PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009"

Transkripsi

1 BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.III, 10 Nopember 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III-2009 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan III-2009 meningkat sebesar 2,0 persen terhadap triwulan II-2009 (q-to-q). Peningkatan terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor konstruksi 5,0 persen dan terendah di sektor pertanian 1,7 persen. Bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2008 (y-on-y), PDRB Jawa Tengah triwulan III-2009 ini mengalami pertumbuhan sebesar 5,5 persen, dimana semua sektor mengalami pertumbuhan, tertinggi di sektor jasa-jasa 7,7 persen dan terendah di sektor industri pengolahan 1,7 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan PDRB Jawa Tengah hingga triwulan III-2009 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 (c-to-c) tumbuh sebesar 4,8 persen. Besaran PDRB Jawa Tengah atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2009 Rp ,0 milyar sehingga kumulatif triwulan ke III-2009 mencapai Rp ,4 milyar sedangkan besaran PDRB Jawa Tengah atas dasar harga konstan 2000 pada triwulan III-2009 sebesar Rp ,9 milyar dan secara komulatif sampai triwulan III mencapai nilai sebesar Rp ,2 milyar. Dari sisi penggunaan, pertumbuhan PDRB triwulan III-2009 terhadap triwulan sebelumnya didorong oleh kenaikan konsumsi rumah tangga sebesar 2,8 persen, konsumsi lembaga nirlaba sebesar 0,8 persen, konsumsi pemerintah 5,3 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 4,6 persen, sedangkan ekspor barang dan jasa turun sebesar 0,3 persen dan impor turun 0,0 persen. Pertumbuhan PDRB penggunaan triwulan III-2009 dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2008 (y on y) sebesar 5,5 persen ditopang oleh pertumbuhan konsumsi pemerintah 8,0 persen, impor 7,3 persen, konsumsi lembaga nirlaba 6,3 persen, konsumsi rumah tangga 5,8 persen dan PMTB 5,2 persen. Berita Resmi Statistik No 06/11/33 /Th.III, 10 Nopember

2 1. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2009 Kinerja perekonomian Jawa Tengah pada triwulan III-2009 yang digambarkan oleh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan meningkat sebesar 2,0 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya. Kenaikan ini lebih besar dibandingkan dengan kenaikan triwulan II-2009 yang mencapai 1,8 persen. Sedangkan jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), pertumbuhan PDRB Jawa Tengah pada triwulan III-2009 mencapai 5,5 persen (tabel 1). Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan III-2009 menunjukkan bahwa pada umumnya sektor ekonomi mengalami pertumbuhan. Dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q), pertumbuhan terbesar terjadi pada sektor konstruksi sebesar 5,0 persen. Selanjutnya sektor industri pengolahan tumbuh 3,7 persen, sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 3,1 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran tumbuh 2,7 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh 2,5 persen, sektor listrik, gas dan air bersih tumbuh 2,3 persen, sektor jasa-jasa tumbuh 1,8 persen dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan tumbuh 0,8 persen. Sedangkan sektor pertanian menurun 1,7 persen. Tabel 1 Laju Pertumbuhan PDRB menurut Lapangan Usaha (persentase) Triw II-2009 Triw III-2009 Triw III-2009 Triw I s/d III 2009 Sumber Lapangan Usaha Terhadap Terhadap Terhadap Terhadap Pertumbuhan Triw I-2009 Triw II-2009 Triw III-2008 Triw I s/d III 2008 q-to-q (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Pertanian, Peternakan, Kehutanan & Perikanan -0,7-1,7 7,3 7,2-0,4 2. Pertambangan dan Penggalian 3,5 3,1 3,9 4,8 0,0 3. Industri Pengolahan 3,7 3,7 1,7 0,2 1,1 4. Listrik, Gas dan Air Bersih 6,6 2,3 6,5 5,2 0,0 5. Konstruksi 0,7 5,0 6,7 6,9 0,3 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 1,8 2,7 7,4 5,9 0,6 7. Pengangkutan dan Komunikasi 1,7 2,5 6,4 7,0 0,1 8. Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan 0,2 0,8 7,6 8,8 0,1 9. Jasa-jasa 2,1 1,8 7,7 7,6 0,2 PDRB 1,8 2,0 5,5 4,8 2,0 2 Berita Resmi Statistik No. 06/33/Th.III, 10 Nopember 2009

