PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN 2014 DI LlNGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN 2014 DI LlNGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN"

Transkripsi

1 PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN 2014 DI LlNGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

2 MENTERIPERHUBUNGAN REPUBUK INDONESIA PERATURAN MElfTERI PERHUBUlfGAlf REPUBUK INDOlfESIA lfomor : PM 75 TAIIUN 2013 TENTAlfG STAlfDAR BIAYATAIIUN 2014 bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga dan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.02/2013 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, dan Indeksasi dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72/PMK.02/2013 tentang Standar Biaya Masukan 2014, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Standar Biaya Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2014; 1. Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana KeIja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga; 3. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

3 4. Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 5. Peraturan Presiden. Nomor 91 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Lembaga; 6. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 43 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata KeIja Departemen Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 60 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata KeIja Kementerian Perhubungan; 7. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.02/2013 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur, dan Indeksasi dalam Penyusunan RKA-KL; 8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Masukan 2014; 9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 95/PMK.02/2012 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2013; 10. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 50 Tahun 2012 tentang Standar Biaya Tahun 2013 di Lingkungan Kementerian Perhubungan; MEMUTUSKAN: Menetapkan: PERATURAN MENTER! PERHUBUNGAN TENTANG STANDAR BIAYA TAHUN 2014 DI L1NGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN Standar Biaya Kementerian Perhubungan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana KeIja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2014, dengan ketentuan sebagai berikut: a. Standar biaya dipergunakan untuk komponen kegiatan yang dibelanjakan di dalam negeri dengan sumber pembiayaan melalui dana Rupiah Murni yang nilai kontraknya dinyatakan dalam Rupiah; b. Standar biaya dititikberatkan pada analisa biaya dari spesiflkasi teknis masing-masing kegiatan; c. Standar biaya telah termasuk pajak-pajak yang berlaku; d. Harga satuan dalam standar biaya tersebut merupakan harga tertinggi, dan berbeda pada masing-masing propinsi/kabupaten/kota dengan dilakukan penyesuaian melalui faktor pengali koeflsien kemahalan yang diolah berdasarkan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik sebagaimana terdapat dalam Lampiran Peraturan Menteri ini;

4 e. Pada lokasi kegiatan yang jauh dari ibukota provinsi/kabupaten/kota dan merupakan daerah terpencil/terisolir, dapat diusulkan tambahan biaya biaya pengiriman yang terdiri antara lain : bongkar j muat, transportasi, sewa gudang j area penyimpanan, keamanan dan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku qanj atau menggunakan standar biaya yang ditetapkan Pemerintah Daerah setempat dengan menyertakan Surat Pemyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); Dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), memperhatikan ketentuan sebagai berikut : a. harga satuan dalam Standar Biaya Kementerian Perhubungan tidak dapat dijadikan acuan dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), namun Analisa Harga Satuan Pekerjaannya dapat dijadikan referensi dalam penyusunan HPS; b. dalam hal terjadi perbedaan analisa harga dengan yang ditetapkan instansi pemerintah j asosiasi j institusi lainnya, maka yang dipergunakan sebagai acuan adalah analisa harga satuan pekerjaan yang menguntungkan Negara danj atau dapat dipertanggungjawabkan; c. penyusunan HPS dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan meliputi : 1) harga pasar setempat yaitu harga barangj jasa di lokasi barangj jasa di produksij diserahkanj dilaksanakan menjelang dilaksanakannya pengadaan barangj jasa; 2) informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Bapan Pusat Statistik (BPS); 3) informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan; 4) daftar biayajtariff barangfjasa yang dikeluarkan oleh pabrikanj distributor tunggal; 5) biaya kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan dengan mempertimbangkan factor perubahan biaya; 6) inflasi tahun sebelumnya, suku bunga berjalan dan/ atau kurs tengah Bank Indonesia; 7) hasil perbandingan dengan kontrak sejenis baik yang dilakukan dengan instansi lain maupun pihak lain; 8) perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan perencana (engineer estimate); 9) norma indeks; danj atau 10) informasi lain yang dapat dipetanggungjawabkan. d. dalam penyusunan HPS tetap mengacu kepada Peraturan Presdien tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan/atau peraturan lain yang berlaku.

5 Pasal3 Pelaksanaan standar biaya Kementerian Perhubungan memperhatikan prinsip ekonomis, efisiensi dan efektifitas. Pasal4 Standar Biaya Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2014 adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Perhubungan ini. Pasa15 Peraturan Menteri Perhubungan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta Pada tangga113 September 2013 UMARAR, SH, MM, MH Pembina Utama Muda (IV/c) NIP

6 LAMPIRAN PERA TURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBIK INDONESIA NOMOR : PM 75 Tahun 2013 TANGGAL : 13 September 2013 STANDAR BIAYA TAHUN LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

7 TABEL KOEFISIEN KEMAHALAN STANDAR BIAYA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2014 BERDASARKAN INDEKS KEMAHALAN KONSTRUKSI ;.: :~,...of.....,.},j i' (1) (2) (3) (4) (5) (6) I 1100 PROV.ACEH ~ Kab Simeulue Kab Aceh Singkil Kab Aceh Selatan Kab Aceh Tenggara Kab Aceh Timur Kab Aceh Tenaah Kab Aceh Barat Kab Aceh Besar Kab Pidie Kab Bireuen Kab Aceh Utara Kab Aceh Barat Daya Kab Gayo Lues Kab Aceh Tamiana Kab Naaan Rava Kab Aceh Java Kab Bener Meriah Kab Pidie Jaya Kota Banda Aceh Kota Sobona Kota Lanasa Kota Lhokseumawe Kota Subulussalam " 1200 PROVo SUMATERA UTARA Kab Nias Kab Mandailina Notal Kab TaDanuli Selatan Kab Tapanuli Tenaah Kab Tapanuli Utara Kab Toba Samosir Kab Labuhan Batu Kab Asahan Kab Simalunaun Kab Dairi Kab Karo Kab Deli Serdang Kab Langkat Kab Nias Selatan Kab Humbana Hasundutan Kab Pakoak Bharat Kab Samosir Kab Serdana Bedaaai Kab Batu Bora Kab Padang Lawas Utara Kab Padang Lawas Kab Labuhan Batu Utara Kab Labuhan Batu Selatan Kab Nias Utara Kab Nias Barat Kota Sibalaa Kota Tanjuna Balai Kota Pematana Siantar Kota Tebing Tinaai

8 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Koto Medon Koto Binioi Koto Podonasidimouan Kota Gunung'Sitoli III 1300 PROVo SUMATERA BARAT Kab Keoulauan Mentawai Kab Pesisir Selatan Kab Solok Kab Swl/Sijunjung Kab Tanah Datar Kab Padang Pariaman Kab Agam Kab Lima Puluh Kota Kab Pasaman Kab Solok 5elatan Kab Dharmas Raya Kab Pasaman Barat Kota Padang Kota Solok Kota Sawah Lunto Kota Padana Panjana Kota Bukittinoai Kota Pavakumbuh Kota Pariaman IV 1400 PROVo RIAU Kab Kuantan Singingi Kab Indragiri Hulu Kab Indragiri Hilir Kab Pelalawan Kab Siak Kab Kamoar Kab Rokan Hulu Kab Benakalis Kab Rokan Hilir Kab Keoulauan Meranti Kota Pekanbaru Kota Dumai V 1500 PROV.JAM BI Kab Kerinci Kab Meranain Kab Sarolanaun Kab Batang Hari Kab Muaro Jambi Kab Tanjung Jabung Timur Kab Tanjung Jabung Barat Kab Tebo Kob Bungo Kota Jambi Kota Sungoi Penuh VI 1600 PROVo SUMATERA SELATAN Kob Ooan Komerino Ulu Kob Ooon Komerino llir Kob Muoro Enim Kab Lohat

9 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Kab Musi Rawas Kab Musi Banyuasin Kab Banyu Asin Kab OkfJSelatan Kab Oku Timur Kab Oaan llir Kab Empat Lawang Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuklinaaau VII 1700 PROVo BENGKULU Kab Bengkulu Selatan Kab Re/ana Lebona Kab Bengkulu Utara Kab Kaur Kab Seluma Kab Mukomuko Kab Lebona Kab Keoahiang Kab Bengkulu Tengah Kota Benakulu VIII 1800 PROV.LAMPUNG Kab Lamouna Barat Kab TanQQamus Kab Lamoung Selatan Kab Lampung Timur Kab Lamoung Tengah Kab Lampung Utara Kab Way Kanan Kab Tulang Bawang Kab Pesawaran Kab Pringsewu Kab Mesu/i Kab Tulana Bawana Barat Kota Bondar Lamoung Kota Metro IX 1900 PROVo KEP. BANGKA BELITUNG Kab Bangka Kab Belitung Kab Bangka Barat Kab Banaka Tenaah Kab Bangka Selatan Kab Belitung Timur Kota Pangkal Pinang X 2100 PROVo KEPULAUAN RIAU Kab Karimun Kab Bintan Kab Natuna Kab Linaaa Kab Keo. Anambas Kota Batam Kota Tan/una Pinana

