RUMAH SAKIT UMUM TIPE C KOTA PEKALONGAN

dokumen-dokumen yang mirip
REDESAIN KANTOR DINAS PENDIDIKAN JAWA TENGAH

RESORT HOTEL DI KAWASAN PANTAI MARINA SEMARANG

TAMAN RIA DI SEMARANG

PERENCANAAN KEMBALI OBYEK WISATA PANTAI PURWAHAMBA INDAH KABUPATEN TEGAL

CIREBON SHOPPING MALL PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR MODERN

TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT PELABUHAN TANJUNG PERAK DI MUARA KALI LAMONG SURABAYA

Perumahan Golf Residence 2 Graha Candi Golf Semarang (dengan Penekanan Desain Arsitektur Tropis)

PASAR SANDANG PEKALONGAN

fungsional, pendekatan kontekstual, pendekatan aspek pencitraan, pendekatan aspek teknis dan kinerja, serta pendekatan lokasi dan tapak.

REDESAIN PASAR INDUK BATANG Penekanan Desain Arsitektur Tropis

Tugas Akhir_103 BAB I PENDAHULUAN

HOTEL BINTANG EMPAT DENGAN FASILITAS PERBELANJAAN DAN HIBURAN DIKAWASAN PANTAI MARINA SEMARANG

GRAHA REHABILITASI PENYANDANG CACAT TUBUH DI SEMARANG

APARTEMEN MAHASISWA DI KOTA DEPOK

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR GEDUNG OLAH RAGA DI SEMARANG BARAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

SEKOLAH TINGGI DESAIN DI SEMARANG

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

CITY HOTEL BINTANG 3 DI PEKALONGAN

PENATAAN KORIDOR JALAN KASONGAN DI BANTUL

ENTERTAINMENT CENTRE DI SALATIGA

PENATAAN DAN PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI ALAM INDAH KOTA TEGAL

SHOPPING MALL DI BUKIT SEMARANG BARU

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN I.1. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

GALERI FOTOGRAFI DI SEMARANG PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR HIGH TECH

Gambar 1. 1 : Keindahan Panorama Bawah Laut Pulau Biawak

MUSEUM ASTRONOMI DI SEMARANG Dengan Penekanan Desain RICHARD MEIER

PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI WIDURI KABUPATEN PEMALANG

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1.7 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ( LP3A ) SHOPPING MALL DI BUKIT SEMARANG BARU. Diajukan Oleh : Rr. Sarah Ladytama L2B

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR CITY HOTEL DI SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan nasional memiliki peranan yang sangat penting bagi warga negara. Pendidikan nasional bertujuan untk

SEKOLAH ISLAM TERPADU AL IRSYAD DI PURWOKERTO Dengan Penekanan Desain Arsitektur Tropis

SEMINARI MENENGAH DI UNGARAN Penekanan Desain Arsitektur Modern Richard Meier

TUGAS AKHIR PERIODE 114 LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR RSIA-CILACAP. Dengan Penekanan Desain Modern Arsitektur.

PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI RANDUSANGA INDAH BREBES

MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal BAB I PENDAHULUAN

CHILDREN S SCIENCE & TECHNOLOGY CENTER (PENGEMBANGAN APRESIASI IPTEK ANAK) DI SEMARANG

HOTEL RESORT DI PARANGTRITIS

MASJID RAYA SUMATERA BARAT PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR

LP3A TA PERIODE 127/49 TERMINAL BUS TIPE A DI KABUPATEN DEMAK BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I LATAR BELAKANG 1.1. Latar Belakang

SEMARANG CONVENTION HALL

BAB I PENDAHULUAN. Bagian Perindustrian Depperindagkop Kota Pekalongan). Begitu dalam pengaruh batik bagi

LAKE RESORT HOTEL DI KAWASAN WADUK DARMA Penekanan Desain Neo Vernacular

PUSAT INFORMASI DAN PROMOSI HASIL KERAJINAN DI YOGYAKARTA

CHILDREN S SCIENCE & TECHNOLOGY CENTER (PENGEMBANGAN APRESIASI IPTEK ANAK) DI SEMARANG

PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI PARANGTRITIS KABUPATEN BANTUL DI YOGYAKARTA

PENGEMBANGAN PT. KARYA MUKTI ABADI SEBAGAI SENTRA INDUSTRI KAROSERI DUMP TRUK UNTUK WILAYAH JAWA TENGAH DI UNGARAN Penekanan Desain Hi-Tech

CLUB HOUSE DI SEMARANG INTERNASIONAL GOLF COURSE PENEKANAN DESAIN PORT-MODERN

JAKARTA ELECTRONIC CENTER Penekanan Desain Konsep Arsitektur Hi Tech

RUMAH SAKIT KETERGANTUNGAN OBAT DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

