TATA TULIS ARTIKEL ILMIAH MARGONO

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "TATA TULIS ARTIKEL ILMIAH MARGONO"

Transkripsi

1 TATA TULIS ARTIKEL ILMIAH MARGONO 1

2 TATA TULIS Dimensi Universal Dimensi Lokal Etika Ilmiah Gaya Selingkung Kejujuran Kebenaran Kejelasan Perkembangan Peringkat Pengutipan Perujukan Daftar Rujukan Gambar Tabel 2

3 Penelitian Judul Penulis Abstrak Kata kunci Pendahuluan Metode (bahan) Hasil Pembahasan Simpulan Daftar Rujukan Anatomi Artikel Ilmiah PERSANTUNAN Konseptual Judul Penulis Abstrak Kata kunci Pendahuluan Pembahasan Penutup Daftar Rujukan 3

4 PENULISAN PERINGKAT (logis-sistematis) sistematis) Judul ditulis dengan huruf besar semua, di tengah atas halaman pertama Peringkat 1 ditulis dengan huruf besar semua rata tepi kiri Peringkat 2 ditulis dengan huruf besar-kecil rata tepi kiri Peringkat 3 ditulis dengan huruf besar-kecil cetak miring rata tepi kiri 4

5 Contoh: TAKSONOMI PENGAJARAN METODE PENGAJARAN... Strategi Penyampaian Pengajaran Media Pengajaran

6 Catatan kaki/akhir Nomor urut daftar rujukan Penulisan Rujukan Catatan teks Pengarang, Tahun, dan hlm (jika mungkin) PENULISAN RUJUKAN (pengembangan, diskusi) 6

7 PERUJUKAN DENGAN CATATAN KAKI Gunakan angka latin pd akhir suku kata rujukan Karya yg dirujuk cantumkan pd catatan kaki dan daftar rujukan Di catatan kaki nama kecil dahulu, dan nomor halaman Di daftar rujukan nama keluarga dahulu, dan jumlah halamannya Catatan kaki diletakkan 2 spasi dari teks akhir Bila >2 baris ditulis 1 spasi tanpa identasi Bila >2 catatan kaki berikan jarak 2 spasi Setiap bab dimulai dari nomor 1 (satu) Gunakan kata ibid, untuk menunjuk karya & hlm. yg sama dan belum diselingi rujukan lain Gunakan kata loc.cit, untuk menunjuk karya & hlm. sama dan sudah diselingi rujukan lain Gunakan kata op.cit, untuk menunjuk karya yang sama, tetapi halaman berbeda dan telah diselingi rujukan lain. 7

8 Contoh Catatan Kaki 3 Amat Mukhadis, Statistik Nonparametrik dalam Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional, halaman 9. 4 Ibid artinya rujukan nomor 4 juga menunjuk halaman yg sama dari karya nomor 3. 5 Ibid, halaman 10 artinya karya yg dirujuk sama dengan karya nomor 4, tetapi halamannya yg berbeda. 6 Mulyadi, G.W Psikologi Sosial. Surabaya: Usaha Nasional, halaman Amat Mukhadis. Loc.Cit artinya menunjuk karya nomor 5 halaman Mulyadi, G.W. Op.Cit. hlm. 25 artinya karya yang dirujuk nomor 6 pada halaman 25. 8

9 PERUJUKAN DENGAN MENGGABUNGKAN DAFTAR RUJUKAN Daftar rujukan disusun secara abjad/tidak Setiap penunjukan rujukan mengacu nomor daftar rujukan Cara ini efektif utk karya yang tipis/artikel Contoh: (9:15) artinya karya yang dirujuk pada daftar rujukan nomor 9, halaman 15 9

10 PERUJUKAN DENGAN NAMA, TAHUN Tulis nama akhir dan tahun Jika pengarang > 2, tulis satu nama, dkk. Jika tidak ada nama: nama lembaga nama dokumen nama koran Jika terjemahan, tulis pengarang asli Jika > 2 sumber, pisahkan dengan titik koma (;) Contoh: (Mukhadis, 1998:9) atau Mukhadis (1996:3). 10

11 PENULISAN KUTIPAN Kutipan langsung Kutipan langsung < 40 kata Kutipan langsung > 40 kata: diketik mulai baris baru diberi indentasi 5 ketukan (1,2 cm) spasi tunggal tidak menggunakan tanda kutip Kutipan yg sebagian dihilangkan Kutipan tidak langsung 11

12 Contoh: Penulisan Kutipan Langsung Kutipan Kurang dari 40 Kata Nama Pengarang disebut dalam teks secara terpadu. Contoh: Soebronto (1990:123) menyimpulkan ada hubungan erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar. Nama Pengarang disebut bersama dengan tahun penerbitan dan nomor halaman. Contoh: Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah ada hubungan yang erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar (Soebroto, 1990:123). Jika ada tanda kutip dalam kutipan, digunakan tanda kutip tunggal ( ). Contoh: Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah terdapat kecenderungan semakin banyak campur tangan pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat 12 partisipasi karyawan di daerah perkotaan (Soewignyo, 1991:101).