3 PDRB triwulan III-2009 bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (mencerminkan perubahan tanpa dipengaruhi oleh faktor musim) juga menunjukkan peningkatan pada semua sektor. PDRB yang meningkat 5,5 persen (y-on-y) dipengaruhi oleh kenaikan sektor pertanian 7,3 persen, sektor pertambangan dan penggalian 3,9 persen, sektor industri pengolahan 1,7 persen, dan sektor listrik, gas dan air bersih 6,5 persen. Sedangkan sektor konstruksi dan sektor perdagangan, hotel dan restoran, masing-masing tumbuh sebesar 6,7 persen dan 7,4 persen. Sementara itu sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa masing-masing tumbuh 6,4 persen, 7,6 persen dan 7,7 persen. Secara kumulatif besaran PDRB Jawa Tengah hingga triwulan III-2009 dibandingkan dengan PDRB pada periode yang sama tahun 2009 (c-to-c) menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,8 persen yang dipengaruhi oleh pertumbuhan semua sektor. Sektor pertanian tumbuh meningkat 7,2 persen, sektor pertambangan dan penggalian meningkat 4,8 persen, sektor industri pengolahan 0,2 persen, sektor listrik, gas dan air bersih 5,2 persen, sektor konstruksi 6,9 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran 5,9 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 7,0 persen, sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan 8,8 persen dan jasa-jasa 7,6 persen. Sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta sektor konstruksi merupakan tiga sumber pertumbuhan ekonomi terbesar pada triwulan III-2009 bila dibandingkan dengan sebelumnya (q to q) dengan besarnya sumber pertumbuhan masing-masing 1,1 persen, 0,6 persen, dan 0,3 persen. 6 Laju Pertumbuhan PDRB Jawa Tengah Tw I th tw III th Persen 0-2 Tw I th 08 Tw II th 08 Tw III th 08 Tw IV th 08 Tw I th 09 Tw II th 09 Tw III th Triwulan Persen Berita Resmi Statistik No 06/11/33 /Th.III, 10 Nopember

4 2. Nilai PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000 Triwulan II dan III Tahun 2009 Pada triwulan I-2009, PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp ,3 milyar, triwulan II Rp ,1 milyar dan triwulan III Rp ,0 milyar atau hingga triwulan III nilainya mencapai Rp ,4 milyar. Bila PDRB ini dinilai dengan harga pada tahun 2000 (tahun dasar), maka triwulan I-2009 mencapai Rp ,1 milyar, triwulan II Rp ,2 milyar dan triwulan III Rp ,9 milyar atau nilai total untuk ketiga triwulan tersebut mencapai Rp ,2 milyar. Berdasarkan tabel 2, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto atas dasar harga berlaku terbesar pada triwulan III-2009 adalah sektor industri pengolahan yang mencapai Rp ,8 milyar atau sebesar 29,2 persen dari total PDRB, kemudian sektor pertanian Rp ,2 milyar (21,1 persen), sektor perdagangan, hotel dan restoran Rp ,2 milyar (20,2 persen), sektor jasa-jasa Rp ,5 milyar (10,9 persen) dan sektor bangunan Rp 6.216,7 milyar (6,4 persen). Selanjutnya sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp 6.170,9 milyar (6,3 persen), sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan sebesar Rp 3.645,8 milyar (3,7 persen), sektor listrik, gas dan air bersih Rp 1.055,1 milyar (1,1 persen), dan terkecil adalah sektor pertambangan dan penggalian Rp 983,8 milyar (1,0 persen). PDRB menurut harga konstan 2000, sektor-sektor dengan konstribusi yang relatif besar antara lain: sektor industri pengolahan Rp ,3 milyar, sektor perdagangan, hotel dan restoran Rp 9.611,1 milyar, sektor pertanian Rp 9.244,1 milyar, sektor jasa-jasa Rp 4.796,8 milyar, sektor bangunan Rp 2.611, 4 milyar, sektor pengangkutan dan komunikasi Rp 2.343,8 milyar dan sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan Rp 1.689,7 milyar. Sektor ekonomi lainnya masing-masing bernilai di bawah Rp 1.000,0 milyar. 4 Berita Resmi Statistik No. 06/33/Th.III, 10 Nopember 2009

