KORESPONDENSI DALAM PUBLIKASI ILMIAH. Abstract

dokumen-dokumen yang mirip
Kebijakan Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah. Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian RISTEKDIKTI

ARTI PENTING DAN TANTANGAN PENGELOLAAN JURNAL DI PERGURUAN TINGGI

Kebijakan dan Peraturan Pengelolaan Jurnal

Kebijakan dan Peraturan Pengelolaan Jurnal

MEMAHAMI JURNAL ILMIAH BEREPUTASI

Organisasi Penanggungjawab Publikasi Hasil Penelitian. Wahyudin Darmalaksana

Analisis Ranking Produktivitas Publikasi Ilmiah Berbasis h-index Google Scholar

PANDUAN INSENTIF JURNAL YANG MEMENUHI STANDAR MUTU DAN TATA KELOLA NASIONAL TAHUN 2017

REVITALISASI JURNAL ILMIAH EKUITAS BERBASIS OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS)

KEBIJAKAN DIKTI tentang AKREDITASI JURNAL ELEKTRONIK.

Writing of Scientific Manuscript. Kuswanto Editor in Chief of AGRIVITA, Journal of Agriculture Science (Indexed SCOPUS, PROQUEST, DOAJ)

KEBIJAKAN PUBLIKASI ILMIAH, ARJUNA, DAN OJS. Disampaikan pada Sosialisasi OJS bagi Dosen di Lingkungan STKIP Bina Bangsa Getsempena

STRATEGI PENGELOLAAN PENERBITAN ILMIAH: Standar Mutu TBI Terakreditasi & Indeksasi (DOAJ, Scopus, etc) Era paper base daring (OL)

TATA KELOLA JURNAL SECARA ELEKTRONIK MENUJU AKREDITASI JURNAL ELEKTRONIK NASIONAL MELALUI APLIKASI ARJUNA

PENJELASAN PerKa LIPI No. 3 Th Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah

Perbandingan Publikasi Internasional Indonesia di Scopus Periode 2010-April 2016

PENULISAN NASKAH PUBLIKASI

TELAAH SUBSTANSI ARTIKEL JURNAL ILMIAH BEREPUTASI.

Proses Submit Artikel dan Peer-Reviewer pada Jurnal Elektronik (OJS) Nature : National Academic Journal of Architecture 1. Oleh: Taufiq Mathar 2

PENGELOLAAN JURNAL ILMIAH

Aula Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani 27 Mei 2015 Fikri Alatas

Tata Cara Pengajuan Akreditasi Secara Elektronik Melalui Aplikasi Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA)

PENJELASAN SISTEM AKREDITASI MAJALAH ILMIAH

Standar Operating Procedure (SOP) ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah yang akan di publikasikan dalam jurnal.

PENTINGNYA MENULIS ARTIKEL ILMIAH PADA JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL DAN NASIONAL

PANDUAN INSENTIF JURNAL YANG MEMENUHI STANDAR MUTU DAN TATA KELOLA NASIONAL TAHUN 2015

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 67 TAHUN 2009 TENTANG AKREDITASI BERKALA ILMIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Langkah Sebelum Menulis Artikel Judul (1)

Diklat Teknis IOJS. Manajemen Jurnal

STANDAR ISI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

TATA CARA DAN PROSEDUR MEREVIEW JURNAL ILMIAH (KISI-KISI PEDOMAN 2013)

PANDUAN USULAN BANTUAN PENULISAN MANUSKRIP ARTIKEL ILMIAH UNTUK PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI

Pengalaman Memulai Mengelola JURNAL ILMIAH

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2011 TENTANG TERBITAN BERKALA ILMIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Outline. 2. Portal Publikasi Badan Litbang Kehutanan. Soft Launching. 1. Pengantar

JABATAN AKADEMIK DOSEN dan ANGKA KREDITNYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA JULI 2017

STANDAR PROSES PENELITIAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

BAB 1 PENDAHULUAN PEDOMAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT EDISI X 1

VISI & MISI. Visi Menjadi acuan pertama dan utama untuk akses informasi ilmiah demi pengembangan ilmu dan kemajuan peradaban bangsa

