PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO PERATURAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO NOMOR : 02 TAHUN 2010 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang BUPATI JENEPONTO, : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik, perlu ditetapkan Peraturan Daerah; b. bahwa untuk memenuhi maksud sebagaimana tersebut pada huruf a, perlu membentuk Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 1822); 2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 3. Undang Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 4389); 4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 1
5. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 6. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4801); 7. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); 8. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5043); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 4972); 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam APBD, Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik. Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN JENEPONTO dan BUPATI JENEPONTO Memutuskan : Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DI KABUPATEN JENEPONTO 2
BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksudkan dengan : (1) Daerah adalah Daerah Kabupaten Jeneponto; (2) Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah; (3) Bupati adalah Bupati Jeneponto; (4) Bantuan keuangan adalah bantuan keuangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jeneponto yang diberikan secara proporsional kepada partai politik yang mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jeneponto yang penghitungannya berdasarkan jumlah perolehan suara; (5) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, selanjutnya disingkat APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah Kabupaten Jeneponto yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto; (6) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jeneponto selanjutnya disebut DPRD Kabupaten Jeneponto adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah Kabupaten Jeneponto; (7) Dewan Pimpinan Cabang Partai Politik yang selanjutnya disingkat DPC atau sebutan lainnya adalah pengurus partai politik di tingkat Kabupaten Jeneponto yang ditetapkan berdasarkan hasil keputusan Musyawarah Cabang atau sebutan lainnya yang ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Politik atau sebutan lainnya di tingkat Provinsi. BAB II PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN Pasal 2 (1) Bantuan keuangan kepada Partai Politik dari APBD Kabupaten Jeneponto diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto setiap tahunnya; (2) Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jeneponto; (3) Bantuan keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan secara proporsional yang penghitungannya berdasarkan jumlah perolehan suara. Pasal 3 (1) Besarnya bantuan keuangan yang diberikan kepada Partai Politik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2), penghitungannya berdasarkan pada jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPRD Kabupaten Jeneponto; (2) Jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPRD Kabupaten Jeneponto sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada hasil penghitungan suara secara nasional yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. 3
Pasal 4 (1) Penentuan besarnya nilai bantuan per suara hasil Pemilu DPRD Kabupaten Jeneponto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) didasarkan pada hasil penghitungan jumlah bantuan keuangan APBD Kabupaten Jeneponto tahun anggaran sebelumnya dibagi dengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPRD Kabupaten Jeneponto bagi Partai Politik yang mendapatkan kursi periode sebelumnya; (2) Jumlah bantuan keuangan kepada Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebesar Rp. 4.958,00 per suara dikalikan dengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPRD Kabupaten Jeneponto periode 2009 2014. BAB III PENGANGGARAN DALAM APBD Pasal 5 Bantuan keuangan kepada partai politik yang dialokasikan setiap tahunnya dalam APBD Kabupaten Jeneponto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dianggarkan dalam jenis belanja bantuan keuangan dengan objek belanja bantuan keuangan kepada partai politik. Pasal 6 Bantuan keuangan kepada partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jeneponto dianggarkan setiap tahun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto. BAB IV PENGAJUAN, VERIFIKASI, DAN PENYALURAN BANTUAN KEUANGAN Bagian Kesatu Pengajuan Bantuan Keuangan Pasal 7 (1) Pengurus Partai Politik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 mengajukan permohonan tertulis kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk menyalurkan dana bantuan keuangan ke rekening kas umum Partai Politik; (2) Permohonan bantuan keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan oleh Pengurus Daerah Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto kepada Bupati Jeneponto; (3) Permohonan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris atau sebutan lain bagi Dewan Pimpinan Daerah Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto. 4
