Hensi Margaretta, MBA.

dokumen-dokumen yang mirip
BUKU AJAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Oleh : Tim Dosen Mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia Program Studi Teknik Industri

Manajemen Sumber Daya Manusia

I. PEDOMAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO SECARA UMUM. Prinsip-prinsip Manajemen Risiko dari masing-masing pilar tersebut diuraikan sebagai berikut:

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA

Bidang Teknik BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA DAN ALAT PENGENDALI SISTEM MANAJEMEN STRATEGIS

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2 /SEOJK.05/2015 TENTANG PENILAIAN TINGKAT RISIKO DANA PENSIUN

RENCANA STRATEGIS BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

TUGAS. Disusun oleh : BIMO P E MB IPB E.46

Bab 2 KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK. Strategic Governance Policy. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik


Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

MATERI 1 ARTI PENTING PERENCANAAN STRATEGIS

Mengelola Kesetaraan di Tempat Kerja

DASAR-DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN

Tata Laku Bisnis cgg.com

CARA PENDAFTARAN INFORMASI & PENDAFTARAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2006 TENTANG TATA CARA PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN

Etika Bisnis dan Etika Kerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

MODEL DALAM STRATEGI PENETAPAN HARGA

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

EVALUASI PROGRAM SEKOLAH

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Tugas Pokok dan Fungsi secara umum merupakan hal-hal yang harus

PANDUAN "Etika dalam Praktek"

b. bahwa Badan Usaha Milik Negara mempunyai peranan penting

Indonesia Bagaimana Pemohon Bisa Memanfaatkan Hak atas Informasi

PEDOMAN ETIKA DAN PERILAKU CODE OF CONDUCT. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Cara Kerja Kita. Praktik Usaha BT. Bulan Oktober Halaman 1

Kajian Tengah Waktu Strategi Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik

Transkripsi:

Hensi Margaretta, MBA. 1

Pokok Bahasan Pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya 2

Tingkatan-tingkatan Manajemen Para karyawan yang bertanggung jawab dalam mengelola karyawan atas sumber daya yang lain akan bertindak selaku manajer, meskipun jabatan resmi mereka berbeda. Fungsi manajer akan berbeda-beda sesuai dengan masing-masing tingkatannya dalam perusahaan. 3

Manajemen Manajemen Puncak (Top Management) Melakukan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan tujuan jangka panjang Presiden, direktur utama, direktur keuangan, wakil presiden Manajemen Tingkat Menengah (Middle Management) Bertanggung jawab atas keputusan-keputusan jangka pendek perusahaan Manajer regional dan manajer pabrik Manajemen Supervisor (Tingkat Pertama/ First Line Management) Tingkatan-tingkatan Terlibat dengan karyawan yang melakukan proses produksi sehari-hari Berhubungan dengan masalah seperti absensi pekerja dan keluhan-keluhan pelanggan. Manajer akun dan manajer kantor 4

Tingkatan-tingkatan Manajemen Hubungan antara manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer supervisor: sehubungan dengan rencana baru sebuah peruahaan untuk memperluas produksi dan meningkatkan penjualannya. Manajer tingkat puncak dan menengah mengambil keputusan produksi, pemasaran, dan keuangan yang akan mencapai rencana baru tersebut. Manajer supervisor memberikan instruksi-instruksi yang spesifik kepada para karyawan baru yang direkrut untuk mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi. 5

Fungsi-fungsi Manajer 6

Perencanaan Persiapan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghadapi berbagai kondisi bisnis di masa mendatang. Langkah pertama dalam proses perencanaan adalah membuat pernyataan misi (mission statement). Penjabaran tujuan utama sebuah perusahaan. 7

Perencanaan Rencana Strategis: mengidentifikasikan fokus bisnis utama sebuah perusahaan untuk periode jangka panjang, mungkin selama tiga hingga lima tahun ke depan. Rencana strategis lebih terinci daripada pernyataan misi dan secara umum menguraikan bagaimana cara mencapai misi perusahaan. Meliputi tujuan dan strategi yang dapat digunakan untuk mewujudkan misi perusahaan. 8

