MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN JAVA
|
|
|
- Herman Tanudjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN JAVA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER E L R A H M A YOGYAKARTA 2008
2 BAB 1 VARIABEL DALAM JAVA I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui tipe-tipe variabel dalam Java. 2. mengetahui cara pendeklarasian variabel dalam Java. 3. Mengetahui dan memahami penamaan variabel dan scope variabel dalam Java.. II. Dasar Teori Variabel merupakan container yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah program dengan tipe tertentu. Pada dasarnya ada dua macam tipe variabel data dalam bahasa Java, yakni tipe primitif dan tipe reference. Adapun tipe primitif meliputi: Tipe boolean Tipe numerik, yang meliputi: byte short int long char float double Sedangkan tipe data variabel berupa reference terdiri atas tipe variabel data: Tipe class Tipe array Tipe interface Adapula tipe variabel data yang khusus yang disebut null types, namun variabel dalam java tidak akan pernah memiliki tipe null ini. Pendeklarasian sebuah variabel dalam Java menggunakan sintaks sebagai berikut: Contohnya: <tipe_variabel> int dataint; char chardata; float x; <nama_variabel> STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 1
3 Java memungkinkan untuk menginisialisasi nilai sebuah variabel saat dideklarasikan dengan cara seperti ini: int dataint = 10; char chardata = \u103 ; float x =12.67; Variabel dalam Java dapat dijadikan konstanta, sehingga nilainya tidak akan dapat diubahubah dengan mendeklarasikannya sebagai variabel final seperti ini: final int dataint =10; final char datachar = \u103 ; final float x = 12.67; final byte y = 2; Penamaan variabel dalam Java harus memenuhi aturan sebagai berikut: Harus terdiri atas sederetan karakter unicode yang diawali oleh karakter huruf atau garis bawah. Unicode merupakan sistem pengkodean karakter yang dapat dibaca oleh berbagai bahasa manusia. Ada maksimum karakter yang dapat digunakan. Jika pada ASCII hanya terbatas pada karakter latin, maka dengan unicode kita mampu membaca karakter dengan jenis alfabet seperti Jepang, Yunani, Cyrillic, dan Hebrew. Namun, saat ini karakter unicode yang sudah terdefinisi baru sekitar karakter. Tidak boleh berupa keyword (kata yang dicadangkan), null, atau literal true/false. Harus unik dalam satu scope. Contoh pendeklarasian nama variabel yang salah: int 8k; /* salah, karena nama diawali dengan angka */ char null; /* salah, karena nama variabel = null */ String public; /* salah, karena nama = public yang merupakan keyword dalam Java */ Contoh pendeklarasian nama variabel yang benar: int k8; /* benar, karena nama tidak diawali dengan angka */ char Nnull; /* benar, karena nama bukan true, false, null, atau keyword */ String Spublic; /* benar, karena nama variabel bukan keywors */ Scope sebuah variabel harus diperhatikan dengan baik pada Java, karena program bisa saja menjadi error hanya karena urusan scope variabel yang tidak benar. Lebih jauh lagi tentang Tipe Variabel dalam Java dapat dijelaskan sebagai berikut: STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 2
4 Tipe Boolean Dalam Java, setiap variabel yang bertipe boolean hanya akan memiliki nilai true atau false. Contoh: class mybool { public static void main(string [] args) { boolean nilai1 = true; boolean nilai2 = false; System.out.println( Boolean 1 = + nilai1); System.out.println( Boolean 1 = + nilai1); Tipe Numerik Adapun tipe numerik dalam Java ada tujuh macam seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni: Nama Tipe Ukuran Range nilai byte 8 bit short 16 bit int 32 bit long 64 bit char 16 bit ( \u \uffff ) float 32 bit IEEE 754 double 64 bit IEEE 754 Selain adanya variabel-variabel di atas, juga ada kelas-kelas yang disediakan oleh Java API untuk tipe variabel di atas yakni Boolean, Byte, Short, Integer, Long, Character, Float, Double. Kelas-kelas ini secara default diimpor oleh Java saat kompilasi, namun secara eksplisit dapat diimport dari package java.lang. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 3
5 BAB 2 OPERATOR DALAM JAVA I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui operator-operator yang dipakai dalam Java. 2. Mengetahui urutan presedence operator dalam Java. 3. Dapat menggunakan operator-operator dalam Java. II. Dasar Teori Macam-macam operator dalam Java sebagai berikut: Operator Aritmatika Sama halnya dengan semua bahasa pemrograman, Java menyediakan operator-operator aritmatika untuk manipulasi variabel data numerik. Tabel penggunaan dan jenis operator aritmatika dalam Java bisa dilihat di bawah ini: Operator Penggunaan Deskripsi + Op1 + Op2 Menambahkan Op1 dengan Op2 - Op1 + Op2 Mengurangkan Op1 dengan Op2 * Op1 * Op2 Mengalikan Op1 dengan Op2 / Op1 / Op2 Membagi Op1 dengan Op2 % Op1 % Op2 Menghasilkan sisa hasil bagi antara OP1 dengan Op2 Selain operator di atas, operator berikut juga termasuk dalam operator aritmatika: Operator Penggunaan Deskripsi ++ Op++ Op dinaikkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada Op ++ ++Op Op dinaikkan nilainya 1 sebelum dilakukan operasi pada Op -- Op-- Op diturunkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada Op -- --Op Op diturunkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada Op - -Op Mengubah nilai Op menjadi negasinya, jika Op positif maka menjadi negatif, jika Op negatif menjadi positif Operator Relasional Operator relasional dalam Java dapat digunakan untuk membandingkan antara dua variabel data, lebih lengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini: Operator Penggunaan Deskripsi > Op1 > Op2 Menghasilkan true jika Op1 lebih besar dari Op2 < Op1 < Op2 Menghasilkan true jika Op1 lebih kecil dari Op2 >= Op1 >= Op2 Menghasilkan true jika Op1 lebih besar atau sama dengan Op2 Operator Penggunaan Deskripsi <= Op1 <= Op2 Menghasilkan true jika Op1 lebih kecil atau sama dengan Op2 STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 4
6 == Op1 == Op2 Menghasilkan true jika Op1 sama dengan Op2!= Op1!= Op2 Menghasilkan true jika Op1 tidak sama dengan Op2 Operator Kondisional Operator kondisional dalam Java ada enam macam sebagaimana digambarkan dalam tabel berikut ini: Operator Penggunaan Deskripsi && Op1 && Op2 Menghasilkan true jika Op1 dan Op2, keduanya bernilai boolean true Op1 Op2 Menghasilkan true jika Op1 atau Op2, salah satunya bernilai boolean true! Op1! Op2 Menghasilkan true jika Op1 bernilai boolean false & Op1 & Op2 Bitwise AND, menghasilkan true jika Op1 dan Op2 bernilai true Op1 Op2 Bitwise OR, Menghasilkan true jika Op1 atau Op2 salah satunya bernilai true ^ Op1 ^ Op2 Menghasilkan true jika salah satu diantara Op1 dan Op2 bernilai true, namun tidak keduanya Operator Shift Operator shift dalam Java digunakan untuk manipulasi bit. Operator shift digunakan untuk menggeser bit-bit sesuai yang diinginkan. Ada tiga operator shift dalam Java, yakni: Operator Penggunaan Deskripsi >> Op1 >> Op2 Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2 << Op1 << Op2 Menggeser bit Op1 ke kiri sejauh Op2 >>> Op1 >>> Op2 Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2 Operator Bitwise Operator bitwise dalam Java juga digunakan untuk memanipulasi bit. Operator Penggunaan Deskripsi & Op1 >> Op2 Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2 << Op1 << Op2 Menggeser bit Op1 ke kiri sejauh Op2 >>> Op1 >>> Op2 Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2 Bitwise AND Bitwise AND akan menghasilkan bit 1 jika kedua operator bernilai bit 1 Op1 Op2 Op1 & Op Op1 Op2 Op1 & Op STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 5
7 Bitwise OR Bitwise OR akan menghasilkan bit 1 jika salah satu operator bernilai bit 1 Op1 Op2 Op1 Op Bitwise XOR (Exclusive OR) Bitwise XOR akan menghasilkan bit 1 jika kedua operator memiliki nilai bit yang berbeda. Op1 Op2 Op1 Op Bitwise Complement Bitwise Complement akan menghasilkan bit yang berlawanan dengan bit yang dioperasikan. Op ~Op Operator Assignment Operator assignment dalam Java digunakan untuk memberikan sebuah nilai ke sebuah variabel. Operator assignment hanya berupa =, namun selain itu dalam Java dikenal beberapa shortcut assignment operator yang penting, yang digambarkan dalam tabel berikut: Operator Penggunaan Ekivalen dengan += Op1 += Op2 Op1 = Op1 + Op2 -= Op1 -= Op2 Op1 = Op1 Op2 *= Op1 *= Op2 Op1 = Op1 * Op2 Operator Penggunaan Ekivalen dengan /= Op1 /= Op2 Op1 = Op1 / Op2 %= Op1 %= Op2 Op1 = Op1 % Op2 &= Op1 &= Op2 Op1 = Op1 & Op2 = Op1 = Op2 Op1 = Op1 Op2 ^= Op1 ^= Op2 Op1 = Op1 ^ Op2 <<= Op1 <<= Op2 Op1 = Op1 << Op2 >>= Op1 >>= Op2 Op1 = Op1 >> Op2 >>>= Op1 >>>= Op2 Op1 = Op1 >>> Op2 STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 6
8 Operasi-operasi yang menggunakan operator dapat melibatkan lebih dari satu operator dan satu operand. Adapun urutan precedence operator dalam Java secara lengkap sebagai berikut: postfix operators : []. (params) expr++ expr-- unary operators : ++expr --expr +expr expr ~! creation or cast : new (type) expr multiplicative : * / % additive : + - shift : << >> >>> rerlational : < > <= >= instanceof equality : ==!= bitwise AND : & bitwise exclusive OR : ^ bitwise inclusive OR : logical AND : && logical OR : conditional :? : assignment : = += -= *= /= %= &= ^= = <<= >>= >>>= STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 7
