BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT"

Transkripsi

1 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 46/08/61/Th. XVI, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2013 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2013 TUMBUH 5,46 PERSEN Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan II-2013 dibandingkan triwulan yang sama tahun 2012 (y-on-y) mengalami pertumbuhan 5,46 persen, sedangkan bila dibandingkan dengan triwulan I-2013 (q-to-q) menurun sebesar minus 1,19 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi semester I-2013 dibandingkan semester I-2012 (c-to-c) telah mencapai 5,55 persen. Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi (q-to-q) adalah sektor jasa-jasa 23,99 persen, sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan 6,96 persen, dan sektor pengangkutan-komunikasi 6,04 persen. Sementara pertumbuhan y-on-y, sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan tumbuh paling tinggi 8,64 persen, diikuti kemudian oleh sektor konstruksi 7,18 persen dan sektor pengangkutan dan komunikasi 6,29 persen. Besaran PDRB Kalimantan Barat triwulan II-2013 yang diukur berdasarkan harga berlaku sebesar Rp19,92 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp8,60 triliun. Struktur PDRB triwulan II-2013 didominasi oleh sektor perdagangan-hotel-restoran, sektor pertanian, dan sektor industri pengolahan dengan kontribusi masing-masing sebesar 23,44 persen, 21,15 persen, dan 16,97 persen. Sumber pertumbuhan terbesar pada triwulan II-2013 (y-on-y) menurut lapangan usaha adalah sektor pertanian yang mampu menyumbang 1,31 persen, sedangkan dari sisi penggunaan berasal dari komponen konsumsi rumah tangga 3,52 persen. Dari sisi penggunaan, kenaikan PDRB Kalimantan Barat Triwulan II tahun 2013 sebesar 5,46 persen didukung utamanya oleh pertumbuhan komponen lembaga swasta nirlaba sebesar 7,93 persen, konsumsi rumah tangga sebesar 6,49 persen dan komponen ekspor barang dan jasa sebesar 2,61 persen. Pertumbuhan PDRB penggunaan Kalimantan Barat triwulan II-2013 terhadap triwulan I-2013 (q-to-q) didorong oleh pertumbuhan komponen lembaga swasta nirlaba sebesar 5,12 persen dan konsumsi pemerintah 4,36 persen. Sedangkan apabila secara akumulatif dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 (c-to-c) pertumbuhan dipicu oleh komponen konsumsi rumah tangga dan swasta nirlaba, konsumsi pemerintah dan konsumsi ekspor barang dana jasa masing-masing sebesar 6,37 persen, 5,95 persen dan 2,57 persen. Dari sisi penggunaan, struktur PDRB Kalimantan Barat didominasi oleh konsumsi rumah tangga sebesar 53,45 persen, diikuti oleh PMTB sebesar 27,22 persen, ekspor 26,04 persen, dan impor 22,06 persen. Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus

2 I. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2013 Pada triwulan II-2013, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat dibandingkan dengan triwulan II atau pertumbuhan y-on-y sebesar 5,46 persen. Secara rinci, seluruh sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif. Sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan tumbuh paling tinggi sebesar 8,64 persen diikuti kemudian oleh sektor konstruksi 7,18 persen, sektor pengangkutan-komunikasi sebesar 6,29 persen, sektor pertanian 5,94 persen, sektor jasa-jasa 5,70 persen, sektor pertambangan-penggalian 4,92 persen, sektor industri pengolahan 4,22 persen, dan sektor perdagangan-hotel-restoran serta sektor listrik-gas-air bersih masing-masing 3,89 persen. Kinerja perekonomian Kalimantan Barat triwulan II-2013 dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) yang digambarkan oleh pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan 2000, mengalami penurunan sebesar minus 1,19 persen. Penurunan tersebut terutama disebabkan menurunnya sektor pertanian sebesar minus 20,41 persen dan sektor pertambangan-penggalian minus 0,37 persen. Sementara itu, sektor yang mengalami pertumbuhan positif adalah sektor jasa-jasa (23,99%), sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan (6,96%), sektor pengangkutan-komunikasi (6,04%), sektor perdagangan-hotel-restoran (2,88%), sektor industri pengolahan (2,70%), sektor listrik-gas-air (0,69%), dan sektor bangunan (0,62%). Sektor yang mengalami kontraksi pada triwulan II-2013 adalah sektor pertanian. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh siklus musiman di sub sektor tanaman bahan makanan yang menurun minus 47,23 persen. Sub sektor lain di sektor pertanian seperti sub sektor perkebunan, sub sektor peternakan, sub sektor perikanan, dan sub sektor kehutanan tumbuh positif masing-masing sebesar 4,18 persen, 3,31 persen, 2,11 persen dan 2,06 persen. Tabel 1 Laju Pertumbuhan PDRB Kalimantan Barat menurut Lapangan Usaha (Persen) Lapangan Usaha Trw I-2013 Terhadap Trw IV-2012 (q-to-q) Trw II-2013 Terhadap Trw I-2013 (q-to-q) Trw II-2013 Terhadap Trw II-2012 (y-on-y) Semester I-2013 Terhadap Semester I-2012 Sumber Pertumbuhan (y-on-y) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, 12,47-20,41 5,94 5,69 1,31 Kehutanan dan Perikanan 2. Pertambangan dan Penggalian -5,52-0,37 4,92 5,13 0,09 3. Industri Pengolahan -3,86 2,70 4,22 4,75 0,69 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 0,12 0,69 3,89 4,01 0,02 5. Konstruksi -9,20 0,62 7,18 9,04 0,64 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran -3,42 2,88 3,89 4,40 0,86 7. Pengangkutan dan Komunikasi -5,11 6,04 6,29 5,87 0,64 8. Keuangan, Real Estate dan Jasa Perush. -1,44 6,96 8,64 7,07 0,51 9. Jasa-jasa -23,91 23,99 5,70 4,90 0,71 PDRB -2,95-1,19 5,46 5,55 5,46 2 Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus 2013

3 Sektor jasa-jasa pada triwulan II-2012 mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 22,99 persen. Pertumbuhan yang tinggi di sektor jasa-jasa dipengaruhi oleh tingginya pertumbuhan di sub sektor pemerintahan umum sebesar 26,07 persen, akibat belanja pemerintah yang cukup besar pada triwulan ini. Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada semester I-2013 dibandingkan semester I-2012 (c-to-c) telah mencapai 5,55 persen. Seluruh sektor mengalami pertumbuhan positif. Sektor konstruksi, sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan, dan sektor pengangkutan-komunikasi merupakan tiga sektor yang secara kumulatif pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan sektor yang lain (lihat tabel 1). Sementara sektor listrik-gas-air bersih mengalami pertumbuhan yang paling kecil dibandingkan sektor yang lain. Grafik 1 Laju Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDRB Kalimantan Barat Triwulan II-2013 (y-on-y) Atas Dasar Harga Konstan 2000 (Persen) Pertumbuhan Ekonomi 009 Sumber Pertumbuhan Pertanian Pertambangan Industri LGA Konstruksi Perdagangan Pengangkutan Keuangan Jasa-jasa Sumbangan masing-masing sektor terhadap total laju pertumbuhan ekonomi pada triwulan II atau sumber pertumbuhan (y-on-y) dan laju pertumbuhan setiap sektor dapat dilihat pada Grafik 1. Sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan yang tumbuh paling tinggi ternyata hanya mampu memberikan sumbangan sebesar 0,51 persen bagi pertumbuhan di triwulan II Demikian pula pada sektor konstruksi yang pertumbuhannya tertinggi kedua hanya mampu menyumbang 0,64 persen, sama seperti sumbangan sektor pengangkutan-komunikasi. Sumbangan pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor pertanian yang tumbuh 5,94 persen dengan sumbangan pertumbuhan 1,31 persen, diikuti kemudian oleh sektor perdagangan sebesar 0,86 persen. II. Nilai PDRB menurut Lapangan Usaha Triwulan I-2013 dan Triwulan II-2013 PDRB Kalimantan Barat atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2013 tercatat sebesar Rp19.919,30 miliar, naik Rp71,25 miliar dibandingkan PDRB triwulan I-2013 yang tercatat sebesar Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus

4 Rp19.848,05 miliar. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2000 pada periode yang sama menurun dari Rp8.701,34 miliar pada triwulan I-2013 menjadi Rp8.598,16 miliar pada triwulan II Ditinjau atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah terbesar pada triwulan II-2013 adalah sektor perdagangan-hotel-restoran yaitu Rp4.668,60 miliar, kemudian sektor pertanian yaitu sebesar Rp4.212,49 miliar, sektor industri pengolahan sebesar Rp3.380,03 miliar, sektor jasa-jasa Rp2.400,46 miliar, dan sektor konstruksi Rp2.248,83 miliar, sektor pengangkutan-komunikasi Rp1.499,64 miliar, sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan Rp1.017,39 miliar, sedangkan nilai tambah yang dihasilkan oleh sektor ekonomi yang lain masing-masing kurang dari satu triliun rupiah. Tabel 2 PDRB Kalimantan Barat menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000 (Miliar Rupiah) Harga Berlaku Harga Konstan 2000 Lapangan Usaha Trw I-2013 Trw II-2013 Trw I-2013 Trw II-2013 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, 5.216, , , ,24 Kehutanan dan Perikanan 2. Pertambangan dan Penggalian 396,01 397,61 153,36 152,80 3. Industri Pengolahan 3.303, , , ,65 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 92,32 94,26 36,94 37,19 5. Konstruksi 2.218, ,83 777,85 782,71 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 4.448, , , ,15 7. Pengangkutan dan Komunikasi 1.399, ,64 825,37 875,20 8. Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan 945, ,39 488,23 522,23 9. Jasa-jasa 1.828, ,46 866, ,00 PDRB , , , ,16 Pada perhitungan PDRB atas dasar harga konstan 2000, nilai tambah yang dihasilkan didominasi oleh sektor pertanian Rp1.903,24 miliar, sektor perdagangan-hotel-restoran Rp1.868,15 miliar, dan sektor industri pengolahan Rp1.382,65 miliar. Nilai tambah terkecil diberikan oleh sektor listrik-gas-air bersih sebesar Rp37,19 miliar dan sektor pertambangan-penggalian Rp15,80 miliar. III. Struktur PDRB Menurut Lapangan Usaha Struktur perekonomian Kalimantan Barat masih didominasi oleh tiga sektor yaitu sektor pertanian, sektor perdagangan-hotel-restoran, dan sektor industri pengolahan. Pada triwulan II-2013, ketiga sektor tersebut memiliki peranan mencapai 61,55 persen. Sektor perdagangan-hotel-restoran memberikan kontribusi terbesar dengan 23,44 persen, diikuti kemudian oleh sektor pertanian yang memiliki peranan 21,15 persen, sedangkan sektor industri pengolahan memberikan sumbangan 16,97 persen. Sektor yang paling kecil sumbangannya adalah sektor listrik-gas-air bersih sebesar 0,47 persen. 4 Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus 2013

