Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu. TIKB1023/Minggu 2/SO/MSB

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu. TIKB1023/Minggu 2/SO/MSB"

Transkripsi

1 Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu 1

2 1. Operasi Sistem Komputer Sistem komputer modern berisi CPU dan sejumlah device controller yg dihubungkan melalui bus yg menyediakan adanya pemakaian memori secara bersama-sama. Gambar 1. Sistem komputer modern 2

3 1.1. Siklus Instruksi Dilakukan melalui 2 tahap: 1. Mengambil instruksi (instruction fetch) dari memori. 2. Instruction execution. Program counter (PC) menyimpan alamat instruksi yg akan diambil. Nilai PC akan berubah ke instruksi berikutnya yg akan diambil. Mulai Mengambil instruksi berikutnya Eksekusi instruksi tersebut Selesai Gambar 2. Siklus Instruksi fetch cycle instruction cycle 3

4 Contoh Instruksi suatu komputer mengandung 16 bit word memori, dan PC pertama kali bernilai 300. prosesor akan mengambil instruksi di memoi pada alamat 300, yg kemudian dilanjutkan dg 301, 302, 303, dst.. Instruksi yg diambil akan diletakkan pada Instruction Register (IR). 4

5 5

6 1.2. Interrupt Merupakan sinyal dari peralatan luar atau permintaan dari program untuk melaksanakan suatu tugas khusus. Jika interrupt terjadi, maka program dihentikan terlebih dahulu untuk menjalankan rutin interrupt. Ketika program yg sedang berjalan dihentikan, prosesor menyimpan nilai register yg berisi alamat program (CS dan IP) ke stack, dan mulai menjalankan rutin interrupt. Alamat setiap rutin disimpan dalam tabel (Interrupt Services Table). Sesudah rutin selesai dijalankan, program akan mengambil kembali nilai register dari stack dan program dijalankan kembali. 6

7 Jenis2 interrupt : 1. Software. Interrupt yg sering disebabkan oleh software (system call). Ex: suatu program ingin mencetak hasil dg printer. 2. Hardware. Terjadi karena aksi pada perangkat keras. Ex: penekanan tombol keyboard, menggerakkan mouse. dibagi 2: maskable interrupt (terjadi karena aksi dari luar, ex: timer, keyboard, serial port, fixed disk, diskette drive); dan Non Maskable interrupt (terjadi karena memori atau kesalahan parity pada I/O). 7

8 Penyebab terjadinya interrupt : a. Program. Terjadi sebagai akibat dari eksekusi suatu instruksi. Contoh: arithmatik overflow, devision by zero, dll. b. Timer. Disebabkan oleh timer prosesor. c. I/O. Disebabkan oleh I/O controller (sebagai tanda operasi telah selesai/tanda adanya error). d. Kegagalan hardware. Disebabkan oleh kesalahan hardware, seperti power failure atau memory parity error. 8

9 Siklus proses dg Interrupt Mulai Ambil instruksi berikutnya fetch cycle HALT Eksekusi instruksi Execute cycle Interrupt Disabled Interrupt Enabled Cek interrupt; Proses interrupt instruction cycle Gambar 4. Siklus proses dg Interrupt 9

10 Bootstrap program program inisial untuk menjalankan komputer pada saat powered up atau rebooted. Bootstrap program untuk memanggil sistem operasi dan mengeksekusinya, mengalokasikan sistem operasi dan meletakkannya di memory. Suatu event yg akan terjadi selalu ditandai dg adanya interrupt atau trap. Trap software yg memberikan interrupt yg disebabkan oleh suatu error (misalnya divided by zero atau invalid memory access), atau permintaan khusus dari user program yg menyebabkan dibutuhkannya sistem operasi. 10

11 2. Struktur I/O 2.1. I/O Interrupt Pada saat operasi I/O dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu : 1. Synchronous menunggu sampai proses I/O selesai Sebuah thread memulai operasi I/O kemudian akan masuk ke state wait (tunggu) sampai operasi I/O selesai Ketika dalam state wait, CPU idle 2. Asynchronous proses lain dapat berjalan walaupun operasi I/O belum selesai Sebuah thread mengirim permintaan I/O ke kernel dengan memanggil fungsi yang cocok, jika diterima oleh kernel, thread akan melanjutkan proses yang lain sampai kernel memberitahu bahwa operasi I/O sudah selesai. Kemudian thread tersebut akan melakukan interupsi terhadap proses yang sedang dikerjakannya dan memproses data operasi I/O 11

12 Metode I/O 12

13 13

14 System Call Digunakan untuk menunggu hingga I/O selesai digunakan. OS harus dilengkapi dg Device-Status Table, yg berisi tipe device, alamat, dan statusnya (tidak berfungsi, idle, atau busy). 14

