Part 2 - Algoritma & Pemrograman Konsep dasar Pemrograman
Apa itu Program? Program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer, sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai dengan yang dikehendaki pembuatnya. Sebuah program bisa dikatakan baik jika algoritmanya jelas terstruktur dan mudah dibaca oleh orang lain. Algoritma yaitu langkah-langkah untuk menyelesaikan sesuatu masalah.
Pemrograman Terstruktur adalah? Yaitu metode untuk mengorganisasikan dan membuat kode-kode program supaya mudah untuk dimengerti, mudah di test dan di modifikasi. Adalah pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan Programnya dapat dipergunakan oleh pengguna secara mudah dan dapat dimengerti tentang proses yang sedang dilakukan oleh program tersebut.
Pemrograman Terstruktur Adalah? Pemrograman Terstruktur adalah suatu aktifitas pemrograman dengan memperhatikan urutan langkahlangkah perintah secara sistematis, logis, dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami.
Sifat-sifat Pemrograman Terstruktur Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana Program disusun dengan logika yang mudah dipahami Tidak menggunakan perintah GOTO Biaya pengujian program relatif rendah Memiliki dokumentasi yang baik Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
Kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograman dilihat dari kriteria berikut : Ekspresif : Bahasa pemrograman yang baik harus jelas dalam menggambarkan algoritmanya yang dibuat. Definitas : Bahasa Pemrograman dapat didefinisikan dari adanya sintak dan semantik baik. Sintak dan semantik ini haruslah konsisten dan tidak bermakna ganda. Tipe data dan Strukturnya : Bahasa pemrograman yang baik harus berkemampuan dalam mendukung berbagai tipedata (integer, string, real). Serta struktur data (array, record,file)
Kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograman dilihat dari kriteria berikut : Modularitas : Bahasa pemrograman yang baik harus memiliki fasilitas sub program. Program yang besar dapat dikerjakan oleh beberapa pemrogram secara bersamasama yang nantinya dengan mudah dapat digabungkan menjadi sebuah modul saja. Adanya Input Output : Bahasa pemrograman yang baik harus dapat mendukung berbagai jenis model file seperti sequential, random, index dsb dalam proses masukan dan keluaran.
Kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograman dilihat dari kriteria berikut : Portabilitas : dapat digunakan diberbagai mesin Efisiensi : dapat mengatur banyaknya instruksi dalam membatasi waktu tempuh pemrosesan. mengatur jumlah memory yang digunakan. Interaktif : mudah dipelajari dan diajarkan kepada user. Umum : harus memiliki jangkauan yg luas dan bersifat serbaguna.
Tahapan Membuat Program 1. Definisi Masalah : Menentukan model /rancangan apa yang akan dibuat untuk penyelesaian masalah. 2. Analisa Kebutuhan : Menentukan data untuk masukan dan keluaran yang diminta, bahasa pemrograman yang digunakan serta tipe komputer apa yang dibutuhkan. 3. Pembuatan Algoritma/Desain algoritma : Membuat susunan langkah-langkah/instruksi penyelesaian masalah. Hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara : 1. Menggunakan Flowchart 2. Menggunakan bahasa semu (pseudocode)
4. Pemrograman (dengan bahasa Pemrograman) : Pembuatan program dengan menggunakan bahasa pemrograman. 5. Pengujian Program : Dapat dilakukan melalui 2 tahap : 1. Pengujian Tahap Debuging : Untuk mengecek kesalahan program, Baik sintaksis maupun logika. 2. Pengujian tahap profiling : Untuk menentukan waktu tempuh dan banyak nya memori program yang digunakan. Setelah program bebas dari kesalahan sehingga dapat dilakukan proses excute program.
6. Dokumentasi yang digunakan untuk file backup 7. Pemeliharaan : Upaya yang dilakukan dengan Menghindari kerusakan atau hilangnya suatu program baik hardware maupun Human Error.
Pengenalan Bahasa Pemrograman C++ Pemrograman Terstruktur dengan C++
Mengenal C++ C++ merupakan bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming (OOP). C++ bersifat case sensitive yang artinya membedakan antara huruf besar dan huruf kecil, sehingga: Instruksi harus ditulis dalam huruf kecil Variabel yang ditulis dengan huruf kecil dan huruf besar berbeda. Sebelum melangkah lebih jauh sebaiknya kita harus tahu terlebih dahulu tentang konsep kompilasi dan eksekusi program di dalam C++.
