1\'1)!-J II J.'J 1IIIf\I-]( i/\i- I 1'1 ) 'I 11:1 H 'I n II jill -~ ;1/\

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "1\'1)!-J II J.'J 1IIIf\I-]( i/\i- I 1'1 ) 'I 11:1 H 'I n II jill -~ ;1/\"

Transkripsi

1 1\'1)!-J II J.'J 1IIIf\I-]( i/\i- I 1'1 ) 'I 11:1 H 'I n II jill -~ ;1/\ -1- LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 l/pmi<.oil,q 0 1 3I'ENTANG jenis BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-I SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG D1KENAI PAJAK PENjUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DAFTAR JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN) NO URAIAN BARANG NOMORHS a. Kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, dan pesawat penerima siaran televisi. a.l Lemari pendingin - Kombinasi lemari pendingin-pembeku, dari tipe rumah tangga dengan kapasitas di atas 180 liter dengan nilai impor atau harga ex jual di atas Rpl ,00 (sepuluh juta rupiah) per unit - Lemari pendingin, tipe rumah tangga dengan kapasitas di atas 180 liter dengan nilai impor atau harga jual di atas RplO.OOO.OOO,OO (sepuluh juta rupiah) per unit: -- Tipe kompresi ex Lain-lain ex a.2 Pemanas air instant atau pemanas air dengan tempat penyimpanan, bukan listrik, untuk keperluan rumah tangga dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit - dengan gas : ex Lain-lain ex a.3 Mesin cuci dari jenis yang dipakai untuk rumah tangga, termasuk mesin yang clapat cligunakan untuk mencuci clan mengeringkan pakaian, kain atau sejenisnya dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit - Mesin otomatis penuh -- Mempunyai kapasitas linen kering lebih clari 10 kg ex Mesin lainnya, clilengkapi pengering centrifugal -- Mempunyai kapasitas linen kering lebihclari 10 kg ex Lain-lain: -- Mempunyai kapasitas linen kering lebih dari 10 kg ex a.4 Pemanas air instan atau pemanas air dengan tempat penyimpanan, listrik, peralatan elektro termallainnya dari jenis yang digunakan untuk keperluan rumah tangga dengan nilai impor atau harga jual cli atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit. - Pemanas air instan atau pemanas air clengan tempat penyimpanan, listrik ex

2 hll 1111 \ 'I I I l )/'..1,[1 ;/\\.!! '/ l'l!j:l B \1 I( i)-ii' :1/\ -2- Pemanas air instan atau Pemanas air dengan tempat penyimpanan - Aparatus pemanas ruangan listrik dan aparatus pemanas tanah listrik -- Radiator pemanas tempat penyimpanan -- a.5 Aparatus penerima untuk televisi, digabung atau tidak dengan penerima siaran radio atau aparatus perekam atau pereproduksi suara atau video, monitor video: - Monitor video berwarna di atas 17 inch sampai dengan 43 inch dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) sampai dengan Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit --Monitor tabung sinar katoda: --- Untuk kepcrluan komputer --- Untuk keperluan selain komputer --Monitor selain tabung sinar katoda : --- Monitor tipe FPD untuk data video dan komputer, untuk overhead projector (ITA1/B-200) untuk komputer --- Monitor untuk data video dan komputer, untuk overhead projector (ITA1/B-200) untuk komputer --- Lain-lain - Aparatus penerima untuk televisi berukuran di atas 40 inch dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) sampai dengan Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit -- Televisi warna, menggunakan baterai -- TV warna lainnya b. Kelornpok peralatan dan perlengkapan olahraga. Perlengkapan memancing dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah) atau Iebih per unit: - [oran - Penggulung tali pancing c. Kelompok mesin pengatur suhu udara. Mesin pengatur suhu udara, terdiri dari kipas yang digerakkan dengan motor dan elemen untuk mengubah suhu dan kolembaban udara, terrnasuk mesin tersebut yang tidak dapat mengatur kelembaban udara secara terpisah, dari tipe jendela atau dinding, clengan kapasitas pendingin di atas 1 PK sampai dengan 2 PK dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (delapan juta rupiah) per unit ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex 8'

3 ,;;., I'v'il Jj j J 1 'j!-.!! Ji\l!l,f\l\l J'! 1'111',) U "111(11' 11":1/\ -3- d. Kelompok alat perekarn atau reproduksi gambar, pesawat penerima siaran radio. d.1 Aparatus perekam atau pereproduksi video, digabung dengan video tuner maupun tidak, dengan harga jual atau nilai impor di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit: - Tipe pita magnetik selain yang digunakan khusus dalam sinematografi, televisi, penyiaran - Lain-lain: -- Laserdisc player -- Lain-lain d.2 Aparatus penerima untuk penyiaran, dikornbinasi maupun tidak dalam rumah yang sama, dengan aparatus perekam atau pereproduksi suara atau penunjuk waktu, dengan harga jual atau nilai impor di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit: - Penerima siaran radio dapat dioperasikan tanpa sumber tenaga dar! luar: -- Aparatus dikombinasikan dengan aparatus perekam atau pereproduksi suara --- Portabel --- Selain portabel -- Lain-lain --- Portabel --- Selain portabel - Penerirna siaran radio tidak dapat dioperasikan tanpa sumber tenaga dar! luar, dari jenis yang digunakan dalam kendaraan bermotor, termasuk aparatus yang dapat juga menerima radiotelefoni: -- dikombinasikan dengan aparatus perekam atau pereproduksi suara. -- Tidak dikombinasikan dengan aparalur perel<am atau pereprcduksi suara - Penerima siaran radio lainnya : -- dikombinasikan dengan aparatus perekam atau pereproduksi suara. --- Portabel --- Selain portabel -- Tidak dikombinasikan dengan aparatus perekam atau pereproduksi suara tetapi dikombinasikan dengan penunjuk waktu, --- Portabel --- Selain portabel - : --- Portabel --- Selain portabel ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex

4 ,, MENTERll<EUANGAN REPUBUJ< INDONESiA -4- e. Kelompok alat fotografi, alat sinematografi, dan perlengkapannya. e.1. Kamera digital dan kamera perekam video, selain yang dipergunakan untuk usaha penyiaran radio atau televisi dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) per unit. - Kamera digital kamera perekam video: -- Kamera gambar tidak bergerak digital -- Kamera digitallainnya - Kamera perekam video lainnya ex ex ex e.2 Kamera fotografi (selain kamera sinematografi), dan karnera digital, dengan harga jual atau nilai pabean ditambah bea masuk di atas Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) per unit - Kamera instan - Kamera lainnya : -- SLR, untuk gulungan film dengan lebar :0;35 mm -- bukan SLR, untuk gulungan ilm dengan lebar < 35 mm : --- untuk merekam dokumen ke dalam microfilm, microfiche atau microform lainnya --- Lain-lain -- Bukan SLR,untuk gulungan film dengan Iebar 35 mm --- untuk merekam dokumen ke dalam microfilm, microfiche atau microform lainnya --- Lain-lain -- Lain-lain --- Plotter atau imagesetter --- Lain-lain --- untuk merekam dokumen ke dalam microfilm, microfiche atau microform lainnya --- Lain-lain ex ex ex ex ex ex ex ex ex , MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUI-IAMAD CHATIB BASRI

