HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUHPERDATA (Burgerlijk Wetboek) SKRIPSI. Oleh: Sofyan Afandi NIM

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUHPERDATA (Burgerlijk Wetboek) SKRIPSI. Oleh: Sofyan Afandi NIM 05210019"

Transkripsi

1 HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUHPERDATA (Burgerlijk Wetboek) SKRIPSI Oleh: Sofyan Afandi NIM JURUSAN AL AHWAL AL SYAKHSHIYYAH FAKULTAS SYARI AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2009

2 HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Hukum Islam (S.Hi) Oleh: Sofyan Afandi NIM JURUSAN AL AHWAL AL SYAKHSHIYYAH FAKULTAS SYARI AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2009

3 HALAMAN PERSETUJUAN HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) SKRIPSI Oleh: Sofyan Afandi NIM Telah Diperiksa dan Disetujui Oleh: Dosen Pembimbing, M. Nur Yasin, M.Ag NIP Mengetahui, Ketua Jurusan Al Ahwal Al Syakhshiyyah Zaenul Mahmudi, MA NIP i

4 PERSETUJUAN PEMBIMBING Pembimbing penulisan skripsi saudara Sofyan Afandi, Nim , mahasiswa Jurusan Al Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, setelah membaca, mengamati kembali berbagai data yang ada di dalamnya, dan mengoreksi, maka skripsi yang bersangkutan dengan judul: HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) Telah dianggap memenuhi syarat-syarat ilmiah untuk disetujui dan diajukan pada Sidang Majelis Penguji Skripsi. Malang, 03 Agustus 2009 Pembimbing, M.Nur Yasin, M.Ag NIP ii

5 PENGESAHAN SKRIPSI Dewan penguji skripsi saudara Sofyan Afandi, NIM , mahasiswa Jurusan Al Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan judul: HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) Telah dinyatakan LULUS dengan nilai: B Dewan Penguji: 1.DR. Roibin MHi NIP ( ) Penguji Utama 2.Erfania Zuhria S.Ag.MH NIP ( ) Ketua 3. M.Nur Yasin, M.Ag ( ) NIP Sekretaris Malang, 26 Oktober 2009 Dekan, Dra. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag. NIP iii

6 PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Demi Allah, Dengan kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap pengembangan keilmuan, penulis menyatakan bahwa skripsi yang berjudul: HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) Benar-benar merupakan karya ilmiah yang disusun sendiri, bukan duplikat atau memindah data milik orang lain. Jika dikemudian hari terbukti bahwa skripsi ini ada kesamaan, baik isi, logika maupun datanya, secara keseluruhan atau sebagian, maka skripsi dan gelar sarjana yang diperoleh karenanya secara otomatis batal demi hukum. Malang, 03 Agustus 2009 Penulis Sofyan Afandi NIM iv

7 KATA PENGANTAR Bismillahirrohmanirrohim Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Semesta Alam yang telah memberikan rahmat, taufik serta hidayah-nya, sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi ini yang berjudul Hak Asuh Anak Akibat Pembatalan Perkawinan Tinjauan Hukum Islam Dan KUH Perdata (Burgerlijk Wetboek) sebagai prasyarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum Islam (S.Hi) dengan baik dan lancar. Shalawat serta salam selalu senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Adalah Beliau penghulu para nabi yang benar dalam ucapan dan perbuatannya, yang diutus kepada penghuni alam seluruhnya, sebagai pelita dan bulan purnama bagi pencari cahaya penembus kejahilan gelap gulita, serta atas izinnya memberi Syafa at pada hari yang tidak ada seorang pun yang mampu memberikan pertolongan pada umatnya. Berdasar cinta kepada Beliaulah, penulis mendapatkan motivasi yang besar untuk menuntut ilmu. Sesungguhnya, penyusunan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas akhir perkuliahan sebagai wujud dari partisipasi kami dalam mengembangkan serta mengaktualisasikan ilmu yang telah kami peroleh selama menimba ilmu dibangku perkuliahan, sehingga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, dan mudah mudahan atas izin Allah pula dapat juga bermanfaat kepada para penuntut ilmu yang lain. v

8 Penulis juga menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, perkenankan penulis menyampaikan ungkapan terima kasih, kepada yang terhormat : 1. Prof. Dr. Imam Suprayogo, selaku Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 2. Dra. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag, selaku Dekan Fakultas Syari ah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 3. Drs. M.Nur Yasin, M.Ag, selaku Dosen Pembimbing Skripsi ini. Terima kasih penulis haturkan atas keikhlasan bimbingan, arahan, dan motivasi. Semoga Beliau beserta seluruh anggota keluarga besar selalu diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan oleh Allah SWT. Amin Ya Robbal Alamin. 4. Drs. Fadil Sj.M.Ag, selaku Dosen Wali penulis selama kuliah di Fakultas Syari ah Universitas Islama Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. 5. Dosen Fakultas Syari ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang seluruhnya, yang telah mendidik, membimbing, mengajarkan, dan mengamalkan ilmu-ilmunya kepada penulis. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi kami di dunia dan akhirat. Amin. 6. Abah serta ibu yang tidak mungkin penulis lupakan sampai kapanpun, penulis haturkan ber-ribu-ribu rasa hormat serta ta dhim kepada beliau yang telah membimbing, mencintai, memberi semangat, harapan, arahan dan motivasi serta vi

9 memberikan dukungan baik secara materil maupun spiritual yang bagi penulis semuanya tidak pernah tergantikan. 7. Semua pihak yang berpartisipasi dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu Jazaakumullah khairan kastiran. Penulis sebagai manusia biasa yang takkan pernah luput dari salah dan dosa, menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, dengan penuh kerendahan hati, penulis sangat mengharap kritik dan saran konstrutif demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya, teriring do a kepada Allah SWT, penulis berharap semoga skripsi ini dapat barmanfaat bagi penulis khususnya, dan bagi pembaca pada umumnya yang tentu dengan izin dan ridho-nya. Amin. Malang, 03 Agustus 2009 Penulis Sofyan Afandi NIM vii

10 MOTTO... #Y $tρ ö/ä3 Î= δr&uρ ö/ä3 à Ρr& (#þθè% (#θãζtβ#u t Ï%!$# $pκš r' tƒ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (At-Tahrim : ayat 6) viii

11 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PERSETUJUAN... ii PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii PENGESAHAN SKRIPSI... iv PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI... v MOTTO... vi PERSEMBAHAN... vii KATA PENGANTAR... viii DAFTAR ISI... xii TRANSLITERASI... xiv ABSTRAK... xvi BAB I : PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Batasan Masalah... 6 C. Rumusan Masalah... 7 D. Definisi Operasional... 7 E. Tujuan Penelitian... 7 F. Manfaat Penelitian... 8 G. Metode Penelitian Jenis Penelitian Pendekatan Penelitian Metode Pengumpulan Data Sumber Data H. Teknik Pengolahan Data I. Penelitian Terdahulu ix

12 J. Sistematika Pembahasan BAB II : KAJIAN TEORI A. Pengertian Hukum Islam B. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW) C. Hadhonah Pengertian Hadhonah Orang Yang Berhak Atas Hadhonah D. Pembatalan Perkawinan Dalam Islam Pengertian Pembatalan Perkawinan Sebab-Sebab Terjadinya Pembatalan Perkawinan Akibat Pembatalan Perkawinan E. Pembatalan Perkawinan Perspektif KUH Perdata (BW) Pengertian Pembatalan Perkawinan Sebab-Sebab Pembatalan Perkawinan..42 BAB III : ANALISIS HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUHPerdata (BW) A. Pengasuhan Anak Akibat Pembatalan Perkawinan Tinjauan Hukum Islam dan KUHPerdata(BW) B. Persamaan dan Perbedaan Hubungan Hukum Antara Anak dan Orang Tua Akibat Dari Pembatalan Perkawinan Tinjauan Hukum Islam dan KUHPerdata (BW)53 BAB V : PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA x