15 2.2. Struktur DMA (Direct Memory Access) Perangkat pengendali memindahkan data dalam blok-blok dari buffer langsung ke memory utama atau sebaliknya tanpa campur tangan prosesor. Interupsi hanya terjadi tiap blok bukan tiap word atau byte data. Seluruh proses DMA dikendalikan oleh sebuah controller bernama DMA Controller (DMAC). 15

16 Direct Memory Access (DMA) DMA Controller mengirimkan atau menerima signal dari memori dan I/O device. Prosesor hanya mengirimkan alamat awal data, tujuan data, panjang data ke pengendali DMA. Interupsi pada prosesor hanya terjadi saat proses transfer selesai. 16

17 Proses DMA 17

18 3. Struktur Penyimpanan Main memory : media storage yang dapat diakses langsung oleh CPU, kapasitas kecil, volatile Volatile : isi data hilang jika power dimatikan Secondary storage : penyimpanan data dengan kapasitas besar, non-volatile Non-volatile : data masih tersimpan walaupun power dimatikan 18

19 3.1. Cache Memory Proses transfer data dari/ke memori utama ke/dari register CPU dilakukan per karakter. Cache sebagai perantara CPU dg memori. Pengiriman data dari/ke cache ke/dari CPU dilakukan per karakter. Pengiriman dari dari/ke cache ke/dari memori dilakukan per blok. CPU Cache Memori Utama Word transfer Blok transfer Gambar 9. Transfer data antara CPU-cache-memori 19

20 Jenis Cache 1. Software cache (caching disk conttroller); akan mempercepat akses data pada disk dg menyimpan data yg baru saja digunakan dalam memory. 2. Hardware cache (on-the-board cache); akan mempercepat akses memori itu sendiri dg menyimpan data yg baru saja digunakan dalam memori yg lebih cepat lagi. 20

21 3.2. Memori Utama Berisi juataan sel penyimpanan, masing2 dapat menyimpan binary digit. Satu bit diatur secara individu karena satu bit hanya menyimpan sejumlah kecil informasi saja. Terdiri dari: Static memory: terbuat dari rangkaian yg mampu bertahan selama ada daya listrik, kecepatan tinggi, harga mahal. Dynamic memory: informasi disimpan dalam bentuk isian kapasitor, hanya mampu menyimpan informasi untuk beberapa milidetik saja. 21

22 3.3. Magnetic disks Metal keras atau piringan yang terbungkus material magnetik Permukaan disk terbagi secara logikal dalam track, yang masing-masing terbagi lagi dalam sector. Disk controller menentukan interaksi logikal antara device dan komputer 22

23 Mekanisme Pergerakan Head- Disk 23

24 Teknologi Hard disk Shock protection System (SPS) Self-Monitoring Analysis and Reporting (SMART) Solid State Disk (SSD) MR Head Partial Response Maximum Likelihood (PRML) Hot Swap Plug n Play ATA Environmental Protection Agency (EPA) Error Correction Code (ECC) Auto Transfer 24

25 3.4. RAM Disk Merupakan suatu blok penyimpanan dg 2 perintah (membaca dan menulis blok). Keadaan normal, blok2 disimpan pada memori sekunder (floopy disk/ hard disk). Metode sederhana preallocated memori utama untuk menyimpan blok2 data. (+) kecepatan pengaksesan data 25

26 4. Clock Timer sangat penting untuk sistem yg menggunakan timesharing. Clock akan memelihara waktu setiap harinya dan akan melindungi suatu proses dari proses yg lainnya dalam hal monopoli penggunaan CPU. Dibagi 2: Clock hardware Clock software 26

27 Clock Hardware Dibangun dari 3 komponen: oscilator kristal, counter, dan holding register(mengambil counter). Jika ada tekanan pada kuarsa kristal, maka akan menyebabkan adanya sinyal secara periodis dg ketelitian yg sangat tinggi (5-100Hz). Sinyal akan menyebabkan counter berkurang terus-menerus hingga nilai nol. Jika nilai counter nol, maka akan menyebabkan CPU interrupt. (+) frekuensi interrupt dapat dikontrol oleh software. 27

28 Clock Software Kegunaan: Memelihara Time of day (real time) Mencegah proses supaya tidak berjalan lebih lama dari yg diperbolehkan Menghitung penggunaan CPU Mengendalikan ALARM system call yg dibuat oleh user proses Sebagai anjing penjaga untuk bagian2 sistem itu sendiri Mengerjakan profiling, monitoring, dan pengumpulan statistik. 28

29 5. Proteksi Hardware Dual-Mode Operation Proteksi I/O Proteksi Memory Proteksi CPU 29