5 j\l!! j I ) i r-: I! I )/\Hh/\H I 'I I 'I /l:1 H ;! II II 11'[1"" ;1/\ -1- LAMPIRANII PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK / TENTANGjENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-I SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG D1KENAI PAJAK PENjUALAN ATAS BARANG MEWAI-! DAFTAR JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 20% (DUA PULUH PERSEN) NO URAIAN BARANG NOMORHS a. Kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, selain yang tercantum dalam Lampiran 1. a.l. Tungku, kompor, tungku terbuka, alat masak (termasuk tungku dengan ketel tambahan untuk pemanasan sentral), panggangan besar, anglo, gelang gas, piring pemanas, dan peralatan rumah tangga tanpa listrik semacam itu, dari besi atau baja, jenis non portable dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit. - Peralatan masak dan piring pemanas : -- Dengan bahan bakar gas atau gabungan gas dan bahan bakar ex lainnya ex Peralatan lainnya : -- Denganbahanbakar gas atau gabungan gas dan bahan bakar ex lainnya ex a.2. Lemari pendingin - Kombinasi Iemari pendingin-pembeku, dilengkapi dengan pintu ex luar terpisah, dari tipe rumah tangga dengan kapasitas melebihi 180 liter dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit - Lemari pendingin tipe rumah tangga dengan kapasitas melebihi 180 liter dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit: -- Tipe kompresi ex 8' Tipe absorpsi, elektris ex Lain-lain ex b. Kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya. b.l. Rumah clan town house clari jenis non strata title clengan luas bangunan atau lebih

6 r ll! I'll I I!I 1 1 1lJ\IH ;J\]'l I 'I I 'I JI ;1]1 IJ I! II J! II.:1/\ -2- b.2. Apartemen, Kondiminium, townhouse dari jenis strata title, dan sejenisnya dengan luas bangunan 150 M2atau lebih c. Kelompok pesawat penerima siaran televisi dan antena serta reflektor antena, selain yang tercantum dalam Lampiran I c.l. Aparatus penerima untuk televisi, digabung atau tidak dengan penerima siaran radio atau aparatus perekam atau pereproduksi suara atau video; monitor video: - Aparatus penerima untuk televisi berukuran di atas 40 inch dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit -- Set top box yang mempunyai fungsi komunikasi (ITAllB-203) ex PCA untuk digunakan dengan mesin ADP (ITAI/B-199) ex 8528: Lain-lain ex Monitor video berwarna di atas 40 inch dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima belas juta rupiah) per unit -- Monitor tipe FPD untuk data video dan komputer, untuk ex overheacl projector (!TAI/B-200) -- Lain-lain ex c.2 - Proyektor video: -- Mempunyai kapasitas untuk memproyeksikan pacla layar ex berukuran 300 inci atau lebih -- Proyektor clata vicleo clan komputer tipe FPD (!TAI/B-200) ex Lain-lain ex ci. ci.l ci.2 Kelompok mesin pengatur suhu udara, mesin pencuci piring, rnesin pengering, pesawat elektromagnetik clan instrumen musik, selain yang tercantum clalam Lampiran I. Mesin pengatur suhu udara, tercliri clari kipas yang cligerakkan dengan motor dan elemen untuk mengubah suhu dan kelembaban udara, termasuk mesin tersebut yang ticlak clapat mengatur kelembaban udara secara terpisah. - Dari tipe jenclela atau clincling, dengan kapasitas penclingin cli atas ex PK sampai clengan3 PK dengannilai impor atau harga jual di ex atas Rpl ,00 (sepuluh juta rupiah) per unit ex ex '10.00 Mesin pencuci piring clari tipe rumah tangga clengan nilai impor atau harga jual cli atas Rp ,OO (lima juta rupiah) per unit: - clioperasikan secara elektrik ex Tidak clioperasikan secara elektrik ex

7 MENTERl KEUANGAN REPUBLJK INDONESIA -3- d.3 Mesin pengering dengan kapasitas linen kering tidak melebihi 10 kg ex dari jenis yang dipakai untuk rumah tangga dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp ,00 (lima juta rupiah) per unit da Piano termasuk piano otomatis, harpsichord dan instrumen keyboard bersenar lainnya. - Piano tegak Grand Piano Lain-lain d.6 Instrumen musik dengan suara yang dihasilkan, atau harus diperkuat secara elektrik (misalnya : organ, gitar, akordeon). - Instrumen keyboard, selain akordeon Lain-lain 9207; e. Kelompok wangi-wangian Parfum dan cairan pewangi yang siap untuk dijual eceran dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (dua puluh ribu rupiah) ex atau lebih per ml.., MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUHAMAD CHATIB BASRI

8 MENTERI KEUAJ.JGAN REPUBLlI< INDONESiA -1- LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR jpmk j,tentang jenis BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-I SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENjUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DAFTARJENIS BARANG KENAPAJAKYANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 30% (TIGA PULUH PERSEN) NO URAIAN BARANG NOMORHS a, Kelompok kapal ataul<endaraan air Iainnya, sampan dan kano, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum. Kendaraan air lainnya untuk pelesir atau olahraga; sampan dan kano: - Dapat digembungkan. ex Lain-lain -- Perahu layar, dengan atau tanpa motor pembantu ex sampan, kano dan kendaraan air sejenis lainnya yang tidak ex bermotor, b, Kelompok peralatan dan perlengkapan olahraga selain yang tercantum dalam lampiran I. b.l. Perlengkapan golf : - Bola golf 9506,32,00,00 - Perlengkapan golf lainnya selain tongkat golf ex 9506,39,00,00 b.2. Perlengkapan menyelam : - Pakaian selam 4015,90, Kacamata pelindung untuk selam ex ex b.3. Perlengkapan ski air, papan selancar, papan layar, papan selancar layar dan olahraga air lainnya. - Selancar layar Lain-lain , MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUHAMAD CHATIB BASRI

9 HI 1111 I'J :J (I/\I'h,;\1'1 1'1 I 'Ill '! H :111 tf 11'll :a/\ -1- LAMPIRANIV PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK / TENT ANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-I SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DAFTARJENIS BARANG KENAPAJAKYANGTERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DENGAN TARIF SEBESAR 40% (EMPAT PULUI-I PERSEN) NO URAIAN BARANG NOMORI-IS a. Kelompok barang yang terbuat dari kulit atau kulit tiruan. a.l Saddlery dan harness untuk semua macam binatang (termasuk tali kekang, kekang, penutup lutut, penutup mulut, tutup sadel;tas sadel, jaket anjing dan sejenisnya), dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per buah. ex ,00.00 a.2 Peti, kopor, tas perempuan, tas eksekutit, tas kantor, tas sekolah, dompet kaca mata, tas teropong, tas kamera, tas peralatan musik, kopor senjata, sarung pistol dan kemasan semacam itu; tas untuk bepergian, tas makanan dan minuman bersekat, kotak rias, ransel, tas tangan, tas belanja, dompet, pundi, tempat peta, tempat rokok, kantong tembakau, tas perkakas, tas olahraga, tempat botol, kotak perhiasan, kotak bedak, tempat pisau, dan kemasan sernacam itu, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per buah. Peti, kopor, tas perempuan, tas eksekutif, tas kantor, tas sekolah, dan kemasan semacam itu : dengan permukaan luar dari kulit samak, dari kulit komposisi atau dari kulit paten: --- tas sekolah --- Tas tangan. dengan tali balm maupun tidak, terrnasuk yang tanpa gagang. dengan perrnukaan luar dari kulit samak, dari kulit komposisi atau dari kulit paten Barang dari jenis yang biasanya dibawa dalam saku atau dalam tas tangan: dengan perrnukaan luar dari kulit samak, dari kulit komposisi atau dari kulit paten Lain-lain dengan permukaan luar dari kulit samak, dari kulit komposisi atau dari kulit paten --- tas olahraga ex ex ex ex ex