5 Tabel 3 Struktur PDRB Kalimantan Barat Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha Triwulan I dan II Tahun 2013 (Persen) Triwulan I Triwulan II Triwulan I Triwulan II (1) (2) (3) (4) (5) Lapangan Usaha 1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, 27,45 22,32 26,28 21,15 Kehutanan dan Perikanan 2. Pertambangan dan Penggalian 1,97 2,03 2,00 2,00 3. Industri Pengolahan 16,91 17,51 16,64 16,97 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 0,49 0,49 0,47 0,47 5. Konstruksi 10,02 10,56 11,18 11,29 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 22,26 23,42 22,41 23,44 7. Pengangkutan dan Komunikasi 7,13 7,53 7,05 7,53 8. Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan 4,82 5,04 4,76 5,11 9. Jasa-jasa 8,94 11,09 9,21 12,05 PDRB 100,00 100,00 100,00 100,00 IV. PDRB Menurut Penggunaan Triwulan II-2013 PDRB atas dasar harga berlaku Kalimantan Barat triwulan II tahun 2013 sebesar Rp19.919,30 miliar, sebagian besar digunakan untuk konsumsi rumah tangga senilai Rp10.647,41 miliar dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi fisik sebesar Rp5.421,08 miliar. Komponen penggunaan lainnya meliputi transaksi ekspor sebesar Rp5.186,46 miliar dan impor sebesar Rp4.393,91 miliar. Tabel 4 Nilai PDRB Triwulan II Tahun dan Laju Pertumbuhan Menurut Komponen Penggunaan Jenis Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku Atas Dasar Harga Konstan Laju (Miliar Rupiah) (Miliar Rupiah) Sumber Pertumbuhan Triwulan II Triwulan II Triwulan II Triwulan II Pertumbuhan Y on Y Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2012 Tahun 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Konsumsi Rumahtangga 9.446, , , ,55 6,49 3,52 Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba 167,20 187,61 78,90 85,16 7,93 0,08 Konsumsi Pemerintah 2.667, ,13 999, ,95 1,17 0,14 Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 5.123, , , ,95 1,83 0,53 Perubahan Stok 5,80 87,53-25,94-3,71-85,72 0,27 Ekspor Barang dan Jasa 4.613, , , ,55 2,61 0,85 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 4.237, , , ,29-0,23-0,07 PDRB/ GRDP , , , ,16 5,46 5,46 Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan II 2013 terhadap triwulan II 2012 (y-on-y) tercatat sebesar 5,46 persen. Pertumbuhan ini didukung oleh hampir semua komponen PDRB penggunaan. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen konsumsi lembaga nirlaba dan konsumsi rumah tangga masing-masing sebesar 7,93 persen dan 6,49 persen. Komponen konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 1,17 persen diikuti oleh komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 1,83 persen. Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus

6 Komponen ekspor pada triwulan II 2013 mengalami pertumbuhan sebesar 2,61 persen sedangkan komponen impor mengalami kontraksi sebesar 0,23 persen. Sumber utama pertumbuhan ekonomi triwulan II 2013 dari sisi penggunaan berasal dari komponen konsumsi rumahtangga sebesar 3,52 persen, ekspor 0,85 persen, PMTB 0,53 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 0,14 persen. Diikuti kemudian oleh konsumsi lembaga swasta nirlaba dan impor barang dan jasa masing-masing memberikan sumbangan terhadap pertumbuhan adalah sebesar 0,08 persen dan -0,07 persen , , , , , ,000 Grafik 2. PDRB Menurut Komponen Penggunaan Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan II Tahun 2012 dan Triwulan II Tahun 2013 TW TW KRT LNPRT KP PMTB Perubahan Stok Ekspor Impor Jenis Pengeluaran Tabel 5 Laju Pertumbuhan Triwulanan PDRB Penggunaan Menurut Komponen Triwulan II Tahun 2013 (Persen) Trw I-2013 thd Trw IV 2012 (q-to-q) Trw II-2013 thd Trw I 2013 (q-to-q) Trw I-2013 thd Trw I 2012 (y-on-y) Trw II-2013 Semester I-2013 thd thd Trw II 2012 Semester I 2012 (y-on-y) (c-to-c) (1) (2) (3) (4) (5) (6) Konsumsi Rumahtangga 1,33 0,83 6,25 6,49 6,37 Lembaga Swasta Nirlaba -4,99 5,12 3,95 7,93 5,95 Konsumsi Pemerintah -18,83 4,36 2,95 1,17 2,03 Pembentukan Modal Tetap -4,38 1,34 2,51 1,83 2,17 Bruto Ekspor Barang dan Jasa 0,36 2,80 2,53 2,61 2,57 Impor Barang dan Jasa -10,91-0,75-1,54-0,23-0,89 PDRB/ GRDP -2,95-1,19 5,63 5,46 5,55 Pertumbuhan PDRB pada triwulan II terhadap triwulan I tahun 2013 (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar -1,19 persen. Komponen lembaga swasta nirlaba dan konsumsi pemerintah tumbuh paling tinggi yaitu sebesar 5,12 persen dan 4,36 persen. Komponen ekspor barang dan jasa dan pembentukan modal tetap bruto menempati posisi yang berikutnya yaitu masing-masing sebesar 2,80 6 Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus 2013