13 ABSTRAK Sofyan Afandi Hak Asuh Anak Akibat Pembatalan Perkawinan Tinjauan Hukum Islam dan KUHPerdata (Burgerlijk Wetboek). Skripsi. Jurusan Al Akhwal Al Syakhsiyah. Fakultas Syari ah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Dosen pembimbing: Drs. M. Nur Yasin, M.Ag Kata kunci : Hak Asuh Anak, Pembatalan Perkawinan. Perkawinan dalam Islam telah diatur secara lengkap mulai dari peminangan sampai proses perkawinan, tidak menutup kemungkinan di dalam aturan-aturan tersebut juga didapati aturan yang menyebabkan batalnya perkawinan. Oleh karena itu, apabila terjadi perkawinan yang menyimpang dari tujuan perkawinan karena cacat hukum yang merugikan salah satu pihak, maka untuk membatalkan sebuah perkawinan yang tidak lain adalah didasarkan pada kepatuhan dalam batasan prikemanusiaan dan kesusilaan tersebut merupakan suatu keniscayaan. Perkawinan yang batal menurut hukum mempunyai konsekuensi perkawinan tersebut dianggap tidak sah dan tidak pernah ada. Kemudian bagaimanakah hubungan hukum antara anak dan orang tua akibat dari pembatalan perkawinan tersebut, dan bagaimana pula pengasuhan anak jika pernikahan orang tua batal dalam tinjauan hukum Islam dan KUHPerdata? Oleh karena itu penulis bermaksud menelaah lebih lanjut baik dari sisi Hukum Islam dan KUH Perdata sebagai hukum yang diterapkan dengan asas konkordansi di negara jajahan Belanda seperti Indonesia akibat hukum yang ditimbulkan terhadap perkawinan yang dibatalkan terutama terhadap pengasuhan anak. Penulisan ini adalah jenis penulisan hukum normatif atau disebut juga dengan studi kepustakaan, karena penulis mencari dan mengumpulkan buku-buku yang terkait dalam pengumpulan data, yang mana penulis dapat dari sumber dat primer, sekunder dan tersier yang kesemuanya bermuara dalam judul pembahasan ini. Hasil dari pada penelitian hukum ini menggambarkan bahwa menurut hukum Islam dan KUH Perdata perpisahan sebuah perkawinan baik itu berupa perceraian atau perpisahan yang diputuskan oleh Pengadilan berupa pembatalan perkawinan memberikan perlakuan yang sama dalam hal pengasuhan seorang anak, kecuali pembatalan perkawinan itu terjadi akibat hal-hal tertentu yang mengakibatkan hasil dari pembatalan perkawinan tersebut (Anak) tidak diakui secara hukum. xi

14 BAB I PENDULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam hukum Islam dijelaskan bahwa untuk menyatukan dua insan yang berlainan jenis maka ditempuhlah jalan berdasar ketentuan Allah yang terdapat dalam syariat Islam, dengan mengadakan akad perkawinan dengan dasar kecintaan dan saling rela antara keduanya yang dilakukan oleh pihak wali, menurut sifat dan syarat yang telah ditentukan agar menjadi halal percampuran antara keduanya. 1 Perkawinan dalam Islam memang suatu hal yang suci, dimana tujuan dari perkawinan adalah membentuk keluarga bahagia, hal inilah yang melatar belakangi sebuah perkawinan merupakan yang suci, yang bukan untuk dipermainkan. Untuk itu diperlukan beberapa syarat untuk melangsungkan sebuah perkawianan, dengan syarat- 1 Sosroatmojo,Hukum Perkawinan di Indonesia, (Jakarta: Bulan Bintang, 2003), hal 53. 1

15 4 syarat tersebut perkawinan yang dilakukan diharapkan akan berjalan sesuai yang diinginkan bersama tentunya juga tidak lepas dari aturan-aturan Syar i, serta merasa tentram penuh dengan kasih sayang, sebagai nama firman Allah S.W.T. 2 ºπyϑômu uρ Zο Šuθ Β Νà6uΖ t/ Ÿ yèy_uρ $yγøšs9î) (#þθãζä3ó tfïj9 %[` uρø r& öνä3å à Ρr& ô ÏiΒ /ä3s9 t,n=y{ βr& ÿ ÏμÏG tƒ#u ÏΒuρ tβρã 3x tgtƒ 5Θöθs)Ïj9 ;M tƒuψ y7ï9 sœ Îû βî) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir 3. Perkawinan dalam Islam telah diatur secara lengkap mulai dari peminangan sampai proses perkawinan, tidak menutup kemungkinan didalam aturan-aturan tersebut juga didapati aturan yang menyebabkan batalnya perkawinan. Oleh karenanya, apabila ada terjadi perkawinan yang menyimpang dari tujuan perkawinan itu sendiri karena didapati cacat hukum yang nantinya dapat merugikan salah satu pihak, maka untuk membatalkan sebuah perkawinan yang tidak lain adalah didasarkan pada kepatuhan dalam batasan prikemanusiaan dan kesusilaan tersebut merupakan suatu keniscayaan. Dan perkawinan yang batal menurut hokum mempunyai konsekuensi perkawinan tersebut dianggap tidak sah dan tidak pernah ada. Dalam Islam, pembatalan perkawinan disebut juga dengan istilah fasakh, Fasakh disini bisa terjadi karena tidak memenuhi salah satu rukun atau syarat perkawinan atau sebab lain yang dilarang dan diharamkan oleh agama Islam. 4 2 QS.Ar-Ruum (30): DEPAG, Qur an dan Terjemah Q.S. Ar-Rum (30): 21 4 Al Manar, Fiqh Nikah (Bandung: PT.Syamil Cipta Media, 2003), hlm 141 2

16 Dengan batalnya sebuah perkawinan maka ada beberapa pihak yang dirugikan, sebut saja anak, dalam pasal 42 Undang-Undang No1 tahun 1974, disebutkan bahwa anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dalam atau sebagai dari perkawinan yang sah. Dalam tujuan perkawinan sebagaimana umumnya tentunya ada keinginan yang ingin diwujudkan dalam sebuah kenyataan, salah satu keinginan tersebuat adalah sebuah keturunan, dimana keturunan yang baik akan menjadi penolong bagi kedua orang tuanya kelak seusai meninggal dunia. Keturunan yang baik diperoleh dari perkawinan yang sah baik secara hukum islam maupun aturan-aturan dalam hukum positif. Pengasuhan anak mempunyai arti merawat dan mendidik anak kecil, pengasuhan adalah hak mendidik dan merawat 5, yang dimaksud mendidik ialah menjaga, memimpin, dan mengatur segala hak anak-anak belum dapat menjaga dan mengatur dirinya sendiri 6 Dalam ajaran Islam penjagaan keturunan (anak) diajarkan dengan penuh perhatian semenjak anak ada dalam kandungan hingga anak itu dewasa. Islam adalah agama yang sangat memperhatikan perlindungan dan menjaga hak-hak asasi manusia mulai dari masa penciptaanya (proses pembuahan dalam rahim) sampai dia bertemu dengan ajalnya. Anak merupakan anugerah dari Allah yang tak ternilai, untuk itulah kita harus merawat dan mengasuhnya dengan penuh kasih sayang, jangan sampai anak yang lahir disia-siakan oleh para orang tua, bahkan sampai diterlantarkan. Anak tersebut harus kita 5 Poerwardarminta, Kamus Bahasa Indonesia (Jakarata: Balai Pustaka, 1989), hlm Sulaiman Rasjid, Fiqh Islam (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1998), hlm

