KONSEP BUKU PANDUAN KHOTBAH JUM AT PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KONSEP BUKU PANDUAN KHOTBAH JUM AT PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN"

Transkripsi

1 KONSEP BUKU PANDUAN KHOTBAH JUM AT PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014

2 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... ii TIM PENYUSUN... iii SAMBUTAN-SAMBUTAN Gubernur Jawa Tengah iv Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Tengah v Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Jawa Tengah.. vi Ketua MUI Jawa Tengah... vii KATA PENGANTAR... BAB I PENDAHULUAN. 1 A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan.. 2 C. Ruang Lingkup 2 D. Landasan Hukum... 3 BAB II SELAYANG PANDANG PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA.. BAB III MATERI KHOTBAH PEMUDA MUSLIM BERKUALITAS SEBAGAI HARAPAN 10 UMAT MENGHINDARI PERGAULAN BEBAS MANUSIA SEBAGAI KHOLIFAH DI BUMI PENDIDIKAN ANAK SEBAGAI PILAR KELUARGA 30 SAKINAH KEWAJIBAN ORANG TUA MEMENUHI HAK-HAK 36 ANAK ISLAM SANGAT MEMULIAKAN WANITA MENGHORMATI ORANG TUA MENYIAPKAN DIRI SEBAGAI ORANG TUA DAMPAK NARKOBA DAN KIAT MENGHINDARINYA ISLAM MENGAJARKAN SEMANGAT KERJA ii Halaman

3 11. RUMAHKU SYURGAKU PENTINGNYA PERAN IBU DALAM MENYUSUI ANAK BAB IV PENUTUP iii

4 TIM PENYUSUN BUKU PANDUAN PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA SEBAGAI MATERI KHOTBAH JUM AT DI JAWA TENGAH Biro Bina Sosial : : : : Drs. SUDARYANTO, MSi Dra. BINTANG YS, M.Si Dra. RATNA ANDAMARI BUDI PRAMONO, S.Kom BP3AKB : Drs. DJAROT SRI NUGROHO, M.Si Biro Bina Mental : Drs. AAN JUMENO, MM BKKBN : SUWARNO, SH, MM Kanwil Kemenag : H. AGUS SURYOSURIPTO, S.Ag, MH MUI : Drs. H.ANASOM,M.Hum IAIN Walisongo : QOMARUDIN, M.Ag iv

5 SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH v

6 vi

7 SAMBUTAN KEPALA PERWAKILAN BKKN PROVINSI JAWA TENGAH vii

8 SAMBUTAN KEPALA KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH viii

9 SAMBUTAN KETUA MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) JAWA TENGAH ix

10 KATA PENGANTAR Provinsi Jawa Tengah memiliki berbagai tantangan dan permasalahan kependudukan, diantaranya dari sisi kuantitas dengan jumlah penduduk sebesar jiwa (Sensus Penduduk 2010) yang menduduki peringkat ketiga setelah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur. Meskipun Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) terendah se-indonesia yaitu 0,89% namun angka kelahiran total (TFR) cenderung mengalami peningkatan dari 2,3 (SDKI 2007) mencapai 2,5 (SDKI 2012). Sedangkan dari sisi kualitas yang ditunjukkan oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Nilai IPM Provinsi Jawa Tengah sebesar 72,49 yang berada pada urutan ke-15 dari 33 provinsi. Contraceptive Prevalence Rate (CPR) atau angka pemakaian kontrasepsi di Jawa Tengah pada tahun 2007 adalah 63% (SDKI 2007) kemudian meningkat menjadi 65% (SDKI 2012). Sesuai dengan target MDG s diharapkan pada tahun 2015 tercapai 70,60% perempuan menikah usia tahun memakai kontrasepsi cara modern. Sejalan dengan tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah Tahun , program Kependudukan dan KB bertujuan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Provinsi Jawa Tengah di segala bidang, dengan sasaran meningkatnya keluarga kecil, berkualitas dan sejahtera. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Indonesia (SDKI) Tahun 2012 menunjukkan bahwa hampir semua (99%) pasangan usia subur mengetahui tentang alat/ cara kontrasepsi (any methode), tetapi hanya 61,9 % yang memakai kontrasepsi (any method). Artinya, kurang lebih setengah diantaranya hanya sebatas tahu. Kondisi ini berdampak pada pencapaian indikator kinerja program pembangunan kependudukan dan kb. x

11 Untuk mempercepat target pencapaian indikator kinerja program pembangunan kependudukan dan kb pada RPJMD Provinsi Jawa Tengah serta tujuan pembangunan millennium (MDGs), perlu dilakukan upaya-upaya meningkatkan advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Akhirnya, semoga penerbitan Buku Panduan Program Kependudukan Dan Keluarga Berencana Sebagai Materi Khotbah Jum at Di Jawa Tengah ini, dapat menjadi pendorong peningkatan advokasi dan KIE, sehingga program pembangunan kependudukan dan kb dapat berhasil, demi kesejahteraan masyarakat. Semarang, April 2014 Kepala Biro Bina Sosial Setda Provinsi Jawa Tengah Drs. SUDARYANTO, MSi xi

12 A. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN Jumlah penduduk Jawa Tengah pada tahun 2012 berdasarkan proyeksi Sensus Penduduk (SP) 2010 sebanyak jiwa atau sekitar 13,52% dari jumlah penduduk Indonesia, terdiri dari laki-laki sebanyak jiwa (49,58%) dan perempuan sebanyak jiwa (50,42%), dengan sex ratio sebesar 98,34%. Sedangkan jumlah rumah tangga sebanyak (tahun 2011) dengan rata-rata anggota rumah tangga sebesar 3,7 jiwa. Jumlah peserta KB aktif dari tahun ke tahun cenderung meningkat, walaupun kenaikannya tidak begitu besar yaitu dari 4,9 juta pada tahun 2008 menjadi 5,4 juta pada tahun Persentase angka Drop Out (DO) peserta KB dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, dari 11,46% pada tahun 2008 meningkat menjadi 15,09% pada tahun Peningkatan tersebut dikarenakan antara lain masih rendahnya komitmen kabupaten/kota terhadap program KB, belum mantapnya kelembagaan, ratio PLKB terhadap desa/kelurahan yang ditangani belum proporsional. Disamping itu masih banyak akseptor menggunakan alat kontrasepsi non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Unmet Need adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang tidak ingin mempunyai anak lagi atau ingin menunda kelahiran berikutnya tetapi tidak menggunakan alat/cara KB atau kebutuhan KB yang tidak terpenuhi. Persentase Unmet Need KB masih cukup tinggi walaupun dari tahun ke tahun mengalami penurunan, yaitu sebesar 12,44% pada tahun 2008 menjadi 10,26% pada tahun Peran serta masyarakat dalam layanan KB mandiri sangat diperlukan bagi suksesnya pengendalian penduduk di Jawa Tengah. Prosentase PUS yang ikut KB di Jawa Tengah cukup tinggi, yaitu setiap 100 PUS rata-rata 70 s/d 80 ikut KB. Kondisi seperti ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi Jawa Tengah, karena harus menjaga/memelihara peserta KB aktif dalam jumlah yang besar agar tidak terjadi Drop Out. 1

13 Oleh karena itu dalam rangka memperluas KIE program Kependudukan dan KB diperlukan inovasi baru dengan lebih memberdayakan keberadaan Tokoh Agama sebagai salah satu mitra program Kependudukan dan KB. Sasaran KIE program KKB yang telah berlangsung selama ini lebih terfokus pada ibu-ibu, sehingga diperlukan pemahaman program KKB kepada para bapak. Strategi yang dipandang efektif untuk mensosialisasikan program KKB kepada para bapak adalah dengan menyisipkan materi program KKB pada materi khotbah Jum at di masjid-masjid. Diharapkan dengan adanya pemahaman yang sama antara ibu dan bapak terhadap program KKB, maka program KKB dapat lebih mudah diterima masyarakat. Kedepan, dapat mendorong terwujudnya KB mandiri yang dilandasi atas kesadaran sendiri mengikuti program KB. Bahwa guna maksud tersebut perlu disusun Buku Panduan KIE Program Kependudukan dan KB sebagai materi khotbah Jum at di Jawa Tengah, untuk dipedomani dalam pelaksanaannya di lapangan. B. TUJUAN : Dengan adanya Pedoman ini, diharapkan dapat : 1. Meningkatkan pemahaman dan menumbuhkan dukungan Tokoh Agama tentang pentingnya pengendalian penduduk. 2. Menjadi panduan bagi Tokoh Agama dalam menyampaikan kebijakan program Kependudukan dan KB kepada masyarakat. 3. Memperluas pemahaman masyarakat dalam porgram Kependudukan dan KB. 4. Menumbuhkan kesadaran dan peran serta tokoh agama dalam program KB. 5. Memperluas pemahaman sasaran/ masyarakat dalam program KB. C. RUANG LINGKUP : Buku panduan ini meliputi kondisi dan pentingnya kependudukan dan KB di Jawa Tengah, sebagai upaya menyamakan pemahaman dan bahan materi KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) kepada Tokoh Agama. Oleh karena itu buku panduan ini juga memuat contoh materi khotbah bagi para Khotib pada sholat Jum at yang memuat KIE tentang program Kependudukan dan KB. Dari aspek penyebarannya, buku panduan ini disampaikan kepada para Khotib melalui Takmir Masjid Raya, Kantor KUA, dan Petugas Penyuluh Agama. 2