10 ~- XI 3100 PROVo OKI JAKARTA OOסס. 1 XII 3200 PROVo JAWA BARAT «ab Boaor Kab Sukabumi Kab Cianiur Kab Banduna Kab Garut Kab Tasikma/aya Kab Ciamis Kab Kuninaon Kab Cirebon Kab Maio/en aka Kab Sumedana, Kab /ndramavu Kab Subana Kab Purwakarto Kab Karawana Kab Bekasi Kab Banduna Barat Kota Boaor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikma/ava Kota Banior XIII 3300 PROVo JAWA TENGAH Kab Cilacao Kab Bonyumos Kab Purbalinaaa Kab Bonjornegoro Kob Kebumen Kob Purworejo Kob Wonosobo Kob Maae/ana Kab Boyo/ali Kob K/oten Kab Sukohario Kab Wonogiri Kab Karanaanyar Kob Sraaen Kab GroboQon Kab B/oro Kab Rembana Kob Pati Kab Kudus Kab Jepora Kab Demok Kab Semarana Kob TemanaQuna Kob Kenda/ Kab Batang Kab Peka/onaan Kab Pema/ana

11 -----_._-- - (1) (2) (3) (4) (5) (6) Kob Tegol Kob Brebes Koto Mogelong Koto Surokorto Koto Solotigo Koto Semorona Koto Pekolonoon Koto Teool XIV 3400 PROVo 01 YOGYAKARTA Kob Kulon Progo Kob Bontul Kob Gununa Kidul Kob Siemon Koto YOQvokorto XV 3500 PROVo JAWA TIMUR Kob Pociton Kob Ponoroao Kob Trenaaolek Kob TulunQOQunQ Kob Blitor Kob Kediri Kob Molong Kob Lumojong Kob Jember Kob Bonyuwongi Kob Bondowoso Kob Situbondo Kob Probolinaao Kob Posuruon Kob Sidoorio Kob Moiokerto Kob JombonQ Kob Ngonjuk Kob Modiun Kob Mogeton Kob Ngowi Kob Bojonegoro Kob Tubon Kob Lomonaon Kob Gresik Kob BonQkolon Kob SomoonQ Kob Pomekoson Kob Sumenep Koto Ked!r! Koto Blitor Koto Molona Koto ProbolinQao Koto Posuruon Koto Mojokerto Koto Mod!un Koto Suroboyo Koto Botu

12 'J"Yi ";;' ''''''i (1) (2) (3) (4) (5) (6) XVI 3600 PROV.BANTEN Kab Pandealana Kab Lebak Kab Tanaerana Kab Serana Kota Tanaerana Kota Cileaon Kota Serana Kota Tanaerana Selatan XVII 5100 PROV.BALI Kab Jembrana Kab Tabanan Kab Baduna Kab Gianvar Kab Klunakuna Kab Sanali Kab Karanaasem Kab Sulelena Kota Denoasar XVIII 5200 PROVo NUSATENGGARABARAT Kab Lombok Sarat Kab Lombok Tenaah Kab Lombok Timur Kab Sumbawa Kab Domou Kab Sima Kab Sumbawo Sarat Kab Lombok Utara Kota Mataram Kota Sima XIX 5300 PROVo NUSA TENGGARA T1MUR J, Kob Sumba Sarat Kab Sumba Timur Kab Kuoana Kab Timor Tenaah Selatan Kab Timor Tenaah Utara Kab Selu Kab Alor Kab Lembata Kab Flores Timur Kab Sikka Kab Ende Kab Naada Kab Manaaarai Kab Rate Ndao Kab Manaaarai Sarat Kab Sumba Barat Daya Kab Sumba Tenaah Kab Naaekeo Kab Manaaarai Timur Kab Sabu Raiiua Kota Kuoana

13 ://E (1) (2) (3) (4) (5) (6) XX 6100 PROVo KALIMANTAN BARAT Kab Sambas Kab Bengkavana Kab Landak Kab Pontianak Kab SanQQau Kab Ketaoana Kab Sintana Kab Kapuas Hulu Kab Sekadau Kab Melawi Kab KavonQ Utara Kab Kubu Rava Kota Pontianak Kota Sinakawana IJj XXI 6200 PROVo KALIMANTAN TENGAH Kab Kotawaringin Barat Kab Kotawaringin Timur Kab Kaouas Kab Barito Selatan Kab Barito Utara Kab Sukamara Kab Lamandau Kab Seruyan Kab Katingan Kab PulanQ Pisau Kab GununQ Mas Kab Barito Timur Kab MurunQ Rava Kota Palanakarava XXII 6300 PROVo KALIMANTAN SELATAN Kab Tanah Lout _ Kab Kota Baru Kab Banjar Kab Barito Kuala Kab Tapin Kab Hulu Sunaai Selatan Kab Hulu SunQai TenQah Kab Hulu SunQai Utara Kab TabalonQ Kab Tanah Bumbu Kab Balanaan Kota Banjarmasin Kota Baniar Baru XXIII 6400 PROVo KALIMANTAN T1MUR Kab Pasir Kab Kutal Barat Kab Kutai Kartaneaara Kab Kutai Timur Kab Berau Kab Malinau Kab Bulonaan Kab Nunukan Kab Penajam Poser Utara Kab Tana Tiduna

14 Ii (1) (2) (3) (4) (5) Kota Salikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Sontana ~ XXIV 7100 PROVo SULAWESI UTARA Kab So/aana Monaondow Kab Minahasa Kab Kepulauan Sanaihe Kab Kepu/auan Ta/aud Kab Minahasa Se/atan Kab Minahasa Utara Kab So/aana Monaondow Utara Kab Kep. Siau Tago/andang Siaro (Sitaro) Kab Minahasa Tengaara Kab So/mona Se/atan Kab So/mona Timur Kota Manado Kota Situna Kota Tomohon Kota Kotamobaau XXV 7200 PROVo SULAWESI TENGAH Kab Sanaaai Kepu/auan Kab Sanaaai Kab Morowali Kab Poso Kab Donaaa/a Kab Toli-Toli Kab Suo/ Kab Pariai Moutona Kab Toio Una-Una Kab Siai Kota Pa/u XXVI 7300 PROVo SULAWESI SELATAN Kab Selayar Kab Su/ukumba Kab Santaena Kab Jene/Jonto Kab Taka/or Kab Gowa Kab Sinjai Kab Maros Kab Panakaiene Ke/Ju/auan Kab Sarru Kab Sone Kab SO/J/Jena KabWajo Kab Sidenreng Rappana Kab Pinrana Kab Enrekana Kab Luwu Kab Tana Toraia Kab Toraia Utara Kab Luwu Utara Kab Luwu Timur

15 ;;~~~'}C~ (1) (2) (3) (4) (5) (6) Kota Makassar Kota Parepare Kota Palopo XXVII 7400 PROVo SULAWESI TENGGARA Kab Buton Kab Muna Kab Konawe Kab Kolaka Kab Konawe Selotan Kab Bombana Kab Wakatobi Kab Kolaka Utara Kab Buton Utara Kab Konawe Utara Kota Kendari Kota Bau-Bau XXVIII 7500 PROVo GORONTALO Kab Boalemo Kab Gorontalo Kab Pohuwato Kab Bone Bolongo Kab Gorontalo Utara Kota Gorontalo XXIX 7600 PROV.SULAWESIBARAT Kab Maiene Kab Polewali Mamasa Kab Mamasa Kab Mamuiu Kab Mamuiu Utara XXX 8100 PROVo MALUKU Kab Maluku Tenggara Barat Kab Maluku Tengaara Kab Maluku Tenaoh Kab Buru Kab Kepulauan Aru Kab Seram Baaian Barat Kab Seram Baaian Timur Kab Buru Selatan Kab Maluku Barot Daya Kota Ambon Kota Tual XXXI 8200 PROVo MALUKU UTARA Kab Halmohero Barot Kab Halmohero Tenaoh Kob Kepulouan Sula Kab Halsel Kab Holut Kob Holmohero Timur Kob Pulou Morotoi Kota Temote Kota Tidore Kepulouan _