17 didik dan kita arahkan agar dimasa yang akan datang menjadi anak yang ditunggu oleh agama dan Negaranya. Dengan berlakunya hubungan anak dengan ibu yang melahirkannya itu,maka dengan sendirinya berlaku hubungan kekerabatan antara anak yang dilahirkan dengan orangtua yang melahirkannya, dengan demikian secara sederhana terbentuklah hubungan kekerabatan menurut garis ibu. Dalam hubungan kekerabatan tersebut diatas yang dapat dijadikan mazhinahnya adalah akad nikah yang sah, yang telah berlaku antara seorang laki-laki dan seorang wanita yang melahirkan anak tersebut. Selanjutnya akad nikah tersebut yang menjadi factor penentu hubungan kekerabatan itu, dengan demikian dapat dikatakan bahwa hubungan kekerabatan berlaku antara seorang anak dengan seorang laki-laki sebagai ayahnya, bila anak tersebut lahir dari ibu yang melahirkannya dengan perkawinan yang sah, atau dengan akad nikah yang sah. Jumhur ulama berpendapat bahwa dengan hanya adanya perkawinan yang sah belum menjamin hubungan kekerabatan yang sah. Untuk sahnya hubungan kekerabatan yang sah itu selain disamping akad nikah yang sah disyaratkan pula bahwa diantara suami istri diduga kuat telah berlangsung hubungan kelamin secara memungkinkan seperti telah tidur sekamar, dan pernah hubungan badan. Di lain fihak ulama Hanafiah mempunyai pendapat yang berbeda, menurut mereka semuanya adalah adanya akad nikah yang sah sudah cukup untuk menjadi dasar menetapkan hubungan kekerabatan antara anak dengan ayahnya. Dalam gambaran diatas 4

18 menurut ulama ini anak yang lahir adalah anak yang sah dari laki-laki yang mengawini wanita tersebut. 7 Pada dasarnya tidak semua pasangan baik laki-laki maupun perempuan dapat melaksanakan perkawinan. Namun yang dapat melaksanakan perkawinan hanyalah mereka yang telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan dalam undang-undang. Dalam KUH Perdata syarat untuk melakukan perkawinan dibagi menjadi dua macam secara garis besar : Syarat meteril 8 dan Syarat formal 9, jika dalam pelaksanaannya tidak terpenuhi maka demi hukum pula perkawinan tersebut batal demi hukum, kitab undang-undang hukum perdata (KUH Perdata) beberapa pasal menyebutkan berkenaan dengan pembatalan perkawinan salah satunya adalah pembatalan perkawianan hanya dapat dinyatakan oleh Hakim 10 jika perkawinan yang dilangsungkan bertentangan dengan Bab ke-4 Bagian ke-satu pasal 27 KUH Perdata. 11 Hukum Perdata dalam arti yang luas meliputi semua hukum privat materiil,yaitu hukum yang mengatur tentang kepentingan-kepentingan perseorangan, 12 termasuk didalamnya hukum keluarga, adapun hukum keluarga diartikan sebagai keseluruhan ketentuan yang mengenai hubungan hukum yang bersangkutan dengan kekeluargaan karena perkawinan. Kekeluargaan sedarah adalah pertalian keluarga yang terdapat antara beberapa orang yang mempunyai keluhuran yang sama. Kekeluargaan karena perkawinan adalah 7 Syarifuddin, Hukum Kewarisan Fiqh, (Jakarta: Persada Media 2004), hlm Syarat yang berkaitan dengan inti atau pokok dalam melaksanakan perkawinan. 9 Syarat yang berkaitan dengan formalitas-formalitas dalam melaksanakan perkawinan. 10 Pasal 85 KUHPer 11 Pasal 27 Dalam waktu yang sama seorang laki-laki hanya diperbolehkan mempunyai satu perempuan sebagai istrinya, seorang perempuan hanya satu orang laki sebagai suaminya. 12 Subekti, Pokok pokok Hukun Perdata, (Jakarta: PT.Intermasa), hlm 9. 5

19 pertalian keluarga yang terdapat karena perkawinan antara seorang dengan keluarga sedarah dari istri. Anak tentunya hal ini termasuk dalam pembahasan kekeluargaan karena perkawinan. Dan ini senada dengan bunyi pada Bab ke-12 Bagian ke-satu pasal 250 KUH Perdata 13 dan dalam bab yang lain Bab ke-14 Bagian ke-satu pasal 298 KUH Perdata disebutkan tentang perihal kekuasaan orang tua berbunyi orang tua wajib memelihara dan mendidik sekalian anak mereka yang belum dewasa. Seperti halnya perceraian, pembatalan pernikahan ternyata membawa konsekuensi yang tidak jauh berbeda dengan masalah perceraian, dalam kaitannya dengan perkawinan antara dua orang hal tersebut juga juga turut mempengaruhi status dari anak yang dilahirkan Dari sini lahir sebuah pertanyaan bagaimana jika anak tersebut, lahir dari perkawinan yang dibatalkan, mengingat perkawinan yang batal menurut hukum mempunyai konsekwensi perkawinan tersebut dianggap tidak sah dan tidak pernah ada, kepada siapa hak asuh anak pasca batalnya perkawinan? dan Bagaimana hubungan hukum antara anak dan orang tuanya? Berangkat dari pembatalan perkawinan sinilah akhirnya anak memperoleh getahnya, dan dari sinilah penulis mengamati lebih jauh berkenaan dengan kepada siapa hak asuh anak diberikan pasca pembatalan perkawinan guna memberkan gambaran umum secara formil dan materil terhadap anak, yang sejauh ini masuh belum mendapat perhatian yang khusus. 13 Tiap-tiap anak yang dilahirkan atau ditumbuhkan sepanjang perkawinan, memperoleh sisuami sebagai bapaknya. 6

20 Karena itulah penulis begitu tergerak untuk menulis permasalahan tersebut, adapun judul yang diangkat pada masalah ini adalah HAK ASUH ANAK AKIBAT PEMBATALAN PERKAWINAN TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KUHPerdata (Burgerlijk Wetboek) B. Batasan Masalah Supaya penulisan ini lebih terfokus dan sesuai dengan tujuan dan tidak melebar kemana-mana, maka dirasa perlu adanya pembatasan masalah, dalam penulisan ini adalah pembahasan hukum dalam yakni difokuskan kepada masalah Hak Asuh Anak Akibat Pembatalan Perkawinan Tinjauan Hukum Islam dan KUHPerdata. Penulisan ini mencakup dua sisi yakni mengkaji yang berkenaan dengan hukum islam, Sedang hukum islam yang dimaksud dalam penulisan ini adlah hukum Islam yang meliputi kitab-kitab Fiqh, Undang-Undang Perkawinan,dan KHI. Dan keperdataan Indonesia yang dimaksud dalam penulisan ini adalah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) C. Rumusan Masalah Untuk memperjelas permasalah yang dikemikakan dalam penulisan ini, penulis akan menyebutkan permasalahan sbb: 1. Bagaimana persamaan dan perbedaan hak asuh anak jika pernikahan orang tua batal dalam tinjauan hukum Islam dan KUHPerdata? 2. Bagaimanakah persamaan dan perbedaan hubungan hukum antara anak dan orang tua akibat pembatalan perkawinan menurut Hukum Islam dan KUHPerdata? 7

21 D. Definisi Operasional Supaya pembahasan ini dapat mudah dipahami dan dimengerti maka definisi operasional / Istilah kunci dari pembahasan penulisan ini adalah : 1. Hak asuh anak, Hak merawat, mendidik, menjaga, memimpin, melindungi, dan mengatur segala hak seorang anak yang belum dapat menjaga dan mengatur dirinya sendiri Pembatalan perkawinan, Perkawinan yang tidak memenuhi salah satu rukun atau syarat (formil / materil) perkawinan atau sebab lain yang dilarang dan diharamkan oleh agama Islam. Sehingga dalam perjalanannya perekawinan tersebut dibatalkan demi hukum Hukum Islam, Suatu disiplin dari jenis-jenis ilmu pengetahuan islam atau ilmu-ilmu keislaman, yang merupakan suatu pengetahuan produk fuqoha atau mujtahid dan sebagai sebuah disiplin ilmu maka hukum islam ada yang menyebutnya sebagai Hukum Positif Islam. 16 E. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini dilakukan adalah : 1. Untuk mengetahui hubungan hukum antara anak dan orang tua menurut Hukum Islam dan KUHPerdata. 2. Untuk memaparkan Bagaimana hak asuh anak jika pernikahan orang tua batal dalam tinjauan hukum Islam dan KUHPerdata. 14 Poerwardarminta, Op.Cit. 15 Sulaiman Rasjid, Op.Cit 16 A.Qodri Azizy, Hukum Nasional Elektisisme Hukum Islam dan Hukum Umum, (Bandung: Teraju PT. Mizan Publika 2004), hlm 22. 8