7 dan 1,34 persen. Sedangkan komponen konsumsi rumah tangga yang memiliki peranan paling besar dalam perekonomian tumbuh sebesar 0,83 persen. Secara akumulatif, dibandingkan dengan tahun sebelumnya (c-to-c) secara umum sampai dengan triwulan II 2013 perekonomian Kalimantan Barat tumbuh sebesar 5,55 persen. Konsumsi rumah tangga, konsumsi lembaga swasta nirlaba serta ekspor barang dan jasa tumbuh masing-masing sebesar 6,37 persen, 5,95 persen dan 2,57 persen. Sedangkan komponen penggunaan lainnya yaitu pembentukan modal tetap bruto dan konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 2,17 persen dan 2,03 persen. Komponen impor barang dan jasa merupakan satu-satunya komponen yang mengalami kontraksi yaitu sebesar minus 0,89 persen. Grafik 3 Laju Pertumbuhan PDRB Triwulanan (q-to-q) Komponen Penggunaan Triwulan I 2011 s.d Trwulan II Tahun TW TW-II 2011 TW-III 2011 TW-IV 2011 TW TW-II 2012 TW-III 2012 TW-IV 2012 TW TW-II Kons. Ruta LNPRT Kons. Pemerintah PMTB Ekspor Impor Bila dilihat dari kontribusi komponen PDRB penggunaan, maka didominasi oleh konsumsi rumah tangga yaitu 53,11 persen pada triwulan II 2012 dan sebesar 53,45 persen di triwulan II Tabel 6 Struktur PDRB Menurut Komponen Penggunaan Triwulan II Tahun Komponen Pengeluaran Triwulan II Triwulan II (1) (2) (3) Konsumsi Rumahtangga 53,11 53,45 Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba 0,94 0,94 Konsumsi Pemerintah 15,00 13,97 Pembentukan Modal Tetap Bruto 28,81 27,22 Perubahan Stok 0,03 0,44 Ekspor Barang dan Jasa 25,94 26,04 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 23,82 22,06 PDRB/ GRDP 100,00 100,00 Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus

8 Komponen kedua penyumbang terbesar pada tahun triwulan II 2012 dan triwulan II 2013 adalah pembentukan modal tetap bruto yaitu sebesar 28,81 persen dan 27,22 persen. Komponen yang mengalami peningkatan peranan adalah komponen ekspor barang dan jasa dari 25,94 persen pada triwulan II 2012 menjadi 26,04 persen pada triwulan II tahun Sedangkan untuk konsumsi pemerintah mengalami sedikit penurunan kontribusinya dari 15,00 persen pada triwulan II tahun 2012 menjadi 13,97 persen pada triwulan II tahun VISI BPS : Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT Informasi lebih lanjut hubungi: Ir. Martalena, MM Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Telepon: Berita Resmi Statistik Provinsi Kalimantan Barat No.46/08/61/Th.XVI, 2 Agustus 2013

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No.63/11/61/Th. XVI, 6 November 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 TUMBUH 6,41 PERSEN Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 54/11/61/Th. XIII, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III- meningkat sebesar

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 27/05/61/Th. XVII, 5 Mei PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 4,69 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,08 PERSEN No. 11/02/61/Th. XVII, 5 Februari 2014 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 27/05/61/Th. XVI, 6 Mei PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 5,79 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 38/08/61/Th. XIII, 5 Agustus 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II TAHUN 2010 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan II-2010 menurun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 26/05/61/Th. XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I-2012 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 6,0 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 64/11/61/Th. XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 TUMBUH 4,45 PERSEN Besaran Produk

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 09/02/61/Th. XIII, 10 Februari 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 meningkat 4,76 persen dibandingkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 23/05/61/Th. XIII, 10 Mei 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I TAHUN 2010 Kinerja perekonomian Kalimantan Barat pada triwulan I-2010 dibandingkan triwulan IV-2009,

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2014 No. 40/08/31/Th. XVI, 5 Agustus 2014 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2014 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/08/72/Th. XIV, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 21/05/14/Th.XII, 5 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan I Tahun mencapai 7,51 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun, yang diukur dari kenaikan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2016 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 63/11/61/Th.XIX, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2016 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2016 TUMBUH 5,71 PERSEN MENINGKAT DIBANDING