9 BAB 3 CONTROL FLOW DALAM JAVA I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui jenis-jenis Control Flow dalam Java. 2. Mengetahui dan memahami sintaks-sintaks dari operasi pengulangan dan operasi kondisional dalam Java. 3. Dapat mengimplementasikan Control Flow dalam program. II. Dasar Teori Operasi Pengulangan While Pernyataan perulangan while akan menguji sebuah persyaratan, dan kemudian menjalankan sekumpulan pernyataan jika persyaratan terpenuhi. Usai menjalankan kumpulan pernyataan, persyaratan akan diuji kembali, dan jika terpenuhi kumpulan peryataan akan dijalankan kembali. demikian seterusnya. Tata cara penulisan while adalah: while (persyaratan terpenuhi){ pernyataan-pernyataan; Contoh sederhana penggunaan while adalah sebagai berikut: public class LatWhile { public static void main(string args[]) { int bilangan = 5; int x = 2; int hasil = 1; while(x<=bilangan) { System.out.print(hasil + " * " + x + " = "); hasil = hasil*x; System.out.println(hasil); x++; System.out.println(bilangan + "!= " + hasil); STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 8
10 Do-While Pernyataan perulangan do-while akan menjalankan sekumpulan pernyataan-pernyataan, dan kemudian mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi. Tata cara penulisan do-while adalah: do { pernyataan-pernyataan; while (persyaratan terpenuhi) Contoh penggunaan do-while: public class LatDoWhile { public static void main(string args[]) { int bilangan = 5; int x = 2; int hasil = 1; do { System.out.print(hasil + " * " + x + " = "); hasil = hasil*x; System.out.println(hasil); x++; while(x<=bilangan); System.out.println( bilangan + "!= " + hasil); For Pernyataan perulangan for akan menjalankan sekumpulan pernyataan-pernyataan, dan kemudian mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi. Tata cara penulisan for adalah: for (keadaan-awal, persyaratan, pernyataan-perulangan) { pernyataan-pernyatan; Perulangan for akan menjalankan pernyataan-pernyataan mulai dari keadaan awal, selama persyaratan terpenuhi. Usai menjalankan pernyataan-pernyataan, pernyataan-perulangan akan dijalankan. Selanjutnya perulangan dimulai kembali dengan menguji persyaratan. Misalnya: for (int i=0; i<=3; i++) { System.out.println(i); STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 9
11 Maka perulangan akan dimulai dengan variable i berharga 0. Selanjutnya karena persyaratan i<=3 terpenuhi, maka pernyataan System.out.println(i) akan dijalankan. Akhirnya pernyataan i++ dijalankan. Dan kemudian persyaratan i<=3 diuji lagi. Demikian seterusnya. Contoh berikut ini akan menjelaskan bagaimana penggunaan for dalam Java: public class LatFor { public static void main(string args[]) { int bilangan = 5; int hasil = 1; for(int iterator=2;iterator<=bilangan;iterator++) { System.out.print(hasil + " * " + iterator + " = "); hasil *= iterator; System.out.println(hasil); System.out.println(bilangan + "!= " + hasil); Operasi Kondisional If-Else Pernyataan kendali aliran if akan menguji sebuah keadaan, apakah keadaan tersebut true atau false. Jika keadaan tersebut true maka kumpulan pernyataan yang berkaitan akan dijalankan, dan jika false maka tidak dijalankan. Tata cara penulisan if adalah : Misal: if (keadaan) { pernyataan-pernyataan; if (x<0) { System.out.println ( x adalah kurang dari 0 ); Maka jika x < 0, program akan menuliskan pesan "x adalah kurang dari 0", jika x >= 0 maka program tidak melakukan apa-apa. Kendali aliran if dapat mempunyai bagian else, dengan penulisan: if (keadaan) { pernyataan-pernyataan; else { pernyataan-pernyataan lain; Dalam hal ini, pernyataan-pernyataan lain akan dijalankan jika keadaan adalah false. Misalnya: STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 10
12 if (x<0) { else { System.out.println ( x adalah kurang dari 0 ); System.out.println ( x tidak kurang dari 0 ); Contoh program java dengan menggunakan if-else sebagai berikut: public class LatIfElse { public static void main(string[] args) { double a = 4; double b = -13; double c = -12; double D = b*b - 4*a*c; double x1, x2; System.out.println("Persamaan kuadrat a*x^2+b*x+c=0, dimana"); System.out.println("a = " + a); System.out.println("b = " + b); System.out.println("c = " + c); System.out.println("dengan menerapkan rumus ABC diketahui bahwa : "); if(d<0) { System.out.println("Akar-akar persamaan nyata tetapi kembar."); x1 = -b/(2*a); System.out.println("x1 = x2 = " + x1); Else { System.out.println("Akar-akar persamaan nyata dan berbeda."); x1 = (-b+math.sqrt(d))/(2*a); x2 = (-b-math.sqrt(d))/(2*a); System.out.println("x1 = " + x1 + " x2 = Switch-Case Pernyataan kendali aliran switch digunakan untuk mengeksekusi sebuah pernyataan jika memenuhi suatu keadaan tertentu. Tata cara penulisan switch-case adalah : switch (variable) { case keadaan1 : pernyataan-1; break; case keadaan2 : pernyataan-2; break; case keadaan3 : pernyataan-3; break; STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 11
13 default : pernyataan-default; Keadaan default bersifat opsional, artinya boleh ada atau tidak ada, yang berfungsi sebagai else pada kasus if-else dengan banyak percabangan, yaitu ketika ditemui keadaan yang tidak memenuhi dari semua keadaan sebelumnya. Penulisan switch-case di atas dapat dipandang sebagai: if (variabel==keadaan1) { pernyataan-1; else if (variabel==keadaan2) { pernyataan-2; else if (variabel==keadaan3) { else { pernyataan-3; pernyataan-default; Dalam kendali aliran switch-case, variabel penentu harus bertipe integer atau yang kompatibel dengan integer, yaitu boolean, character, byte, short dan long. Perhatikan contoh program Java berikut untuk lebih jelasnya: public class LatSwitchCase { public static void main(string[] args) { char inisial = 'M'; String nama = null; Switch (inisial) { case 'A' : nama = "Agung"; break; case 'E' : nama = "Eko"; break; case 'F' : nama = "Fikri"; break; case 'M' : nama = "Millati"; break; case 'S' : nama = "Syarif"; break; case 'T' : nama = "Toosa"; break; case 'Y' : nama = "Yudo"; break; default : nama = "Tak dikenal"; System.out.println("Nama Anda adalah " + nama); Break, Label, Continue dan Return STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 12
14 Statement break ada dua macam, yakni: Break with label Break without label Penggunaan break tanpa label umumnya dalam switch, seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya, dan dalam pengulangan seperti for, do-while, dan while. Fungsi break adalah untuk menghentikan eksekusi sebuah pernyataan program, misalnya untuk memaksa keluar dari sebuah looping. Label pada program Java hanya merupakan penanda yang berupa: NamaLabel: Penggunaan break dengan label adalah pada pengulangan yang berkalang, yakni pengulangan dalam pengulangan, yang mungkin berada dalam pengulangan yang lain, dan seterusnya, menyebabkan setelah eksekusi sebuah pernyataan terhenti, aliran eksekusi akan berlanjut ke posisi pengulangan tempat label berada. Artinya setelah break, maka eksekusi program akan menuju ke label yang didefinisikan. Berbeda dengan break, continue digunakan untuk melewatkan eksekusi pada pengulangan yang ada, dan melanjutkan ke pengulangan berikutnya. Pada continue, juga dapat digunakan label dengan aturan yang sama dengan break. Pernyataan return digunakan untuk keluar dari sebuah fungsi, dan dapat diberikan parameter nilai untuk menunjukkan return value dari sebuah fungsi. BAB 4 PENGENALAN OBJEK STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 13
15 I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui dan memahami konsep Pemrograman Berorientasi Objek. 2. Mampu membedakan konsep pemrograman tradisional dengan Pemrograman Berorientasi Objek. II. Dasar Teori Pemrograman Berorientasi Objek merupakan pemrograman yang menitikberatkan pada keterkaitan yang erat erat antara proses dengan objek yang diproses. Konsep yang digunakan dalam OOP (Object Oriented Programming) berbeda dengan metode pemrograman procedural. Terdapat beberapa aspek yang harus diketahui sehubungan dengan metode OOP. Diantaranya adalah objek, class, inheritance, dan lain-lain. Dalam OOP dibutuhkan memori lebih banyak dibandingkan dengan jika kita membuat program dengan metode tradisional. Dua buah objek yang identik akan memerlukan dua area memori berbeda walaupun dari sisi data dan proses keduanya memiliki jumlah dan jenis yang sama. Hal ini disebabkan karena data dan proses pada kedua objek tersebut dipisahkan oleh computer. Dalam praktikum Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) ini digunakan bahasa pemrograman JAVA. Objek Terdapat fungsi untuk menghitung luas lingkaran dengan rumus yang sudah dikenal luas : π. r 2. Notasi π atau phi adalah konstanta sedangkan r adalah variable, sehingga hasil perhitungan akan sangat ditentukan oleh besar kecilnya nilai r, atau dengan kata lain hasil perhitungan berbanding lurus dengan perubahan nilai r. Jari-jari (r) π3 r 2 Luas lingkaran Fungsi menghitung luas lingkaran ini membutuhkan data jari-jari lingkaran. Sebagai contoh akan dihitung luas dari 2 lingkaran dengan nilai jari-jari masing-masing 7 dan 30. Perhitungan luas kedua lingkaran tersebut adalah sebagai berikut (pendekatan 3 angka dibelakang koma): data jari-jari STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 14
