Unnes Science Education Journal

dokumen-dokumen yang mirip
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

Unnes Physics Education Journal

PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak.

Automotive Science and Education Journal

KEEFEKTIFAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MATERI LINGKARAN

PENGARUH METODE AKTIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR. Info Artikel. Abstrak. , T Subroto, W Sunarto

Journal of Mechanical Engineering Learning

Wika Silvia, Annika Maizeli, Novi

Economic Education Analysis Journal

Journal of Mechanical Engineering Learning

Edu Elektrika Journal

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH. Info Artikel. Abstra

Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.

Journal of Mechanical Engineering Learning

Artikel diterima: Oktober 2017; Dipublikasikan: November 2017

ARTIKEL. Oleh : RINI MELIA SARI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Unnes Journal of Biology Education

Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.

KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBING-PROMPTING DENGAN PENILAIAN PRODUK

Journal of Mechanical Engineering Learning

ALSA MIFTAHUL HUDA. Program Studi Pendidikan Matematika. Unversitas PGRI Yogyakarta ABSTRACT

Unnes Physics Education Journal

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

Unnes Science Education Journal PENERAPAN MINDSCAPING BERVISI SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI LARUTAN PENYANGGA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUESTION STUDENTS HAVE DILENGKAPI DENGAN CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMPN 17 PADANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMAN 2 KOTO XI TARUSAN

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

Indonesian Journal of History Education

KONTRIBUSI METODE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Guided Note Taking Dalam Pembelajaran Biologi Kelas VIII SMPN 2 Panti Kabupaten Pasaman

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN SISWA. Abstrak. Abstract. Gallant Alim Purbowo, Mashuri, Putriaji Hendikawati

Journal of Mechanical Engineering Learning

PEMBELAJARAN BUFFER MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN

Chemistry in Education

Automotive Science and Education Journal

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI SMAN 3 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA SMA N 2 KARANGANYAR

Alumni Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram 2. Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Oleh: Helma Rianti, RRP. Megahati, Evrialiani Rosba Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat

Indonesian Journal of History Education

PENERAPAN MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 29 PADANG

Automotive Science and Education Journal

Economic Education Analysis Journal

J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 2016: ISSN (Cetak) ISSN (Online)

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

Penerapan Strategi Genius Learning Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Padang ABSTRACT

Unnes Journal of Biology Education

ARTIKEL PENELITIAN OLEH: HELMI SUSANTI

Chemistry in Education

Fashion and Fashion Education Journal

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMAN 1 PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

Keefektifan Model Pembelajaran PjBL (Project Based Learning) terhadap Kemampuan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI

ABSTRACT

Edu Geography 3 (6) (2015) Edu Geography.

ABSTRACT. Keywords: Discovery learning, Image Media, and Learning Outcomes

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU PADA SISWA KELAS VIII SMP ADABIAH PADANG E JURNAL OLEH

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP KARTIKA 1-7 PADANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FIND SOMEONE WHO TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

Scaffolding 4 (1) (2015) Scaffolding.

The Effect Model Problem Based Learning on Learning Outcomes Biology Class X SMAN 1 Palembayan. ABSTRACT

Key Words: Learning Model Talking Stick, Handouts, Learning Outcomes

Unnes Physics Education Journal

Keefektifan CTL Berbantuan Macromedia Flash Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Segiempat

Edu Geography 3 (7) (2015) Edu Geography.

Penerapan Metode Pembelajaran SQ3R ( Survey, Question, Read, Recite and Review)

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGACU PADA MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

Journal of Mechanical Engineering Learning

Abstrak. Kata kunci :Eksperimen Inkuiri, Eksperimen Verifikasi, Tingkat Keaktifan, Hasil Belajar.

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 14 PADANG.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMPN 22 PADANG

ABSTRACT

ECONOMIC EDUCATION ANALYSIS JOURNAL EFEKTIFITAS METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW DAN METODE KONVENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR

Unnes Journal of Biology Education

Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS IV SEMESTER 2 SD

Witri Agusta, Siska Nerita, Lince Meriko

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH

PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DISERTAI PETA KONSEP DI MAN 2 JEMBER (Pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak Lurus)

Abstract. Info Artikel. Abstrak. Agus Suwarno. Prodi Geografi IKIP PGRI Pontianak Kalimantan Barat, Indonesia

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN

Unnes Physics Education Journal

Transkripsi:

USEJ 5 (3) (2016) Unnes Science Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN MEDIA FOTONOVELA KEANEKARAGAMAN HAYATI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA Erna Muktisari, Margareta Rahayuningsih, Andin Irsadi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Semarang Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima Oktober 2016 Disetujui November 2016 Dipublikasikan Desember 2016 Keywords: keanekaragaman hayati, media Fotonovela, model pembelajaran project based learning Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan media Fotonovela keanekaragaman hayati terhadap kemampuan psikomotorik siswa di SMAN 1 Boja. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X semester gasal tahun ajaran 2016/2017 sebanyak sembilan kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas dan kelas X MIPA 5 sebagai kelas. Data diperoleh dengan nilai produk, aktivitas siswa pada saat dan nilai akhir siswa, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis rerata nilai akhir siswa kelas yaitu 3,52 dengan predikat A-, sedangkan kelas yaitu 2,94 dengan predikat B. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai rerata kelas lebih dari kelas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan media Fotonovela keanekaragaman hayati efektif terhadap kemampuan psikomotorik siswa di SMAN 1 Boja. Abstract This study aimed to test the effectiveness of the learning model Project Based Learning (PjBL) with media fotonovela biodiversity against psychomotor abilities of students at SMAN 1 Boja. This study uses Quasi Experimental Design with shapes Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were students of class X odd semester of 2016/2017 academic year as many as nine classes. Sampling using purposive sampling, that the class X MIPA as an experimental class 1 and class X MIPA 5 as the control class. Data obtained by the value of the product, student activities at the time of presentation and final grades of students, then the data were analyzed descriptively. The results of the analysis of the average value of the final grade students experiment ie 3.52 predicate A-, while the control class that is 2,94 with the predicate B. So it can be concluded that the average value of the experimental class more than the control class. Based on the results of this study concluded that the learning model Project Based Learning (PPA) with media biodiversity fotonovela effective against psychomotor abilities of students at SMAN 1 Boja. Alamat korespondensi: Jurusan Biologi FMIPA UNNES, Gedung D6 Lantai 1, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang/ Telp. (024) 8508035 E-mail: erna_muktisari@ymail.com 2016 Universitas Negeri Semarang p-issn 2252-6617 e-issn 2502-6232 1446

PENDAHULUAN Menurut Permendiknas No.41 Tahun 2007, mata pelajaran Biologi dikembangkan melalui kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peristiwa alam sekitar. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif siswa, namun juga meningkatkan kemampuan psikomotorik dan afektif. Ketiga aspek kemampuan tersebut dapat dicapai secara maksimal dengan proses pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan alam nyata. Menurut Anni & Ahmad, 2009 pembelajaran luar kelas lebih efektif dalam pengembangan kemampuan kognitif siswa bila dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMA Negeri 1 Boja, kegiatan pembelajaran di luar kelas jarang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar karena berkaitan dengan sulitnya pengelolaan kelas yang merepotkan guru dan dalam pelaksanaannya membutuhkan manajemen waktu yang ketat. Pembelajaran yang selama ini dilakukan, terutama mata pelajaran Biologi, menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok. Pada beberapa materi pelajaran, salah satunya materi Keanekaragaman Hayati, nilai ketuntasan hasil belajar siswa masih tergolong rendah yaitu 75. Materi keanekaragaman hayati sangat berkaitan dengan peristiwa alam sekitar. Materi ini mengajak siswa untuk memahami kompleksitas keanekaragaman makhluk hidup, pentingnya peran setiap makhluk hidup di lingkungannya dan permasalahan terkait materi tersebut di sekitar mereka. Namun dalam pelaksanaannya, pembelajaran biologi pada materi keanekaragaman hayati di SMAN 1 Boja belum memanfaatkan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Selain itu, belum ada tugas yang diberikan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa. Sehingga, siswa belum mampu menerapkan pengetahuan yang telah mereka pelajari di sekolah dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran luar kelas dapat dikemas kedalam model pembelajaran dengan tugas proyek yang sesuai dengan materi pembelajaran. Pemberian tugas proyek dimaksudkan agar siswa SMAN 1 Boja mampu berperan aktif memanfaatkan ilmu yang telah dipelajarinya. Model pembelajaran inovatif yang memberikan tugas proyek kepada siswa salah satunya adalah Project Based Learning (PjBL). Project Based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran inovatif yang menekankan siswa belajar kontekstual melalui kegiatankegiatan yang kompleks dan nyata. Berdasarkan hasil penelitian Aryanto (2011), PjBL berpengaruh terhadap skor tes siswa dan skor kreatifitas produk siswa yang ditunjukkan dengan tingkat keterlaksanaan PjBL berpengaruh sebesar 29,9%. Berbagai media pembelajaran dapat digunakan dalam membantu siswa memahami materi pelajaran seperti yang dinyatakan Pratiwi et al., (Haya et al., 2014) media memiliki kelebihan dapat menarik perhatian siswa, dapat melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif, selain itu juga menimbulkan suasana yang menyenangkan sehingga dapat mengurangi kebosanan pada saat belajar serta dapat mendorong siswa untuk belajar mandiri. Salah satunya adalah fotonovela keanekaragaman hayati. Fotonovela adalah sumber belajar yang berbentuk album foto disertai informasi mengenai foto yang terdapat dalam album tersebut dan disusun berurutan sehingga menceritakan suatu proses sebab akibat. Fotonovela membantu siswa memahami suatu proses, meningkatkan kemampuan berfikir kritis serta mengembangkan berbagai karakter pada diri siswa (Rahayu et al., 2013). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan media Fotonovela keanekaragaman hayati terhadap kemampuan psikomotorik siswa di SMAN 1 Boja. METODE Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design dengan 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pengambilan data. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X semester gasal tahun ajaran 2016/2017 sebanyak sembilan kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas dan kelas X MIPA 5 sebagai kelas. Data diperoleh dengan nilai produk, nilai aktivitas 1447