10 Iv'!l r J I! i'l I I! J/\l'lii/\ll J 'I 1'1 II ~ I It :I 11 H >1 J[,~ :1,11, tas boling -2- ex ex a.3 Pakaian clan aksesori pakaian dari kulit samak atau kulit komposisi clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (enam juta rupiah) atau lebih per stel atau Rp ,00 (tiga juta ribu rupiah) atau lebih per potong atau per buah : Pakaian Sarung tangan, mitten, clan mitt : dirancang khusus untuk cligunakan dalam olahraga sarung tangan, mitten clan mitt lainnya : --- sarung tangan pelinclung kerja --- Ikat pinggang clan tali sanclang Aksesori pakaian lainnya a.4 Pakaian, aksesori pakaian clan barang lainnya dari kulit berbulu clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (enam juta rupiah) atau lebih per stel atau Rp ,00 (tiga juta ribu rupiah) atau lebih per potong atau per buah: Aksesori pakaian Pakaian Lain-lain: tas olah raga -- ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex b. Kelompok permadani yang terbuat dari sutra atau wool b.l Karpet clan penutup Iantai tekstil Iainnya, rajutan, suclah jacli: dari wool dari sutera ex ex b.2 Karpet clan penutup lantai tekstil lainnya, tenunan, ticlak berumbaiumbai atau tidak clibentuk lock seperti beludru, sudah jadi, terrnasuk "Kelem", "Schumacks", "Karamanie" clan babut tenunan tangan yang sernacam itu, selain yang dipergunakan untuk keperluan ibadah : "Kelem"I "Schumaclcs" I "Karamanie" clan babut tenunan tangan semacam itu. Lainnya clengan konstruksi bulu : dari wool dari sutera Lainnya, bukan clengan konstruksi bulu : dari wool dari sutera ex ex ex ex ex b.3 Karpet clan penutup lantai tekstil lainnya, berumbai, suclah jadi,

11 \':1: III J I 'I I.~ \ J/\I I(,/\1 1 I:{ I 'I 11'1 It.' II H , :1/\ dari wool dari sutera -3- ex ex b.4. Karpet dan penutup lantai tekstil lainnya, sudah jadi, dari wool atau sutera, selain dari jenis yang dipergunakan untuk alas sembahyang. ex c. Kelompok barang kaca dari kristal timbal dari jenis yang digunakan untuk meja, dapur, rias, kantor, dekorasi dalam ruangan atau keperluan semacam itu. Barang kaca dari kristal timbal dari jenis yang digunakan untuk meja, dapur, rias, kantor, dekorasi dalam ruangan atau keperluan semacarn itu : Gelas minum : Tidak diasah, dipoles, diburamkan atau dikerjakan secara lain Barang kaca dan jenis yang digunakan untuk di meja (selain gelas minuman) atau untuk keperluan dapur : Tidak diasah, dipoles, diburamkan atau dikerjakan secara lain Barang kaca lainnya Tidak diasah, dipoles, cliburamkan atau dikerjakan secara lain cl. d.l Kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat clari logam mulia atau clari logam yang clilapisi logam mulia atau campuran daripadanya, Arloji tangan, alroji saku dan arloji lainnya, terrnasuk penghitung detik, dengan badan arloji dari logam mulia atau dari logam kerajang dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (empat puluh juta rupiah) per unit. Arloji tangan dioperasikan secara elekrik, dilengkapi fasilitas penghitung detik maupun ticlak : hanya clengan display mekanis hanya dengan display opto-elektronika Arloji tangan lainnya clilengkapi dengan fasilitas penghitung detik maupun tidak : dengan putaran otomatis Arloji lainnya : dioperasikan secara elektrik ex ex ex ex ex ex ex

12 Ivll I) I i I 'J Ll I J/\J lt ;/\).j loj!'i 11:1 H 'I Ii If ilw: ~J/\ -4- d.2 Jam, yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari logam mulia atau dari logam yang dilapisi logam mulia atau campuran daripadanya Jam dengan penggerak jam: dioperasikan secara elektrik Jam panel instrumen dan jam tipe semacam untuk kendaraan darat, kendaraan udara, kendaraan luar angkasa atau kendaraan air: untuk kendaraan darat untuk kendaraan udara untuk kendaraan air lain lain Jam lainnya : Jam beker: --- dioperasikan secm'a elektrik --- Jam dinding --- dioperasikan secal'a elektrik --- Lain-lain dioperasikan secara elektrik kronometer kapal dan kronometer semacam itu jam umum untuk bangunan; jam untuk sistem jam listrik terpusat kronometer kapal dan kronometer semacam itu jam umum untuk bangunan; jam untuk sistem jam Iistrik terpusat d.3 Barang lainnya yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari emas atau platina atau dari logam yang dilapisi emas atau platina atau campuran daripadanya, selain barang perhiasan dan bagiannya : - Barang hasil tempaan pandai emas dan bagiannya, dari emas atau platina atau dari logam yang dikerajang dengan emas atau platina: dari emas atau platina, disepuh atau dikerajang dengan logam mulia maupun tidak dari emas atau platina kerajang alas dasar logam tidak mulia - Barang lain dari emas atau platina atau dar! logam yang dikerajang dengan emas atau platina, selain katalis dalam bentuk kasa kawat atau kasa dari platina untuk keperluan laboratorium. ex ex ex ex ex ex ex :00.00 ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex e. Kelompok kapal atau kendaraan air lainnya, sampah dan kano, selain yang lercantum dalarn Larnpiran III, kecuali untuk keperluan