16 7 π3 r 2 Luas = data jari-jari π3 r 2 Luas = Melalui fungsi yang sama bisa diperoleh hasil perhitungan yang berbeda-beda tergantung data masukan yang diberikan. Maka, jika terdapat perubahan rumus menghitung luas lingkaran, perubahan tersebut akan berdampak pada dua lingkaran tersebut. Bila setiap lingkaran dianggap sebagai objek yang d dalamnya terdapat data jari-jari lingkaran dan fungsi untuk menghitung luas lingkaran, maka untuk menghitung luas beberapa lingkaran dibutuhkan beberapa objek sejenis. Setiap objek bertanggung jawab terhadap data dan fungsi di dalamnya. Tidak ada hubungan antara objek yang satu dengan objek lainnya. Objek merupakan kesatuan antara data dan fungsi yang memproses data tersebut. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 15
17 BAB 5 CLASSIFICATION I. Tujuan Praktikum : 1. Memahami Classification (class) dalam konsep Pemrograman Berorientasi Objek. 2. Dapat membuat Class. 3. Dapat membedakan antara Class dengan Objek. II. Dasar Teori Classification adalah suatu proses pembentukan class. Class merupakan cikal-bakal objek, karena merupakan mekanisme untuk mengelompokan dan mengidentifikasi objek. Selain itu class merupakan aspek penting yang harus diketahui dalam Pemrograman Berorientasi Objek. Proses pembuatan class harus dilakukan sedemikian rupa sehingga seluruh data yang diperlukan oleh objek bisa didaftarkan. Untuk class yang kompleks hal ini tentu merupakan pekerjaan yang rumit, namun konsep OOP menawarkan kemudahan dengan cara mengembangkan class yang telah kita buat. Bisa saja dibuat suatu class yang merupakan pengembangan dari class yang telah ada sebelumnya. Secara umum sebuah class Java didefinisikan dengan format sebagai berikut: class NamaClass { definisi_data_member; definisi_member_function; Perbedaan Class dan Objek: Class merupakan desain dan objek merupakan perwujudan suatu class. Class bersifat abstrak dan objek bersifat kongkrit. Abstraction Abstraction adalah suatu proses dimana kita melakukan desain class dan menentukan data dan method yang akan dimiliki oleh sebuah class. Method digunakan untuk mengkomunikasikan data dalam class dengan lingkunga luar class, misalnya untuk mengetahui berapa nilai jari-jari lingkaran saat ini kita menyediakan method khusus. Pengaksesan data objek secara langsung tidak diperbolehkan. Sebuah bangun geometri Lingkaran dideskripsikan dengan bentuk seperti berikut ini: STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 16
18 r Lingkaran memiliki jari-jari (r) untuk menyatakan ukurannya. Nilai jari-jari sebuah lingkaran bersifat bebas, tidak bergantung pada nilai jari-jari lingkaran lain. Jadi jari-jari adalah data yang dimiliki oleh sembarang lingkaran, dan inilah yang menjadi karakteristik bangun geometri lingkaran. Format class Lingkaran berdasar karakteristik di atas adalah sebagai berikut: class Lingkaran { data: jari-jari method: update jari-jari informasi jari-jari hitung luas hitung keliling Encapsulation Data yang ada pada suatu objek tidak boleh diubah secara langsung adri luar objek tersebut. Harus ada mekanisme untuk mengubah data objek dan menginformasikan data tersebut ke lingkungan luar. Proteksi terhadap data objek harus diiringi dengan mekanisme untuk mengakses data tersebut. Merujuk pada contoh lingkaran, nilai jari-jari haruslah dinamis, tidak boleh statis. Untuk menjaga validitas nilai jari-jari (tidak bernilai nol atau negative), harus dibuat method sebagai mekanisme untuk memeriksa validitas data jari-jari yang baru masuk. Dalam kode program terdapat kata kunci private yang digunakan untuk mengunci data atau method agar tidak terlihat dari luar objek, serta kata kunci public yang digunakan untuk mem-publish data atau method agar dikenal dari luar objek. Berikut contoh programnya: class Lingkaran { private double jarijari; public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); Kode program di atas tidak dapat dijalankan melainkan hanya dapat di compile tanpa kesalahan, karena kode-kode tersebut hanya merupakan implementasi class. Hal seperti ini disebut dengan modul. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 17
19 BAB 6 CONSTRUCTOR I. Tujuan Praktikum: 1. Memahami dan mengetahui makna Constructor serta karakteristiknya. 2. Dapat membuat constructor dalam membuat program menggunakan bahasa Java. II. Dasar Teori Constructor adalah sebuah method khusus dalam metode OOP yang akan dipanggil secara otomatis pada saat sebuah objek diciptakan. Kita tidak perlu memanggil constructor ini, karena Javalah yang akan melakukannya. Ini berarti proses pemberian nilai awal seluruh data objek dilakukan melalui constructor. Isi constructor dapat berupa pemanggilan method internal atau instruksi lain. Single Constructor Single constructor menyatakan bahwa hanya ada satu constructor dalam class. Hal ini bisa ditemukan pada class yang sederhana. Berikut diberikan contoh constructor untuk proses inisialisasi nilai jari-jari dengan analog contoh lingkaran sebelumnya, dengan data awal 1 (satu). class Lingkaran { private double jarijari; public Lingkaran() { setjarijari (1); public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); Kode program di atas juga termasuk modul, karena kode-kode tersebut hanya merupakan implementasi class. Modul tersebut bernama Lingkaran. Untuk bisa dijalankan menjadi sebuah STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 18
20 program lengkap, harus dibuat sebuah class lain yang berisi rutin program yaitu class dengan fungsi main(), dengan karakteristik: Dideklarasikan sebagai class public Nama class menjadi nama file Berisi seluruh kode class Lingkaran class Lingkaran { private double jarijari; public Lingkaran() { setjarijari (1); public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); public class Cobalingkaran1 { public static void main (String[] args) { Lingkaran abc = new Lingkaran (); Lingkaran pqr = new Lingkaran (); Lingkaran xyz = new Lingkaran (); System.out.println ( Data default : ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari ABC: + abc.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari PQR: + pqr.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari XYZ: + xyz.getjarijari()); System.out.println; abc.setjarijari (7); pqr.setjarijari (1.9); xyz.setjarijari (4.3); System.out.println ( Data sekarang : ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari ABC: + abc.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari PQR: + pqr.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari XYZ: + STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 19
21 System.out.println; xyz.getjarijari()); Ouput Program : Constructor dengan Parameter Yaitu constructor dengan data yang bisa kita kirim pada saat penciptaan objek. Dalam model constructor dengan parameter, kita dapat langsung menentukan data jari-jari pada saat penciptaan objek, dengan menyisipkan parameter pada constructor. Metode ini lebih ringkas dari metode sebelumnya (Single Constructor). Berikut diberikan program selengkapnya: class Lingkaran { private double jarijari; public Lingkaran(double r) { if (r>0) jarijari = r; else jarijari = 1.0; public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 20
22 return (Math.PI * 2.0 * jarijari); public class Cobalingkaran2 { public static void main (String[] args) { Lingkaran abc = new Lingkaran (7); Lingkaran pqr = new Lingkaran (1.9); Lingkaran xyz = new Lingkaran (4.3); System.out.println ( Data default : ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari ABC: + abc.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari PQR: + pqr.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari XYZ: + xyz.getjarijari()); System.out.println; Output Program : Multiple Constructor Multiple constructor yaitu terdapat beberapa constructor yang bisa kita pilih pada saat penciptaan objek. Pemakaian beberapa model constructor dalam sebuah program ini dimungkinkan terjadi karena semakin kompleks class yang kita buat akan semakin banyak variasi constructor yang akan terjadi. class Lingkaran { private double jarijari; public Lingkaran () { setjarijari (1); public Lingkaran(double r){ if (r>0) jarijari = r; else jarijari = 1.0; STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 21
23 public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); public class Cobalingkaran3 { public static void main (String[] args) { Lingkaran abc = new Lingkaran (); Lingkaran pqr = new Lingkaran (7); System.out.println ( Data default : ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari ABC: + abc.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari PQR: + pqr.getjarijari()); System.out.println; Output Program : Karakterisrik constructor: Didefinisikan public Memiliki nama sama dengan nama class BAB 7 INHERITANCE STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 22