30 Dual-Mode Operation Penggunaan resource sharing membutuhkan sistem operasi yang menjamin suatu program yang salah tidak menyebabkan program lain tidak terpengaruh. Menyediakan dukungan hardware yang dibedakan ke dalam dua mode operasi : 1. User mode eksekusi dilakukan untuk kepentingan user. 2. Monitor mode (disebut juga kernel mode atau system mode) eksekusi dilakukan untuk kepentingan sistem operasi. 30

31 Dual-Mode Operation (Cont ) Mode bit ditambahkan pada computer hardware (CPU) untuk indikasi mode sekarang: monitor (0) atau user (1). Jika terjadi interrupt/fault/error => hardware mengubah mode ke monitor 31

32 Proteksi I/O Semua instruksi I/O adalah instruksi privileged: Hanya dapat dilakukan melalui OS OS dapat mencegah request ke I/O dengan melihat mode saat ini. OS menjaga supaya program user tidak dapat menjadi monitor mode untuk mencegah user program melakukan: Menangani interrupt: dengan mengubah alamat interrupt vector. Mengubah status dan data pada device table 32

33 Penggunaan System Call untuk Pengoperasian I/O 33

34 Proteksi Memory Melindungi memori terutama untuk isi: interrupt vector dan interrupt service routines. Cara umum adalah setiap user program hanya dapat mengakses lokasi memori yang telah dibatasi (disediakan untuk program tsb). Range address alamat yang valid Base register menyimpan alamat terkecil memori secara fisik Limit register besarnya jangkauan memori yang diijinkan Memori diluar range tersebut tidak dapat diakses oleh user program tsb. 34

35 Penggunaan Base dan Limit Register 35

36 Proteksi Alamat Hardware Ketika eksekusi pada mode monitor, OS dapat mengakses semua lokasi memori. Pemuatan instruksi ke base dan limit register tergantung instruksi privileged. 36

37 Proteksi CPU Timer Interupsi secara berkala oleh hardware: => transfer control ke OS. Nilai timer akan berkurang sesuai clock tick dari hardware komputer. Saat nilai timer menjadi 0, interrupt terjadi. Housekeeping: melakukan CPU scheduling (jatah CPU), status device table dll. Timer digunakan untuk system time. 37

38 ..:: The End ::.. Thanks 4 U r Attention 38

Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer

Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer Kuis Kecil 1 1. Gambarkan arsitektur sistem komputer modern 2. Jelaskan perbedaan antara interrupt dengan trap 3. Jelaskan perbedaan interupsi

Lebih terperinci

Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST

Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Tujuan Menjelaskan system komputer unit masukkan/keluaran

Lebih terperinci

Sistem Operasi Mobile

Sistem Operasi Mobile Sistem Operasi Mobile Materi Kuliah MI3493 Teknologi Perangkat Bergerak Pramuko Aji, ST. MT. 1 Intro Sistem operasi mobile memiliki banyak kesamaan dengan sistem operasi konvensional.

Lebih terperinci

Konsep SISTEM OPERASI. Pengenalan Sistem Operasi

Konsep SISTEM OPERASI. Pengenalan Sistem Operasi Konsep SISTEM OPERASI Pengenalan Sistem Operasi Course Objective Definisi Sistem Operasi. Peran Sistem Operasi dalam Sistem Komputer. Tujuan Sistem Operasi. Sejarah perkembangan Sistem Operasi. Sistem

Lebih terperinci

PENGATURAN PROSES. Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan.

PENGATURAN PROSES. Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan. PENGATURAN PROSES Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan. 1. Konsep Dasar : Multiprogramming system. Melakukan proses satu persatu secara bergantian dalam waktu

Lebih terperinci

Bab 2 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 KOMPONEN SISTEM

Bab 2 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 KOMPONEN SISTEM Bab 2 Struktur Sistem Operasi POKOK BAHASAN: Komponen Sistem Operasi Layanan Sistem Operasi Sistem Call Sistem Program Struktur Sistem Operasi Mesin Virtual TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam

Lebih terperinci

IT233-Organisasi dan Arsitektur Komputer Pertemuan 4

IT233-Organisasi dan Arsitektur Komputer Pertemuan 4 MEMORI KOMPUTER Jika CPU merupakan otak dari sebuah komputer, maka memory merupakan komponen pembantu kerja CPU dalam melakukan kegiatan pemrosesan data atau pengeksekusian sebuah perintah. Program dan

Lebih terperinci

MAKALAH SISTEM KOMPUTER

MAKALAH SISTEM KOMPUTER MAKALAH SISTEM KOMPUTER Disusun oleh : Nama NIM Chandra Anggriawan 09211456 Dwi Prasetya 09211458 Riyan Arief A.P 09211468 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA DESAIN GRAFIS SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN INFORMATIKA

Lebih terperinci

Central Processing Unit ( CPU )