siswa pada saat dan nilai akhir siswa, kemudian data dianalisis secara deskriptif. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan selama 4 kali pertemuan pada setiap kelas dan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi nilai produk dari tugas proyek yang diberikan oleh guru, nilai aktivitas siswa pada saat hasil diskusi dan nilai akhir siswa yang berupa rerata dari nilai produk dan nilai aktivitas. Pada kelas diterapkan model pembelajaran Project Based Learning dengan media Fotonovela keanekaragaman hayati, sedangkan pada kelas dilakukan pembelajaran dengan diskusi kelompok. Project Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang memberikan tugas akhir kepada siswa berupa pembuatan proyek sederhana terkait materi pelajaran. Tugas proyek dalam penelitian ini adalah pembuatan sebuah produk berupa poster tentang tingkat keanekaragaman hayati di sekitar siswa dengan lama pembuatan yaitu 3 minggu. Produk dikan di depan kelas kemudian dinilai dengan pemberian skor sesuai dengan pedoman penskoran produk yang mencakup 5 aspek, yaitu isi media, penulisan, format media, desain media dan sumber/referensi yang digunakan dalam pembuatan produk. Tabel 1. Persentase skor produk kelas dan kelas 1 Isi media 100 87.5 2 Penulisan 100 66.40 3 Format media 66.4 67.18 4 Desain media 88.28 87.5 5 Sumber/ 62.5 61.71 referensi yang digunakan Rerata 83.43 74.06 Berdasarkan tabel 1 dari kelima aspek yang dinilai pada produk siswa, dapat diketahui bahwa siswa pada kelas dan kelas masih belum bisa memanfaatkan berbagai sumber/referensi yang ada untuk memaksimalkan hasil produk. Selain itu, produk yang dihasilkan siswa belum sesuai dengan format yang telah ditentukan. Berdasarkan pedoman penskoran media, untuk mendapatkan skor tinggi pada aspek sumber/referensi yang digunakan, produk siswa harus memenuhi kriteria yaitu menggunakan referensi yang relevan baik dari buku, internet, majalah maupun artikel. Namun hanya 62,5% dari kelas dan 61,71% dari kelas yang sudah memenuhi kriteria pada aspek tersebut. Sedangkan pada aspek format media, produk siswa harus memenuhi kriteria yaitu sistematis, alur mudah dipahami, huruf mudah terbaca dan background kontras dengan isi. Skor yang didapat kelas pada aspek ini masih termasuk rendah yaitu 66,4% dan kelas yaitu 67,18%. Rerata untuk keseluruhan aspek pada penilaian produk kelas lebih tinggi dari kelas dengan skor 83,43% untuk kelas dan 74,06% untuk kelas. Selain nilai produk, aspek psikomotorik siswa juga dinilai berdasarkan aktivitas siswa saat melakukan produk berupa poster tentang tingkat keanekaragaman hayati di sekitar siswa. Penilaian aktivitas siswa saat melakukan menggunakan lembar observasi dengan mengamati 6 aspek, yaitu kejelasan suara saat menyampaikan materi, menunjukkan hasil karya/produk, aktivitas siswa saat mengikuti jalannya, aktivitas siswa dalam kelompok, kemampuan siswa menjawab pertanyaan dan penyampaian pada saat. Tabel 2. Persentase skor aktivitas siswa pada saat 1 Kejelasan suara saat menyampaikan materi 2 Menunjukkan hasil karya 3 Aktivitas siswa saat mengikuti jalannya 82.29 76.04 100 82.29 91.67 68.75 1448