Perencanaan Perencanaan Taktis: rencana-rencana skala kecil (di atas satu atau dua tahun) yang konsisten dengan rencana strategis (jangka panjang) perusahaan. Perencanaan taktis biasanya berfokus pada periode jangka pendek. 9

Perencanaan Perencanaan Operasional: menentukan metode yang akan digunakan dalam waktu dekat (misalnya tahun depan) untuk mencapai rencana-rencana taktis. Untuk meningkatkan penjualan, rencana operasional menyebutkan cara bagaimana perusahaan bisa meningkatkan penjualan. Tujuan perencanaan operasional tergantung pada tujuan jangka panjang perusahaan. Ketika perusahaan melakukan perencanaan operasional, mereka harus mengikuti kebijakan yang telah dibuat. Panduan mengenai bagaimana pekerjaan sebaiknya dilaksanakan. Kebanyakan kebijakan mengandung prosedur Langkah yang perlu dilakukan untuk mengimplementasikan kebijakan 10

Perencanaan Perencanaan Kontijensi: rencana-rencana alternatif yang dikembangkan untuk berbagai kemungkinan kondisi bisnis. Implementasi ini tergantung pada kondisi bisnis yang terjadi. 11

Pengorganisasian Meliputi organisasi karyawan dan sumber dayasumber daya lain berbagai cara yang konsisten dengan tujuan perusahaan. Fungsi pengorganisasian terjadi secara kontinu pada sepanjanga hidup perusahaan. Fungsi ini memiliki arti penting bagi perusahaan yang sering melakukan restrukturisasi atas operasinya. 12

Kepemimpinan Adalah proses memengaruhi kebiasaan-kebiasaan orang lain demi mencapai tujuan bersama. Proses ini meliputi komunikasi mengenai pekerjaan yang diberikan kepada karyawan dan kemungkinan metode-metode yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan penugasan-penugasan tersebut. Fungsi kepemimpinan tidak hanya berhubungan dengan instruksi-instruksi mengenai bagaimana menyelesaikan suatu pekerjaan, namun juga insentif untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut secara benar dan cepat. 13

Kepemimpinan Salah satu metode kepemimpinan adalah mendelegasikan wewenang dengan memberikan tanggung jawab dapat mendorong karyawa untuk lebih membanggakan pekerjaan dan meningkatkan harga diri mereka. Agar para manajer dapat menjadi pemimpinpemimpin yang efektif, mereka perlu memiliki inisiatif. Kemauan untuk mengambil tindakan 14

Gaya Kepemimpinan Autokrasi Gaya kepemimpinan dimana pemimpin tetap mempertahankan wewenang penuh dalam pengambilan keputusan. Karyawan tidak memiliki atau hanya memiliki sedikit masukan. Bebas Kendali Gaya kepemimpinan dimana pemimpin mendelegasikan sebagian besar wewenangnya kepada para karyawan. Partisipatif Gaya kepemimpinan dimana para pemimpin menerima beberapa masukan karyawan namun biasanya menggunakan wewenang yang mereka milik untuk mengambil keputusan. 15

Pengendalian Fungsi pengendalian melibatkan pengawasan dan evaluasi pekerjaan. Fungsi pengendalian akan menilai apakah rencanarencana yang dibuat dalam fungsi perencanaan telah tercapai. Fungsin pengendalian memungkinkan dilakukannya evaluasi secara kontinu sehingga perusahaan dapat memastikan bahwa ia telah mengikuti arah yang diinginkan untuk mencapai rencana strategisnya. 16

Pengendalian Pengendalian oleh investor Tata kelola perusahaan melibatkan pengawasan atau tata kelola oleh manajemen perusahaan. Investor memastikan bahwa para manajer membuat keputusan yang efektif yang akan memaksimalkan kinerja dan nilai perusahaan. Investor memiliki pengaruh atas manajemen karena dapat menyampaikan keluhan kepada dewan direksi atau kepada para eksekutif jika manjer membuat keputusan buruk. 17