24 I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui dan memahami Inheritance dalam Pemrograman Berorientasi Objek. 2. Dapat membedakan dengan class biasa. II. Dasar Teori Inheritance atau pewarisan adalah memperluas suatu kelas atau mendefinisikan class baru dengan memanfaatkan class yang telah ada. Metode OOP memungkinkan kita memperoleh seluruh data dari class induk (base-class) untuk diberikan kepada class anak(derived-class) tanpa harus melakukan copy-paste seluruh kode base-class. Sebagai contoh akan dibuat class Silinder. Penggambaran bangun geometri silinder adalah sebagai berikut: Kedua ujung silinder memiliki bentuk lingkaran yang dihubungkan dengan suatu permukaan pada jarak tertentu. Jika jarak kedua silinder disebut tinggi t silinder (t) maka dapat disimpulkan bahwa selain t silinder juga memiliki r, yaitu jari-jari lingkaran pada kedua ujungnya. Bagan menurut gambar di atas adalah sebagai berikut: untuk class Silinder dengan seluruh data dan methodnya Silinder double jarijari double tinggi void setjarijari(double) void settinggi (double) double getjarijari() double gettinggi() double hitungluas() double hitungvolume() class Silinder. Untuk melihat perbandingannya, diberikan bagan kedua bagan, yaitu class Lingkaran dan Lingkaran double jarijari void setjarijari (double) double getjarijari() double hitungluas() double hitungkeliling() Silinder double jarijari double tinggi void setjarijari (double) void settinggi (double) double getjarijari() double gettinggi() double hitungluas() double hitungvolume() STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 23
25 Terlihat ada data dan method yang sama pada kedua class. Terlihat pula bahwa class Silinder merupakan superset dari class Lingkaran. Tidak semua method class Lingkaran dihilangkan pada class Silinder, seperti nampak berikut ini: Lingkaran double jarijari void setjarijari (double) double getjarijari() double hitungluas() double hitungkeliling() Silinder double tinggi void settinggi (double) double gettinggi() double hitungluas() double hitungvolume() Secara hirarki, struktur kedua class tersebut digambarkan sebagai berikut: Lingkaran double jarijari void setjarijari (double) double getjarijari() double hitungluas() double hitungkeliling() double tinggi Silinder void settinggi (double) double gettinggi() double hitungluas() double hitungvolume() Berikut ini merupakan implementasi Java untuk class Silinder class Silinder extends Lingkaran { private double tinggi; public Silinder () { setjarijari (1); settinggi (1); public Silinder (double r, double t) { setjarijari (r); settinggi (t); STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 24
26 public void settinggi (double t) { if (t > 0) tinggi = t; public double gettinggi () { return (tinggi); public double hitungluas () { return (super.hitungluas () * super.hitungkeliling () * tinggi ); public double hitungvolume () { return (super.hitungluas () * tinggi); public double hitungkeliling () { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); Kata kunci extends menyatakan bahwa suatu class merupakan turunan dari kelas lain. Class yang diturunkan disebut superclass, baseclass, atau parentclass. Class turunan disebut subclass, derivedclass, atau childclass. Pada baris pertama didefinisikan class Silinder sebagai turunan dari class Lingkaran. Terdapat dua constructor pada class Silinder, yaitu constructor untuk menginisialisasi data dengan nilai default dan constructor untuk menginisialisasi data jari-jari alas Silinder serta data tinggi Silinder. Agar program di atas bisa di-compile, maka seluruh kode class Lingkaran harus disisipkan di atas class Silinder. Untuk dapat menjalankannya harus ditambahkan fungsi main (). Secara lengkap program ditulis sebagai berikut : class Lingkaran { private double jarijari; public Lingkaran() { setjarijari (1); public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 25
27 class Silinder extends Lingkaran { private double tinggi; public Silinder () { setjarijari (1); settinggi (1); public Silinder (double r, double t) { setjarijari (r); settinggi (t); public void settinggi (double t) { if (t > 0) tinggi = t; public double gettinggi () { return (tinggi); public double hitungluas () { return (super.hitungluas () * super.hitungkeliling () * tinggi ); public double hitungvolume () { return (super.hitungluas () * tinggi); public class Cobasilinder { public static void main (String[] args) { Silinder abc = new Silinder (); Silinder xyz = new Silinder (10, 10); System.out.println ( Data Silinder ABC: ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari: + abc.getjarijari()); System.out.println ( Tinggi : + abc.gettinggi()); System.out.println ( Luas : + abc.hitungluas()); System.out.println ( Volume : + abc.hitungvolume()); System.out.println (); System.out.println ( Data Silinder XYZ: ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari: + xyz.getjarijari()); System.out.println ( Tinggi : + xyz.gettinggi()); System.out.println ( Luas : + xyz.hitungluas()); System.out.println ( Volume : + xyz.hitungvolume()); System.out.println (); STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 26
28 Output Program : Penulisan super.hitungluas() menyatakan bahwa nilai yang diambil adalah nilai method hitungluas() yang ada di class induk. Seandainya kata super dihilangkan maka Java akan menganggap method yang harus dipanggil ada di class Silinder. Kata super digunakan karena method dengan nama hitungluas() ada di class Silinder dan di class Lingkaran, sehingga harus dipastikan method mana yang akan digunakan. Kecuali untuk tujuan rekursif, penggunaan kata kunci super akan mencecah terjadinya pemanggilan method secara rekursif yang tidak dikehendaki. Pada program di atas method hitung keliling masih bisa diakses untuk menghitung keliling Silinder. Padahal diketahui bahwa benda tiga dimensi tidak memiliki keliling karena bentuk ruangnya. Dalam kasus seperti ini harua dibatasi pewarisan data atau method agar tidak bisa diakses dari luar namun tetap bisa diwariskan ke kelas dibawahnya. Kata kunci protected digunakan untuk membuat pertahanan baru dengan membatasi akses ke data atau method pada suatu class hanya untuk turunannya saja, tidak termasuk ke bagian lain yang hanya menggunakan class tersebut. Kata kunci super merujuk kepada class induk satu tingkat di atas class anak STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 27
29 BAB 8 POLYMORPHISM I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan polimorfisma 2. Memahami cara kerja objek II. Dasar Teori Polimorfisma (polymorphism) merupakan kemampuan objek untuk menentukan method yang akan diaplikasikan terhadap objek itu sendiri. Ide dibalik polimorfisma adalah pesan yang sama oleh objek mungkin ditanggapi secara berbeda. Secara mudah polimorfisma bisa disamakan dengan method-overloading, dimana di dalam sebuah class terdapat beberapa method dengan nama yang sama. Polimorfisma dapat diaplikasikan pada method yang diturunkan dari superclass. Kunci agar polimorfisma bekerja disebut late binding. Artinya, compiler tidak menyebabkan program memanggil method pada saat melakukan kompilasi. Sebaliknya, setiap kali sebuah method didefinisikan dengan objek, compiler menyebabkan program memperhitungkan method mana yang memanggil, dengan menggunakan tipe informasi objek. Proses ini biasanya disebut binding, dynamic binding, atau dynamic dispatch. Sebuah method bernama tulisdata() yang berfungsi menampilkan data string misalnya, tidak bisa menangani masukan berupa data numeric, Boolean maupun karakter, demikian juga sebaliknya. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menyediakan beberapa method tulisdata() yang akan menangani setiap data, sehingga data apapun yang diberikan sebagai parameter tetap bisa diproses. Contoh Program : class Tampildata { public void tulisdata (String data) { System.out.println (data); public void tulisdata (int data) { System.out.println (data); public void tulisdata (double data) { System.out.println (data); public void tulisdata (char data) { System.out.println (data); public class Polymorphism { public static void main (String[] args) { STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 28
30 TampilData xyz = new TampilData (); System.out.println(); System.out.print ( Cetak data STRING : ); xyz.tulisdata ( D3 KOMSI UGM, Yogyakarta ); System.out.print ( Cetak data INTEGER : ); xyz.tulisdata (100); System.out.print ( Cetak data DOUBLE : ); xyz.tulisdata (1.0 / 2.0); System.out.print ( Cetak data CHAR : ); xyz.tulisdata ( N ); Output Program : Method tulisdata() akan bereaksi dengan satu dari empat macam cara tergantung dari data yang dipassing ke dalamnya. Keragaman model aksi ini disebut polymorph atau banyak bentuk. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 29
