PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) S K R I P S I.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) S K R I P S I."

Transkripsi

1 PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) S K R I P S I Oleh : EIA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM PURWOKERTO 2013

2 PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) Oleh: EIA SKRIPSI Untuk memenuhi salah satu persyaratan Memperoleh gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM PURWOKERTO 2013 ii

3 SKRIPSI PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) Oleh: EIA Untuk memenuhi salah satu persyaratan Memperoleh gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Diterima dan disahkan Pada tanggal Para penguji/pembimbing/ Penguji I/ Pembimbing I Penguji II/ Pembimbing II Penguji III Satrio Saptohadi, SH. MH NIP Tenang Haryanto, S.H. M.H. NIP Mengetahui, Dekan H.A. Komari, SH., M.Hum. NIP Dr. Angkasa, S.H., M.Hum. NIP iii

4 PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NIM : : EIA Program Studi : Ilmu Hukum Judul Skripsi : PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi ini benar-benar merupakan hasil karya saya, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya aku sebagai tulisan atau pikiran saya, kecuali yang tersebut di dalam daftar pustaka. Apabila di kemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa skripsi ini hasil jiplakan, atas perbuatan tersebut maka saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Purwokerto, Februari 2013 Yang membuat pernyataan NIM. EIA iv

5 ABSTRAK PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik) Oleh : EIA Pembubaran partai politik melalui putusan Mahkamah Konstitusi bukan hanya berakibat hukum pada ketidakikutan partai politik tersebut sebagai peserta pemilihan umum, tetapi lebih jauh lagi adalah pembatalan terhadap status badan hukum partai politik tersebut dan harus diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hukum pemohon dalam pembubaran partai politik dan akibat hukum pembubaran partai politik. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dengan spesifikasi penelitian deskriptif, Sumber bahan hukum berasal dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dikumpulkan dengan cara identifikasi kemudian inventarisasi terhadap peraturan perundang-undangan dan buku kepustakaan dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedudukan hukum (legal standing) atau pihak yang diberikan hak sebagai pemohon dalam pembubaran partai politik adalah Pemerintah yang dapat diwakili oleh Jaksa Agung dan/atau Menteri yang ditugasi oleh Presiden untuk itu. Kedudukan hukum pemohon dalam permohonan pembubaran partai politik tersebut adalah hak dan kewenangan konstitusional yang diberikan oleh undang-undang. Pemberian hak mengajukan permohonan pembubaran partai politik atau kedudukan hukum (legal standing) hanya kepada pemerintah adalah untuk mencegah terjadinya saling menuntut pembubaran di antara partai politik yang ada. Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik jo. UU No. 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik ternyata tidak mengatur mengenai akibat hukum dari pembubaran partai politik. Hal ini menyebabkan kekosongan hukum ketika nantinya terdapat partai politik yang dibubarkan melalui putusan Mahkamah Konstitusi, yaitu bahwa bagaimana kedudukan dari anggota MPR, DPR, dan DPRD yang diusung oleh partai politik yang telah dibubarkan dan bagaimana pula terhadap utang maupun semua kewajiban perdata yang menjadi tanggungan partai politik tersebut. Kokosongan hukum ini tidak bisa diatur melalui Peraturan Mahkamah Konstitusi sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal 10 ayat (2) Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 12 Tahun 2008, karena Mahkamah Konstitusi tidak memiliki kekusaan legislasi. Kata kunci: kedudukan hukum, akibat hukum, pembubaran, partai politik v

6 ABSTRACT THE DISMISSAL OF POLITICAL PARTY (The juridical review of the law position of requester and the impact of law in the dismissal of politic party) By: EIA The dismissal of politic party through the decision of Constitutional Court is not only to give impact to the law in being not participated in the politic party as the contestant of public election, but further is the cancelation to the status law of politic party and it must be announced in the State News of Republic of Indonesia. Thus, this research aims to find out the law position of requester in dismissal of politic party and the impact the dismissal of politic party. The method of approach in this research is the approach of statute approach with the specification of descriptive research, source of material law come from the material of primary law and secondary law that collected by identification then inventoried to the regulation of ordinance and literature book and analyzed to by using method of qualitative normative. Based on the result of research it can be concluded that legal standing or side which is given the right as the requester in the dismissal of politic party it is the government that can be represented by attorney general and/or ministry that has been given the duty by president to do it. The law position of requester in the request of dismissal of politic party it is the right and authority of constitution that has been given by the ordinance. The giving of right to propose the request of the dismissal of politic party proposition of law (legal standing) only to the government is to prevent the action to sue the dismissal among the politic party. Based The Law Number 2, 2008 juncto The Law Number 2, 2011 about the politic party there is not regulated about the impact of law from the dismissal of politic party. It causes the emptiness of law when later there is the politic party that has been dismissed through the decision of Constitutional Court that the position of the member of People s Consultative Assembly, House of Representative, and Regional House of Representative that are supported by politic party that have been dismissed and what about the debt or all the civil obligation that become the responsibility of politic party. The emptiness of this law is not regulated through the Regulation of Constitutional Court as determined in the Article 10 section (2) The Regulation of Constitutional Court Number 12, 2008, because the Constitutional Court does not has the legislation authority. Keywords: legal standing, dismissal, political party vi

7 KATA PENGANTAR Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat- Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: PEMBUBARAN PARTAI POLITIK (Kajian Yuridis Terhadap Kedudukan Hukum Pemohon dan Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik). Proses penyelesaian skripsi ini mendapat dukungan, bimbingan, dan petunjuk serta kerjasama dari berbagai pihak, oleh karena itu dalam kesempatan ini, dengan penuh rasa hormat penyusun ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. Bapak Dr. Angkasa, S.H.M.Hum., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. 2. Bapak Satrio Saptohadi, S.H. M.H., selaku Dosen Pembimbing I/Penguji I, yang memberi motivasi dalam menyelesaikan skripsi ini. 3. Bapak Tenang Haryanto, S.H. M.H., selaku Dosen Pembimbing II/Penguji II, yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan pengarahan sehingga terselesaikannya penyusunan skripsi ini. 4. Bapak H.A. Komari, SH., M.Hum. selaku Dosen Penguji III yang telah memberikan motivasi dan perbaikan demi sempurnanya skripsi ini.. 5. Segenap Dosen dan civitas akademika Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto. 6. Bapak/Ibu, beserta keluarga besarku tercinta yang telah memberikan dukungan hingga studi ini dapat selesai. 7. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah membantu penyusun dalam menyelesaikan skripsi ini. vii