14 D. LANDASAN HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah; 2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Sejahtera (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 35, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3475); 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan; 5. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga; 6. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1988 tentang Koordinasi Kegiatan Instansi Vertikal Di Daerah (Lembaga Negara Republik Indonesia Nomor 3373); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi Dan Pemerintahan Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 8. Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan Tugas Dan Fungsi Kewenangan Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Lembaran Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2002 tentang Kedudukan Tugas Dan Fungsi, Kewenangan Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Lembaran Pemerintah Non Departemen; 9. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah 3

15 Perubahan Tahun 2008 Nomor 3 Seri E Nomor 3 Tambahan Lembaran Daerah Nomor 9); 10. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 17 Tahun 2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 Nomor 17); 11. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 75 Tahun 2013 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran Tahun 2014 (Berita Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 Nomor 75); 12. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 76 Tahun 2013 Tentang Pedoman Penatausahaan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2014 (Berita Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 Nomor 76); 13. Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor: 954/285/2013 tanggal 24 Desember 2013 tentang Penunjukan Pejabat Pengguna Anggaran/Pengguna Barang, Pejabat Yang Berwenang Mengesahkan SPJ, Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu dan Bendahara Pengeluaran Pembantu Gaji pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2014; 14. Keputusan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor : 875.1/ / 2014 tanggal 2 Januari 2014 tentang Pendelegasian Sebagian Wewenang Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2014; 15. Keputusan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Selaku Pengguna Anggaran/Pengguna Barang Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor: 875.1/000170/2014 tanggal 2 Januari 2014 tentang Keputusan Plt. Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah tentang Penunjukan Pejabat Penatausahaan Keuangan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Pembantu Verifikator Biro-Biro Pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2014; 4

16 16. DPA Biro Bina Sosial Setda Provinsi Jateng Nomor : 02614/ DPA/ 2014 tanggal 27 Desember 2013 tentang Kegiatan Peningkatan Koordinasi Pelayanan Keluarga Berencana (KB); 17. Keputusan Kepala Biro Bina Sosial Setda Provinsi Jawa Tengah Nomor : BS.68/PMPK/K/I/2014 tanggal 8 Januari 2014 Tentang Pembentukan Tim Penyusun Buku Panduan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Sebagai Materi Khotbah Jum at Di Provinsi Jawa Tengah; 18. Keputusan Kepala Biro Bina Sosial Setda Provinsi Jawa Tengah Nomor : BS.4a/SURAT/K/I/2014 tanggal 16 Januari 2014 Tentang Perubahan Lampiran Keputusan Kepala Biro Bina Sosial Setda Provinsi Jawa Tengah Nomor : BS.68/PMPK/K/I/2014 tanggal 8 Januari 2014 Tentang Pembentukan Tim Penyusun Buku Panduan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Sebagai Materi Khotbah Jum at Di Provinsi Jawa Tengah. 5

17 BAB II SELAYANG PANDANG PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB Berawal dari adanya peladakan kelahiran bayi (Baby Boom) pada akhir dekade 50-an atau awal 60-an yang belum dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang memadai mengakibatkan terjadinya angka kematian bayi dan ibu melahirkan sangat tinggi. Kondisi ini menggerakkan kalangan kesehatan khususnya yang menangani masalah kesehatan untuk dapat menekan angka kematian ibu, bayi dan anak. Sehingga pada waktu itu terbentuk perkumpulan dengan nama Perkumpulan Keluarga Berencana Nasional (PKBI). Perkumpulan tersebut bertujuan untuk mengatasi kesehatan Ibu, bayi dan anak melalui Pembatasan Kelahiran dengan cara mensosialisasikan alat kontrasepsi. Perkumpulan tersebut sampai saat ini masih eksis keberadaan. Menyadari tujuan PKBI sangat bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan Negara di masa yang akan datang, maka pemerintah merasa perlu menangani secara serius permasalahan kependudukan ini dengan membentuk Lembaga Keluarga Berencana Nasional (LKBN) yang kemudian berubah menjadi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang tugas utamanya adalah pengendalian penduduk. Terakhir dengan dikeluarkan UU No: 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional berubah menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan tugas dan tanggungjawab lebih luas. Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa kewenangan dan urusan BKKBN tidak hanya terbatas pada masalah yang berhubungan dengan pembangunan keluarga berencana nasional dan keluarga sejahtera, namun juga menyangkut masalah yang berhubungan dengan pembangunan kependudukan. Pembangunan Kependudukan tidak lagi dipahami secara sempit, hanya sebagai usaha untuk mempengaruhi pola dan arah demografi saja, akan tetapi memilki sasaran yang lebih luas untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Dengan demikian kebijakan kependudukan merupakan bagian integral dari kebijakan pembangunan secara keseluruhan dan diletakan pada kebijakan pembangunan jangka panjang. Sesuai dengan komitmen Negara bersama dalam MDGs yang meratifikasi 8 tujuan yang 6

18 hendak dicapai, yakni: 1) Penghapusan kemiskinan dan kelaparan; 2) Pendidikan dasar universal; 3) Promosi keadilan gender dan pemberdayaan perempuan; 4) Penurunan kematian anak; 5) Peningkatan kesehatan Ibu; 6) Penanggulangan HIV/Aids; 7) Pelestarian lingkungan hidup dan 8) Kemitraan global untuk pembangunan. Pada operasionalnya, BKKBN memiliki Visi yang ingin dicapai yakni mewujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang Tahun 2015 dengan misi mewujudkan Pembangunan yang Berwawasan Kependudukan dan Mewujudkan Keluarga kecil bahagia sejahtera. Pertumbuhan penduduk pada kondisi tumbuh seimbang memilki persyaratan yang harus dipenuhi yakni angka rata-rata wanita mimiliki anak (TFR) pada posisi 2.1 dan rata-rata anak yang dimiliki wanita (NRR) tersebut adalah 1 (kelamin perempuan). Provinsi Jawa Tengah saat ini masih menghadapi tantangan yang cukup serius dalam Pembangunan Kependudukan dan KB. Walaupun laju pertumbuhan penduduk sudah dapat ditekan pada posisi 0.37%, namun jumlah penduduk sudah berkisaran 37 jutaan, dengan demikian laju pertumbuhan penduduk tetap akan bertambah secara segnifikan. Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI 2012) kondisi TFR pada posisi 2.5, hal ini mengalami kenaikan dibanding posisi hasil SDKI 2002 (2.1) dan SDKI 2007 (2.3). Kondisi ini memilki makna adanya kecenderungan wanita di Jawa Tengah ingin mempunyai anak lebih dari dua. Dalam upaya mencapai visi tersebut berbagai kegiatan dilaksanakan melalui: 1. Pembangunan Kependudukan Kependudukan memiliki arti hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur, pertumbuhan, persebaran, mobilitas, penyebaran, kualitas, dan kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi, sosial budaya, agama serta lingkungan penduduk setempat. Pembangunan yang dilaksanakan berbagai lintas sektor diharapkan memilki wawasan kependudukan. Adapaun cirri dari pembangunan berwawasan kependudukan adalah: Penduduk sebagai subyek dan obyek pembangunan Orientasi kesejahteraan penduduk secara keseluruhan; Memihak (pro) rakyat (penduduk); Pembangunan berkelanjutan; Pemberdayaan penduduk/pembangunan SDM; 7

