PASAR MODAL INDONESIA

dokumen-dokumen yang mirip
PASAR MODAL DAN TRANSAKSI EFEK SAHAM ERDIKHA ELIT

STIE DEWANTARA Pasar Modal

UU No. 8/1995 : Pasar Modal

PASAR MODAL. Tujuan Pembelajaran. Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang. Perihal Pasar Modal Pasar Uang Tingkat bunga Relatif rendah Relatif tinggi

ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO

BAB II PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA. menjadikan perusahaannya sebagai salah satu perusahaan go public akan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SURAT BERHARGA PASAR UANG (1) PERTEMUAN 10

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Pasar Uang dan Pasar Modal

PASAR MODAL PERTEMUAN

PASAR MODAL DI INDONESIA

PASAR MODAL DI INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Materi 2 Pengertian dan Instrumen Pasar Modal. Prof. Dr. DEDEN MULYANA, SE. M.Si.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL [LN 1995/64, TLN 3608]

Kamus Pasar Modal Indonesia. Kamus Pasar Modal Indonesia

Afiliasi 1 hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;

Bagaimana Menjadi Investor Saham

MENGENAL PASAR MODAL SYARIAH TRAINING OF TRAINER MODUL

Kamus Istilah Pasar Modal

Pasar Modal EKO 3 A. PENDAHULUAN B. PRODUK PASAR MODAL PASAR MODAL. materi78.co.nr

BAGAIMANA MENJADI INVESTOR SAHAM

PERTEMUAN MINGGU EMPAT BELAS PASAR MODAL

JENIS DAN BESARAN PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN JENIS PUNGUTAN SATUAN BESARAN

Bagaimana Menjadi Investor Saham

Pembahasan : Di Indonesia terdapat Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dulu bernama Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES)

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

MATERI 4 PERKEMBANGAN PASAR MODAL INDONESIA

PRODUK PASAR MODAL. 1. SAHAM Surat bukti pemilikan modal pada suatu perusahaan

PASAR MODAL BURSA EFEK MEKANISME PERDAGANGAN

ATA 2014/2015 M1/IT /NICKY/ Pasar modal

Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang

Direktorat Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 64, Tambahan

Handout Manajemen Keuangan Lanjutan

Investasi. Filosofi Investasi. Menunda/mengurangi konsumsi hari ini untuk mendapatkan keuntungan di masa datang

2017, No Indonesia Nomor 3608); 2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN

Cara mencatatkan perusahaan di BEI (go public)

BAB II PENGATURAN PENAWARAN UMUM SAHAM DALAM PERUNDANG- UNDANGAN DI BIDANG PASAR MODAL DI INDONESIA. A. Tinjauan Umum tentang Penawaran Umum

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23 /POJK.04/2016 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

BAB II LANDASAN TEORI

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 64 /POJK.04/2017 TENTANG DANA INVESTASI REAL ESTAT BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF

MODUL EKONOMI KELAS XI PASAR MODAL N OVITA INDRAWATI

MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

PASAR MODAL.

Bursa Efek dapat menjalankan usaha setelah memperoleh izin usaha dari Bapepam.

Notulen Seminar Pengetahuan Praktis Dan Seluk Beluk Pasar Modal Kadin Indonesia di Kantor Sekretariat Kadin Indonesia Tanggal 12 Maret 2008.

Bab 1 MENGENAL PASAR MODAL

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI DAL

Industri Pasar Modal di Indonesia

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2017, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF. BAB I KETENTUAN UMUM

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PASAR MODAL INDONESIA

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP- 38 /PM/2003 TENTANG PEDOMAN UJI KEPATUHAN REKSA DANA KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL,

Bab 3 PENAWARAN UMUM DI PASAR PERDANA

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SURVEI STATISTIK KEUANGAN PERUSAHAAN PASAR MODAL

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL

PERATURAN KSEI NOMOR II-D TENTANG PENDAFTARAN EFEK BERAGUN ASET DI KSEI

LAMPIRAN: Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep- 68/BL/2007 Tanggal : 13April 2007 PROSPEKTUS RINGKAS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAERAH

2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 1990 TENTANG PASAR MODAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP-17/PM/2004 TENTANG

KONSEP PASAR MODAL. Pengertian Pasar Modal.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perdana yang dilakukan perusahaan yang hendak go-public. Saham adalah satuan

2017, No Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Pedoman Kontrak Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk Perseroan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomo

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP- 13/PM/2002 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN

BAB II DESKRIPSI BURSA EFEK INDONEASIA

Elin Dwi Jayanti A PASAR MODAL

tunggal (biasanya investor institusi), secara privat (private placement), dan

PENJELASAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

Pasar Modal. Dalam menjalankan fungsinya, pasar modal dibagi menjadi tiga macam, yaitu pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel.