8 Penyusun menyadari, bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, karena itu kritik dan saran guna penyempurnaan skripsi ini sangat penyusun harapkan. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi pengembangan Ilmu Hukum. Aamiin. Purwokerto, Februari 2013 Penyusun viii

9 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL DEPAN... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... i ii iii iv v vi vii ix BAB I. PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Perumusan Masalah... 8 C. Tujuan Penelitian... 8 D. Kegunaan Penelitian... 9 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. Demokrasi dan Kebebasan Berserikat B. Partai Politik Pengertian Partai Politik Partai Politik Sebagai Badan Hukum Fungsi Partai Politik Perkembangan Partai Politik di Indonesia C. Sistem Kepartaian Sistem Satu Partai Sistem Dua Partai Sstem Multi Partai ix

10 BAB III. METODE PENELITIAN A. Metode Pendekatan B. Spesifikasi Penelitian C. Sumber Bahan Hukum D. Metode Pengumpulan Bahan Hukum E. Metode Analisis Bahan Hukum BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pembubaran partai politik a. Membubarkan diri atas keputusan sendiri b. Menggabungkan diri dengan partai politik lain c. Dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi d. Hukum acara dalam pembubaran partai politik ) Tata cara mengajukan permohonan ) Registrasi perkara dan penjadwalan sidang ) Persidangan ) Rapat permusyawaratan hakim ) Putusan Kedudukan hukum pemohon dalam pembubaran partai politik a. Kedudukan hukum pemohon dalam pembubaran partai politik berdasarkan UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi b. Kedudukan hukum pemohon dalam pembubaran partai politik berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 12 Tahun 2008 tentang Prosedur Beracara Dalam Pembubaran Partai Politik Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik x

11 B. Pembahasan Kedudukan hukum pemohon dalam pembubaran partai politik Akibat Hukum Pembubaran Partai Politik BAB V. PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA xi

TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA-SAMA MELAKUKAN PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN

TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA-SAMA MELAKUKAN PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA-SAMA MELAKUKAN PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Studi Penerapan Pasal 80 Ayat (3) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Pengadilan

Lebih terperinci

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENGANGKATAN SEKRETARIS DPRD BERDASARKAN UNDANG- UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2009 TENTANG MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN

Lebih terperinci

PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENELITIAN KEMASYARAKATAN DALAM PENJATUHAN PIDANA TERHADAP ANAK

PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENELITIAN KEMASYARAKATAN DALAM PENJATUHAN PIDANA TERHADAP ANAK PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENELITIAN KEMASYARAKATAN DALAM PENJATUHAN PIDANA TERHADAP ANAK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta No. : 255/Pid.Sus/2011/PN.YK.) S K R I P S I Oleh: YOHANES BOYKE

Lebih terperinci

PERGESERAN KEWENANGAN LEMBAGA NEGARA SETELAH AMANDEMEN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (Studi Terhadap Majelis Permusyawaratan Rakyat)

PERGESERAN KEWENANGAN LEMBAGA NEGARA SETELAH AMANDEMEN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (Studi Terhadap Majelis Permusyawaratan Rakyat) PERGESERAN KEWENANGAN LEMBAGA NEGARA SETELAH AMANDEMEN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (Studi Terhadap Majelis Permusyawaratan Rakyat) Disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh Gelar Sarjana Hukum

Lebih terperinci

Oleh: UUN NUR YAHYA E1A008286

Oleh: UUN NUR YAHYA E1A008286 PERUBAHAN TATA URUTAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (Studi Terhadap Perubahan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan) S K R I P S I Oleh : UUN NUR YAHYA E1A008286

Lebih terperinci

Oleh: ARLANSYAH RIZKA ZEN E1A Untuk Memenuhi Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

Oleh: ARLANSYAH RIZKA ZEN E1A Untuk Memenuhi Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI KEWENANGAN PENDIDIKAN TINGGI DALAM MELAKUKAN KERJASAMA ANTARLEMBAGA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI Oleh: ARLANSYAH RIZKA ZEN E1A006147

Lebih terperinci

PENOLAKAN PRAPERADILAN TENTANG PENANGKAPAN DAN PENAHANAN DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR

PENOLAKAN PRAPERADILAN TENTANG PENANGKAPAN DAN PENAHANAN DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR PENOLAKAN PRAPERADILAN TENTANG PENANGKAPAN DAN PENAHANAN DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Nomor : 01/Pid.Pra/2011/PN.Pwt.) S K R I P S I Diajukan Untuk

Lebih terperinci

KAJIAN YURIDIS PEREDARAN MATA UANG ASING DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA DAN MALAYSIA

KAJIAN YURIDIS PEREDARAN MATA UANG ASING DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA DAN MALAYSIA KAJIAN YURIDIS PEREDARAN MATA UANG ASING DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA DAN MALAYSIA Disusun Oleh : SIGAP DHARMA APRIDHIKA E1A008014 SKRIPSI Untuk memenuhi salah satu pra-syarat memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

TANGGUNG JAWAB PIHAK BANK ATAS KESALAHAN SISTEM KOMPUTERISASI KARTU ATM PADA BANK MANDIRI DITINJAU DARI KETENTUAN PERLINDUNGAN NASABAH

TANGGUNG JAWAB PIHAK BANK ATAS KESALAHAN SISTEM KOMPUTERISASI KARTU ATM PADA BANK MANDIRI DITINJAU DARI KETENTUAN PERLINDUNGAN NASABAH TANGGUNG JAWAB PIHAK BANK ATAS KESALAHAN SISTEM KOMPUTERISASI KARTU ATM PADA BANK MANDIRI DITINJAU DARI KETENTUAN PERLINDUNGAN NASABAH SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar

Lebih terperinci

TINDAK PIDANA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN SECARA BERLANJUT

TINDAK PIDANA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN SECARA BERLANJUT TINDAK PIDANA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN SECARA BERLANJUT (Studi Kasus Pada Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto No. 03/Pid.Sus/2012/PN. PWT) S K R I P S I Oleh: GALIH RAKASIWI