8. Pengusul diperbolehkan mengusulkan lebih dari 1 (satu) artikel tetapi hanya diperbolehkan menerima 1 (satu) hibah. Usulan lebih dari 1 (satu) supay

PENGELOLAAN JURNAL ONLINE UNIKA MUSI CHARITAS PALEMBANG MENGGUNAKAN OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) VincentiusWidya Iswara 17 Oktober 2016

PENELITIAN KOMPETITIF BOPTN UIN SUNAN KALIJAGA 2018

PANDUAN USULAN PROGRAM BANTUAN PUBLIKASI INTERNASIONAL TAHUN ANGGARAN 2017

PEDOMAN PENULISAN FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG. 2. Penulisan Judul, Nama dan Alamat Penulis

INSENTIF PUBLIKASI ARTIKEL JURNAL

Tips dan Trik Publikasi Ilmiah dan Pembuatan Meta Data Publikasi

MEMBANGUN DAYA NALAR DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH. Jongga Manullang. Abstrak

PANDUAN USULAN BANTUAN PENULISAN MANUSKRIP ARTIKEL ILMIAH UNTUK PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL TAHAP II

Vincentius Widya Iswara A301, 27 Juli 2016

Materi Tiga. PERMENRISTEKDIKTI NO. 20 TAHUN 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor PENYAMAAN PERSEPSI

PENULISAN NASKAH PUBLIKASI

PANDUAN PENGAJUAN INSENTIF ARTIKEL TERBIT PADA JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI TAHUN 2018

Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya. Nomor : 00441/UN9/KU/2017 Tanggal : 22 Mei 2017

PUSAT PENELITIAN DAN PENERBITAN LP2M UIN SYARIF HIDYATULLAH JAKARTA 2017

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2014 TENTANG PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN

Seminar Pendidikan Matematika

PANDUAN USULAN PROGRAM BANTUAN PUBLIKASI INTERNASIONAL TAHUN ANGGARAN 2017

LOG BOOK PENELITIAN: Teknis Pencatatan Input, Proses dan Output

PANDUAN PROGRAM INSENTIF JURNAL TERINDEKS INTERNASIONAL TAHUN 2014

PANDUAN USULAN INSENTIF PENULISAN MANUSKRIP ARTIKEL ILMIAH UNTUK PUBLIKASI PADA JURNAL INTERNASIONAL

B. KRITERIA JURNAL UNTUK PUBLIKASI

STANDAR MUTU DAN AKREDITASI JURNAL NASIONAL 2014

PANDUAN PROGRAM INSENTIF JURNAL TERINDEKS INTERNASIONAL TAHUN 2016

PANDUAN USULAN PROGRAM BANTUAN PUBLIKASI INTERNASIONAL TAHUN ANGGARAN 2016

Konferensi. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan

Sistem akreditasi jurnal ilmiah Indonesia. Suminar Setiati Achmadi

PENELITIAN KOMPETITIF BOPTN UIN SUNAN KALIJAGA 2018

EVALUASI PENGAJUAN AKREDITASI JURNAL

PANDUAN OPEN JOURNAL SYSTEM

OJS DAN REPOSITORI. Perpustakaan Universitas Katolik Musi Charitas Palembang, 2017

Pendaftaran Indeksasi Google Scholar, DOAJ, EBSCO, Pubmed, CAB International,

PENELITIAN KOMPETITIF UIN SUNAN KALIJAGA 2017 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2017

PERMENRISTEKDIKTI NO. 20 TAHUN 2017

BEBERAPA PERUBAHAN PERATURAN PENGAJUAN KENAIKAN JABATAN FUNGSIONAL DAN PANGKAT SECARA ON LINE

KRITERIA KARYA ILMIAH DAN KARYA SENI MONUMENTAL/DESAIN MONUMENTAL

PENULISAN ARTIKEL untuk JURNAL ILMIAH BEREPUTASI INTERNASIONAL.

