Tujuan Pelatihan Umum

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2018 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2018, No Barang/Jasa Pemerintah masih terdapat kekurangan dan belum menampung perkembangan kebutuhan Pemerintah mengenai pengaturan atas Pengada

TUJUAN PELATIHAN. Setelah Materi Ini Disampaikan, Diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami :

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2018 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAFIA ESA

PENGADAAN JASA KONSTRUKSI TKS 4221

Tugas dan Kewenangan PA/KPA, PPK, ULP, dan PPHP dalam Pengadaan Barang/Jasa

PARA PIHAK DALAM PROSES PENGADAAN

TUJUAN PELATIHAN. Setelah Materi Ini Disampaikan, Diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami :

Khalid Mustafa Ketua dan Pendiri Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia (P3I) Pengurus DPP Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

PENGANTAR PENGADAAN BARANG/JASA

TUJUAN PELATIHAN. Setelah Materi Ini Disampaikan, Diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami :

BUPATI MADIUN S A L SALINANN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG

Prosedur Mutu Pengadaan Barang/Jasa PM-SARPRAS-01

- 1 - GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR,

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA BUPATI PANDEGLANG,

RANCANGAN REVISI PERATURAN PRESIDEN NO 54 TAHUN 2010 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

BAB II PENGORGANISASIAN, TUGAS DAN KEWENANGAN PELAKSANA KEGIATAN PEMBANGUNAN

BUPATI SLEMAN PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SLEMAN,

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 28 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN UNIT LAYANAN PENGADAAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEGAL

WALIKOTA TASIKMALAYA

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 39 TAHUN 2013 TENTANG

TUJUAN PELATIHAN. Setelah Materi Ini Disampaikan, Diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami :

MANUAL PROCEDURE. Proses Pelaksanaan Pelelangan Barang dan Jasa

PROSEDUR PENGENDALIAN KEGIATAN DI DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA PEKANBARU Nomor:

-1- LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR TAHUN 2013 TENTANG

TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 54 TAHUN 2010 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

Manajemen Pengadaan Barang /Jasa (PBJ)

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Definisi Unit Layanan Pengadaan

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Surat Menyurat yang Minimal Harus Ada dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 32 TAHUN 2012 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BUPATI SINJAI PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH KABUPATEN SINJAI

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

TUJUAN PELATIHAN. Setelah Materi Ini disampaikan, diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami :

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR

PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 28 TAHUN 2013 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS,

BERITA NEGARA. No.1412, 2013 KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI. ULP. Barang/Jasa. Pemerintah. PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

BUPATI SINJAI PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH KABUPATEN SINJAI

BUPATI MAROS PROPINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI MAROS NOMOR: 01 TAHUN TENTANG

BERITA DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

MATRIKS PERBANDINGAN PERUBAHAN

PROSEDUR MUTU PENGADAAN BARANG / JASA MELALUI PENYEDIA

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT LAYANAN PENGADAAN PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

- 1 - B U P A T I K A R O PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 292 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR: PK. 20 TAHUN 2013 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) BARANG/ JASA BADAN SAR NASIONAL

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR

a. Pembelian/pembayaran langsung kepada Penyedia untuk pengadaan yang menggunakan bukti pembelian dan kwitansi, meliputi antara lain:

Tata Kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Cilacap;

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 27 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT LAYANAN PENGADAAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEGAL

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

UNIT LAYANAN PENGADAAN IPB MAKALAH [MATRIKS PERUBAHAN PERPRES NO.4 TAHUN PEMERINTAH] Di Susun oleh : Anwar Syam

GUBERNUR JAWA TENGAH

PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 30 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DAN TATAKERJA UNIT LAYANAN PENGADAAN KOTA YOGYAKARTA

PERSIAPAN PENGADAAN BARANG/JASA 1

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2016, No Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Le

PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 60 TAHUN 2013 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH PROVINSI JAMBI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

Perlunya Surat Menyurat dalam Mengatur Mekanisme Hubungan Kerja Para Pihak Terkait dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

ANTARA PPK, PPTK, dan PPK-SKPD Abu Sopian, Balai Diklat Keuangan Palembang

PERATURAN WALIKOTA MALANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PROSES PENGADAAN BARANG/JASA DENGAN METODE PENGADAAN LANGSUNG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN LUAR NEGERI. Pengadaan Barang/Jasa. Prosedur. Pedoman.