Lebih terperinci

SAKSI DE AUDITU DALAM PERMOHONAN ITSBAT NIKAH. (Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapan Nomor 17/Pdt.P/2011/PA.Solok) SKRIPSI. Oleh: WIDODO ANGGUN THAARIQ

SAKSI DE AUDITU DALAM PERMOHONAN ITSBAT NIKAH. (Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapan Nomor 17/Pdt.P/2011/PA.Solok) SKRIPSI. Oleh: WIDODO ANGGUN THAARIQ SAKSI DE AUDITU DALAM PERMOHONAN ITSBAT NIKAH (Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapan Nomor 17/Pdt.P/2011/PA.Solok) SKRIPSI Oleh: WIDODO ANGGUN THAARIQ E1A007144 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS

Lebih terperinci

MEKANISME, WEWENANG, DAN AKIBAT HUKUM PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA TESIS

MEKANISME, WEWENANG, DAN AKIBAT HUKUM PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA TESIS MEKANISME, WEWENANG, DAN AKIBAT HUKUM PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA TESIS WIWIK BUDI WASITO NPM. 0606006854 UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS HUKUM PROGRAM

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : HANIF DWI ARTANTO E1A005025

SKRIPSI. Oleh : HANIF DWI ARTANTO E1A005025 i UPAYA ADMINISTRATIF TERHADAP KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 14899/KEP/BV/14004/09 TENTANG PEMBERHENTIAN DENGAN HORMAT ABDURROCHMAN SEBAGAI PANITERA PENGGANTI PENGADILAN AGAMA KEBUMEN

Lebih terperinci

FUNGSI PARTAI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK BERDASARKAN UU NO.2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK

FUNGSI PARTAI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK BERDASARKAN UU NO.2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK SKRIPSI FUNGSI PARTAI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK BERDASARKAN UU NO.2 TAHUN 2011 TENTANG PARTAI POLITIK ( Studi di Kabupaten Banyumas ) Oleh : ARIA RANGGA ANDIKA E1A008119 KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PENGAJUAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) DI KABUPATEN KEBUMEN SKRIPSI. Disusun oleh : NURUL DWI HASTUTI E1A008217

PENGAJUAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) DI KABUPATEN KEBUMEN SKRIPSI. Disusun oleh : NURUL DWI HASTUTI E1A008217 PENGAJUAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) DI KABUPATEN KEBUMEN SKRIPSI Disusun oleh : NURUL DWI HASTUTI E1A008217 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI ASAS AMAN DALAM PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH KARENA WARISAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA

IMPLEMENTASI ASAS AMAN DALAM PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH KARENA WARISAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA IMPLEMENTASI ASAS AMAN DALAM PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH KARENA WARISAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA PENULISAN HUKUM (SKRIPSI) Diajukan dan Disusun Untuk Melengkapi Sebagian Persyaratan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM PURWOKERTO

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM PURWOKERTO KEWENANGAN SEKRETARIS DAERAH DALAM PEMBINAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH SKRIPSI Oleh : E1A006319 Untuk memenuhi salah satu persyaratan Memperoleh

Lebih terperinci

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENERAPAN PERATURAN PRESIDEN NO.73 TAHUN 2010 TENTANG TUNJANGAN KINERJA (REMUNERASI) PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA Oleh: LINA DWI MARTHANI

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman KEKUATAN PEMBUKTIAN ALAT BUKTI KETERANGAN TERDAKWA DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI BERLANJUT (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor:132/Pid.Sus/2010/PN. Pwt.) SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi

Lebih terperinci

TELAAH NORMATIF PASAL 138 AYAT (2) KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA TENTANG PENGEMBALIAN BERKAS PERKARA DARI PENUNTUT UMUM KEPADA PENYIDIK

TELAAH NORMATIF PASAL 138 AYAT (2) KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA TENTANG PENGEMBALIAN BERKAS PERKARA DARI PENUNTUT UMUM KEPADA PENYIDIK TELAAH NORMATIF PASAL 138 AYAT (2) KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA TENTANG PENGEMBALIAN BERKAS PERKARA DARI PENUNTUT UMUM KEPADA PENYIDIK SKRIPSI Disusun dan Diajukan Untuk Melengkapi Sebagian Persyaratan

Lebih terperinci

TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DENGAN RENCANA LEBIH DULU SECARA BERSAMA-SAMA. (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 180/Pid.B/2011/PN.

TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DENGAN RENCANA LEBIH DULU SECARA BERSAMA-SAMA. (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 180/Pid.B/2011/PN. TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DENGAN RENCANA LEBIH DULU SECARA BERSAMA-SAMA (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 180/Pid.B/2011/PN.Pwt) S K R I P S I Oleh : MOHAMAD RIANSYAH SUGORO E1E004146 KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PURWOKERTO NOMOR :183/Pid.B/2011/PN.PWT.) Oleh: PRADITYA BUDI ENDRI YANTO

Lebih terperinci

Oleh SIGIT PRIAMBODO E1A008234. Disusun untuk meraih gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

Oleh SIGIT PRIAMBODO E1A008234. Disusun untuk meraih gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman LEMBARAN PENGESAHAN SKRIPSI PENCEMARAN NAMA BAIK TERHADAP BADAN HUKUM MELALUI MEDIA MASSA SEBAGAI DELIK ADUAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 183 K/PID/2010) Oleh SIGIT PRIAMBODO

Lebih terperinci

KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI PADA SENGKETA HASIL PEMILIHAN KEPALA DAERAH

KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI PADA SENGKETA HASIL PEMILIHAN KEPALA DAERAH KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI PADA SENGKETA HASIL PEMILIHAN KEPALA DAERAH ABSTRACT: Oleh : Putu Tantry Octaviani I Gusti Ngurah Parikesit Widiatedja Bagian Hukum Pemerintahan Fakultas Hukum Universitas

Lebih terperinci

PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA SINOMWIDODO TENTANG PENGANGKATAN KEPALA URUSAN KEUANGAN DESA SINOMWIDODO, KECAMATAN TAMBAKKROMO, KABUPATEN PATI

PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA SINOMWIDODO TENTANG PENGANGKATAN KEPALA URUSAN KEUANGAN DESA SINOMWIDODO, KECAMATAN TAMBAKKROMO, KABUPATEN PATI PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA SINOMWIDODO TENTANG PENGANGKATAN KEPALA URUSAN KEUANGAN DESA SINOMWIDODO, KECAMATAN TAMBAKKROMO, KABUPATEN PATI (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PTUN Semarang Nomor:

Lebih terperinci

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN CEK DAN BILYET GIRO SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN GIRAL DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN CEK DAN BILYET GIRO SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN GIRAL DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN CEK DAN BILYET GIRO SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN GIRAL DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk. Cabang PURWOKERTO SKRIPSI Oleh : ROSDIANA RAHMAWATI MASITA E1A007217 KEMENTERIAN

Lebih terperinci

TESIS LEGAL STANDING JAKSA PENGACARA NEGARA DALAM PELAKSANAAN PASAL 26 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

TESIS LEGAL STANDING JAKSA PENGACARA NEGARA DALAM PELAKSANAAN PASAL 26 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN TESIS LEGAL STANDING JAKSA PENGACARA NEGARA DALAM PELAKSANAAN PASAL 26 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN Oleh : RAKHMAWATI UTAMI, SH. NIM: 031314153001 PROGRAM MAGISTER ILMU

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keyword : Legal status, Applicant, Disputed Elections of Regional Heads, Constitutional Court ABSTRAK

ABSTRACT. Keyword : Legal status, Applicant, Disputed Elections of Regional Heads, Constitutional Court ABSTRAK KEDUDUKAN HUKUM (LEGAL STANDING) PEMOHON DALAM SENGKETA HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DI MAHKAMAH KONSTITUSI Oleh : Ni Nyoman Wahyuni Bagian Hukum Acara Fakultas Hukum Universitas Udayana ABSTRACT

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) TINJAUAN HUKUM MENGENAI TRANSAKSI JUAL-BELI MELALUI SITUS BELANJA ONLINE (ONLINE SHOP) MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Penulisan

Lebih terperinci

SKRIPSI RAHMAT MAULANA WINATA NIM : 07071019065

SKRIPSI RAHMAT MAULANA WINATA NIM : 07071019065 SKRIPSI KAJIAN YURIDIS NETRALITAS HAK PILIH POLISI REPUBLIK INDONESIA DALAM PEMILIHAN UMUM MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN

Lebih terperinci

Abigail Allo Karangan

Abigail Allo Karangan TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB BADAN USAHA DALAM PELAKSANAAN KEWAJIBAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA Abigail Allo Karangan 0987006 ABSTRAK Perkembangan

Lebih terperinci

PenulisanHukum (Skripsi)

PenulisanHukum (Skripsi) KOMPETENSI ABSOLUT PERADILAN AGAMA DALAM MENGADILI PERKARA YANG DI DALAMNYA TERDAPAT SENGKETA HAK MILIK DIKAITKAN DENGAN ASAS PERSONALITAS KEISLAMAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 001-SKM/MA/2015)

Lebih terperinci

PENERAPAN PIDANA BERSYARAT DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2591K/PID.SUS./2011)

PENERAPAN PIDANA BERSYARAT DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2591K/PID.SUS./2011) PENERAPAN PIDANA BERSYARAT DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2591K/PID.SUS./2011) Penulisan Hukum (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan Guna

Lebih terperinci

ANALISIS YURIDIS KEBEBASAN BERSERIKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PARTAI POLITIK

ANALISIS YURIDIS KEBEBASAN BERSERIKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PARTAI POLITIK ANALISIS YURIDIS KEBEBASAN BERSERIKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PARTAI POLITIK Oleh : Made Dian Supraptini Pembimbing : I Gusti Ayu Puspawati Program Kekhususan: Hukum Pemerintahan, Universitas Udayana

Lebih terperinci

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI

PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI PENGESAHAN ISI DAN FORMAT SKRIPSI KEBIJAKAN PEMBERIAN UANG DUKA WAFAT KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS Oleh: OKA WAHYU SETIYA ADI E1A006175 Untuk Memenuhi Satu Persyaratan Memperoleh

Lebih terperinci

KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI NGANJUK NOMOR: 375/PID.SUS-ANAK/2013/P NJK)

KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI NGANJUK NOMOR: 375/PID.SUS-ANAK/2013/P NJK) KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI NGANJUK NOMOR: 375/PID.SUS-ANAK/2013/P NJK) SKRIPSI Disusun dan Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) TINJAUAN YURIDIS KESALAHAN PENERAPAN HUKUM PEMBUKTIAN OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM KEJAKSAAN NEGERI TARUTUNG DALAM PERKARA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus dalam

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENDAFTARAN MEREK DAGANG YANG BERSIFAT KETERANGAN BARANG (DESCRIPTIVE TRADEMARK) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK Penulisan Hukum (Skripsi) Disusun dan

Lebih terperinci

PROBLEMATIKA KEWENANGANPENGADILAN NEGERI MENJATUHKAN PUTUSAN DALAM SENGKETA BISNIS YANG MEMPUNYAI KLAUSULA ARBITRASE

PROBLEMATIKA KEWENANGANPENGADILAN NEGERI MENJATUHKAN PUTUSAN DALAM SENGKETA BISNIS YANG MEMPUNYAI KLAUSULA ARBITRASE PROBLEMATIKA KEWENANGANPENGADILAN NEGERI MENJATUHKAN PUTUSAN DALAM SENGKETA BISNIS YANG MEMPUNYAI KLAUSULA ARBITRASE Penulisan Hukum (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan Guna Meraih

Lebih terperinci

TESIS untuk MAGISTER HUKUM PROGRAM MAGISTER HUKUM KONSENTRASI HUKUM KESEHATAN. Diajukan oleh : Erfen Gustiawan Suwangto NIM

TESIS untuk MAGISTER HUKUM PROGRAM MAGISTER HUKUM KONSENTRASI HUKUM KESEHATAN. Diajukan oleh : Erfen Gustiawan Suwangto NIM Pengaturan Mahasiswa Dokter Layanan Primer Dalam Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran dan Asas Perlindungan Hukum TESIS untuk MAGISTER HUKUM PROGRAM

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. sehingga skripsi ini berhasil penulis selesaikan. Penulisan skripsi ini yang berjudul PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK CIPTA ATAS BATIK