MEMPUBLIKASIKAN TULISAN KARYA (DEMO IOJS DAN ISJD) ILMIAH DI PUBLIKASI ELEKTRONIK. Budi Nugroho

I Wayan Setem. Prodi Seni Lukis, FSRD, Institut Seni Indonesia Denpasar

PANDUAN PENGAJUAN PROPOSAL BANTUAN PUBLIKASI ARTIKEL PADA

PANDUAN PENELITIAN FUNDAMENTAL DAN PENELITIAN PRODUK TERAPAN TAHUN 2017/2018 I. PENDAHULUAN Kegiatan Penelitian Fundamental dan Penelitian Produk

MANAJEMEN PENERBITAN FULL DARING (OJS 2.x)

Penelitian Litapdimas : Percepatan, Proposal Standar dan Keunggulan

1. Visi, Misi, Strategi dan Tujuan Universitas Dhyana Pura Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

PELATIHAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH & PENDAMPINGAN KARYA TULIS ILMIAH. Ir.Agung Astuti, M.Si Fak. Pertanian UMY

DASAR-DASAR PENULISAN ARTIKEL (MANUSKRIP) UNTUK PUBLIKASI JURNAL ILMIAH BAGI MAHASISWA BK FIP UNNES

PENULISAN ARTIKEL ILMIAH PADA JURNAL INTERNASIONAL. Oleh : Ir. Nyayu Rahmalia, MM

PANDUAN PROGRAM BANTUAN PENERBITAN ARTIKEL ILMIAH PADA JURNAL INTERNASIONAL TAHUN ANGGARAN 2014

Dibuat dalam rangka Workshop Simlitabmas bagi Operator Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII

HIBAH PENYELENGGARAAN KONFERENSI INTERNASIONAL

STANDAR HASIL PENELITIAN

Strategi Menulis Artikel di Jurnal Internasional Terindeks Scopus

PANDUAN HIBAH TATA KELOLA JURNAL ILMIAH SESUAI STANDAR MUTU AKREDITASI NASIONAL DAN INTERNASIONAL BEREPUTASI. Disusun oleh: TIM PENJAMINAN MUTU LPPM

DAFTAR PEMENANG HIBAH TATA KELOLA JURNAL ILMIAH INTERNAL SESUAI STANDAR NASIONAL TERAKREDITASI ATAU INTERNASIONAL BEREPUTASI

PROGRAM DAN KEGIATAN PADA SUBDIT HKI DAN PUBLIKASI DITLITABMAS. DP2M Ditjen Dikti 1

STANDAR MUTU PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Publikasi Karya Ilmiah

PANDUAN PENGAJUAN INSENTIF ARTIKEL SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL BAGI DOSEN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NURUL JADID

MEMILIH JOURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI. Yohandri, M.Si., Ph.D Physics Department

Manajemen Penerbitan Microbiology Indonesia 1 LEMBAGA PENERBIT ORGANISASI. 1 LEMBAGA PENERBIT (lanjutan) 1. LEMBAGA PENERBIT (lanjutan)

Bab I. Pendahuluan Mengapa Perlu Publikasi di Jurnal Internasional?

Transkripsi:

KORESPONDENSI DALAM PUBLIKASI ILMIAH Wahyudin Darmalaksana 1 ; Yaya Suryana 2 1 Program Studi Tafsir Hadits, UIN Sunan Gunung Djati Bandung; yudi_darma@uinsgd.ac.id 2 Jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Sunan Gunung Djati Bandung yaya.suryana@uinsgd.ac.id Abstract Penelitian dan publikasi ilmiah tidak dapat dipisahkan, hasil penelitian belum bermakna apabila belum terpublikasi dengan baik pada jurnal, buku atau media lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan tentang teknik publikasi dan korespondensi dalam publikasi ilmiah sehingga hasil penelitian dapat terpublikasi dengan baik sesuai dengan template dan scope yang ditentukan sehingga alur pengiriman artikel sesuai dengan harapan penulis dan pengelola jurna mulai dari kirim artikel, menerima revisi sampai mengirim hasi revisi berbasis online atau open journal system yang semua itu diperlukan adanya korespondensi. Metode penelitian merupakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif menguraikan tentang teknik publikasi melalui korespondensi penulis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pentingnya korespondensi dalam publikasi untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas dan kuantitas paper pada publikasi pada jurnal online. Kata Kunci: korespondensi menulis, publikasi online 1