31 BAB 9 PACKAGE I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan package 2. Dapat membuat package II. Dasar Teori Sejauh ini seluruh class yang dibuat harus menyati dengan program utama (class dengan fungsi main()). Sebuah program yang baik haruslah mampu menggunakan modul atau class dari file lain tanpa harus menyalin file tersebut ke dalam file yang sedang di-edit. Java memungkinkan class-class dikelompokkan dalam suatu kumpulan yang disebut package. Package memberikan kemudahan untuk mengatur pekerjaan dan memisahkan pekerjaan dari kode librari yang disediakan pihak lain. Package dapat disebut sebagai sebuah direktori yang berisi sekumpulan file.class dengan kegunaan spesifik. Berbeda dengan bahasa lain, Java mengorganisasikan package dalam bentuk direktori, dimana dalam direktori ini bisa terdapat satu atau lebih file java yang telah di-compile atau dalam bentuk.class. Di dalam direktori tersebut bisa juga terdapat satu atau lebih sub-directory yang memiliki file.class atau sub-directory lain. Proses pembentukan direktori package tidak sama dengan pembuatan direktori atau folder yang selama ini dikenal. Class yang akan dimasukkan ke dalam package harus mencantumkan nama package di baris pertama. Secara otomatis file hasil compilenya akan dimasukkan kedalam direktori yang tidak lain nama package tersebut. Instruksi umum meng-compile class Java menjadi package adalah: javac d <directory_target> <nama_file_java> directory_target tidak sama dengan nama package. Opsi ini digunakan untuk mengarahkan di direktori mana akan dibuat direktori baru sebagai nama package. Pada pembahasan sebelumnya telah dibuat dua class yaitu Lingkaran dan Silinder. Kedua class ini akan dijadikan package agar program lain yang menggunakannya tidak menyertakan kode kedua class ini di dalamnya. Berikut modifikasi dari class Lingkaran agar menjadi package: package moduljava; class Lingkaran { private double jarijari; STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 30
32 public Lingkaran(double r) { if (r>0) jarijari = r; else jarijari = 1.0; public void setjarijari (double r) { if (r 0) jarijari = r; public double getjarijari () { return (jarijari); public double hitungluas() { return (Math.PI * jarijari * jarijari); public double hitungvolume () { return (super.hitungluas () * tinggi); public double hitungkeliling() { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); diperhatikan : Kata kunci package digunakan untuk menyatakan nama package yang akan dibuat. Berikut adalah modifikasi class Silinder agar menjadi package. Beberapa hal yang perlu Class Silinder merupakan turunan dari class Lingkaran Class Lingkaran harus sudah di-compile terlebih dulu Di dalam class Silinder harus ada instruksi yang mengarahkan Java agar mengambil modul Lingkaran dari directory modul. Class Silinder harus menyertakan package moduljava agar hasil compilenya disimpan di direktori moduljava. Karena direktori moduljava sudah ada maka penyertaan ini hanya akan menambahkan daftar file.class ke dalam directory moduljava, bukan membuat direktori baru dengan nama moduljava. package moduljava; import modul.lingkaran; Karakteristik package: 1. Bersifat public 2. Diawali dengan huruf kecil STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 31
33 class Silinder extends Lingkaran { private double tinggi; public Silinder () { setjarijari (1); settinggi (1); public Silinder (double r, double t) { setjarijari (r); settinggi (t); public void settinggi (double t) { if (t > 0) tinggi = t; public double gettinggi () { return (tinggi); public double hitungluas () { return (super.hitungluas () * super.hitungkeliling () * tinggi ); public double hitungvolume () { return (super.hitungluas () * tinggi) public double hitungkeliling () { return (Math.PI * 2.0 * jarijari); Tampilan berikut merupakan kondisi direktori tempat program-progam java diletakkan sebelum file package di-compile. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 32
34 Setelah file package moduljava di-compile didalam direktori terdapat folder baru dengan nama moduljava Sekarang dalam direktori moduljava terdapat dua file.class. setiap file java yang didesain sebagai package moduljava akan menambah daftar file ini. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 33
35 Implementasi penggunaan sebuah package tidak sulit. Cukup dengan meng-import package yang dikehendaki. Berikut adalah contoh penggunaan class Lingkaran. import moduljava.lingkaran; public class UjiLingkaran { public static void main (String[] args) { Lingkaran abc = new Lingkaran (7); Lingkaran pqr = new Lingkaran (1.9); System.out.println ( Data Default : ); System.out.println ( ); System.out.println ( Jari-jari ABC : + abc.getjarijari()); System.out.println ( Jari-jari PQR : + pqr.getjarijari()); System.out.println (); Ouput Program : Penggunaan package memberikan beberapa keuntungan : STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 34
36 1. Program utama terlihat ramping sesuai kebutuhan. 2. Pembacaan alur program menjadi lebih terfocus. 3. Penelusuran lokasi kesalahan program lebih mudah dilakukan. 4. Waktu yang diperlukan oleh computer untuk menyimpan kode program lebih cepat 5. Efisiensi waktu untuk maintenance program menjadi lebih terjamin. Meng-compile package berbeda dengan meng-compile file program biasa STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 35
37 BAB 10 APPLET I. Tujuan Praktikum: 1. Mengetahui dan memahami dasar-dasar applet. 2. Mampu membuat dan menjalankan applet II. Dasar Teori Salah satu kemampuan yang dimiliki oleh Java adalah menjalankan applet di dalam Web Browser. Aplikasi Java dapat dijalankan dari baris perintah dengan memerintahkan interpreter Java untuk meninterpretasikan kode byte yang terdapat di dalam file class. Sebaliknya, applet biasanya berjalan pada halaman Web via browser Java-enabled. JDK diluncurkan dengan program applet viewer yang berdiri sndiri yang memungkinkan menguji applet dengan lebih mudah. Untuk memnaggil (load) applet ke dalam Web browser, harus dibuat file terpisah yang berisi tag HTML untuk memberitahu browser applet yang akan dipanggil dan tempat untuk setiap applet pada halaman Web. Sebelum pengembangan Java, fungsi HTML hanyalah sebagai sarana untuk menunjukkan elemen-elemen halaman hypertext. Misalnya, <TITLE> menunjukkan judul dari halaman / page, dan text yang mengikuti tag ini menjadi judul dari page. Tag </TITLE> menyatakan akhir dari judul. Ekstensi HTML dari Java memberitahu browser Java-enabled hal-hal berikut: 1. Nama file class, 2. Lokasi file class, 3. Bagaimana penempatan applet pada halaman Web. Browser kemudian me-retrieve file class dari Net (atau dari direktori pada komputer yang digunakan pemakai) dan secara otomatis menjalankan applet. Di samping applet, halaman Web dapat berisi semua elemen HTML lain yang dapat dilihat di halaman Web: berbagai jenis huruf, senarai bersimbol, grafik, link, dan lain sebagainya. Applet hanya salah satu bagian dari halaman hypertext. Yang selalu perlu diingat adalah Java bukan untuk merancang halaman HTML melainkan sarana untuk menghidupkannya. Applet Sederhana Dalam pandangan seorang programmer, applet hanyalah class Java yang memperluas class Applet. Applet merupakan bagian paket java.applet. Class Applet berelasi dengan class-class AWT. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 36
38 Berikut adalah contoh applet Java: import java.awt.*; import java.applet.*; public class NotHelloAgain extends Applet { Font f = new Font ( System, Font.BOLD, 18); Public void paint (Graphocs g) { g.setfont(f); g.drawstring ( we won t use hello world,25,50); Perhatikan bahwa method paint didefinisikan kembali untuk menampilkan sesuatu. Untuk mendapatkan file.class potongan program Java di atas harus di-compile terlebih dahulu. Di samping mengkompilasi file Java ini, Java memerlukan minimal sebuah file HTML yang sederhana untuk dikompilasi ke dalam file class. Meskipun tidak harus, biasanya nama yang diberikan adalah sama dengan nama applet yang besar yang terdapat di dalamnya. <APPLET CODE = NotHelloAgain.class width=100 height=100> </APPLET> Menampilkan Applet Ada tiga cara untuk melihat suatu Applet bekerja: 1. Langsung gunakan AppletViewer Sun. Masukkan perintah: Appletviewer NotHelloAgain.html 2. Dalam Netscape, dipanggil file lokal dengan memilih menu File, dan pilih submenu Open File. Kemudian masukkan nama file atau dengan memilih nama file dari dialog box. Perintah ini memberitahu Netscape untuk memanggil file HTML. 3. Menyertakan URL untuk halaman HTML yang berisi Applet dan memberitahu Netscape untuk membuka URL. Lakukan ini dengan memilih perintah File Open Location (atau klik tombol Open) dan ketik dalam file URL. Di samping Netscape dapat digunakan browser Java-enabled lain seperti Internet Explorer milik Microsoft. STMIK EL RAHMA YOGYAKARTA 37
PENGHITUNGAN JARI-JARI PADA OBJEK LINGKARAN DALAM BAHASA JAVA
PENGHITUNGAN JARI-JARI PADA OBJEK LINGKARAN DALAM BAHASA JAVA Warno Program studi Teknik Informatika, Fakultas Tehnik, MIPA Universitas Indraprasta PGRI Jl. Nangka No.58C Tanjung Barat (TB Simatupang),
BAB 3 TYPE DATA, VARIABLE DAN OPERATOR
BAB 3 TYPE DATA, VARIABLE DAN OPERATOR Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai atau data. Sedangkan Java sendiri dikenal sebagai bahasa pemrograman
BAB III OPERATOR compiler operasi operand A. Operator Aritmatika Operator Penggunaan Deskripsi Latihan 4. Aritmatika.java
BAB III OPERATOR Operator Java merupakan karakter khusus yang berupa simbol atau tanda yang memerintahkan compiler untuk melakukan berbagai operasi terhadap sejumlah operand. Perintah operasi dispesifikasikan
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 [TIK] BAB VIII PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK [Alfa Faridh Suni] KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2017 BAB VIII
Operator dan Assignment
Operator dan Assignment Macam-macam Operator Arithmetic Op. : + - * / % Relational Op. : > >= < >>> Conditional Op.