16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) XXXII 9100 PROVo PAPUA BARAT Kob Fak-Fak Kob Kaimana Kob Teluk Wondama Kob Teluk Bintuni Kob Manokwari Kab Sorona Seloton Kab Sorona Kab Raia Amoat Kab Maybrat Kab Tambraw Kota Sorona XXXIII 9400 PROV.PAPUA Kob Merauke Kab Javawiiava Kob Javapuro Kob Nabire Kob Yapen Waropen Kob Biak Numfor Kob Paniai Kob PuncakJava Kob Mimika Kob Boven DiQoel Kob Maooi Kob Asmat Kob Yahukimo Kob Peaununaan Bintona Kob Tolikara Kab Sarmi Kab Keerom Kab Warooen Kab Suoiori Kab Memberamo Rava Kob NduQa Kab Lannv Java Kab Memberamo TenQah Kob Yalimo Kab Puncak Kab Doaiyai Kab Intan Java Kab Deivai Kota Javaoura Catatan: OKIJakarta menjadi acuan dalam menentukan Koefislen Kemahalan Standar Biaya Kementerian Perhubungan (IKK OKIJakarta = 93,89) (Sumber data: Indeks Kemahalan Kanstruksl BPS)

17 STANDAR BIAYA KEME NTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2014 BIDANG: FASILITAS KESELAMATAN LALU L1NTAS ANGKUTAN JALAN DAN DERMAGA PENYEBERANGAN

18 REKAP HARGA SATUAN BIDANG FASILITAS KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN 602 Pen adaan & Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan (uk. 75x75 em) (buah) 603 Pengadaan & Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan (uk. 90x90 em) (buah) 605 Pengadaan & Pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (uk. 120x180 em) (buah) buah buah buah 608 Pengadaan & Pemasangan Pagar Pengaman Jalan (4 m) Type 1 : Terminal End Masuk ke Dalam Tanah 609 Pengadaan & Pemasangan Pagar Pengaman Jalan (Dengan Rambu Chevron) Type 1 : Terminal End Masuk ke Dalam Tanah 610 Pen adaan & Pemasangan Pa ar Pen aman Jalan (4 m) T 2: Terminal End Lengkun 611 Pen adaan & Pemasan an Marka Jalan (uk. 3x120 mm) (Thermo lastie) 612 Pen adaan & Pemasan an Marka Jalan (uk. 3x120 mm) (Cold lastie) 613 Pen adaan & Pemasan an Paku Jalan (uk. 1Ox10x2 em) 614 Pen adaan & Pemasan an Paku Jalan (uk. 10x15x2) 615 Pen adaan & Pemasan an Paku Jalan Bulat (tempered) 616 Pen adaan & Pemasan an Paku Jalan Tena a Su a (Solar Cell) 617 Pen adaan & Pemasan an Lam u Perin atan (Warnin Li ht) 618 Pen adaan & Pemasan an Lam u Perin atan Tena a Su a (Warnin Li ht Solar Cell) Tian Lurus 619 Pengadaan & Pemasangan Lampu Peringatan Tenaga Surya (Warning Light Solar Cell) Tiang Lengkung 620 Pengadaan & Pemasangan Alat Pengendali Isyarat Lalu Lintas 3 (Tiga) Persimpangan 621 Pengadaan & Pemasangan Alat Pen endali Is arat Lalu Lintas 4 (Empat) Persimpangan 622 Pen adaan & Pemasangan Patok Tikungan Pipa Plastik 623 Pen adaan & Pemasan an Patok Tikungan Pipa Besi 624 Pen adaan & Pemasangan Cermin Tikungan 625 Pengadaan & Pemasangan Alat Pengendali Isyarat Lalu Lintas Tenaga Surya 626 Pengadaan & Pemasangan Alat Pengendali Isyarat Lalu Lintas Tenaga Surya Simpang Pen adaan & Pemasangan LPJU Konvensional 628 Pen adaan & Pemasan an LPJU Solar Cell 632 Pengadaan & Pemasangan Pagar Pengaman Jalan (Dengan Rambu Chevron) Type 2 : Terminal End Lengkung buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah

19 REKAP HARGA SATUAN PERHUBUNGAN DARAT BIDANG PRASARANA PENYEBERANGAN paket m m buah buah buah buah buah buah m2 Kontrol buah m m m paket aket

20 STAN OAR BIAYA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2014 RINCIAN ANGGARAN BIAYA Pelllladian a Pemannpn Rambu Lalu Untlls dl Jalln luk. 75x75 emllbuahl 602 SOU Penpdaan Bahan Ipkt 1, , , cat belakang daun rambu m2 0, , , Pemotonllan dan Denlleboran unit 1, , , Penllelasan em 14, , , Perakltan dan Denyetelan unit 1, , , Cor POndasl beton m3 0, , , Gallan tanah dan urug kemball m3 0,25 SO.814, , Urugan Plslr dl bawah pondasl m3 0, , , S051 Bekestlnll POndasl m3 1, , , Onllkos annut ke lokasl buah 1, , ,14 JUMLAH ,80 PPN 10" ,68 JUMLAH TOTAl ,48 BuGh J.4'7.'68 00 Pengadlan a Pemasanpn Rlmbu Lalu Untlis ci1 Jalln luk. 9Ox9Oemllbuahl 603 S013 Penlladaan Bahan pkt 1, , , BOOScat belakang daun rambu m2 0, , , Pemotongan dan pengeboran unit 1, , , PenRelasan em 14, , , Perakltan dan penyetelan unit 1, , , Cor pondasl beton m3 0, , , Gallan tanah dan urug kemball m3 0,25 SO.814, , Urugan paslr dl bawah pondasl m3 0, , , S051 Bekestlng pondasl m3 1, , , Ongkos anrkut ke lokasl buah 1, , ,14 JUMLAH ,14 PPN 10" ,31 JUMLAH TOTAL ,46 Haraa Der- Buah ,00 PenRadaan Pemasannn Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (uk. 120x180 em) (buah) 605 S015 Pengadaan Bahan pkt 1, , , GalianTanah m3 0, , , Cor Beton Pondasl ( 60 x 60 x 120 em ) m3 0, , , Pembesian besi POlos dla. 12mm kg 36, , , Urugan Pasir Bawah Pondasl m3 0, , ,SO 605 S017 Blava Pembuatan / Pengelasan kg 293, , , S018 5ewa Crane Kapasitas 5 ton shift 0, , ,00 60S S051 Bekestlng pondasl m3 3, , ,92 60S 8007 Ongkos anrkut ke lokasl buah 1, , ,14 JUMLAH ,74 PPN 10" ,57 JUMLAH TOTAL ,31 Harga per Buah J ,OO PenRadaan" PemasanRan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan luk. 120x240 em) (buah) 606 S016 Pengadaan Bahan pkt 1, , , GalianTanah m3 0, , , Cor Beton Pondasl ( 60 x 60 x 120 em ) m3 0, , , Pembeslan besi POlos dla. 12mm kr 36, , , Urugan Paslr Bawah Pondasl m3 0, , ,SO 606 S051 Beglstlng m2 2, , , S017 Blaya Pembuatan / Pengelasan kr 293, , , S018 Sewa Crane Kapasltas 5 ton shift 0, , , Ongkos angkut ke lokasl buah 1, , ,14 JUMLAH ,94 PPN 10" ,09 JUMLAH TOTAL ,03 Haraa Der Buah ,00

DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T)

DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T) DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T) Daftar Daerah Terdepan dan Terluar (Perbatasan) No Provinsi No Kabupaten / Kota Status 1 Sambas Perbatasan 2 Bengkayang Perbatasan 1 Kalimantan Barat

Lebih terperinci

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012 KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012 No. Provinsi Kab/Kota 1 Provinsi Nangroe Aceh Kab. Aceh Barat Darussalam Kab. Aceh Barat Daya Kab. Aceh Jaya Kab. Aceh

Lebih terperinci

DAFTAR HARGA BAHAN DAN UPAH

DAFTAR HARGA BAHAN DAN UPAH DAFTAR BAHAN DAN UPAH Pekerjaan : Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan LLAJ Lokasi : Batas Baturaja - Martapura - Batas Lampung NO. URAIAN / KEGIATAN KUANTITAS A. Harga Satuan Bahan 1 Pasir Urug

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015 KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK

Lebih terperinci

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012 KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012 No Provinsi Kab/Kota 1 Nanggro Aceh Darussalam Kab. Aceh Jaya Kab. Aceh Nagan Raya Kab. Aceh Singkil Kab. Aceh Tenggara

Lebih terperinci

DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 12 APRIL 2016)

DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 12 APRIL 2016) DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 12 APRIL 2016) NO PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 1 PROV. MALUKU UTARA 2 PROV.