KATA PENGANTAR. sehingga skripsi ini berhasil penulis selesaikan. Penulisan skripsi ini yang berjudul PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK CIPTA ATAS BATIK KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberi berkat dan rahmat-nya, sehingga skripsi ini berhasil penulis selesaikan. Penulisan skripsi ini yang berjudul PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK

Lebih terperinci

ANALISIS KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI SEBAGAI LEMBAGA YUDIKATIF DALAM PUTUSAN YANG BERSIFAT POSITIVE LEGISLATURE

ANALISIS KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI SEBAGAI LEMBAGA YUDIKATIF DALAM PUTUSAN YANG BERSIFAT POSITIVE LEGISLATURE ANALISIS KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI SEBAGAI LEMBAGA YUDIKATIF DALAM PUTUSAN YANG BERSIFAT POSITIVE LEGISLATURE (Studi Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102/PUU-VII/2009) Penulisan Hukum (SKRIPSI)

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM BERDASARKAN JUDEX FACTI SALAH MENERAPKAN HUKUM TERHADAP PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM DALAM PERKARA PENIPUAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR : 1085k/PID/2014)

Lebih terperinci

LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA. Riana Susmayanti, SH.MH

LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA. Riana Susmayanti, SH.MH LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA STATE INSTITUTIONS Riana Susmayanti, SH.MH William G. Andrews : Under constitutionalism, two types of limitations impinge on government. Power proscribe and procedures prescribed.

Lebih terperinci

TESIS. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Magister Kenotariatan. Oleh : ANNA SARI DEWI S

TESIS. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Magister Kenotariatan. Oleh : ANNA SARI DEWI S 0 FUNGSI DAN KEDUDUKANMAJELIS PENGAWAS DAERAH NOTARIS SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANGNOMOR 2 TAHUN 2014TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS NOMOR 30 TAHUN 2004 TESIS Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

PENERAPAN PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PURWOKERTO SKRIPSI

PENERAPAN PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PURWOKERTO SKRIPSI PENERAPAN PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PURWOKERTO SKRIPSI Diajukan Sebagai Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas Hukum

Lebih terperinci

Hukum Acara Pembubaran Partai Politik. Ngr Suwarnatha

Hukum Acara Pembubaran Partai Politik. Ngr Suwarnatha Hukum Acara Pembubaran Partai Politik 1 Pembubaran Partai Politik Hukum Acara Pembubaran Partai Politik diatur dalam Pasal 68 sampai dengan Pasal 73 Undang-Undang Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Mahkamah

Lebih terperinci

ANALISIS YURIDIS PENGGUNAAN DISPARITAS PUTUSAN

ANALISIS YURIDIS PENGGUNAAN DISPARITAS PUTUSAN ANALISIS YURIDIS PENGGUNAAN DISPARITAS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG SEBAGAI DASAR PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH TERPIDANA DALAM PERKARA KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung

Lebih terperinci

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk. Melengkapi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Derajat Sarjana S1

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk. Melengkapi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Derajat Sarjana S1 KONSTRUKSI HUKUM HUBUNGAN ANTARA PERUM PERHUTANI UNIT I JAWA TENGAH DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN WONOGIRI DALAM PELAKSANAAN TUKAR MENUKAR KAWASAN HUTAN UNTUK PEMUKIMAN Penulisan Hukum (Skripsi) Disusun

Lebih terperinci

PENULISAN HUKUM / SKRIPSI

PENULISAN HUKUM / SKRIPSI PENULISAN HUKUM / SKRIPSI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI DALAM PROSES PERADILAN PIDANA SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN Disusun oleh: MARIA

Lebih terperinci

KEWENANGAN PEMBATALAN PRODUK HUKUM DAERAH OLEH PEMERINTAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA RI.TAHUN 1945

KEWENANGAN PEMBATALAN PRODUK HUKUM DAERAH OLEH PEMERINTAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA RI.TAHUN 1945 TESIS KEWENANGAN PEMBATALAN PRODUK HUKUM DAERAH OLEH PEMERINTAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA RI.TAHUN 1945 QUIDO BENYAMIN NGAJI NOMOR Mhs.: 145202291 PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU

Lebih terperinci

PEMBUKTIAN ALAT BUKTI INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM KASUS ARIEL PETERPAN. (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No : 1401/Pid.B/2010/PN.

PEMBUKTIAN ALAT BUKTI INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM KASUS ARIEL PETERPAN. (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No : 1401/Pid.B/2010/PN. PEMBUKTIAN ALAT BUKTI INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM KASUS ARIEL PETERPAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No : 1401/Pid.B/2010/PN.Bdg) SKRIPSI Oleh : JOKO RIYANTO E1A008283 KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN Merry Marshella Sipahutar 1087013 Perumahan merupakan kebutuhan utama bagi manusia di dalam kehidupan untuk berlindung

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... i. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... ii. LEMBAR PERSETUJUAN PANITIA SIDANG... iii. KATA PENGANTAR...

DAFTAR ISI. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... i. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... ii. LEMBAR PERSETUJUAN PANITIA SIDANG... iii. KATA PENGANTAR... AKIBAT HUKUM DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA PEMERINTAH DAERAH DAN PERUSAHAAN SWASTA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO 85/PUU-XI/2013 BERDASARKAN SISTEM HUKUM INDONESIA ABSTRAK

Lebih terperinci

KAJIAN NORMATIF PUTUSAN UPAYA PAKSA DALAM PASAL 116 UNDANG-UNDANG NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

KAJIAN NORMATIF PUTUSAN UPAYA PAKSA DALAM PASAL 116 UNDANG-UNDANG NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA KAJIAN NORMATIF PUTUSAN UPAYA PAKSA DALAM PASAL 116 UNDANG-UNDANG NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA Oleh : Dewa Krisna Prasada I Ketut Artadi Nyoman A. Martana Program Khusus Hukum

Lebih terperinci

Kata kunci: iktikad baik, rumah susun, perlindungan konsumen. v Universitas Kristen Maranatha

Kata kunci: iktikad baik, rumah susun, perlindungan konsumen. v Universitas Kristen Maranatha TINJAUAN YURIDIS TERHADAP IKTIKAD BAIK PENGEMBANG RUMAH SUSUN DALAM TINDAKAN HUKUM PEMESANAN RUMAH SUSUN DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN UNDANG- UNDANG