Identifier, Keywords, Variabel, Tipe Data Primitif dan Operator PBO. Ramos Somya
Identifier, Keywords, Variabel, Tipe Data Primitif dan Operator PBO Ramos Somya Identifier Merupakan nama yang digunakan untuk menamai class, variabel, method dan interface. Aturan: - Tidak ada batasan
Pemrograman Berbasis Objek Operator dan Assignment
Operator dan Assignment Macam-macam macam Operator Arithmetic Op. : + - * / % Relational Op. : > >= < >>> Conditional
PEMAHAMAN DASAR DASAR JAVA
MODUL 1 PEMAHAMAN DASAR DASAR JAVA A. PENGANTAR JAVA Java Standard Development Kit (JDK/SDK) merupakan alat-alat utama bagi programmer untuk membuat dan menjalankan java. Development Kit dapat didownload
BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1 BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA IDENTIFIER Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama variabel, method, class, dsb. Ingat : Bahasa
DASAR PEMOGRAMAN JAVA
DASAR PEMOGRAMAN JAVA Pertemuan ke-2 Oleh: Winda Aprianti Tipe Data Bilangan Karakter Kata atau Kalimat Boolean Literal merepresentasikan nilai suatu tipe, dimana tipe itu sendiri menjelaskan bagaimana
MODUL A:\VARIABEL, OPERATOR, DAN EKSPRESI
MODUL A:\VARIABEL, OPERATOR, DAN EKSPRESI 1.Variabel Variabel merupakan container yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah program dengan tipe data tertentu. Bahasa C# mengenal dua tipe variabel
Pemrograman. Pertemuan-3 Fery Updi,M.Kom
Pemrograman Pertemuan-3 Fery Updi,M.Kom 1 Pokok Bahasan Mengenal Tipe Data, Variabel Mengenal Operator 2 public class Main { Komentar /** Bentuk Dasar Kode Java * @param args */ public static void main(string[]
Badiyanto, S.Kom., M.Kom. PBO java
Badiyanto, S.Kom., M.Kom PBO java Apa yang Disebut Java? Bahasa pemrograman berorientasi objek murni yang dibuat berdasarkan kemampuankemampuan terbaik bahasa pemrograman objek sebelumnya (C++, Ada, Simula).
Percabangan & Perulangan
Struktur Dasar Java Percabangan & Perulangan Object-oriented Programming (OOP) with JAVA 2011/2012 Macam-macam Percabangan if (...) if ( ) else ( ) if ( ) else if ( ) else ( ) switch ( ) Percabangan :
Bahasa Pemrograman 2.
Bahasa Pemrograman 2 Pengenalan JAVA 1 [email protected] Instalasi JDK Download JDK for free Instalasi biasa Set PATH dan JAVA_HOME set PATH=%PATH%; set JAVA_HOME=
Dasar Pemrograman Java
Dasar Pemrograman Java Tessy Badriyah, SKom. MT. http://lecturer.eepis-its.edu/~tessy Tujuan Pembelajaran Penggunaan Komentar dalam program Memahami perbedaan identifier yang valid dan yang tidak valid
2 TIPE DATA DAN VARIABEL
BAB 2 TIPE DATA DAN VARIABEL Kompetensi Dasar dan Indikator : Setelah mengikuti materi kuliah ini mahasiswa mampu menggunakan tipe data dan variable yang ada dalam Java, dengan indikator mahasiswa mampu:
BAB II VARIABEL DAN TIPE DATA
BAB II VARIABEL DAN TIPE DATA Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai atau data. Sedangkan Java sendiri dikenal sebagai bahasa pemrograman dengan
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK NINF615 SEMESTER GASAL 2016/2017 PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK DISUSUN OLEH: Tim Asisten Praktikum Jurusan
PEMROGRAMAN JAVA : VARIABEL DAN TIPE DATA
PEMROGRAMAN JAVA : VARIABEL DAN TIPE DATA Asep Herman Suyanto [email protected] http://www.bambutechno.com Bahasa pemrograman pada umumnya, mengenal adanya variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai
Pengenalan JavaScript
Pengenalan JavaScript Tujuan - Mahasiswa memahami konsep dasar Javascript - Mahasiswa mampu memahami cara menggunakan Javascript - Mahasiswa mampu memahami dasar variabel di Javascript - Mahasiswa mampu
LAPORAN PRAKTIKUM STRUKTUR DATA
LAPORAN PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Nama : Sarifudin Kelas / NIM : IK-1B / 3.34.11.1.22 Pengampu : Sukamto, S.Kom;M.T Jobs ke : 02 Pokok Bahasan : Operator Bahasa Java PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN
OPERATOR-OPERATOR DALAM JAVA
OPERATOR-OPERATOR DALAM JAVA Obyektif : 1. Memahami tentang operator-operator (aritmatic, logical, relational, assigment, bitwise) 2. Dapat membuat program sederhana dengan menggunakan operatoroperator
BAHASA PEMROGRAMAN JAVA
MI1274 Algoritma & Pemrograman Lanjut Genap 2015-2016 BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Disusun Oleh: Reza Budiawan Untuk: Tim Dosen Algoritma & Pemrograman Lanjut Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran
Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C
1. Pendahuluan Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5. 1 2 3 4 1 : Menu Utama
Pemrograman Berorientasi Obyek. Operator & Assignment
Pemrograman Berorientasi Obyek Operator & Assignment 1 MATERI POKOK Unary operator Arithmetic operator Shift operator: , dan >>> Comparison operator Bitwise operator: &, ^, dan. Short Circuit operator
Penggunaan Netbeans IDE, Hello World, variable dan Operator aritmetika.
Topik Penggunaan Netbeans IDE, Hello World, variable dan Operator aritmetika. Tujuan Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menggunakan Netbeans IDE untuk membuat program Java
JAVA FUNDAMENTAL ATURAN PERKULIAHAN SILABUS
JAVA FUNDAMENTAL Nama : Julian Chandra W Telp : 085647155605 Email : [email protected] Referensi : 1. Benny Hermawan. 2004. Menguasai Java 2 & Object Oriented Programming. Andi. 2. Bambang Hariyanto.
LAB PEMROGRAMAN I (JAVA FUNDAMENTAL) PERTEMUAN 3 Dosen : Bella Hardiyana S. Kom
LAB PEMROGRAMAN I (JAVA FUNDAMENTAL) PERTEMUAN 3 Dosen : Bella Hardiyana S. Kom BAB III DASAR-DASAR PEMROGRAMAN Tipe Data Data adalah sekumpulan kejadian/fakta yang dipresentasikan dengan huruf, angka,
Elemen Dasar Dalam Bahasa Java
Elemen Dasar Dalam Bahasa Java 1. Kata Kunci Kata kunci adalah kata-kata yang didefenisikan oleh compiler dan memiliki arti dan tujuan spesifik. Java tidak mengizinkan kata-kata tersebut dipakai sebagai
Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)
Variabel dan Tipe Data Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Nilai variabel dapat diubah di pernyataan manapun di dalam program Java Basic By Didit Setya
BEKERJA DENGAN JAVA CLASS LIBRARY
MK. Pemrograman Berorientasi Objek BEKERJA DENGAN JAVA CLASS LIBRARY (CLASS-METHOD-OBJECT) KARMILASARI ANALOGI OBJEK DALAM DUNIA NYATA Objek di dunia nyata = Objek dalam perangkat lunak Atribut di dunia
Operator, Statement kondisional, dan Iterasi pada Java
Operator, Statement kondisional, dan Iterasi pada Java Operator Operator Aritmatika Operator ini digunakan pada operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dll. Jenis Operator
KONSEP DASAR PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBYEK
KONSEP DASAR PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBYEK Farah Zakiyah Rahmanti, M.T 2015 Overview Definisi Teknologi Java Konsep Pemrograman Procedural dan OOP Struktur Java, Identifier, Kata Kunci, Tipe Data, Operator,
Merupakan tipe data bilangan pecahan seperti 1.5, 2.1, dsb Tipe data ini memiliki ukuran 32 bit dengan panjang range 3.4 x 1038.