13 Kutipan 40 Kata atau Lebih Sriyanto (1998:202) menarik kesimpulan sebagai berikut. Alih latihan memungkinkan mahasiswa memanfaatkan apa yang didapatkan dalam PBM untuk memecahkan persoalan riel dalam kehidupan. Kemampuan transfer telah dimiliki oleh mahasiswa jika mahasiswa itu mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan, informasi, dan sebagainya sebagai hasil belajar pada latar yang berbeda (kelas, laboratorium, simulasi, dan sejenisnya) ke latar yang riel, yaitu kehidupan nyata dalam masyarakat. Jika kemampuan ini dapat dibekalkan kepada mahasiswa, mereka akan memiliki wawasan pencipta kerja setelah lulus dari perguruan tinggi. Kutipan yang Sebagian Dihilangkan Kata-kata yang dibuang diganti dengan tiga titik. Contoh: "Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah... diharapkan sudah melaksanakan kurikulum baru" (Manan, 1995:278). Kalimat yang dibuang diganti dengan empat titik. Contoh: "Gerak manipulatif adalah keterampilan yang memerlukan koordinasi antara mata, tangan, atau bagian tubuh lain... Yang termasuk gerak manipulatif antara lain adalah 13 menangkap bola, menendang bola, dan menggambar" (Asim, 1995:315).

14 Penulisan Kutipan Tidak Langsung Nama pengarang disebut terpadu dalam teks. Contoh: Salimin (1990:13) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat. Nama pengarang disebut dalam kurung bersama tahun penerbitannya. Contoh: Mahasiswa tahun ketiga ternyata lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat (Salimin, 1990:13). 14

15 Penulisan Daftar Rujukan dari: catatan kaki nomor urut daftar rujukan pengarang, tahun, dan halaman Unsur yang ditulis meliputi: nama pengarang ditulis: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik (titik) tahun penerbitan (titik) judul, termasuk subjudul (titik) dicetak miring (ada selingkung APA dan yg lain) tempat penerbitan (kota) (titik dua) nama penerbit (titik) Unsur-unsur tersebut dapat bervariasi tergantung jenis sumber rujukannya. 15

16 Beda Penulisan Catatan Kaki dengan Daftar Rujukan Catatan Kaki Unsur Pembeda Daftar Rujukan 1. Huruf pertama dari baris pertama diberi indent setelah nomor penunjukan, baris kedua dari margin kiri. 2. Nama kecil didahulukan, termasuk pengarang kedua dst., kemudian nama keluarga. 3. Di kaki halaman ybs., di belakang nomor penunjuk. 4. Pengarang, tahun, judul, kota penerbit: penerbit, nomor halaman. Pengarang, tahun, judul,judul berkala, edisi, nomor terbit, nomor halaman. 5. Hanya nomor halaman yang ditunjuk dalam teks. INDENTASI 1. Garis pertama dimulai dari margin kiri, baris kedua diberi indent. 2. Nama keluarga didahulukan, kemudian nama kecil. Kalau URUTAN NAMA pengerang lebih dari 1 orang bisa digunakan sistem Harvard/Van Couver. 3. Di bagian daftar rujukan yang PENEMPATAN terletak di belakang teks dan disusun secara Alfabetis. 4. Pengarang, tahun, judul, kota B BUKU penerbit: penerbit, jumlah A halaman G Pengarang, tahun, judul, judul A N BERKALA berkala, edisi, nomor terbit, PENUNJUKAN HALAMAN nomor halaman. 5. Jumlah halaman dari karya ybs. 16

17 Penulisan Daftar Rujukan Internet pengarang seperti rujukan bahan cetak diikuti tahun, judul karya, diberi keterangan online dalam kurung diakhiri alamat sumber rujukan tanggal diakses 17

18 DAFTAR RUJUKAN Buku Buku Kumpulan dari artikel (ada editor) Artikel dalam buku kumpulan artikel (ada editor) Artikel jurnal Artikel majalah/koran Koran tanpa pengarang Dokumen resmi pemerintah Lembaga atas nama lembaga Karya terjemahan Skripsi, tesis, disertasi Makalah yg disajikan Internet 18

19 Gaya Selingkung Perujukan dan Daftar Rujukan Beberapa Jurnal di Perguruan Tinggi NAMA JURNAL DAN PENERBIT SISTEM PERUJUKAN PENULISAN DAFTAR RUJUKAN Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) (LPTK dan ISPI) di UM Pengarang, Tahun, (hlm.) Model UM (menganut sistem Harvard) Model APA (American Zuriat Pengarang, Tahun, Psychological Assosiation) (Peripi, Fak. Pertanian-Unpad) (hlm.) (menganut sistem Van Couver) Madania (PPIK - STAIN Bengkulu) Media Veteriner (Fak. Kedokteran Hewan IPB) Majalah Kedokteran Gigi (Fak. Kedokteran Gigi Unair) Media (Fak. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang) Electronic Journal of Geotchnical Engineering (OSU) Catatan Akhir (endnotes) Pengarang, Tahun (hlm.) Menggabungkan dengan daftar rujukan dengan angka latin Catatan kaki dengan angka latin dan pengarang, tahun Pengarang, Tahun, (hlm.) Catatan akhir sebagai daftar rujukan Model selingkung Media Veteriner (menganut sistem Van Couver) Model APA Model selingkung Media Model APA (manganut sistem Harvard) 19

20 CONTOH: Rujukan dari Buku Dekker, N Pancasila sebagai Ideologi Bangsa: Dari Pilihan Satusatunya ke Satu-satunya Azas. Malang: FPIPS IKIP MALANG. Cornet, L. & Weeks, K. 1985a. Career Ladder Plans: Trends and Emerging Issues Atlanta, GA: Career Ladder Clearinghouse. Cornet, L. & Weeks, K. 1985b. Planning Career Ladders: Lessons from the States. Atlanta, GA: Career Ladder Clearinghouse. Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel (Ada Editornya) Aminuddin (Ed.) Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra. Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3. 20