Pasal 8 (1) Pengajuan permohonan bantuan keuangan partai politik tingkat Kabupaten Jeneponto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 disampaikan secara tertulis oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto ditandatangani Ketua dan Sekretaris atau sebutan lainnya kepada Bupati Jeneponto untuk menyalurkan dana bantuan keuangan ke rekening kas umum partai politik dengan menggunakan kop surat dan cap stempel partai politik dengan melampirkan kelengkapan administrasi berupa : a. Surat Keputusan DPP Partai Politik yang menetapkan Susunan Kepengurusan DPC Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto yang dilegalisir oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Politik atau sebutan lainnya; b. Foto copy Surat Keterangan NPWP; c. Surat Keterangan autentikasi hasil penetapan perolehan kursi dan suara partai politik hasil pemilihan umum DPRD tingkat Kabupaten Jeneponto yang dilegalisir Ketua atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Jeneponto; d. Nomor rekening kas umum partai politik yang dibuktikan dengan pernyataan pembukaan rekening dari bank yang bersangkutan; e. Rencana penggunaan dana bantuan keuangan partai politik; f. Laporan realisasi penerimaan dan penggunaan bantuan keuangan tahun anggaran sebelumnya; g. Surat pernyataan partai politik yang menyatakan bersedia dituntut sesuai peraturan perundangan apabila memberikan keterangan yang tidak benar yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPC atau sebutan lainnya di atas materai dengan menggunakan kop surat partai politik; (2) Lampiran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dalam rangkap 2 (dua). (3) Surat permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tembusannya disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Jeneponto dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Jeneponto; Bagian Kedua Verifikasi Kelengkapan Administrasi Partai Politik Pasal 9 (1) Verifikasi kelengkapan administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dilakukan oleh Tim Verifikasi Kelengkapan Administrasi Pengajuan Permohonan Bantuan Keuangan Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto; (2) Tim Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diketuai Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Jeneponto; (3) Keanggotaan Tim Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Jeneponto dan unsur Sekretariat Daerah; (4) Pembentukan Tim Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Bupati Jeneponto; (5) Biaya verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jeneponto; 5
Pasal 10 (1) Hasil verifikasi kelengkapan administrasi permohonan bantuan keuangan partai politik dibuat dalam berita acara; (2) Format berita acara hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran I Peraturan Daerah ini; Pasal 11 Berita acara hasil verifikasi kelengkapan administrasi permohonan bantuan keuangan partai politik tingkat Kabupaten Jeneponto disampaikan oleh tim verifikasi tingkat kabupaten Jeneponto kepada Bupati Jeneponto dengan melampirkan kelengkapan persyaratan administrasi permohonan bantuan keuangan partai politik sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan Bagian Ketiga Penyaluran Bantuan Keuangan Pasal 12 Penyaluran bantuan keuangan ke rekening kas umum Partai Politik tingkat Kabupaten Jeneponto dilaksanakan oleh Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Jeneponto atas persetujuan Bupati Jeneponto; Pasal 13 Ketua atau sebutan lain partai politik tingkat Kabupaten Jeneponto menyampaikan tanda bukti penerimaan bantuan keuangan yang disalurkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 kepada Bupati Jeneponto melalui Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Jeneponto. BAB V PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN Pasal 14 Bantuan keuangan kepada Partai Politik digunakan sebagai dana penunjang kegiatan pendidikan politik dan operasional sekretariat Partai Politik; Pasal 15 (1) Kegiatan pendidikan politik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 berkaitan dengan : a. Peningkatan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; b. peningkatan partisipasi politik dan inisiatif masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan c. peningkatan kemandirian, kedewasaan, dan membangun karakter bangsa dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa; 6