Type Data Dalam java Boolean Char Byte Short Integer Long Float Double Boolean adalah sebuah tipe data yang hanya memiliki dua macam nilai yaitu true (benar) dan false(salah). Biasanya tipe data boolean
TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI
TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI A. TIPE DATA Delphi merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mendukung perancangan terstruktur dan berorientasi Object. Bahasa pemrograman ini berdasarkan
PEMROGRAMAN JAVA. Petunjuk Penulisan Program Token Aturan Penamaan Identifier Lingkungan /Scope dari variabel Tipe Data (i) Yoannita
PEMROGRAMAN JAVA Petunjuk Penulisan Program Token Aturan Penamaan Identifier Lingkungan /Scope dari variabel Tipe Data (i) Yoannita Education is not the filling of a pail, but the lighting of a fire. (William
TIPE DATA PADA JAVA. Pertemuan (K-04/L-04)
TIPE DATA PADA JAVA Pertemuan (K-04/L-04) Alangkah baiknya kita mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu tipe data dan mengenal ada berapa tipe data yang digunakan dalam Bahasa Pemrograman Java. Sudah
LAPORAN RESMI. PRAKTIKUM TEKNOLOGI WEB Pengenalan JavaScript
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM TEKNOLOGI WEB Pengenalan JavaScript Dosen Pembimbing : Dwi Susanto Oleh : Noer Rhiannah A (4103131052) 3 D3 MMB B PROGRAM STUDI TEKNOLOGI MULTIMEDIA BROADCASTING DEPARTEMEN MULTIMEDIA
Nama : Julian Chandra W Telp :
JAVA FUNDAMENTAL Nama : Julian Chandra W Telp : 085647155605 Email : [email protected] [email protected] Referensi : 1. Benny Hermawan. 2004. Menguasai Java 2 & Object Oriented Programming. Andi.
Modul Praktikum 3 Pemograman Berorientasi Objek
Modul Praktikum 3 Pemograman Berorientasi Objek 1. Judul : Kontrol Keputusan dan Pengulangan 2. Tujuan Percobaan : Diakhir praktikum, mahasiswa diharapkan mampu : Menggunakan struktur kontrol keputusan
6 Modul Praktikum Pemrograman Berorientasi Objek Common Laboratory 2009/2010
Ayo, kita coba buat program Sederhana menggunakan Java! Setelah kita menginstal JDK dan konfigurasi pathnya, mari kita buat program sederhana menggunakan Java. Tetapi sebelumnya, apakah perbedaan dari
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Obektif: Praktikan mengetahui arra, percabangan, dan perulangan pada Java. Praktikan mengetahui bentuk umum
Bab 8. Dasar-Dasar OOP
Bab 8. Dasar-Dasar OOP Pemrograman Berorientasi Obyek Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2007 Overview Introduction Encapsulation Information Hiding Interface to access data Constructor Overloading
Reserved words Reserved words atau keywords merupakan kata-kata spesifik digunakan oleh compiler untuk keperluan pemrograman. Contoh reserved words
Comments Comments digunakan untuk memberikan keterangan/penjelasan suatu baris program. Comments tidak akan dikompilasi oleh compiler. Lambang untuk comments : - double slash ( // ) untuk memberikan penjelasan
Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if
Struktur kontrol keputusan pernyata-an dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode spesifik dan mengabaikan blok kode yang lain. Tipe : If switch Tipe if : If tanpa else (if)
PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)
LAPORAN PRAKTIKUM MODUL 4 PEMROGRAMAN WEB PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR) Disusun Oleh: Deny Kurniawan Novianto (130533608222) PTI OFF B UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM
PAKET (PACKAGE) 20 Januari 2012
PACKAGE PAKET (PACKAGE) Suatu package adalah bendel atau pengelompokan kelaskelas berdasarkan kesamaan atau kemiripan fungsi Java mempunyai fitur paket agar kelas diorganisasikan secara logikal dalam suatu
if (ekspresi_boolean) {
PRAKTIKUM 4 PERCABANGAN DAN PERULANGAN A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami logika percabangan 2. Memahami logika perulangan 3. Memakai percabangan dan perulangan yang tepat 4. Memahami pemberian kondisi
Pengenalan Bahasa Pemrograman Java
Pengenalan Bahasa Pemrograman Java Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yang dibuat berdasarkan kemampuan-kemampuan terbaik bahasa pemrograman objek sebelumnya (C++, Ada, Simula). Java
TIPE DATA, VARIABEL DATA DAN OPERATOR
TIPE DATA, VARIABEL DATA DAN OPERATOR A. TIPE DATA PRIMITIF Bahasa pemrograman java mendefinisikan delapan tipe data primitif. Tipe-tipe data tersebut diantaranya adalah boolean (untuk bentuk logika),
KENDALI PROSES. Untuk mengatur arus program, pemrograman java menyediakan struktur perulangan (looping), kondisional, percabangan, dan lompatan.
KENDALI PROSES Untuk mengatur arus program, pemrograman java menyediakan struktur perulangan (looping), kondisional, percabangan, dan lompatan. PERINTAH KONDISIONAL Pemrograman Java memiliki 2 Decision-making
PRAKTIKUM 2. Variabel, Tipe Data dan Operator. Tipe data dan variabel. - Microsoft Visual Studio 2010
PRAKTIKUM 2 I. JUDUL Variabel, Tipe Data dan II. TUJUAN - Memahami Variabel ; - Memahami Penggunaan Tipe Data; - Memahami Penggunaan III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010 IV. DASAR TEORI Tipe
Modul Praktikum Bahasa Pemrograman 1
Modul Praktikum Tahun Ajaran 2009/2010 Revisi : Eko Andriyanto Wicaksono, S.Kom Materi 4 Struktur Kontrol Tujuan Pada bab sebelumnya, kita sudah mendapatkan contoh dari program terstruktur, dimana setiap
E-Book PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Disusun Oleh: Arfian Hidayat, S.Kom
E-Book PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Disusun Oleh: Arfian Hidayat, S.Kom http://arfianhidayat.com FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2013 Daftar Isi Daftar Isi... i Daftar Gambar...
BAHASA PEMROGRAMAN. Untuk SMK. Kadarisman Tejo Yuwono Totok Sukardiyono Adi Dewanto. : Ratu Amilia Avianti. Perancang Kulit
BAHASA PEMROGRAMAN Untuk SMK Penulis Editor Perancang Kulit Ukuran Buku : Suprapto Kadarisman Tejo Yuwono Totok Sukardiyono Adi Dewanto : Ratu Amilia Avianti : Tim : 18,2 x 15,7 cm Direktorat Pembinaan
JavaScript (Dialog Box) Oleh : Devie Rosa Anamisa
JavaScript (Dialog Box) Oleh : Devie Rosa Anamisa Pembahasan Pengertian JavaScript Bentuk Dasar script Javascript Dalam Dokumen HTML Konsep Variabel Properti Event Operator Struktur Kondisi Metode Kotak
JAVA BASIC PROGRAMMING Joobshet
JAVA BASIC PROGRAMMING Joobshet 1. KOMPETENSI Mahasiswa dapat memahami jenis jenis tipe data Mahasiswa dapat memahami jenis jenis variable Mahasiswa dapat memahami jenis jenis seleksi kondisi Mahasiswa
Achmad Solichin.
Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Struktur Kontrol Pemrograman Java : PERCABANGAN
MK. Pemrograman Berorientasi Objek Struktur Kontrol Pemrograman Java : PERCABANGAN Karmilasari Struktur Kontrol Percabangan If, If-Else, If bersarang Switch - Case Pengulangan 2 Percabangan : IF Pada percabangan
OBJECT ORIENTED PROGRAMMING. Day 3 : Operator dan Assignment
OBJECT ORIENTED PROGRAMMING Day 3 : Operator dan Assignment TOPIK Membedakan antara instance dan local l variabel. Urutan pemrosesan Unary operator Arithmetic operator Shift operator: , dan >>> Comparison
Bahasa Pemrograman Java. Yudi Adha. ST. MMSI
Bahasa Pemrograman Java Yudi Adha. ST. MMSI Tujuan Pada bagian ini, kita akan mendiskusikan mengenai bagian dasar pemrograman Java. Kita akan memulai dengan mencoba menjelaskan bagian dasar dari program
Operator dan Assignment. Pertemuan 3 Pemrograman Berbasis Obyek
Operator dan Assignment Pertemuan 3 Pemrograman Berbasis Obyek Topik Unary operator Arithmetic operator Shift operator: , dan >>> Comparison operator Bitwise operator: &, ^, dan. Short Circuit operator
ABSTRACTION, ENCAPSULATION, INHERITANCE & POLYMORPHISM
Materi kuliah ABSTRACTION, ENCAPSULATION, INHERITANCE & POLYMORPHISM Ir. Roedi Goernida, MT. ([email protected]) Program Studi Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri Institut Teknologi Telkom Bandung
SILABUS MATA KULIAH PEMROGRAMAN JAVA
A. IDENTITAS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Informatika Mata Kuliah : Pemrograman Java Kode : SP331 Bobot : 4 (empat) sks Kelas : MI Semester : 4 (empat) Mata kuliah prasyarat : Tidak ada Deskripsi
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Obyektif: Praktikan mengetahui array, percabangan, dan perulangan pada Java. Praktikan mengetahui bentuk umum dari array, percabangan, dan perulangan dalam
Tujuan : A. Percabangan Percabangan di dalam Java terdapat 2 macam, yaitu dengan memakai if dan switch.