21 Rujukan dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (Ada Editornya) Hasan, M.Z Karakteristik Penelitian Kualitatif. Dalam Aminuddin (Ed.). Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hlm ). Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3. Rujukan dari Artikel dalam Jurnal Hanafi, A Partisipasi dalam Siaran Pedesaan dan Pengadopsian Inovasi. Forum Penelitian, 1 (1): Rujukan dari Artikel dalam Majalah atau Koran Gardner, H Do Babies Sing a Universal Song? Psychology Today, hlm

22 Rujukan dari Koran Tanpa Penulis Jawa Pos. 1995, 22 April. Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri. hlm. 3. Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa Pengarang dan Tanpa Lembaga Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Jakarta: Diperbanyak oleh PT Armas Duta Jaya. Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama Lembaga Tersebut Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 22

23 Rujukan Berupa Karya Terjemahan Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A. Tanpa tahun. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan Surabaya: Usaha Nasional. Rujukan Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi Pangaribuan, T Perkembangan Kompetensi Kewacanaan Pembelajar Bahasa Inggeris di LPTK. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana IKIP MALANG. Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar, Penataran, atau Lokakarya Huda, N Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam Lokakarya Penelitian Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV, Pusat Penelitian IKIP MALANG, Malang, 12 Juli. 23

24 Rujukan dari Internet berupa Karya Individual Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W A Survey of STM Online Journals, : The Calm before the Storm, (Online), (http://journal.ecs.soton.ac.uk/survey/survey.html, diakses 12 Juni 1996). Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal Kumaidi Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id, diakses 20 Januari 2000). Rujukan dari Internet berupa Pribadi Naga, Dali S. 1 Oktober Artikel untuk JIP. kepada Ali Saukah 24

25 T A B E L Tujuan Penggunaan Tabel Mensistematisasikan data statistik Memfasilitasi pemahaman dan penafsiran data Memfasilitasi pencarian hubungan antardata 25

26 Prinsip Penyajian Tabel Tampilan sederhana dan jelas. > ½ halaman disajikan pada halaman tersendiri. < ½ halaman diintegrasikan dengan teks. Diberikan identitas (nomor dan nama). > 1 halaman, bagian kepala tabel diulang pada halaman berikutnya. Tulisan Lanjutan Tabel diletakkan pada tepi kiri halaman berikutnya. Setiap huruf pertama nama tabel ditulis kapital, kecuali kata hubung. Kata Tabel ditulis mulai tepi kiri, diikuti nomor dan nama tabel. 26

27 Jika nama > 1 baris, baris kedua dst. dimulai sejajar dengan huruf awal baru. Judul tabel tidak diakhiri dengan tanda titik ( ). Berikan jarak tiga spasi antara teks sebelum dan sesudah tabel. Nomor tabel dimulai dari nomor 1. Garis paling atas tabel dimulai tiga spasi di bawah nama tabel. Penulisan nomor, persen, dan frekuensi dengan singkatan. Garis horisontal perlu dibuat, tetapi garis vertikal kiri, tengah, dan kanan tidak. Tabel kutipan perlu disebutkan sumber. 27

28 Contoh Penyajian Tabel Tabel 1 Persentase Siswa yang Belum Menguasai Tujuh Subkonsep Pecahan No. Subkonsep Ujung Pandang*) Kabupaten Sinjai 1 Part-group, congruent parts 31,2 42,4 2 Part-whole, congruent parts 39,3 41,4 3 Part-group, noncongruent parts 49,2 54,6 4 Part-group, comparison 29,5 42,4 5 Number line 78,7 77,7 6 Part-whole, comparison 45,6 94,9 7 Part-whole, noncongruent parts 90,2 86,9 Sumber: Suradi, 1998:249 *) Wilayah Kotamadya 28

29 G A M B A R Yang termasuk gambar adalah: foto, grafik, peta, sket, dan diagram. Tujuan Penggunaan Gambar Visualisasi data/pernyataan kualitatif. Visualisasi hubungan antarvariabel. Penyajian data statistik dengan grafik. 29

30 Prinsip Penyajian Gambar Judul gambar di bawah presentasi gambar. Cara penulisannya sama dengan penulisan tabel. Gambar harus jelas dan komunikatif. Penggunaan gambar proporsional. Gambar > 1 halaman disajikan pada halaman tersendiri. Penyebutan adanya gambar seharusnya sebelum sajian gambar. Gambar diacu dengan nomor dan nama gambar. Penomoran gambar dengan angka Arab. 30

31 Contoh Penyajian Gambar upwelling sinking Kenaikan Air m 3 /detik dan Laut Arafura (Sumber: Wyrtki, 1961:139) 31 Bulan I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII Gambar 1 Fluktuasi Kenaikan Air Selama Satu Tahun di Laut Banda

32 PETUNJUK PRAKTIS TEKNIS PENULISAN Jarak antara gambar/tabel dengan teks sebelum dan sesudahnya adalah tiga spasi. Judul tabel/gambar beserta tabel/gambarnya diketik pada halaman yang sama. Tepi kanan teks tidak harus rata. Tempatkan nomor halaman di sudut kanan atas, kecuali nomor halaman pertama ditempatkan di tengah bawah. Nama pengarang dalam rujukan harus ditulis semuanya. Nama awal dan tengah dapat disingkat atau ditulis lengkap asalkan konsisten dalam satu daftar. Daftar rujukan hanya berisi sumber yang dirujuk dalam teks. 32