19 Sesuai dengan potensi dan kondisi penduduk (lokal); Kebijakan pembangunan yang population-responsive dan population-influencing. BKKBN selaku lembaga pemerintah dikhususnyakan menangani permasalahan kependudukan dalam kaitannya dengan kwantitas penduduk. Upaya yang dilakukan dalam program kependudukan antara lain: a. Penyusunan parameter kependudukan b. Menyusun profil kependudukan dan menghitung proyeksi penduduk serta menganalisis dampak kependudukan c. Mendorong lintas sektor untuk mengimplementasikan pembangunan berwawasan kependudukan d. Mensinergikan kebijakan penduduk pemerintahan kota/kabupaten e. Publikasi terhadap isu-isu kependudukan f. Memantapkan mitra kependudukan 2. Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi Pengendalian penduduk bertujuan untuk menurunkan angka TFR menjadi 2.1 dan mempertahankan laju pertumbuhan penduduk 0.37% atau bahkan dapat menekan lebih rendah lagi dengan kegiatankegiatan sbb: a. Sosialisasi pelayanan dan pembinaan keserta KB b. Meningkatkan pelayanan KB baik dari segi kualitas maupun kuantitas termasuk di dalamnya provider c. Meningkatkan peran serta masyarakat dan jejaring kemitraan d. Meningkatkan kesertan ber-kb e. Meningkatkan promosi IMS, HIV/AIDs, kanker alat reproduksi, pelayanan IUD plus Papsmear/IVA, dan penanggulangan infertilitas melalui pencegahan IMS dan HIV/AIDs. 3. Pembangunan Ketahanan Dan Kesejahteraan Keluarga Kegiatan yang dilakukan dalam kaitannya pembangunan ketahanan keluarga adalah sbb: a. Pembinaan ketahanan keluarga balita dan anak melalui kelompok Bina Keluarga Balita (BKB); b. Pembinaan ketahanan keluarga lansia dan rentan melalui kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL); 8

20 c. Pembinaan ketahanan ekonomi keluarga melalui kelompok Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS); d. Sosialisasi dan advokasi program generasi muda berencana (GENRE). 4. Penggerakan Masyarakat Penggerakan masyarakat ikut serta aktif berperan dalam membangun program kependudukan dan KB ini melalui kegiatan advokasi dan komunikasi informasi edukatif (KIE) ke semua sasaran. Adapun berbagai kegiatan antara lain: a. Pengembangan materi advokasi dan KIE; b. Seminar; c. Pelaksanan lomba-lomba; d. Peningkatan kemitraan/jejaring; e. Bhakti sosial; f. Pemilihan PLKB dan kader teladan; g. Pelaksanaan berbagai pertemuan. Demikian pentingnya pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, maka memerlukan komitmen yang kuat kepada semua pihak dalam melaksanakan program-programnya. Demikian pula peranserta aktif tokoh agama, tokoh formal, lembaga social kemasyarakatan, perguruan tinggi dan seluruh lapisan masyarakat untuk nyengkuyung berhasilnya program dimaksud. 9

21 هش BAB III MATERI KHOTBAH 1. PEMUDA MUSLIM BERKUALITAS SEBAGAI HARAPAN UMAT ا ل ح م د لله ال هذي خ ل ق الس م و ا هت و األ ر ض و ج ع ل الظ لم ا هت و الن و ر ث م ال هذي ن ك ف رو ا بهر ب ههم ي ع هدل و ن.أح م ده سب ح ان ه و ت ع ال ى ع ل ى م ا أو ال ه همن ع هظي هم إن ع ا هم هه. و م ا اخ ت ص ن ا به هه همن م ع هرف ته هه و إك ر ا هم هه.و ه د ان لهت و هحي هدهه وإس ال هم ال و ج هه ل ه و ق د ض ل ع ن ذ لهك األ ك ث رو ن. أ ش ه د أن الإله إالا للا و ح د ه ال ش هري ك ل ه و سب ح ان ر ب ال ع ر ع م ا ي هصف و ن. و أش ه د أن مح م د ا ع ب ده و ر س و ل ه الص ا هدق ال م أ مو نأللاه م ص ل ي ع ل ى ع ب هدك و ر سو لهك مح م د و ع ل ى آله هه و ص ح به هه ال هذي ن بهسن ته هه مت م س كو ن. و س ل م ت س ل ي م ا ك ثهي ر اأم ا ب ع د. ف ي ا هعب اد للاه ات قو ا للا ح ق تق اتههه و ال ت مو ت ن اهال و أ ن ت م مس لهمو ن. و اع ل مو ا أ ن أ ج ل األ م ان ا هت و أك ب ر ه ا م ا هعن د كم همن األ و ال هد وا ألح ف ا هد. ف إي اكم ع ن ه ا م س ئ و ل و ن. و ح س ن و ا ت ر بهي ت ه م و ه ذ ب و ا أخ ال ق ه م و ع ل مو ا بهم ا ي ن ف عو ن به هه فهي هدي نه ههم و دن ي اه م و آ هخر ته ههم Hadirin jama ah Jum at rahimakumullah,pada kesempatan khutbah ini saya mengajak hadirin sekalian pada umumnya dan terutama pada diri saya sendiri khususnya untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT dan terus menerus berusaha meningkatkan ketakwaan itu dengan melaksanakan perintah-perintah-nya dan menjauhi larangan-larangan-nya, serta mensyukuri semua kenikmatan dan karunia yang diberikan kepada kita dengan menggunakan dan menyalurkannya pada jalan yang diridhai oleh- Nya. Dengan demikian, semoga kita senantiasa mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin. Hadirin Jamaah Jum at yang berbahagia Perubahan dan pergantian zaman merupakan sunnatullah.oleh karena itu dalam kehidupan kita ini terjadi pergantian generasi dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Masa depan agama, bangsa dan negara salah satunya ditentukan pada hari ini, karena itu setiap kita punya tanggung jawab menghadapi hari esok, yang bisa jadi zamannya sangat berbeda dengan zaman yang kita alami, bahkan tantangan masa depan bisa jadi amat berbeda dengan yang kita hadapi sekarang. Oleh karena itu agama Islam memerintahkan agar kita mempersiapkan generasi atau pemuda dengan sebaik-baiknya. Rasulullah SAW, memiliki banyak sahabat yang lebih muda dari beliau, bahkan banyak yang jauh lebih muda dari beliau. Ali bin Abi Thalib salah satu pemeluk Islam yang paling awal. Beliau memeluk Islam atas keinginannya sendiri ketika berusia 8 tahun, Beliau senantiasa berada di samping Rasulullah. Beliau juga menyertai Rasulullah SAW pada saat bertemu dengan 10

22 40 pemuka Quraisy, yang merupakan tokoh-tokoh paling berpengaruh di masyarakat pada waktu itu. Pada pertemuan itu Rasulullah menyeru mereka untuk masuk Islam, tetapi mereka menolak seruan tersebut.pada saat itu Ali ra.berdiri di sisi Rasulullah sembari memandang kepada semua yang hadir, kemudian berkata : Aku beriman kepadanya, dan aku menjadi penolongnya. Arqam bin Abi Arqam, Usman bin Umair dan sebagainya. Ja far bin Abi Thalib yang berani berdiri di depan Raja Najasyi dari Habasyah (Ethiopia) untuk mewakili dan membela kaum muslimin, padahal ketika itu ia baru berusia 20 tahun. Masih banyak lagi contoh pemuda pemudi muslim yang mampu memberikan konstribusi yang besar kepada Islam dan berprestasi tinggi semata-mata mencari ridha Allah SWT. Perhatian Islam yang besar terhadap generasi muda menunjukkan bahwa masa muda merupakan masa yang sangat penting dan masa yang paling berharga.generasi muda merupakan rahasia kekuatan suatu umat, tiangnya kebangkitan, kebanggaan dan kemuliaan. Di atas pundak merekalah masa depan umat terpikul, karena pemuda memiliki keistimewaan tersendiri, baik dari segi keberanian, kecerdasan, semangat, maupun dari kekuatan jasmaninya. Berikan 10 orang pemuda dan aku akan mampu memindahkan sebuah gunung dan berikan aku 100 orang pemuda maka aku akan dapat menggerakkan dunia pernyataan populer tersebut ditegaskan Bapak Proklamator Republik Indonesia Bung Karno mengenai arti pentingnya posisi pemuda. Sosok pemuda mempunyai nilai sejarah tersendiri.peran pemuda Indonesia senantiasa ada pada lini terdepan dalam sejarah bangsa. Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, Proklamsi Kemerdekaan R.I 1945, Perubahan dari Orde Lama ke Orde Baru 1966, dari Orde Baru ke Orde Reformasi Bahkan masyarakat Internasional menyadari arti penting dan nilai strategis pemuda sebagai agen perubahan (agent of change) dalam pembangunan. Pada periode lahirnya syari at Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, generasi muda memegang peranan yang sangat penting dalam menyebarluaskan dakwah Islamiyah, karenanya jangan lewatkan masa muda untuk hal-hal yang tak ternilai di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, 11