TERMINAL BUS TIPE A KOTA SURAKARTA

RESORT HOTEL DENGAN KONSEP UNIVERSAL DESAIN DI PANTAI KRAKAL YOGYAKARTA

TUGAS AKHIR PERIODE 36 LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR TERMINAL BUS TIPE A KOTA TEGAL

TOWNHOUSE Sebagai Pengembangan Perumahan Grand Tembalang Regency Di Semarang

PUSAT KREATIVITAS ANAK DI SEMARANG

SMK Pariwisata Bertaraf International di Semarang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

KOMPLEK OLAH RAGA DI TANGGERANG

BAB I PENDAHULUAN TA- 100

PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API TUGU YOGYAKARTA DENGAN FASILITAS SHOPPING MALL

Kolam Renang Indoor Universitas Diponegoro - Tugas Akhir 135 LP3A BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang

PASAR TANGGA ARUNG TENGGARONG

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

KAMPUS FISIP UNDIP SEMARANG (Penekanan Desain Gaya Arsitektur Renzo Piano)

REDESAIN TERMINAL PENUMPANG MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT

PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN REKREASI PANTAI KARTINI REMBANG Penekanan Desain Waterfront

HOTEL WISATA DI KAWASAN MARITIM KOTA BAU-BAU (DI SEKITAR PANTAI LAKEBA)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

RUMAH SAKIT ISLAM TIPE C DI BUKIT SEMARANG BARU PENEKANAN DESAIN KONSEP ARSITEKTUR ISLAM

PENGEMBANGAN SD DAN ASRAMA ISLAM BUDI MULID DI KABUPATEN TEGAL

PUSAT DESAIN SURABAYA PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR RICHARD MEIER

CONVENTION HALL DI SEMARANG Dengan Penekanan Desain Arsitektur Karya Arata Isozaki

PENGEMBANGAN BUMI PERKEMAHAN PENGGARON KABUPATEN SEMARANG

Pasar Ikan Higienis Di Juwana, Pati BAB I PENDAHULUAN

SEASIDE HOTEL DI JEPARA BAB I PENDAHULUAN

TERMINAL PENUNPANG KAPAL LAUT TANJUNG EMAS SEMARANG Dengan Pendekatan Desain Arsitektur Neo Vernakular

RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK di CENGKARENG JAKARTA BARAT

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang

KANTOR DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUDUS

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A) PUSAT GROSIR DI KAWASAN NGALIYAN SEMARANG

Pusat Kawasan Wisata Candi Gedongsongo BAB I PENDAHULUAN

RUMAH SAKIT HEWAN DI JAKARTA

ASRAMA MAHASISWA UNSOED PURWOKERTO

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Pengembangan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) kini tengah digencarkan oleh pemerintah tepatnya Kementerian

Transkripsi:

LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A) RUMAH SAKIT UMUM TIPE C KOTA PEKALONGAN Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Diajukan Oleh : ADHITYA WIRA PATRIA L2B 001 180 Periode 95 Mei 2006-Agustus 2006 Kepada : JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2006

1.1 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN Sesuai yang diamanatkan dalam GBHN 1998 bahwa pembangunan manusia seutuhnya baik jasmani maupun rohani ditujukan antara lain untuk menghasilkan sosok manusia Indonesia yang berkualitas sebagai sumber daya pembangunan. Penjabaran pelaksanaan GBHN di bidang kesehatan dilakukan dengan menciptakan suatu Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang bertujuan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan di bidang kesehatan. Salah satu upaya dalam SKN tersebut adalah pemerataan pelayanan di bidang kesehatan yang dilakukan dengan cara antara lain : Pelayanan kesehatan dasar Dilakukan lewat Puskesmas yang dibangun di tiap Kecamatan, minimal 1 Puskesmas untuk 1 Kecamatan dan dilengkapi oleh Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling serta Posyandu yang dilakukan oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan rujukan Untuk pelayana kesehatan yang tidak dapat ditangani oleh Puskesmas, maka akan dirujuk dan pelayanannya dilakukan oleh Rumah Sakit. Dalam kebijakan pembangunan di Indonesia direncanakan bahwa setiap Daerah Tingkat II (Kabupaten/Kota) memiliki Rumah Sakit tipe C, yaitu Rumah Sakit yang dapat memberikan pelayanan minimal 4 spesialistik (bedah, anak, penyakit dalam, dan kebidanan/kandungan) Kota Pekalongan terletak di Kawasan Pantai Utara Pulau Jawa, lokasinya berada pada jalur pantura dan menghubungkan kota-kota besar seperti Jakarta- Semarang-Surabaya. Sehubungan dengan posisinya tersebut dan potensinya d bidang industri, perdagangan,, dan pariwisata menyebabkan Kota Pekalongan memiliki potensi ntuk berkembang. Perkembangan tersebut dapat berupa pertambahan jumlah penduduk maupun berupa peningkatan taraf hidup penduduk, hal ini tentunya akan menimbulkan tuntutan terhadap fasilitas kesehatan yang ada. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka Pemerintah Kota Pekalongan merencanakan akan