Konsep Kompilasi dan Eksekusi C++ Kode Program (Source Code) Preprosesor Kompiler File EXE Link Editor Assembler
Penjelasan Diagram Diatas Preprosesor Perintah yang diawali tanda # (pound) dan menghasilkan file yang akan dilewatkan kedalam compiler. Contoh : #include, #define, #ifdef Kompiler C++ Kompiler akan menerjemahkan kode program yang telah dilewatkan oleh preprosesor ke dalam bahasa assembly. Assembler Menerima keluaran dari compiler C++ dan akan membuat sebuah kode objek. Jika dalam kode program kita tidak menggunakan fungsi-fungsi yang terdapat pada library lain, maka kode objek ini akan langsung dieksekusi menjadi EXE.
Penjelasan Diagram Diatas (Next...) Link Editor Bagian ini dikerjakan jika kode program yang kita buat menggunakan fungsi-fungsi luar yang disimpan dalam suatu library lain. Link editor akan mengkombinasikan kode objek dan library yang ada untuk menjadikan sebuah file EXE.
Struktur Program C++ Secara umum struktur program dalam C++ adalah sebagai berikut:
Keterangan : Deklarasi header file diawali dengan #include <...> Titiktitik diisi dengan nama header file yang ingin digunakan. Header file merupakan suatu fungsi yang mendukung eksekusi instruksi tertentu dalam C++. Deklarasi konstanta (bisa ada bisa tidak) Deklarasi variabel global (bisa ada bisa tidak) Deklarasi fungsi bisa ada bisa tidak. Fungsi juga dapat diletakkan seletah fungsi main(). Deklarasi class (bisa ada bisa tidak)
Keterangan Lanjutan Fungsi utama harus ada, diawali dengan { dan diakhiri dengan }. Didalamnya berisi instruksi-instruksi yang nantinya akan dieksekusi berikut deklarasi variabel (variabel lokal) yang diperlukan.
File Header (Header File) File header (file dengan ekstensi.h) adalah file yang berisi fungsi-fungsi yang mendukung eksekusi instruksi tertentu dalam C++ dan telah dikompilasi sebelumnya. Jika kita ingin menggunakan file header kita harus mendaftarkan terlebih dahulu melalui preprosesor directive #include
Contoh File Header yang sering digunakan #include <iostream.h> Untuk fungsi cout dan cin #include <conio.h> untuk fungsi getch() dan clrscr() #include <iomanip.h> Untuk fungsi setioflags(ios:fixed) dan setprecision(n) #include <math.h> Untuk fungsi : sqrt(x) dan pow(x,y)
Pemberian Komentar Dalam pembuatan program yang sudah cukup komplek akan banyak sekali listing program yang kita ketikkan sehingga akan cukup rumit dan sulit untuk dipahami. Agar program kita bisa dipahami oleh orang lain akan lebih baik jika setiap pokok bahasan kita berikan komentar. Komentar-komentar ini tidak akan ikut dieksekusi. Dalam C++ ada dua cara untuk memberikan komentar yaitu : Menggunakan tanda // komentar ini digunakan untuk komentar 1 baris. contoh : // ini adalah komentar pertama di c++
Pemberian Komentar Lanjutan Menggunakan tanda /*...*/ Tanda ini digunakan untuk komentar yang terdiri lebih dari satu baris, komentar dimulai dari /* dan berakhir sampai dengan tanda */. Contoh penggunaanya : /* Belajar mambuat program sederhana Manggunakan bahasa C++ */
Pindah baris menggunakan C++ Untuk pindah baris, didalam C++ bisa digunakan perintah \n atau <<endl Contoh :
Membuat Program Pertama Dg C++ Program yang dibutuhkan : Compiler C/C++ : untuk Windows gunakan MinGW, Untuk Linux gunakan GNU GCC / GNU G++ Menggunakan IDE juga bisa untuk lebih mudah seperti Borland C++, CodeBlock 17, Turbo C/C++, Netbeans, Eclipse C/C++ dan lainnya. Text Editor : Atom, Sublime Text 3, Brackets, Notepad++, dan lainnya.
Menulis Pertama Kali Buka Text Editor / IDE. Disini saya menggunakan text editor Sublime Text 3 File New Text Editor Ketikkan Kode Program Berikut.