13 llllj Jll J 1;1 I r I J/\I' jl_~/\r 1 I 'I I 'I 1I:I!t '; 1I ) :: ;1/\ negara atau angkutan UlTIUm. -5- Perahu motor untuk pelesir atau olah raga: Perahu motor, selain perahu motor tempe!. Perahu motor tempel. Kelompok balon udara dan balon udara yang dapat dikemudikan, pesawat uclara lainnya tanpa penggerak Pesawat layang clan pesawat layang gantung Lain-lain g. Kelompok peluru senjata api clan senjata a.pi lainnya, kecuali untuk keperluan negara. - Peluru pengokot atau perkakas semacam itu atau captive-bolt humane killer clan bagiannya. Peluru senapan clan bagiannya peluru Peluru lain clan bagiannya cligunakan untuk revolver clan pistol clari pos Lain-lain ex ex ex ex ex ex ex ex h. Kelompok jenis alas kaki h.i Alas kaki tahan air clengan solluar clan bagian atas clari karet atau clari plastik, bagian atasnya ticlak clipasang pacla sol clan ticlak dirakit clengan cara clijahit, clikeling, dipaku, disekrup, ditusuk atau proses semacam itu, clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih perpasang - Alas kaki clilengkapi logam pelinclung jari - Alas kaki lainnya menutupi lutut menutupi mata kaki tetapi ticlak menutupi lutut Lain-lain ex ex ex ex h.2 Alas kaki lainnya clengan solluar clan bagian atas clari karet atau plastik, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih perpasang : Alas kaki olah raga: Bot ski, alas ski untuk lintas alam clan bot papan luncur salju Alas kaki clengan tali pengikat atau tali kulit cli atasnya clirakit pacla sol clengan alat penusuk Alas kaki lainnya, clilengkapi logam pelinclung jari Alas kaki lainnya : ex ex 6' ex ex

14 ,, JI'IJ I! I J I'! 11 11/\I'll ;/\H I 'I I 'J 11:1 It u II!l 1I.J1: :1/\ menutupi mata kaki -6- ex ex 6' h.3 Alas kaki dengan solluar dari karet, plastik, kulit sarnak atau kulit komposisi dan bagian atas sepatu dari kulit samak, dengan nilai impor atau harga [ual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih perpasang. Alas kaki olah raga: Bot ski, alas kaki untuk lintas alam dan bot papan luncur salju : Alas kaki olahraga lainnya dilengkapi palm, batang dan - sejenisnya (contoh sepatu sepak bola, sepatu lari dan sepatu golf) - Alas kaki dengan solluar dari kulit samak, dan bagian atasnya terdiri dari pengikat dari kulit samak yang menyilang punggung kaki dan sekeliling jempol Alas kaki dibuat dengan dasar atau alas dari kayu, tidak mempunyai sol dalam atau logam pelindung jari. Alas kaki lainnya, dilengkapi logam pelindung jari Alas kaki lainnya dengan sol luar dari kulit samak menutupi mata kaki : - bot untuk pengendara - : - sepatu boling - Alas kaki lainnya : menutupi mata kaki : - bot untuk pengendara - - sepatu boling - h.4 Alas kaki dengan solluar dari karet, plastik, kulit samak atau kulit komposisi dan bagian atasnya dari bahan tekstil, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih perpasang. Alas kaki dengan sol luar dari karet atau plastik : alas kaki olahraga; sepatu tenis, sepatu bola basket, sepatu senam, sepatu latihan dan sejenisnya Alas kaki dengan solluar dari kulit samak atau kulit komposisi : sepatu lari dan sepatu golf ex ex ex ex :00.00 ex ex ex ex ex ex 6< ex ex ex ex ex 6< ex ex ex

15 ,, I'!1l I! I! 1:1 I- i ll/\i'h ;/\IJ 1'j I 'j II:J I! (I II )( II'Il' :1/\ -7- h.5 Alas kaki lainnya, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih perpasang Dengan bagian atasnya dad kulit samak atau kulit komposisi Dengan bagian atasnya dad bahan tekstil Lain-lain ex ex ex i.i Kelompok barang-barang perabot rumah tangga dan kantor. Tempat duduk, dapat diubah menjadi tempat tidur maupun tidak, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan : - Tempat duduk dad jenis yang digunakan untuk kendaraan bermotor Tempat duduk berputar yang dapat diatur tingginya Tempat duduk selah, dari tempat duduk taman atau perlengkapan perkemahan, dapat diubah menjadi tempat tidur Tempat duduk dari tanaman beruas, osier, bambu atau bahan semacam itu : dad rotan Tempat duduk lainnya, dengan rangka kayu diberi lapisan penutup, dirakit, dirakit Tempat duduk lainnya, dengan rangka logam diberi lapisan penutup Tempat duduk lainnya : ex ex ex :00.00 ex ex ex ex ex ex ex i.2 Perabotan lainnya dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan Perabotan dari logam dari jenis yang digunakan di kantor Perabotan logam lainnya Perabotan kayu dad jenis yang digunakan di kantor, dirakit Perabotan kayu dari jenis yang digunakan di dapur, dirakit Perabotan kayu dari jenis yang digunakan di kamar tidur perangkat kamar tidur, dirakit, dirakit Perabot kayu lainnya perangkat ruang makan dan ruang keluarga, dirakit dirakit Ferabotan clad plastik perabotan clad jenis yang digunakan di kantor Perabotan dad bahan lainnya, termasuk tanaman beruas, osier, ex ex ex ex ex 9' ex ex ex ex ex

16 , ' 1',/ '1 I.!! 1/\1-11 ~/\H 1'1 1'1 Ij ;I f~,j1 'I II II' ;1/\ bambu atau bahan semacam itu : perangkat kamar tidur, ruang makan atau ruang keluarga dari rotan perangkat kamar tidur, ruang makan atau ruang keluarga dari bahan lain dari jenis yang digunakan di taman, kebun atau ruang depan dari batu monumen atau batu bangunan yang dikerjakan - dari segmen, dari beton, atau batu tiruan clari asbes-sernen, dari serat semen selulosa atau sejenisnya - dari keramik - i.3 Alas kasur, barang keperluan tidur dan perabotan semacam itu (misalnya, kasur, selimut tebal, eiderdown, bantalan kursi, poufe, clan bantal) dilengkapi clengan pegas atau diisi atau dilengkapi bagian dalamnya dengan berbagai bahan atau clengan karet atau plastik seluler, clisarungi maupun tidak, kecuali yang terbuat dari kapuk : Alas kasur clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (clua juta rupiah) atau lebih per m? per unit. Kasur dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per m? per unit: Dari karet atau plastik seluler, disarungi maupun tidak Dari bahan lainnya - kasur pegas -, tipe hyperthermia/hypothermia - Kantong ticlur clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan Lain-lain, clengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (satu juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan selimut tebal, penutup tempat ticlur dan pelinclung kasur bantal panjang, bantal, bantalan kursi, poufe i.4 Lampu clan alat kelengkapan penerangan lainnya, dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan Lampu clan alat kelengkapan penerangan Iistrik lainnya, clan bagian daripadanya, selain digunakan untuk bedah dan penerangan khusus operasi medis, untuk penerangan umum pada ruang terbuka atau [alan, untuk penunjuk arah jalan. -8- ex ex ex ex ex ex ex ex 940' ex 940' ex ex ex ex ex ex ex ex ex ex 9405.' ex 9405.' ex 9' ex ex