5 Lapangan Usaha Tabel 2 PDRB menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000 (milyar rupiah) Harga Berlaku Harga Konstan 2000 Triw II-2009 Triw III-2009 Triw II-2009 Triw III-2009 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan , , , ,1 2. Pertambangan dan Penggalian ,8 481,2 495,9 3. Industri Pengolahan , , , ,3 4. Listrik, Gas dan Air Bersih 1.027, ,1 372,3 380,8 5. Konstruksi 5.868, , , ,4 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran , , , ,1 7. Pengangkutan dan Komunikasi 5.992, , , ,8 8. Keuangan, Real estat dan Jasa Perusahaan 3.602, , , ,7 9. Jasa-jasa , , , ,8 PDRB , , , ,9 3. Struktur PDRB Menurut Lapangan Usaha Triwulan III Tahun 2008 dan 2009 Pada PDRB Jawa Tengah atas dasar harga berlaku triwulan III-2009, peranan sektor pertanian, sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa sedikit menurun bila dibandingkan dengan peranannya pada triwulan III Sebaliknya beberapa sektor mengalami peningkatan peranan pada triwulan III-2009 yaitu sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor bangunan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran masing-masing menjadi sebesar 1,0 persen, 29,2 persen, 6,4 persen dan 20,4 persen. Sedangkan peranan sektor listrik, gas dan air bersih serta sektor pengangkutan dan komunikasi relatif tetap pada besaran 1,1 persen dan 6,3 persen. Peranan sektor-sektor tersebut pada triwulan II dan III-2009 dan triwulan II dan III-2008 secara rinci dapat dilihat pada tabel 3. Berita Resmi Statistik No 06/11/33 /Th.III, 10 Nopember

6 Tabel 3 Struktur PDRB menurut Lapangan Usaha Triwulan II dan III Tahun (persentase) Lapangan Usaha Triwulan II Triwulan III (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan 20,6 21,9 19,6 21,1 2. Pertambangan dan Penggalian 0,9 1,0 1,0 1,0 3. Industri Pengolahan 33,9 28,6 33,8 29,1 4. Listrik, Gas dan Air Bersih 1,0 1,1 1,0 1,1 5. Konstruksi 5,5 6,2 5,8 6,3 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 19,3 20,2 19,3 20,4 7. Pengangkutan dan Komunikasi 5,7 6,3 6,1 6,3 8. Keuangan, Real estat dan Jasa Perusahaan 3,3 3,8 3,4 3,7 9. Jasa-jasa 9,8 10,9 10,0 11,0 PDRB 100,0 100,0 100,0 100,0 Distribusi Persentase PDRB Jawa Tengah Triwulan III th 2009 Keuangan, Persew aan & Js. Perusahaan Jasa-jasa Pertanian Pengangkutan dan Komunikasi Pertambangan dan Penggalian Perdagangan, Hotel dan Restoran Konstruksi Listrik dan Air Bersih Industri Pengolahan 4. PDRB menurut Penggunaan Triwulan III-2009 Ditinjau dari sisi penggunaan, PDRB Jawa Tengah terdiri dari komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB), perubahan inventori, ekspor dan impor. Pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga konstan 2000 meningkat dari Rp ,3 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,5 milyar pada triwulan III-2009 atau tumbuh secara riil sebesar 2,8 persen. Sedangkan pengeluaran konsumsi 6 Berita Resmi Statistik No. 06/33/Th.III, 10 Nopember 2009