22 F. Manfaat Penelitian Secara teoritis Penulisan ini sebagai upaya perluasan wawasan keilmuan dan peningkatan keterampilan menulis karya ilmiah dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan hukum, khususnya mengenai hak asuh anak dan pembatalan perkawinan.dan diharapkan dapat dijadikan pertimbangan dan menambah referensi peneliti selanjutnya. Secara praktis 1. Sebagai Syarat untuk memperoleh gelar SHI di Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang). 2. Untuk mengetahui hubungan hukum antara anak dan orang tua akibat pembatalan perkawinan menurut Hukum Islam dan KUHPerdata. 3. Untuk mengetahui hak asuh anak jika pernikahan orang tua batal dalam tinjauan hukum Islam dan KUHPerdata. 4. Sebagai bahan kepustakaan dalam upaya mengembangkan ilmu pengetahuan ke Syari ahan khususnya ke-ahwal As-SyahSyiyah-an. G. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, atau yang disebut dengan kepustakaan (Library Research), yaitu merupakan penelitian hukum yang di dasarkan pada bahan hukum yang diperoleh dari studi kepustakaan, dengan mencoba untuk menganalisa suatu permasalahan hukum melalui peraturan Perundang-undangan, literatur-literatur dan bahan-bahan lainnya yang relevan. 9

23 Winarno Surakhmad menempatkan metode deskriptif ini adalah metode penyelidikan yang lebih tepat untuk menjelaskan data yang telah lampau, ada yang lebih tepat lagi untuk menjelaskan data waktu sekarang, dan ada lagi yang lebih wajar iguinakan untuk meamalkan peistiwa-peristiwa yang akan datang / yang akan terjadi. 17 Jenis yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif adalah penelitian doktriner, juga disebut sebagai penelitian pepustakan atau dokumen. Disebut sebagai penelitian hukum doktrin, karena penelitian ini dilakukan atau ditujukan hanya pada peraturan-peraturan yang tertulis atau bahan-bahan hukum yang lain. Sebagai penelitian perpustakaan atau studi dokumen disebabkan penelitian ini lebih banyak dilakukan terhadap data yang bersifat sekunder yang ada dalam perpustakaan. 18 Sedang yang mendasari penelitian ini adalah konsep Hukum Islam dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) dalam memberikan sebuah payung Hukum terhadap pemeliharaan anak pasca pembatalan perkawinan. 2. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, Taylor dan Bogdan dalam bukunya bagong suyanto dkk 19 bahwa penelitian kuatitatif dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data data deskriptif mengenai kata-kata lisan atau tulisan, dan tingkah laku yang dapat diamati dari masalah yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendekripsikan atau menggambarkan tentang hak asuh anak pasca 17 Soejono dan Abdurrahman, Metode penelitian Hukum(cet.2, Jakarta: Renika Cipta,2003), Bambang Waluyo, Penelitan Hukumn Dalam Praktek,(cet.3, Jakarta:Sinar Grafika,2002), Bagong Suyatno dkk,metode penelitian sosial bebagai alternatif pendekatan( jakarta,kencana:2005),166 10

24 pembatalan perkawinan dalam tinjauan hukum islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Pedata (Burgerlijk Wetboek) 3. Metode pengumpulan data Sesuai dengan metode penelitian diatas, maka teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik kepustakaan (Library Reseach). Maka dalam pengumpulan data penulisan karya Ilmiah ini penulis menggunakan metode Dokumentasi artinya adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, surat kabar, majalah, dan sebagainya Sumber Data bahan; Karena penelitian ini bersifat kepustakaan, maka sumberdata terbagi atas dua 1. Bahan hukum primer, yakni bahan pustaka yang berisikan pengetahuan ilmiah yang baru maupun mutakhir,ataupun pengetahuan yang baru tentang fakta yang diketahui ataupun mnegenai suatu gagasan (Ide). Sumber data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ; 1. Kitab-kitab Fiqh. 2. Undang-Undang Perkawinan. 3. Kitab Kompilasi Hukum Islam (KHI). 4. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (B.W.). 20 Suharsimi Arikunto Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta: Rineka Cipta, 2002), hlm

25 2. Bahan atau sumber sekunder, yaitu bahan pustaka yang berisikan informasi yang menjadi memperkuat bahan primer Bahan hukum tertier, Yakni bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap bahan hukum primer dan sekunder, seperti kamus hukum, ensiklopedia dan lain-lain 22. H. Teknik Pengolahan Data Data yang diperoleh dalam penelitian ini nantinya akan disajikan secara deskriptif kualitatif. Adapun yang dimaksud deskriptif kualitatif, menurut Bogdan dan Taylor sebagaimana dikutip Moleong adalah metode sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati. 23 Dalam hal ini analisis terhadap data digunakan secara deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan kondisi dan hubungannya yang ada, pendapat yang sedang bersentuhan dengan proses yang sedang berkembang. 24 Atau analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagi sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan yang sudah dalam catatan lapangan, dokumentasi pribadi, dokumen remi, foto dan sebagainya Soerjono Soekanto dan Srimandji, penelitian Hukum Noematif, ( Jakarta; Raja Grafindo Persada, cet. VI, 2003), hlm Johnny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Malang: Bayumedia, Cet ke IV, 2008), hlm Lexy.J.Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Jakarta: Rineka Cipta, 1998), hlm Sunarto, Metodologi Penelitian Deskriptif (Surabaya: Usaha Nasional), hlm Lexy.J.Moleong, Op.Cit, hlm

26 Dalam penulisan ini nantinya dianalisis datanya dilakukan dalam satu proses, proses yang berarti pelaksanaannya sudah dilakukan sejak pengumpulan data, yang dikerjakan secara intensif, yaitu sudah meninggalkan lapangan, dan menarik kesimpulan sebagai akhir analisis data. 26 Setelah data-data diproses dengan proses di atas, maka tahapan selanjutnya adalah pengolahan data. Dan untuk menghindari agar tidak terjadi banyak kesalahan dan mempermudah pemahaman, maka penelitian dalam menyusun skripsi nanti melakukan beberapa upaya diantaranya adalah: a. Editing (Editing) Pemeriksaan ulang, dengan tujuan data yang dihasilkan berkualitas baik. 27 Dalam hal ini penulis membaca dan memeriksa ulang data atau keterangan yang telah dikumpulkan melakukan melalui buku-buku, yang berkaitan dengan rumusan masalah. b. Klasifikasi (Classifying) Pengelompokan, dimana data hasil wawancara diklarifikasikan berdasarkan katagori tertentu, yaitu berdasarkan pertanyaan dalam urusan masalah, sehingga data yang diperoleh benar-benar memuat informasi yang dibutuhkan dalam penelitian, 28 dalam penulisan ini dibagi 2 (dua) kelompok, pertama, data yang berkenaan dengan hubunga hukum antara anak dan orang tua akibat pembatalan perkawinan, kedua Hak Asuh anak akibat perkawinan. 26 Ibid, hlm LKP2m, Reseach book for (Malang: UIN-Malang, 2005), hlm Lexy.J.Moleong, Op.Cit. hlm

