PIMPINAN DPRD KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN BADUNG NOMOR 50 TAHUN 2017 TENTANG

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PIMPINAN DPRD KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN BADUNG NOMOR 50 TAHUN 2017 TENTANG"

Transkripsi

1 PIMPINAN DPRD KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN BADUNG NOMOR 50 TAHUN 2017 TENTANG PERSETUJUAN PENETAPAN RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG TENTANG PERUBAHAN STATUS KELURAHAN MENJADI DESA MENJADI PERATURAN DAERAH PIMPINAN DPRD KABUPATEN BADUNG Menimbang : a. bahwa melaksanakan ketentuan Pasal 14 Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Kelurahan menjadi Desa; b. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 67 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tentang hasil Rapat Paripurna DPRD dituangkan dalam bentuk Peraturan atau Keputusan DPRD; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana di maksud dalam huruf a, huruf b diatas perlu menetapkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung. Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655); 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

2 4. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495); 5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4416) sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republilk Indonesia Nomor 4712); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717) ; 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036); 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa;

3 10. Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2014 tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung; Memperhatikan : a. bahwa berdasarkan surat Pemerintah Kabupaten Badung Nomor 045.2/3515/HK tanggal 26 Juli 2017 Perihal Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang Perubahan Status Kelurahan Menjadi Desa; b. bahwa pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung Tanggal 24 Nopember 2017 menyetujui Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang Perubahan Status Kelurahan Menjadi Desa Menjadi Peraturan Daerah. MEMUTUSKAN Menetapkan : KESATU : Keputusan DPRD Kabupaten Badung tentang Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Badung tentang Perubahan Status Kelurahan Menjadi Desa Menjadi Peraturan Daerah. KEDUA : Penetapan Rancangan Peraturan Daerah sebagaimana di maksud dalam diktum KESATU tercantum dalam lampiran keputusan ini. KETIGA : Rancangan Peraturan Daerah sebagaimana tersebut pada diktum KEDUA, selanjutnya diajukan kepada Gubernur Bali untuk mendapat persetujuan sebelum ditetapkan lebih lanjut menjadi Peraturan Daerah. KEEMPAT : Keputusan DPRD ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Mangupura Pada tanggal 24 Nopember 2017 KETUA DPRD KABUPATEN BADUNG I PUTU PARWATA MK

4 LAMPIRAN KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN BADUNG NOMOR 50 TAHUN 2017 TENTANG PERSETUJUAN PENETAPAN RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG TENTANG PERUBAHAN STATUS KELURAHAN MENJADI DESA MENJADI PERATURAN DAERAH; BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN STATUS KELURAHAN MENJADI DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG, Menimbang : bahwa melaksanakan ketentuan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Kelurahan menjadi Desa; Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I Bali Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655); 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234); 4. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);

5 5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717) ; 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa; Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BADUNG dan BUPATI BADUNG MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN STATUS KELURAHAN MENJADI DESA. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan: 1. Daerah adalah Kabupaten Badung. 2. Pemerintah Daerah adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonum.

6 3. Bupati dalah Bupati Badung. 4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung yang selanjutnya disingkat DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan Daerah di Kabupaten Badung. 5. Kelurahan adalah wilayah kerja Lurah selaku perangkat Kecamatan. 6. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 7. Pemerintah Desa adalah Perbekel dibantu Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa. 8. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis. 9. Perbekel adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah. BAB II PERUBAHAN STATUS Pasal 2 Menetapkan Perubahan status 16 (enam belas) Kelurahan menjadi Desa yaitu : a. Kelurahan Tanjung Benoa Kecamatan Kuta Selatan menjadi Desa Tanjung Benoa Kecamatan Kuta Selatan; b. Kelurahan Benoa Kecamatan Kuta Selatan menjadi Desa Nusa Dua Kecamatan Kuta Selatan; c. Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan menjadi Desa Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan; d. Kelurahan Kedonganan Kecamatan Kuta menjadi Desa Kedonganan Kecamatan Kuta; e. Kelurahan Tuban Kecamatan Kuta menjadi Desa Tuban Kecamatan Kuta; f. Kelurahan Kuta Kecamatan Kuta menjadi Desa Kuta Kecamatan Kuta;