17 ,, ll'l! I J II I:J I, J II/\Ilr ;/\11 I 'j t 'I H:I I: '~II d 1I1l'~;1I\ -9- Lampu dan alat kelengkapan penerangan non-elektris, dan bagian daripadanya, selain untuk lampu peker]a tambang, untuk lampu tukang gali batu, untuk Iampu gas dibawah tekanan (lampu pompa), dan lampu badai minyak tanah. lampu minyak : - dari plastik, batu, keramik atau kaca - ex ex ex J. Kelompok barang-barang yang terbuat dari porselin, tanah lempung cina atau keramik, - Bak cuci, wastafel, alas baskom cuci, bak mandi, bidet, bejana kloset, tangki air pembilasan, tempat kencing, dan perlengkapan sanitasi semacam itu dari keramik dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan: dari porselin atau tanah lempung cina - Patung dan barang keramik ornamentallainnya selain yang merupakan karya seni dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per unit atau satuan dari porselin atau tanah lempung cina ex ex ex ex k. Kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari batu selain batu jalan atau batu tepi jalan. Ubin, batu monumen dan bentuk lainnya selain yang merupakan karya seni dengan nilai impor atau harga jual Rp ,00 (dua juta rupiah) atau lebih per meter persegi atau Rp ,00 (lima juta rupiah) atau lebih per meter kubik : - Ubin, kubus dan barang semacam itu, empat persegi panjang maupun tidak (termasuk bujur sangkar), area permukaan terluasnya berbentuk bujur sangkar. - Batu monumen atau batu bangunan lainnya dan barang terbuat daripadanya. dipotong atau digergaji secara sederhana dengan perrnukaan datal' atau tetap : Marmer, travertine dan alabaster Batu calcareous lainnya Granit - Lembaran tebal dipoles - Lain-lain Batu lainnya ex ex ex ex ex ex

18 ,, MENTERl KEUANGAN REPUBLll<!I\fDONESIA Lain-lain: Marmer, travertine dan alabaster Batu calcareous lainnya Granit Batu lainnya ex ex ex 6802: ex MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUHAMAD CHATIB BASRI

19 ". :!~"~'. r.!..,,,,".1",;;',:;\,{;l,:: "E'''''' hi "II '" '1 'lll JIl I ; : -: ii 'I II < :!/\ -1- LAMPIRANV PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLII( INDONESIA NOMOR /PMK / TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-I SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENjUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DAFTAR JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 50% (LIMA PULUH PERSEN) NO. URAIAN BARANG NOMORHS a. Kelornpok permadani yang terbuat dari bulu hewan halus. a.l Karpet dan penutup Iantai tekstillainnya, rajutan, sudah jadi, yang ex terbuat dari bulu hewan halus. a.2 Karpet dan penutup lantai tekstillainnya yang terbuat dari bulu hewan halus, tenunan, tidak berumbai-umbai atau tidak dibentuk flock seperti beludru, sudah jadi, terrnasuk "kelem", "Schumacks", Karamanic" dan babut tenunan tangan yang semacam itu selain alas sembahyang. - "Kelem", "Schumacks", "Karamanic" dan babut tenunan tangan ex semacam itu - Lainnya, clengan konstruksi bulu ex Lainnya, bukan clengan konstruksi bulu ex a.3 Karpet clan penutup lantai tekstil lainnya yang terbuat dari bulu ex hewan halus, berumbai, suclah jadi. a.4 Karpet dan penutup Iantai tekstillainnya yang terbuat dari bulu ex hewan halus, sudah jadi, selain alas sembahyang b. Kelompok pesawat udara selain yang tercantum clalam Lampiran IV, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan udara niaga. b.l Helikopter - dengan berat tanpa muatan ticlak melebihi kg ex dengan berat tanpa muatan melebihi kg ex b.2 Pesawat udara clan kendaraan uclara lainnya : - dengan berat tanpa muatan tidak melebihi kg : - pesawat udara ex i ex clengan berat tanpa muatan melebihi kg tetapi ticlak

20 MENTER[ KEUAI'JGAN REPUBLlJ< INDONESIA -2- melebihi kg : - pesawat udara - - clengan berat tanpa muatan melebihi kg: - pesawat udara - c. Kelompok peralatan dan perlengkapan olahraga selain yang clisebut dalam lampiran I clan lampiran III Tongkat golf : - tongkat golf, lengkap - tongkat golf, ticlak lengkap ex ex ex ex ex d. Kelompok senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara - Senjata artileri - Revolver clan pistol - Senjata api lainnya clan peralatan semacam itu yang dioperasikan dengan penernbakan bahan peleclak ex ex ex ex ex ex ex ex ex 9303, ex ex MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttel. MUHAMAD CHATIB BASRI

21 MENTERIKEUANGAN REPUBLlI< IhlOONESIA -1- LAMPIRAN VI PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR /PMK / TENTANGjENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAI-l SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENjUALAN' ATAS BARANG MEWAI-I DAFTAR JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAI-I DENGAN TARIF SEBESAR 75% (TUJUI-I PULUI-I LIMA PERSEN) NO. URAIAN BARANG NOMORHS a. Kelompok barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari batu mulia dan/atau mutiara atau campuran daripadanya. Barang dari mutiara alam atau mutiara buclidaya, batu mulia atau batu semi mulia alam - Dari mutiara alam atau mutiara budidaya - Dari batu mulia atau batu semi mulia alam b Kelompok kapal pesiar mewah b1 Kapal pesiar, kapal ekskursi dan kendaraan air sernacam itu terutama dirancang untuk pengangkutan orang; kapal feri dari semua jenis - dengan tonase kotor tidak melebihi 26 ton - dengan tonase kotor melebihi 26 ton tetapi tidak melebihi 500 ton - dengan tonase kotor melebihi 500 ton tetapi tidak rnelebihi ton - dengan tonase kotor melebihi ton tetapi tidak melebihi ton - dengan tonase kotor melebihi ton b2 Yacht dan kendaraan air lainnya selain yang tercantum dalam Lampiran III dan Lampiran IV, untuk pelesir atau olahraga ex ex ex ex ex ex ex MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttel. MUI-IAMAD CI-IATIB BASRI

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a.

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a. LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 121/PMK.011/2013 TENTANG : JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAMPIRAN 1 PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 130/PMK.011/2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.011/2013 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN

Lebih terperinci

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a.

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a. LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 130/PMK.011/2013 TENTANG : PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.011/2013 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG

Lebih terperinci

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a.

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a. LAMPIRAN I KENDARAAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN) 1 Kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, dan pesawat penerima siaran televisi. Lemari pendingin

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 103/PMK.03/2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 103/PMK.03/2009 TENTANG PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 103/PMK.03/2009 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 620/PMK.03/2004 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN

Lebih terperinci

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a. Kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, dan pesawat penerima siaran televisi.