33 TERIMA KASIH 33

Tata Tulis Jurnal. Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012

Tata Tulis Jurnal. Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012 Tata Tulis Jurnal Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012 Naskah jurnal setidak-tidaknya memuat: Judul Jurnal Nama penulis Abstrak Pendahuluan Pembahasan penelitian Kesimpulan dan saran. Daftar pustaka

Lebih terperinci

Fungsi Daftar Pustaka

Fungsi Daftar Pustaka Pendahuluan Daftar pustaka dan catatan kaki dalam sebuah karangan ilmiah yang memuat pendapat, hasil penelitian, cuplikan dari sumber lain harus dicantumkan sumber informasi tersebut Sumber tersebut dicantumkan

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN PERPUSTAKAAN JOHANNES OENTORO UNIVERSITAS PELITA HARAPAN KARAWACI 2009 KATA PENGANTAR Sebagai salah satu persyaratan dalam kenaikan jenjang

Lebih terperinci

FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI

FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI Logo Sekolah JUDUL (MAKS

Lebih terperinci

CATATAN KAKI (FOOT NOTE) Materi Perkuliahan MKI Ari Kusmiatun PBSI-FBS-UNY

CATATAN KAKI (FOOT NOTE) Materi Perkuliahan MKI Ari Kusmiatun PBSI-FBS-UNY CATATAN KAKI (FOOT NOTE) Materi Perkuliahan MKI Ari Kusmiatun PBSI-FBS-UNY Pengertian Catatan kaki adalah keterangan-keterangan atas teks/naskah/tulisan yang ditempatkan pada kaki halaman tulisan yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks.

BAB I PENDAHULUAN. kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks. 1 BAB I PENDAHULUAN Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Indonesia Maju (STIKOM-IMA), pada akhir masa studi diwajibkan untuk menulis tugas akhir berupa Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan skripsi sebagai

Lebih terperinci

BAB 11 TATA TULIS KARYA ILMIAH. Teknik Pengetikan Penulisan Kutipan dan sumber Kutipan Penulisan Angka dan Singkatan Penulisan Daftar Pustaka

BAB 11 TATA TULIS KARYA ILMIAH. Teknik Pengetikan Penulisan Kutipan dan sumber Kutipan Penulisan Angka dan Singkatan Penulisan Daftar Pustaka BAB 11 TATA TULIS KARYA ILMIAH Teknik Pengetikan Penulisan Kutipan dan sumber Kutipan Penulisan Angka dan Singkatan Penulisan Daftar Pustaka Teknik Pengetikan Pengetikan makalah mengikuti aturan-aturan

Lebih terperinci

Oleh: HARRY SULASTIANTO

Oleh: HARRY SULASTIANTO Oleh: HARRY SULASTIANTO PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH Karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ipteks yang diperolehnya melalui studi kepustakaan, pengalaman, penelitian,

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG TAHUN 201 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 A. Latar Belakang Permendikbud Nomor

Lebih terperinci

BAB I STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJUAN JUDUL DAN SEMINAR PROPOSAL

BAB I STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJUAN JUDUL DAN SEMINAR PROPOSAL 1 BAB I STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJUAN JUDUL DAN SEMINAR PROPOSAL 1.1 Batasan Proposal Penelitian a. Proposal penelitian adalah usulan penelitian yang di buat oleh seorang mahasiswa sebelum melakukan

Lebih terperinci

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA DI DESA LABAN KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO Disusun Oleh KELOMPOK 87 Periode Maret 2011/2012 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO 2012 i TATA TULIS LAPORAN

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA NASIONAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA NASIONAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa dilaksanakan tingkat nasional. Kegiatan ini merupakan seruan bagi mahasiswa se-indonesia agar menuangkan buah

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN LOMBA PRODUK MAHASISWA FARMASI INDONESIA (LPMFI) PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN

BUKU PANDUAN LOMBA PRODUK MAHASISWA FARMASI INDONESIA (LPMFI) PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN BUKU PANDUAN (LPMFI) PIMFI 2015 I. Latar belakang Banyak masalah kesehatan yang timbul di masyarakat yang tidak kita sadari bahwa masalah tersebut sangat erat kaitannya dengan dunia kefarmasian. Oleh karena

Lebih terperinci

MENYUSUN KARYA TULIS (MAKALAH)

MENYUSUN KARYA TULIS (MAKALAH) MENYUSUN KARYA TULIS (MAKALAH) 1 Makalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustaka (teori) atau hasil pengamatan (penelitian). 2 Tahap tahap Penyusunan Karya Tulis 1. Persiapan

Lebih terperinci

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN TEORI Teori a set of interrelated constructs (variables), definitions and propositions that present a systematic view of phenomena by specifying relations among variables, with the purpose of explaining

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir :

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : I. Ketentuan Umum Penulisan Laporan Akhir PPMD Integratif a.