7 rumah tangga atas dasar harga berlaku naik dari Rp ,5 milyar pada triwulan II menjadi Rp ,5 milyar pada triwulan III Pengeluaran konsumsi lembaga nirlaba atas dasar harga konstan 2000 meningkat dari Rp 646,9 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp 652,2 milyar pada triwulan III-2009 atau tumbuh secara riil sebesar 0,8 persen. Sedangkan pengeluaran konsumsi lembaga nirlaba atas dasar harga berlaku naik dari Rp 1.495,5 milyar pada triwulan II menjadi Rp 1.526,5 milyar pada triwulan III Sementara itu, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh 5,3 persen (q-to-q) atau mengalami peningkatan dari Rp 5.858,0 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp 6.168,8 milyar pada triwulan III Konsumsi pemerintah atas dasar harga berlaku naik dari Rp ,9 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,3 milyar pada triwulan III Tabel 4 Laju Pertumbuhan Komponen-Komponen PDRB Penggunaan (persentase) Triw II-2009 Triw III-2009 Triw III-2009 Triw I s/d III 2009 Sumber Jenis Penggunaan Terhadap Terhadap Terhadap Terhadap Pertumbuhan Triw I-2009 Triw II-2009 Triw III-2008 Triw I s/d III 2008 q-to-q (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 1,5 2,8 5,8 5,3 1,8 2. Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nirlaba 0,3 0,8 6,3 9,5 0,0 2. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 7,5 5,3 8,0 7,6 0,7 3. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 1,2 4,6 5,2 5,2 0,8 4. Ekspor Barang dan Jasa 0,1-0,3-12,1-7,9-0,1 5. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 18,4-0,0 7,3 0,1-0,0 PDRB 1,8 2,0 5,5 4,8 2,0 Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atas dasar harga konstan 2000 naik dari Rp 7.726,6 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp 8.080,0 milyar pada triwulan III-2009 atau tumbuh sebesar 4,6 persen. Sementara PMTB atas dasar harga berlaku mengalami kenaikan yakni dari Rp ,6 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,4 milyar pada triwulan III Berdasarkan harga konstan 2000, nilai ekspor (barang dan jasa) pada triwulan III-2009 menurun dibandingkan triwulan II-2009, yaitu dari Rp ,5 milyar menjadi Rp ,3 milyar. Begitu pula bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun Berita Resmi Statistik No 06/11/33 /Th.III, 10 Nopember

8 2008 pertumbuhan ekspor terkontraksi sebesar minus 12,1 persen. Nilai ekspor atas dasar harga berlaku, naik dari Rp ,4 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,7,6 milyar pada triwulan III Impor Jawa Tengah atas dasar harga konstan 2000 sedikit mengalami penurunan dari Rp ,2 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,2 milyar pada triwulan III Sedangkan atas dasar harga berlaku, impor Jawa Tengah meningkat dari Rp ,3 milyar pada triwulan II-2009 menjadi Rp ,1 milyar pada triwulan III Secara kumulatif pada umumnya komponen PDRB Jawa Tengah menurut penggunaan hingga triwulan III-2009 mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun Pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,3 persen, pengeluaran konsumsi lembaga nirlaba tumbuh sebesar 9,5 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh 7,6 persen, PMTB tumbuh 5,2 persen. Ekspor secara kumulatif mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar minus 7,9 persen, sedangkan impor mengalami pertumbuhan sebesar 0,1 persen. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2009 dibandingkan triwulan yang sama pada tahun 2008 (y-on-y) sebesar 5,5 persen ditopang oleh komponen pengeluaran konsumsi rumahtangga sebesar 5,8 persen, komponen konsumsi lembaga non profit 6,3 persen, konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 8,0 persen, komponen pembentukan modal tetap bruto pengeluaran sebesar 5,2 persen dan impor sebesar 7,3 persen sedangkan untuk ekspor tumbuh sebesar minus 12,1 persen. Tabel 5 PDRB menurut Penggunaan Triwulan II dan III Tahun 2009 (milyar rupiah) Jenis Penggunaan Harga Berlaku Harga Konstan 2000 Triw II-2009 Triw III-2009 Triw II-2009 Triw III-2009 (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga , , , ,5 2. Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nirlaba 1.495, ,5 646,9 652,2 2. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah , , , ,8 3. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) , , , ,0 4. Perubahan Stok 1.419,5 825, , ,3 5. Ekspor Barang dan Jasa , , , ,3 6. Dikurangi Impor Barang dan Jasa , , ,2 PDRB , , , ,9 8 Berita Resmi Statistik No. 06/33/Th.III, 10 Nopember 2009

