1, IJndang-Undang Nomor 20 Tahuri 2003 tentang Sistem Perrdidikan Nasional; 2. Undar-rg-Undang Nor.nor I Tahun 2004 ientang Perbenc aharaan Negara;

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "1, IJndang-Undang Nomor 20 Tahuri 2003 tentang Sistem Perrdidikan Nasional; 2. Undar-rg-Undang Nor.nor I Tahun 2004 ientang Perbenc aharaan Negara;"

Transkripsi

1 KtrPUTUSAN REKTOR TINIVERSITAS INDONESIA Nomor : 0661 N sxtr/ul/2ol 4 TENTANG BIAYA PENDIDIKAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS INDONESIA PROGRAM SARJANA (S1) REGULER TAHUN AKADEMI K 2OI4/20I5 Menimbang '. Mengingat REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA' a. bahwa sumber pendanaan penyelenggaraan pendidikan tin6;gi oleh PTN Badan Hukurn, selain dialokasikan dari anggaran pendapalan dan belanja negara, clapat bersumber dari masyarakat biaya pencliclikan, pengelolaan ciana abadi dan usaha-usaha PTN Badan Hukum, kerjasama Tridharma, pengelolaan kekayaan nega'a yang diberikan olel-r Pemeriutah rian pemerintah daerah dan atau sttlnber lain yang sah; b. bahrva biaya pendic'likan bagi Mahasisrva Baru Program SarjtLna (sl) Reguler te;diri dari Biaya Operasional Pendidikan (BOPl, Dana Keiejahteraan dan Fasilitas Mahasiswa (DKFM). Dana Pelerigltao Pendidikan (DPP) dan Ilang Pangkal (L]P) ; c. bahwa besarnya Biaya Pendidikan bagi Ma asisrva Baru Un versitas Indonesia Program Sariana (S1) Reguler Tahun Akadernik perlu ditetapkan dengan SLtrat I(eputusan Rektor Un versitas Indonesia. 1, IJndang-Undang Nomor 20 Tahuri 2003 tentang Sistem Perrdidikan Nasional; 2. Undar-rg-Undang Nor.nor I Tahun 2004 ientang Perbenc aharaan Negara; 3, Unciang-unclangNomor l2 Tahr:n 2012 tentang Pendidiltan f inggi; 4. Peraturan Pemerintah Republih lnclonesia Nomor 66 Tahrrn 2010 tentang Perubahan Atas Peraturart Penreritrtalr Nonlor ll l"ahutl 2010 teritang Pengelolaan dan Penyelenggaraall I'endidikan; 5. Peraturan Pernerintah RepLrblik Indonesia Nornor 58 l-ahrrn tentang Bentuk clan Mekanistne Pendanaan PIN Bac'lan IJul<rrtn; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahrln 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia; 7. Peraturan Pemerintah RepLrblii< inclonesia Nomor 4 'Iahtrn 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi clan Pen gelolaan Perguruan Tinggi..n

2 l Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tzhun 20A4 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 42 T thun 2002 tentan[ pedoman pelaksanaan Anggaran Pendapatan de,n Belanja Negara; Keputusan Majelis wali Amanat ui Nomor 0l/si?lviw c.-uv2003 tentang Anggaran Rumah Tangga Universitas InConesia; Keputusan Majelis wali Amanat Universitas Inconesia Nomor 01i/SK/NiW A-UU20O7 tentang Ferubahan Pasal 37 ayar (1) Anggaran Runrah Tangga Universitas Indonesia; r-eputusan Majelis wah Amanat Universitas [ndonesia Nomor 00j/SK/V1W A-UI/2013 tentang Pengangkatan Pejab rt Rektor' Universitas Indonesir ; Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 450A/sK/R/UI/2006 teniang Registrasi Administlasi ldahasiswa Universitas in,lonesia; Keputusan Rekio Universitas Indonesia Nomor 690/SLR/UllzAA7 teniang Perbaikan Str"uktur Organisasi Inti Universitas lnd xesia; Keputusan Relrtor Llniversitas Indcnesia Nomor 756lSK/zuUil2C\l teniang Kelengkapan Struktur Organisasi Inti Universitas indonesia; Keputusan Rektor Urriversitas Indonesia Non'ior i 065/SK, NUU2009 tenkng Penyelenggaraan Perkuliahan Matrikulasi untu< Program Magister & Doktor di Universitas Indonesia. MEMUTUSKAN: Menetapkan KEPUTTTSAN REKTOR UNTVERSITAS INDONESIA T ENTANG BIAYA PENDiDIKAN MAHASISWA BARU UNI\.ERSITAS NDONESIA PROGRAM SARJANA (S1) REGULEF. TAHUN AKADEMIK2OIII2qI5 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 (t ) (2) (l) (4) Universitas adalal-r Universitas Indonesia (UI) sebagai Perguruan Tinggi 1'legeri Badan Hukum. Rektor adalali Rektor Universitas Indonesia sebagai Pimpinan Universitas lndonesia yang berrvet'.lang dan befianggung jarvab terhadap penyelenggaraan, pen lelolaan dan pengernbangair Ur.riversitas lndonesia. Mahasiswa adalah mahasiswa Universitas Indonesia, yaitu seseorang y;111g terdaftar sebagai peserta didik clan telah menlperoleh Nomor Pokok lvfahasisrva (NPM), yang akan dan atau sedang mengikuti/menempuh pendidika.n paca suatu prograrl pendidikan ti i Uni versitas I ndt-,nesia. Mahasisrva Baru adalah seseoiang yang telah Lutus Seleksi Peneri'raair lv'lahasi:lva Baru clan dir-rl,atakan diterirna sebagai Mahasiswa Baru Universitas lnrlonesia pada Tahun Akaderrrik l0ll,'1015. r' I