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENALARAN DAN PENELITIAN MAHASISWA EKONOMI (LP3ME) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PETUNJUK

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2008 PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI

Lebih terperinci

Statistika untuk Pustakawan

Statistika untuk Pustakawan Statistika untuk Pustakawan Pertemuan 1 Helmy Prasetyo Y BERBAGAI PENGERTIAN DATA DATA --- JAMAK DARI DATUM DATA KUANTITATIF DATA YANG BERUPA ANGKA DATA KUALITATIF DATA YANG TIDAK BERUPA ANGKA, DAN BIASANYA

Lebih terperinci

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5 Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 PENGANTAR Urgensi JAMAL BERBAGI 5 Dengan terakreditasinya Jurnal Akuntansi Multiparadigma, tuntutan akan kualitas menjadi

Lebih terperinci

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 1. Pendahuluan Menurut peraturan pemerinath nomor 30 tahun 1990, pendidikan tinggi diselenggarakan dengan dua tujuan yaitu: 1. Menyiapkan

Lebih terperinci

PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA

PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA Tugas Akhir adalah karya ilmiah yang disusun atas dasar penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni pada jenjang

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI 1. Peserta LKTI adalah mahasiswa yang sedang aktif mengikuti program pendidikan S1 yang dibuktikan dengan

Lebih terperinci

TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012

TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012 TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012 ARTIKEL SKRIPSI OLEH HIGUITA SANTOS NIM 208211416540 UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR Proposal penelitian untuk menyusun skripsi atau tugas akhir terdiri atas komponen yang sama. Perbedaan di antara keduanya terletak pada kadar

Lebih terperinci

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PROGRAM PASCASARJANA BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 Nama Mahasiswa NIM Judul Disertasi :. : / PRODI: :. BAGIAN AWAL DISERTASI 1

Lebih terperinci

PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL:

PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL: PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL: PENGEMBANGAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS

Lebih terperinci

SEMINAR-BAHASA INDONESIA Dra. Endah Setyowati, M.Si Umi Proboyekti, S.Kom., MLIS. KUTIPAN, CATATAN PERUT dan CATATAN AKHIR (ENDNOTE)

SEMINAR-BAHASA INDONESIA Dra. Endah Setyowati, M.Si Umi Proboyekti, S.Kom., MLIS. KUTIPAN, CATATAN PERUT dan CATATAN AKHIR (ENDNOTE) SEMINAR-BAHASA INDONESIA Dra. Endah Setyowati, M.Si Umi Proboyekti, S.Kom., MLIS KUTIPAN, CATATAN PERUT dan CATATAN AKHIR (ENDNOTE) 1. Fungsi Kutipan Fungsi utama kutipan dalam karya ilmiah adalah menegaskan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Penggunaan metode yang tepat dalam penelitian adalah syarat utama dalam mencari data. Mengingat penelitian merupakan suatu proses pengumpulan sistematis dan analisis logis terhadap

Lebih terperinci

9. K omunikasi Bukti Bukti Secara Visual

9. K omunikasi Bukti Bukti Secara Visual 9. Komunikasi Bukti Bukti Secara 9. Komunikasi Bukti Bukti Secara Visual Pembaca akan menilai kualitas dari penelitian anda berdasarkan pentingnya klaim anda dan kekuatan dari argumen anda Sebelumnya,

Lebih terperinci

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS nama perguruan tinggi logo perguruan tinggi nama kota, bulan dan tahun DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar (jika

Lebih terperinci

PENYUSUNAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR

PENYUSUNAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR ARTIKEL PENYUSUNAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR Oleh Dra. Theresia Widyantini, M.Si PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PPPPTK) MATEMATIKA 2013 1 Abstrak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tantangan kehidupan selalu muncul secara alami seiring dengan berputarnya waktu. Berbagai tantangan bebas bermunculan dari beberapa sudut dunia menuntut untuk

Lebih terperinci

PROGRAM. Ketua. Anggota Tim

PROGRAM. Ketua. Anggota Tim PETUNJUK TEKNIS SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM PRIORITAS UNIVERSITAS PADJADJARAN a. Sampul Muka LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM PRIORITAS UNIVERSITAS PADJADJARAN

Lebih terperinci

KAIDAH PENGUTIPAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH 1) Oleh Wahya 2)

KAIDAH PENGUTIPAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH 1) Oleh Wahya 2) KAIDAH PENGUTIPAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH 1) Oleh Wahya 2) 1. Pendahuluan Karya tulis ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan isi berupa ilmu pengetahuan, yang dikemas dalam format, sistematika,

Lebih terperinci

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd A. Pendahuluan Ketika seorang mahasiswa sudah masuk pada semester VII, terasa ada beban yang mulai menyelimuti pikirannya. Pikiran itu mengarah pada

Lebih terperinci

BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI

BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI Langkah 8 : Mahasiswa mendaftar Ujian Skripsi ke Panitia di Jurusan setelah skripsi disetujui oleh TPS W I S U D A Langkah 10 A : Mahasiswa mendapatkan YUDISIUM (nilai

Lebih terperinci

stekom A. Judul Proposal

stekom A. Judul Proposal A. Judul Proposal Judul hendaknya dibuat singkat tetapi cukup jelas yang menggambarkan thema pokok. Judul sebaiknya tidak melebihi dari 14 kata. B. Latar Belakang Setiap penelitian yang dilakukan untuk

Lebih terperinci

Plagiarisme dan Upaya. Akademik di Indonesia

Plagiarisme dan Upaya. Akademik di Indonesia Plagiarisme dan Upaya Pencegahannya di Lingkungan Akademik di Indonesia Wasmen Manalu Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor wasmenmanalu@ymail.com

Lebih terperinci

CONTOH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR

CONTOH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR CONTOH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Disampaikan pada Diklat Instruktur/Pengembang Matematika SD Jenjang Lanjut Tanggal 6 s.d. 9 Agustus 200 di PPPG Matematika Oleh: Dra. Sukayati, M.