Central Processing Unit ( CPU ) Central Processing Unit ( CPU ) Tatik yuniati tatikyuniati10@yahoo.co.id Abstrak Central Processing Unit (CPU) adalah perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah data dari perangkat

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Bahan Kuliah IKI-20230. Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003

Sistem Operasi. Bahan Kuliah IKI-20230. Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003 Sistem Operasi Bahan Kuliah IKI-20230 Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003 Sistem Operasi: Bahan Kuliah IKI-20230 oleh Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap

Lebih terperinci

PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51

PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 Danny Christanto, S.T. Kris Pusporini, S.T., M.T. 2004, Innovative Electronics Hak Cipta dilindungi undang-undang

Lebih terperinci

1.Proses Komputer CPU

1.Proses Komputer CPU 1.Proses Komputer CPU Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data

Lebih terperinci

perangkat keras dalam keadaan baik o Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem o Menentukan peranti yang akan digunakan untuk menjalankan program

perangkat keras dalam keadaan baik o Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem o Menentukan peranti yang akan digunakan untuk menjalankan program I. PENGERTIAN Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer

Lebih terperinci

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN BUKU AJAR DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN oleh : RINTA KRIDALUKMANA, S.Kom, M.T. Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro 2009 Kata Pengantar Puji syukur penulis panjatkan kepada

Lebih terperinci

Pengantar Sistem Operasi

Pengantar Sistem Operasi Pengantar Sistem Operasi Definisi Sistem operasi adalah perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengendalikan operasi dasar sistem komputer program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan

Lebih terperinci

BAB III SISTEM KOMPUTER

BAB III SISTEM KOMPUTER BAB III SISTEM KOMPUTER 3.1 KONSEP DASAR KOMPUTER Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari Central Processing Unit (CPU), memori dan peralatan input/ output. CPU adalah tempat berlangsungnya semua proses.

Lebih terperinci

Manajemen Memori. Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging

Manajemen Memori. Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging Bab 7 Manajemen Memori POKOK BAHASAN: Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari

Lebih terperinci

Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas :

Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas : Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas : A Read Time, Write Time dan Latency Time B Seek Time, Latency Time dan Read time C Rotational Time, Seek Time dan

Lebih terperinci

Bab 10. Konsep Proses

Bab 10. Konsep Proses Bab 10. Konsep Proses 10.1. Pendahuluan Proses didefinisikan sebagai program yang sedang dieksekusi. Menurut Silberschatz proses tidak hanya sekedar suatu kode program ( text section), melainkan meliputi

Lebih terperinci

PENJADWALAN. Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga. Politeknik Indramayu. TIKB1023/Sistem Operasi/MSB

PENJADWALAN. Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga. Politeknik Indramayu. TIKB1023/Sistem Operasi/MSB PENJADWALAN Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu TIKB1023/Sistem Operasi/MSB 1 Tujuan Mahasiswa mengetahui komponenkomponen yang membangun sebuah komputer. Mahasiswa mengetahui

Lebih terperinci

Pengenalan Komputer. Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu :

Pengenalan Komputer. Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Pengenalan Komputer Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu : 1. Pengenalan Teknologi Komputer dengan pendekatan hardware (hardware approach)

Lebih terperinci

Identifikasi Hardware PC

Identifikasi Hardware PC Identifikasi Hardware PC No Nama Device/Gambar Fungsi 1. Mainboard atau motherboard Tempat meletakkan atau memasang berbagai komponen, misalnya prosesor,memori,sound card, vga card, dsb. Media transfer

Lebih terperinci

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta Materi Kuliah : Sistem Operasi / OS Semester Genap E.N. Tamatjita 1 Pertemuan Ke-2 Struktur Sistem Operasi : 1. Pelayanan O/S 2. User dan O/S Interface 3.

Lebih terperinci

Hardware Komputer dan Fungsinya

Hardware Komputer dan Fungsinya Hardware Komputer dan Fungsinya Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB Hardware atau perangkat keras adalah bagian komputer yang bisa kita lihat wujud fisiknya. Hardware komputer tersusun dari komponen komponen

Lebih terperinci

Komputer Terapan. Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok

Komputer Terapan. Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok Komputer Terapan Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok Komputer Terapan Mengenal sistem informasi, sistem komputer dan aplikasi komputer yang diperlukan untuk mendukung perkuliahan dengan menggunakan komputer.

