Dinno Mulyono, S.Pd. MM Prodi Pendidikan Luar Sekolah
Peter F Drucker (1959) kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
Kekayaan Bill Gates dari Microsoft - Bill Gates menghasilkan kurang lebih Rp 2.500.000 setiap detiknya. Bayangkan kalau setahun! - David Bechkam merupakan pemain sepak bola terkaya di dunia dengan penghasilan Rp.400.000.000.000,00 (empat ratus milyar) per tahun. Jika dia tidak makan minum dan membiarkan penghasilannya tetap utuh dia tetap harus menunggu sampai 182 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang. - Tiket pesawat Boeing 747-400 sekitar USD 1200 ( sekitar Rp. 10 juta ), Bill Gates mampu membeli 261 PESAWATNYA, bukan TIKETNYA. Sumber : Majalah Forbes 2017
Percaya diri Berorientasikan tugas dan hasil Berani mengambil risiko Kepemimpinan Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Jujur dan tekun
Memiliki kepercayaan diri, kemandirian, individualitas, optimisme. Selalu berusaha untuk mencapai, berorientasi pada keuntungan, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, pekerja keras, energik dan memiliki inisiatif. Memiliki kemampuan untuk mengambil risiko dan suka tantangan. Bertindak sebagai pemimpin, mampu bergaul dengan orang lain dan suka saran dan kritik yang membangun. Memiliki inovasi tinggi dan kreativitas, fleksibel, serbaguna dan memiliki jaringan bisnis yang luas. Persepsi dan perspektif tentang masa depan berorientasi. Memiliki keyakinan bahwa hidup adalah sama dengan kerja keras.
Kursus dan Pendidikan Misalnya : Kursus bahasa asing, Kursus musik, Sekolah tari, Kursus desain grafis, Kursus servis Elektronik, Dll. Bidang Usaha Rental Misalnya : Delivery order, Penyelamat data, Konsultan, Kurir, Pencucian mobil dan motor, Dll. Bidang Agribisnis Misalnya : Budidaya Ternak, Budidaya Tanaman Buah, Budidaya Tanaman Sayur, Budidaya Tanaman Herbal, Dll. Bidang Kerajinan Misalnya : Membuat mainan dari kayu, misalnya puzzle, Membuat souvenir berbahan baku resin, Membuat souvenir dari daun kering, Membuat souvenir dari serangga, Dll.
Dalam dua pekan pertama di 2017, kekayaan bersih Mark Zukerberg naik US$ 5 miliar atau kurang lebih Rp 66 triliun (estimasi kurs 13.350 per dolar AS). Kenaikan yang diperoleh oleh pemilik Facebook ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan beberapa pesaingnya (Liputan 6, Jan 2017, New York).
Perspektif teori Modernisasi Klasik menyoroti bahwa negara Dunia Ketiga merupakan negara terbelakang dengan masyarakat tradisionalnya. Sementara negara-negara Barat dilihat sebagai negara modern. aliran modernisasi memiliki ciri-ciri dasar antara lain: Sumber perubahan adalah dari dalam atau dari budaya masyarakat itu sendiri (internal resources) bukan ditentukan unsur luar. Modernisasi diartikan sebagai proses transformasi. Dalam rangka mencapai status modern, struktur dan nilai-nilai tradisional secara total diganti dengan seperangkat struktur dan nilai-nilai modern
Teori Dependensi lebih menitik beratkan pada persoalan keterbelakangan dan pembangunan negara Dunia Ketiga. Munculnya teori dependensi lebih merupakan kritik terhadap arus pemikiran utama persoalan pembangunan yang didominasi oleh teori modernisasi. Teori ini mencermati hubungan dan keterkaitan negara Dunia Ketiga dengan negara sentral di Barat sebagai hubungan yang tak berimbang dan karenanya hanya menghasilkan akibat yang akan merugikan Dunia Ketiga.
Dikemukakan oleh Immanuel Wallerstein. Hal ini dikarenakan bahwa dalam suatu sistem sosial perlu dilihat bagian-bagian secara menyeluruh dan keberadaan negara-negara dalam dunia internasional tidak boleh dikaji secara tersendiri karena ia bukan satu sistem yang tertutup. Teori ini berkeyakinan bahwa tak ada negara yang dapat melepaskan diri dari ekonomi kapitalis yang mendunia. Wallerstein menyatakan sistem dunia modern adalah sistem ekonomi kapitalis.
Menurut Wallerstein, sistem dunia kapitalis dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu negara core atau pusat, è mengambil keuntungan yang paling banyak, karena kelompok ini dapat memanipulasikan sistem dunia sampai batas-batas tertentu semi-periferi atau setengah pinggiran è mengambil keuntungan dari negara-negara pinggiran yang merupakan pihak yang paling dieksploitir negara periferi atau pinggiran.