9 PDRB dari sisi penggunaan triwulan III-2009 penopang terbesar adalah komponen konsumsi rumah tangga sebesar 66,6 persen dan sebesar 19,7 persen. Komponen ekspor memberi kontribusi terhadap PDRB Jawa Tengah sebesar 44,7 persen atau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan triwulan II Kontribusi impor triwulan III-2009 lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2008 yaitu dari 44,2 persen menjadi 47,7 persen. Tabel 6 Distribusi Komponen-Komponen PDRB Penggunaan Triwulan II dan III Tahun (persentase) Triwulan II Triwulan III Jenis Penggunaan (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 61,8 66,3 63,2 66,6 2. Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nirlaba 1,4 1,6 1,5 1,6 2. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 12,3 13,9 12,9 14,3 3. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 17,5 19,2 18,5 19,7 4. Perubahan Stok 5,6 1,5-3,9 0,8 5. Ekspor Barang dan Jasa 46,1 45,9 52,0 44,7 6. Dikurangi Impor Barang dan Jasa 44,7 48,4 44,2 47,7 PDRB 100,0 100,0 100,0 100,0 Berita Resmi Statistik No 06/11/33 /Th.III, 10 Nopember

10 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Menoreh Tengah X / 4 Semarang Telp. (024) Fax. (024) Homepage : Informasi lebih lanjut hubungi : Syarifudin Nawie, S.Si, ME Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Jawa Tengah 10 Berita Resmi Statistik No. 06/33/Th.III, 10 Nopember 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 05/08/33/Th.III, 10 Agustus 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN II TH 2009 TUMBUH 1,8 PERSEN Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.II, 17 Nopember 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN III TH 2008 TUMBUH 1,1 PERSEN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06/05/33/Th.III, 15 Mei 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2009 PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN I TH 2009 TUMBUH 5,5 PERSEN PDRB Jawa Tengah pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.I, 15 Nopember 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN III TH 2007 TUMBUH 0,7 PERSEN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 No. 37/08/31/Th. XV, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 No.43/08/33/Th.V, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 PDRB Jawa Tengah pada triwulan II tahun 2011 meningkat sebesar 1,8 persen dibandingkan triwulan I tahun 2011 (q-to-q).

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 41/11/31/Th. X, 17 November 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 64/11/61/Th. XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 TUMBUH 4,45 PERSEN Besaran Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008 No. 06/05/33/Th.II, 15 Mei 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2008 PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN I TH 2008 TUMBUH 5,2 PERSEN PDRB Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2008 meningkat sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No.51/08/33/Th.VIII, 5 Agustus 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan II tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 31/08/31/Th. X, 14 Agustus 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 No. 09/02/31/Th. XVI, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/05/72/Thn XIV, 25 Mei 2011 PEREKONOMIAN SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2011 MENGALAMI KONTRAKSI/TUMBUH MINUS 3,71 PERSEN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014 No. 68/11/33/Th.VIII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan III tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 No. 19/05/31/Th. X, 15 Mei 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009 No. 04/02/63/Th XIII, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2009 Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2009 meningkat sebesar 5,01 persen terhadap tahun 2008, terjadi pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2013 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2013 A. PDRB PROVINSI KEPULAUAN RIAU MENURUT LAPANGAN USAHA I. PERTUMBUHAN EKONOMI TRIWULAN III TAHUN 2013 No. 75/11/21/Th.

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH No.12/02/33/Th.VII, 5 Februari 2013 PERTUMBUHAN PDRB JAWA TENGAH TAHUN 2012 MENCAPAI 6,3 PERSEN Besaran PDRB Jawa Tengah pada tahun 2012 atas dasar harga berlaku mencapai

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No. 47/08/72/Thn XVII, 05 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 33/05/21/Th. VII, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2012 PDRB KEPRI TRIWULAN I TAHUN 2012 TUMBUH 7,63 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.24/05/33/Th.IV, 10 Mei 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2010 PDRB Jawa Tengah pada triwulan I tahun 2010 meningkat sebesar 6,5 persen dibandingkan triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 No. 27/05/72/Thn XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 26/05/61/Th. XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I-2012 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 6,0 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 38/08/61/Th. XIII, 5 Agustus 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II TAHUN 2010 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan II-2010 menurun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 23/05/61/Th. XIII, 10 Mei 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I TAHUN 2010 Kinerja perekonomian Kalimantan Barat pada triwulan I-2010 dibandingkan triwulan IV-2009,