27 c. Verifikasi (Verifying) Menelaah secara mendalam, data dan informasi yang diperoleh dari lapangan agar validitasnya terjamin. 29 Verifikasi sebagai langkah lanjutan, penulismemeriksa kembali data yang diperoleh, 30 misalnya dengan kecukupan refrensi, triangulasi (pemeriksaan melalui sumber data lain), d. Analisis (Analyzing) Sedangkan metode analisis yang penulis gunakan adalah deskriptif komparatif adalah mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, mensintesiskan, dan membuat ikhtisar serta mencari kejelasan mengenai konsep Pembatalan Perkawinan dan Pengasuhan Anak dalam konsep Hukum Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. e. Konklusi (Conluding) Langkah terakhir adalah kesimpulan, yaitu dengan cara menganalisa data secara komprehensif serta menghubungkan makna dengan secara komprehensif yang ada kaitannya dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Langkah terakhir harus dilakukan dengan cermat dengan mengecek kembali data-data yang diperoleh, khususnya teori tentang Pengasuhan Anak dan Pembatalan perkawinan menurut Hukum Islam dan KUHPerdata. Sehingga, akhirnya penulisan skripsi ini menghasilkan persamaan dan perbedaan antara dua konsep yang dimaksud. I. Penelitian Terdahulu 29 Nana Saujana, Ahwal Kusuma, Proposal Penelitian di perguruan Tinggi (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2000), hlm Ibid. 14

RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI. Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009

RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI. Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009 RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009 JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH FAKULTAS SYARI AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

Lebih terperinci

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG PENGARUH BAGI HASIL DAN KREDIT MACET TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT NU SEJAHTERA SEMARANG TAHUN 2011-2013 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 )

SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 ) SOAL SEMESTER GANJIL ( 3.8 ) Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kompetensi Dasar : Pernikahan dalam Islam ( Hukum, hikmah dan ketentuan Nikah) Kelas : XII (duabelas ) Program : IPA IPS I. Pilihlah

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa dalam Islam, pernikahan adalah merupakan bentuk ibadah yang

Lebih terperinci

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf I TIKAF Pengertian I'tikaf Secara harfiyah, I tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah

Lebih terperinci

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Oleh : MUNAFIAH

Lebih terperinci

BAB IV AKIBAT HUKUM PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN DALAM HAK PEWARISAN ANAK YANG DILAHIRKAN DALAM PERKAWINAN

BAB IV AKIBAT HUKUM PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN DALAM HAK PEWARISAN ANAK YANG DILAHIRKAN DALAM PERKAWINAN 52 BAB IV AKIBAT HUKUM PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN DALAM HAK PEWARISAN ANAK YANG DILAHIRKAN DALAM PERKAWINAN Perkawinan dibawah tangan banyak sekali mendatangkan kerugian daripada kebaikan terutama terhadap

Lebih terperinci

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ)

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) SKRIPSI Oleh: MUHAMMAD MAKSUM NIM. 241 042 022 Pembimbing I LUTHFI HADI AMINUDDIN, M. Ag. Pembimbing II UDIN SAFALA, M.H.I

Lebih terperinci

SKRIPSI KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN ANAK ANGKAT MENURUT HUKUM WARIS ADAT JAWA TENGAH

SKRIPSI KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN ANAK ANGKAT MENURUT HUKUM WARIS ADAT JAWA TENGAH SKRIPSI KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN ANAK ANGKAT MENURUT HUKUM WARIS ADAT JAWA TENGAH THE LEGAL STUDY ON THE ADOPTED CHILDREN STATUTES IN ADATLAW OF INHERITANCE OF CENTRAL JAVA Oleh: AISIYAH AYU SETYOWATI

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 TAMAN SIDOARJO) SKRIPSI Diajukan sebagai persyaratan memperoleh

Lebih terperinci

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl)

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) SKRIPSI Diajukan untuk melengkapi sebagian syarat-syarat guna memperoleh gelar sarjana

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE BERMAIN KARTU PADA SISWA KELAS III MI DADAPAYAM II KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

PELAKSANAAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI DAN KUASA UNTUK MENJUAL YANG DIBUAT OLEH NOTARIS

PELAKSANAAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI DAN KUASA UNTUK MENJUAL YANG DIBUAT OLEH NOTARIS PELAKSANAAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH BERDASARKAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI DAN KUASA UNTUK MENJUAL YANG DIBUAT OLEH NOTARIS Bambang Eko Mulyono Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan. ABSTRAK

Lebih terperinci

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK MATERI MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KELAS VIIIA MTs ASY-SYARIFIYAH

Lebih terperinci

HAK MENERIMA ANAK ANGKAT ATAS HARTA PENINGGALAN ORANG TUA ANGKAT MELALUI WASIAT WAJIBAH DI TINJAU DARI KOMPILASI HUKUM ISLAM

HAK MENERIMA ANAK ANGKAT ATAS HARTA PENINGGALAN ORANG TUA ANGKAT MELALUI WASIAT WAJIBAH DI TINJAU DARI KOMPILASI HUKUM ISLAM HAK MENERIMA ANAK ANGKAT ATAS HARTA PENINGGALAN ORANG TUA ANGKAT MELALUI WASIAT WAJIBAH DI TINJAU DARI KOMPILASI HUKUM ISLAM HALAMAN JUDUL SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi tugas Dalam menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pernikahan merupakan seruan agama yang harus dijalankan oleh. manusia bagi yang hendak berkeluarga. Banyak sekali hikmah yang dapat

BAB I PENDAHULUAN. Pernikahan merupakan seruan agama yang harus dijalankan oleh. manusia bagi yang hendak berkeluarga. Banyak sekali hikmah yang dapat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pernikahan merupakan seruan agama yang harus dijalankan oleh manusia bagi yang hendak berkeluarga. Banyak sekali hikmah yang dapat diambil dari sebuah pernikahan.

Lebih terperinci

WASIAT WAJIBAH DAN PENERAPANNYA (Analisis Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam)

WASIAT WAJIBAH DAN PENERAPANNYA (Analisis Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam) WASIAT WAJIBAH DAN PENERAPANNYA (Analisis Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam) Oleh : Drs. Arpani, S.H. (Hakim Pengadilan Agama Bontang) A. PENDAHULUAN Salah satu hikmah perkawinan adalah untuk menciptakan

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata 1 Dalam Ilmu

Lebih terperinci

SKRIPSI TINDAKAN OPERASI OLEH DOKTER TERHADAP PASIEN YANG TIDAK MAMPU MELAKUKAN PERBUATAN HUKUM

SKRIPSI TINDAKAN OPERASI OLEH DOKTER TERHADAP PASIEN YANG TIDAK MAMPU MELAKUKAN PERBUATAN HUKUM SKRIPSI TINDAKAN OPERASI OLEH DOKTER TERHADAP PASIEN YANG TIDAK MAMPU MELAKUKAN PERBUATAN HUKUM ( SURGERY BY DOCTORS TO PATIENTS WHO ARE UNABLE TO PERFORM ANY LEGAL ACT ) EVALIA FIRMANITASARI NIM. 070710191104

Lebih terperinci

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Melengkapi Gelar Sasrjana Sastra

Lebih terperinci

DI BULAN SUCI RAMADHAN

DI BULAN SUCI RAMADHAN AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Disusun Oleh: Mohammad Iqbal Ghazali. MA Murajaah : Abu Ziyad ا عمال رمضانية Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

Lebih terperinci

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM PENETAPAN Nomor: 0051/Pdt.P/2013/PA.Pas. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam tingkat

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Dalam Prodi Kependidikan

Lebih terperinci

Definisi Khutbah Jumat

Definisi Khutbah Jumat Definisi Khutbah Jumat 1. Definisi khotbah Definisi secara bahasa Khotbah, secara bahasa, adalah 'perkataan yang disampaikan di atas mimbar'. Adapun kata khitbah yang seakar dengan kata khotbah (dalam

Lebih terperinci

PERAN BIMBINGAN DAN PENYULUHAN ISLAM DALAM REHABILITASI SOSIAL KEAGAMAAN PADA LANJUT USIA TERLANTAR DI UNIT REHABILITASI SOSIAL MANDIRI SEMARANG II

PERAN BIMBINGAN DAN PENYULUHAN ISLAM DALAM REHABILITASI SOSIAL KEAGAMAAN PADA LANJUT USIA TERLANTAR DI UNIT REHABILITASI SOSIAL MANDIRI SEMARANG II PERAN BIMBINGAN DAN PENYULUHAN ISLAM DALAM REHABILITASI SOSIAL KEAGAMAAN PADA LANJUT USIA TERLANTAR DI UNIT REHABILITASI SOSIAL MANDIRI SEMARANG II SKRIPSI untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN نو قض لا سلا ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ عبد لعزيز بن عبد الله بن با Penerjemah: Abu Azka Faridy ترمجة: بو ىك فريد Murajaah: Muh. Mu inudinillah Muhammadun Abdul