Kementerian/Lembaga/ Satuan Kerja Perangkat daerah/institusi Lainnya

Ishak Musa. Widyaiswara Madya Provinsi Banten, Jln. Raya Lintas Timur KM.4 Karang Tanjung, Pandeglang- Banten

LKPP. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

KEPUTUSAN BUPATI BOYOLALI NOMOR 050/044 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 08 TAHUN 2011 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA KEMENTERIAN LUAR NEGERI

PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN ANGGARAN 2017 BAB I PENDAHULUAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BUPATI SEMARANG PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG / JASA PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG

BUPATI OGAN ILIR PERATURAN BUPATI OGAN ILIR NOMOR : 12 TAHUN 2013 TENTANG

BAB XII PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

Transkripsi:

Tujuan Pelatihan Umum Setelah modul ini selesai diajarkan, diharapkan peserta mampu memahami tugas, wewenang dan tanggung jawab para pelaku pengadaan barang dan jasa. 2

Tujuan Pelatihan Khusus Setelah Materi Ini Disampaikan, Diharapkan Peserta Mampu Mengetahui dan Memahami : PA beserta tugas dan kewenangannya KPA beserta tugas dan kewenangannya PPK beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawabnya 3

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 4

Pengguna Anggaran (PA) Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/ Perangkat Daerah Pasal 9 5

Tugas & Wewenang (PA) a. Melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja b. Mengadakan perjanjian dengan pihak lain dalam batas anggaran yang ditetapkan c. Menetapkan perencanaan pengadaaan d. Menetapkan dan mengumumkan RUP e. Melaksanakan konsolidasi PBJ f. Menetapkan penunjukkan langsung untuk tender/seleksi ulang gagal Kewenangan diatas dapat didelegasikan kepada KPA untuk pengelolaan APBN/APBD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan Pasal 9 >> 6

Tugas & Wewenang (PA) P A (PENGGUNA ANGGARAN) g. Menetapkan : PPK pejabat pengadaan PjPHP/PPHP penyelenggara swakelola tim teknis tim juri/tim ahli untuk pelaksanaan melalui sayembara/kontes Kewenangan diatas tidak dapat didelegasikan kepada KPA untuk pengelolaan APBD >> Pasal 9 7

Tugas & Wewenang (PA) h. Menyatakan tender/seleksi gagal i. Menetapkan pemenang pemilihan/calon Penyedia untuk metode pemilihan : P A(PENGGUNA ANGGARAN) Tender/Penunjukan Langsung/ E-Purchasing B/PK/JL > Rp. 100 M Seleksi/Penunjukan Langsung untuk JK > Rp. 10 M Kewenangan diatas : DAPAT didelegasikan kepada KPA untuk pengelolaan APBN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. TIDAK DAPAT didelegasikan kepada KPA untuk pengelolaan APBD Pasal 9 8

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 9

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) K P A(KUASA PENGGNA ANGGARAN) APBN APBD Pejabat yang memperoleh kuasa dari PA untuk melaksanakan sebagian kewenangan dan tanggung jawab PA pada K/L yang bersangkutan Pejabat yang diberi kuasa untuk melaksanakan sebagian kewenangan PA dalam melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Perangkat Daerah Pasal 10 10

Tugas Pokok KPA P A K P A Melaksanakan pendelegasian sesuai pelimpahan dari PA Menjawab Sanggah Banding peserta Tender Pekerjaan Konstruksi. dapat menugaskan PPK untuk melaksanakan kewenangan yang terkait dengan: melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja; dan/atau mengadakan perjanjian dengan pihak lain dalam batas anggaran belanja yang telah ditetapkan. Pasal 10 11

Ketentuan Lain KPA Dapat dibantu oleh Pengelola Pengadaan Barang/Jasa. Dalam hal tidak ada personel yang dapat ditunju sebagai PPK, KPA dapat merangkap sebagai PPK. Dalam hal tidak ada personil yang dapat ditunjuk sebagai PPK sebagai mana dimaksud di atas adalah ketika sudah tidak ada lagi personil lain yang memiliki syarat untuk dapat ditunjuk menjadi PPK. Pasal 10 12

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 13

Pejabat Pembuat Komitmen Pejabat yang diberi kewenangan oleh PA/KPA untuk mengambil keputusan dan/atau melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara Pasal 11 14

Tugas PPK (1) a. menyusun perencanaan pengadaan; b. menetapkan spesifikasi teknis/kak; c. menetapkan rancangan kontrak; d. menetapkan HPS; e. menetapkan besaran uang muka yang akan dibayarkan kepada Penyedia; f. mengusulkan perubahan jadwal kegiatan; g. menetapkan tim pendukung; h. menetapkan tim atau tenaga ahli; i. melaksanakan E-Purchasing untuk nilai paling sedikit diatas Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah); j. menetapkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; PPK dalam melaksanakan tugas dapat dibantu oleh Pengelola PBJ Pasal 11 15

Tugas PPK (2) k. mengendalikan kontrak; l. melaporkan pelaksanaan dan penyelesaian kegiatan kepada PA/KPA; m. menyerahkan hasil pekerjaan pelaksanaan kegiatan kepada PA/KPA dengan Berita Acara Penyerahan; n. menyimpan dan menjaga keutuhan seluruh dokumen pelaksanaan kegiatan; dan o. menilai kinerja Penyedia. PPK dalam melaksanakan tugas dapat dibantu oleh Pengelola PBJ Pasal 11 16