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO. PDRB Gorontalo Triwulan III-2013 Naik 2,91 Persen

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO. PDRB Gorontalo Triwulan III-2013 Naik 2,91 Persen No. 62/11/75/Th. VII, 6 November 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO PDRB Gorontalo Triwulan III-2013 Naik 2,91 Persen PDRB Provinsi Gorontalo triwulan III-2013 naik 2,91 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 27/05/61/Th. XVII, 5 Mei PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 4,69 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 No. 45/08/72/Th. XVI, 02 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/08/72/Th. XIV, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2010

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2010 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 214/11/21/Th.V, 5 Nopember 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2010 PDRB KEPRI TRIWULAN III TAHUN 2010 TUMBUH 1,23 PERSEN PDRB Kepri

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 No. 49/11/31/Th. XIV, 5 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III/2012 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 No. 10/02/63/Th XIV, 7 Februari 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 20 010 Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2010 tumbuh sebesar 5,58 persen, dengan n pertumbuhan tertinggi di sektor

Lebih terperinci

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008 No.05/02/33/Th.III, 16 Februari 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2008 PDRB Jawa Tengah triwulan IV/2008 menurun 3,7 persen dibandingkan dengan triwulan III/2007 (q-to-q), dan bila dibandingkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.177/05/21/Th.IV, 10 Mei 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2010 PDRB KEPRI TRIWULAN I TAHUN 2010 TUMBUH 1,16 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI MALUKU PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU PDRB MALUKU TRIWULAN IV TAHUN 2013 TUMBUH POSITIF SEBESAR 5,97 PERSEN

BPS PROVINSI MALUKU PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU PDRB MALUKU TRIWULAN IV TAHUN 2013 TUMBUH POSITIF SEBESAR 5,97 PERSEN BPS PROVINSI MALUKU No. 01/05/81/Th.XV, 05 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU PDRB MALUKU TRIWULAN IV TAHUN 2013 TUMBUH POSITIF SEBESAR 5,97 PERSEN PDRB Maluku pada triwulan IV tahun 2013 bertumbuh

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK

BADAN PUSAT STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK No. 50/08/Th.XII, 10 Agustus 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2009 Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 No.23/05/31/Th. XV, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 27/05/61/Th. XVI, 6 Mei PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 5,79 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA No. 18/05/31/Th. XI, 15 Mei 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2009 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2009 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK No. 07/02/53/TH.XVII, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR 5,62 Y on Y 2,37 Q to Q Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan IV 2013 Tumbuh sebesar 5,62% (Y on Y) dan 2,37%

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 24/05/14/Th.XV, 5 Mei 2014 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun 2014, yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000, mengalami

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 30/08/31/Th.IX, 15 AGUSTUS 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas

Lebih terperinci

BADAN PUSAT SATISTIK PROPINSI KEPRI

BADAN PUSAT SATISTIK PROPINSI KEPRI BADAN PUSAT SATISTIK PROPINSI KEPRI No. 96/02/21/Th. IV / 16 Februari 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU PDRB KEPRI TAHUN 2008 TUMBUH 6,65 PERSEN PDRB Kepri pada tahun 2008 tumbuh sebesar 6,65 persen,

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2008

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2008 BADAN PUSAT STATISTIK No.43/08/Th. XI, 14 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II- Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II-

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2014 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 34/05/21/Th. IX, 5 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2014 A. PDRB PROVINSI KEPULAUAN RIAU MENURUT SEKTOR EKONOMI PDRB KEPRI

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 No. 61/11/72/Th. XV, 05 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 BPS PROVINSI D.K.I. JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 No. 17/05/31/Th.IX, 15 MEI 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No.63/11/61/Th. XVI, 6 November 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2013 TUMBUH 6,41 PERSEN Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

BPS PROVINSI LAMPUNG PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014

BPS PROVINSI LAMPUNG PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 05/01/Th.XV, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 EKONOMI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 TUMBUH 5,08 PERSEN, MELAMBAT 0,7 PERSEN DARI TAHUN 2013 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2014 TUMBUH 5,4 PERSEN MENGUAT SETELAH MENGALAMI PERLAMBATAN SEJAK EMPAT TAHUN SEBELUMNYA No. 13/02/33/Th.IX, 5 Februari 2015 Release