Lebih terperinci

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Mata Kuliah : Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Dosen : Ir. I Made Astawa, M.Kom. deastawa@yahoo.com Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi

Lebih terperinci

Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer

Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Tujuan 1. Menjelaskan tentang organisasi komputer

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci

Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer

Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer Sebelum Anda memulai merakit komputer, sebaiknya Anda mengenal komponen-komponen dalam sistem komputer terlebih dulu. Komponen-komponen tersebut antara lain :

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

2.6. Struktur dasar sistem operasi

2.6. Struktur dasar sistem operasi c. System Call Layanan langsung sisem operasi ke pemogram adalah system call atau API (Application Programming Interface). System call adalah tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh

Lebih terperinci

LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER. No Nama Device Gambar Fungsi Memasukan data ke dalam komputer

LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER. No Nama Device Gambar Fungsi Memasukan data ke dalam komputer MENGIDENTIFIKASI HARDWARE PC LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER No Nama Device Gambar Fungsi Input Device Memasukan data ke dalam komputer 1. a. Keyboard Keyboard dapat berfungsi memasukkan

Lebih terperinci

Instruction Execution Phases

Instruction Execution Phases Instruction Execution Phases Instruction Pipeline Design Hendra Rahmawan 23206017 Pipelined Instruction Processing Suatu instruksi yang dieksekusi biasanya terdiri atas urutan dari operasi-operasi (stages)

Lebih terperinci

LEMBAR SOAL. Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 : 08.00 10.00 WIB

LEMBAR SOAL. Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 : 08.00 10.00 WIB LEMBAR SOAL Mata Pelajaran : KK TKJ Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 Waktu : 08.00 10.00 WIB Guru Pengampu : Imam Bukhari, S.Kom. PETUNJUK UMUM 1. Teliti soal

Lebih terperinci

Bab 3. Proses Proses POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 3.1 KONSEP PROSES

Bab 3. Proses Proses POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 3.1 KONSEP PROSES Bab 3 Proses Proses POKOK BAHASAN: Konsep Proses Penjadwalan Proses Operasi pada Proses Kerjasama antar Proses Komunikasi antar Proses Thread TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa

Lebih terperinci

MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE

MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE I. TUJUAN 1. Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang struktur komputer. 2. Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang hardware komputer dan macam-macam bagiannya. 3.

Lebih terperinci

M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632)

M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632) M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632) Deskripsi: M1632 adalah merupakan modul LCD dengan tampilan 16 x 2 baris dengan konsumsi daya yang rendah. Modul ini dilengkapi dengan mikrokontroler yang didisain

Lebih terperinci

Tutorial Instalasi Driver

Tutorial Instalasi Driver Tutorial Instalasi Driver Instalasi driver nggak sulit. Cuma tekan tombol [Next], [OK], [Yes] dan [Finish] aja kok. Proses selanjutnya serahkan pada operasi systemnya aja. Saya akan tunjukin melalui gambar-gambar

Lebih terperinci

3. PERANGKAT KERAS. Dosen: Tim Pengajar PTIK

3. PERANGKAT KERAS. Dosen: Tim Pengajar PTIK 3. PERANGKAT KERAS Dosen: Tim Pengajar PTIK PERANGKAT KERAS Pengertian Perangkat Keras Perangkat keras (hardware) adalah komponen komputer yang sifatnya bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI. Chairul Furqon

SISTEM INFORMASI. Chairul Furqon SISTEM INFORMASI Chairul Furqon 1 OUTLINE Konsep Sistem Informasi Alat Pengolah dalam Sistem Informasi Komponen Sistem Informasi Sistem Informasi dan Organisasi 2 Konsep Sistem Informasi Sistem: kumpulan

Lebih terperinci

Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya.

Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya. PENGENALAN HARDWARE Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya. 1. Motherboard/Mainboard (MB) Dalam istilah sehari-hari,

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts Sistem Operasi (Penjadwalan CPU) Oleh Ir. I Gede Made Karma, MT PENJADWALAN CPU Konsep Dasar Kriteria Penjadwalan Algoritma Penjadwalan Penjadwalan Multiple-Processor Penjadwalan Real-Time Evaluasi Algoritma

Lebih terperinci

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar.. dari beberapa referensi yang saya pelajari.. maka berikut

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar..

Lebih terperinci

Media Penyimpanan. Arsitektur Organisasi & Komputer. Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050)

Media Penyimpanan. Arsitektur Organisasi & Komputer. Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050) Media Penyimpanan Arsitektur Organisasi & Komputer Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050) Media Penyimpanan Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpan : Cara penyusunan

Lebih terperinci

KONFIGURASI ROUTER. CLI (Command Line)

KONFIGURASI ROUTER. CLI (Command Line) KONFIGURASI ROUTER Langkah inisialisasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi router tidaklah terlalu sulit. Cisco IOS menyediakan banyak tool yang dapat digunakan untuk ditambahkan dalam file konfigurasi.