3 (5) Biaya Pendidikan (BP) adalah kesel,rruhan btayaldana yang ditanggung dan wajib dibayarkan oleh mahasiswa/orang tua mahasiswa atau penyandang dana/sprnsor untuk keperluan penyelenggaraan, pembinaan dan pengembangan pendidikan di universitas Indonesia. (6) Penyandang Dana/Sponsor adalah orang/individu atau badan/lembaga/institusi yang,.nunggun! sebagian atau seluruh biaya pendidikan untuk cian atas nama mahasiswa Universitas Indonesia. (7) Biaya Operasional Pendidikan (BCP) adalah komponen biayaldana untuk keperluan \' / op.rasionul penyelenggaraan kegiatan pendidikar, periode serilester/term berjalan' (s) Dana Kesejahteraan dan Fasilitas Mahasiswa (DKFM) adalah komponetr danalbiaya untuk keperluan operasional pe,rvelenggaraan kegiatan kemahasiswaan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mahasiswa, pembinaan minat dan penalaran mahasisrva serta pei-rgembangan fasilitas dan unit-unit kegiatan mahasiswa' (9) Dana Pelengkap PendiCikan (DPP) adalah komponen ciayalda1a untuk keperluan penyediaan pertengkapan bagi mahasiswa baru, tertnastrk pernbuatan Kartu Iclentitas Mahasiswa (KIM); pengaauan jaket almamater cian atribut Ul, dan keler gkapan iain yang diperlukan daiam-rangka pendaftaran dan penyambrttan mahasisw;r baru serta io.iutiru.i peraturan akademik serta pengenalan sistem dan program pondidikan di Uni versitas Indonesia. (10) Uang Pangkal (UP) adalah komponen biayaldana untuk keperluan pembinaan, pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan serta menunjang pelaksanaan il.gi"utun opirasionaldula* peryelenggaraan pendidikan Program Sarjana (il) Reguler' (1 1) Biaya N{atrikulasi adalah komponen biayaldana untuk keperluan operasional penyelenggaraankegiatanmatrikuiasi/penyesuaianpendidikarr. (12) Biaya Registrasi Status Kutiah di Luar Negeri adalah hiaya re1;istrasi begi maliasiswa dengan status akademik 'oue;'sea.r' atatt sedang mengikuti pe rktrliahan di perguruan tinggi mitra UI di luar ncgeri' (13) Bia5,a pendidikan Mahasiswa Pertukaran Pelajar adalah biaya penlidikan bagi mahasisrva yang terdaftar dengan status 'student Exchange' (Malrasiswr Peftukaran pelajar) yung uliun atau sedanghenjalani perkyliahan di Perguruan Tinggi Mitra Ul, di dalam maupun di Luar Negeri). (14) Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) adalah bantr'ran dana dari Pemerintah, yang bersumber dari Anggaran BOPTN Kementerian Perrdidikan dan Kebudayaan, uni,-rk keperluan operasional penyelenggaraar-r pendidikl n tinggi di Universitas Indonesia. (15) Kode Bia1,a Penclidikan (Kode BP) adalah kode yang disusttn dalam trentuk angka yang 'unit' sebagai kode/acuan untuk menentukan besaran biaya pentlidikan yang iltuiggrng dan wajib dioayar/dilunasi oleh mahasisr.valorang tua maltasiswa atau penyanciang danaisponsorny a- (,/ Bab il..

4 BAB II KomPonen BiaYa Pendidikan Pasal 2 (1) Biaya Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sarjana (Si) Reguler mencrrkup sernua ' ' ko,rponen biaya/dana yang dialokasikan untuk keperluan penyelenggaraan pembinaan dan petrgembangan pendidikan Program Sarjana (Sl) Reguler' (2) Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1) Reguler Tahun Akademik 2U4nA15, terdiri dari : a. Biaya Operasional Pendidikan (BOP); b. Dana Kesejahteraan dan Fasilitas N{ahasiswa (DKFM) ; c. Dana Pelcngkap Pendidikan (DPP); dan C. Uang Pangkal (UP). Pasal 3 (t) Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Dana Kesejahteraan dan Fasilitar; Mahasiswa ' ' to(ffi4jadalah komponen biaya/danapendidikan yang ditanggung dan rvajilr dibayarkan setiap. semester/term, sejak semester pertama tahun akademik pertama hinggl mahasiswa yatrg bersangkutan dinyatakan Lulus atau Putus Studi (Keluar/Dikeluarkan)' (2) BOp dibebankan kepada mahasiswa/orang tua mahasiswa/penyandang dana/sponsor dan wajib dibayarkan ietiap kali mahasiswa yang bersangkutan melakukitn registrasi adtninistrasi dan atau registrasi akademik periode perkuliahan set-nester/terrn 1 (Semester Ganjit) sefirester/term 2 (Semestei Genap) dan sernester/tei'm 3 (Semester P:rrdek) tahun akademik berjalan. (3) DKFN4 dibebankan kepada mahasisrva/orang tua mahasisrva./penvandang lana/sp_onsor dan lr,ajib dibayarkan setiap kali mahasiswa yang bersangkutan melakukan registrasi administr.asi dan atau registrasi akademik periode perkuliahan semester/tern: 1 (Semester Ganjil) clan semester/term2 (Semester Genap) tahun akadernik berjalan. Pasal 4 (1) Dana Pelengkap Pendidikan (DPP) dan Uang Pangkal (UP) adalah komronen biayal,cana pendidikan yang clitartggung dan dibayarkan hanya pada semester p:rtama tahun akaden-rik perlama, Jan hanya 1 (satu) kali selarna mahasisu'a yang lcrsangkutan menerrpuh pendidikan Program Sarjana (Sl) Reguler' (2,1 Besarar-r Dpp dan UP Mahasisrva Baru Program Sarjana (S1) ItegLrler Tahrttr Akademik 20l4l2ot-\ clitanggung oieh Pemerintah, yang dibebai,kart pada Anggaran Bantuan Operasional e.rguiianlinggi Negeri (BOPT {) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Ketrenteriatr Pendidikan dan Kebudatoun. (,

5 BAB III BESARAN BIAYA PENDIDIKAN Pasal 5 (1) Besaran Biaya operasional Pendidikan (BoP) dan Uang Pangkal (UP) bagi Mahasiswa Baru Program Sirjana (Sl) Reguier Tahun Akademik acialah s:bagaimana tersebut pada Lampiran Surat Keputusan ini. (2) Besaran masing-masing komponen biaya pendidikan sebagaimana dimaksu'i pada ayat (1) adalah nilii nominal atau besaran standar, dan menjadi standar tigihan bagi mahasisr.valorang tua mahasiswa atau pihak yang menanggung biaya pendijikan untuk rlan atas nama mahasiswa yang bersangkutan. Pasal 6 (l) tsesaran BOP Mahasiswa Baru Prcgram Sarjar,a (S1) R.eguler Tahun Akadcmik terkandung di calamnya komponen DKFM sebesar. i00.000,- (Seraius ribu rupiah). (2) Besaran UP Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1) Reguler Tahun Akademih 20l4l20l5 terkandung di daiamnya komponen DPP sebesar ,- (Enam ratus risu rupiah)' Pasal 7 (l)nilai nominal atau besaran DKFM sebagaimana dimaksud Pasal 6 ayat (1) dan nilai nominal atau besaran DPP sebagaimana dimaksud Pasal 6 ayat (2) merupakan besaran atau nilai nominal yang pasti (fixed price), tidak dapat dikurangi dan atau drri rgkankan' (2) Besaran BOP dapat disesuaikan dengan kemampuan mallasiswa/orang tus mahasiswa melalui rnekanisrae penetapan Braya Operasional Pcndidikan Berkeadilan (BOPB) atau pernberiair Beas is rva Univer: itas. (3) Prosedur dan tata cara untuk memperoleh penyesuaian besaran BOP Mah-rsiswa Raru program Sarjana/S1 Reguler Tahun Akademik rrengikr-rti ket':ntuan yang berlaku. BAB TV BIAYA MATRIKULASI Pasal 8 (l) Mahasiswa Bartr vang terdaftar dan atau diwajibkan mengikuti kegiatan matriklrlasi' rvajib netnbayar Biaya Matrikulasi sesuai dengan durasi yang diperlukan' (2) Besaran Biaya Matrikulasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sama dengan besaral BOp yang ditanggung dan rvajib dibayarkan pada perlode semester/t(:l'm berjalan' (3) Biaya Matrikulasi sebagain,ana dimaksud pada ayat (2) dibayarkar' Pacia m'isa registrasi adrninistrasi atall masa pernbilyaran, atau sebelum mengikuti kegiatar-r rrat'ikulasi pada periode semester/terrn berialarl. r-,/