membangun fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit tipe C, rencana ini tercantum dalam Kebijakan Umum Pengembangan Kota Pekalongan (sumber : RUTRK-RDTRK Kota Pekalongan 2003-2013) Berdasarkan kenyataan tersebut maka perencanaan dan perancangan Rumah Sakit tipe C di Pekalongan diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pekalongan akan fasilitas kesehatan. Rumah Sakit tipe C ini tergolong bangunan fasilitas sosial yang menampung segala macam aktivitas yang berhubungan dengan kesehatan dalam skala Kota. 1.2 TUJUAN Tujuan dari penyusunan Landasan program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) ini adalah untuk : Merencanakan dan merancang Rumah Sakit tipe C di Kota Pekalongan, yang dapat melayani masyarakat terutama dalam hal pelayanan medis. Mewujudkan suat rancangan Rumah Sakit tipe C yang mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan, baik dar segi kesehatan maupun arsitektur. 1.3 SASARAN Sasaran yang diharapkan dari penyusunan Landasan program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) ini adalah untuk memperoleh acuan yang dapat digunakan lebih lanjut dalam proses perencanaan dan perancangan Rumah Sakit tipe C di Kota Pekalongan. 1.4 RUANG LINGKUP Ruang Lingkup Substansial Pembahasan dititikberatkan pada hal-hal yang berkaitan dengan disiplin ilmu arsitektur, dengan melihat keberadaan bangunan Rumah Sakit tipe C ini sebagai bangunan yang tunggal, yang didalamnya0020terdapat segala fasilitas yang berhubungan dengan kesehatan. Ruang Lingkup Spasial

Secara Spasial lokasi perencanaan masuk pada wilayah BWK PK Kota Pekalongan dengan lingkup pelayanan bagi masyarakat Kota Pekalongan 1.5 METODA PEMBAHASAN Pemecahan masalah merupakan langkah penentu dalam perencanaan dan perancangan. Untuk memecahkan masalah dapat menggunkan metode deskriptif komutatif, yaitu mengumpulkan data, mempelajarinya, menganalisa serta berusaha mengambil kesimpulan, disertai dengan analisa berdasarkan pada pengamatan lapangan, dan studi pustaka yang mengacu pada lingkup Substansial dan Spasial. Adapun langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut : 1. Studi Literatur Dilakukan untuk mendapatkan data-data sekunder yang dalam hal ini pengumpulan data yang berhubungan denga dunia kesehatan dan perkembangannya. 2. Studi Standar Dilakukan dengan mengkaji standar-standar yang akan digunakan dalam perancangan Rumah Sakit tipe C di Pekalongan. 3. Observasi Lapangan Observasi lapangan dilakukan dengan mengadakan pengamatan dan pendataan langsung ke lokasi. 4. Studi Komparasi Dilakukan dengan membandingkan data-data yang didapat dari studi literatur dan studi standar ke obyek yang akan dijadikan studi komparasi. 1.6 SISTEMATIKA PEMBAHASAN Sistematika pembahasan pada programing ini adalah sebagai berikut : BAB I BAB II PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup, metode pembahasan, dan sistematika pembahasan. TINJAUAN PUSTAKA

Berisikan tentang pengertian dari Rumah Sakit, pengertian Rumah Sakit ttpe C, skala pelayanan, fasilitas yang diperlukan, fungsi, kegiatan dan aktifitas, parkir, utilitas, dan sistem pengelolaan. BAB III DATA Berisikan tentang Data Kota Pekalongan yang meliputi tentang potensi Kota Pekalongan, prospek dan faktor-faktor pendukung kebutuhan Rumah Sakit tipe C di Kota Pekalongan. Disini juga ditambahkan dengan data studi banding. BAB IV BATASAN DAN ANGGAPAN Berisi tentang batasan dan anggapan yang memungkinkan untuk mempermudah dalam menganalisa dan melakukan pendekatan program perencanaan dan perancangan BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Menguraikan tentang dasar-dasar pendekatan dan analisa permasalahan pada perencanaan dan perancangan Rumah Sakit Type C di Pekalongan berdasarkan aspek fungsional, aspek kinerja, aspek teknis, aspek kontekstual, dan aspek arsitektural. BAB VI KONSEP DAN PROGRAM DASAR PERANCANGAN Menguraikan tentang tujuan perancangan, faktor penentu perancangan, dan juga berisi tentang lokasi tapak, serta program ruang yang akan ditentukan.