Lebih terperinci

PERNYATAAN. Nama : Cinintya Putri Deany. Nomor Pokok Mahasiswa :

PERNYATAAN. Nama : Cinintya Putri Deany. Nomor Pokok Mahasiswa : PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Cinintya Putri Deany Nomor Pokok Mahasiswa : Jenis Penulisan Tugas Akhir Judul Penulisan Tugas Akhir : Skripsi : Implementasi Kesetaraan Penyandang

Lebih terperinci

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk. Melengkapi Persyaratan Guna Meraih Derajat Sarjana S1 dalam

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk. Melengkapi Persyaratan Guna Meraih Derajat Sarjana S1 dalam PENGGUNAAN ASAS IN DUBIO PRO REO OLEH TERDAKWA SEBAGAI DASAR PENGAJUAN KASASI TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TINGGI DALAM PERKARA SURAT PALSU (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor : 2175/K/Pid/2007) Penulisan

Lebih terperinci

MUHAMMAD BAHAUDIN MASRURI NIM.

MUHAMMAD BAHAUDIN MASRURI NIM. SKRIPSI KAJIAN YURIDIS TENTANG PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MENURUT PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK JURIDICAL STUDY ABOUT DISSOLUTION

Lebih terperinci

KARAKTERISTIK FINAL AND BINDING PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSII DALAM KAITANNYA DENGAN POLITIK HUKUM PEMBENTUKAN LEGISLASI YANG BAIK

KARAKTERISTIK FINAL AND BINDING PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSII DALAM KAITANNYA DENGAN POLITIK HUKUM PEMBENTUKAN LEGISLASI YANG BAIK TESIS KARAKTERISTIK FINAL AND BINDING PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSII DALAM KAITANNYA DENGAN POLITIK HUKUM PEMBENTUKAN LEGISLASI YANG BAIK NAMA : HERIBERTUS APRIADI No. Mhs : 135202045/PS/MIH PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

SKRIPSI KEDUDUKAN DAN WEWENANG MAHKAMAH KONSTITUSI DAN MAHKAMAH AGUNG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG KEKUASAAN KEHAKIMAN

SKRIPSI KEDUDUKAN DAN WEWENANG MAHKAMAH KONSTITUSI DAN MAHKAMAH AGUNG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG KEKUASAAN KEHAKIMAN SKRIPSI KEDUDUKAN DAN WEWENANG MAHKAMAH KONSTITUSI DAN MAHKAMAH AGUNG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG KEKUASAAN KEHAKIMAN THE POSITION AND AUTHORITY OF THE CONSTITUTIONAL COURT AND THE

Lebih terperinci

TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MENGADAKAN ATAU MEMBERI KESEMPATAN MELAKUKAN PERJUDIAN KEPADA UMUM

TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MENGADAKAN ATAU MEMBERI KESEMPATAN MELAKUKAN PERJUDIAN KEPADA UMUM TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MENGADAKAN ATAU MEMBERI KESEMPATAN MELAKUKAN PERJUDIAN KEPADA UMUM (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto No. 101/Pid.B/2011/PN.Pwt) SKRIPSI Diajukan

Lebih terperinci

ARTIKEL. Ditulis Kepada Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum s.

ARTIKEL. Ditulis Kepada Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum s. KAJIAN NORMATIF PUTUSAN ULTRA PETITA DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA DALAM PENGUJIAN UNDANG-UNDANG (Studi Kasus Putusan Mk Nomor 36/PUU-X/2012 Tentang Bp Migas) ARTIKEL Ditulis Kepada

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 37/PUU-X/2012 Tentang Peraturan Perundang-Undangan Yang Tepat Bagi Pengaturan Hak-Hak Hakim

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 37/PUU-X/2012 Tentang Peraturan Perundang-Undangan Yang Tepat Bagi Pengaturan Hak-Hak Hakim RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 37/PUU-X/2012 Tentang Peraturan Perundang-Undangan Yang Tepat Bagi Pengaturan Hak-Hak Hakim I. PEMOHON Teguh Satya Bhakti, S.H., M.H. selanjutnya disebut

Lebih terperinci

commit to user Penulisan Hukum (Skripsi)

commit to user Penulisan Hukum (Skripsi) PENINJAUAN KEMBALI TERHADAP PUTUSAN PRAPERADILAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN TENTANG TIDAK SAHNYA PENGHENTIAN PENYIDIKAN OLEH BADAN RESERSE KRIMINAL POLRI DALAM PERKARA PENGGELAPAN DAN PENIPUAN (STUDI

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali. Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali. Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon I. PEMOHON RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon Kuasa Hukum: Muhammad Ainul Syamsu, SH., MH.,

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN HUKUM HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP PRODUK BATIK DI PERUSAHAAN BATIK BROTOSENO SRAGEN SKRIPSI. Disusun oleh:

PERLINDUNGAN HUKUM HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP PRODUK BATIK DI PERUSAHAAN BATIK BROTOSENO SRAGEN SKRIPSI. Disusun oleh: PERLINDUNGAN HUKUM HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP PRODUK BATIK DI PERUSAHAAN BATIK BROTOSENO SRAGEN SKRIPSI Disusun dan Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Syarat-syarat Guna Mencapai Derajat

Lebih terperinci

Peran dan Tanggungjawab Notaris dalam Keputusan Pemegang Saham diluar Rapat Umum...