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 No. 37/08/31/Th.XVII, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 TUMBUH 5,15 PERSEN LEBIH CEPAT 0,07 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN I/2015 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.145/11/21/Th.IV, 10 November 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TAHUN 2009 PDRB KEPRI TRIWULAN III TAHUN 2009 TUMBUH 1,90 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN 2009

PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN 2009 No. 09/02/15/Th. IV, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI JAMBI TAHUN Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi pada tahun meningkat sebesar 6,4 persen dibanding tahun 2008. Peningkatan

Lebih terperinci

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen.

ESI TENGAH. sedangkan PDRB triliun. konstruksi minus. dan. relatif kecil yaitu. konsumsi rumah modal tetap. minus 5,62 persen. No. N 28/05/72/Th. XVI, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAW ESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 38/08/14/Th.XIV, 2 Agustus 2013 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan II Tahun 2013 mencapai 2,68 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan II tahun 2013, yang diukur dari

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 54/11/61/Th. XIII, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III- meningkat sebesar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017 No 28/05/82/Th XVI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I- 2017 TUMBUH 7,54 PERSEN Perekonomian Maluku Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016 No.36/08/31/Th.XVIII, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 5,86 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan II- yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN III/2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN III/2014 No. 68/11/71/Th. VIII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN III/2014 Perekonomian Sulawesi Utara yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada ulan III/2014

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,08 PERSEN No. 11/02/61/Th. XVII, 5 Februari 2014 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2011 BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 30/05/21/Th.VI, 5 Mei 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I TAHUN 2011 PDRB KEPRI TRIWULAN I TAHUN 2011 TUMBUH 0,23 PERSEN PDRB Kepri pada triwulan I tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2012 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV/2012 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan pertumbuhan sebesar

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK No. 07/08/53/TH.XV, 6 Agustus 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR 4,76 Y on Y 4,54 Q to Q Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan II 2012 Tumbuh sebesar 4,76% (Y on Y) dan 4,54%

Lebih terperinci

No. 25/05/31/Th.XVII, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2015 TUMBUH 5,08 PERSEN MENGALAMI KONTRAKSI 0,12 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN IV/2014

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA No. 46 / VII / 16 Agustus 2004 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA INDONESIA TRIWULAN II TAHUN 2004 TUMBUH 0,86 PERSEN Indonesia pada triwulan II tahun 2004 meningkat sebesar 0,86 persen dibanding triwulan I

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I/2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I/2014 No.29/05/71/Th. VIII, 5 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I/2014 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN II-2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 49/08/73/Th. IX, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN II-2015 EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN II-2015 TUMBUH 7,62 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/2014 No. 63/11/72/Th. XVII, 05 November PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN III/ Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar

Lebih terperinci

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN

BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN No. 11/02/73/Th. VIII, 5 Februari 2014 EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN IV 2013 BERKONTRAKSI SEBESAR 3,99 PERSEN Kinerja perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan IV tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 BADAN PUSAT STATISTIK No. 55/08/Th. XVI, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN II-2013 TUMBUH 5,81 PERSEN Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-2017 No 46/8/82/Th XVI, 7 Agustus 217 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-217 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II- 217 TUMBUH 6,96 PERSEN MENINGKAT DIBANDING CAPAIAN TRIWULAN II-216 Perekonomian Maluku

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2014 No. 40/08/31/Th. XVI, 5 Agustus 2014 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2014 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 No.29/05/33/Th.VIII, 5 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan I tahun 2014 mencapai

Lebih terperinci

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan Laju Pertumbuhan (persen) PERTUMBUHAN EKONOMI RIAU TRIWULAN II-2017 EKONOMI RIAU TRIWULAN II-2017 TUMBUH 2,41 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN II-2016 No. 37/08/14/Th. XVIII, 7 Agustus 2017 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015 BPS PROVINSI BENGKULU No. 11/02/17/X, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015 EKONOMI BENGKULU TUMBUH 5,14 PERSEN, PERTUMBUHAN TERENDAH DALAM LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian Provinsi

Lebih terperinci

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan I-2015 (y-on-y)