Tugas Lain PPK PPK juga dapat melaksanakan tugas pelimpahan kewenangan dari PA/KPA meliputi : melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja; dan mengadakan dan menetapkan perjanjian dengan pihak lain dalam batas anggaran yang telah ditetapkan. Pasal 9 17

Pejabat Pembuat Komitmen Kewenangan P A / K P A - melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja; - mengadakan dan menetapkan perjanjian dengan pihak lain dalam batas anggaran yang telah ditetapkan. P P K Pasal 9 18

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 19

Pejabat Pengadaan (PP) Pejabat administrasi/pejabat fungsional/personel yang ditetapkan oleh PA/KPA untuk melaksanakan Pengadaan Langsung, Penunjukan Langsung, dan E-purchasing. Pasal 12-13 20

Tugas Pejabat Pengadaan melaksanakan persiapan & pelaksanaan : E-Purchasing > Rp. 200 juta Bila tidak dapat menggunakan E-Purchasing : Penunjukan Langsung B/PK/JL > Rp. 200 juta Penunjukan Langsung JK > Rp. 100 juta Pasal 12 21

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 22

Pokja Pemilihan/Pejabat Pengadaan Pokja Pemilihan Kelompok Kerja Pemilihan yang selanjutnya disebut Pokja Pemilihan adalah sumber daya manusia yang ditetapkan oleh pimpinan UKPBJ untuk mengelola pemilihan Penyedia Pasal 12-13 23

Pokja Pemilihan Tugas Pokja Pemilihan melaksanakan persiapan & pelaksanaan : Pemilihan Penyedia Pemilihan Penyedia Katalog Elektronik Menetapkan pemenang pemilihan/penyedia : Pokja Pemilihan Tender/Penunjukan Langsung B/PK/JL > 100 M Seleksi/Penunjukan Langsung JK > 10 M Pokja Pemilihan Pasal 13 24

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 25

Agen Pengadaan UKPBJ, badan usaha, atau perorangan yang melaksanakan sebagian atau seluruh pekerjaan PBJ yang dipercayakan oleh K/L/PD sebagai pihak pemberi pekerjaan Tugas Pokok Dapat Melaksanakan PBJ mutatis mutandis dengan tugas pokja pemilihan dan/atau PPK Pasal 14 26

Tugas Agen Pengadaan Pelaksanaan tugas Agen Pengadaan mutatis mutandis (sama persis) dengan tugas Pokja Pemilihan dan/atau PPK UKPBJ dapat melaksanakan tugas Pokja Pemilihan ; Pelaku Usaha dapat melaksanakan tugas Pokja Pemilihan dan/atau PPK Pasal 14 27

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 28

Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PjPHP) Pejabat administrasi/pejabat fungsional/personel yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa. Tugas Pokok Memeriksa adm pelaksanaan kontrak PBJ B/PK/JL s.d Rp 200 Juta JK s.d 100 Juta Pasal 15 29

Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) Tim yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa Tugas Pokok Memeriksa adm pelaksanaan kontrak PBJ B/PK/JL JK > Rp 200 Juta > 100 Juta Pasal 15 30

PjPHP/PPHP PjPHP/ PPHP melaksanakan pemeriksaan administratif terhadap barang/jasa yang akan diserahterimakan atas permintaan PA/KPA Dalam serah terima pekerjaan dapat dilakukan atas seluruh hasil pekerjaan atau bagian hasil pekerjaan Pasal 15 31

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 32

Penyelenggaraan Swakelola Tim yang menyelenggarakan kegiatan secara Swakelola Tim Persiapan menyusun sasaran, rencana kegiatan, jadwal pelaksanaan, dan rencana biaya Tim Pelaksana melaksanakan, mencatat, mengevaluasi, & melaporkan berkala & penyerapan anggaran. Tim Pengawas mengawasi persiapan dan pelaksanaan fisik maupun administrasi swakelola. Pasal 16 33

Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Kuasa Pengguna Anggaran beserta tugas dan kewenangannya Pejabat Pembuat Komitmen beserta tugasnya Pejabat Pengadaan beserta tugasnya Pokja Pemilihan beserta tugasnya Agen Pengadaan beserta tugasnya PjPHP/PPHP beserta tugasnya Penyelenggara Swakelola beserta tugasnya Penyedia beserta syarat dan tanggung jawab 34

P e n ye d i a Pelaku Usaha adalah setiap orang perorangan atau badan usaha yang menyediakan barang/jasa berdasarkan Kontrak Penyedia wajib memenuhi kualifikasi sesuai dengan barang/jasa yang diadakan dan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan. Pasal 17 35

Tanggung Jawab Penyedia Pelaksanaan Kontrak; Kualitas Barang/Jasa; Ketepatan Perhitungan Jumlah / Volume Ketepatan Waktu Tempat Penyerahan Pasal 17 36

P u s a t P e n d i d i k a n d a n P e l a t i h a n P e n g a d a a n B a r a n g / J a s a V. 2 0 1 8 37