Peran dan Tanggungjawab Notaris dalam Keputusan Pemegang Saham diluar Rapat Umum... Peran dan Tanggungjawab Notaris dalam Keputusan Pemegang Saham diluar Rapat Umum... IMPLIKASI HUKUM BERLAKUNYA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 18/PUU-IX/2011 Tentang Verifikasi Partai

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 18/PUU-IX/2011 Tentang Verifikasi Partai RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor : 18/PUU-IX/2011 Tentang Verifikasi Partai I. PEMOHON Drs. H. Choirul Anam dan Tohadi, S.H., M.Si. KUASA HUKUM Andi Najmi Fuadi, S.H., M.H, dkk, adalah advokat

Lebih terperinci

SKRIPSI PROSES PENYELESAIAN PERKARA PEMBATALAN SEPIHAK OLEH PEMBELI TERKAIT PEMBELIAN SEPERANGKAT GAMELAN

SKRIPSI PROSES PENYELESAIAN PERKARA PEMBATALAN SEPIHAK OLEH PEMBELI TERKAIT PEMBELIAN SEPERANGKAT GAMELAN SKRIPSI PROSES PENYELESAIAN PERKARA PEMBATALAN SEPIHAK OLEH PEMBELI TERKAIT PEMBELIAN SEPERANGKAT GAMELAN (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Karanganyar) Disusun dan Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas

Lebih terperinci

TESIS TANGGUNG GUGAT PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN REKENING DANA INVESTASI (ANALISIS PERJANJIAN RDI ANTARA PEMERINTAH DENGAN BUMN)

TESIS TANGGUNG GUGAT PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN REKENING DANA INVESTASI (ANALISIS PERJANJIAN RDI ANTARA PEMERINTAH DENGAN BUMN) TESIS TANGGUNG GUGAT PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN REKENING DANA INVESTASI (ANALISIS PERJANJIAN RDI ANTARA PEMERINTAH DENGAN BUMN) OLEH: LULU LENY ARISAH, SH. NIM: 031314153003 PROGRAM STUDI MAGISTER HUKUM

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (SKRIPSI)

Penulisan Hukum (SKRIPSI) digilib.uns.ac.id 1 IMPLIKASI YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 14/PUU-IX/2013 TERHADAP AMBANG BATAS PEROLEHAN SUARA SEBAGAI PERSYARATAN PENCALONAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA PENGARUHNYA

Lebih terperinci

KEWAJIBAN PERSEROAN TERBATAS YANG DINYATAKAN PAILIT TERHADAP HUTANG PAJAK YANG BELUM DIBAYAR (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG

KEWAJIBAN PERSEROAN TERBATAS YANG DINYATAKAN PAILIT TERHADAP HUTANG PAJAK YANG BELUM DIBAYAR (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG KEWAJIBAN PERSEROAN TERBATAS YANG DINYATAKAN PAILIT TERHADAP HUTANG PAJAK YANG BELUM DIBAYAR (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO.406/K/PdT.Sus-Pailit/2015) SKRIPSI Disusun Oleh : RAHMAD TEGUH NIM :

Lebih terperinci

PENANGGULANGAN MINUMAN KERAS OLEH KEPOLISIAN DI WILAYAH HUKUM POLISI RESORT BANYUMAS SKRIPSI

PENANGGULANGAN MINUMAN KERAS OLEH KEPOLISIAN DI WILAYAH HUKUM POLISI RESORT BANYUMAS SKRIPSI i PENANGGULANGAN MINUMAN KERAS OLEH KEPOLISIAN DI WILAYAH HUKUM POLISI RESORT BANYUMAS SKRIPSI Diajukan sebagai prasyarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

Lebih terperinci

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 119/PUU-XII/2014 Pengujian Formil Perppu 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota dan Perppu 2/2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) IMPLEMENTASI PASAL 11 UNDANG-UNDANG NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG PEMERINTAHAN PROVINSI DAEARAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA SEBAGAI IBUKOTA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA TERHADAP PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL

Lebih terperinci

UJI BERKALA EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT MENURUT PASAL 49 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI

UJI BERKALA EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT MENURUT PASAL 49 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI UJI BERKALA EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR RODA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

FUNGSI PRA PERADILAN SEBAGAI LEMBAGA PENGAWASAN HORISONTAL DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA TERPADU ( INTEGRATED CRIMINAL JUSTICE SYSTEM ) TESIS

FUNGSI PRA PERADILAN SEBAGAI LEMBAGA PENGAWASAN HORISONTAL DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA TERPADU ( INTEGRATED CRIMINAL JUSTICE SYSTEM ) TESIS FUNGSI PRA PERADILAN SEBAGAI LEMBAGA PENGAWASAN HORISONTAL DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA TERPADU ( INTEGRATED CRIMINAL JUSTICE SYSTEM ) TESIS Disusun Dalam Rangka Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai

Lebih terperinci

Kata Kunci : Pengalihan, Bilyet Giro, Perlindungan, Pihak Ketiga. vii UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA

Kata Kunci : Pengalihan, Bilyet Giro, Perlindungan, Pihak Ketiga. vii UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA ABSTRAK TINJAUAN YURIDIS AKIBAT HUKUM ALASAN PENOLAKAN BILYET GIRO YANG TIDAK SESUAI DENGAN FAKTA DAN PERLINDUNGAN BAGI PIHAK KETIGA DIKAITKAN DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Annisa Safitri Septiyani

Lebih terperinci

ANALISIS PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM DALAM PERKARA NO. 1011/PID.B/2009/PN.KPJ.

ANALISIS PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM DALAM PERKARA NO. 1011/PID.B/2009/PN.KPJ. ANALISIS PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM DALAM PERKARA NO. 1011/PID.B/2009/PN.KPJ. (Studi terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kepanjen dalam Tindak Pidana Penghunian Rumah oleh Bukan Pemilik) PENULISAN

Lebih terperinci

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TESIS PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TESIS PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA TESIS PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA Oleh: RAHARJO YUSUF WIBISONO, S.H. NIM. 031314153057 PROGRAM MAGISTER HUKUM PASCA SARJANA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS

Lebih terperinci

KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENYELESAIKAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM MENURUT UU NO. 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI

KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENYELESAIKAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM MENURUT UU NO. 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENYELESAIKAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM MENURUT UU NO. 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI Oleh : Puspaningrum *) Abstract : The Constitutional Court

Lebih terperinci

Keywords: Position, Authority, Governor, Local Government Administration

Keywords: Position, Authority, Governor, Local Government Administration 1 KEDUDUKAN DAN KEWENANGAN GUBERNUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH Oleh : Ni Luh Putu Arianti A.A Ariani Program Kekhususan : Hukum Pemerintahan, Fakultas Hukum Universitas Udayana Abstrak;

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN HUKUM KREDITOR SEPARATIS ATAS TAGIHAN UPAH BURUH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 67/PUU-XI/2013