Pengendalian Pengendalian atas pelaporan Tujuan alin dari proses pengendalian adalah untuk memastikan pelaporan yang akurat dalam perusahaan. Pelaporan yang tidak akurat dapat menyesatkan investor yang mencoba untuk mengawasi manajeemn perusahaan dengan membuat manajemen lebih baik. Konsekuensinya, investor dapat terlalu tinggi menilai perusahaan dan akibatnya membayar terlalu banyak untuk sahamnya. 18

Integrasi Fungsi-fungsi Manajemen Dalam suatu bisnis kecil, pemilik sering dapat melakukan seluruh fungsi-fungsi manajemen. Perusahaan besar harus merustrukturisasi operasinya agar fungsi-fungsi manajemen dapat berjalan dengan baik. 19

Peranti Lunak untuk Meningkatkan Fungsi Perekrutan karyawan Menyeleksi lamaran Evaluasi karyawan Menilai dan mengevaluasi karyawan Manajemen umum Manajemen Membantu para manajer dalam aktivitas manajemen sehari-hari Peranti lunak kalender dan penjadwalan 20

Peranti Lunak untuk Meningkatkan Fungsi Negosiasi Penerapan gaya-gaya negosiassi yang berbeda ketuka berhadapan dengan jenis individu yang berlainan. Pengambilan keputusan Peranti luna dapat memaksa manajer untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan berbagai alternatif dalam pengambilan keputusan. Kreativitas Teknik-teknik brainstorming dan menerapkan sesi tanya jawab yang bisa memberikan inspirasi ide-ide baru. Manajemen 21

Keahlian Manajerial Keahlian Konseptual/Keahlian Analitis Kemampuan untuk memahami hubungan yang terapat di antara berbagai pekerjaan dalam perusahaan. Keahlian Interpersonal Keahlian yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan karyawan. Berkomunikasi dengan pelanggan Berkomunikasi dengan karyawan Keahlian Teknis Keahlian yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan harian tertentu 22

Keahlian Manajerial Keahlian Mengambil Keputusan Keahlian dalam menggunakan informasi yang ada untuk menentukan bagaimana sumberdayasumberdaya perusahaan sebaiknya dialokasikan. Apakah sebaiknya merekrut karyawan yang lebih banyak? Apakah sebaiknya membeli mesin yang lebih banyak? Apakah sebaiknya membangun sebuah fasilitas baru? Apakah sebaiknya operasi lini perakitan direvisi? Apakah sebaiknya memesan lebih banya persediaan? Apakah sebaiknya gaji disesuaikan? 23

Keahlian Manajerial Keahlian Mengambil Keputusan Langkah-langkah pengambilan keputusan Mengidentifikasikan berbagai kemungkinan keputusan Mengumpulkan informasi mengenai seluruh kemungkinan keputusan Memperkirakan biaya dan manfaat dari setiap kemungkinan keputusan Mengambil keputusan dan mengimplementasikannya Secara berkala mengevaluasi keputusan sebelumnya untuk memastikan perlu tidaknya dilakukan perubahan 24

Bagaimana Manajer Mengelola Waktu Manajer memiliki jumlah waktu yang terbatas untuk dihabiskan mengelola berbagai sumber daya yang mereka miliki. Mereka menggunakan manajemen waktu yang mengacu pada cara bagaimana manajer mengalokasikan waktu mereka ketika mengelola berbagai pekerjaan. 25

Panduan Mengelola Waktu Menyusun prioritas dengan tepat Menjadwalkan interval waktu yang panjang untuk pekerjaan-pekerjaan penting Meminimalisasi gangguan Membuat tujuan-tujuan jangka pendek Mendelegasikan sebagian pekerjaan kepada karyawan 26