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 No. 61/11/72/Th. XV, 05 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 41/11/31/Th. X, 17 November 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 59/11/61/Th. XIV, 7 November2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN 2011 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III-2011

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2011 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No.20/05/31/Th. XIII, 5 Mei 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2011 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I/2011 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 %

PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 % No, 11/02/13/Th.XVII, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,2 % Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2013 meningkat sebesar 6,2 persen terhadap 2012, terjadi pada semua

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2015 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 48/08/61/Th.XVIII, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II- TUMBUH 4,01 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN II-2014

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 38/08/14/Th.XIV, 2 Agustus 2013 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan II Tahun 2013 mencapai 2,68 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan II tahun 2013, yang diukur dari

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV/2012 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan pertumbuhan sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 No. 37/08/31/Th.XVII, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 TUMBUH 5,15 PERSEN LEBIH CEPAT 0,07 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN I/2015 Perekonomian

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 24/05/14/Th.XV, 5 Mei 2014 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun 2014, yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000, mengalami

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2014 No. 53/11/31/Th.XVI, 5 November 2014 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III/2014 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 31/08/31/Th. X, 14 Agustus 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 No. 10/02/63/Th XIV, 7 Februari 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 010 Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2010 tumbuh sebesar 5,58 persen, dengan n pertumbuhan tertinggi di sektor

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 BADAN PUSAT STATISTIK No. 55/08/Th. XVI, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 TUMBUH 5,81 PERSEN Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK No. 07/08/53/TH.XV, 6 Agustus 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR 4,76 Y on Y 4,54 Q to Q Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan II 2012 Tumbuh sebesar 4,76% (Y on Y) dan 4,54%

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 No.23/05/31/Th. XV, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 05/08/33/Th.III, 10 Agustus 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN II TH 2009 TUMBUH 1,8 PERSEN Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 No. 37/08/31/Th. XV, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No.51/08/33/Th.VIII, 5 Agustus 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan II tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN I TAHUN 2014 BPS PROVINSI LAMPUNG No.06/05/18/Th.XIV, 5 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN I TAHUN 2014 EKONOMI LAMPUNG TUMBUH 5,28 PERSEN Dalam menyusun rencana pembangunan ekonomi dibutuhkan informasi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2015 No. 55/08/51/Th. IX, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I EKONOMI BALI SEMESTER I- TUMBUH SEBESAR 6,12% (C-TO-C) Total perekonomian Bali pada triwulanan II - yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009 No. 04/02/63/Th XIII, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009 Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2009 meningkat sebesar 5,01 persen terhadap tahun 2008, terjadi pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN No. 06/08/62/Th.X, 5 Agustus EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 5,72 PERSEN Perekonomian Tengah Triwulan II- (y on y) yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 30/08/31/Th.IX, 15 AGUSTUS 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 No.43/08/33/Th.V, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 PDRB Jawa Tengah pada triwulan II tahun 2011 meningkat sebesar 1,8 persen dibandingkan triwulan I tahun 2011 (q-to-q).

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 10/02/14/Th.XV, 5 Februari 2014 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Tahun 2013 mencapai 6,13 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan IV tahun 2013, yang diukur dari Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA No. 52/ V / 15 Nopember 2002 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA INDONESIA TRIWULAN III TAHUN 2002 TUMBUH 2,39 PERSEN Indonesia pada triwulan III tahun 2002 meningkat sebesar 2,39 persen terhadap triwulan II

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.I, 15 Nopember 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN III TH 2007 TUMBUH 0,7 PERSEN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH No.12/02/33/Th.VII, 5 Februari 2013 PERTUMBUHAN PDRB JAWA TENGAH TAHUN 2012 MENCAPAI 6,3 PERSEN Besaran PDRB Jawa Tengah pada tahun 2012 atas dasar harga berlaku mencapai