Text Editor : Sublime Text 3 Editor Sublime Text 3 Merupakan text editor yang ringan dan canggih. Editor Ini dapat didownload di https://www.sublimetext.com/3 Aplikasi ini bisa digunakan tanpa membeli lisensi/ tanpa diregister.
Kode Menampilkan Hello World! #include <iostream> using namespace std; int main(){ cout<<"hello World!"; return 0; } Simpan dengan nama HelloWorld.cpp Compile : Jika menggunakan IDE Menu Compile Compile Jika menggunakan terminal atau CMD : buka terminal : g++ -o NamaApp NamaApp.cpp g++ -o HelloWorld HelloWorld.cpp
Kode + Compiler + Hasil Compile : g++ -o HelloWorld HelloWorld.cpp ENTER Jika tidak ada kesalahan, Run Aplikasi : Ketikkan :./HelloWorld Output : Hello World!
Tipe Data Memahami Tipe Data di Bahasa Pemrograman C++
Tipe Data Tipe data digunakan untuk membatasi nilai dari suatu variabel. Nilai dari suatu variabel dibatasi karena untuk efisiensi pemakaian memori. Tipe data berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi empat yaitu : Integer : Variabel yang bertipe integer digunakan untuk menyimpan data-data bernilai bilangan bulat. Float : Variabel yang bertipe integer digunakan untuk menyimpan data-data bernilai bilangan pecahan. char : Variabel yang bertipe integer digunakan untuk menyimpan datadata berupa karkter yaitu huruf, angka dan simbol. Tipe tanpa bertipe (void) : Variabel ini digunakan jika suatu fungsi tidak menghasilkan nilai.
Macam-macam tipe data :
Macam-macam tipe data (lanjutan...)
Variabel
Apa itu variabel? Variabel merupakan sarana yang digunakan untuk menyimpan data secara sementara atau bersifat dinamis. Nama variabel (identifier) bebas, tetapi harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Tidak boleh ada spasinya Tidak boleh mengandung operator aritmatik Tidak boleh diawali dengan angka Tidak boleh merupakan reserved word dalam bahasa pemrograman. Mencerminkan data yang akan disimpan.
Bentuk Umum Deklarasi Variabel Berikut bentuk umum deklarasi variabel : tipe_data nama_variabel; Jika ingin mendeklarasikan beberpa variabel yang sama, maka pendeklarasiannya bisa disingkat sebagai berikut : tipe_data nama_variabel1,nama_variabel2,nama_variabel3; Contoh : float nilai; int tinggi,umur,nilai;
Variabel dapat juga diberikan nilai langsung dengan menggunakan tanda sama dengan ( = ), dengan contoh sebagai berikut : int a=4; char huruf='a'; char judul[20]="pemrograman Terstruktur"; Dalam bahasa C++ tanda sama dengan juga dapat digunakan untuk memberikan multiple assigment seperti contoh : a=b=c=10;
Variabel Global Variabel global yaitu variabel yang dapat dikenali oleh semua lingkungan dalam program kita. Letak pendeklarasian variabel global berada di luar fungsi utama dengan nama main(){...}. Contoh : #include <iostream.h> #include <conio.h> int a=4; //ini adalah variabel global main(){ cout<<a; getch(); }
Variabel Lokal Variabel lokal adalah variabel yang hanya dikenali oleh suatu fungsi saja, artinya tidak dikenal oleh lingkungan luar di dalam program yang kita buat. Sebagai contoh : #include <iostream.h> #include <conio.h> main(){ int a=4; //ini adalah variabel lokal cout<<a; getch(); }
Konstanta Konstanta adalah jenis identifier yang bersifat konstan atau tetap artinya nilai dari konstanta di dalam program tidak dapat diubah. Dalam bahasa C++ ada dua cara untuk mendeklarasikan konstanta, yaitu menggunakan : Menggunakan Preprosesor Directive #define Letak pendeklarasian konstanta menggunakan #define adalah berada di bawah preprosesor directive, bentuk umumnya adalah : #define nama_konstanta nilai_tetap
Contoh Konstanta Menggunakan #define Compile : Buka Terminal / CMD g++ -o Konstanta Konstanta.cpp ENTER Output : 3.14 Contoh deklarasi konstanta
Contoh Konstanta dengan key word const
Konstanta dengan key word const Selain dengan kata kunci #define konstanta dapat dideklarasikan menggunakan kata kunci const,bentuk umumnya adalah : const tipe_data nama_konstanta=nilai_tetap;