Lebih terperinci

PENYERAHAN UANG IWADH DALAM PRAKTIK ACARA PERADILAN AGAMA. Oleh : Mahruddin Andry ( Pegawai PA. Sidikalang )

PENYERAHAN UANG IWADH DALAM PRAKTIK ACARA PERADILAN AGAMA. Oleh : Mahruddin Andry ( Pegawai PA. Sidikalang ) PENYERAHAN UANG IWADH DALAM PRAKTIK ACARA PERADILAN AGAMA Oleh : Mahruddin Andry ( Pegawai PA. Sidikalang ) Pendahulan. Salah satu alasan perceraian para pencari keadilan dalam berperkara di Pengadilan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP HIBAH SELURUH HARTA KEPADA ANAK ANGKAT DI DESA JOGOLOYO KECAMATAN SUMOBITO KABUPATEN JOMBANG

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP HIBAH SELURUH HARTA KEPADA ANAK ANGKAT DI DESA JOGOLOYO KECAMATAN SUMOBITO KABUPATEN JOMBANG 68 BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP HIBAH SELURUH HARTA KEPADA ANAK ANGKAT DI DESA JOGOLOYO KECAMATAN SUMOBITO KABUPATEN JOMBANG A. Analisis terhadap pelaksanaan hibah seluruh harta kepada anak angkat

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBERIAN PATI JAGUNG DAN UBI KAYU HASIL MODIFIKASI DENGAN ENZIM PULLULANASE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR (Rattus novergicus)

PENGARUH PEMBERIAN PATI JAGUNG DAN UBI KAYU HASIL MODIFIKASI DENGAN ENZIM PULLULANASE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR (Rattus novergicus) PENGARUH PEMBERIAN PATI JAGUNG DAN UBI KAYU HASIL MODIFIKASI DENGAN ENZIM PULLULANASE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR (Rattus novergicus) SKRIPSI Oleh: AHMAD NASRURRIDLO NIM. 06520018 JURUSAN

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan analis isi ( content analysis). Pendekatan analisis isi merupakan suatu langkah

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE HALAQAH DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI PESANTREN (Studi Kasus di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang) SKRIPSI

PENERAPAN METODE HALAQAH DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI PESANTREN (Studi Kasus di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang) SKRIPSI PENERAPAN METODE HALAQAH DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI PESANTREN (Studi Kasus di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang) SKRIPSI Oleh: Abdul Choliq 07110155 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURUSAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Suatu persetujuan tertentu berupa rangkaian kata-kata sebagai gambaran

BAB I PENDAHULUAN. Suatu persetujuan tertentu berupa rangkaian kata-kata sebagai gambaran BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Suatu persetujuan tertentu berupa rangkaian kata-kata sebagai gambaran dari suatu perhubungan antara kedua belah pihak. Seperti halnya dengan semua buah perbuatan manusia,

Lebih terperinci

SKRIPSI. persyaratan. Disusun oleh: IRINA A 410 090 195

SKRIPSI. persyaratan. Disusun oleh: IRINA A 410 090 195 PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI LINGKARAN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING (PTK Pembelajaran Matematikaa Kelas VIIII F Semester Genap SMP

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR PAI PADA ASPEK KOGNITIF ANTARA SISWA YANG IKUT ROHIS DENGAN SISWA YANG TIDAK IKUT ROHIS di SMA NEGERI 3 SEMARANG KELAS XI TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Diajukan untuk

Lebih terperinci

PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI

PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI 1 PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat guna Memperoleh gelar sarjana pada Fakultas

Lebih terperinci

PENERAPAN BA I BITSAMAN AJIL PADA PRAKTEK JUAL BELI PAKAIAN JADI SECARA KREDIT DI KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS DITINJAU DARI EKONOMI ISLAM

PENERAPAN BA I BITSAMAN AJIL PADA PRAKTEK JUAL BELI PAKAIAN JADI SECARA KREDIT DI KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS DITINJAU DARI EKONOMI ISLAM PENERAPAN BA I BITSAMAN AJIL PADA PRAKTEK JUAL BELI PAKAIAN JADI SECARA KREDIT DI KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS DITINJAU DARI EKONOMI ISLAM SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi dan Melengkapi Syarat-syarat

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PENGANGKATAN ANAK. A. Pengertian Anak Angkat dan Pengangkatan Anak

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PENGANGKATAN ANAK. A. Pengertian Anak Angkat dan Pengangkatan Anak BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PENGANGKATAN ANAK A. Pengertian Anak Angkat dan Pengangkatan Anak Dalam kamus umum bahasa Indonesia mengartikan anak angkat adalah anak orang lain yang diambil (dipelihara)

Lebih terperinci

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Dan mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang memiliki kemampuan. Barangsiapa kafir atau mengingkari

Lebih terperinci

PENERAPAN HUMAN RELATIONS DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI MUSEUM SANG NILA UTAMA SKRIPSI

PENERAPAN HUMAN RELATIONS DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI MUSEUM SANG NILA UTAMA SKRIPSI PENERAPAN HUMAN RELATIONS DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI MUSEUM SANG NILA UTAMA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Syarat-Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Pada Fakultas Dakwah

Lebih terperinci

BAB I WAKAF HAK CIPTA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA

BAB I WAKAF HAK CIPTA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA BAB I 1 WAKAF HAK CIPTA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA A. Latar Belakang Masalah Lahirnya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf di Indonesia sebagai penyempurna

Lebih terperinci

[ ] E١٩٠ J١٨١ W F : : SIFAT TERUS TERANG Tidak ada kebaikan padamu apabila kamu tidak mengatakannya Apakah di antara konsekuensi berterus terang adalah adab yang buruk, membangkitkan fitnah, mengungkap

Lebih terperinci

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA)

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA) TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA) SKRIPSI Disusun dan Diajukan Untuk Melengkapi Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Pada Fakultas

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025 PENINGKATAN MINAT BACA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DI KELOMPOK B4 TAMAN KANAK-KANAK (TK) AL-AMIEN KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh :

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. A. Definisi Perkawinan, Perceraian serta akibat-akibat Hukumnya.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. A. Definisi Perkawinan, Perceraian serta akibat-akibat Hukumnya. BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Definisi Perkawinan, Perceraian serta akibat-akibat Hukumnya. A.1. Perkawinan Perkawinan amat penting dalam kehidupan manusia, perseorangan, maupun kelompok. Dengan jalan perkawinan

Lebih terperinci

Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya

Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya Pemahaman Progresif tentang Hak Perempuan atas Waris, Kepemilikan Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya Beberapa Istilah Penting terkait dengan Hak Perempuan atas Waris dan Kepemilikan Tanah: Ahli

Lebih terperinci

KAJIAN YURIDIS TERHADAP GUGATAN GANTI RUGI DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KERUGIAN MATERIIL DITINJAU DARI KUH PERDATA SKRIPSI

KAJIAN YURIDIS TERHADAP GUGATAN GANTI RUGI DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KERUGIAN MATERIIL DITINJAU DARI KUH PERDATA SKRIPSI KAJIAN YURIDIS TERHADAP GUGATAN GANTI RUGI DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KERUGIAN MATERIIL DITINJAU DARI KUH PERDATA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi tugas Dalam menyelesaikan

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi PENGARUH PROMOSI DAN CITRA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP MINAT MASUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA FKIP AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah.