Lebih terperinci

DAFTAR USULAN PENILAIAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA (UPDATE JANUARI 2016)

DAFTAR USULAN PENILAIAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA (UPDATE JANUARI 2016) DAFTAR USULAN PENILAIAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA (UPDATE JANUARI 2016) NO PER 1 1 BNN Kab. Aceh Tamiang 2 2 BNN Kab. Pidie 3 3 BNN Kab. Aceh Besar 4 4 BNN Kab. Aceh Barat

Lebih terperinci

DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 5 FEBRUARI 2016)

DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 5 FEBRUARI 2016) DAFTAR NAMA DAERAH YANG BELUM MELAPORKAN SK DAN SOP (DATA DUKUNG PEMBENTUKAN PPID) KE KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2016 (UPDATED 5 FEBRUARI 2016) NO PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 1 PROV. MALUKU UTARA 2 PROV.

Lebih terperinci

ADDENDUM I BOQ PROGRAM/KEGIATAN PENGADAAN RAMBU RAMBU LALU LINTAS

ADDENDUM I BOQ PROGRAM/KEGIATAN PENGADAAN RAMBU RAMBU LALU LINTAS ADDENDUM I BOQ PROGRAM/KEGIATAN PENGADAAN RAMBU RAMBU LALU LINTAS PAKET PEKERJAAN PENGADAAN FASILITAS KESELAMATAN LALU LINTAS DAN FASILITAS PERLENGKAPAN LAINYA DI KABUPATEN MANGGARAI TAHUN ANGGARAN 2016

Lebih terperinci

DAFTAR KABUPATEN / KOTA YANG BELUM MENYALURKAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PERIODE JANUARI - MARET TAHUN 2011 Status 17 Maret 2011 ACEH

DAFTAR KABUPATEN / KOTA YANG BELUM MENYALURKAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PERIODE JANUARI - MARET TAHUN 2011 Status 17 Maret 2011 ACEH DAFTAR KABUPATEN / KOTA YANG BELUM MENYALURKAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PERIODE JANUARI - MARET TAHUN 2011 Status 17 Maret 2011 No 1 Kab. Aceh Selatan 2 Kab. Aceh Singkil 3 Kab. Aceh Tengah

Lebih terperinci

DAFTAR USULAN VERTIKALISASI TAHUN 2016

DAFTAR USULAN VERTIKALISASI TAHUN 2016 DAFTAR USULAN VERTIKALISASI TAHUN 2016 NO 1 1 BNN Kab. Aceh Tamiang 2 2 BNN Kab. Pidie 3 3 BNN Kab. Aceh Utara 4 4 BNN Kab. Aceh Besar 5 Aceh 5 BNN Kab. Aceh Barat 6 6 BNN Kab. Subulussalam 7 7 BNN Kab.

Lebih terperinci

Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten

Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten NAD (Nangroe Aceh Darussalam) Aceh Barat 246.087 Aceh Besar 15.652 Aceh Jaya 110.251 Aceh Singkil 3162.965 Aceh Tamiang 9919.959 Aceh Timur 5466.242 Kota Banda Aceh

Lebih terperinci

TARGET PROGRES BULANAN PROGRAM PAMSIMAS II TAHUN 2014

TARGET PROGRES BULANAN PROGRAM PAMSIMAS II TAHUN 2014 ROMS - 1 (kumulatif) 216 212 4 4 212 2 0 214 0 0 214 2 0 1 Nanggroe Aceh Darussalam 16 16 0 0 16 0 0 16 0 0 16 0 0 1 Aceh Besar 4 4 0 0 4 0 0 4 0 0 4 0 0 2 Pidie 4 4 0 0 4 0 0 4 0 0 4 0 0 3 Bireuen 8 8

Lebih terperinci

PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016

PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016 PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016 per 28 April 2016 a. Daftar 270 daerah yang telah disalurkan NO NAMA DAERAH STATUS PENYALURAN I Provinsi Aceh 1 Kab. Aceh Barat salur 2 Kab. Aceh Besar salur 3 Kab.

Lebih terperinci

Daftar Daerah Tertinggal

Daftar Daerah Tertinggal DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERDEPAN DAN TERLUAR (PERBATASAN) TAHUN 2015 Dalam rangka pelaksanaan Beasiswa Afirmasi, Khususnya pemilihan Daerah yang termasuk dalam katagori Daerah Tertinggal, Terdepan dan

Lebih terperinci

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN PENGUMUMAN http://www.ropeg-depkes.or.id/cpns2005//01.htm 1 of 2 8/3/2006 12:12 PM PENGUMUMAN DEPARTEMEN KESEHATAN R.I. MEMBUTUHKAN: TENAGA DOKTER/DOKTER GIGI YANG AKAN DIANGKAT SEBAGAI PUSAT UNTUK MENGISI

Lebih terperinci

LAMPIRAN 2 KABUPATEN/KOTA DISETUJUI

LAMPIRAN 2 KABUPATEN/KOTA DISETUJUI LAMPIRAN 2 KABUPATEN/KOTA DISETUJUI Manual Prosedur Edisi Pertama September 2013 1 Banten Banten Banten 1. Barat 2. Barat Daya 3. Besar 4. Jaya 5. Selatan 6. Singkil 7. Tamiang 8. Tengah 9. Tenggara 10.

Lebih terperinci

PNBP PSDH DR IIUPH

PNBP PSDH DR IIUPH NO KABUPATEN PENGHASIL I Provinsi NAD 1 Kab. Aceh Pidie 45,191,594.95 93,844,410.59 0.00 2 Kab. Aceh Utara 57,595,868.62 115,391,211.08 0.00 3 Kab. Aceh Timur 135,159,630.33 564,872,995.78 0.00 4 Kab.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL NOMOR : 040/PER/M-PDT/II/2007 TENTANG

PERATURAN MENTERI NEGARA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL NOMOR : 040/PER/M-PDT/II/2007 TENTANG MENTERI NEGARA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI NEGARA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL NOMOR : 040/PER/M-PDT/II/2007 TENTANG PEDOMAN UMUM DAN PENETAPAN ALOKASI DANA STIMULAN

Lebih terperinci

LAMPIRAN XIX PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XIX PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 1 Provinsi Sumatera Utara 39.666.323 2 Provinsi Sumatera Barat 41.853.286

Lebih terperinci

KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012

KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012 KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012 NAMA DAERAH Kabupaten Kota Total Bali NT 19 2 21 Bali 7 1 8 Kabupaten Badung 1 1 Kabupaten Bangli 1 1 Kabupaten Buleleng 1 1 Kabupaten

Lebih terperinci

RINCIANALOKASI KURANG BAYAR DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERTAMBANGAN UMUM TAHUN ANGGARAN 2007, TAHUN ANGGARAN 2008, DAN TAHUN ANGGARAN 2009 YANG DIALOKASIKAN DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA

Lebih terperinci

PENGAJUAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA TAHUN 2016

PENGAJUAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA TAHUN 2016 PENGAJUAN INSTANSI VERTIKAL BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA TAHUN 2016 NO 1 1 BNN Kab. Aceh Tamiang 2 2 BNN Kab. Pidie 3 3 BNN Kab. Aceh Besar 4 4 BNN Kab. Aceh Barat 5 Aceh 5 BNN Kab. Subulussalam

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR KEP.32/MEN/2010 TENTANG PENETAPAN KAWASAN MINAPOLITAN

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR KEP.32/MEN/2010 TENTANG PENETAPAN KAWASAN MINAPOLITAN KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.32/MEN/2010 TENTANG PENETAPAN KAWASAN MINAPOLITAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa guna mendukung

Lebih terperinci

LAMPIRAN II KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : 517 K/81/MEM/2003 TANGGAL : 14 April 2003

LAMPIRAN II KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : 517 K/81/MEM/2003 TANGGAL : 14 April 2003 LAMPIRAN II KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR : 517 K/81/MEM/2003 TANGGAL : 14 April 2003 DAERAH PENGHASIL DAN DASAR PENGHITUNGAN BAGIAN DAERAH PENGHASIL SEKTOR PERTAMBANGAN UMUM UNTUK