6 BAB V BIAYAREGISTRASISTATUSKULIAHDILUARNEGERI Pasal 9 (1) Mahasiswa yang terdaftar dengan status 'overs eas' yangakan dan atau sedang rrrenjaiani perkuliahan-di Ferguruan Tinlgi Mitra UI di Luar Negeri, diwajibkan mem:ayar Biaya Registrasi Status Kuliah di Luar Negeri' (2) Besaran Braya Registrasi status Kuliah di Luar Negeri bagi Maliasisvra Program Sarjana/Sl Reguler"yang terdaftar dengan status 'Overseas' pada Tahur Akaderyik z0l4lzol5 adalah seblsar ,- (Lima ratus ribu rlrpiah) per semester/term' BAB VI BIAYAP!]NDIDIKANMAHASISWAPERTUKARI^NPELAJAII Pasal i0 (i) Mahasiswa yang menlalani perkuliahan di Perguruan Tinggi Mitra UI di Dalam rnattpun Luar Negeri djn terdaftar dengan status sebagai 'Mahasiswa Pertukarun l>eluiur' alau,sturteni Exchange, tetap diwajibkan membay ar biaya pendidikan di Univer;itas' (2) Besaran biaya pendididkan bagi mahasiswa yang terdaftar dengan str'tus sebagai,maltasiswa pertukaran Petajir' aiau 'sludent Exchange' pada Tahutt Akademik 2014/2015 adalah sama dengan besaran standar BOP yang ditanggung dan wajib dibayarkan untuk periode semester/term berjalan di Universitas. BAB VI JADWAL DAN CARA PEMBAYAR-{.N Pasal 1 I (l) Pembayaran biaya pendidikan rv.jib clilaksanakan pada masa pembayaran d.rrn atau.masa registrasi administrasi periode semesrer/term berjalan sebagaimana ditetaptr:an di dalarr Kaler-rcler Akademik tahun akadernik yang bersangkutan' (2) Pembayaran biaya pendidikan tiap-tiap setnester/term dapat dilakukan sendiri oleh mahasisrva yang bersaugkutati atau dirvakilkan' (3) Pembayaran wajib clilaksanakan melalui prosedur dan tata cara pembayaran )'ang ' ditetapkan Universitas, secara 'Host to llosl' tnaupun secara Manuul. Pasai 12 (1)PerrrbayaransecaraHostto.&b^srhanl,adapatdilakukanmelaluirnekani;nre/prosedur ' - pernba!,aran secara on-li1e dengan nemanfaatkan teknoiogi 'electronic deli tery-paymenl st itching' yang tersedia pada Antotncttic TeLler Mqchine (ATM) maupun llanal/fasilitas pemuaya-ran lain 1,ang disbciiakan oleh BanK yang bekerjasanra dengart Ut''ive rsitas. (2) Pernbavaran secara Manual clapat cilakukan rnemalui nrekaitisme/prosedur pembayaran tunai. disetor langsuirg atau ditransfer ke reketltng Universitas melalui Teil:r paca Bank -r,ang <Jitunjuk PLrsat Administrasi Universitas',-,/

7 (3) Pembayaran secara manual wajib mencantumkan secara jelas Nama Mahasiswa dan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) serta melaporkan dan atau menyerahka:r bukti sah (Asli) pemb ayaranbiaya pendioikan untuk dan atas nama mahasiswa yang bersangkutan t epuda Direkiorat Keuangan Pusat Administrasi Universitas. (4) tsiaya transfer dan biaya-bia1'a lain yang timbul akibat pembayaran yang dilakukarl secara manual dibebankan [epaau mahaiiswa/orang tua mahasiswa atau penyardang dana/ sponsor. ()) Kegagalan pembayaran secara manual yang dilakukai-r. melalui mekanislne/prosedur iiansf-er yurg *"ny.babkar, keterlambatan pembal'aran dan atau dikenakalrnya sanksi/ dencia mlnjacli tunigung jawab mahasiswa/oiang tua mahasiswa atau penyal dang danal sponsor. BAB VII SANKSI Pasal 13 (1) Mahasisu,a/orang tua mahasisi,valpenyandang dana/sponsor yang melakukan pembayaran biaya pendidikan di luar mekanisme/prosedur/tata cara yang telah ditetapkar Universitas dianggap belum melaksanakan registrasi administrasi dan nama mahasiswa yang U"rsiigilutan tidak terdaftar sebagai peserta drdik pada semester/term berjalart' (2) Mahasisw a yang terlambat membayar biaya pendidikan semester/term berjalan, atau membayu.,lt"luh bera.khirnya masa registrasi administrasi dan atau masa pembayaran yang telah ditentukan dan atau telah disepakati, dikenakan denda sebesa 50% (iima prt,iil p"rren) dari jumlah biaya pendidikan yang ditanggung dan rvajib dibayarkan pada kurun waktu atau masa pembayaran biaya pendidikan periode semester/term berjalan' (3) Fakultas dan saiuan/unit kerja dibarvahnya, dengan a!asan apaplrn dilararg meneiima pembayaran biaya pendidikan dari rnahasisrva dan ata',r penyandang dana/spo lsomya' (4) Fakultas rlan atarr satuan/unit kerja diharvah Fakultas yang menerima pemblyaran biaya pesdidikan dari mahasisr.va dan atau penyandang dana/spot'tscrnya, dikertakan denclasebesar 50% (lima puluh perserr) dari jr"rrnlatr yang diterima dan drwajibkan rnembayarkan/rnenyetorkan semua dana yang diterima besefta dendanya ke rekening Universitas rnelatui mekanisme/prosedur pembayaran yang ditentukan Pusat Administrasi. BAB VIII BEASISWA Pasal 14 (1) N4ahasisrva Program Sarjana/S1 Reguler yang memenul-ri persyaratan dapat memperolel-r beasislva dari Universitas, Pemerintah aiau surnber lainnya' (2) Persyaratan Can tata cara memperoleh beasisrva yang bersurnber dari Universitas diatr-lr dan ditetapkan tersendiri dengan Surat Keputtrsat.r Rektor' (l) Pers)aratan dan tata cara memperoleh beasisrva yang bcrsrtmber dari luar Universitas rrensiliuti ketentuan yang ditetapkan oieh pemberi bgn5isrva' a