04 Siklus transaksi Perusahaan Efek sangat singkat. Misalnya, transaksi perdagangan efek di Bursa Efek Jakarta selesai dalam waktu lima hari.

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP- 42/PM/1997 TENTANG TRANSAKSI EFEK KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, MEMUTUSKAN :

DIKETIK OLEH MKN2012. Pilih jawaban yang paling tepat dengan cara membubuhkan tanda (X) pada soal-soal sebagai berikut :

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32 /POJK.04/2017 TENTANG PEDOMAN KONTRAK PENGELOLAAN REKSA DANA BERBENTUK PERSEROAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2017, No Tahun 2011 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5253); 2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LAMPIRAN: Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep- 67/BL/2007 Tanggal : 13 April 2007 PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAERAH

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.04/2014 TENTANG

PERTANGGUNGJAWABAN PERBANKAN DALAM PENJUALAN REKSADANA ILEGAL

6. Kontrak pendahuluan 2. Perdagangan efek. 7. Penandatanganan perjanjian perjanjian 8. Public expose 1. Emiten menyampaikan 1.

Transkripsi:

PASAR MODAL INDONESIA

Struktur Pasar Modal Indonesia Menteri Keuangan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM-LK) Bursa Efek (BEI) Lembaga Kliring dan Penjamin (KPEI) Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (KSEI) Perusahaan Lembaga Profesi Efek Penunjang Penunjang Investor Penjamin Emisi Perantara Pedagang Efek Manajer Investasi Akuntan Publik Emiten Biro Administrasi Perusahaan Konsultan Efek (BAE) Lokal Publik Hukum Bank Kustodian Wali Amanat Asing Reksadana Notaris Pemeringkat Efek Penilai

BAPEPAM & LK 1. Tugas : Melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari kegiatan pasar modal 2. Tujuan : Mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat a) Teratur: menjamin bahwa seluruh pelaku pasar modal wajib mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai dengan bidangnya masing-masing dan melaksanakannya secara konsisten. b) Wajar: seluruh pelaku pasar modal melakukan kegiatannya dengan memperhatikan standar dan etika yang berlaku di dunia bisnis serta mengutamakan kepentingan masyarakat banyak c) Efisien: kegiatan pasar modal dilakukan secara cepat dan tepat dengan biaya yang relatif murah

WEWENANG BAPEPAM & LK 1. Memberikan izin usaha kepada: a) Bursa Efek, b) Lembaga Kliring dan Penjaminan, c) Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, d) Reksa Dana, e) Perusahaan Efek, f) Penasehat Investasi, g) Biro Administrasi Efek 2. Memberikan izin orang perseorangan bagi: a) Wakil Penjamin Emisi Efek b) Wakil Perantara Pedagang Efek c) Wakil Manajer Investasi d) Wakil Agen Penjual Reksa Dana 3. Memberikan persetujuan bagi: a) Bank Kustodian

WEWENANG BAPEPAM & LK 4. Mewajibkan Pendaftaran kepada Profesi Penunjang Pasar Modal, yaitu: a) Notaris b) Konsultan Hukum c) Penilai d) Akuntan e) Wali Amanat 5. Menetapkan Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran serta menyatakan, menunda atau membatalkan efektifnya pernyataan pendaftaran 6. Mengadakan pemeriksaan dan penyidikan terhadap setiap Pihak dalam hal terjadi peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang ini dan atau peraturan pelaksanaannya

BURSA EFEK 1. Pengertian: Adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek diantara mereka 2. Pemegang Saham: Terdiri dari Perusahaan Efek yang telah memperoleh izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek 3. Tugas: a) Menyelenggarakan perdagangan Efek yang teratur, wajar dan Efisien b) Menyediakan sarana pendukung serta mengawasi kegiatan anggota Bursa Efek c) Menyusun rancangan anggaran tahunan dan penggunaan laba Bursa Efek, dan melaporkannya kepada Bapepam 4. Saat ini terdapat 2 Bursa Efek yang telah memperoleh izin usaha dari BAPEPAM, yaitu: Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES)

LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN (LKP) 1. Pengertian: Lembaga Kliring dan Penjaminan adalah pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan Penjaminan penyelesaian transaksi bursa 2. Tugas: a) Melaksanakan kliring dan penjaminan transaksi bursa yang teratur, wajar, dan efisien. b) Menjamin penyerahan secara fisik baik saham maupun uang c) Lembaga yang telah memperoleh izin usaha sebagai LKP oleh BAPEPAM adalah PT. KPEI (PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia).

LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN (LPP) 1. Pengertian : LPP adalah pihak yang menyelenggarakan kegiatan Kustodian sentral bagi bank Kustodian, Perusahaan Efek dan Pihak lain 2. Tugas : a) Menyediakan jasa kustodian sentral dan penyelesaian transaksi yang teratur, wajar, dan efisien b) Mengamankan pemindahtanganan Efek c) Menyelesaikan (settlement) 3. Lembaga yang telah memperoleh izin usaha sebagai LPP oleh BAPEPAM adalah PT. KSEI (PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia).

PERUSAHAAN EFEK Adalah pihak yang melakukan kegiatan sebagai: Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer) Penjamin Emisi Efek (underwriter) Manajer Investasi (invesment Manager) PERANTARA PEDAGANG EFEK 1. Pengertian: Perantara Pedagang Efek adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain. 2. Kewajiban: a) Mendahulukan kepentingan nasabah sebelum melakukan transaksi untuk kepentingan sendiri b) Dalam memberikan rekomendasi kepada nasabah untuk membeli atau menjual Efek wajib memperhatikan keadaan keuangan dan maksud serta tujuan investasi dari nasabah c) Membubuhi jam, hari, dan tanggal atas semua pesanan nasabah pada formulir pemesanan. Memeberikan konfirmasi kepada nasabah sebelum berakhirnya hari bursa setelah dilakukan transaksi. d) Menerbitkan tanda terima setelah menerima Efek atau uang dari nasabah e) Menyelesaikan amanat jual/beli dari pemberi amanat f) Menyediakan data dan informasi bagi kepentingan para pemodal g) Membantu mengelola dana bagi kepentingan para pemodal h) Memberikan saran kepada para pemodal

PENJAMIN EMISI EFEK 1. Pengertian:Penjamin Emisi Efek adalah pihak yang membuat kontrak Emiten untuk melakukan penawaran umum bagi kepentingan Emiten dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa Efek yang tidak terjual 2. Kewajiban: a) Mematuhi semua ketentuan dalam kontrak penjaminan Emisi. b) Mengungkapkan dalam prospektus adanya hubungan afiliasi atau hubungan lain yang bersifat material antara Perusahaan Efek dan Emiten 3. Penjamin Pelaksana Emisi Efek Bertugas a) Mejamin penjual Efek dan pembayaran keseluruhan nilai Efek yang diemisikan kepada Emiten b) Mewakili para Penjamin Emisi Efek dalam hubungannya dengan Emiten dan pihak ketiga c) Menetapkan bagian kewajiban masing-masing Penjamin Emisi Efek sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian antar Pemjamin Emisi Efek d) Mengumpulkan semua hasil penjualan Efek dilakukan oleh para Penjamin Peserta Emisi dan para Agen Penjual e) Menyerahkan hasil penjualan Efek kepada Emiten serta membeyar Efek yang tidak terjual tepat pada tanggal yang disepakati.

PENJAMIN EMISI EFEK 4. Penjamin Peserta Emisi Efek, bertugas: a) Mengatur pengelolaan serta penyelenggaraan Emisi Efek b) Mengkoordinasikan seluruh Penjamin Emisi Efek dalam hal pelaksanaan penjaminan Efek, serta kegiatan-kegiatan lainnya sesuai dengan kewajiban para Penjamin Emisi Efek c) Menjamin penjualan Efek dan pembayaran nilai Efek kepada Penjamin Pelaksana Emisi Efek sesuai dengan bagian penjaminan yang diambil (disepakati dalam perjanjian)