23 menjadi tanggung jawab kita untuk menghasilkan generasi Islam yang berkualitas Islami. Paling tidak, ada empat hal yang menjadi kriteria dari profil pemuda muslim yang berkualitas, yaitu : Pertama, Pemuda yang memiliki aqidah yang benar. Akidah Islam tegak berdasarkan peng-esaan kepada Allah, mengakui-nya sebagai Tuhan, penguasa, pencipta, pemberi rizki, pemilik langit, bumi dan seisinya serta satu-satunya Zat yang akan menghidupkan kembali yang akan memberikan balasan kepada hamba-hamba-nya, dan inti dari akidah adalah Tauhid. Tauhid menjadi misi utama para nabi dan rasul serta para shalih terdahulu yang tidak boleh dilupakan.apa yang dilakukan oleh Yaqub as ketika hampir wafat, patut kita teladani dalam mempersiapkan pemuda sebagai generasi penerus. Waktu itu, Yaqub bertanya kepada anak-anaknya, Apa yang akan kalian sembah sepeninggalanku? semua anak-anaknya menjawab, kami akan menyembah Tuhanmu, Tuhan bapak-bapakmu-ibrahim, Ismail, Ishak yakni Allah SWT dan kami berserah diri kepada-nya (kisah ini diabadikan dalam QS. 2 Al Baqarah : 133). Demikian pula pengajaran Lukman kepada anaknya yang diabadikan dalam Al-Qur an yang artinya : Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar (QS. 31 Lukman : 13). Dasar pendidikan akhlak bagi seorang pemuda adalah akidah yang benar, karena akhlak tersarikan dari akidah dan pancaran darinya. Oleh karena itu jika seorang pemuda berakidah dengan benar, niscaya akhlaknya pun akan benar, baik dan lurus. Begitu pula sebaliknya, jika akidahnya salah dan melenceng, maka akhlaknya pun akan tidak benar. Dalam satu hadits Rasulullah SAW bersabda ا لل امؤ م ن ي ن ا ي م ان اا ح س ان اهم اخلاق ا: ا ك م Mukmin yang sempurna imannya, adalah yang paling baik akhlaknya (HR. Turmudzi dari Abi Hurairah). Ciri Kedua, menempa diri dengan memiliki ilmu dan tsaqafah Islam. Kita semua terutama pemuda hendaklah senantiasa menempa diri dan secara terus-menerus mencari ilmu dan mengamalkannya. Tanpa ilmu pemuda akan tertinggal. Islam mengajak manusia untuk menguasai ilmu, dalam ayat 12

24 pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang artinya : Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (QS. 96 Al- Alaq : 1-4). Betapa pentingnya ilmu bagi seorang pemuda, Rasul yang mulia senantiasa memotivasi umatnya untuk belajar dan membaca. Ada baiknya kita menelaah kembali kisah seorang pemuda yang usianya belum genap tiga belas tahun berjalan mendekati barisan pasukan muslim dengan membawa sebilah pedang ia mendatangi Rasulullah dan berkata, Ya Rasulullah, aku membaktikan hidupku kepadamu. Izinkan aku untuk pergi bersamamu dan memerangi musuh-musuh Allah di bawah panji-panjimu. Rasulullah yang mulia memandang anak tersebut dengan penuh kekaguman dan menepuk pundaknya. Beliau memuji keberaniannya, tetapi menolaknya untuk bergabung dengan pasukan muslim. Anak muda itu (Zaid bin Tsabit ra.)rasulullah pun kemudian memberikan tugas kepadanya. Zaid pergilah belajar tulisan Yahudi.Zaid kemudian belajar bahasa Ibrani. Maka kemudian ia sangat fasih berbahasa Ibrani dan menjadi sekretaris Rasulullah SAW. Rasulullah juga memerintahkan Zaid untuk belajar bahasa Syria.Demikian Zaid mempunyai fungsi penting ketika Rasulullah berunding dan berkomunikasi dengan bangsa-bangsa yang tidak bisa bahasa Arab. Ketiga, dari ciri pemuda yang diharapkan di dalam Islam adalah memiliki keterampilan dalam berbagai hal untuk dimanfaatkan dalam kebaikan dan kebenaran dalam upaya mencapai kemajuan diri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara.pada masa Rasulullah SAW para sahabat telah menunjukkan kemampuan yang terampil dalam berbagai hal, ada yang terampil dalam berdagang, berperang dan sebagainya yang semua ini tentu saja amat berguna. Kepada mereka yang memang terampil, Rasulullah SAW sendiri tidak segansegan memberi penghargaan dan amanah guna mengembangkan keterampilannya itu. Maka ketika Usamah bin Zaid telah menunjukkan keterampilannya yang luar biasa dalam berperang, beliau tidak segan-segan mengangkatnya menjadi panglima perang meskipun umurnya baru 17 tahun, sementara Mush ab bin Umair yang terampil dalam dakwah, ditugaskan beliau untuk dakwah ke Yatsrib (Madinah). 13

25 Ciri keempat, memiliki tanggung jawab, Di antara bukti kebenaran dan kemuliaan nilai-nilai Islam adalah adanya tuntutan tanggung jawab dari setiap individu atas semua perbuatannya.diferensiasi yang hakiki antara manusia adalah dengan mengukur rasa tanggung jawab serta kemauan untuk menanggung akibat dari perbuatan yang dilakukan. Prinsip tanggung jawab ini merupakan salah satu prinsip yang ditetapkan dalam Al Qur an dalam sejumlah ayatnya اكل ن ف س ب م اك س ب ت ر ه ين ة :. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya (QS. 74 Al Mudatsir : 38). Pada prinsipnya tanggung jawab ini mencakup kepada tiga hal, yaitu; tanggung jawab pemuda sebagai seorang individu, tanggung jawab sebagai anggota masyarakat, tanggung jawab sebagai bagian dari umat.menunaikan kewajiban terhadap umat Islam yang tersebar di seluruh belahan dunia dan dalam setiap bidang kehidupan. Ketiga,tanggung jawab tersebut dengan segala cakupannya menurut DR. Ali Abdul Halim Mahmud mantan Syeikh Al Azhar dalam kitabnya At-Tarbiyah al-khuluqiyah dengan edisi Indonesia Akhlak mulia menegaskan bahwa meninggalkan ketiga kewajiban ini merupakan keburukan yang dicela oleh Islam. Ketiga tanggung jawab tersebut sangat sesuai dengan nilai-nilai kemasyarakatan dan nilai-nilai kemanusiaan atau humanisme. Untuk mewujudkan pemuda yang berkualitas itu, maka paling tidak ada tiga institusi yang mempunyai pengaruh sangat efektif, yaitu : a. Keluarga, dalam pengertian sempit mencakup kedua orang tua, saudara dan kerabat. Dalam pengertian luas mencakup teman, tetangga, masyarakat secara keseluruhan. b. Masjid, memberi pengaruh yang baik bagi jiwa orang-orang dalam berhubungan dengan sang Pencipta. c. Sekolah, meliputi unsur-unsur yang ada di dalamnya, buku, peralatan, methode, gedung dan hal-hal yang mempengaruhi murid. Para pemuda sangat dituntut untuk mempersiapkan dirinya guna menyongsong masa depan agama, bangsa dan negara yang cerah, dan mempersiapkannya memerlukan perhatian dan kerja sama yang serius. Harapan kami, dalam rangka mempersiapkan diri menjadi manusia yang berkualitas perlu berupaya secara serius dan focus tanpa terganggu urusan 14

26 yang tidak seharusnya, seperti kawin muda tanpa adanya alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. بارك للا لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من اآليات والذكر الحكيم أقول ما تسمعون وأستغفر للا لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم. 15

27 2. MENGHINDARI PERGAULAN BEBAS Khutbah Pertama الحمد هلل رب العالمين وال عدوان إال على الظالمين وأشهد أن ال إله إال هللا وحده ال شريك له ولي الصالحين, وأشهد أن محمدا عبده ورسوله النبي األمين صلى هللا وسلم وبارك عليه وعلى آله وأصحابه المتقين والتابعين ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد: ف أ ا و ص ي اكم أي ه ا الن ا اس و ن ف س ي ب ت ق و ى هللا ع ز و ج ل ف ات قاو ا هللا ر ح م اكم هللاا ف م ن ات قى ر ب اه ف از و س ع د. ق ال ع ز و ج ل : ي ا أي ه ا ال ذ ي ن آم انوا ات قاو ا هللا و قاو لاو ا ق و ال س د ي دا ايص ل ح ل اكم أع م ال اكم و ي غ ف ر ل اكم اذ انو ب اكم و م ن ايط ع هللا و ر اسو ل اه ف ق د ف از ف و زا ع ظ ي ما Sidang Jum at yang dimuliakan Allah Pada kesempatan yang mulia ini kami mengajak, mari kita perbarui syukur kepada Allah, atas segala nikmat yang diberikan kepada kita. Nikmat iman, nikmat Islam, nikmat sehat, nikmat waktu dan kesempatan serta nikmat-nimat lain yang tidak mungkin kita hitung. Semoga dengan syukur itu kita mendapatkan nikmat yang lebih banyak lagi dari Allah Subhanahu wa Ta ala. Semoga shalawat dan salam senantiasa diberikan kepada junjungan kita nabi besar Muhhamad, beseta keluarga, sahabat, dan pengikutpengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Dalam kesempatan yang sangat baik ini, tidak lupa saya berpesan setulus-tulusnya, agar kita berusaha lebih serius dan bersungguh-sungguh untuk meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah, dengan iman dan takwa yang sesungguh-sungguhnya. Karena dengan iman dan takwa yang sesungguh-sungguhnya itulah, kehidupan kita akan lebih baik, di dunia hingga ke akhirat nanti. Sidang Jum at yang dimuliakan Allah Kalau kita cermati kehidupan disekitar kita ada pergeseran nilai-nilai dan semakin jauh dari norma-norma agama, perilaku antara remaja semakin bebas tanpa batas dan cenderung tidak terkendali. Hal ini dapat kita saksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana para remaja bergaul atau melalui media cetak dan elektronik. Mereka bergaul dan bercanda dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dengan begitu bebas dan mencolok. Bahkan mereka menggunakan identitas muslim (berjilbab) sebagai kedok untuk 16