8 BAB IX PENGUNDTTRAN DIRI Pasal 15 (1) Ir{ahasiswa Baru yang telah terdaftar dan atau telah mcmbayar/melunasi biaya pendidikan dan mengundurkan iiri, wajib membuat pernyataan pengulduran Ciri secara tertulis bermeterai cukup, aisurnpuilan kepada Rektor melalui Direktorat Pendidikan Pusat Adrninistrasi Universitas Indonesia' (2) Biaya pendidikan yang telah dibayarkan untuk dan atas nama mahasiswa yang mengunduikan diri, dengan alasan apapun, tidak dapat dikembalikan dan atau dialihkan untuk pemb ayaran biala pendidikan untuk dan atas nama dirinya pacia program pendidikan lain rnaupui-r untuk mahasiswa lain' (1) (2) (3) BAB X PENUTUP Pasal 16 Hal-hal yang belum diatur dalarn Keputusan ini akan diatur lebih lanjut dengan Kepulusan Rektor. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diperbaiki sebagaimana mestlnya. Sejak diberlakukannya Keputusan ini maka ketcntuan dalam Keputusan Rektor yang mengatur hal yang sama dan atau befientangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. Ditetapkan di Jakarta Padatanggal : 1 APril2014 Pj. Rektor Universitas Indonesia, A, pror.pr. t.. MrhHud Anir, 7 i'i",;;zijoiii6sii;;;d I M.MetD l/' 1'

9 Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas lndonesia Nomor :0G67 fr /sklr/utlzol4 Tanggal l April 2014 Tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sar.iana (SL) Reguler Ta hu n Aka dem ik 2014 / 2015 Halaman : 1/ 3 Program Studi/Peminatan i-- eop RINCIAN BIAYA PENDIDIKAN UP *) RUMPUN ILMU KESEHATAN KEDOKTERAN 2s.000,100 KEDOKTERAN GICI Pendidikan Doktei- Gigi KESEHATAN MASYARAKAT Kesehatan Masyarakat Manaie.nen Asuransi Kesehatan Man Pelayanan Kesehatan Manaj3men Rumah Sakit t,4anajemen lnformasi Kesehatan 7,500,000 7,500,000 7,500,000 7,500,000-25,C00,J00 - -] -l I sooqoool :-+ roo0 oogl s,ooo 009_l s,ooo 0oo I Kesehatan Lingkungail s I 5, Promosi Kesehatan 5, ! 5,000 oo0 5,000,000 5,000,000 I ITMU KEPERAWATAN llmu Keperawatan z^soo,oootnp I FARMASI RUMPUN SAINS DAN TEKNOLOGI MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM 7,500,000 Fisika Nuklir dan Partikel Fisika Materi dan Terkondensasi Sistem & lnstrumentasi Fisika Fisika Medis dan Brcfisika Geografi 7,500,000 s,00t,000 7,500,000 5,00(,000 5,OO(,000 5,00(,,000 7,500,o00 5,OO(r,000 7,500,c00 5,OO(r,000 7,500,000 5,00(),000 5,00(),000 TEKNIK 25,000,000 25,000,000 25,CC' ),000 Teknik Perkapalan Teknik Elektro z I reknlk Metalurgi dan Material Arsitektur lnterior Teknik Kimia I qp z',soo'ooo Teknologi BioProses Teknik lndustri -)DitonggUngPemerintoh,dibebonkanpocloAtlqgarotlBaDtUonape(o ia )alpelquluonfingginegeri(boptn) 7,500,000 25,00r),000 25,0Or),000 25,00r),000 25,00i),000 25,00 ),000 7,500,000 25,00 ),000 25,00 ),000 25,00 t,000 25,00 1,000

10 Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas lndonesia r,lomor : e /sk/r,'ull2014 Tanggal 1 April 2014 Tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1) Reguler Ta h u n Aka dem ik 2CL4 l20ts Halaman:2/3 Progra m StLrdi/Peminatan RINCIAN BIAYA PENDiDIKAN ITMU KOMPUTER Teknologi Perangkat Lunak Pengolahan lnformasi Multimeclia Arsitektur & lnfrastruktur Kecerdasa n KoFrPutasional sistem lnformasi Teknologi Informasi 7,500,000 Sistem Enterprise 7,5u0,000 2s.ooo, )oo -l I 25,000,100,spuo, [o.l 25,000,100 25,000, ,100 RUMPUN ILMU SOSIAL DAN!-IUMANIORA HUKUM -ifilrn" Hrkr. EKONOMI llmu Ekonomi I s,000,000 10,000,000 Ekonomi Moneter 10,000,000 Ekonomi lnternasional 10,000,000 Ekonomi lndustri 10,000,000 Ekonomi Publik 10, Ekonomi SDM & Ketenagakerjaan 5,000,00C 10, Ekonomi SDA & Lingkungan s,000,000 10, Ekonomi ReBional 10, Manajemen Manajemen Keuangan s,u00,00u Manajemen Pemasaran Manajem.n SDM llp 5.000,000 i0, ,000 0u0 RD 10, Manaiemen Operasi 5,0c0,000 10, Akuntansi 10, llmu Ekonomi lslam 10,000,000 5 Bisnis lslam 10,000,000 ILMU PENGETAHUAN BUDAYA 1 astra Arab RD 5,000,000 5,000,000 2 Sastra lndonesia Sastra Line u istik Ro 5.000,000 Filolosi 3 Sastra Daerah untuk Sastra,awa RO 5,000,000 4 Sastra Cina 5,0u0,000 5 Sastra Jepang 6 Sastra lnggris Pp 5,000, ,000 7 Sastra Perancis Rn Sastra Jerman 9 Sastra Rusi3 RD 5,000, Sastra Belanda 5,000,Q!! 1t Sastra Korea Fo 5,00C,000 L2 Arkeoloei Epl srafi Ro 5,000,000 sosial clan LinPkunsan I Bp _, 9p90,999- Pelestarian dan Pemanfaatan I no s,ooo,ooo 13 Ilmu Filiafat Filsafat Soslal Bo 5,000,000 Filsafat BudaVa Ffika.l"n Filsafat Manu fekran llmu Seiarah 5, ") DiLoIgt;u,tE Penerintoh, tlibebankon podo Anqgaron Bontuan opercsianol Perquruart Iinqgi lleqeti (8aPTN)! R I I no I np I I np s,00c,000 s,00c,000 s.00t.000 s,oo(,ooo s,oo(,ooo s,oo(,ooo spo( ^ooo s,oo(,ooo ioocpgq 5,00(,000 5,00(,000 5,00(),000 5,000,000 5,000,000 5,000,000