Lebih terperinci

PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA

PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA TEMA SENTRAL: PROGRAM /UPAYA PENGENDALIAN KERUSAKAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN

Lebih terperinci

http://padamu.siap.web.id Page 1 of 14

http://padamu.siap.web.id Page 1 of 14 1. http://padamu.siap.web.id/ 2. klik: aktifasi akun PTK 3. isi NUPTK 4. isi kode aktifasi 5. klik: lanjut 6. isi password 7. ulangi password 8. isi email (WAJIB ADA) 9. klik: lanjut 10. klik: simpan 11.

Lebih terperinci

Menulis yang Indah dan Menyenangkan *Salam, M.Pd

Menulis yang Indah dan Menyenangkan *Salam, M.Pd Menulis yang Indah dan Menyenangkan *Salam, M.Pd 1. Pengantar Salah satu aspek keterampilan berbahasa yang paling produktif adalah menulis. Menulis kerap kali dilakukan, terlebih bagi siswa dan mahasiswa

Lebih terperinci

FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII

FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL I.1 U m u m Nama Lengkap Tempat & Tanggal Lahir No. KTA Badan Kejuruan Alamat

Lebih terperinci

KAIDAH KUTIPAN DALAM KARYA ILMIAH. Ari Kusmiatun PBSI FBS UNY

KAIDAH KUTIPAN DALAM KARYA ILMIAH. Ari Kusmiatun PBSI FBS UNY KAIDAH KUTIPAN DALAM KARYA ILMIAH Ari Kusmiatun PBSI FBS UNY Apa itu KUTIPAN? Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat/ide/gagasan orang lain yang diambil dari sumber tertentu. Cara Mengutip Kutipan

Lebih terperinci

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa Penulisan Tesis Bab I & II Frida Chairunisa Peta Wisata Tesis Pintu gerbang penelitian tesis Bab I Pendahuluan Bab III Metodologi Penelitian Bab V Kesimpulan dan Saran Magister Peneliti Bab II Tinjauan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Nuansa Aulia. 2010), hlm. 63. 1 Dadi Permadi, Daeng Arifin, The Smiling Teacher, (Bandung:

BAB I PENDAHULUAN. Nuansa Aulia. 2010), hlm. 63. 1 Dadi Permadi, Daeng Arifin, The Smiling Teacher, (Bandung: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan unsure yang penting dan utama dalam konteks pembangunan bangsa dan negara. Dalam pendidikan, khususnya pendidikan formal di sekolah, pendidik merupakan

Lebih terperinci

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN 1) JUDUL, Pernyataan mengenai maksud penulisan laporan penelitian 2) Nama dan tim peneliti 3) KATA PENGANTAR 4) ABSTRAK 5) DAFTAR ISI 6) DAFTAR TABEL 7) DAFTAR GAMBAR 8)

Lebih terperinci

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Mukhlis Sutami Depok, 06 Desember 2013 Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi Dikti Berpedoman pada: SK DIRJEN DIKTI KEMENDIKNAS NOMOR 49/DIKTI/Kep/2011,

Lebih terperinci

DAYA DUKUNG TIANG TERHADAP BEBAN LATERAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UJI PADA TANAH PASIR

DAYA DUKUNG TIANG TERHADAP BEBAN LATERAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UJI PADA TANAH PASIR DAYA DUKUNG TIANG TERHADAP BEBAN LATERAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UJI PADA TANAH PASIR Laporan Tugas Akhir sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Menilai kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif.

BAB I PENDAHULUAN. Menilai kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif. BAB I PENDAHULUAN A. PENDAHULUAN Untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan Asuhan Kebidanan peserta didik, maka setiap mahasiswa diwajibkan melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif sesuai dengan

Lebih terperinci

IDENTITAS MATA KULIAH

IDENTITAS MATA KULIAH IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Sosial Kode Mata Kuliah : KPM398/3(2-2)5 Status Mata Kuliah : Wajib Prasyarat : Berfikir dan Menulis Ilmiah (KPM200) dan Metode Statistika

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN MENEMUKAN MAKNA DAN INFORMASI SECARA TEPAT DALAM KAMUS DENGAN MEMBACA MEMINDAI

PEMBELAJARAN MENEMUKAN MAKNA DAN INFORMASI SECARA TEPAT DALAM KAMUS DENGAN MEMBACA MEMINDAI PEMBELAJARAN MENEMUKAN MAKNA DAN INFORMASI SECARA TEPAT DALAM KAMUS DENGAN MEMBACA MEMINDAI Suhardi SD Negeri 007 Ranai Bunguran Timur Natuna Abstrak: Siswa kelas IV SDN 007 Ranai cenderungmengalami kesulitan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan.

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan. 52 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul yang peneliti angkat, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, fenomenologis dan berbentuk diskriptif.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN

Lebih terperinci

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH PEDOMAN UMUM PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH Oleh : Pramudi Utomo A. Pengertian Mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik akademik

Lebih terperinci

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH Syarat dan Ketentuan Lomba 1. Karya tulis adalah hasil penelitian yang telah dilakukan (bukan kajian pustaka ataupun usulan penelitian) 2. Karya tulis adalah hasil pemikiran

Lebih terperinci

: Melakukan proses pengkatalogan buku. : Buku baru untuk diproses

: Melakukan proses pengkatalogan buku. : Buku baru untuk diproses PERPUSTAKAAN PTA MAKASSAR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal : 2 Revisi ke : Tgl. Efektif : Modul : Pengolahan Bahan Pustaka Tujuan : Melakukan proses pengkatalogan buku Ruang lingkup : Buku baru untuk diproses