Darmalaksana & Suryana Jurnal Perspektif Vol. 02; No. 01; 2018; 1-8 1. Pendahuluan Publikasi ilmiah merupakan indikator kinerja utama akademisi. Belum bermakna hasil penelitian tanpa sebuah publikasi baik publikasi pada media online atau media cetak lainnya. Publikasi ilmiah yang dimaksud di sini adalah, penerbitan paper hasil penelitian pada jurnal nasional atau internasional secara on-line atau berbasis OJS (open journal system). Publikasi ilmiah merupakan salah satu output dari penelitian, publikasi yang baik dimulai dari memilih jurnal berkualitas, jurnal berkualitas dapat dicirikan dengan adanya terindeks nya jurnal tersebut seperti google scholar, DOAJ, Scopus, Thomspon and Reuters, jurnal terakreditasi nasional atau internasional sesuai yang dipersyaratkan serta menghindari jurnal predator. Akhir-akhir ini banyak bermunculan jurnal-jurnal predator yang umumnya jurnal ojs luar negeri yang menawarkan kemudahan terbit dengan biaya murah. Tentu hal ini harus senantiasa kita tidak terjebak dengan hal tersebut dengan melihat kualitas jurnal tersebut pada Scimago. Selanjutnya penelusuran referensi yang sebagian besar dari pustaka primer seperti jurnal ilmiah dan conference/prosiding dan terbaru. Untuk menemukan sebuah referensi yang berbasis jurnal dapat diperoleh melalalui google scholar, doaj, scopus atau indeksing lainnya yang menyimpan ratusan bahkan ribuan judul jurnal yang bereputasi. Setelah itu menterjemahkan secara cepat atau meringkas referensi yang ditemukan kemudian menuliskan perkembangan penelitian (state of the art) dengan membuat kutipan dan daftar pustaka yang sesuai dengan kaidah salah satu gaya, dan terakhir mengecek tata bahasa (grammar) apabila akan ditulis dalam bahasa Inggris Namun, publikasi ilmiah dapat saja terkendala oleh faktor korespondensi yang berakibat macetnya capaian indikator kinerja utama tadi (Lukman, 2016). Menulis artikel pada jurnal perlu memiliki keterampilan khusus dalam menyusun setiap paragrap kemudian menjadi paper yang siap terbit. Seperti halanya membuat skripsi, tesis, disertasi memiliki syarat teknis penulisan. Jurnal atau berkala ilmiah atau paper ilmiah yang selanjutnya disebut sebagai jurnal adalah bentuk terbitan yang berfungsi meregistrasi kegiatan kecendekiaan, mensertifikasi hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah minimum, mendiseminasikannya secara meluas kepada khalayak ramai, dan mengarsipkan semua temuan hasil kegiatan kecendekiaan 2 www.perspektif.uinsgd.ac.id