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah. TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK DISTRIBUSI BERAS BERSUBSIDI UNTUK MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH (RASKIN) SECARA MERATA (Studi Kasus Di Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal) SKRIPSI

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: Sinta Ambar Husada NIM. 100210204169

SKRIPSI. Oleh: Sinta Ambar Husada NIM. 100210204169 PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV-A SDN PATRANG 01 JEMBER PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN GAYA MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR AND SHARE (TPS) SKRIPSI

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk. Oleh: AH A 310060149

SKRIPSI. Diajukan untuk. Oleh: AH A 310060149 ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI GURU BAHASA INDONESIA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 7 BANYUDONO BOYOLALI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Menyelesaikan

Lebih terperinci

MANAJEMEN PEMBELAJARAN PAI DI TK ALAM AULIYA KENDAL

MANAJEMEN PEMBELAJARAN PAI DI TK ALAM AULIYA KENDAL MANAJEMEN PEMBELAJARAN PAI DI TK ALAM AULIYA KENDAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S1) dalam Ilmu Tarbiyah Program Studi

Lebih terperinci

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA السلم عليكم ورحمة ا وبركاته Oleh: M. Danusiri Disampaikan dalam kajian studi Islam di Rusunawa Unimus,29 Juni 2011, Semua ciptaan ada manfaatnya (Yaitu) orang-orang

Lebih terperinci

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh

Lebih terperinci

PERAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM PEMBENTUKAN TINGKAH LAKU ANAK JALANAN DI SANGGAR ALANG-ALANG WONOKROMO SURABAYA

PERAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM PEMBENTUKAN TINGKAH LAKU ANAK JALANAN DI SANGGAR ALANG-ALANG WONOKROMO SURABAYA PERAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM PEMBENTUKAN TINGKAH LAKU ANAK JALANAN DI SANGGAR ALANG-ALANG WONOKROMO SURABAYA SKRIPSI OLEH : SUTRISNO NIM : DO3304065 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL FAKULTAS TARBIYAH

Lebih terperinci

ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA SURAT DINAS DI BALAI DESA BUTUH KRAJAN, KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG

ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA SURAT DINAS DI BALAI DESA BUTUH KRAJAN, KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA SURAT DINAS DI BALAI DESA BUTUH KRAJAN, KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PANCASILA PADA MASA ORDE BARU SKRIPSI

IMPLEMENTASI PANCASILA PADA MASA ORDE BARU SKRIPSI IMPLEMENTASI PANCASILA PADA MASA ORDE BARU SKRIPSI Oleh Muh. Arif Candra Jaya NIM 070210302105 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pria dan wanita diciptakan oleh Tuhan untuk hidup berpasang-pasangan

BAB I PENDAHULUAN. Pria dan wanita diciptakan oleh Tuhan untuk hidup berpasang-pasangan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penelitian Pria dan wanita diciptakan oleh Tuhan untuk hidup berpasang-pasangan sehingga dapat memperoleh keturunan. Proses tersebut ditempuh melalui suatu lembaga

Lebih terperinci

*** Syarat Amal Diterima

*** Syarat Amal Diterima Syarat Amal Diterima Kita telah mengetahui, bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah kepada-nya, setelah itu Allah Subhanahu wa Ta ala akan membalas pahala amal ibadah, sesuai dengan tingkatannya.

Lebih terperinci

STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015

STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015 STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai

Lebih terperinci

PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Oleh LAILA NI MAH NIM 200731059 PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING FAKULTAS

Lebih terperinci

JUAL BELI DENGAN SISTEM AL-BAI U SALAM DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH DI INDONESIA

JUAL BELI DENGAN SISTEM AL-BAI U SALAM DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH DI INDONESIA SKRIPSI JUAL BELI DENGAN SISTEM AL-BAI U SALAM DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH DI INDONESIA PURCHASE AND SALE BASED ON AL-BAI U SALAM SYSTEM IN SYARIAH FINANCE IN INDONESIA LISDA APRILIANI S NIM. 080710101165

Lebih terperinci

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Oleh : YULIATI A520090017

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Oleh : YULIATI A520090017 UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN PAPAN FLANEL PADA ANAK KELOMPOK A DI TK TUNAS HARAPAN BANGSA JEMOWO MUSUK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 SKRIPSI Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara

Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara Hukum Melakukan Operasi Selaput Dara شلكة لرسقة عند الا طفال ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid حامد نهار ملط ي Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan: www.islamhouse.com

Lebih terperinci

STUDI KASUS MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR RENDAH DENGAN PENDEKATAN KONSELING BEHAVIOR PADA SISWA KELAS X1 IPA 3 SMA I MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN

STUDI KASUS MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR RENDAH DENGAN PENDEKATAN KONSELING BEHAVIOR PADA SISWA KELAS X1 IPA 3 SMA I MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN STUDI KASUS MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR RENDAH DENGAN PENDEKATAN KONSELING BEHAVIOR PADA SISWA KELAS X1 IPA 3 SMA I MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Disusun Oleh : Nining Nurhayatun 2008-31-028

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penyelesaian perkara pidana, keterangan yang diberikan oleh seorang saksi. pidana atau tidak yang dilakukan terdakwa.

BAB I PENDAHULUAN. penyelesaian perkara pidana, keterangan yang diberikan oleh seorang saksi. pidana atau tidak yang dilakukan terdakwa. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Alat bukti berupa keterangan saksi sangatlah lazim digunakan dalam penyelesaian perkara pidana, keterangan yang diberikan oleh seorang saksi dimaksudkan untuk

Lebih terperinci

ANALISIS KEBIJAKAN REDAKSI DALAM PENENTUAN HEADLINE HALAMAN UTAMA PADA SURAT KABAR PEKANBARU POS

ANALISIS KEBIJAKAN REDAKSI DALAM PENENTUAN HEADLINE HALAMAN UTAMA PADA SURAT KABAR PEKANBARU POS 1764/KOM-D/SD-S1/2014 ANALISIS KEBIJAKAN REDAKSI DALAM PENENTUAN HEADLINE HALAMAN UTAMA PADA SURAT KABAR PEKANBARU POS SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi

Lebih terperinci

KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI

KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah

Lebih terperinci

Mengobati Rasa Gelisah Dan Sedih

Mengobati Rasa Gelisah Dan Sedih Mengobati Rasa Gelisah Dan Sedih ] إندوني Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2011-1432 علاج الضيق والاكتي

Lebih terperinci

ANALISIS KEPUASAN KONSEMEN AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA JEMBER

ANALISIS KEPUASAN KONSEMEN AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA JEMBER ANALISIS KEPUASAN KONSEMEN AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA JEMBER SKRIPSI diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Progam Studi Ilmu Administrasi Bisnis (S1)

Lebih terperinci

POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP ANAK PENDERITA AUTISME

POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP ANAK PENDERITA AUTISME POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP ANAK PENDERITA AUTISME (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Antarpribadi Orangtua Terhadap Anak Penderita Autisme di SDLBN Bangunharjo, Pulisen, Boyolali) SKRIPSI

Lebih terperinci

SKRIPSI PENYERTAAN MODAL SEMENTARA OLEH BANK DALAM RESTRUKTURISASI KREDIT PADA PERUSAHAAN DEBITOR YANG BERBENTUK PERSEROAN TERBATAS

SKRIPSI PENYERTAAN MODAL SEMENTARA OLEH BANK DALAM RESTRUKTURISASI KREDIT PADA PERUSAHAAN DEBITOR YANG BERBENTUK PERSEROAN TERBATAS SKRIPSI PENYERTAAN MODAL SEMENTARA OLEH BANK DALAM RESTRUKTURISASI KREDIT PADA PERUSAHAAN DEBITOR YANG BERBENTUK PERSEROAN TERBATAS DEBT TO EQUITY SWAPED BY BANK IN RESTRUCTURIZE CREDIT ON A DEBITOR COMPANY

Lebih terperinci

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh:

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DAN DISCOVERY BERBANTUAN ALAT PERAGA JARING- JARING BALOK DAN KUBUS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MI AL KHOIRIYYAH 2 SEMARANG SEMESTER GENAP TAHUN

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan.

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan. 52 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul yang peneliti angkat, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, fenomenologis dan berbentuk diskriptif.