11 Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas lndonesia Tanggal l April 2014 Nomor: Ob61fr/sxla/Ul2ol4 Tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1) Reguler Ta hu n Al<a demik 2014 /2C15 Halaman:3/3 No 1 RINCIAN BIAYA PENDIDIKAN Keterangan Program StuCi/Peminatan BOP UP *) ) I 4 5 PSIKOLOGI _-1- L 1 l s,000,000 Psikologi ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK 1 llmu Komunikasi lurnalisme Komunil'asi Media Ro 5.000,000 10,000,r)00 10,000, )00 10,000, t00 ral RD 5.000,000 5,ooo,ooo RP Industri Kreatif PenYiaran 5,000,000 RD 10,000,100 2 l!mu Politik np----ropoo,oo0 Pol;iik POI;ilK dan Demokratisasi UgmoKfallsdsl di trl lndonesia lrluu'resr' I 10,000,00C Peibandingan oolitik Hp 5,000,000 3 llmu Administrasi Fi:kal 4 llmu Administrasi Negara 5 llmu Administrasi Niaga Keua nga r Pemasaran RP 5,000,000 Sumber DaVa Manusia Asu ra nsi 6 Sosiologi 7 Kriminologi Penegakan Hukum J urnalistrk s,000,000 Kejahatan Transnasional 5,00C,000 8 llmu Keseiahteraan Sosial 9 Antropologi Sosial 10 llmu Hubungan lnternasional Keamanan lnternasional s,000,000 Ekonomi Politik lnternasional Masyarakat Transnasional *)DitonqgungPemerintoh,dibebonkonpodoAnggoronBontuonoperosionolPergurUonTinggiNegeri(tsoPTN) 10,000,000 10,000,000 - lopoq0oo 10, Ro 10, Ro 10, , Ro 10,000,000 1O,OOo,OCO I lopoop-ool 10000,000-] 1oP00,o0ol 10,00C,000 -a 10,00C,000 10,00t,000 Ditetapkan di Pada Tanggal Ja ka rta l April 2014 Pj. Rektor Universitas lndonesia *o o.or. Dr. tr. Muha :E rutp rgsuooz61985t3

REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA

REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR : 236A/SK/R/UI/2009 TENTANG BIAYA PENDIDIKAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS INDONESIA TAHUN AKADEMIK 2009/2010 REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

oleh Sandi Aria Wakil Kepala Bidang Kajian BK MWA UI UM 2015

oleh Sandi Aria Wakil Kepala Bidang Kajian BK MWA UI UM 2015 UKT versus BOP-B oleh Sandi Aria Wakil Kepala Bidang Kajian BK MWA UI UM 2015 Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan salah satu sistem pembayaran biaya pendidikan di perguruan tinggi yang menggunakan konsep

Lebih terperinci

UNIVERSITAS AIRLANGGA

UNIVERSITAS AIRLANGGA UNIVERSITAS AIRLANGGA Kampus C Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. (031) 5914042, 5914043, 5912546, 5912564 Fax (031) 5981841 Website : http://www.unair.ac.id ; email : rektor@unair.ac.id PENGUMUMAN REKTOR

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2015 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

Media Partner. Sponsored by:

Media Partner. Sponsored by: Festival Kampus 2014 Beyond Your Limit Apa kamu puas hanya berdiam di suatu tempat? Bagi kamu, orang-orang hebat di masa depan, pemimpin masa depan bangsa, dan penerus cita-cita luhur. Kalian semua adalah

Lebih terperinci

KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU

KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN I II III IV V VI RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) RUMPUN ILMU TANAMAN RUMPUN ILMU HEWANI RUMPUN ILMU KEDOKTERAN RUMPUN ILMU KESEHATAN RUMPUN ILMU TEKNIK

Lebih terperinci

NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN BIDANG ILMU DALAM RUMPUN

NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN BIDANG ILMU DALAM RUMPUN NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2012 NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN RUMPUN KODE LEVEL RUMPUN

Lebih terperinci

Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU

Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU 100 MATEMATIKA DAN ILMU 1 PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 110 ILMU IPA 111 Fisika 11 Kimia 11 Biologi (dan Bioteknologi Umum) 114 Bidang Ipa Lain Yang Belum 10 MATEMATIKA 11 Matematika 1 Statistik 1 Ilmu Komputer

Lebih terperinci

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU ITENAS SPMB ITENAS TAHUN 2014

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU ITENAS SPMB ITENAS TAHUN 2014 SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA ARU ITENAS SPM ITENAS TAHUN 2014 SALAM ITENAS Selamat Datang Calon Mahasiswa aru Itenas Angkatan 2014. Kampus Itenas mengumumkan penyelenggaraan Seleksi Penerimaan Mahasiswa

Lebih terperinci

DAFTAR BIDANG ILMU. No. Kategori Bidang Ilmu. Filsafat Filsafat Lain yang Belum Tercantum Ilmu Religi dan Budaya

DAFTAR BIDANG ILMU. No. Kategori Bidang Ilmu. Filsafat Filsafat Lain yang Belum Tercantum Ilmu Religi dan Budaya DAFTAR BIDANG ILMU No. Kategori Bidang Ilmu 1 Agama Dan Filsafat - Ilmu Filsafat Filsafat Filsafat Lain yang Belum Tercantum Ilmu Religi dan Budaya 2 3 4 5 6 7 Agama dan Filsafat - Ilmu Pengetahuan Agama

Lebih terperinci

JUMLAH MAHASISWA UNIVERSITAS MULAWARMAN SEMESTER GANJIL 2010/2011

JUMLAH MAHASISWA UNIVERSITAS MULAWARMAN SEMESTER GANJIL 2010/2011 MAHASISWA UNIVERSITAS MULAWARMAN SEMESTER GANJIL 2010/2011 ANGKATAN FAKULTAS PROGRAM STUDI JJG STUDI KET MAHASISWA 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 TOTAL L P L P L P L P L P L P L P L P L P L +

Lebih terperinci

yang ditentukan oleh perguruan tinggi. perguruan tinggi. persyaratan yang ditentukan Universitas Jember.

yang ditentukan oleh perguruan tinggi. perguruan tinggi. persyaratan yang ditentukan Universitas Jember. Pada Tahun 2015, SNMPTN dilaksanakan melalui jalur Penelusuran Prestasi Akademik dengan menggunakan nilai rapor dan portofolio akademik sebagai dasar penerimaan mahasiswa baru. SNMPTN digunakan untuk menyeleksi

Lebih terperinci

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD Bahan Konferensi Pers UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD No. 55 Tahun 2013, Tanggal: 23 Mei 2013 Kementerian Pendidikan dan kebudayaan 27 Mei 2013 Daftar Isi 1 AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN

Lebih terperinci

CARA PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN

CARA PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN Bagi yang sudah dinyatakan diterima melalui Jalur PMDK 04/05, kewajiban keuangan mahasiswa dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Kewajiban keuangan mahasiswa