Jurnal Perspektif Vol. 01; No. 02; 2017; 1-8 Darmalaksana & Suryana ilmuwan dan pandit yang dimuatnya (Lukman, 2016). Umumnya pada jurnal disediakan template sebagai aturan, kaidah dan tata cara penulisan sehingga menjadi paper yang utuh sesuai dengan style penulisan jurnal tersebut. Tiap jurnal memiliki template yang berbeda sesuai dengan style jurnal tersebut. Sasaran publikasi hasil penelitian yang menjadi titik tekan pemerintah akhr-akhir ini adalah adanya kewajiban bagi dosen untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal terindeks scopus atau Thompson reuter atau jurnal internasional bereputasi yang dicirikan dengan Q 1, Q 2, Q 3 dan Q 4 sebagai salah satu sasaran output yang harus dicapai oleh perguruan tinggi menuju World Class University adalah jumlah publikasi ilmiah di jurnal dan seberapa banyak junal tersebut dimanfaatkan oleh akademisi lain dengan mensitasi tulisan yang dihasilkan. Salah satu sarana diseminasi jurnal yang efektif saat ini yaitu melalui jurnal elektronik (e-journal) (Lukman, 2016; Pribadi & Delfy, 2015). Penelitian/ riset merupakan proses mengumpulkan, menganalisis, dan menerjemahkan informasi dan/ atau data secara sistematis untuk menambah pemahaman terhadap suatu fenomena tertentu (Ramdhani, 2013). Riset berbasis outcome merupakan jalinan yang terintegrasi antara input, output, outcome, benefit dan impact. Integrasi ini diorientasikan dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas penelitian. Dalam konteks Indonesia, riset berbasis outcome merupakan kebijakan yang mempunyai dua sisi, yakni substansi dan administrasi. Penyelenggara penelitian mesti melibatkan jaminan mutu untuk tujuan meningkatkan kualitas penelitian. Mutu penelitian yang berkualitas adalah yang menghasilkan output, outcome, benefit dan impact. Secara sentral kebijakan penelitian di Indonesia mengarahkan segenap institusi perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu dan kualitas penelitian, baik substansi maupun administrasi (Darmalaksana, 2017). Oleh karena itu, publikasi ilmiah sangat membutuhkan peran koresponden. Secara teknis, penulis paper dapat terdiri atas penulis pertama atau penulis utama, penulis pendamping, dan penulis koresponden (corresponding author). Untuk menuju ke arah sana maka perlu dipersiapkan naskah yang baik, pengelolaan jurnal yang professional dan mekanisme diseminasi yang efektif dari jurnal yang diterbitkan.korespondesi sendiri adalah proses keterhubungan antara penulis paper dan penerbit jurnal, yang dalam sistem OJS, seluruhnya dilaksanakan secara on-line sesuai ketentuan sistem manajemen jurnal. Dengan perkataan lain, sistem OJS tidak melayani komunikasi di luar sistem, dan seluruh korespondensi harus berlangsung di dalam dan/atau sesuai sistem. www.perspektif.uinsgd.ac.id 3

Darmalaksana & Suryana Jurnal Perspektif Vol. 02; No. 01; 2018; 1-8 Penulis pertama atau penulis utama adalah penulis yang dicantumkan pada urutan pertama pada sebuah paper, atau penulis yang memiliki kontribusi paling besar dalam sebuah paper, atau penulis yang mempunyai komitment paling kuat untuk publikasi ilmiah. Penulis pendamping ialah pembimbing seperti dalam penulisan karya ilmiah skripsi, tesis, atau disertasi. Sedangkan penulis korespondensi, yaitu penulis yang bertanggungjawab atas semua korespondensi serta perbaikan artikel. Atau penulis yang bertanggungjawab atas isi dan legalitas pengiriman artikel. The corresponding author is the contact author responsible for the manuscript as it moves through the submission process. Secara teknis, adanya penulis korespondensi pada sebuh paper mengindikasikan pembagian tugas secara proporsional dan profesional. Secara umum, karya tulis ilmiah membahas sebuah subjek secara akurat, impersonal dan objektif (Pribadi & Delfy, 2015). Karya ilmiah yang dipublikasikan merupakan kontribusi pemikiran untuk menjawab berbagai permasalahan yang terjadi pada kehidupan manusia (Rohmah, et al., 2016). Peralihan sistem cetak kepada sistem online dibutuhkan keterampilan khusus dan kehandalan dalam menerapkan sistem jurnal berbasis online, tentu hal ini tidak dapat dihindari maju atau mundur terhadap apa yang kita lakukan. Kehandalan dalam mengirim naskah, menerima hasil suntingan dari editor dan reviewer. Tim jurnal, penulis dan ilmuwan harus peka terhadap perubahan dari cetak ke online untuk itu dipelukan kolaborasi dalam publlikasi misalnya penulis pertama konsen pada substansi dan tulisan dan penulis lainnya konsen pada teknik publikasi: mengirim naskah dan hasil revisi. Penerbit terbitan berkala di Indonesia harus memahami perubahan paradigma dari terbitan berkala ilmiah cetak menjadi elektronik (e-journal). Melalui e-journal suatu hasil karya ilmiah dapat segera diketahui dan dikenal masyarakat baik nasional maupun internasional (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014). 4 www.perspektif.uinsgd.ac.id