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan I-2015 (y-on-y) No.21/05/31/Th.XVIII, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2016 TUMBUH 5,62 PERSEN MENGALAMI KONTRAKSI MINUS 0,61 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN IV/2015

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 59/11/61/Th. XIV, 7 November2011 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III TAHUN 2011 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan III-2011

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 19/05/14/Th.XI, 10 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas y-on-y Triwulan I Tahun sebesar 5,93 persen Ekonomi Riau dengan migas pada triwulan I tahun mengalami kontraksi sebesar 1,19

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014 BPS PROVINSI SUMATERA UTARA No. 75/11/12/Thn. XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014 Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara, yang diukur berdasarkan kenaikan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 40/11/31/Th. IX, 15 November 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN III-2016 No. 63/11/82/Th.XV, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN III-2016 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN III-2016 TUMBUH 5,56 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN III-2015 Perekonomian Maluku

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 No. 28/05/72/Thn XVII, 05 Mei 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2014 Perekonomian Sulawesi Tengah triwulan I-2014 mengalami kontraksi 4,57 persen jika dibandingkan dengan triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA No. 28/05/Th. IX, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA EKONOMI SULAWESI TENGGARA TRIW. I-2017 TUMBUH 8,39 PERSEN (YEAR ON YEAR) Perekonomian Sulawesi Tenggara triwulan I-2017 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2010

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2010 BADAN PUSAT STATISTIK No. 31/05/Th. XIII, 10 Mei 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2010 EKONOMI INDONESIA TRIWULAN I-2010 TUMBUH MENINGKAT 5,7 PERSEN Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 21/05/14/Th.XII, 5 Mei PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan I Tahun mencapai 7,51 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan I tahun, yang diukur dari kenaikan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2014 No. 06/2/62/Th. IX, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2014 EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2014 TUMBUH 6,21 PERSEN MELAMBAT SEJAK LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian Kalimantan Tengah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO. PDRB Gorontalo Triwulan I Tahun 2012 Naik 3,84 Persen

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO. PDRB Gorontalo Triwulan I Tahun 2012 Naik 3,84 Persen No. 26/05/75/Th. VI, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO PDRB Gorontalo Triwulan I Tahun 2012 Naik 3,84 Persen PDRB Gorontalo pada triwulan I tahun 2012 naik sebesar 3,84 persen dibandingkan triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 No. 08/02/31/Th. XI, 16 Februari 2009 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2016 No. 28/05/82/Th.XV, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2016 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2016 TUMBUH 5,09 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN I-2015 Perekonomian Maluku Utara yang

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 No. 35/05/71/Th. XI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 TUMBUH 6,43 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara Triwulan I 2017 yang diukur

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 09/02/61/Th. XIII, 10 Februari 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 meningkat 4,76 persen dibandingkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2014 BPS PROVINSI BENGKULU No. 11/02/17/Th.VIII, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2014 EKONOMI BENGKULU TUMBUH 5,49 PERSEN, PERTUMBUHAN TERENDAH SEJAK LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III 2014 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 79/11/21/Th.IX, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III PDRB KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III TUMBUH 6,15 PERSEN (c to c) PDRB Kepulauan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2013

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2013 No. 37/08/91/Th. VII, 02 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2013 Besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2013 mencapai Rp 11.972,60 miliar, sedangkan menurut harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA No. 52/ V / 15 Nopember 2002 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA INDONESIA TRIWULAN III TAHUN 2002 TUMBUH 2,39 PERSEN Indonesia pada triwulan III tahun 2002 meningkat sebesar 2,39 persen terhadap triwulan II

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN I-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN I-2015 No. 24/05/91 Th.IX, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN I-2015 EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN I-2015 MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 1,50 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I-2014 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 50/11/31/Th.XVIII, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 5,75 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan III-2016 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III TAHUN 2010

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III TAHUN 2010 No. 46/11/51/Th. IV, 5 Nopember PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III TAHUN PDRB Provinsi Bali I meningkat sebesar 2,65 persen dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q). Peningkatan terjadi di hampir semua

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK No. 12/02/Th. XIII, 10 Februari 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERTUMBUHAN PDB TAHUN 2009 MENCAPAI 4,5 PERSEN Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2009 meningkat sebesar

Lebih terperinci