Lebih terperinci

Ongkos Kirim Mesin Tempel OBM Suzuki / Unit

Ongkos Kirim Mesin Tempel OBM Suzuki / Unit Nama Penyedia : PT Suzuki Indomobil Sales Alamat : Jalan Raya Bekasi Km. 19 - Pulogadung, Jakarta Merk : Suzuki Type : DT 15A Periode : 1 Januari 2016-31 Desember 2016 Ongkos Kirim Mesin Tempel OBM Suzuki

Lebih terperinci

DAFTAR PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH AKHIR JABATAN AKHIR JABATAN

DAFTAR PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH AKHIR JABATAN AKHIR JABATAN DAFTAR PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 1 Jambi 3/8/2010 2 Kalimantan Tengah 4/8/2010 5/6/2010 3 Kalimantan Selatan 5/8/2010 4 Sulawesi Utara 13/08/2010 5 Sumatera Barat

Lebih terperinci

ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2011 NO PROVINSI/KABUPATEN/KOTA JUMLAH

ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2011 NO PROVINSI/KABUPATEN/KOTA JUMLAH LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 33/PMK.07/2011 TENTANG : ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2011 ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN

Lebih terperinci

Lampiran Surat Nomor : 331/KN.320/J/07/2016 Tanggal : 14 Juli 2016

Lampiran Surat Nomor : 331/KN.320/J/07/2016 Tanggal : 14 Juli 2016 Provinsi Bali 1. Kabupaten Badung 2. Kabupaten Bangli 3. Kabupaten Buleleng 4. Kabupaten Gianyar 5. Kabupaten Jembrana 6. Kabupaten Karangasem 7. Kabupaten Klungkung 8. Kabupaten Tabanan 9. Kota Denpasar

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 131 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN DAERAH TERTINGGAL TAHUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 131 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN DAERAH TERTINGGAL TAHUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 131 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN DAERAH TERTINGGAL TAHUN 2015-2019 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK PENGGUNAAN APLIKASI PENCALONAN

DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK PENGGUNAAN APLIKASI PENCALONAN DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK PENGGUNAAN APLIKASI PENCALONAN NO NAMA PROVINSI NAMA KABUPATEN/ KOTA AMJ 1 PROVINSI BENGKULU - 29/11/2015 2 PROVINSI BENGKULU KAB. MUKOMUKO 15/08/2015 3

Lebih terperinci

DAFTAR PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA YANG AKAN MELAKSANAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH SERENTAK GELOMBANG I (9 DESEMBER 2015)

DAFTAR PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA YANG AKAN MELAKSANAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH SERENTAK GELOMBANG I (9 DESEMBER 2015) DAFTAR PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA YANG AKAN MELAKSANAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH SERENTAK GELOMBANG I (9 DESEMBER 2015) PROVINSI NO NAMA PROVINSI 1 PROVINSI BENGKULU 2 PROVINSI

Lebih terperinci

Rekap Progress Quick Status 2015 Tingkat Kelurahan/Desa Reguler Tahun 2015 dana APBN Status: 17 November 2015

Rekap Progress Quick Status 2015 Tingkat Kelurahan/Desa Reguler Tahun 2015 dana APBN Status: 17 November 2015 Rekap Progress Quick Status 2015 Tingkat Kelurahan/ Reguler Tahun 2015 dana APBN Status: 17 vember 2015 T1 T2 T3 SPM SP2D Nasional 1449 1304 1279 867 818 120 113 20.99 1442 7 1 NANGGROE ACEH DARUSSALAM

Lebih terperinci

Tabel 1. Perkembangan AHH dan IPM Provinsi,

Tabel 1. Perkembangan AHH dan IPM Provinsi, Tabel 1. Perkembanan AHH dan IPM Provinsi, 2009-2010 ID Anka Harapan Hidup IPM 11 NANGGRO ACH DARUSSALAM 68,6 68,7 71,31 71,7 12 SUMATRA UTARA 69,35 69,5 73,8 74,19 13 SUMATRA BARAT 69,25 69,5 73,44 73,78

Lebih terperinci

LAMPIRAN XV PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XV PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 RINCIAN DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PANAS BUMI MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK GELOMBANG I (BUKITTINGGI)

DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK GELOMBANG I (BUKITTINGGI) DAFTAR PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA PESERTA BIMTEK GELOMBANG I (BUKITTINGGI) NO NAMA PROVINSI NAMA KABUPATEN/ KOTA AMJ 1 PROVINSI BENGKULU - 29/11/2015 2 PROVINSI BENGKULU KAB. MUKOMUKO 15/08/2015 3 PROVINSI

Lebih terperinci

NAMA SATKER LINGKUP BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTERIAN PERTANIAN TAHUN 2014

NAMA SATKER LINGKUP BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTERIAN PERTANIAN TAHUN 2014 NAMA SATKER LINGKUP BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTERIAN PERTANIAN TAHUN 2014 NO NAMA SATKER BADAN KETAHANAN PANGAN, KEMENTERIAN PERTANIAN DKI JAKARTA 1 DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN PROVINSI DKI JAKARTA

Lebih terperinci

PROGRAM BANTUAN PREMI ASURANSI BAGI NELAYAN

PROGRAM BANTUAN PREMI ASURANSI BAGI NELAYAN PROGRAM BANTUAN PREMI ASURANSI BAGI NELAYAN NO Provinsi No Kabupaten/Kota 1 Aceh 12,991 7,812 1 Kab. Aceh Barat 175 139 2 Kab. Aceh Besar 278 230 3 Kab. Aceh Selatan 1,881 1,261 4 Kab. Aceh Singkil 754

Lebih terperinci

DAFTAR KUOTA PELATIHAN KURIKULUM 2013 PAI PADA MGMP PAI SMK KABUPATEN/KOTA

DAFTAR KUOTA PELATIHAN KURIKULUM 2013 PAI PADA MGMP PAI SMK KABUPATEN/KOTA NO PROVINSI DK KABUPATEN JUMLAH PESERTA JML PESERTA PROVINSI 1 A C E H 1 Kab. Aceh Besar 30 180 2 Kab. Aceh Jaya 30 3 Kab. Bireuen 30 4 Kab. Pidie 30 5 Kota Banda Aceh 30 6 6 Kota Lhokseumawe 30 2 BANGKA

Lebih terperinci

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 212 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 KEMENTERIAN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 1 IKHTISAR MENURUT SATKER

Lebih terperinci

ALOKASI TRANSFER KE DAERAH (DBH dan DAU) Tahun Anggaran 2012 No Kabupaten/Kota/Provinsi Jenis Jumlah 1 Kab. Bangka DBH Pajak 28,494,882, Kab.

ALOKASI TRANSFER KE DAERAH (DBH dan DAU) Tahun Anggaran 2012 No Kabupaten/Kota/Provinsi Jenis Jumlah 1 Kab. Bangka DBH Pajak 28,494,882, Kab. ALOKASI TRANSFER KE DAERAH (DBH dan DAU) Tahun Anggaran 2012 No Kabupaten/Kota/Provinsi Jenis Jumlah 1 Kab. Bangka DBH Pajak 28,494,882,904.00 2 Kab. Bangka DBH SDA 57,289,532,092.00 3 Kab. Bangka DAU

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 07/PMK.07/2011 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 07/PMK.07/2011 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 07/PMK.07/2011 TENTANG ALOKASI KURANG BAYAR DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 2007, TAHUN ANGGARAN 2008,

Lebih terperinci

PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016

PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016 PENYALURAN DANA DESA TAHAP I TAHUN 2016 per 24 Mei 2016 a. Daftar 334 daerah yang telah disalurkan NO. DAERAH STATUS PENYALURAN TAHAP I Provinsi Aceh 1 Kab. Aceh Barat salur 2 Kab. Aceh Besar salur 3 Kab.