NO URAIAN BARANG NOMOR HS a. Kelompok alat rumah tangga, pesawat pendingin, pesawat pemanas, dan pesawat penerima siaran televisi. LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 620/PMK.03/2004 TENTANG : JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG

Lebih terperinci

620/PMK.03/2004 JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKA

620/PMK.03/2004 JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKA 620/PMK.03/2004 JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKA Contributed by Administrator Friday, 31 December 2004 Pusat Peraturan Pajak Online JENIS BARANG KENA

Lebih terperinci

SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 47/PJ/2015 TENTANG

SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 47/PJ/2015 TENTANG SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 47/PJ/2015 TENTANG PENYAMPAIAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 106/PMK.010/2015 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN KELIMA ATAS KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 620/PMK.03/2004 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Copyright (C) 2000 BPHN PP 55/2004, PERUBAHAN KELIMA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

Lebih terperinci

Pjk Elearning-Modul #10

Pjk Elearning-Modul #10 Cara Menghitung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) PPN dan PPnBM yang terutang dihitung dengan cara mengalikan Tarif Pajak dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Tarif

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA 6 TAHUN 2003 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH Menimbang : PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2002 TANGGAL 23 MARET 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2002 TANGGAL 23 MARET 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2002 TANGGAL 23 MARET 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN R A L A T KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 141/KMK.03/2002 TANGGAL : 15 APRIL 2002

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN R A L A T KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 141/KMK.03/2002 TANGGAL : 15 APRIL 2002 DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN R A L A T KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 141/KMK.03/2002 TANGGAL : 15 APRIL 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN

Lebih terperinci

*39332 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PP) NOMOR 7 TAHUN 2002 (7/2002) TENTANG

*39332 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PP) NOMOR 7 TAHUN 2002 (7/2002) TENTANG Copyright (C) 2000 BPHN PP 7/2002, PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 145 TAHUN 2000 TENTANG KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

Lebih terperinci

PP 145/2000, KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

PP 145/2000, KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH Copyright (C) 2000 BPHN PP 145/2000, KELOMPOK BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH *38419 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PP) NOMOR 145 TAHUN

Lebih terperinci

PERA1'URAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG

PERA1'URAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG " f~... r MENTERIKEUANGAN AEPUBLIK INDONESIA SALINAN PERA1'URAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.Oll/2013 TENTANG JENIS BARANG KENAPAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN NO URAIAN BARANG NO. HS

MENTERI KEUANGAN NO URAIAN BARANG NO. HS Lampiran : I DAFTAR BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG ATAS PENYERAHAAN DAN IMPORNYA DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN TARIF SEBESAR 10 % (SEPULUH PERSEN).

Lebih terperinci

MENTEm /CEUANGAN REPUBLlIC INDONESIA

MENTEm /CEUANGAN REPUBLlIC INDONESIA LAMPIRAN I MENTEm /CEUANGAN REPUBLlIC INDONESIA < PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONE NOMOR 130/PMK.all / 20 13 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTER! KEUANC NOMOR 121/PMlCOll/2013 TENTANG JENIS

Lebih terperinci

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DI KENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN)

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DI KENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN) LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 107/PMK.010/2015 TENTANG : PERUBAHAN KEEMPAT ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 154/PMK.03/2010 TENTANG PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN

Lebih terperinci

2017, No perlu mengganti Peraturan Menteri Keuangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

2017, No perlu mengganti Peraturan Menteri Keuangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud No.362, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENKEU. Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor. NOMOR 35/PMK.010/2017 JENIS BARANG KENA

Lebih terperinci

MODUL PERKULIAHAN PERPAJAKAN 2

MODUL PERKULIAHAN PERPAJAKAN 2 MODUL PERKULIAHAN PERPAJAKAN 2 PPN dan PPn-BM (1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi S1 Akuntansi Tatap Muka 10 Kode MK MK10230 Disusun Oleh Abstract 1. Krakteristik PPN. 2. Dasar Hukum. 3. Istilah

Lebih terperinci

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN)

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10% (SEPULUH PERSEN) LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 34/PMK.010/2017 TENTANG : PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEHUBUNGAN DENGAN PEMBAYARAN ATAS PENYERAHAN BARANG DAN KEGIATAN DI BIDANG

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, M E M U T U S K A N :

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, M E M U T U S K A N : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 141/KMK.03/2002 TANGGAL 15 APRIL 2002 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 570/KMK.04/2000 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG

Lebih terperinci

: bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah Koreksi Dasar Pengenaan Pajak sebesar Rp ,00;

: bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah Koreksi Dasar Pengenaan Pajak sebesar Rp ,00; Putusan Pengadilan Pajak Nomor : PUT-68824/PP/M.XIA/17/216 Jenis Pajak : PPnBM Tahun Pajak : 28 Pokok Sengketa Menurut Terbanding Menurut Pemohon Menurut Majelis : bahwa yang menjadi pokok sengketa adalah

Lebih terperinci

PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPnBM) Amanita Novi Yushita

PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPnBM) Amanita Novi Yushita PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPnBM) 1 Karakteristik dalam PPnBM: PENDAHULUAN 1. Pengenaan terhadap PPnBM hanya satu kali yaitu pada saat penyerahan BKP yang tergolong mewah oleh pengusaha yang menghasilkan

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, M E M U T U S K A N :

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, M E M U T U S K A N : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 381/KMK.03/2001 TANGGAL 25 JUNI 2001 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 570/KMK.04/2000 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 1991 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 22 TAHUN 1985 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1984 SEBAGAIMANA TELAH

Lebih terperinci

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10%

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 10% - 24 - LAMPIRAN I PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NO:Y.IOR 34/PMK.010J2017 TENTANG PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEHUBUNGAN DENGAN PEMBAYARAN ATAS PENYERAHAN BARANG DAN KEGIATAN DI

Lebih terperinci

-2- Mesin dan/atau Peralatan Industri kecil dan/atau Industri menengah; Mengingat : 1. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kement

-2- Mesin dan/atau Peralatan Industri kecil dan/atau Industri menengah; Mengingat : 1. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kement No.440, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPERIN. Restrukturisasi Mesin. Peralatan Industri Kecil Indis PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20/M-IND/PER/3/2016 TENTANG PERUBAHAN

Lebih terperinci

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG MENTERIKEUANGAN SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR 106 /PMK.010/ 2015 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

Lebih terperinci

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENT ANG

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENT ANG MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34/PMK. 010/2017 TENT ANG PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEHUBUNGAN DENGAN PEMBAYARAN ATAS PENYERAHAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUSLIK INDONESIA. 130/PMK.Oll/2013 NOMOR. TENTANG

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUSLIK INDONESIA. 130/PMK.Oll/2013 NOMOR. TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBL/K INDONESIA- SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUSLIK INDONESIA NOMOR 130/PMK.Oll/2013. TENTANG PERUSAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.Oll/2013 TENTANG JENIS

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 570/KMK.04/2000 TANGGAL 26 DESEMBER 2000 TENTANG JENIS BARANG KENA PAJAK YANG TERGOLONG MEWAH SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAKAN PAJAK PENJUALAN

Lebih terperinci

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK JNDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR.