Jurnal Perspektif Vol. 01; No. 02; 2017; 1-8 Darmalaksana & Suryana 2. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan kajian pustaka beberapa literature yang terkait dengan publikasi. Adapun teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, open searching online dan referensi hasil pelatihan jurnal. 3. Hasil dan Pembahasan Penulis korespondesi dalam publikasi ilmiah mempunyai beberapa tugas. Pertama, submit (pengiriman) paper. Pengiriman paper diawali oleh beberapa aktivitas. Mulamula petugas koresponden menelusuri jurnal sasaran yang sesuai dengan scope (cakupan) bidang ilmu materi paper, mengindentifikasi klasifikasi jurnal apakah jurnal nasional ataukah jurnal internasional, index jurnal terakreditasi atau bereputasi global, impact factor jurnal tinggi, sedang atau rendah. Selebihnya, mengakses dan mempelajari ketentuan umum, gaya selingkung, dead line, dan lain-lain. Setelah semua ketentuan itu diapahami bersama oleh anggota penulis dan telah siap bahan untuk dikirimkan baru petugas koresponden melalukan submit. Terkadang pada tahap awal bukan pengiriman paper secara utuh, melainkan hanya abstrak sambil menunggu balasan dari pihak pengelola jurnal. Kedua, penyelesaian revisi dan pengirimannya. Agaknya, tidak ada pengiriman paper yang tidak ada revisi terlepas minor, mayor atau bahkan rejected (tertolak). Daripada itu, revisi paper pada sistem OJS hanya dilaksanakan sesuai sistem itu. Penulis korespondensi bertugas melakukan revisi bila revisi tersebut hanya minor saja yang terkait aspek teknis terkait penulisan. Kecuali itu, bila revisi mayor maka harus diselesaikan bersama anggota penulis melalui peer group. Lebih dari itu, bila paper ditolak oleh penerbit jurnal, maka petugas korespondensi harus mencari alternatif sasaran jurnal lain yang impact factor jurnal tersebut tidak lebih tinggi dibandingkan sasaran jurnal pertama. Seiring waktu, ada kalanya revisi tidak cukup satu kali saja, tetapi terkadang revisi berlangsung hingga dua sampai tiga kali. www.perspektif.uinsgd.ac.id 5

Darmalaksana & Suryana Jurnal Perspektif Vol. 02; No. 01; 2018; 1-8 Ketiga, finalisasi dan korespondensi lainnya. Korespondensi bersama pengelola jurnal harus dapat memastikan segala urusan telah tuntas. Sebab, ada kalanya di samping menyangkut ketentuan umum, terkadang ada pula kasus-kasus spesifik. Misalnya, pihak penerbit memberikan penawaran untuk mengalihkan ke jurnal lain yang masih dalam rumpun penerbitannya karena suatu alasan. Ada kalanya juga pihak penerbit menawarkan alih bahasa dengan tujuan agar penulisan sesuai dengan gaya bahasa yang menjadi kebiasaan pada jurnal tersebut. Oleh karena itu, penulis korespondensi harus ditandai dengan tanda asterisk diikuti kurung tutup *). Di bagian bawah kolom kiri halaman pertama/abstrak harus dituliskan tanda penulis korespondensi dan dituliskan pula alamat emailnya. Komunikasi tentang keputusan akhir hanya akan dikomunikasikan melalui email penulis korespondensi. Fungsi Perguruan Tinggi (PT), dalam sistem nasional penelitian, pengembangan dan penerapan Iptek (18/2002), adalah membentuk SDM Iptek. Dalam menjalankan fungsinya PT bertanggungjawab meningkatkan kemampuan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat sesuai kemajuan Iptek. Sumber Daya Iptek terdiri atas. 1: Keahlian;. 2 Kepakaran;. 3Kompetensi manusia dan pengorganisasiannya; 4. Kekayaan intelektual dan informasi; 5. Sarana dan prasarana Iptek, dan Publikasi : Konektivitas Riset dan Jurnal. Hasil riset mesti dipublikasikan di jurnal, begitu bunyi undangundang. Aturan ini mengarahkan agar riset dan jurnal berkonektivitas dalam publikasi. Riset tersendiri dan jurnal tersendiri pula yang membuka peluang konektivitas. Tersendiri dalam arti masing-masing menghendaki tata kelola. Bagaimana konektivitas riset dan jurnal. Strategi satu, aktivitas menemukan titik singgung riset dan jurnal. Titik singgung merupakan wilayah yang memberikan peluang kerja sama produktif. Strategi dua, terapkan metode mengerti tata kelola. Jurnal basis open system merupakan jendela terbuka bagi peneliti untuk mengerti pengelolaan jurnal. Di saat yang sama, management jurnal punya peluang menganjurkan kepada peneliti seputar style, kemestian metode, originalitas, novelty dan state the art. Di sinilah, peluang untuk mengembangkan sikap mengerti pengelolaan. Strategi tiga, gerakan satu tubuh sukses publikasi. Satu tubuh dinamakan pula dualitas kualitas 6 www.perspektif.uinsgd.ac.id