Lebih terperinci

PENGUMUMAN. Nomor: Un.03.PPs/01.1/928/2015

PENGUMUMAN. Nomor: Un.03.PPs/01.1/928/2015 KEMENTERIAN AGAMA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG PASCASARJANA Jalan Ir. Soekarno No. 1 Dadaprejo Kota Batu 65323, Telepon (0341) 531133 Faksimile (0341) 531130 Website: http://pasca.uin-malang.ac.id,

Lebih terperinci

DATA DASAR PUSKESMAS

DATA DASAR PUSKESMAS DATA DASAR PUSKESMAS DATA KONDISI PUSKESMAS, PUSTU DAN POLINDES DATA KONDISI KENDARAAN DI PUSKESMAS DATA TENAGA DI PUSKESMAS (Keadaan Akhir Desember 2011) KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA,

Lebih terperinci

LAMPIRAN XI PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XI PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 RINCIAN DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM DAN I Provinsi Aceh 9.206.521-9.206.521

Lebih terperinci

LAMPIRAN XVII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XVII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 Pendidikan Kesehatan dan KB Perumahan, Air Minum, dan Kedaulatan Pangan

Lebih terperinci

Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/ September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB

Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/ September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/2015 8 September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB Yth. Para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota (Daftar Terlampir) di Tempat Dengan hormat,

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.39/MEN/2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR KEP.32/MEN/2010 TENTANG PENETAPAN KAWASAN MINAPOLITAN

Lebih terperinci

LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009

LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009 SALINAN LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009 KESEPAKATAN BERSAMA PEMBIAYAAN PENDIDIKAN ANTARA MENTERI, GUBERNUR DAN BUPATI/WALIKOTA Daftar Pembagian

Lebih terperinci

LAMPIRAN I LAMPIRAN I DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI. Buku Panduan Penyusunan Nomor Statistik Lembaga Pendidikan Islam - Tahun 2009 Halaman : 19

LAMPIRAN I LAMPIRAN I DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI. Buku Panduan Penyusunan Nomor Statistik Lembaga Pendidikan Islam - Tahun 2009 Halaman : 19 LAMPIRAN I LAMPIRAN I DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI Buku Panduan Penyusunan Nomor Statistik Lembaga Pendidikan Islam - Tahun 2009 Halaman : 19 LAMPIRAN I DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI DI SELURUH INDONESIA

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2012

DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2012 DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 202 Wilayah Jember NO. JENIS PEKERJAAN BAHAN UPAH JUMLAH BULAT 2 B. PEKERJAAN TANAH Analisa SNI Dinas PU. Cipta Karya

Lebih terperinci

Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG

Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG : INDO JARWO TRANSPLANTER - LJ-RTP2040 Periode : Januari

Lebih terperinci

ONGKOS KIRIM PROVINSI / KABUPATEN/KOTA PADDY CLEANER SCA2H ONGKOS KIRIM PERUNIT

ONGKOS KIRIM PROVINSI / KABUPATEN/KOTA PADDY CLEANER SCA2H ONGKOS KIRIM PERUNIT PADDY CLEANER SCA2H ONGKOS KIRIM PERUNIT PROVINSI / KABUPATEN/KOTA SAMPAI KABUPATEN + INSTALASI DAN UJICOBA PROVINSI ACEH 1 Kota Banda Aceh Rp 10,833,333 2 Kab. Simeulue Rp 12,638,889 3 Kab. Aceh Singkil

Lebih terperinci

REKAPITULASI REALISASI ANGGARAN PER SATKER PER KEWENANGAN TAHUN ANGGARAN 2015 KONDISI PER TANGGAL 4 JULI 2015

REKAPITULASI REALISASI ANGGARAN PER SATKER PER KEWENANGAN TAHUN ANGGARAN 2015 KONDISI PER TANGGAL 4 JULI 2015 REKAPITULASI REALISASI ANGGARAN PER SATKER PER KEWENANGAN TAHUN ANGGARAN 2015 KONDISI PER TANGGAL 4 JULI 2015 No. SATKER PAGU ANGGARAN (RP.) REALISASI (RP.) % 1 019032 DINAS KELAUTAN, PERTANIAN DAN KETAHANAN

Lebih terperinci

Nomor Propinsi/Kabupaten/Kota Jumlah T-15 T-17 T-19 Jumlah biaya

Nomor Propinsi/Kabupaten/Kota Jumlah T-15 T-17 T-19 Jumlah biaya Nomor Propinsi/Kabupaten/Kota Jumlah T-15 T-17 T-19 Jumlah biaya 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Nanggroe Aceh Drslm 30 17 11 2 Rp 4,971,210,858.00 1 Kab. Pidie 3 3 - - Rp 504,893,559.00 2 Kab. Aceh Utara 6 5 1 - Rp

Lebih terperinci

ONGKOS KIRIM PROVINSI / KABUPATEN/KOTA RICE POLISHER RA75B ONGKOS KIRIM PERUNIT

ONGKOS KIRIM PROVINSI / KABUPATEN/KOTA RICE POLISHER RA75B ONGKOS KIRIM PERUNIT RICE POLISHER RA75B ONGKOS KIRIM PERUNIT PROVINSI / KABUPATEN/KOTA SAMPAI KABUPATEN + INSTALASI DAN UJICOBA PROVINSI ACEH 1 Kota Banda Aceh Rp 11,470,588 2 Kab. Simeulue Rp 13,382,353 3 Kab. Aceh Singkil

Lebih terperinci

SARANA PRASARANA PENGOLAHAN YANG DIBANGUN DITJEN P2HP,

SARANA PRASARANA PENGOLAHAN YANG DIBANGUN DITJEN P2HP, SARANA PRASARANA PENGOLAHAN YANG DIBANGUN DITJEN P2HP, 2009-2014 Rumah Kemasan Bangsal Pengoalhan 4 Unit / 110 Ton 5 Unit / 50 Ton / 3 Ton Rumah Kemasan Bangsal Pengolahan 7 Unit / 320 Ton 9 Unit / 100

Lebih terperinci

LAMPIRAN I. Daftar Pemerintah daerah yang menjadi sampel

LAMPIRAN I. Daftar Pemerintah daerah yang menjadi sampel LAMPIRAN I Daftar Pemerintah daerah yang menjadi sampel No. Pemerintah Daerah No. Pemerintah Daerah 1 Kab. Pidie 37 Kota Sungai Penuh 2 Kota Banda Aceh 38 Kab. Lahat 3 Kota Sabang 39 Kab. Musi Banyuasin

Lebih terperinci

DAFTAR DAERAH PENERIMA ALOKASI DANA STIMULUS FISKAL

DAFTAR DAERAH PENERIMA ALOKASI DANA STIMULUS FISKAL LAMPIRAN A1 : PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 09/PRT/M/2009 TANGGAL : 17 APRIL 2009 DAFTAR DAERAH PENERIMA ALOKASI DANA STIMULUS FISKAL NO PROVINSI KABUPATEN/KOTA KET 1 N A D KABUPATEN ACEH TIMUR

Lebih terperinci

TRIWULAN IV (Oktober-Desember 2014)

TRIWULAN IV (Oktober-Desember 2014) Total 33 JAWA TENGAH 2 3375 KOTA PEKALONGAN 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 100,00 Sangat Mendukung 14 RIAU 1 1471 KOTA PEKAN BARU 2 2 0 2 2 2 2 2 2 2 95,00 Sangat Mendukung 21 KEPULAUAN RIAU 1 2171 KOTA BATAM 2 1

Lebih terperinci

RINCIAN PEMBIAYAAN DEKONSENTRASI TAHUN ANGGARAN 2014 BIDANG MINERAL DAN BATUBARA

RINCIAN PEMBIAYAAN DEKONSENTRASI TAHUN ANGGARAN 2014 BIDANG MINERAL DAN BATUBARA 17 2014, No.67 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 02 TAHUN 2014 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN DI BIDANG ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Lebih terperinci

DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI

DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI Lampiran Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN DAFTAR NAMA DAN KODE PROVINSI No Nama Provinsi Wilayah 1. Aceh 01 2. Sumatera Utara 02 3. Sumatera Barat 03 4. Riau 04 5. Jambi 05 6. Sumatera Selatan 06 7.