(2) Kegiatan pendidikan politik dilaksanakan dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan gender untuk membangun etika dan budaya politik sesuai dengan Pancasila. Pasal 16 Kegiatan operasional sekretariat partai politik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 berkaitan dengan : a. administrasi umum; b. berlangganan daya dan jasa; c. pemeliharaan data dan arsip; dan d. pemeliharaan peralatan kantor. BAB VI LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIK Pasal 17 Partai Politik wajib membuat pembukuan dan memelihara bukti penerimaan dan pengeluaran atas dana bantuan keuangan. Pasal 18 (1) Partai Politik wajib membuat laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari dana bantuan APBD Kabupaten Jeneponto. (2) Laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari : a. Rekapitulasi Realiasi Penerimaan dan Belanja bantuan keuangan partai politik dan rincian Realisasi Belanja Dana Bantuan Keuangan Parpol Perkegiatan; dan b. Barang Inventaris/Modal (Fisik), Barang Persediaan Pakai Habis dan Pengadaan/ Penggunaan Jasa. (3) Format laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tercantum dalam Lampiran II Peraturan Daerah ini. Pasal 19 Partai Politik wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari dana bantuan APBD Kabupaten Jeneponto secara berkala 1 (satu) tahun sekali kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 20 (1) Laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 disampaikan oleh Ketua atau sebutan lain partai politik tingkat Kabupaten Jeneponto kepada Bupati Jeneponto; (2) Laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan paling lambat 1 (satu) bulan setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan. 7
Pasal 21 Laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 terbuka untuk diketahui masyarakat. Pasal 22 Partai Politik yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 dikenai sanksi administratif berupa penghentian bantuan keuangan dari APBD Kabupaten Jeneponto dalam tahun anggaran berkenaan sampai laporan diterima oleh Bupati Jeneponto. BAB VII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 23 (1) Bantuan keuangan kepada Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jeneponto hasil Pemilu Tahun 2009 diberikan berdasarkan Peraturan Daerah ini terhitung sejak diresmikannya keanggotaan DPRD kabupaten Jeneponto hasil Pemilu Tahun 2009. (2) Besarnya bantuan keuangan yang diterima Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung secara proporsional mulai sejak diresmikannya keanggotaan DPRD kabupaten Jeneponto hasil Pemilu Tahun 2009 sampai dengan sisa waktu tahun anggaran 2009. BAB VIII KETENTUAN PENUTUP Pasal 24 Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku, maka Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2005 sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2005 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 25 Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Jeneponto. Ditetapkan di : Jeneponto Pada Tanggal : 04 Oktober 2010 BUPATI JENEPONTO, ttd RADJAMILO 8
Diundangkan di : Jeneponto Pada Tanggal : 05 Oktober 2010 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN JENEPONTO, ttd IKSAN ISKANDAR LEMBARAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO TAHUN 2010 NOMOR : 198 Disalin sesuai dengan aslinya KEPALA BAGIAN HUKUM DAN HAM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN JENEPONTO, ttd MUSTAKBIRIN, SH. Pangkat : Pembina Nip. 19630309 199203 1 007 9
Lampiran I : Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor : 02 Tahun 2010 Tanggal : 04 Oktober 2010 FORMAT BERITA ACARA VERIFIKASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI... Pada hari ini tanggal.. bulan. Tahun..., Tim Verifikasi Kelengkapan Administrasi Bantuan Keuangan kepada Partai Politik yang dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Jeneponto Nomor Tahun 2009 tanggal Agustus 2009, telah melaksanakan verifikasi persyaratan administrasi bantuan keuangan Partai Politik tahun... yang diajukan oleh DPD/DPC.. Berdasarkan hasil Verifikasi Kelengkapan Administrasi Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, Tim menyatakan bahwa Partai telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto yang didasarkan pada hasil perolehan suara pada Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jeneponto pada Pemilihan Umum Tahun 2009 sebanyak suara sah X Rp. = Rp.. (...) Demikian Berita Acara Hasil Verifikasi Kelengkapan Administrasi Bantuan Keuangan kepada Partai.. ini, dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. TIM VERIFIKASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK 1.... K e t u a (...) 2.... Sekretaris (...) 3.... Anggota (...) 4.... Anggota (...) 5.... Anggota (...) 6.... Anggota (...) 7.... Anggota (...) BUPATI JENEPONTO, Drs. H. RADJAMILO, MP 10