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK JNDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR. MENTER! KEUANGAN REPUBLlK JNDONESIA SALIN AN PERATURAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR. 35/PMK.010/2017 TENTANG SELAIN KENDARAAN BERMOTOR YANG DIKENAI PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997 KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997 KODE KETERANGAN 000 KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA 011 PERTANIAN TANAMAN PANGAN, TANAMAN PERKEBUNAN, DAN HORTIKULTURA 012 PETERNAKAN 013 KOMBINASI PERTANIAN

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Copyright 2000 BPHN PP 36/1993, PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 22 TAHUN 1985 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG UNDANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1984 SEBAGAIMANA TELAH BEBERAPA KALI DIUBAH TERAKHIR DENGAN

Lebih terperinci

DAFTAR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG YANG MENDAPAT BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH UNTUK TAHUN ANGGARAN 2012

DAFTAR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG YANG MENDAPAT BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH UNTUK TAHUN ANGGARAN 2012 2012, No.612 8 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100/PMK.011/2012 TENTANG BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT

Lebih terperinci

DAFTAR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG YANG MENDAPAT BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH UNTUK TAHUN ANGGARAN 2011

DAFTAR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG YANG MENDAPAT BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH UNTUK TAHUN ANGGARAN 2011 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 117/PMK.011/2011 TENTANG BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG UNTUK TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI 2017 No.48/07/33/Th.XI, 17 Juli PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JUNI MENCAPAI US$ 409,61 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Juni mencapai US$ 409,61 juta

Lebih terperinci

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 7,5% (TUJUH SETENGAH PERSEN)

DAFTAR IMPOR BARANG-BARANG TERTENTU YANG DIKENAKAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 SEBESAR 7,5% (TUJUH SETENGAH PERSEN) LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 175/PMK.011/2013 TENTANG : PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 154/PMK.03/2010 TENTANG PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN PASAL

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2017 No.42/06/33/Th.XI, 15 Juni 2017 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2017 A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH MEI 2017 MENCAPAI US$ 547,33 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Mei 2017 mencapai

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH No.02/04/33/Th.II, 01 April 2008 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER Nilai Ekspor Jawa Tengah Desember mencapai 270,88 juta USD atau mengalami penurunan sebesar 16,37 persen dibanding ekspor

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2008

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2008 No.02/05/33/Th.II, 02 Mei 2008 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2008 Nilai Ekspor Jawa Tengah mencapai 261,44 juta USD atau mengalami penurunan sebesar 3,48 persen dibanding ekspor Desember

Lebih terperinci

Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah Oktober No.80/11/33/Th.XI, 15 November 2017

Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah Oktober No.80/11/33/Th.XI, 15 November 2017 Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah No.80/11/33/Th.XI, 15 November BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH A. PERKEMBANGAN EKSPOR Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapaius$ 529,54 juta atau mengalami

Lebih terperinci

NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*)

NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*) Tabel : SP-1C (T). JUMLAH INDUSTRI/KEGIATAN USAHA KECIL Provinsi : DKI JAKARTA Tahun : 2015 TERPASANG SENYATANYA 1 Industri Makanan Kegiatan Rumah Potong dan Pengepakan Daging Unggas 100.00 55.71 Industri

Lebih terperinci

S-754/PJ.52/2005 PERMOHONAN PENEGASAN PERLAKUAN PPN UNTUK KAWASAN BERIKAT BATAM

S-754/PJ.52/2005 PERMOHONAN PENEGASAN PERLAKUAN PPN UNTUK KAWASAN BERIKAT BATAM S-754/PJ.52/2005 PERMOHONAN PENEGASAN PERLAKUAN PPN UNTUK KAWASAN BERIKAT BATAM Contributed by Administrator Thursday, 18 August 2005 Pusat Peraturan Pajak Online PERMOHONAN PENEGASAN PERLAKUAN PPN UNTUK

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOPEMBER 2007

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOPEMBER 2007 No.02/03/33/Th.II, 03 Maret 2008 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOPEMBER Nilai Ekspor Jawa Tengah Nopember mencapai 323,90 juta USD atau mengalami kenaikan sebesar 37,60 persen dibanding ekspor

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL 2009

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL 2009 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.02/07/33/Th.III, 01 Juli 2009 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL 2009 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan April 2009 mencapai 237,30 juta USD, turun sebesar 0,66 persen

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS 2017 No.64/09/33/Th.XI, 15 September PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH AGUSTUS MENCAPAI US$ 562,99 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapai US$ 562,99

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JULI 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JULI 2017 No.58/08/33/Th.XI, 15 Agustus PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JULI A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JULI MENCAPAI US$ 499,45 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Juli mencapai US$ 499,45

Lebih terperinci

Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah Maret 2007

Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah Maret 2007 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.04/07/33/Th.I, 2 Juli 2007 Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah Maret 2007 Kegiatan ekspor-impor Jawa Tengah menunjukkan kecenderungan meningkat, walaupun terlihat adanya fluktuasi

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 65 TAHUN 1991 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 22 TAHUN 1985 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1984 SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN PERATURAN

Lebih terperinci

NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*)

NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*) Tabel : SP-1A (T). JUMLAH INDUSTRI/KEGIATAN USAHA SKALA MENENGAH DAN BESAR Provinsi : DKI JAKARTA Tahun : 2015 NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*) 1 Industri Makanan Kegiatan Rumah Potong dan Pengepakan

Lebih terperinci

Presiden Republik Indonesia,

Presiden Republik Indonesia, PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 29 TAHUN 1988 TENTANG PERUBAHAN ATAS PASAL 16 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 22 TAHUN 1985 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1984 Presiden Republik Indonesia,

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR,

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR, GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 30 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG UPAH MINIMUM SEKTORAL KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2009

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2009 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.02/08/33/Th.III, 03 Agustus 2009 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2009 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Mei 2009 mencapai 284,87 juta USD, meningkat sebesar 20,05 persen

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2008

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2008 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.02/09/33/Th.II, 01 September 2008 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MEI 2008 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Mei 2008 mencapai 303,91 juta USD, mengalami kenaikan sebesar

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK Perkembangan Ekspor Impor Jawa Tengah No.70/10/33/Th.XI, 16 Oktober BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH A. PERKEMBANGAN EKSPOR Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapaius$ 498,18

Lebih terperinci

DIREKTORI PERUSAHAAN INDUSTRI DI KOTA DENPASAR TAHUN 2016 KECAMATAN DENPASAR TIMUR

DIREKTORI PERUSAHAAN INDUSTRI DI KOTA DENPASAR TAHUN 2016 KECAMATAN DENPASAR TIMUR KECAMATAN DENPASAR TIMUR 1 Industri Air Minum Dalam Kemasan 4 2 Industri Alas Kaki Lainnya 5 3 Industri Alat Pertanian dari Logam 3 4 Industri Alat-alat Dapur Dari Logam 4 5 Industri Alat-alat Dapur dari

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2008

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2008 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.02/04/33/Th.III, 01 April 2009 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2008 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Desember 2008 mencapai 243,46 juta USD, naik sebesar 5,04 persen

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2012

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2012 No.15/03/33/Th.VII, 01 et 2013 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER Nilai ekspor Jawa Tengah bulan ember mencapai 435,79 juta US$ atau naik 44,97 juta US$ (11,51 persen) dibanding ekspor November

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2012

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2012 No.19/04/33/Th.VI, 02 April 2012 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2012 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Januari 2012 mencapai 395,41 juta US$, turun sebesar 44,11 juta US$ (10,04 persen) dari

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER 2011

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER 2011 No.02/01/33/Th.VI, 02 uari 2012 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapai 378,00 juta US$ atau naik sebesar 13,97 persen dibanding ekspor bulan (331,67 juta

Lebih terperinci

BENDA DAN KEGUNAANNYA

BENDA DAN KEGUNAANNYA BAB VI BENDA DAN KEGUNAANNYA Sumber: Dokumen penerbit Apa yang akan kamu pelajari pada bab enam ini? Pada bab ini akan mempelajari: A. Bahan penyusun benda B. Kegunaan benda Bab VI Benda dan Kegunaannya