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA A. Tema Green IT Mengeksplorasi berbagai cara inovatif untuk menerapkan teknologi yang mampu mengurangi konsumsi energi B. Persyaratan

Lebih terperinci

DISTRIBUSI FREKUENSI (DF)

DISTRIBUSI FREKUENSI (DF) DISTRIBUSI FREKUENSI (DF) Definisi : Adalah salah satu bentuk tabel yang merupakan suatu penyusunan data ke dalam kelas-kelas tertentu dimana individu hanya termasuk ke dalam kelas tertentu. Adalah penggolongan

Lebih terperinci

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh:

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DAN DISCOVERY BERBANTUAN ALAT PERAGA JARING- JARING BALOK DAN KUBUS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MI AL KHOIRIYYAH 2 SEMARANG SEMESTER GENAP TAHUN

Lebih terperinci

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir JURUSAN TEKNIK SIPIL i KATA PENGANTAR Tugas akhir merupakan karya ilmiah mahasiswa pada tingkat akhir program

Lebih terperinci

D.2. Penelitian Pengembangan Sistem...11 D.3. Penelitian Literatur atau Kajian Teori...12 Bab IV. Pedoman Penulisan...13 A. Ketentuan umum penulisan

D.2. Penelitian Pengembangan Sistem...11 D.3. Penelitian Literatur atau Kajian Teori...12 Bab IV. Pedoman Penulisan...13 A. Ketentuan umum penulisan Daftar Isi Bab I. Pendahuluan...1 A. Program Diploma...1 B. Program Sarjana...1 C. Program Magister...1 D. Program Doktor...1 Bab II. Sistematika Usulan Penelitian...3 A. Bagian Awal...3 A.1. Sampul luar...3

Lebih terperinci

PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH EDISI 6

PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH EDISI 6 PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH EDISI 6 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA BANDUNG 2013 KATA SAMBUTAN Salam Sejahtera, Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Fakultas Kedokteran

Lebih terperinci

ARTIKEL CONTOH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MATEMATIKA SMP KELAS VII

ARTIKEL CONTOH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MATEMATIKA SMP KELAS VII ARTIKEL CONTOH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MATEMATIKA SMP KELAS VII Oleh Adi Wijaya, S.Pd, MA PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PPPPTK) MATEMATIKA

Lebih terperinci

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 NO Kunci PEMBAHASAN 1 C Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan pernyataan umum yang terdapat pada kalimat

Lebih terperinci

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI 1. Umum Melalui berbagai program pembinaan penelitian yang telah dilaksanakan oleh Ditjen Dikti (Depdiknas) dan Kementerian Negara Riset dan Teknologi,

Lebih terperinci

FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH DAN DAMPAK NEGATIFNYA BAGI ANAK (Studi Kasus di Desa Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar)

FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH DAN DAMPAK NEGATIFNYA BAGI ANAK (Studi Kasus di Desa Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar) FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH DAN DAMPAK NEGATIFNYA BAGI ANAK (Studi Kasus di Desa Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar) NASKAH PUBLIKASI untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai

Lebih terperinci

Menulis Makalah Yang Baik:

Menulis Makalah Yang Baik: Menulis Makalah Yang Baik: 1. Memilih topik, ide Teman saya Peter Turney memiliki bagian kunci dari saran: menjadi ambisius. Bayangkan setiap kertas baru Anda menulis sebagai referensi berlangsung selama

Lebih terperinci

Belajar menjadi Mudah dan Menyenangkan

Belajar menjadi Mudah dan Menyenangkan Belajar menjadi Mudah dan Menyenangkan KASUS I Dominasi guru (teacher center) Siswa sebagai objek pembelajar Sumber belajar terbatas Kurang komunikatif Berfikir tingkat rendah Pembelajaran tidak menyenangkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab,

BAB I PENDAHULUAN. seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab, 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Metode tanya-jawab seringkali dikaitkan dengan kegiatan diskusi, seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab, meskipun

Lebih terperinci

SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia

SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia KESALAHAN PENULISAN TANDA BACA SERTA PENULISAN ANGKA DAN LAMBANG BILANGAN PADA KARANGAN SISWA KELAS V SDN 1 SAWAHAN KECAMATAN JUWIRING KABUPATEN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2009/2010 SKRIPSI Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA BAB 4 4.1 Pendahuluan Salah satu sebab dari minimnya jumlah publikasi artikel di Indonesia adalah kurang tingginya produktivitas karya ilmiah di tingkat pendidikan pascasarjana. Upaya untuk meningkatkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN PEMIKIRAN

BAB II LANDASAN PEMIKIRAN BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 1. Landasan Filosofis Filosofi ilmu kedokteran Ilmu kedokteran secara bertahap berkembang di berbagai tempat terpisah. Pada umumnya masyarakat mempunyai keyakinan bahwa seorang

Lebih terperinci

Pedoman Penulisan Tesis

Pedoman Penulisan Tesis Pedoman Penulisan Tesis Buku pedoman dibuat untuk membantu para mahasiswa dalam menulis Tesis di Program Pascasarjana UNPAR Versi 01 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN Bandung Agustus

Lebih terperinci

1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai

1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai 1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai tempat. Menggunakan sistem desimal (dari kata decem, bahasa

Lebih terperinci

TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 34/Permentan/OT.140/6/2011 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PEJABAT FUNGSIONAL RUMPUN ILMU HAYAT LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

Dr. Wahyu Wibowo. Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012

Dr. Wahyu Wibowo. Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012 Dr. Wahyu Wibowo Pelatihan Penulisan Buku Ajar PT Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 25-27 Mei 2012 1. Persiapkan laporan panelitian yang telah dipertanggungjawabkan (bila ada); 2.