Lebih terperinci

data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.

data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa. Paper I KOMUNIKASI DATA Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer

Lebih terperinci

Klasifikasi dan Manfaat RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks)

Klasifikasi dan Manfaat RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks) Klasifikasi dan Manfaat (Redundant Array of Inexpensive Disks) Basuki Winoto, Agus Fatulloh Politeknik Negeri Batam Parkway, Batam Centre, Batam 29461, Indonesia bas@polibatam.ac.id, agus@polibatam.ac.id

Lebih terperinci

Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7

Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7 Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7 Pengguna Windows pasti sering mendengar adanya komputer atau laptop yang terkena Blue Screen of Death atau BSOD lebih terkenalnya. Seluruh pengguna Windows

Lebih terperinci

Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com

Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Instalasi Windows XP pada VM VirtualBox Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

Teknologi RFID Baca Tulis

Teknologi RFID Baca Tulis Teknologi RFID Baca Tulis RFID atau Radio Frequency Identification adalah merupakan suatu teknik identifikasi obyek yang dilakukan dengan menggunakan pancaran gelombang radio. Modul RFID akan memancarkan

Lebih terperinci

BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA

BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA Sistem utama yang sering disebut cpu merupakan bagian paling vital dari suatu komputer. Di dalam sistem yang terbungkus casing inilah semua data diproses mulai dari

Lebih terperinci

PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR

PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR 200 Prosiding Pertemuan Ilmiah XXIV HFI Jateng & DIY, Semarang 10 April 2010 hal. 200-209 PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR Mohtar

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG

TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG Diajukan Guna Melengkapi Sebagian Syarat Dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1) Disusun Oleh : Nama : Dian Kardianto

Lebih terperinci

Sistem Berkas. Tujuan Pelajaran. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan :

Sistem Berkas. Tujuan Pelajaran. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan : Sistem Berkas Tujuan Pelajaran Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan : Memahami konsep dasar sistem berkas Mengetahui metode akses pada sistem berkas Memahami struktur direktori Memahami struktur

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008 Oleh Nunik Martiyani 10060207003 Hamidah Suryani Lukman 10060207012 Nisa Agustina

Lebih terperinci

MODUL MENGINSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS GUI

MODUL MENGINSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS GUI MODUL MENGINSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS GUI [ SWR.OPR.101.(1).A] EDISI I - 2004 BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Apa Itu Komunikasi Data DATA?

Apa Itu Komunikasi Data DATA? DIKTAT MATA KULIAH KOMUNIKASI DATA PENDAHULUAN KOMUNIKASI BAB I IF Apa Itu Komunikasi Data DATA? Istilah data dalam diktat ini berarti segala sesuatu yang belum memiliki arti bagi si penerimanya. Dalam

Lebih terperinci

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File Tips penting N91 dan N91 8GB umum Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Nokia PC Suite dioptimalkan untuk manajemen data pada Memori telepon [C:]. Nokia PC Suite dianjurkan untuk mengelola kontak,

Lebih terperinci

BAB III TUGAS PENDAHULUAN

BAB III TUGAS PENDAHULUAN NAMA : M. ANANG SETIAWAN NRP : 11041110060 TUGAS PENDAHULUAN PRAK. JARKOM BAB III TUGAS PENDAHULUAN 1. Jelaskan bagaimana cara mensetting Startup Config pada Intermediate device! 2. Apakah perbedaan memory

Lebih terperinci

Teknik-Teknik Penyesuaian Sensor

Teknik-Teknik Penyesuaian Sensor Teknik-Teknik Penyesuaian Sensor Workshop Teknologi Sensor & Aktuator Untuk Kontes Robot Indonesia Nopember 2007 riyanto@eepis-its.edu Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Materi 1. Teknik-Teknik Penyesuaian

Lebih terperinci

dalam Merakit Komputer

dalam Merakit Komputer 2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja dalam Merakit Komputer a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik dan aman. 2) Peserta diklat

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo

SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo PRODUK PROFILE SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo I. SEKILAS TENTANG APLIKASI Sistem Informasi Management SPBU Pertamina adalah aplikasi komputer yang dikembangkan

Lebih terperinci

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA [ halaman 1 dari 18 halaman ] MERAKIT PC Berikut ini merupakan gambaran merakit komputer desktop. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merakit komputer dan alat yang dibutuhkan adalah obeng

Lebih terperinci

PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP

PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP By Gapra. Email : ga_pra_27@yahoo.co.id MS-DOS MS-DOS adalah singkatan dari Microsoft Disk Operating System, yaitu Sistem Operasi berbasis baris-perintah

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN ABSTRAK

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN ABSTRAK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN Irnanda Priyadi Staf Pengajar Teknik Elektro Universitas Bengkulu ABSTRAK