PERLINDUNGAN HUKUM KREDITOR SEPARATIS ATAS TAGIHAN UPAH BURUH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 67/PUU-XI/2013 SKRIPSI PERLINDUNGAN HUKUM KREDITOR SEPARATIS ATAS TAGIHAN UPAH BURUH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 67/PUU-XI/2013 KHOLIDAH NIM. 031211131139 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS AIRLANGGA 2016 SKRIPSI

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 9/PUU-XV/2017 Mekanisme Pengangkatan Wakil Kepala Daerah yang Berhenti Karena Naiknya Wakil Kepala Daerah Menggantikan Kepala Daerah I. PEMOHON Dr. Ahars Sulaiman, S.H.,

Lebih terperinci

TINJAUAN YURIDIS SENGKETA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA SETELAH PERCERAIAN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Salatiga)

TINJAUAN YURIDIS SENGKETA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA SETELAH PERCERAIAN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Salatiga) TINJAUAN YURIDIS SENGKETA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA SETELAH PERCERAIAN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Salatiga) Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata I pada Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum

Lebih terperinci

Universitas Kristen Maranatha

Universitas Kristen Maranatha KONSEPSI GREEN CONSTITUTION DAN PERAN SWASTA DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN HAK-HAK KONSTITUSIONAL RAKYAT ABSTRAK Pasal 33 UUD RI 1945 mengamanatkan pentingnya penegakan pembangunan

Lebih terperinci

DIPONEGORO LAW REVIEW Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Website :

DIPONEGORO LAW REVIEW Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Website : PELAKSANAAN EKSEKUSI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN TATA USAHA NEGARA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP DI KOTA SEMARANG Margaretha Rosa Anjani*, Lapon Tukan Leonard, Ayu Putriyanti Program Studi S1 Ilmu Hukum,

Lebih terperinci

ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAH DESA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 DI KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TESIS

ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAH DESA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 DI KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TESIS ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAH DESA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 DI KECAMATAN WINONG KABUPATEN PATI TESIS Disusun Dalam Rangka Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat

Lebih terperinci

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN PERKARA HUTANG PIUTANG ANTARA BANK CIMB NIAGA DENGAN PT. EXELINDO CELULLAR UTAMA

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN PERKARA HUTANG PIUTANG ANTARA BANK CIMB NIAGA DENGAN PT. EXELINDO CELULLAR UTAMA TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN PERKARA HUTANG PIUTANG ANTARA BANK CIMB NIAGA DENGAN PT. EXELINDO CELULLAR UTAMA (Studi Kasus Pengadilan Negeri Jakarta Pusat) NASKAH PUBLIKASI SKRIPSI Oleh: SELVIA

Lebih terperinci

KEWENANGAN DPD DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI

KEWENANGAN DPD DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI KEWENANGAN DPD DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI Oleh : Ni Kadek Riza Sartika Setiawati Nyoman Mas Aryani Bagian Penyelenggaraan Negara Fakultas Hukum Universitas

Lebih terperinci

PEMBERIAN STATUS PERSONA NON GRATA TERHADAP CALON DUTA BESAR (Studi Kasus Herman Bernhard Leopold Mantiri Calon Duta Besar Indonesia Untuk Australia)

PEMBERIAN STATUS PERSONA NON GRATA TERHADAP CALON DUTA BESAR (Studi Kasus Herman Bernhard Leopold Mantiri Calon Duta Besar Indonesia Untuk Australia) PEMBERIAN STATUS PERSONA NON GRATA TERHADAP CALON DUTA BESAR (Studi Kasus Herman Bernhard Leopold Mantiri Calon Duta Besar Indonesia Untuk Australia) Penulisan Hukum (SKRIPSI) Disusun dan Diajukan untuk

Lebih terperinci

KEWENANGAN IZIN PENJULAN MINUMANKERAS DI KABUPATEN BANYUMAS SKRIPSI. Oleh : DWIKA PRASETYA PUTRA E1A007296

KEWENANGAN IZIN PENJULAN MINUMANKERAS DI KABUPATEN BANYUMAS SKRIPSI. Oleh : DWIKA PRASETYA PUTRA E1A007296 KEWENANGAN IZIN PENJULAN MINUMANKERAS DI KABUPATEN BANYUMAS SKRIPSI Oleh : DWIKA PRASETYA PUTRA E1A007296 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS HUKUM PURWOKERTO

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI KETAPANG DALAM PERKARA PENYIMPANAN BAHAN BAKAR MINYAK TANPA IZIN USAHA (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 167K/ Pid.Sus/ 2014) Penulisan

Lebih terperinci

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk

Penulisan Hukum. (Skripsi) Disusun dan Diajukan untuk ANALISIS SITA UMUM HARTA KEKAYAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA PERSERO YANG TELAH DINYATAKAN PAILIT TERKAIT BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2004 TENTANG PERBENDAHARAAN NEGARA Penulisan Hukum (Skripsi)

Lebih terperinci

PENGATURAN HAK MENGAJUKAN UPAYA HUKUM PENINJAUAN KEMBALI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM

PENGATURAN HAK MENGAJUKAN UPAYA HUKUM PENINJAUAN KEMBALI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM PENGATURAN HAK MENGAJUKAN UPAYA HUKUM PENINJAUAN KEMBALI OLEH JAKSA PENUNTUT UMUM Oleh : Komang Agung Cri Brahmanda Ida Bagus Putra Atmadja, Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Udayana ABSTRAK

Lebih terperinci

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali. Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon

RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali. Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon I. PEMOHON RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN Nomor 33/PUU-XIV/2016 Kewenangan Mengajukan Permintaan Peninjuan Kembali Anna Boentaran,. selanjutnya disebut Pemohon Kuasa Hukum: Muhammad Ainul Syamsu, SH.,

Lebih terperinci

Penulisan Hukum (Skripsi)

Penulisan Hukum (Skripsi) TINJAUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2012 TENTANG SYARAT DAN TATA CARA PELAKSANAAN HAK WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN TERKAIT PEMBEBASAN BERSYARAT TERHADAP NARAPIDANA TINDAK PIDANA KORUPSI Penulisan

Lebih terperinci

viii Universitas Kristen Maranatha

viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENETAPAN DENDA DALAM PROSES KEBERATAN PAJAK DAN PEMENUHAN PRINSIP KEADILAN BAGI WAJIB PAJAK DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2007 jo UNDANG-UNDANG NOMOR 16

Lebih terperinci