Lebih terperinci

MENGELOLA SUMBER REFERENSI

MENGELOLA SUMBER REFERENSI MEMANFAATKAN UNTUK MENGELOLA SUMBER REFERENSI (Versi 2.14) Suminar Pratapa, Ph.D. Koordinator Pusat Hak Cipta, Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS (waka_bp2ki@its.ac.id)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk

BAB I PENDAHULUAN. atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perpustakaan adalah kumpulan materi tercetak dan media non cetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk digunakan pengguna (Sulistyo-Basuki,

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI 2015 KATA PENGANTAR Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Lebih terperinci

DEFINISI PENDEKATAN, METODE, STRATEGI, TEKNIK, TAKTIK, DAN MODEL PEMBELAJARAN

DEFINISI PENDEKATAN, METODE, STRATEGI, TEKNIK, TAKTIK, DAN MODEL PEMBELAJARAN DEFINISI PENDEKATAN, METODE, STRATEGI, TEKNIK, TAKTIK, DAN MODEL PEMBELAJARAN Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan

Lebih terperinci

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK)

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) 1. STANDAR ISI 1.1. Kejelasan dan kelengkapan dokumen kebijakan tentang penyusunan dan pengembangan kurikulum Terdapat

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE BERMAIN KARTU PADA SISWA KELAS III MI DADAPAYAM II KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIS MICROSOFT WORD 2007

PANDUAN PRAKTIS MICROSOFT WORD 2007 Bagian 1: Mengenal Microsoft Office Word 2007 1.1. Memulai Aplikasi Microsoft Office Word 2007 Untuk membuka Microsoft Word caranya adalah: Klik Tombol Start yang ada di taskbar. Pilih menu All Program

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN DI BIDANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Lebih terperinci

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus.

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. 1. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan SPs-IPB (Formulir A), 2. Mengisi Formulir

Lebih terperinci

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA BAB 3 I. PROSEDUR PELAYANAN 3.1 Registrasi Mahasiswa Baru BARU Membayar di Bank BNI/Bank Jatim/ Keuangan UMM dengan Menunjukkan Kartu Test RUANG FOTO CETAK KARTU ASLI Syarat Menyerahkan Blangko Validasi

Lebih terperinci

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian.

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Uji Penilaian Profesional Macquarie Leaflet Latihan Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Mengapa Uji Penilaian psikometrik digunakan Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang menyertakan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

BUKU PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BUKU PANDUAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH AKADEMI KEBIDANAN NGUDI WALUYO BAB I Ketentuan Umum dalam Penyusunan KTI 1. Syarat KTI a. Mahasiswa semester VI dan sudah lulus uji proposal b. Judul KTI c. Judul

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI) FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

PROGRAM STUDI BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI) FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI JUDUL SKRIPSI (Times New Roman14 pt, spasi 1) NAMA (Times New Roman14 pt, spasi 1) NIM PROGRAM STUDI BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI) FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS AL AZHAR INDONESIA TAHUN Times New Roman

Lebih terperinci

TAHAP-TAHAP PENELITIAN

TAHAP-TAHAP PENELITIAN TAHAP-TAHAP PENELITIAN Tiga tahap utama penelitian yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap penulisan laporan. A. TAHAP PERENCANAAN 1. Pemilihan masalah, dengan kriteria: Merupakan tajuk penting,

Lebih terperinci

Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. 1) lintasan lurus, datar, tidak licin, berjarak 30 meter, dan mempunyai

Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. 1) lintasan lurus, datar, tidak licin, berjarak 30 meter, dan mempunyai Lampiran Petunjuk Pelaksanaan TKJI Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia Petunjuk Pelaksanaan Tes 1. Lari 40 meter a. Tujuan Tes lari ini adalah untuk mengetahui atau mengukur kecepatan.

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS UPKP VI TAHUN 2010

PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS UPKP VI TAHUN 2010 PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS UPKP VI TAHUN DEPARTEMEN KEUANGAN RI BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KATA PENGANTAR Saya menyambut

Lebih terperinci

SISTEMATIKA & TATA CARA PENULISAN TUGAS AKHIR

SISTEMATIKA & TATA CARA PENULISAN TUGAS AKHIR SISTEMATIKA & TATA CARA PENULISAN TUGAS AKHIR FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2015 PENDAHULUAN Sistematika dan tata cara penulisan tugas akhir ini merupakan bagian dari Pedoman Tugas

Lebih terperinci

UNIVERSITAS AIRLANGGA

UNIVERSITAS AIRLANGGA UNIVERSITAS AIRLANGGA Kampus C Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. (031) 5914042, 5914043, 5912546, 5912564 Fax (031) 5981841 Website : http://www.unair.ac.id ; email : rektor@unair.ac.id PENGUMUMAN REKTOR

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2010 TENTANG BENTUK DAN TATA CARA PERAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2010 TENTANG BENTUK DAN TATA CARA PERAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2010 TENTANG BENTUK DAN TATA CARA PERAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... BAB I PENDAHULUAN... 1

DAFTAR ISI. Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... BAB I PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... v vii xii xiii xiv xv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian... 1 1.2 Identifikasi

Lebih terperinci