BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1. Simpulan Berdasarkan hasil analisis dan pengujian tentang Analisis Pengaruh Etika, Skeptisme Profesional, Pengalaman, dan Keahlian Auditor terhadap Ketepatan Pemberian Opini Audit yang dilakukan pada Auditor yang bekerja di beberapa KAP di Surabaya, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: a. Etika berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini. Semakin seorang auditor mematuhi dan memegang teguh etika, maka opini yang diberikannya akan semakin tepat dan berkualitas. b. Skeptisme profesional berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini. Semakin baik skeptisme profesional seorang auditor, maka opini yang diberikan auditor juga akan semakin tepat. c. Pengalaman berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki auditor, maka auditor akan semakin dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Auditor yang berpengalaman akan dapat menemukan kecurangan-kecurangan (fraud) yang tidak banyak terjadi dan juga dapat memberikan penjelasan yang lebih akurat mengenai temuantemuannya tersebut. d. Keahlian berpengaruh signifikan positif terhadap ketepatan pemberian opini. Semakin ahli seorang auditor, maka auditor akan 77
semakin handal dalam melaksanakan tugasnya, sehingga opini yang diberikan juga akan semakin tepat. 78 5.2. Keterbatasan Keterbatasan dalam penelitian ini adalah pada saat membagikan kuisioner. Terdapat KAP yang tidak mau dibagikan kuisioner. Dan ada beberapa KAP yang tidak mengisi semua kuisioner yang dibagikan. Sehingga objek penelitian masih terbatas, hanya pada beberapa KAP di Surabaya. Keterbatasan lain dalam penelitian ini adalah pada variabel. Variabel independen dalam penelitian ini hanya dapat menjelaskan 43,3% variabel dependen (ketepatan pemberian opini). Mungkin sisanya 56,7% dapat dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel independen dalam penelitian ini. 5.3. Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang diperoleh, maka dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut: a. Saran untuk Auditor. Auditor agar lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketepatan pemberian opini sehingga auditor dapat memberikan opini audit yang tepat. Faktor-faktor seperti etika, skeptisme profesional, pengalaman, dan keahlian harus dipertimbangkan dalam mengaudit. Karena faktor-faktor tersebut juga dapat mempengaruhi pemberian opini audit.
79 b. Saran untuk peneliti selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode survei. Selain menggunakan metode survei, metode interview juga dapat dilakukan agar mendapatkan kejujuran atas jawaban subyek. Penelitian ini juga dapat dilanjutkan dengan menambah variabel-variabel independen yang mungkin dapat mempengaruhi ketepatan pemberian opini audit. Dan juga dengan menambah sampel dalam penelitian.
DAFTAR PUSTAKA Adrian, A. 2013. Pengaruh Skeptisme Profesional, Etika, Pengalaman, dan Keahlian Audit Terhadap Ketepatan Pemberian Opini Oleh Auditor (Studi Empiris pada BPK RI Perwakilan Provinsi Riau). Skripsi. Universitas Negeri Padang. Ardiyos. 2007. Kamus Standar Akuntansi. Jakarta : Citra Harta. Ariyanto. D, dan A.M. Jati. 2010. Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Sensitivitas Etika Profesi Terhadap Produktivitas Kerja Auditor Eksternal (Studi Kasus Pada Auditor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali). Arens, Alvin A. 2008. Auditing dan Jasa Assurance Jilid 1. Jakarta : Erlangga. Elder, R. J., M.S. Beasley, A.A. Arens, dan A.A. Jusuf. 2012. Jasa Audit dan Assurance Pendekatan Terpadu (Adaptasi Indonesia) Jilid 1. Jakarta : Salemba Empat.. 2012. Jasa Audit dan Assurance Pendekatan Terpadu (Adaptasi Indonesia) Jilid 2. Jakata : Salemba Empat. Ghozali, I. 2011. Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS. Semarang : BP Undip. Gusti, M. dan S. Ali. 2008. Hubungan Skeptisisme Profesional Auditor dan Situasi Audit, Etika, Pengalaman, serta Keahlian Audit dengan Ketepatan Pemberian Opini Auditor Oleh Akuntan Publik. Simposium Nasional Akuntansi 11 : Pontianak. Kautsarrahmelia, T. 2013. Pengaruh Independensi, Keahlian, Pengetahuan Akuntansi dan Auditing serta Skeptisme Profesional Auditor Terhadap Ketepatan Pemberian Opini Audit Oleh Akuntan Publik. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah : Jakarta.
Kushasyandita, RR. S. 2012. Pengaruh Pengalaman, Keahlian, Situasi Audit, Etika, dan Gender Terhadap Ketepatan Pemberian Opini Auditor Melalui Skeptisisme Profesional Auditor (Studi Kasus pada KAP Big Four di Jakarta). Skripsi. Universitas Diponegoro : Semarang. Manulang. 1984. Manajemen Personalia. Jakarta : Ghalia Indonesia. Meisser, William F. dan Margareth Boh. (2003). Auditing and Assurance: A Systematic Approach (3th edition). McGraw-Hill : USA. Pratiwi, A.B., dan I. Januarti. 2013. Pengaruh Faktor-Faktor Skeptisisme Profesional Auditor Terhadap Pemberian Opini (Studi Empiris pada Pemeriksa BPK RI Provinsi Jawa Tengah. Diponegoro Journal of Accounting Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013. PSA No. 02. SA Seksi 110. Tanggung Jawab dan Fungsi Auditor Independen. Robbins, S.P., T.A. Judge. 2008. Perilaku Organisasi Buku 1. Jakarta : Salemba Empat. Sukendra, P., G.A. Yuniarta, dan A.T. Atmadja. 2015. Pengaruh Skeptisme Profesional, Pengalaman Auditor, dan Keahlian Audit Terhadap Ketepatan Pemberian Opini Oleh Auditor. E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Akuntansi Program S1 (Volume 3, No. 1 Tahun 2015). Tan, Hun Tong and Robert Libby. 1997. Tacit Managerial Versus Technical Knowledge as Determinants of Audit Expertise in The Filed. Journal Accounting Research. Tobing, Riduan dan Nirwana. 2004. Kamus Istilah Akuntansi. Jakarta : Atalya Rileni Sucedo. Tuanakotta, T.M. 2013. Audit Berbasis ISA. Jakarta : Salemba Empat. Whittington,O.Ray dan Kurt Pany. 2012. Principles of Auditing, and Other Assurance Services. 18th Edition. Mc-Graw-Hill : New York.
Wulandari, S. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Auditor Dalam Memberikan Opini Audit Going Concern. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 6.3. Zailia, Y. 2013. Pengaruh Etika, Profesionalisme, dan Pengalaman Audit Terhadap Ketepatan Pemberian Opini Akuntan Publik. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah : Jakarta.