Lebih terperinci

}Software BAB VII DASAR SISTEM OPERASI 7.1 PENDAHULUAN

}Software BAB VII DASAR SISTEM OPERASI 7.1 PENDAHULUAN BAB VII DASAR SISTEM OPERASI 7.1 PENDAHULUAN Tanpa perangkat lunak (software) sebuah komputer sebenarnya sekumpulan besi yang tidak berguna. Dengan software sebuah komputer dapat digunakan untuk menyimpan,

Lebih terperinci

JENIS JENIS INTERFACE

JENIS JENIS INTERFACE JENIS JENIS INTERFACE Di bidang ilmu komputer, interface adalah alat dan konsep yang mengacu pada titik interaksi antara komponen, dan berlaku pada tingkat hardware dan software. Hal ini memungkinkan komponen,

Lebih terperinci

Interaksi Antar Proses

Interaksi Antar Proses Interaksi Antar Proses Kategori Interaksi Pada sistem dengan banyak proses kongkuren, terdapat tiga kategori interaksi, yaitu : 1. Proses-proses saling tidak peduli (independen) 2. Proses-proses saling

Lebih terperinci

HARDWARE KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI. Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4.

HARDWARE KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI. Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4. KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI Komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi 1 HARDWARE Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4. Output Komputer

Lebih terperinci

MODUL PERKULIAHAN. Basis Data. Keamanan Basis Data. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Diterjemahkan dan disusun oleh

MODUL PERKULIAHAN. Basis Data. Keamanan Basis Data. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Diterjemahkan dan disusun oleh MODUL PERKULIAHAN Keamanan Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Diterjemahkan dan disusun oleh Ilmu Komputer Teknik Informatika 13 87010 Abstract Modul ini berisi materi tentang lingkup kemanan basis

Lebih terperinci

Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026

Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026 UJIAN AKHIR SEMESTER Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026 MAGISTER ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BUDI

Lebih terperinci

OPERATING SYSTEM RAHMAD KURNIAWAN, S.T., M.I.T. UIN SUSKA RIAU

OPERATING SYSTEM RAHMAD KURNIAWAN, S.T., M.I.T. UIN SUSKA RIAU LOGO OPERATING SYSTEM ASSALAMU ALAIKUM CHAPTER 2 MANAJEMEN PROSES BY: RAHMAD KURNIAWAN, S.T., M.I.T. UIN SUSKA RIAU DESKRIPSI PROSES Definisi : Adalah program yang sedang dieksekusi Unit terkecil yang

Lebih terperinci

BAB 12 KOMPILASI KERNEL

BAB 12 KOMPILASI KERNEL BAB 12 KOMPILASI KERNEL 12.1 Anatomi Direktori/file Kernel Linux Sebuah source kernel Linux biasanya tersedia dalam format kompresi *.gz atau *.bz2. Saat kernel tersebut telah diekstrak, akan terdapat

Lebih terperinci

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Inspiron 14 3000 Series Manual Servis Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi penting yang akan

Lebih terperinci

Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS)

Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS) Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS) Wahyu Novitasari Wahyu Novitasari http://nobbitaadja.blogspot.com/ Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Dalam merancang sebuah sistem informasi, digunakan suatu alat pendukung yaitu komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

Lebih terperinci

MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR

MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR Disusun Oleh: Abdul Rohman SMK MUHAMMADIYAH 5 BABAT Jl. Rumah Sakit No. 15-17 Babat Lamongan 62271 e-mail: smkm5babat@yahoo.com web-site: http://www.smkmuh5babat.com

Lebih terperinci

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN YAYASAN SANDHYKARA PUTRA TELKOM SMK TELKOM SANDHY PUTRA MALANG 2007 MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN Mata Pelajaran Kelas Semester Alokasi Waktu

Lebih terperinci

Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan.

Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan. Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan. Pada aplikasi industri, gerakan memindahkan obyek dari suatu sistem roda berjalan (conveyor) ke tempat lain secara repetitif

Lebih terperinci

Prototipe Lift Barang 4 Lantai menggunakan Kendali PLC

Prototipe Lift Barang 4 Lantai menggunakan Kendali PLC Prototipe Lift Barang 4 Lantai menggunakan Kendali PLC I. Deradjad Pranowo 1, David Lion H 1 D3 Mekatronika, Universitas Sanata Dharma, Kampus III Paingan Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 1 dradjad@staff.usd.ac.id

Lebih terperinci

PENGOLAHAN PARALEL. Kebutuhan akan Komputer Paralel PENDAHULUAN. Dahulu:

PENGOLAHAN PARALEL. Kebutuhan akan Komputer Paralel PENDAHULUAN. Dahulu: PENGOLAHAN PARALEL PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1 Kebutuhan akan Komputer Paralel Dahulu: Ilmu klasik didasarkan pada observasi, teori dan eksperimen Observasi dari fenomena menghasilkan hipotesa Teori dikembangkan