28 menutupi perilakunya yang jauh dari nilai-nilai islami. Pergaulan mereka tidak ada dinding pembatas, mereka berpelukan, berciuman dilakukan dimana dia suka, di hiburan malam, tempat rekreasi, di pinggir jalan, di mall, di sekolah, bahkan di tempat peribadatan. Bukankah mereka tidak mengetahui, bahwa Allah ta ala telah menurunkan adzab yang luar biasa pada zaman nabi Luth. Gempa dahsyat terjadi, seakan bumi dibalikkan yang membinasakan kaumnya. Allah telah mengazab manusia yang menggauli binatang, sesama jenis, dan berganti-ganti pasangan dengan diturunkan penyakit yang selama ini belum diketemukan obatnya yaitu HIV/AIDs. Istilah pergaulan bebas diadopsi dari budaya di dunia barat yang identik dengan perilaku remaja maupun pemuda-pemudinya yang berperilaku (seks) bebas yang dianggap sebagai sebuah kewajaran. Hadirin yang berbahagia... Apabila kita amati penyebab terjadinya pergaulan bebas ini antara lain disebabkan sbb: 1. Longgarnya pengawasan orangtua dan tokoh masyarakat. Orangtua yang terlalu memberikan kelonggaran terhadap putra-putrinya akan menyebabkan menuju pada pergaulan bebas. Sebagai contoh orang tua membiarkan ketika anaknya pergi berduaan sampai larut malam tanpa tujuan yang jelas. Orang tua tidak peduli ketika anaknya berduaan di rumah, bahkan orangtua memberikan kesempatan dengan meninggalnya putra-putrinya berduaan dirumah. Dalam tinjauan islam, laki-laki dan wanita berduaan dengan bukan mahramnya tanpa didampingi orang lain itu dilarang.. Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita, kecuali dengan mahramnya. Dan juga seorang wanita tidak boleh berpergian kecuali bersama mahramnya (HR. Muslim) 17

29 Demikian pula orang tua membiarkan begitu saja secara bebas putra putrinya keluar berduaan dengan tunangannya. Meskipun mereka telah bertunangan, namun demikian status mereka masih belum menjadi pasangan yang sah. Dan haram baginya untuk pergi berduaan saja. Maka dari itu, seorang yang pergi berduaan saja dengan lain jenis dan bukan mahramnya pada tempat yang sepi dan romantis akan berat godaannya. Dan boleh jadi akan terjerumus di dalamnya tidak kuasa menahan hawa nafsunya. Ini awalnya banyak terjadi perzinahan dan akan menimbulkan akibat kehamilan di luar nikah di kalangan remaja. Maka dari itu, hendaklah para orangtua berhati-hati terhadap putra-putrinya, terutama terhadap anak perempuannya. Jangan dilepas begitu saja tanpa adanya pengawasan, bimbingan dan nasehat. Hendaklah mereka diarahkan kepada tuntunan agama islam dan di perlukan penteladanan yang baik dari orangtua. Islam telah melarang perbuatan yang mendekati zina. 2. Masuknya budaya barat. Budaya barat ini masuk dan sangat sulit untuk dibendung baik melalui media cetak maupun elektronik. Pengaruh ini akan sangat kuat masuk di dalam kehidupan kalangan remaja. Remaja yang terpengaruh budaya barat cenderung memilki gaya hidup bebas dan mengagungkan kebebasan. Oleh karena itu, banyak terjadi pelecehan seksual, perzinahan, dan kehamilan yang tidak diinginkan. Salah satu cara untuk menanggulangan masalah ini hendaklah kita (khususnya para penguasa dan tokoh masyarakat). Menyeleksi secara ketat budaya asing yang menyimpang tidak sesuai dengan budaya kita. Untuk menunjang hal ini perlu diberikan sanksi yang tegas bagi mereka yang melakukan tindakan a-susila, termasuk terhadap media yang memuat tayangan-tayangan yang mengakibatkan dekadensi moral. 3. Banyaknya hiburan yang memberikan peluang kepada masyarakat terjadinya pergaulan bebas. Adapun peluang ini tidak terbatas pada pemberian fasilitas tempat, namun adanya kekosongan/peluang jiwa 18

30 pada diri seseorang yang mengakibatkan mereka berfantasi, berkhayal kemana-mana dan yang bukan-bukan. Dan ini lebih berbahaya. Pada kondisi seperti ini, bilamana seseorang tidak memiliki kendali iman yang kuat, sementara fasilitas tersedia lengkap, maka tidak ada pilihan lain kecuali mencari kesenangan, kepuasan dan kebebasan. Oleh karena itu, hendaklah waktu luang yang dimiliki digunakan halhal yang bersifak kebajikan, apalagi pekerjaan itu berbuah pahala dan dapat mempertebal keimanan kita kepada Allah Swt. Jangan sampai kita tertipu dengan nikmatnya peluang/kekosongan..... Dua macam kenikmatan yang kebanyakan manusia dapat tertipu keduanya yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang kosong (HR. Bukhori Muslim) Demikian juga tempat-tempat wisata yang telah disalahgunakan oleh pengelolanya, sehingga tujuan semula tempat wisata untuk rekreasi, menjadikan terkesan negative dan memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk melakukan hal-hal yang negative. Maka untuk mengembalikan citra wisata pada tujuan semula, hendaklah pemerintah melakukan pengawasan terhadap pengelola wisata dengan memberikan sanksi yang tegas. 4. Meminum minuman keras, minuman keras dapat mengakibatkan manusia kehilangan kendali dan menimbulkan nafsu binatang, sehingga dengan mudah dapat terjerumus kepada perzinahan yang mungkin tidak disadari. Selain itu dampak negatif dari minuman keras dapat berakibat rusaknya jaringan tubuh dan otak manusia. Karena itu, jika minuman keras tidak diberantas serta para produsen dan pengedar tidak diberi sanksi tegas, maka pergaulan bebas dan kerusakan moral bangsa semakin merajalela. Agama islam mengajarkan sebagaimana sabda Rasulullah Saw: Segala macam 19

31 minuman yang memabukkan, maka hal itu hukumnya adalah haram. (HR. Buchori dan Muslim) 5. Bergesernya nilai budaya Bergesernya nilai-nilai kehidupan dari pengaruh barat telah mengubah tujuan hidup kearah mencintai dunia. Dengan demikian perilaku kehidupan akan cenderung memuaskan hawa nafsu dan menghalalkan segala cara. Oleh karena itu, orang yang telah berubah tujuan hidupnya kearah mengejar kehidupan duniawian, mengumbar hawa nafsu mencari kenikmatan dan kepuasan, hendaklah mereka merenungi, bahwa hidup di dunia hanya sesaat, lambat laun pasti akan berakhir. Sebelum semuanya berakhir, pergunakan masa hidup ini untuk menacari bekal di hari kelak dengan bekerja/beribadah hanya semata-mata mencari ridha Allah ta ala. Gunakan harta benda yang diperoleh untuk mensyukuri nikmat yang di dapat. Yakinlah bahwa kehidupan di akhirat lebih nikmat dibanding kehidupan dunia, seperti firman Allah dalam QS. Al-a laa 16-17: Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Hadirin, Jamaah Jum at yang Mulia. Pergaulan bebas yang dilakukan akan berdampak pada terjadinya hubungan seksual secara bebas dan berganti-gantian pasangan. Perilaku tersebut akan menimbulkan penyakit seksual menular termasuk terjangkitnya HIV/AIDs dan tentu saja akan mengakibatkan kehamilan yang tidak diinginkan. Untuk menumbuhkan keberanian melakukan hubungan bebas, biasanya mereka memacu diri dengan mengkonsumsi barang-barang yang memabukkan, seperti minuman keras dan sejenisnya (narkoba), sedangkan untuk mendapatkan barang tersebut seringkali mereka melakukan tidakan criminal, mencuri, malak, korupsi dsb. Bagi mereka yang terlanjur jauh masuk dalam pergaulan sek bebas maka akan diikuti dengan narkoba dan permasalahan 20