PERJANJIAN PENJAMINAN 1. Penjaminan Emisi dengan kesanggupan penuh (full commitment underwriting) Penjamin Emisi disamping menyanggupi untuk menawarkan Efek tersebut kepada masyarakat, juga menyanggupi untuk membeli sendiri Efek yang tidak habis terjual. 2. Penjaminan Emisi dengan kesanggupan siaga (stand by commitment underwriting) Penjamin Emisi disamping menyanggupi untuk menawarkan Efek tersebut kepada masyarakat juga menyanggupi untuk membeli sisa Efek yang tidak habis terjual pada suatu tingkat harga tertentu sesuai dengan syarat yang diperjanjikan 3. Penjaminan Emisi dengan Kesanggupan terbaik (best efforts underwriting) Penjamin Emisi hanya mempunyai kewajiban untuk menawarkan Efek tersebut sebaik-baiknya dan apabila tidajk habis terjual maka Efek tersebut akan dikembalikan ke Emiten. 4. All-or-none offering (kesanggupan semua atau tidak sama sekali) Penawaran akan dibatalkan apabila tidak terjual semua 5. Minimum maksimum (paling sedikit paling banyak) Penawaran Efek akan dibatalkan apabila tidak tercapai batas minimum

MANAJER INVESTASI 1. Pengertian: Manajer investasi adalah: Pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. 2. Tugas: a) Mengadakan riset b) Menganalisa Kelayakan investasi c) mengelola dana portofolio PENASEHAT INVESTASI 1. Pengertian: Penasehat Investasi adalah pihak yang memberikan nasehat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembeli Efek dengan memperoleh imbalan jasa. 2. Tugas: a) Memeberikan nasehat kepada pihak lain b) Melakukan riset c) Membuat rekomendasi d) Memberikan analisa di bidang Efek dengan memperoleh imbalan tertentu e) Wajib memelihara segala catatan yang berhubungan dengan nasehat yang diberikan

BIRO ADMINISTRASI EFEK (BAE) 1. Pengertian : Pihak yang didasarkan kontrak dengan Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek 2. Tugas : Untuk mendaftarkan dan mengadministrasikan saham yang pemodal beli menjadi atas nama pemodal tersebut, untuk hal tersebut diperlukan biaya sesuai yang ditetapkan oleh BAE WALI AMANAT 1. Pengertian: Pihak yang didasarkan kontrak dengan Emiten untuk mewakili kepentingan pemegang efek bersifat hutang 2. Tugas: a) Mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang baik di dalam maupun di luar pengadilan. b) Memberikan ganti rugi kepada pemegang Efek bersifat utang atas kerugian karena kelalaiannya dalam pelaksanaan tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini dan atau peraturan pelaksanaannya serta kontrak perwaliamanatan

KUSTODIAN 1. Pengertian: Adalah pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya. 2. Jasa yang diberikan Kustodian: a) Menyediakan TPH (tempat penitipan harta) yang aman bagi surat-surat berharga (Efek) b) Mencatat dan membukukan semua penitipan pihak lain secara cermat. (jasa administrasi) c) Mengamankan semua penerimaan dan penyerahan Efek untuk kepentingan pihak yang diwakilinya d) Mengamnkan pemindahtanganan Efek e) Menagih deviden saham, bunga obligasi, dan hak-hak lain yang berkaitan dengan surat berharga yang dititipkan 3. Yang dapat menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai kustodian: a) Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP), b) Perusahaan Efek c) Bank umum

Pemeringkat Efek (Rating Agencies) Berfungsi untuk memberikan opini yang independen objektif dan jujur tentang risiko suatu efek hutang. RAT agencies di Indonesia adalah PT.PETINDO (Pemeringkat Efek Indonesia), didirikan Desember 1993 dan sebagai pemegang sahamnya: BEJ, BES, Perusahaan Sekuritas, Bank-Bank Pemerintah, Yayasan dana pensiun, Perusahaan Asuransi

Jenis-Jenis Pemeringkat Corporate Rating Adalah pemeringkat yang dilakukan untuk menilai suatu perusahaan secara menyeluruh Product Rating Adalah pemeringkat yang dilakukan terhadap suatu produk efek yang akan dikeluarkan oleh suatu perusahaan (issuer) yang pada umumnya berbentuk efek efek hutang

Manfaat Rating Bagi Emiten 1. Mengetahui posisi perusahaan 2. Menentukan struktur hutang 3. Menurunkan biaya perolehan dana 4. Menggantikan adanya jaminan 5. Sebagai alat promosi

Manfaat Rating Bagi Investor 1. Memperoleh informasi atas risiko investasi 2. Penghematan biaya & waktu untuk menganalisa sendiri dengan informasi secara langsung 3. Sebagai referensi untuk menentukan tingkat kembalian (Rate of Return) suatu infestasi 4. Memberikan perspektif pilihan infestasi yang lebih beragam sesuai risiko 5. Meningkatkan likuiditas portofolio investasi

Profesi Penunjang Terutama bertanggungjawab membantu emiten dalam proses go publik Akuntan Konsultan Hukum Penilai Notaris