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG PAJAK DAERAH

PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG PAJAK DAERAH PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG PAJAK DAERAH I. UMUM Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, tiap tiap daerah mempunyai hak dan kewajiban mengatur dan mengurus

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2014 No.07/02/33/Th.IX, 02 Februari 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH DESEMBER MENCAPAI US$ 466,61 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapai US$

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2008

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2008 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.02/07/33/Th.II, 01 Juli 20 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 20 Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Maret 20 mencapai 304,50 juta USD, meningkat sebesar 5,67 persen dari

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100/PMK.011/2012 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100/PMK.011/2012 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100/PMK.011/2012 TENTANG BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN GUNA PERBAIKAN DAN/ATAU

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2011

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2011 No.21/05/33/Th.V, 02 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI Nilai ekspor Jawa Tengah bulan ruari mencapai 431,12 juta US$, naik sebesar 33,25 persen dari nilai ekspor bulan uari (107,57 juta US$)

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2013

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER 2013 .e No.07/02/33/Th.VIII, 03 Februari 2014 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH DESEMBER A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH DESEMBER MENCAPAI US$ 586,42 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapai

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2016 No.15/02/33/Th.X, 15 Februari PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI A.PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JANUARI MENCAPAI US$ 420,32 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Januari mencapai US$

Lebih terperinci

BAB II : TEKANAN TERHADAP LINGKUNGAN Tabel : SE-12. JUMLAH INDUSTRI/KEGIATAN USAHA SKALA MENENGAH DAN BESAR Provinsi : DKI JAKARTA Tahun : 2009

BAB II : TEKANAN TERHADAP LINGKUNGAN Tabel : SE-12. JUMLAH INDUSTRI/KEGIATAN USAHA SKALA MENENGAH DAN BESAR Provinsi : DKI JAKARTA Tahun : 2009 BAB II : TEKANAN TERHADAP LINGKUNGAN Tabel : SE-. JUMLAH INDUSTRI/KEGIATAN USAHA SKALA MENENGAH DAN BESAR Provinsi : DKI JAKARTA Tahun : 009 NO NAMA INDUSTRI JENIS INDUSTRI*) JUMLAH PERUSAHAAN KAPASITAS

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK LAMPIRAN I KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR KEP-321/PJ/2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR KEP-

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI 2014 No.45/08/33/Th.VIII, 04 Agustus PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JUNI A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JUNI MENCAPAI US$ 512,63 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Juni mencapai 512,63 juta

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOVEMBER 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOVEMBER 2014 No.02/01/33/Th.IX, 02 Januari 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH NOVEMBER A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH NOVEMBER MENCAPAI US$ 405,28 JUTA*) Nilai ekspor Jawa Tengah bulan mencapai US$

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 23/M-DAG/PER/6/2009 TANGGAL : 19 Juni 2009 DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 23/M-DAG/PER/6/2009 TANGGAL : 19 Juni 2009 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 23/M-DAG/PER/6/2009 TANGGAL : 19 Juni 2009 DAFTAR LAMPIRAN 1. Lampiran I : Daftar Tekstil dan Produk Tekstil 2. Lampiran II : Laporan Realisasi

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2014 No. 24/05/33/Th.VIII, 02 Mei PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH MARET MENCAPAI US$ 459,88 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Maret mencapai 523,60 juta

Lebih terperinci

MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 84 / M-DAG/ PER/10/2015 TENTANG KETENTUAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL 2017 No.36/05/33/Th.XI, 15 Mei PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH APRIL A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH APRIL MENCAPAI US$ 452,93 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan April mencapai US$ 452,93 juta

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR MARET 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR MARET 2017 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 24/04/35/Th.XV, 17 April PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR MARET EKSPOR JAWA TIMUR BULAN MARET NAIK 17,32 PERSEN Nilai ekspor Jawa Timur bulan Maret mencapai USD 1.786,80

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2013

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2013 No.24/05/33/Th.VII, 01 2013 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2013 EKSPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2013 NAIK 2,63 PERSEN Nilai ekspor Jawa Tengah bulan ruari 2013 mencapai 422,01 juta US$ atau

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI MALUKU UTARA, BULAN DESEMBER 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI MALUKU UTARA, BULAN DESEMBER 2015 No 08/02/82/Th XV, 01 Februari 2016 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR PROVINSI MALUKU UTARA, BULAN DESEMBER EKSPOR PROVINSI MALUKU UTARA DESEMBER SEBESAR US$782,09 RIBU Nilai ekspor Maluku Utara pada sebesar US$782,09

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2016 No26/04/33/ThX, 15 April PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET A PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH MARET MENCAPAI US$ 478,36 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Maret mencapai US$ 478,36 juta

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI 2016 No21/03/33/ThX, 15 Maret PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH FEBRUARI A PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH FEBRUARI MENCAPAI US$ 436,55 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Februari mencapai US$ 436,55

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER 2016 No.80/11/33/Th.X, 15 November PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH OKTOBER A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH OKTOBER MENCAPAI US$ 418,94 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah pada bulan Oktober sebesar

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET 2017 No.25/04/33/Th.XI, 17 April PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH MARET A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH MARET MENCAPAI US$ 523,71 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Maret mencapai US$ 523,71

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2015 No.16/02/33/Th.IX, 16 Februari 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2015 A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JANUARI 2015 MENCAPAI US$ 427,01 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah bulan Januari

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 02/M-DAG/PER/1/2010 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 02/M-DAG/PER/1/2010 TENTANG PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 02/M-DAG/PER/1/2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 23/M-DAG/PER/6/2009 TENTANG KETENTUAN IMPOR TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL

Lebih terperinci

NO URAIAN BARANG Nomor HS

NO URAIAN BARANG Nomor HS Lampiran I Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 570/KMK.04/2000 Tentang Jenis Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR JUNI 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR JUNI 2017 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 44/07/35/Th.XV, 17 Juli PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR JAWA TIMUR JUNI EKSPOR JAWA TIMUR BULAN JUNI TURUN 18,39 PERSEN Nilai Ekspor Jawa Timur bulan mencapai USD 1.372,60 juta

Lebih terperinci

Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p16) File: sakernas05nov

Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p16) File: sakernas05nov Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p16) File: sakernas05nov Gambaran Tipe: Kontinyu Format: numeric Width: 8 Desimal: 0 Range: 0-950 Observasi Valid: 0 Tidak Valid: 0 DEFINISI Lapangan usaha/pekerjaan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS 2016 No64/09/33/ThX, 15 September PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH AGUSTUS A PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH AGUSTUS MENCAPAI US$ 449,18 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah pada bulan Agustus sebesar

Lebih terperinci

Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p14) File: sakernas00

Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p14) File: sakernas00 Lapangan usaha/pekerjaan tambahan utama (b4p14) File: sakernas00 Gambaran Tipe: Kontinyu Format: numeric Width: 8 Desimal: 0 Range: 11-950 Observasi Valid: 0 Tidak Valid: 0 DEFINISI Lapangan usaha/pekerjaan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2017

PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI 2017 No.15/02/33/Th.XI, 16 Februari PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR JAWA TENGAH JANUARI A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR JAWA TENGAH JANUARI MENCAPAI US$ 475,16 JUTA Nilai ekspor Jawa Tengah pada bulan Januari mencapai

Lebih terperinci