32 penyakit menular. Sungguh mempunyai efek yang sangat membahayakan bagi bangsa ini apabila tidak ditangani secara serius oleh pemerintah dan semua lapisan masyarakat. Sidang Jum at yang dimuliakan Allah Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari pergaulan bebas sbb: Pertama, perintah untuk menahan pandangan dan menutup aurat sebagaimana tertera dalam QS: An Nuur: 30-31, dan QS: Al Ahzab : 59, yang intinya bagi kaum hawa dilarang untuk menampakkan perhiasannya dan kecantikannya dihadapan laki-laki asing atau ber-tabarruj. Rasulullah Saw juga bersabda: "Dua golongan di antara penghuni neraka yang belum aku lihat keduanya: suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka gunakan untuk memukul orang-orang; perempuan yang berpakaian, tetapi telanjang yang cenderung dan mencenderungkan orang lain, rambut mereka seperti punuk unta yang miring". (HR Muslim), Kedua, Islam melarang khalwat (berdua-duaan) antara laki-laki dan wanita kecuali disertai mahramnya, Sabda Rasulullah Saw : "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali kali dia bersunyi-sunyi dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya adalah syaitan" (HR/ Ahmad), Ketiga, Islam juga melarang perempuan dan laki-laki bercampur baur (ikhtilath) karena Islam menjaga dan menjadikan jama ah kaum wanita terpisah dari jama ah kaum laki-laki yang bukan mahram seperti Islam menjadikan shaf sholat kaum wanita dibagian belakang dari shaf sholat kaum laki-laki, kecuali pada tempat memungkinkan untuk memisahkan keduanya, seperti aktivitas ibadah haji atau jual-beli di pasar-pasar, hal ini semacam ini telah dimanifestasikan secara praktis dan bersifat massal oleh masyarakat Islam pada masa Rasulullah saw. 21

33 Ke-empat, jangan mendekati zina, Allah Swt berfirman: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk (QS: Al Isra: 17). Larangan ini tidak hanya menghindari perilakunya saja yang dapat menimbulkan nafsu syahwat, namun juga perkataan atau perbincangan yang menimbulkan dorongan seksual. Kelima, Islam melarang seorang wanita melakukan perjalanan dari suatu tempat yang lain selama sehari semalam, kecuali bila disertai mahramnya. Sabda Rasulullah Saw. : "Tiada dihalalkan bagi seorang wanita yang percaya kepada Allah dan hari kemudian bepergian perjalanan sehari semalam kecuali bersama mahramnya" (Buhkori Muslim), Keenam, anjuran untuk menikah, Firman Allah Swt: Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orangorang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-nya) lagi Maha Mengetahui. (QS: An-nur: 32). Cara yang terakhir ini tentu perlu pemikiran yang mendalam. Perkawinan itu tidak sekedar kita mendatangkan penghulu dan terjadi ijab-qabul, perkawinan untuk jangka panjang dan mempunyai banyak konskuensi. Andaikata perkawinan itu merupakan jalan akhir yang harus ditempuh untuk 22

DI BULAN SUCI RAMADHAN

DI BULAN SUCI RAMADHAN AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Disusun Oleh: Mohammad Iqbal Ghazali. MA Murajaah : Abu Ziyad ا عمال رمضانية Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

Lebih terperinci

Gaya Hidup Islami dan Jahili

Gaya Hidup Islami dan Jahili Gaya Hidup Islami dan Jahili Dalam pandangan Islam gaya hidup dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu: 1) gaya hidup Islami, dan 2) gaya hidup jahili. Gaya hidup Islami mempunyai landasan yang

Lebih terperinci

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Dan mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang memiliki kemampuan. Barangsiapa kafir atau mengingkari

Lebih terperinci

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU Oleh: Mohammad Fakhrudin Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, Berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan

Lebih terperinci

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang

Lebih terperinci

Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar

Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Dinukil dari Buku Kumpulan Fatwa Untuk Wanita Muslimah (hal. 851-852) Disusun oleh : Amin

Lebih terperinci

Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia

Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia Khutbah Jumat ini berisi nasihat agar kita tidak terlena dengan kenikmatan yang kita peroleh di dunia. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia

Lebih terperinci

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan)

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf I TIKAF Pengertian I'tikaf Secara harfiyah, I tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah

Lebih terperinci

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama Menimbang: 1) Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. 2) Ummat islam agar tidak mencampur-adukkan Aqidah

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANG PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANG PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANG PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa hakikat

Lebih terperinci

[ ] E١٩٠ J١٨١ W F : : SIFAT TERUS TERANG Tidak ada kebaikan padamu apabila kamu tidak mengatakannya Apakah di antara konsekuensi berterus terang adalah adab yang buruk, membangkitkan fitnah, mengungkap

Lebih terperinci

Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA

Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA Dalam sejarah ulama salaf, diriwayatkan bahwa khalifah rasyidin ke V Umar bin Abdil Aziz dalam suatu shalat tahajjudnya membaca ayat 22-24 dari surat ashshoffat اح

Lebih terperinci

Saudara-saudara yang saya hormati dan banggakan,

Saudara-saudara yang saya hormati dan banggakan, SAMBUTAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PADA ACARA SYUKURAN HAB KE 67 TAHUN 2013 SEKALIGUS LEPAS SAMBUTAN KEPELA KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TAPIN SELASA, 18 DESEMBER

Lebih terperinci

PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III )

PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III ) PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III ) Tidak ada satu orang pun yang membangun rumah tangga harus hancur ditengah perjalanan, atau rumah

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at. Keutamaan Bulan Sya'ban. Bersama Dakwah 1

Khutbah Jum'at. Keutamaan Bulan Sya'ban. Bersama Dakwah 1 Bersama Dakwah 1 KHUTBAH PERTAMA.. * Hari ini kita telah memasuki bulan Sya'ban. Tidak terasa telah enam hari kita bersamanya. Bulan Sya'ban, yang terletak diantara Rajab dan Ramadhan ini seringkali dilalaikan

Lebih terperinci

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR KHUTBAH PERTAMA اى ح ذ ى ي اى ز خ ي ق اى ى د و اى ح بح ى ج ي ى م ؤ ن ؤ ح س ع ال و ج ع و ى ي ى ص ى ه إ ى ش ا ق و ا ح خ و ج ال. ؤ ش ه ذ ؤ ل إ ى إ ل اهلل و ح ذ ل ش ش ل ى ش ه بد

Lebih terperinci

*** Syarat Amal Diterima

*** Syarat Amal Diterima Syarat Amal Diterima Kita telah mengetahui, bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah kepada-nya, setelah itu Allah Subhanahu wa Ta ala akan membalas pahala amal ibadah, sesuai dengan tingkatannya.

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN نو قض لا سلا ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ عبد لعزيز بن عبد الله بن با Penerjemah: Abu Azka Faridy ترمجة: بو ىك فريد Murajaah: Muh. Mu inudinillah Muhammadun Abdul

Lebih terperinci

PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011

PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011 PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011 A. LATAR BELAKANG Dalam kurun waktu 5 tahun ke depan tepatnya tahun 2015, pemerintah ingin meraih

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa dalam Islam, pernikahan adalah merupakan bentuk ibadah yang

Lebih terperinci

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA Modul IV: MENGATASI MASALAH HUBUNGAN SUAMI/ISTRI Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA Dr. Agus Sofyan A. JUJUR: Jujur atau terusterang merupakan sifat yang sangat dianjurkan

Lebih terperinci

!!" #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/" 4./" 56 * % &' &()*+&, " "# $ %! #78*5 9: ;<*% =7" >1?@*5 0 ;A " 4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. "/ 4!