Jurnal Perspektif Vol. 01; No. 02; 2017; 1-8 Darmalaksana & Suryana korespondensi. Di sini, terbukalah agenda kerja sama literasi artikel jurnal untuk alasan kualitas publikasi. Penelitian berdasarkan pada prinsip ilmiah, manfaat, etika dan norma agama, kebebasan akademik, tanggung jawab, kejujuran, kebajikan dan inovatif. Penelitian bertujuan mengembangkan ilmu agama, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan budaya dan seni, mengembangkan budaya akademik dan mengatasi persoalan kehidupan dan kemanusiaan (Darmalaksana, 2016). Ruang lingkup penelitian meliputi (1) mono disiplin keilmuan, (2) inter disiplin keilmuan dan (3) multi disiplin keilmuan. Perguruan Tinggi dapat melakukan penelitian dalam rangka pengembangan bidang keilmuan spesifik tertentu sebagai keunggulan masingmasing. Hasil penelitian dimanfaatkan untuk sumber pembelajaran dan peningkatan mutu Perguruan Tinggi (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014). Hasil penelitian diarahkan dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Hasil penelitian wajib disebarluaskan melalui seminar, publikasi, paten cara lain yang dapat digunakan untuk menyampaikan hasil penelitian kepada masyarakat (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014). 4. Simpulan Korespondensi publikasi ilmiah sangat dibutuhkan untuk tercapainya publikasi yang baik dalam hal ini publikasi berbasis online. Pada publikasi bentuk ini misalnya jurnal berbasis online (open Journal system) diperlukan adanya korespondensi antara penulis dengan pengelola jurnal sehingga kebutuhan dan keinginan antara penulis dengan pengelola jurnal singkron, penulis harus memahami teknik dalam pengiriman artikel atau pengiriman hasil revisi, hal ini diperlukan adanya korespondensi antara penulis artikel berbagagi peran antar penulis dan korespondensi dengan pengelola jurnal berupa komunikasi teknis tentang alur pengiriman artikel. www.perspektif.uinsgd.ac.id 7

Darmalaksana & Suryana Jurnal Perspektif Vol. 02; No. 01; 2018; 1-8 Daftar Pustaka Darmalaksana, W., 2016. Penelitian Kompetitif Berbasis Hasil Publikasi Artikel Jurnal: Telaah Rencana Kinerja Pusat Penelitian dan Penerbitan. Jurnal Riset dan Inovasi, 2 Januari.pp. 1-9. Darmalaksana, W., 2017. Riset Berbasis Outcome. Jurnal Riset dan Inovasi, p. 3. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah. Jakarta: Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dirjen Dikti. Kemdikbud. Lukman, 2016. Strategi Peningkatan Publikasi Ilmiah Bereputasi, Surabaya: PDII LIPI Jakarta. Pribadi, B. A. & Delfy, R., 2015. Implementasi Strategi Peta Konsep (Concept Mapping) dalam Program Tutorial Teknik Penulisan Artikel Ilmiah. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 16(2), pp. 76-88. Ramdhani, M. A., 2013. Metodologi Penelitian dalam Riset Teknologi Informasi. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Rohmah, N., Huda, M. & Kusmintardjo, A. Y., 2016. Strategi Peningkatan Kemampuan Dosen dalam Penulisan Karya Ilmiah (Studi Multi Kasus pada UNISDA dan STAIDRA di Kabupaten Lamongan). Jurnal Pendidikan, 1(7), pp. 1312-1322. 8 www.perspektif.uinsgd.ac.id