Lebih terperinci

CARA PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN

CARA PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN PEMBAYARAN KEWAJIBAN KEUANGAN Bagi yang sudah dinyatakan diterima melalui Ujian Saringan Masuk (USM) 2014/2015, pembayaran kewajiban keuangan mahasiswa dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Lebih terperinci

TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA

TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA A. JALUR MASUK MAHASISWA BARU Sistem rekrutmen mahasiswa baru UHT

Lebih terperinci

BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN

BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 1 PENGERTIAN Maret-2009 2 PP48/2008 Bantuan Biaya Pendidikan adalah dana pendidikan

Lebih terperinci

DAFTAR KODE DAN NAMA PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI ASAL (K46)

DAFTAR KODE DAN NAMA PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI ASAL (K46) DAFTAR KODE DAN NAMA PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI ASAL (K46) KODE NAMA PROGRAM STUDI JENJANG 11608 TEKNIK TRANSFUSI DARAH D1 20601 ELEKTRONIKA D1 20602 TELEKOMUNIKASI D1 20603 TEKNIK LISTRIK D1 21601

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR TAHUN 0 TENTANG TENAGA KEPENDIDIKAN TETAP NON PNS UNIVERSITAS BRAWIJAYA REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

TENTANG. University Governoncel, maka diperlukan pencatatan terhadap seluruh mata kuliah yang diselen8sarakan di Universitas Telkom secara tersistem;

TENTANG. University Governoncel, maka diperlukan pencatatan terhadap seluruh mata kuliah yang diselen8sarakan di Universitas Telkom secara tersistem; (EPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS TEIKOM NOMOR KR.q9l /A(D27lDAK/14 TENTANG PEDOMAN PENGKODEAN MATA KUIIAH DI UNIVERSITAS TELXOM I Universitas ll telkom REKTOR UNIVCRSITAS TELI(OM. Menimbang bahwa untuk implementasi

Lebih terperinci

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus.

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. 1. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan SPs-IPB (Formulir A), 2. Mengisi Formulir

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

Petunjuk PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE

Petunjuk PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE Petunjuk PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE Universitas Kanjuruhan Malang Tahun Akademik 2015/2016 A. Sekilas tentang Universitas Kanjuruhan Malang Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) merupakan perguruan

Lebih terperinci

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1i6 TAHUN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS MATARAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

perlu pengaturan tentang Penyelenggaraan Uji

perlu pengaturan tentang Penyelenggaraan Uji PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA DAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/Vrrr/PB l2or4 NOMOR 52 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN UJI KOMPETENSI MAHASISWA

Lebih terperinci

DAFTAR TARIF PEMBAYARAN MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA

DAFTAR TARIF PEMBAYARAN MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA DAFTAR TARIF PEMBAYARAN MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA 1. Tarif Non-UKT diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan 2012 dan sebelumnya 2. Tarif UKT (berdasarkan ) diperuntukkan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL STUDI LANJUT BAGI PNS DOSEN DALAM KAITANNYA DENGAN KENAIKAN JABATAN, KEPANGKATAN, SERTIFIKASI DOSEN DAN EVALUASI BEBAN KERJA DOSEN Oleh : Trisno Zuardi, SH., MM Kepala Bagian Mutasi Dosen KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

SURAT PERMOHONAN CALON PESERTA DIDIK MENGIKUTI JALUR PRESTASI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SURAT PERMOHONAN CALON PESERTA DIDIK MENGIKUTI JALUR PRESTASI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 FORM 1 Kepada Yth. Kepala SMA Negeri 2 Demak SURAT PERMOHONAN CALON PESERTA DIDIK MENGIKUTI JALUR PRESTASI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 c.q. Panitia PPDB Jalur Prestasi SMA Negeri 2 Demak Yang bertanda tangan

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 LATAR BELAKANG Program Insentif Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016

PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 ` PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA TAHUN 2015 PANDUAN PELAKSANAAN

Lebih terperinci

U IVERSITAS AIRLA GGA

U IVERSITAS AIRLA GGA U IVERSITAS AIRLA GGA Kampus C Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. (031) 5914042, 5914043, 5912546, 5912564 Fax (031) 5981841 Website : http://www.unair.ac.id ; e-mail : rektor@unair.ac.id SALI A PERATURA REKTOR

Lebih terperinci

Pelaksanaan Daftar Ulang

Pelaksanaan Daftar Ulang 1/6 1. Tujuan Memutakhirkan daftar nama mahasiswa yang terdaftar mengikuti proses belajar mengajar per mata kuliah selama satu semester sebelum semester dimulai. 2. Ruang Lingkup Pengajuan status, biaya

Lebih terperinci

: Pukul 08.30 12.00 Wita

: Pukul 08.30 12.00 Wita Kode Program Studi 1. Fakultas Hukum Kode 20 Program Studi Ilmu Hukum 2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kode 21 Program Studi Ilmu Pemerintahan Kode 22 Program Studi Ilmu Administrasi Negara (Konsentrasi

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR Nomor: 627/PRN/I1.3. AU lf 12013

PERATURAN REKTOR Nomor: 627/PRN/I1.3. AU lf 12013 UNIVE RSTTAS II,IUH AIiITADIYA H SU RA BAYA Fakultas Teknik - Fakultas Ekonomi - Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan Fakultas Agama lslam - Fakultas Hukum Fakultas llmu Kesehatan Jln. Sutorejo No.59

Lebih terperinci

Kata Pengantar. Jakarta, Desember 2011. Tim Penyusun

Kata Pengantar. Jakarta, Desember 2011. Tim Penyusun Kata Pengantar Dalam proses pembelajaran, penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai hasil belajar yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Oleh karena itu, guru wajib

Lebih terperinci

TABEL 1 KONVERSI BIDANG STUDI SECARA LANGSUNG

TABEL 1 KONVERSI BIDANG STUDI SECARA LANGSUNG TABEL 1 KONVERSI BIDANG STUDI SECARA LANGSUNG KODE BIDANG STUDI TAHUN 2007-2008 KODE BIDANG STUDI TAHUN 2009-2011 I II III IV TK/RA 1 Kelompok bermain 024 2 Guru Kelas TK 020 SD/MI 1 Matematika 047 2 PKn

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN SUMBANGAN MASYARAKAT BAGI PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

PERATURAN ORGANISASI IKATAN APOTEKER INDONESIA

PERATURAN ORGANISASI IKATAN APOTEKER INDONESIA PERATURAN ORGANISASI SURAT KEPUTUSAN NO: 001 /PO/PP-IAI/V/2010 TENTANG PERATURAN ORGANISASI TENTANG REGISTRASI ANGGOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA PENGURUS PUSAT, Menimbang : 1. Bahwa dengan ditetapkannya

Lebih terperinci

Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA)

Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA) Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA) Wilayah I 1. Universitas Syiah Kuala 111011 Pend. Dokter Hewan * 60 271 111025 Teknik Sipil 43 1900 111033 Teknik Mesin * 47 394

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS

MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG 2012 MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS Kode Dokumen : SOP-FT-TE-002 Revisi : 00 Tanggal : 12

Lebih terperinci

Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Bidikmisi Tahun Akademik 2015/2016

Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Bidikmisi Tahun Akademik 2015/2016 Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Tahun Akademik 2015/2016 Universitas Tanjungpura (Untan) menyediakan beasiswa penuh Outreaching Untan Program untuk tahun akademik 2015/2016

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai

BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai I. Persyaratan yang harus dipenuhi Ya Tdk (diisi petugas

Lebih terperinci

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA BAB 3 I. PROSEDUR PELAYANAN 3.1 Registrasi Mahasiswa Baru BARU Membayar di Bank BNI/Bank Jatim/ Keuangan UMM dengan Menunjukkan Kartu Test RUANG FOTO CETAK KARTU ASLI Syarat Menyerahkan Blangko Validasi

Lebih terperinci

Universitas Nusa Cendana

Universitas Nusa Cendana 1. TUJUAN Menjamin tata cara pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru secara terstandar di semua unit pelaksana dari tingkat universitas sampai program studi (prodi) didukung sistem manajemen yang terpadu.

Lebih terperinci

STATUTA ITB BH BEBERAPA PERATURAN ITB YANG PERLU DISIAPKAN BERKAITAN DENGAN BAB VII STATUTA ITB

STATUTA ITB BH BEBERAPA PERATURAN ITB YANG PERLU DISIAPKAN BERKAITAN DENGAN BAB VII STATUTA ITB STATUTA ITB BH BAB VII BENTUK DAN TATA CARA PENETAPAN PERATURAN Pasal 50 (1) Selain berlaku peraturan perundang-undangan, berlaku peraturan internal ITB. (2) Peraturan internal ITB sebagaimana dimaksud

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG IKATAN DINAS BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LULUSAN PROGRAM DIPLOMA BIDANG KEUANGAN DAN

Lebih terperinci

Semua informasi pada presentasi ini ada di dalam Academic Guidebook 2012-2017

Semua informasi pada presentasi ini ada di dalam Academic Guidebook 2012-2017 Selamat Datang Mahasiswa Terbaik di Indonesia Calon Pemimpin Bangsa! Faculty of Engineering Universitas Indonesia Depok, 23 August 2013 Sistem Pendidikan FTUI Sistem Pendidikan FTUI Semua informasi pada

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU STT-PLN TAHUN AKADEMIK 2015/2016 MENARA PLN JL. LINGKAR LUAR BARAT DURI KOSAMBI CENGKARENG JAKARTA BARAT 11750

BUKU PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU STT-PLN TAHUN AKADEMIK 2015/2016 MENARA PLN JL. LINGKAR LUAR BARAT DURI KOSAMBI CENGKARENG JAKARTA BARAT 11750 BUKU PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU STT-PLN TAHUN AKADEMIK 2015/2016 MENARA PLN JL. LINGKAR LUAR BARAT DURI KOSAMBI CENGKARENG JAKARTA BARAT 11750 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG PENGANGKATAN DOSEN TETAP NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN DOSEN TETAP PADA PERGURUAN

Lebih terperinci

: Struktur Organ Pengelola ITB sebagaimana tercantum pada Lampiran I Keputusan ini.

: Struktur Organ Pengelola ITB sebagaimana tercantum pada Lampiran I Keputusan ini. KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG NOMOR : 046/SK/K01/OT/2010 TENTANG STRUKTUR ORGAN PENGELOLA ITB REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Membaca : Surat Ketua Majelis Wali Amanat ITB Nomor 007/K01-MWA/2010

Lebih terperinci

Panduan Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

Panduan Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Panduan Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Daftar Isi HAL - HAL YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PENDAFTAR:... 1 LAMAN UTAMA http://smb.polban.ac.id... 3 Laman

Lebih terperinci

Dalam rangka memacu semangat belajar mahasiswa baik akademik maupun non

Dalam rangka memacu semangat belajar mahasiswa baik akademik maupun non JL D r. Clptomsngunkusumo No. E2 A Ponorogo Telp. (0352) 161 792 - Fax- 162819 l /e bsite : \.rwr. oklvry)e mkabponorogo. ac. id Email : Kepada : Yth. Seluruh Mahasiswa Tingkat I, ll dan Ill Akper Pemkab.

Lebih terperinci

PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI

PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN YOGYAKARTA, 22-23 JUNI 2012 DASAR PELAKSANAAN PENATAAN AKUN PENERIMAAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 17/3/PBI/2015 TENTANG KEWAJIBAN PENGGUNAAN RUPIAH DI WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 17/3/PBI/2015 TENTANG KEWAJIBAN PENGGUNAAN RUPIAH DI WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 17/3/PBI/2015 TENTANG KEWAJIBAN PENGGUNAAN RUPIAH DI WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang : a.

Lebih terperinci

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015 INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015 LANDASAN HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi 2. Peraturan Pemerintah Republik

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2013/2014

PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2013/2014 PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2013/2014 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2013 KATA PENGANTAR Penerbitan Buku Pedoman

Lebih terperinci

a. bahwa memperhatikan laporan Sidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis periode 12 Maret 2014;

a. bahwa memperhatikan laporan Sidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis periode 12 Maret 2014; NOMOR : KR. lo] laxo*1eaa,t.o1rt PROGRAM STUDI SARIANA DAN PROGRAM STUDI PASCASARJANA FAI(UTTAS EKONOMI DAN EISNIS UNIVERSITAS TEtl(OM PERIODE 12 MARET 2014 REI(TOR UNIVERSITAS TETKOM Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi

Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi Pedoman Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi Untuk jenjang Pascasarjana Direktorat Pembelajran dan Kemahasiswaan 14 1 Latar Belakang Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak

Lebih terperinci

JUMLAH MAHASISWA TERDAFTAR FAKULTAS/PROGRAM DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA TAHUN 2008 s.d. 2012 (SEMESTER GANJIL)

JUMLAH MAHASISWA TERDAFTAR FAKULTAS/PROGRAM DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA TAHUN 2008 s.d. 2012 (SEMESTER GANJIL) JUMLAH MAHASISWA TERDAFTAR /PROGRAM DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2008 s.d. 2012 (SEMESTER GANJIL) NO. PROGRAM S1 KAMPUS INDRALAYA 1 EKONOMI 1 Manajemen S.1 265 127 392 216 194 410 271 182 453

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN

Lebih terperinci

Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015. Tenaga Kependidikan. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015. Tenaga Kependidikan. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015 Tenaga Kependidikan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi I. PENDAHULUAN Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi,