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2014 No. 63/11/72/Th. XVII, 05 November PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/ Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 No. 19/05/31/Th. X, 15 Mei 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008 No. 06/05/33/Th.II, 15 Mei 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008 PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN I TH 2008 TUMBUH 5,2 PERSEN PDRB Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2008 meningkat sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2017 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 45/08/Th.XX, 7 Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2017 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2017 TUMBUH 4,92 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK No. 12/02/Th. XIII, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERTUMBUHAN PDB TAHUN 2009 MENCAPAI 4,5 PERSEN Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2009 meningkat sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2015 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 11/02/61/Th.XIX, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2015 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2015 TUMBUH 4,81 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN TAHUN 2014

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 No. 28/05/72/Thn XVII, 05 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 Perekonomian Sulawesi Tengah triwulan I-2014 mengalami kontraksi 4,57 persen jika dibandingkan dengan triwulan

Lebih terperinci

EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I 2014 TUMBUH 6,5 PERSEN

EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I 2014 TUMBUH 6,5 PERSEN No. 27/05/13/Th.XVII, 5 Mei 2014 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I 2014 TUMBUH 6,5 PERSEN Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2013

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK No. 13/02/Th. XV, 6 Februari 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERTUMBUHAN PDB TAHUN 2011 MENCAPAI 6,5 PERSEN Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2011 tumbuh sebesar 6,5 persen dibandingkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No. 47/08/72/Thn XVII, 05 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada triwulan

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH No.47/11/11/Th.VI, 7 November 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI ACEH TRIWULAN III-2011 Nilai PDRB Aceh atas dasar harga berlaku dengan migas pada triwulan III-2011 sebesar Rp

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 No. 45/08/72/Th. XVI, 02 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA No. 18/05/31/Th. XI, 15 Mei 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2009 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2009 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2014

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2014 No. 63/08/Th. XVII, 5 Agustus 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2014 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2014 TUMBUH 5,12 PERSEN Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 No. 09/02/31/Th. XVI, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 06/11/62/Th.X, 7 November 2016 EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 6,02 PERSEN Perekonomian Kalimantan Tengah Triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2016 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 10/02/61/Th.XX, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN IV- TUMBUH 3,77 PERSEN TERENDAH SELAMA TAHUN EKONOMI KALIMANTAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016 No.36/08/31/Th.XVIII, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 5,86 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan II- yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008 No.05/02/33/Th.III, 16 Februari 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008 PDRB Jawa Tengah triwulan IV/2008 menurun 3,7 persen dibandingkan dengan triwulan III/2007 (q-to-q), dan bila dibandingkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK No. 16/02/Th. XVII, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERTUMBUHAN PDB TAHUN 2013 MENCAPAI 5,78 PERSEN Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2013 tumbuh sebesar 5,78

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/05/72/Thn XIV, 25 Mei 2011 PEREKONOMIAN SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2011 MENGALAMI KONTRAKSI/TUMBUH MINUS 3,71 PERSEN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.III, 10 Nopember 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan III-2009 meningkat sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 50/11/31/Th.XVIII, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 5,75 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan III-2016 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 No. 49/11/31/Th. XIV, 5 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III/2012 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2015 No. 06/8/62/Th.IX, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 6,98 PERSEN Ekonomi Kalimantan Tengah Semester 1 tahun tumbuh sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012 No.11/02/63/Th XVII, 5 Februari 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2012 Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2012 tumbuh sebesar 5,73 persen, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor konstruksi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.II, 17 Nopember 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN III TH 2008 TUMBUH 1,1 PERSEN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH No.09/02/Th.XVI, 5 Februari 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI ACEH TRIWULAN IV-dan TAHUN 2012 Pertumbuhan ekonomi Aceh dengan migas pada triwulan IV-2012 secara triwulanan (q-to-q)

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.24/05/33/Th.IV, 10 Mei 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2010 PDRB Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2010 meningkat sebesar 6,5 persen dibandingkan triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 No. 52/11/31/Th.XVII, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 TUMBUH 5,96 PERSEN LEBIH CEPAT 0,8 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN II/2015

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2016 No. 55/08/51/Th. X, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2016 EKONOMI BALI SEMESTER I-2016 (C-TO-C) TUMBUH SEBESAR 6,30% Total perekonomian Bali pada triwulanan II - 2016 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015 No. 34/05/51/Th. IX, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2015 EKONOMI BALI TRIWULAN I-2015 TUMBUH SEBESAR 6,20% (Y-ON-Y) NAMUN MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 1,53% (Q-TO-Q) Total perekonomian Bali