7 g. Kelurahan Legian Kecamatan Kuta menjadi Desa Legian Kecamatan Kuta; h. Kelurahan Seminyak Kecamatan Kuta menjadi Desa Seminyak Kecamatan Kuta; i. Kelurahan Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara menjadi Desa Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara; j. Kelurahan Kerobokan Kecamatan Kuta Utara menjadi Desa Kerobokan Kecamatan Kuta Utara; k. Kelurahan Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara menjadi Desa Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara; l. Kelurahan Sempidi Kecamatan Mengwi menjadi Desa Sempidi Kecamatan Mengwi; m. Kelurahan Sading Kecamatan Mengwi menjadi Desa Sading Kecamatan Mengwi; n. Kelurahan Lukluk Kecamatan Mengwi menjadi Desa Lukluk Kecamatan Mengwi; o. Kelurahan Kapal Kecamatan Mengwi menjadi Desa Kapal Kecamatan Mengwi; dan p. Kelurahan Abianbase Kecamatan Mengwi menjadi Desa Abianbase Kecamatan Mengwi. Pasal 3 Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Peta Batas masingmasing Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah sama dengan Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Peta Batas masing-masing Kelurahan sebelum adanya perubahan status. Pasal 4 Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dalam susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan mengenai Desa. BAB III PENYERAHAN ASET DAN DOKUMEN Pasal 5 (1) Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan dibidang aset Daerah melaksanakan inventarisasi dan melaksanakan penyerahan aset Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Kelurahan kepada Pemerintah Desa.

8 (2) Perangkat Daerah Kecamatan melaksanakan inventarisasi dan menyerahkan dokumen yang dikelola Kelurahan dan kepada Pemerintah Desa. (3) Serah terima aset dan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dituangkan dalam dokumen sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IV PEMBIAYAN Pasal 6 Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat ditetapkannya Peraturan Daerah ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung. BAB V KETENTUAN PERALIHAN Pasal 7 (1) Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku dan untuk kelancaran penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Lurah dan Perangkat Kelurahan melaksanakan tugas sampai dengan ditetapkan Perbekel dan Perangkat Desa difinitif. (2) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengkoordinasikan Pembentukan BPD, Pemilihan Perbekel dan Pengangkatan Perangkat Desa serta penyusunan Angaran Pendapatan dan Belanja Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. (3) Kepala Lingkungan di Kelurahan yang berubah status menjadi Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, dengan memperhatikan hak asal usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat diangkat sebagai Kelian Banjar Dinas. (4) Pengangkatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dengan Persetujuan Masyarakat dan sesuai peraturan perundang-undangan.

9 BAB VI KETENTUAN PENUTUP Pasal 9 (1) Peresmian Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilaksanakan paling lama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal Peraturan Daerah ini diundangkan. (2) Bupati atau Pejabat yang ditunjuk meresmikan Desa sebagimana dimaksud pada ayat (1). Pasal 10 Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Badung. Ditetapkan di Mangupura pada tanggal BUPATI BADUNG, I NYOMAN GIRI PRASTA Diundangkan di Mangupura pada tanggal SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN BADUNG I WAYAN ADI ARNAWA LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BADUNG TAHUN 2017 NOMOR... NOREG. PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG, PROVINSI BALI : (, /2017).

10 PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR... TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN STATUS KELURAHAN MENJADI DESA I. UMUM bahwa melaksanakan ketentuan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Kelurahan menjadi Desa. II. PASAL DEMI PASAL Pasal 1 Pasal 2 Pasal 3 Pasal 4 Pasal 5 Pasal 6 Pasal 7 Pasal 8 Pasal 9 Pasal 10 TAMBANAN LEMBARAN DAERAN KABUPATEN BADUNG NOMOR.. KETUA DPRD KABUPATEN BADUNG I PUTU PARWATA MK