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

A. PROGRAM SELEKSI JALUR PMDP UMUM DAN PMDP GAKIN

A. PROGRAM SELEKSI JALUR PMDP UMUM DAN PMDP GAKIN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU JALUR PENELUSURAN MINAT DAN PRESTASI (PMDP) UMUM DAN DARI KELUARGA MISKIN (GAKIN) PROGRAM DIPLOMA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2015 / 2016 Memasuki

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2015 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015 SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015 JALUR IKATAN DINAS & TUGAS BELAJAR INSTANSI NON BPS Pengantar... 2 Ketentuan Jalur Ikatan Dinas... 3 Ketentuan Jalur Tugas

Lebih terperinci

Me&rySry1mgi PexKffiK*ciam

Me&rySry1mgi PexKffiK*ciam Me&rySry1mgi PexKffiK*ciam ;1' j5='.3;-;-, ;;gi=--:;:i; = ;:;li 'Ji+ +i + =.=,. r'.!t: ;-"- -'' i.. ',i.. -:,. = E;,,,,...i.- i:,.: - :L : =: :::a:.a,. := i+ ; :..: :::-.,. E.tit,::; :r,:i :::j: :::...>

Lebih terperinci

FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER

FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER NOMOR PENDAFTARAN : Pas Foto 3 x 4 FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER I. DATA PRIBADI Nama Lengkap (dengan gelas S1) NIP/NIPY : /. Agama Jenis Kelamin : Pria Wanita Status Perkawinan : Kawin Belum Kawin

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA Menimbang : a. Bahwa untuk dapat berperan sebagai kekuatan moral yang

Lebih terperinci

Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru

Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru 名 古 屋 経 営 会 計 専 門 学 校 Akademi Manajemen dan Akuntansi Nagoya Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru April, Oktober Tahun 2013 April, Oktober Tahun 2014 1 Kualifikasi Pelamar 2 Kapasitas

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN. Distribusi Matakuliah Tiap Semester Disusun Sebagai Berikut:

KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN. Distribusi Matakuliah Tiap Semester Disusun Sebagai Berikut: KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN Program Studi (Prodi) Strata Satu (S1) Manajemen ABFI Institute Perbanas memiliki Kurikulum yang berbasis kompetensi dan disesuaikan dengan perkembangan dunia industri,

Lebih terperinci

PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI. Dedi Mulyasana

PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI. Dedi Mulyasana PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI Dedi Mulyasana PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana,

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN TENAGA AHLIDAN STAF ADMINISTRASI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Pedoman Pelayanan Program Penyangga Kesehatan Mahasiswa (PPKM) INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Pedoman Pelayanan Program Penyangga Kesehatan Mahasiswa (PPKM) INSTITUT PERTANIAN BOGOR Pedoman Pelayanan Program Penyangga Kesehatan Mahasiswa (PPKM) INSTITUT PERTANIAN BOGOR I P e d o m a n P P K M I n s t i t u t P e r t a n i a n B o g o r I. LATAR BELAKANG Mahasiswa Indonesia sebagai

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN GURU BESAR DAN PENGANGKATAN GURU BESAR EMERITUS DENGAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa keinsinyuran merupakan kegiatan penggunaan

Lebih terperinci

Program Beasiswa Erasmus Lifelong Learning Programme

Program Beasiswa Erasmus Lifelong Learning Programme Program Beasiswa Erasmus Lifelong Learning Programme Program Erasmus (EuRopean Community Action Scheme for the Mobility of University Students) atau Erasmus Project adalah program pertukaran pelajar di

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.09/MEN/2011 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2014 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN

PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA MAHASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jl. Pemuda No. 134 -

Lebih terperinci

UBL PANDUAN PEMBAYARAN

UBL PANDUAN PEMBAYARAN UBL PANDUAN PEMBAYARAN Direktorat bidang Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur 2012 1 Panduan Pembayaran dengan Menggunakan Layanan Host to Host (H2H) Universitas Budi Luhur dengan Bank Mandiri 1.

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASIBIROKRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASIBIROKRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASIBIROKRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 2\

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2014/2015

BUKU PANDUAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2014/2015 BUKU PANDUAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2014/2015 A. MEKANISME PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 1. PENDAFTARAN (REGISTRASI) CALON PESERTA DIDIK BARU (PDB) a. Waktu Pendaftaran, Tes

Lebih terperinci

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Asep Sjafrudin, S.Si, M.Si Madrasah Aliyah sebagai bagian dari jenjang pendidikan tingkat menengah memerlukan upaya pengendalian,

Lebih terperinci

JENIS-JENIS JABATAN FUNGSIONAL GURU

JENIS-JENIS JABATAN FUNGSIONAL GURU JENIS-JENIS JABATAN FUNGSIONAL GURU NO Urut JENIS GURU KUALIFIKASI PENDIDIKAN 1 Guru Taman Kanak-Kanak 2 Guru Kelas Taman Kanak Sekolah Dasar 3 Guru Agama Islam 4 Guru Agama Kristen 5 Guru Agama Katolik

Lebih terperinci

YAYASAN PAWIYATAN GtTA PATRIA,

YAYASAN PAWIYATAN GtTA PATRIA, Jl. Arief Rachman Hakim No. 51 Surabaya - 60117 Telp. (031) 5946404, :)935578 Fax. : (031) 5931213 http://www.narotama.ac.i i Email : ypgp@narotama.ac.id K E P U T USJ N Nomor: 142/ KPTS/YPGP/()3/Xn/2014

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PMK.02/2015 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PMK.02/2015 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PMK.02/2015 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN DAN PEMANFAATAN INSENTIF ATAS PENCAPAIAN KINERJA DI BIDANG CUKAI

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi,

Lebih terperinci

PANDUAN MENGGUNAKAN SI PMB UNIVERSITAS SURAKARTA UNTUK PENDAFTAR

PANDUAN MENGGUNAKAN SI PMB UNIVERSITAS SURAKARTA UNTUK PENDAFTAR PANDUAN MENGGUNAKAN SI PMB UNIVERSITAS SURAKARTA UNTUK PENDAFTAR 2015 DIAGRAM ALUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SURAKARTA Mahasiswa Administrasi PMB UNIVERSITAS SURAKARTA BANK TRANSFER Mahasiswa

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG PENETAPAN INPASSING PANGKAT DOSEN BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG TELAH MENDUDUKI JABATAN AKADEMIK PADA PERGURUAN TINGGI

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABIJPATBN I(ARANGANYAR '..

PERATURAN DAERAH KABIJPATBN I(ARANGANYAR '.. \W PERATURAN DAERAH KABIJPATBN I(ARANGANYAR '.. a. NSMOR t5.rahrjn 9 OOa TEN'fANG PERUBAF{AN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPA'TEN D.AEFT.AH 1!'NGKAT II KARANGANYI\R NOMOR 16 TAHUN 1998 TEIVTANG RETRIBUSI TEMPAT

Lebih terperinci