah bidang industri. Industri sendiri memiliki berbagai macam jenis antara lain: industri manufaktur,
BAB IV ANALISIS DATA
BAB IV ANALISIS DATA Dalam bab ini akan dibahas mengenai analisis data dan pembahasan. Adapun urutan analisis data adalah uji kualitas data yang terdiri dari uji validitas dan reliabilitas data, analisis
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
25 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendahuluan Pada bab 3 akan dibahas mengenai metode dan strategi penelitian yang akan digunakan dalam menjawab permasalahan yang telah dijabarkan sebelumnya. Untuk menjawab
Seminar Nasional IENACO 2016 ISSN: ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU PEWARNA KAIN DI PT KURNIA MAS TEXTILE
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU PEWARNA KAIN DI PT KURNIA MAS TEXTILE Syafrianita Program Studi Manajemen Transportasi Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia Jl. Sari Asih No. 54, Bandung-40151
27 Penentuan dan pembobotan KPI...(Ariani dkk)
27 Penentuan dan pembobotan KPI...(Ariani dkk) PENENTUAN DAN PEMBOBOTAN KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK PRODUKSI KEJU MOZARELLA DI CV. BRAWIJAYA DAIRY INDUSTRY
Pemilihan Supplier Batu Split ke Perusahaan PT. XYZ Dengan Pendekatan Metode AHP
Pemilihan Supplier Batu Split ke Perusahaan PT. XYZ Dengan Pendekatan Metode AHP Heri Guntar 1,Hadi Setiawan 2,Nurul Ummi 3 1,2, 3 JurusanTeknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa [email protected]
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. tanggal 9 Agustus 2009 oleh Bapak Edward Halim yang beralamat di Jalan
29 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Perusahaan elektronik CV.Simatrik Semarang didirikan secara resmi pada tanggal 9 Agustus 2009 oleh Bapak Edward Halim yang beralamat di Jalan
DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN
i DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN i iii iii iv 1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 Rumusan Masalah 4 Tujuan Penelitian 4 Manfaat Penelitian 5 Ruang Lingkup Penelitian 5 2 TINJAUAN
BAB V PENUTUP. hasil penelitian yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Kesimpulan mencakup hasil
BAB V PENUTUP Dalam bagian penutup akan dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Kesimpulan mencakup hasil pembobotan dan urutan
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangannya di perusahaan manufaktur, selain
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangannya di perusahaan manufaktur, selain bersaing dalam dunia pasar yang semakin memunculkan teknologi informasi yang canggih, perusahaan juga
BAB IV HASIL PENELITIAN. a. Jenis kelamin Tabel 1 Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Pengujian Data 1. Identitas responden a. Jenis kelamin Tabel 1 Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin Skor Jenis Kelamin F % 1 Pria 14 50 2 Wanita 14 50 Jumlah 28
EVALUASI SUPPLIER BAHAN BAKU PEMBUATAN TIANG PANCANG PADA PT.XYZ DENGAN MENGGUNAKAN AHP DAN LOSS FUNCTION
EVALUASI SUPPLIER BAHAN BAKU PEMBUATAN TIANG PANCANG PADA PT.XYZ DENGAN MENGGUNAKAN AHP DAN LOSS FUNCTION Efraim S. Ginting 1,Sugiharto Pujangkoro 2, Tuti Sarma Sinaga 2 Departemen Teknik Industri, Fakultas
PEMILIHAN KONTRAKTOR PERBAIKAN ROTOR DI PEMBANGKIT LISTRIK PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING
PEMILIHAN KONTRAKTOR PERBAIKAN ROTOR DI PEMBANGKIT LISTRIK PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING Akhmad Rusli 1, *), dan Udisubakti Ciptomulyono 2) 1, 2) Program
III. METODE PENELITIAN. informasi dari kalangan aparat pemerintah dan orang yang berhubungan erat
III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Data-data yang digunakan untuk penelitian ini merupakan gabungan antara data primer dan data sekunder. Data primer mencakup hasil penggalian pendapat atau
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek pada penelitian ini adalah CV. Bagiyat Mitra Perkasa. Lokasi
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Obyek dan Lokasi Penelitian Obyek pada penelitian ini adalah CV. Bagiyat Mitra Perkasa. Lokasi perusahaan berada di Jalan Taman Srinindito VII/1 Semarang. Perusahaan ini
PEMILIHAN SUPPLIER ALUMINIUM OLEH MAIN KONTRAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
PEMILIHAN SUPPLIER ALUMINIUM OLEH MAIN KONTRAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Mohamad Aulady 1) dan Yudha Pratama 2) 1,2) Program Studi Teknik Sipil FTSP ITATS Jl. Arief Rahman
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul Di era globalisasi ini, pendidikan merupakan kewajiban bagi masyarakat. Untuk memajukan bangsa, salah satu cara yang harus dilakukan oleh pemerintah
Pembahasan Materi #4
1 EMA402 Manajemen Rantai Pasokan Pembahasan 2 Kompetisi Waktu Alasan Perhitungan Waktu Siklus Hidup Produk Waktu Sebagai Strategi Konsep dan Cara Pandang Lead Time Manajemen Pipeline Logistik Added Cost
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus: PT. PURA BARUTAMA KUDUS)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus: PT. PURA BARUTAMA KUDUS) Hafidh Munawir, Eko Wahyu Nugroho Jurusan Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah
PEMILIHAN DAN EVALUASI PEMASOK PADA P.T. NEW HOPE JAWA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS
PEMILIHAN DAN EVALUASI PEMASOK PADA P.T. NEW HOPE JAWA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS Yusiana Suciadi Manajemen / Fakultas Bisnis dan Ekonomika [email protected] Abstrak.
Technology Science and Engineering Journal, Volume 1 No 2 June 2017 E-ISSN:
Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Sebagai Solusi Alternatif Dalam Pemilihan Supplier Bahan Baku Apel Di PT. Mannasatria Kusumajaya Endang Sulistiyani 1, Muh. Idil Haq Amir 2, Yusuf
PENETAPAN KRITERIA HARGA BIAYA ANGKUT TRANSPORTASI BAHAN BAKAR SOLAR SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN
Penetapan Kriteria Harga Biaya Angkut Transportasi Bahan Bakar Solar... (Sopiah dkk) PENETAPAN KRITERIA HARGA BIAYA ANGKUT TRANSPORTASI BAHAN BAKAR SOLAR SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENINGKATKAN
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Standard Operating Procedure (SOP) 2.1.1 Pengertian SOP Setiap organisasi perusahaan memiliki pola dan mekanisme tersendiri dalam menjalankan kegiatannya, pola dan mekanisme itu
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP)
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) Winda Sulistiana 1 dan Evi Yuliawati 2 1 Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri,
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam buku Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (2009, p2) yang dibuat
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Alur /Kerangka Desain Penelitian Dalam buku Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (2009, p2) yang dibuat oleh Sugiyono, dikutip bahwa: Metodologi penelitian
KAJIAN KRITERIA DALAM SISTEM PEMILIHAN PEMASOK MATERIAL OLEH PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI KOTA KUPANG MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
KAJIAN KRITERIA DALAM SISTEM PEMILIHAN PEMASOK MATERIAL OLEH PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI KOTA KUPANG MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Yunita A. Messah 1 ([email protected]) Sudiyo