Lebih terperinci

STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014

STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014 STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014 SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sajana Sosial Islam (S.Sos.I)

Lebih terperinci

PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI

PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Kewajiban dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM)

HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM) 26 HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM) FATWA MUSYAWARAH NASIONAL VI MAJELIS ULAMA INDONESIA NOMOR: 6/MUNAS VI/MUI/2000 Tentang HAK-HAK ASASI MANUSIA (HAM) Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang berlangsung

Lebih terperinci

PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM WACANA SKRIPSI

PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM WACANA SKRIPSI PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM WACANA KOLOM OLAHRAGA KORAN KOMPAS EDISI MEI 2012 SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah

Lebih terperinci

(PTK Pembelajaran Matematika Di Kelas VIII SMP Al Islam 1 Surakarta)

(PTK Pembelajaran Matematika Di Kelas VIII SMP Al Islam 1 Surakarta) UPAYA MENINGKATKAN MINAT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE PADA POKOKK BAHASAN LINGKARAN (PTK Pembelajaran Matematika Di Kelas VIII SMP Al Islam 1 Surakarta)

Lebih terperinci

KAJIAN YURIDIS TENTANG RUMAH SUSUN DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN

KAJIAN YURIDIS TENTANG RUMAH SUSUN DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN KAJIAN YURIDIS TENTANG RUMAH SUSUN DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN JURIDICAL STUDY OF CONDOMINIUM IN INDONESIA BASED ON CONDOMINIUM ACT NUMBER 20 OF 2011

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1977 TENTANG PERWAKAFAN TANAH MILIK (LNRI. No. 38, 1977; TLNRI No. 3107)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1977 TENTANG PERWAKAFAN TANAH MILIK (LNRI. No. 38, 1977; TLNRI No. 3107) PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1977 TENTANG PERWAKAFAN TANAH MILIK (LNRI. No. 38, 1977; TLNRI No. 3107) PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa wakaf adalah suatu lembaga

Lebih terperinci

umat Islam terhadap praktek keuangan yang tidak sesuai dengan syari ah perbankan konvensional yang diidentikkan dengan riba. 1 Dengan demikian,

umat Islam terhadap praktek keuangan yang tidak sesuai dengan syari ah perbankan konvensional yang diidentikkan dengan riba. 1 Dengan demikian, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sebab utama kemunculan dan keberadaan lembaga keuangan syari ah di Indonesia adalah untuk menghindarkan dan menghilangkan kekhawatiran umat Islam terhadap praktek keuangan

Lebih terperinci

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA PADA MATERI POKOK SEGI EMPAT KELAS VII A MTs MU`ALLIMIN MU`ALLIMAT

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan Ibnu Hajar al-asqalani, maka dapat disimpulkan

Lebih terperinci

MELALUI MODIFIKASI ALAT PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN GERAK DASAR MENANGKAP BOLA MENDATAR DALAM BOLA TANGAN KELAS V SDN 1 SEPANGJAYA KEC

MELALUI MODIFIKASI ALAT PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN GERAK DASAR MENANGKAP BOLA MENDATAR DALAM BOLA TANGAN KELAS V SDN 1 SEPANGJAYA KEC MELALUI MODIFIKASI ALAT PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN GERAK DASAR MENANGKAP BOLA MENDATAR DALAM BOLA TANGAN KELAS V SDN 1 SEPANGJAYA KEC. KEDATON TAHUN PELAJARAN 2012/2013 (SKRIPSI) HARYATI 1013068068

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE Disusun untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

Ruang Lingkup Kerja Wanita

Ruang Lingkup Kerja Wanita Ruang Lingkup Kerja Wanita ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Diambil dari kitab: "Masuliyatul Marah al Muslimah" Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-jarullah Terjemah : Abu Umamah Arif Hidayatullah

Lebih terperinci

JURNAL ILMIAH PROSES PELAKSANAAN PENETAPAN PENGADILAN TERHADAP PERMOHONAN AKTA KELAHIRAN ANAK LUAR KAWIN. ( Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Mataram )

JURNAL ILMIAH PROSES PELAKSANAAN PENETAPAN PENGADILAN TERHADAP PERMOHONAN AKTA KELAHIRAN ANAK LUAR KAWIN. ( Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Mataram ) i JURNAL ILMIAH PROSES PELAKSANAAN PENETAPAN PENGADILAN TERHADAP PERMOHONAN AKTA KELAHIRAN ANAK LUAR KAWIN ( Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Mataram ) Oleh : L I S M A Y A D I D1A 009 211 FAKULTAS HUKUM

Lebih terperinci

PELAKSANAAN ASAS SEDERHANA, CEPAT DAN BIAYA RINGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA

PELAKSANAAN ASAS SEDERHANA, CEPAT DAN BIAYA RINGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA PELAKSANAAN ASAS SEDERHANA, CEPAT DAN BIAYA RINGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA Disusun dan Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Syarat-syarat Guna Memperoleh Derajad

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG MAFQUD. A. Pengertian Suami Yang Mafqud Persoalan mafqudnya suami yang tidak diketahui ke mana perginya

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG MAFQUD. A. Pengertian Suami Yang Mafqud Persoalan mafqudnya suami yang tidak diketahui ke mana perginya 15 BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG MAFQUD A. Pengertian Suami Yang Mafqud Persoalan mafqudnya suami yang tidak diketahui ke mana perginya dan dimana keberadaannya dalam waktu yang lama pasti menyulitkan kehidupan

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS V SD 7 HADIPOLO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI

UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS V SD 7 HADIPOLO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS V SD 7 HADIPOLO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh Selly Asna Wijayanti NIM. 2008 31 067 PROGRAM STUDI BIMBINGAN

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Mata Kuliah : Fiqh Ibadah Fakultas : Syari'ah Jurusan : Ahwal Syakhshiyyah SKS : 2 SKS Kode : 21210 Prasyarat :

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Mata Kuliah : Fiqh Ibadah Fakultas : Syari'ah Jurusan : Ahwal Syakhshiyyah SKS : 2 SKS Kode : 21210 Prasyarat : SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : Fiqh Ibadah Fakultas : Syari'ah Jurusan : Ahwal Syakhshiyyah SKS : 2 SKS Kode : 21210 Prasyarat : A. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata Kuliah Fiqh ibadah adalah suatu mata

Lebih terperinci

UPAYA MENGATASI MISKONSEPSI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DELIKAN

UPAYA MENGATASI MISKONSEPSI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DELIKAN UPAYA MENGATASI MISKONSEPSI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DELIKAN (DENGAR, LIHAT, KERJAKAN) PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-45 TENTANG ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH MUQADDIMAH Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang. Segala puji bagi Allah yang mengasuh

Lebih terperinci

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA Modul IV: MENGATASI MASALAH HUBUNGAN SUAMI/ISTRI Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA Dr. Agus Sofyan A. JUJUR: Jujur atau terusterang merupakan sifat yang sangat dianjurkan

Lebih terperinci

Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya?

Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya? Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya? ما حلكم سلم لز جگرصk لعكس [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Penyusun : Lajnah Daimah Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS

TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS (Study Kasus Di Toko Emas Jawa Mas Kendal Ngawi) SKRIPSI Oleh: WAHYUDI CAHYONO NIM. 242 052 026 Pembimbing 1 Drs. H. M. MUHSIN Pembimbing 2 AGUNG EKO

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PP NOMOR 10 TAHUN 1983 jo PP NOMOR 45 TAHUN 1990 TENTANG IZIN PERCERAIAN BAGI PNS DI PENGADILAN AGAMA SALATIGA TAHUN 2010 SKRIPSI

IMPLEMENTASI PP NOMOR 10 TAHUN 1983 jo PP NOMOR 45 TAHUN 1990 TENTANG IZIN PERCERAIAN BAGI PNS DI PENGADILAN AGAMA SALATIGA TAHUN 2010 SKRIPSI IMPLEMENTASI PP NOMOR 10 TAHUN 1983 jo PP NOMOR 45 TAHUN 1990 TENTANG IZIN PERCERAIAN BAGI PNS DI PENGADILAN AGAMA SALATIGA TAHUN 2010 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Islam Oleh SITI

Lebih terperinci