4 Aktivitas siswa dalam kelompok 5 Kemampuan menjawab pertanyaan 6 Penyampaian pada saat 97.91 60.41 39.58 40.62 84.37 79.16 Rerata 82.63 67.88 Berdasarkan tabel 2 skor terendah pada penilaian aktivitas siswa saat adalah aspek kemampuan menjawab pertanyaan yaitu 39,58% untuk kelas dan 40,62% untuk kelas. Minat bertanya siswa saat masih rendah, hal ini menyebabkan jumlah pertanyaan untuk kelompok masih sedikit dan terkadang tidak ada pertanyaan yang diajukan, sehingga penilaian untuk mengukur kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan belum dapat dilakukan secara maksimal. Pada kelas, selain aspek kemampuan menjawab pertanyaan, aspek aktivitas siswa dalam kelompok dan aktivitas siswa saat mengikuti jalannya masih tergolong rendah dengan skor 60,41% dan 68,75%. Pada saat kelompok, beberapa siswa tidak ikut berdiskusi saat akan menjawab pertanyaan dan ketika mengikuti jalannya, siswa memperhatikan penjelasan guru maupun kelompok lain tetapi hanya sebagian siswa yang memberikan kritik/pertanyaan/sanggahan. Rerata untuk keseluruhan aspek pada penilaian aktivitas siswa saat kelas lebih tinggi dari kelas dengan skor 82,63% untuk kelas dan 67,88% untuk kelas. Tabel 3. Nilai akhir aspek psikomotorik kelas dan kelas Aspek Angka Huruf Angka Huruf Nilai produk 3.33 B+ 2.96 B Nilai aktivitas 3.71 A- 2.93 B NA (nilai akhir) 3.52 A- 2.94 B Tabel 3 menyajikan nilai akhir dari kelas dan kelas pada aspek psikomotorik siswa, yaitu rerata dari nilai produk dan nilai aktivitas siswa. Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa kedua kelas melampaui standar KKM aspek psikomotorik yaitu 2,67 dengan predikat B-. Nilai akhir kelas lebih tinggi dari kelas dengan nilai 3,52 dan predikat A- untuk kelas dan 2,94 dengan predikat B untuk kelas. Penelitian ini relevan dengan hasil penelitian Chasanah (2014) bahwa media Fotonovela layak untuk diterapkan dalam pembelajaran dengan hasil tes evaluasi siswa menunjukkan ketiga kelas sampel mencapai batas ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Selain itu, hasil penelitian Nugroho, 2016 menyebutkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dengan nilai rerata kelas lebih tinggi dari kelas. SIMPULAN Dari hasil analisis data dan pembahasan yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan media Fotonovela keanekaragaman hayati efektif terhadap kemampuan psikomotorik siswa di SMAN 1 Boja. DAFTAR PUSTAKA Anni, T.C., & R. Achmad. 2009. Psikologi Pendidikan. Semarang: UPT UNNES Press. Aryanto, M. (2011). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Materi Sistem Saraf pada Hasil Belajar dan Kreativitas Siswa SMA N 1 Batangan Pati (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang). Chasanah, N.H. 2014. Pengembangan Fotonovela Ragam Lumut Gunung Ungaran Sebagai Sumber Belajar. Skripsi. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang Haya, F. D., Waskito, S., & Fauzi, A. (2014). Pengembangan Media Pembelajaran Gasik (Game Fisika Asik) untuk Siswa VIII Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Fisika, 2(1):11-14 1449

[KEMENDIKNAS] Kementrian Pendidikan Nasional. 2007. Permendiknas No.41 Tahun 2007. Jakarta : KEMENDIKNAS. Nugroho, A. 2016. Model Pembelajaran Project Based Learning pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar untuk Siswa X TKJ Smk N 1 Wonosobo Menggunakan Cisco Packet Tracer. Skripsi. Semarang: FT Universitas Negeri Semarang. Rahayu, A., N.A.N. Murniati, & I. Farikhah. 2013. Kajian Pengembangan Media Pembelajaran IPA Menggunakan Fotonovela Berbasis Pendidikan Karakter. Semarang : IKIP PGRI. 1450