Lebih terperinci

PENETAPAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERIKANAN TAHUN ANGGARAN 2007

PENETAPAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERIKANAN TAHUN ANGGARAN 2007 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 141 / PMK.07 / 2006 TENTANG PENETAPAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERIKANAN TAHUN ANGGARAN 2007 PENETAPAN PERKIRAAN

Lebih terperinci

LAMPIRAN II DAFTAR NAMA DAN KODE KABUPATEN/KOTA

LAMPIRAN II DAFTAR NAMA DAN KODE KABUPATEN/KOTA Buku Panduan Pemutakhiran Nomor Statistik Lembaga Pendidikan Islam - Tahun 2008 PROVINSI : NANGGROE ACEH DARUSSALAM - 11 1. Kab. Aceh Selatan 01 2. Kab. Aceh Tenggara 02 3. Kab. Aceh Timur 03 4. Kab. Aceh

Lebih terperinci

PENETAPAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2009 UNTUK PROVINSI/KABUPATEN/KOTA (dalam juta rupiah)

PENETAPAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2009 UNTUK PROVINSI/KABUPATEN/KOTA (dalam juta rupiah) LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 171.1 / PMK.07 / 2008 TENTANG PENETAPAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2009 PENETAPAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2009 UNTUK PROVINSI/KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

TAHUN ANGGARAN 2007 NO DAERAH PBB BPHTB

TAHUN ANGGARAN 2007 NO DAERAH PBB BPHTB LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 05/PMK.07/2007 TENTANG PENETAPAN PERKIRAAN ALOKASI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN BAGIAN PEMERINTAH PUSAT YANG DIBAGIKAN

Lebih terperinci

RINCIAN ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2012

RINCIAN ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2012 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46/PMK.07/2012 TENTANG ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN ANGGARAN 2012 RINCIAN ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL

Lebih terperinci

LAMPIRAN XX PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XX PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 MENURUT KABUPATEN/KOTA NO I Total Provinsi Aceh 6.474 565.640 3.661.953.360

Lebih terperinci

Kab dan Kota Calon Penyelenggara Baru PKH Provinsi Aceh. Provinsi Sumatera Utara

Kab dan Kota Calon Penyelenggara Baru PKH Provinsi Aceh. Provinsi Sumatera Utara Kab dan Kota Calon Penyelenggara Baru PKH 2013 Provinsi Aceh 1. Kabupaten Aceh Barat 2. Kabupaten Aceh Barat Daya 3. Kabupaten Aceh Selatan 4. Kabupaten Aceh Singkil 5. Kabupaten Aceh Tamiang 6. Kabupaten

Lebih terperinci

BIODATA DOKTER/ DOKTER GIGI YANG AKAN DIANGKAT SEBAGAI PTT DEPKES

BIODATA DOKTER/ DOKTER GIGI YANG AKAN DIANGKAT SEBAGAI PTT DEPKES BIODAA DOKER/ DOKER GIGI YANG AKAN DIANGKA SEBAGAI P DEPKES No Formulir : PAS FOO 3X4 1. Nama Lengkap : 2. empat & gl. Lahir : 3. Jenis Kelamin : Pria / Wanita *) 4. Status Perkawinan : Belum Kawin / Kawin

Lebih terperinci

SALINAN LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009

SALINAN LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009 SALINAN LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TANGGAL 29 JANUARI 2009 KABUPATEN/KOTA PENERIMA DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2009 No I Provinsi

Lebih terperinci

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMA TAHUN 2012

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMA TAHUN 2012 KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMA TAHUN 2012 No Provinsi Kab/Kota 1 Nanggroe Aceh Darussalam Kab. Aceh Barat Kab. Aceh Barat Daya Kab. Aceh Besar Kab. Aceh Jaya Kab.

Lebih terperinci

Nama Propinsi dan Kabupaten Susenas 2001 Propinsi Kabupaten Nama Propinsi/Kabupaten Prop. Dista Aceh Kab. Simeulue Kab.

Nama Propinsi dan Kabupaten Susenas 2001 Propinsi Kabupaten Nama Propinsi/Kabupaten Prop. Dista Aceh Kab. Simeulue Kab. Nama Propinsi dan Kabupaten Susenas 2001 Propinsi Kabupaten Nama Propinsi/Kabupaten 11 00 Prop. Dista Aceh 11 01 Kab. Simeulue 11 02 Kab. Aceh Singkil 11 03 Kab. Aceh Selatan 11 04 Kab. Aceh Tenggara 11

Lebih terperinci

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA YANG MENGIKUTI BIMTEK PEMUNGUTAN, PENGHITUNGAN SUARA, REKAPITULASI DAN PENETAPAN HASIL PILKADA TAHUN 2015 DI PROVINSI BANTEN

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA YANG MENGIKUTI BIMTEK PEMUNGUTAN, PENGHITUNGAN SUARA, REKAPITULASI DAN PENETAPAN HASIL PILKADA TAHUN 2015 DI PROVINSI BANTEN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA YANG MENGIKUTI BIMTEK PEMUNGUTAN, PENGHITUNGAN SUARA, REKAPITULASI DAN PENETAPAN HASIL PILKADA TAHUN 2015 GELOMBANG I DI PROVINSI BANTEN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 1 2 3 4 PROVINSI

Lebih terperinci

Aceh 43,33. Nilai Rata-Rata Provinsi

Aceh 43,33. Nilai Rata-Rata Provinsi Aceh 43,33 1 Kab. Aceh Singkil D 12 Kab. Pidie Jaya C 2 Kab. Aceh Barat C 13 Kota Langsa C 3 Kab. Aceh Barat Daya C 14 Kota Sabang C 4 Kab. Aceh Jaya C 15 Kota Subulussalam C 5 Kab. Aceh Tamiang C 16 Kab.

Lebih terperinci

Lampiran 3 DANA ALOKASI KHUSUS DAN DANA ALOKASI UMUM TA. 2006

Lampiran 3 DANA ALOKASI KHUSUS DAN DANA ALOKASI UMUM TA. 2006 DANA ALOKASI KHUSUS 100 Prop. Nanggroe Aceh Darussalam 460,881 101 Kab. Aceh Barat 6,850 5,470 5,640 1,320 1,740 1,820 3,530 0,000 0,310 26,680 229,450 102 Kab. Aceh Besar 9,290 6,400 6,600 1,950 2,180

Lebih terperinci

Sektor : Lingkungan Hidup Komoditas / Obyek Pemantauan : Curah Hujan Paramater : Skala Sumber Data : BPS Wilayah Pemantauan : Kabupaten/Kota

Sektor : Lingkungan Hidup Komoditas / Obyek Pemantauan : Curah Hujan Paramater : Skala Sumber Data : BPS Wilayah Pemantauan : Kabupaten/Kota 1 Aceh Barat 2 Aceh Barat Daya 3 Aceh Besar 4 Aceh Jaya 5 Aceh Selatan 6 Aceh Singkil 7 Aceh Tamiang 8 Aceh Tengah 9 Aceh Tenggara 10 Aceh Timur 11 Aceh Utara 12 Bener Meriah 13 Bireuen 14 Gayo Lues 2004

Lebih terperinci

JADWAL UPLOAD HASIL BACKUP KE APLIKASI EMIS ONLINE SEMESTER GENAP TP 2014/2015. Tanggal Upload Kode Provinsi Provinsi Kabupaten

JADWAL UPLOAD HASIL BACKUP KE APLIKASI EMIS ONLINE SEMESTER GENAP TP 2014/2015. Tanggal Upload Kode Provinsi Provinsi Kabupaten Upload 32 Jawa Barat Bandung Barat 2015-03-23 2015-03-26 32 Jawa Barat Kota Bogor 2015-03-23 2015-03-26 32 Jawa Barat Kota Sukabumi 2015-03-23 2015-03-26 32 Jawa Barat Kota Bandung 2015-03-23 2015-03-26

Lebih terperinci

Pariwisata. Sentra DAK REGULER. dan Pertanian. dan. Kawasan. Kedaulatan Berencana Pariwisata Pariwisata. Pariwisata.

Pariwisata. Sentra DAK REGULER. dan Pertanian. dan. Kawasan. Kedaulatan Berencana Pariwisata Pariwisata. Pariwisata. RINCIAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS () FISIK MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TA 2017 RINCIAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS () FISIK MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TA 2017 (dalam jutaan rupiah) Nama Kelautan

Lebih terperinci

KODE KABUPATEN/KOTA NO KODE NO PROVINSI KABUPATEN/KOTA. Nanggroe Aceh Darrusalam

KODE KABUPATEN/KOTA NO KODE NO PROVINSI KABUPATEN/KOTA. Nanggroe Aceh Darrusalam LAMPIRAN 40 KABUPATEN/KOTA PROVINSI KABUPATEN/KOTA 1 Nanggroe Aceh Darrusalam 01 1. Kabupaten Aceh Besar 01.01 2. Kabupaten Pidie 01.02 3. Kabupaten Aceh Tengah 01.03 4. Kabupaten Aceh Timur 01.04 5. Kabupaten

Lebih terperinci

NO NAMA DAERAH Alokasi

NO NAMA DAERAH Alokasi - 1 - LAMPIRAN XXII RINCIAN DANA DESA MENURUT KABUPATEN/KOTA I Provinsi Aceh 1 Kab. Aceh Barat 84.303.641 2 Kab. Aceh Besar 156.476.096 3 Kab. Aceh Selatan 68.915.039 4 Kab. Aceh Singkil 31.643.403 5 Kab.