Lampiran II : Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor : 02 Tahun 2010 Tanggal : 04 Oktober 2010 FORMAT LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIK... TAHUN ANGGARAN... Bersama ini disampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan partai politik yang telah di periksa Inspektorat Kabupaten Jeneponto pada tanggal.. bulan.. tahun (terlampir) sebagai berikut : NO JENIS PENGELUARAN JUMLAH REALISASI (Rp) (Rp) KETERANGAN 1 2 3 4 5 A. PENDIDIKAN POLITIK B. OPERASIONAL SEKRETARIAT 1. Administrasi Umum a. Keperluan ATK b. Rapat Internal Sekretariat c. Ongkos Perjalanan Dinas dalam rangka mendukung kegiatan operasional sekretariat 2. Langganan Daya dan Jasa a. Telepon dan listrik b. Air minum c. Jasa pos dan giro d. Surat menyurat 3. Pemeliharaan data dan arsip 4. Pemeliharaan Peralatan Kantor Jumlah Mengetahui : Ketua Umum / Ketua, Bendahara Umum / Bendahara, BUPATI JENEPONTO, Drs. H. RADJAMILO, MP 11
PENJELASAN ATAS RANCANGAN PERATURAN DAERAH KAB. JENEPONTO NOMOR : TAHUN 2010 TENTANG BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIK DI KABUPATEN JENEPONTO I. UMUM Dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik pada tanggal 4 Januari 2008, Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2010 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik sudah tidak sesuai dengan perkembangan keadaan sehingga perlu diganti dengan peraturan daerah yang baru. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik mengakomodasi beberapa paradigma baru seiring dengan menguatnya konsolidasi demokrasi di Indonesia melalui sejumlah pembaruan yang mengarah pada penguatan sistem dan kelembagaan Partai Politik serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Partai Politik. Berdasarkan Undang-Undang tersebut Partai Politik berhak memperoleh bantuan keuangan dari APBD Kabupaten Jeneponto sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang diberikan secara proporsional kepada Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jeneponto yang penghitungannya berdasarkan jumlah perolehan suara. Selain itu, Partai Politik berkewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran keuangan dari APBD Kabupaten Jeneponto kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto setelah diperiksa oleh Badan Inspektorat Daerah Kabupaten Jeneponto. Partai Politik yang melanggar ketentuan tersebut dikenai sanksi administratif berupa penghentian bantuan keuangan APBD Kabupaten Jeneponto sampai laporan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam tahun anggaran berkenaan. Berdasarkan Peraturan Daerah ini, penetapan besaran bantuan keuangan kepada Partai Politik tidak dengan menetapkan harga nominal untuk satu suara, melainkan melalui formulasi berdasarkan hasil penghitungan jumlah bantuan keuangan tahun anggaran sebelumnya dibagi dengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu bagi Partai Politik yang mendapatkan kursi periode sebelumnya. Besarnya jumlah bantuan keuangan tahun anggaran berkenaan sama dengan nilai bantuan per suara hasil Pemilu dikalikan dengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu. Bantuan keuangan kepada Partai Politik dialokasikan sebagai dana penunjang kegiatan Partai Politik untuk pelaksanaan pendidikan politik dan operasional sekretariat Partai Politik. Hal ini dimaksudkan dalam rangka penguatan kelembagaan Partai Politik sebagai sarana pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar 12
akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. II. PASAL DEMI PASAL Pasal 1 Pasal 2 Pasal 3 Pasal 4 Rumus Nilai Bantuan Per Suara : bantuan APBD T.A. sebelumnya = Nilai Bantuan Per Suara Perolehan suara hasil Pemilu DPRD periode sebelumnya Rumus Jumlah Bantuan Kepada Partai Politik : Nilai Bantuan Per Suara x Perolehan suara hasil Pemilu DPRD periode berkenaan Pasal 5 Pasal 6 Pasal 7 Pasal 8 Pasal 9 Pasal 10 Pasal 11 Pasal 12 Pasal 13 Pasal 14 13
Pasal 15 Pasal 16 Huruf a Yang dimaksud dengan administrasi umum antara lain belanja keperluan alat tulis kantor, rapat internal sekretariat Partai Politik, dan ongkos perjalanan dalam rangka mendukung kegiatan operasional sekretariat Partai Politik. Huruf b Yang dimaksud dengan daya dan jasa antara lain telepon, listrik, air minum, jasa pos dan giro, dan surat menyurat. Huruf c Huruf d Pasal 17 Pasal 18 Pasal 19 Pasal 20 Pasal 21 Pasal 22 Pasal 23 Pasal 24 Pasal 25 14