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 TUMBUH 5,07 PERSEN, MENGUAT DIBANDINGKAN TRIWULAN II-2014

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 TUMBUH 5,07 PERSEN, MENGUAT DIBANDINGKAN TRIWULAN II-2014 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 05/08/Th.XVI, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2015 TUMBUH 5,07 PERSEN, MENGUAT DIBANDINGKAN TRIWULAN II-2014 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN UTARA TRIWULAN II

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN UTARA TRIWULAN II BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No. 071/08/64/Th.XVIX, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN UTARA TRIWULAN II - 2016 EKONOMI KALIMANTAN UTARA TRIWULAN II - 2016 : PERTUMBUHAN Y ON Y 2,26 PERSEN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2016 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 47/8/61/Th.XIX, 5 Agustus 216 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-216 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-216 TUMBUH 4,21 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 19/05/14/Th.XI, 10 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas y-on-y Triwulan I Tahun sebesar 5,93 persen Ekonomi Riau dengan migas pada triwulan I tahun mengalami kontraksi sebesar 1,19

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 No. 08/02/31/Th. XI, 16 Februari 2009 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 BPS PROVINSI D.K.I. JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 No. 17/05/31/Th.IX, 15 MEI 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar

Lebih terperinci

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN No. 11/02/73/Th. VIII, 5 Februari 2014 EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN IV 2013 BERKONTRAKSI SEBESAR 3,99 PERSEN Kinerja perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan IV tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 33/05/21/Th. VII, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012 PDRB KEPRI TRIWULAN I TAHUN 2012 TUMBUH 7,63 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA No. 5/8/Th. IX, 5 Agustus 216 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA EKONOMI SULAWESI TENGGARA TRIW. II-216 TUMBUH 6,82 PERSEN (YEAR ON YEAR) Perekonomian Sulawesi Tenggara triwulan II-216 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2015 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 05/02/Th.XVII, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2015 EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2015 TUMBUH 5,13 PERSEN MENGUAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA Perekonomian Lampung tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/02/72/Th. XIV. 7 Februari 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2010 yang diukur dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 40/11/31/Th. IX, 15 November 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2015 No. 45/08/Th.IX, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2015 EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2015 MENGALAMI PERTUMBUHAN SEBESAR 7,39 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN II-2014 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2016 No. 57/8/33/Th.X, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II- EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II- TUMBUH 5,75 PERSEN Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2008

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2008 BADAN PUSAT STATISTIK No.43/08/Th. XI, 14 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II- Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II-

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 No. 27/05/72/Thn XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.177/05/21/Th.IV, 10 Mei 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010 PDRB KEPRI TRIWULAN I TAHUN 2010 TUMBUH 1,16 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen.

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen. No. N 28/05/72/Th. XVI, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAW ESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 No. 28/5/13/Th XIX, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 TUMBUH 5,48 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TIMUR TRIWULAN II )

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TIMUR TRIWULAN II ) BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No. 057/08/64/Th.XVIII, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TIMUR TRIWULAN II - 2015 1) EKONOMI KALIMANTAN TIMUR TRIWULAN II - 2015 : PERTUMBUHAN Y ON Y : -0,25

Lebih terperinci

2015, Perdagangan Besar-Eceran; Reparasi

2015, Perdagangan Besar-Eceran; Reparasi No. 11/0/8/Th.XV, 5 Februari 01 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN TUMBUH,10 PERSEN Perekonomian Maluku Utara tahun yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.145/11/21/Th.IV, 10 November 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009 PDRB KEPRI TRIWULAN III TAHUN 2009 TUMBUH 1,90 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN III-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN III-2015 No. 63/11/Th.IX, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN III-2015 EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN III-2015 MENGALAMI PERTUMBUHAN SEBESAR 6,43 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN III-2014

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2015 No. 57/08/33/Th.IX, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2015 EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II-2015 TUMBUH 4,8 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN II-2014 Perekonomian Jawa Tengah

Lebih terperinci