Lebih terperinci

TARIF / BIAYA KIRIM SELURUH INDONESIA TAHUN 2016

TARIF / BIAYA KIRIM SELURUH INDONESIA TAHUN 2016 TARIF / BIAYA KIRIM SELURUH INDONESIA TAHUN 2016 Provinsi Kabupaten / Kota Ongkos Kirim Aceh Kabupaten Aceh Barat 3.200.000 Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya 3.200.000 Aceh Kabupaten Aceh Besar 3.100.000

Lebih terperinci

EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATENI TRIWULAN-II 2014 PERIODE : APRIL-JUNI 2014

EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATENI TRIWULAN-II 2014 PERIODE : APRIL-JUNI 2014 EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATENI TRIWULAN-II 2014 PERIODE : APRIL-JUNI 2014 kd_ prov PROVINSI kd_ kota KOTA/KABUPATEN NILAI FASILITASI NILAI OUTPUT NILAI AKHIR 35 JAWA TIMUR 3501 KAB. PACITAN 90,2 100,0

Lebih terperinci

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Aceh Kabupaten Aceh Barat Rp Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya Rp Aceh Kabupaten Aceh Besar Rp Aceh Kabupaten Aceh Jaya

Lebih terperinci

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota. Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota. Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Aceh Kabupaten Aceh Barat Rp Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya Rp Aceh Kabupaten Aceh Besar Rp Aceh Kabupaten Aceh Jaya

Lebih terperinci

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota. Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota. Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Aceh Kabupaten Aceh Barat Rp Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya Rp Aceh Kabupaten Aceh Besar Rp Aceh Kabupaten Aceh Jaya

Lebih terperinci

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota

Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Shipping & Handling Cost untuk Kabupaten/Kota Provinsi Kabupaten/Kota Biaya Pengiriman Aceh Kabupaten Aceh Barat Rp Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya Rp Aceh Kabupaten Aceh Besar Rp Aceh Kabupaten Aceh Jaya

Lebih terperinci

NAMA KABUPATEN/KOTA Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Tenggara Aceh Timur

NAMA KABUPATEN/KOTA Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Tenggara Aceh Timur KODE NAMA KABUPATEN/KOTA 1101 01. Simeulue 1102 02. Aceh Singkil 1103 03. Aceh Selatan 1104 04. Aceh Tenggara 1105 05. Aceh Timur 1106 06. Aceh Tengah 1107 07. Aceh Barat 1108 08. Aceh Besar 1109 09. Pidie

Lebih terperinci

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA No BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL

Lebih terperinci

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKAPITULASI AKHIR LANJUTAN PEMBANGUNAN RUANG KELAS BELAJAR SD NEGERI 58 BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2010 NO A URAIAN PEKERJAAN B JUMLAH HARGA ( ) C I. PEKERJAAN PERSIAPAN II.

Lebih terperinci

1 of 6 4/20/2012 9:34 AM

1 of 6 4/20/2012 9:34 AM 1 of 6 4/20/2012 9:34 AM PENETAPAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2007 UNTUK KABUPATEN/KOTA SE-INDONESIA LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 128 /PMK.07/2006 TENTANG PENETAPAN ALOKASI

Lebih terperinci

TAMBAHAN LOKASI DAN KEBUTUHAN PPB TAHUN 2016

TAMBAHAN LOKASI DAN KEBUTUHAN PPB TAHUN 2016 Lampiran 2 TAMBAHAN LOKASI DAN KEBUTUHAN PPB TAHUN 2016 No Provinsi Kabupaten/Kota Kebutuhan 1 ACEH Aceh Jaya 1 Aceh Besar 2 Aceh Tenggara 2 Aceh Timur 3 Pidie 3 Pidie Jaya 2 Aceh Singkil 1 Nagan Raya

Lebih terperinci

DAFTAR ONGKOS KIRIM PAKET PEKERJAAN MESIN ES FLAKE 1.5T

DAFTAR ONGKOS KIRIM PAKET PEKERJAAN MESIN ES FLAKE 1.5T DAFTAR ONGKOS KIRIM PAKET PEKERJAAN MESIN ES FLAKE 1.5T 1 Aceh Kabupaten Aceh Barat Rp 18,500,000 Rp 40,000,000 2 Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya Rp 18,500,000 Rp 40,000,000 3 Aceh Kabupaten Aceh Besar

Lebih terperinci

PERKIRAAN ALOKASI BIAYA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BAGIAN PROVINSI, KABUPATEN / KOTA TAHUN ANGGARAN 2008

PERKIRAAN ALOKASI BIAYA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BAGIAN PROVINSI, KABUPATEN / KOTA TAHUN ANGGARAN 2008 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR /PMK.07/2008 TENTANG PENETAPAN PERKIRAAN ALOKASI BIAYA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BAGIAN PROVINSI, KABUPATEN / KOTA TAHUN ANGGARAN 2008 PERKIRAAN ALOKASI

Lebih terperinci

1 BKPM JICA KBLI japan.or.id/admin/download/f 2 2 JPN. C.pdf?phpMyAdmin=Lh Hubxmg880gBkch02KVO S0Ya

1 BKPM JICA KBLI japan.or.id/admin/download/f 2 2 JPN. C.pdf?phpMyAdmin=Lh Hubxmg880gBkch02KVO S0Ya 2012 1 BKPM JICA KBLI 2005 http://www.pma japan.or.id/admin/download/f 2 2 JPN C.pdf?phpMyAdmin=Lh Hubxmg880gBkch02KVO S0Ya 2 2 Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi 3 4 1: 2003 12 2009 8 2003 12 2007 7

Lebih terperinci

EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATEN TRIWULAN-II 2014 KINERJA FASILITASI PROGRAM PERIODE : APRIL-JUNI 2014

EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATEN TRIWULAN-II 2014 KINERJA FASILITASI PROGRAM PERIODE : APRIL-JUNI 2014 EVALUASI KINERJA KOTA/KABUPATEN TRIWULAN-II 2014 KINERJA FASILITASI PROGRAM PERIODE : APRIL-JUNI 2014 PROVINSI KOTA/KABUPATEN P P M Pelatihan Sosiali sasi RLF MK Infrastruktur LOCAL GOV'T BLM NILAI KINERJA

Lebih terperinci

RINCIAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERTAMBANGAN UMUM TAHUN ANGGARAN No Provinsi/Kabupaten/Kota Jumlah DBH

RINCIAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERTAMBANGAN UMUM TAHUN ANGGARAN No Provinsi/Kabupaten/Kota Jumlah DBH RINCIAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PERTAMBANGAN UMUM TAHUN ANGGARAN 2008 ( dalam rupiah) NANGGROE ACEH DARUSSALAM 46,836,720.00 1 Kab. Aceh Barat 15,957,760.00 2 Kab. Aceh Besar

Lebih terperinci

Lampiran 2 : Daftar Kegiatan Diklat Tahun 2011 TANGAL PELAKSANAAN JENIS DIKLAT

Lampiran 2 : Daftar Kegiatan Diklat Tahun 2011 TANGAL PELAKSANAAN JENIS DIKLAT Lampiran 2 : Daftar Kegiatan Diklat Tahun 2011 No JENIS DIKLAT TANGAL PELAKSANAAN TEMPAT 1 Diklat Guru Pengembang Matematika SMA Jenjang Dasar Region Tengah Grup 1 9 22 Juni 2011 PPPPTK Matematika 2 Diklat

Lebih terperinci

RANCANGAN KUOTA BOS SMA TAHAP I DIREKTORAT PEMBINAAN SMA TAHUN 2013 KUOTA 2013 PROVINSI / KABUPATEN / KOTA

RANCANGAN KUOTA BOS SMA TAHAP I DIREKTORAT PEMBINAAN SMA TAHUN 2013 KUOTA 2013 PROVINSI / KABUPATEN / KOTA RANCANGAN KUOTA BOS TAHAP I DIREKTORAT PEMBINAAN TAHUN 2013 NO 1 DKI JAKARTA 506 162,216 1 KAB. KEPULAUAN SERIBU 2 611 2 KOTA JAKARTA BARAT 126 29,126 3 KOTA JAKARTA PUSAT 64 17,774 4 KOTA JAKARTA SELATAN

Lebih terperinci