Lebih terperinci

MODUL PLPG TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA

MODUL PLPG TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA MODUL PLPG TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU dan UNIVERSITAS NEGERI MALANG Panitia Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 115 2013 KATA PENGANTAR Buku ajar dalam bentuk modul yang relatif

Lebih terperinci

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C )

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) DVR Dahua hadir menyajikan menu dan tampilan yang menarik serta sangat mudah untuk dioperasikan. Icon-icon yang ditampilkanpun sangat familiar bagi pengguna CCTV

Lebih terperinci

Praktikum 2 Data File pada AWK

Praktikum 2 Data File pada AWK Praktikum 2 Data File pada AWK Tujuan Pembelajaran Mahasiswa dapat memahami dan menggunakan data file dalam bahasa pemrograman awk. Dasar Teori Kebanyakan program komputer bekerja dengan file. Hal ini

Lebih terperinci

10. Mobile Device Forensics Part 2

10. Mobile Device Forensics Part 2 10. Mobile Device Forensics Part 2 TopiK Collecting and Handling Cell Phones as Evidence Cell Phone Forensic Tools GPS (Global Positioning System) Isolasi Ponsel Gunakan Faraday bag atau kaleng cat untuk

Lebih terperinci

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan)

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Created by http://www.tellmemore.cjb.net Page 1 of 9 Manual Book 1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Microsoft Windows 95 8

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK UPRIGHT V-ROUTING PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK Jl. Hasyim Ashari 29-29A Jakarta Pusat 10150 Indonesia Phone: 62-21-6316923 Fax: 62-21-6316920 support@uprightdecision.com www.uprightdecision.com Daftar

Lebih terperinci

Komunikasi Antar Proses

Komunikasi Antar Proses Komunikasi Antar Proses Alvi Syahrina (32890) & Atika Fauziyah (32895) 4.2 API untuk Protokol Internet Pada bagian ini kita akan membahas karakteristik umum komunikasi antar proses kemudian memperlihatkan

Lebih terperinci

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 User Guide Cara Mengoprasikan DVR VGA 1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 - Klik Icon Record (Lihat gambar 1). Pastikan kode

Lebih terperinci

PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52

PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 Ferliyanda (0911181) Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338

Lebih terperinci

MANUAL USER INV IT UNTUK STAFF PUSAT KOMPUTER

MANUAL USER INV IT UNTUK STAFF PUSAT KOMPUTER MANUAL USER INV IT UNTUK STAFF PUSAT KOMPUTER Alamat web : http://inv it.petra.ac.id/home/tabid/36/default.aspx Merupakan Pencatatan Inventaris dan Perbaikan Hardware Pusat Komputer menyediakan data inventaris

Lebih terperinci

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

A. TUJUAN PEMBELAJARAN A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami dan mampu melakukan konfigurasi jaringan wireless menggunakan router wireless atau access point (AP). 2. Memahami dan mampu melakukan konfigurasi jaringan wireless menggunakan

Lebih terperinci

Operasi & Mendeteksi Kode Kerusakan

Operasi & Mendeteksi Kode Kerusakan Remot Kontrol Kabel & Remote Kontrol Wireless Operasi & Mendeteksi Kode Kerusakan Operasi remot kontrol Wired remot kontrol Sensor suhu ruangan LED operasi Tombol ON/OFF Tombol timer ON/OFF

Lebih terperinci

JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital)

JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital) JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital) Oleh: EKO SARIYANTO 0917041026 SITI KHOLIFAH 1017041042 JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS LAMPUNG 2013 Register adalah

Lebih terperinci

VIBXPERT II. FFT Data Collector & Signal Analyzer. Pengambilan data yang sangat cepat. Alat diagnosis yang Powerfull.

VIBXPERT II. FFT Data Collector & Signal Analyzer. Pengambilan data yang sangat cepat. Alat diagnosis yang Powerfull. VIBXPERT II FFT Data Collector & Signal Analyzer Pengambilan data yang sangat cepat Alat diagnosis yang Powerfull Mudah di gunakan 6 Penghargaan Internasional Beralihlah ke PRÜFTECHNIK Terbukti teknologi

Lebih terperinci

MENGENAL MIKROKONTROLER AVR ATMega16

MENGENAL MIKROKONTROLER AVR ATMega16 MENGENAL MIKROKONTROLER AVR ATMega16 Mokh. Sholihul Hadi m_sholihul_hadi@yahoo.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan

Lebih terperinci

PRINSIP DASAR ANTARMUKA

PRINSIP DASAR ANTARMUKA PRINSIP DASAR ANTARMUKA 2.1 HANDSAKING DAN PROTOKOL A. Handsaking Umumnya handsaking lebih dikenal dengan jabat tangan, namun definisi handsaking yang sebenarnya adalah pertukaran signal yang ditentukan

Lebih terperinci