Modul 2 Percabangan dan Loop Tujuan : 1. Praktikan mengetahui macam macam percabangan pada Java 2. Praktikan mengetahui macam macam loop pada Java 3. Praktikan mampu memahami logika percabangan dan loop
Chapter 2 Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement
Chapter 2 Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement Tipe Data dan Identifier Program adalah kumpulan instruksi yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk
MODUL II. OBJECK, PROPERTY, METHOD dan EVENT
MODUL II OBJECK, PROPERTY, METHOD dan EVENT Dalam bahasa pemrograman berbasis obyek OOP, kita harus memahami istilah Object, Property, Method, dan Event sebagai berikut. 1) Object Komponen dalam sebuah
1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar?
1 of 14 2/21/2008 2:34 PM Waktu Sisa : 0:43:58 1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar? 2 of 14 2/21/2008 2:34 PM 2. Pernyataan manakah yang benar mengenai
2.1 if Jenis-jenis Percabangan if adalah if, if else, If else if else if - else
I. Bahan Kajian Sebagai bahasa pemrograman, java memiliki cara untuk mengontrol alur eksekusi program bergantung pada kondisi yang telah ditetapkan Secara garis besar alur eksekusi ini dapat dikelompokan
Java Operators. Nurochman
Java Operators Nurochman Java Operators Unary operator Arithmetic operator Shift operator: , dan >>> Comparison operator Bitwise operators : &, ^, dan. Binary operators : &, ^, dan. Short Circuit
BAB 1 KONSEP DASAR JAVA
BAB 1 KONSEP DASAR JAVA TUGAS PENDAHULUAN Buatlah algoritma dari program yang ada dalam kegiatan praktikum ini! 1. TUJUAN a. Mahasiswa mengetahui dasar dan elemen-elemen pembentuk bahasa Java b. Mahasiswa
Percabangan & Perulangan
BRACHIG & LOOPIG Percabangan & Perulangan Pemrograman Berbasis Obyek Pertemuan 3 IT-EEPIS Percabangan -else else- switch (ekspresi boolean) { pernyataan1; pernyataan2; ekspresi = true pernyataan1 pernyataan2
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM II WEB DESAIN PENGENALAN JAVASCRIPT
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM II WEB DESAIN PENGENALAN JAVASCRIPT Di susun oleh : Galuh Meidaluna 4103141023 Dosen : Dwi Susanto ST. MT TEKNOLOGI MULTIMEDIA BROADCASTING POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA
OPERATOR JAVA. g = x + y; System.out.println("Penjumlahan (x+y) : " + g); g = y - x; System.out.println("Pengurangan (y-x) : " + g);
OPERATOR JAVA Operator Aritmatika + Operator penjumlahan (juga sebagai penyambung string) - Operator pengurangan * Operator perkalian / Operator pembagian % Operator sisa pembagian Operator aritmatika
Pemrograman Berorientasi Objek. Beni Suranto, S.T.
Pemrograman Berorientasi Objek Beni Suranto, S.T. Variabel Variabel adalah nama dari suatu lokasi di memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Variabel diberi nama tertentu yang menunjukkan
JavaApplet. Sumber : Buku Dasar Pemrograman Java TM 2 karangan Abdul Kadir & Dasar-dasar Pemrograman Java di
JavaApplet Sumber : Buku Dasar Pemrograman Java TM 2 karangan Abdul Kadir & Dasar-dasar Pemrograman Java di http://www.ilmukomputer.com Pemrograman Web/MI/D3 sks 1 Pengenalan Java Java dikembangkan oleh
Tabel 1. Instruksi untuk menampilkan teks No. Bahasa Pemrograman Instruksi 1. Pascal WRITE ( Bahasa pemrograman itu mudah );
PERTEMUAN I BAHASA PEMROGRAMAN JAVA DAN PENGENALAN NETBEANS 1. Program dan Bahasa Pemrograman Di dalam dunia komputer sering kali dijumpai istilah program dan bahasa pemrograman. Kedua istilah tersebut
IKG2I4 / Software Project I
IKG2I4 / Software Project I Mahmud Imrona, M.T. Izzatul Ummah, M.T. Kelompok Keahlian Algoritma dan Komputasi LECTURE NOTE WEEK 2 1 3/11/2015 WEEK 2 Class Driver Constructor Public vs private Get dan set
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA
PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA A. Instalasi paket Java Development Kit (JDK) 1. Download paket JDK MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) Pertama masuk ke situs http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp,
MODUL 2 STRUKTUR KONTROL
MODUL 2 STRUKTUR KONTROL 2.1 Tujuan Menggunakan struktur kontrol keputusan (if, else, switch) yang digunakan untuk memilih blok kode yang akan dieksekusi Menggunakan struktur kontrol pengulangan (while,
PERTEMUAN II ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN TUJUAN PRAKTIKUM
PERTEMUAN II ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengetahui array, percabangan, dan perulangan pada Java. 2. Praktikan mengetahui bentuk umum dari array, percabangan, dan perulangan
Dasar-Dasar Pemrograman Java
1 Dasar-Dasar Pemrograman Java Tipe data primitif 1. logika - boolean Tipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false 2. teksual char Tipe data character (char) diwakili oleh karakter single
Tipe Data dan Operator
Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam
JAVA. Sekilas tentang java : FITUR JAVA :
JAVA Sekilas tentang java : Java diciptakan oleh suatu tim yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan james gosling dalam suatu proyek dari sun Microsystem. Tujuan adalah untuk menghasilkan bahasa komputer
Pemrograman Berorientasi Obyek. Dasar Pemrograman Java
Pemrograman Berorientasi Obyek Dasar Pemrograman Java 1 Materi Pokok Membedakan antara valid dan invalid identifiers. Mengetahui Java technology keywords. Mengetahui 8 tipe data primitif. Mendefinisikan
BAB 3 STRUKTURE PROGRAM JAVA
BAB 3 STRUKTURE PROGRAM JAVA 3.1 Tujuan Pada akhir pembahasan, diharapkan Mahasiswa dapat : Mengidentifikasi bagian dasar dari program Java Membedakan mana yang termasuk ke dalam Java literals, tipe data
LANGKAH-LANGKAH MENULISKAN PROGRAM DALAM TURBO C++
I.PENDAHULUAN 1. 1. ALGORITMA Algoritma adalah urutan aksi-aksi yang dinyatakan dengan jelas dan tidak rancu untuk memecahkan suatu masalah dalam rentang waktu tertentu. Setiap aksi harus dapat dikerjakan
Modul PVB-POLINEMA V1.0
BAB V TIPE DATA, VARIABEL DAN KONSTANTA MATERI 1. Tipe Data 2. Variabel 3. Konstanta STANDAR KOMPETENSI 1. Mampu memahami konteks pemakaian variabel dan konstanta 2. Mampu membuat variabel dengan tipe
TIPE DATA DAN VARIABLE
IF34348 - PEMROGRAMAN LANJUT TIPE DATA DAN VARIABLE 03 Oleh : Andri Heryandi, M.T. TIPE DATA PRIMITIF Tipe Bilangan Bulat (byte, short, int, dan long) Tipe Bilangan Pecahan (float dan double) Tipe Text
Modul 2 Dasar Pemrograman Java. Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS
Modul 2 Dasar Pemrograman Java Oleh: Mike Yuliana PENS-ITS Tujuan Membedakan antara valid dan invalid identifiers. Mengetahui Java technology keywords. Mengetahui 8 tipe data primitif. Mendefinisikan literal
2. Pilih instruksi yang dapat digunakan dalam method actionperformed untuk membedakan antara tombol buttonone dan buttontwo.
Waktu Sisa : 2:14:53 1. Dari pilihan berikut ini, item manakah yang memiliki atribut dan behaviour? object class attribute data type method behavior 2. Pilih instruksi yang dapat digunakan dalam method
MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017
MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017 Variabel Maret, 2017 [MODUL 2 - Review] Digunakan untuk menyimpan sebuah value, data atau informasi Nama variabel
DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa
DASAR PHP Oleh : Devie Rosa Anamisa Pembahasan Dasar PHP Skrip PHP Komentar pada PHP Variabel, Tipe Data dan Operator Struktur Kontrol Memulai PHP PHP (Personal Home Page Tools) merupakan bahasa skrip
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2008 WIDHIARTA, S. KOM
Pemrograman Web // IInternet 1 Pengenallan Perancangan Web S1-TII//D3-TII//S1-SII matterri i:: JavaScrri iptt STMIK AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2008 WIDHIARTA, S. KOM CLIENT SIDE SCRIPT - JAVASCRIPT WIDHIARTA,
TIPE DATA DAN VARIABLE
IF34348 - PEMROGRAMAN LANJUT TIPE DATA DAN VARIABLE 03 Oleh : Andri Heryandi, M.T. TIPE DATA PRIMITIF Tipe Bilangan Bulat (byte, short, int, dan long) Tipe Bilangan Pecahan (float dan double) Tipe Text
Tujuan Instruksional. Mahasiswa mampu :
Tujuan Instruksional Mahasiswa mampu : Mengulang dan mengingatkan kembali tentang Dasar Pemrograman Mengigatkan kembali pemahaman tentang Flow Control, Looping, dll Penting!! Kehadiran kurang dari 80%
LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN ( Implementasi Rekursi Pada Java)
LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN ( Implementasi Rekursi Pada Java) Di susun oleh: Wahyono ( 06/193218/PA/10892 ) Praktikan Algoritma dan Pemrograman Kelas A 7 Mei 2007 LABORATORIUM KOMPUTASI