!! #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/ 4./ 56 * % &' &()*+&,  # $ %! #78*5 9: ;<*% =7 >1?@*5 0 ;A  4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. / 4! [ ] E٤٩١ J٤٨٧ W F : : Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Sesungguhnya agama mewajibkan kepada para pengikutnya (berbuat baik) dalam segala hal dan tidak ridha dari para pengikutnya

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT NOMOR : 9 TAHUN 2007 TENTANG PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN BUPATI PASAMAN BARAT Menimbang : a. Bahwa

Lebih terperinci

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد Seteleh Operasi Kelamin dari Laki-laki Menjadi Perempuan Apakah DiPerbolehkan Dia Berduaan Dengan Wanita? قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syaikh

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jumat berikut ini menjelaskan tentang hakikat iman beserta tanda-tandanya. bagaimanakah penjelasan lengkapnya dan sudahkah kita termasuk orang-orang

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PENAJAM PASER UTARA, Menimbang : a. bahwa tujuan pendidikan

Lebih terperinci

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib ] إندوني Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Baz rahimahullah Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS (MUI), setelah : Menimbang : 1. bahwa produk pangan ternak ada yang telah dikembangkan

Lebih terperinci

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan ال ح م د هلل و الص ال ة و الس ال م ع لى ر س و ل هلل و ع لى آل ه و ص ح ب ه و م ن و اال ه أ م ا ب ع د Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan بسم اهلل الرحمن الرحيم basmallah: Bacaan

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 TAMAN SIDOARJO) SKRIPSI Diajukan sebagai persyaratan memperoleh

Lebih terperinci

Masyarakat Merdeka. Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah. Muhammad Ali al-hasyimi. Terjemah : Muzaffar Sahidu

Masyarakat Merdeka. Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah. Muhammad Ali al-hasyimi. Terjemah : Muzaffar Sahidu Masyarakat Merdeka Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah [ Indonesia Indonesian ] Muhammad Ali al-hasyimi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Muhammad Thalib 2009-1430 ملسلم ملسلم

Lebih terperinci

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Yos. 24 : 1 2a. 15-17. 18b) Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita. Bacaan diambil dari Kitab Yosua:

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Yos. 24 : 1 2a. 15-17. 18b) Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita. Bacaan diambil dari Kitab Yosua: Tahun B Minggu Biasa XX - 23 Agustus 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Yos. 24 : 1 2a. 15-17. 18b) Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita. Bacaan diambil dari Kitab Yosua: Menjelang wafatnya,

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti

Lebih terperinci

Pertobatan Sejati Suatu Syarat

Pertobatan Sejati Suatu Syarat Pertobatan Sejati Suatu Syarat Agama Menjamin Kebahagiaan Keluarga. Agama keluarga adalah satu kuasa yang ajaib. Tingkah laku suami terhadap istri dan istri terhadap suami akan membuat kehidupan rumah

Lebih terperinci

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syekh Muhammad Shaleh Al-Munajjid الشيخ مد صالح ملنجد Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan:

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH 25 Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH Majelis Ulama Indonesia, setelah : MENIMBANG :

Lebih terperinci

Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri [An-Naml : 40]

Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri [An-Naml : 40] Apakah Anda sudah puas dengan keadaan hidup saat ini? Apakah keinginan Anda sudah terpenuhi? Apakah anda sudah bisa membahagian semua orang yang pernah berjasa kepada Anda? Apakah anda sudah jadi orang

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Lebih terperinci

: Dzikir dan Do a setelah Sholat. : Ummu Abdillah al-buthoniyyah. Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.

: Dzikir dan Do a setelah Sholat. : Ummu Abdillah al-buthoniyyah. Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin. Judul Penyusun Desain Sampul : Dzikir dan Do a setelah Sholat : Ummu Abdillah al-buthoniyyah : MRM Graph Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.org e-mail: redaksi@raudhatulmuhibbin.org

Lebih terperinci

Trio Hukum dan Lembaga Peradilan

Trio Hukum dan Lembaga Peradilan Trio Hukum dan Lembaga Peradilan Oleh : Drs. M. Amin, SH., MH Telah diterbitkan di Waspada tgl 20 Desember 2010 Dengan terpilihnya Trio Penegak Hukum Indonesia, yakni Bustro Muqaddas (58), sebagai Ketua

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI BAB III LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI PENGEMBANGAN PROGRAM POSYANDU MANDIRI Atas dasar berbagai uraian tersebut, Posyandu masa depan harus secara sadar dikembangkan untuk pertama-tama menjadi

Lebih terperinci

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian Mengapa Kita Harus Berdakwah?? [ Indonesia Indonesian ] Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430 ? : : 2009-1430 2 Mengapa Kita Harus Berdakwah? [1] Dakwah merupakan jalan

Lebih terperinci

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 TAHN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Kej. 15 :1-6; 21:1-3) Anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian:

Lebih terperinci

ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR

ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR KHUTBAH PERTAMA إ ا ح ذ ح ذ و غ ز ؼ و غ ز ف ش و ؼ و ر ث بهلل ش ش و س أ ف غ ب و ع ئ بد أ ػ ب ب ذ اهلل ا ض و ض ا بد أ ش ذ أ ال إ إ ال اهلل و ح ذ ال ش ش ه و أ ش ذ أ ح

Lebih terperinci

yang berhubungan dengan aturan agama Islam. Hal yang wajib dilakukan secara tertib adalah melaksanakan shalat. Shalat merupakan tiang agama Islam

yang berhubungan dengan aturan agama Islam. Hal yang wajib dilakukan secara tertib adalah melaksanakan shalat. Shalat merupakan tiang agama Islam 1 NYAI AHMAD DAHLAN Bangsa Indonesia pada umumnya, khususnya keluarga besar Muhammadiyah dan Aisiyah di manapun berada, selayaknyalah menyambut gembira Surat Keputusan Republik Indonesia, Jenderal Soeharto

Lebih terperinci

[ ] : : : : : Ibnul Qayyim rahimahullah menguraikan wasiat Nabi Yahya bin Zakariya alaihimassalam yang berbunyi : Artinya: Dan aku memerintahkan kamu untuk shalat, jika kamu shalat maka janganlah kamu

Lebih terperinci

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA ------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab

Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab 1 Risalah Ilmiyah Ahlus Sunnah Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab Fatwa-Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Pertanyaan 1: Apa hukum orang yang berpuasa di bulan Rajab selama satu bulan penuh seperti

Lebih terperinci

Nilai-nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI

Nilai-nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI Nilai-nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI Sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt, Tuhan yang maha kuasa, berkat rahmat dan karunia-nya buku saku

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan

Lebih terperinci

BUPATI BANYUWANGI. Assalaamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

BUPATI BANYUWANGI. Assalaamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua BUPATI BANYUWANGI SAMBUTAN BUPATI BANYUWANGI PADA UPACARA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL DIRANGKAI DENGAN PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE-18 SEKALIGUS DEKLARASI GEMPITA PERPUS (GERAKAN MASYARAKAT

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH Oleh: رحمه اهلل Imam Ibnu Katsir Download > 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. سورة الشرح TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH (Bukankah Kami telah Melapangkan) 1 "Dengan menyebut Nama

Lebih terperinci

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA Pembangunan agama merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak memeluk agama dan beribadat menurut keyakinan masing-masing sebagaimana

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 6 196 Daftar Bahasan Pengertian Anjuran Melakukan Hukum Syarat-Syarat Waktu di Sepuluh Malam Terakhir Bulan Ramadhan Hikmah di Balik Anjuran Hal-Hal yang Dibolehkan Bagi Orang yang Hal-Hal yang Membatalkan

Lebih terperinci

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus ] ندونييس Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto

Lebih terperinci

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ)

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) SKRIPSI Oleh: MUHAMMAD MAKSUM NIM. 241 042 022 Pembimbing I LUTHFI HADI AMINUDDIN, M. Ag. Pembimbing II UDIN SAFALA, M.H.I

Lebih terperinci

Hari Raya Natal tahun 2014 bagi narapidana dan anak pidana yang

Hari Raya Natal tahun 2014 bagi narapidana dan anak pidana yang MENTERI IIUKUM DAN HAKASASI MANUSIA REPTIBLIK INDONESIA SAMBUTAN MENTERI HUKUM DAN HAM RI PADA ACARA PEMBERIAN REMISI KHUSUS KEPADA NARAPIDANA DAN ANAK PIDANA PADA PERINGATAN HARI RAYA NATAL TANGGAL 25

Lebih terperinci

Menjadi Anggota Masyarakat Gereja

Menjadi Anggota Masyarakat Gereja Menjadi Anggota Masyarakat Gereja Chee Kim adalah seorang anak yatim piatu. Meskipun ia baru berusia enam tahun, ia hidup sebagai gelandangan di kota Hong Kong. Ia tidak mempunyai keluarga. Pada suatu

Lebih terperinci

Program Pembangunan Karakter Klinik Abu Albani Centre

Program Pembangunan Karakter Klinik Abu Albani Centre Program Pembangunan Karakter Klinik Abu Albani Centre Tujuan Pembangunan Karakter Anak : Membangun sikap dan watak seseorang sehingga mempunyai sebuah sikap yang dapat dinilai sebagai sikap yang baik menurut

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-45 TENTANG ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH MUQADDIMAH Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang. Segala puji bagi Allah yang mengasuh

Lebih terperinci

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK MATERI MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KELAS VIIIA MTs ASY-SYARIFIYAH

Lebih terperinci

SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 )

SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 ) SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 ) Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kompetensi Dasar : Pernikahan dalam Islam ( Hukum, hikmah dan ketentuan Nikah) Kelas : XII (duabelas ) Program : IPA IPS I. Pilihlah

Lebih terperinci

8 AKHLAK BAB. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji.

8 AKHLAK BAB. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY BAB 8 AKHLAK STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji. KOMPETENSI DASAR: 11.1. Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti. 11.2. Menampilkan

Lebih terperinci

Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan

Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan بوادر اخلري وبوادر الرش ] إندوني [ Indonesia Indonesian Muhammad bin Abdullah bin Mu aidzir Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2011 1432 بوادر

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR PAI PADA ASPEK KOGNITIF ANTARA SISWA YANG IKUT ROHIS DENGAN SISWA YANG TIDAK IKUT ROHIS di SMA NEGERI 3 SEMARANG KELAS XI TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Diajukan untuk

Lebih terperinci

Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari...

Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yohanes 17 Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yesus Berdoa untuk murid-muridnya Semua Orang yang Engkau Berikan Kepadaku Peliharalah.Mereka Supaya Mereka Menjadi Satu Berada Bersama-sama dengan

Lebih terperinci

Keindahan Nama-nama Allah

Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Oleh: Ustadz Abdullah bin Taslim al-buthoni, M.A Khotbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

W A L I K O T A B A N J A R M A S I N

W A L I K O T A B A N J A R M A S I N W A L I K O T A B A N J A R M A S I N PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG WAJIB BACA TULIS AL-QURAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR / MADRASAH IBTIDAIYAH, SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/

Lebih terperinci

10 Pembatal Keislaman

10 Pembatal Keislaman 10 Pembatal Keislaman نو قض لا سلا [ Indonesia Indonesian ] Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Ghazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1432 نو قض لا سلا» باللغة

Lebih terperinci

$! " # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! "#$

$!  # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! #$ [ ] : : : Ikhtilaf Ulama, Sebab dan Sikap Kita Terhadapnya Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kita nikmat iman dan islam serta kesehatan, karunia yang tiada taranya yang telah diberikan-nya

Lebih terperinci

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan Rahmat serta Karunia-nya kita masih diberi

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan Rahmat serta Karunia-nya kita masih diberi SAMBUTAN BUPATI ACEH BESAR PADA ACARA RAPAT TURUN KE SAWAH MEUGO RUWENG MUSIM TANAM GADU TAHUN 2014 SELASA, 18 MARET 2014 Assalammualaikum Wr. Wb. Yang Kami hormati, Kepala badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan

Lebih terperinci

Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara

Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara شلكة لرسقة عند الا طفال ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid حامد نهار ملط ي Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan: www.islamhouse.com

Lebih terperinci

KODE ETIK PANITERA DAN JURUSITA

KODE ETIK PANITERA DAN JURUSITA KODE ETIK PANITERA DAN JURUSITA KETENTUAN UMUM Pengertian PASAL 1 1. Yang dimaksud dengan kode etik Panitera dan jurusita ialah aturan tertulis yang harus dipedomani oleh setiap Panitera dan jurusita dalam

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara

Lebih terperinci

Hidup dibawah Masa Paus Terakhir: 12 Fakta Yang Harus Anda Ketahui

Hidup dibawah Masa Paus Terakhir: 12 Fakta Yang Harus Anda Ketahui Hidup dibawah Masa Paus Terakhir: 12 Fakta Yang Harus Anda Ketahui Dunia sedang berada dibawah masa pemerintahan Paus Francis I, raja ke-8 dan yang terakhir, sejak dia dinobatkan menjadi penguasa mutlak

Lebih terperinci

Definisi Khutbah Jumat

Definisi Khutbah Jumat Definisi Khutbah Jumat 1. Definisi khotbah Definisi secara bahasa Khotbah, secara bahasa, adalah 'perkataan yang disampaikan di atas mimbar'. Adapun kata khitbah yang seakar dengan kata khotbah (dalam

Lebih terperinci

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari...

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yohanes 12 Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yesus Diurapi di Betania Persepakatan untuk Membunuh Lazarus Yesus Dielu-elukan di Yerusalem Beberapa Orang Yunani Mencari Yesus Yesus Memberitakan

Lebih terperinci

Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan)

Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan) Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan) Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2012-1433 صفة صلاة الاستسقاء» باللغة الا ندونيسية «الشيخ مد

Lebih terperinci

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Melengkapi Gelar Sasrjana Sastra

Lebih terperinci

SURATKU BUAT RI 1-2: "Dua Harapan Agar Generasi Muda dapat Berkarya" (112)

SURATKU BUAT RI 1-2: Dua Harapan Agar Generasi Muda dapat Berkarya (112) Tretes, 20 Agustus 2009 Kepada Yth : Bpk Presiden RI beserta Wakil Di Tempat Dengan hormat, Sebelumnya saya menyampaikan selamat atas terpilihnya Bapak Presiden beserta Wakil untuk memimpin Bangsa Indonesia

Lebih terperinci

MUQADDIMAH KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM

MUQADDIMAH KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM MUQADDIMAH ا ل ح م د ل ل ه ر ب ال ع ال م ي ن و الص لاة و الس لام ع ل ى س ي د ن ا م ح م د س ي د ال م ر س ل ي ن إم ام المتقين وقاي د المجاهدين و ع ل ى آل ه و ص ح ب ه و م ن ت ب ع ه ب ا ح س ان ا ل ى ي و م

Lebih terperinci

Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i

Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i ii Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah Oleh: Dzulqarnain M. Sunusi Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah iii Judul Sebab-Sebab Kecintaan

Lebih terperinci

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Oleh : MUNAFIAH

Lebih terperinci

Surat untuk Ibu dan Bapak Guru Dari Mendikbud *

Surat untuk Ibu dan Bapak Guru Dari Mendikbud * Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Surat untuk Ibu dan Bapak Guru Dari Mendikbud * Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati dan muliakan, Semoga Ibu dan Bapak Guru dalam keadaan sehat, bahagia,

Lebih terperinci

Jika ditelaah lebih lanjut, orang yang beriman memang tidak lagi merugi tetapi belum. Bijak dalam Memberi Nasihat

Jika ditelaah lebih lanjut, orang yang beriman memang tidak lagi merugi tetapi belum. Bijak dalam Memberi Nasihat Dalam perjalanan hidup, nasehat-menasehati merupakan pilar yang sangat utama, bahkan merupakan kewajiban bagi orang yang beriman setiap waktu Hal ini dapat dilihat dari surah Al Ashr Surah ini merupakan

Lebih terperinci

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG PENGARUH BAGI HASIL DAN KREDIT MACET TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT NU SEJAHTERA SEMARANG TAHUN 2011-2013 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA SALINAN - 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA DAN SASTRA, SERTA PENINGKATAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

AMANAT MENTERI DALAM NEGERI PADA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE XIX Tanggal 27 April 2015

AMANAT MENTERI DALAM NEGERI PADA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE XIX Tanggal 27 April 2015 AMANAT MENTERI DALAM NEGERI PADA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE XIX Tanggal 27 April 2015 Yth. Saudara-saudara sebangsa dan setanah air Yth. Para peserta upacara sekalian. Assalamu alaikum Warrahmatullahi

Lebih terperinci

Pelayanan Mengajar itu Penting

Pelayanan Mengajar itu Penting Pelayanan Mengajar itu Penting Dalam Pelajaran 1 kita belajar tentang pengajaran Kristen sebagai suatu pelayanan. Kita membicarakan perbedaan antara mengajar, berkhotbah, dan memberi kesaksian. Kita juga

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan Ibnu Hajar al-asqalani, maka dapat disimpulkan

Lebih terperinci

OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO

OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO SEJARAH TURUN DAN PENULISAN AL--QUR AN PADA MASA NABI AL OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO Al--Qur an Secara Bahasa Al Salim Muhsin, (t.th:4), al-qur an isim masdar yang sepadan dengan qiraat. Menurut Ahmad Bin

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/KEPALA BAPPENAS

SAMBUTAN MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/KEPALA BAPPENAS REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL SAMBUTAN MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/KEPALA BAPPENAS Pada Acara Temu Muka dan

Lebih terperinci

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA السلم عليكم ورحمة ا وبركاته Oleh: M. Danusiri Disampaikan dalam kajian studi Islam di Rusunawa Unimus,29 Juni 2011, Semua ciptaan ada manfaatnya (Yaitu) orang-orang

Lebih terperinci

TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR

TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR أسلمت صديقتها حديثا فهل ربها بتحر م بقاي ها مع زوجها لاكفر ] إندوني - Indonesian [ Indonesia

Lebih terperinci

Kebaikan Palsu (riya )

Kebaikan Palsu (riya ) Kiat-kiat melawan sifat riya Penderita penyakit parah ini (riya) biasanya tidak sadar bahwa ia tertekan karenanya, sehingga membuat segala perbuatan baiknya tidak bearti. Godaan iblis dan egonya sedemikian

Lebih terperinci