PERCOBAAN POLARITAS TRANSFORMATOR 1 PHASA

dokumen-dokumen yang mirip
JOB SHEET MESIN LISTRIK 2. Percobaan Paralel Trafo

BAB III METODE PENENTUAN VECTOR GROUP

Laporan Praktikum Fisika Transformator. Disusun Oleh : 1 Bindra Jati. (02) 2 Dwi Puspita A. (07) 3 Lida Puspita N. (13) 4 Mutiara Salsabella.

TRANSFORMATOR. Bagian-bagian Tranformator adalah : 1. Lilitan Primer 2. Inti besi berlaminasi 3. Lilitan Sekunder

LEMBAR DISKUSI SISWA MATER : INDUKSI ELEKTROMAGNETIK IPA TERPADU KELAS 9 SEMESTER 2

BAB I DASAR TEORI I. TRANSFORMATOR

MODUL 8 RESISTOR & HUKUM OHM

TRANSFORMATOR. Program Pendidikan Fisika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Surya, Tangerang 2014

TOPIK 9 ELEKTROMAGNETIK

PROSEDUR PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI TRAFO

I. Tujuan. 1. Agar mahasiswa mengetahui karakteristik transformator 2. Agar mahasiswa dapat membandingkan rangkaian transformator berbeban R, L, dan C

: Dr. Budi Mulyanti, MSi. Pertemuan ke-12 CAKUPAN MATERI 1. TRANSFORMATOR 2. TRANSMISI DAYA 3. ARUS EDDY DAN PANAS INDUKSI 4. GGL INDUKSI KARENA GERAK

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Latihan Soal dan Quiz II

FISIKA LAPORAN PENGAMATAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK (LILITAN & TRANSFORMATOR) Oleh: Wisnu Pramadhitya Ramadhan/36/XII-MIPA 6

BAB III. Transformator

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

LAPORAN TUGAS SENSOR DAN AKTUATOR Linear Variable Differential Transformers (LVDT)

BAB II EKSPERIMEN 2 RANGKAIAN TIGA FASA SERTA HUBUNGAN Y (BINTANG) DAN DELTA ( )

ALAT UKUR BESARAN LISTRIK. Jenis dan Prinsip Kerjanya

BAB III KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

M O T O R D C. Motor arus searah (motor dc) telah ada selama lebih dari seabad. Keberadaan motor dc telah membawa perubahan besar sejak dikenalkan

BAB IV PENGUJIAN, ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB 7 RANGKAIAN GANDENG MAGNETIK. Ir. A.Rachman Hasibuan dan Naemah Mubarakah, ST

A. Kompetensi Mengukur beban R, L, C pada sumber tegangan DC dan AC

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

1. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi

I D. Gambar 1. Karakteristik Dioda

LAPORAN PRAKTIKUM TRANSFORMATOR TRANSFORMATOR PENURUN TEGANGAN CUT CORE, TOROIDAL, SHELL DAN AUTO TRANSFORMATOR

BAB IV ANALISA HASIL PENYETINGAN RELAI DIFFERENSIAL

TRAFO. Induksi Timbal Balik

STUDI PENGGUNAAN SISTEM PENDINGIN UDARA TEKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI TRANSFORMATOR PADA BEBAN LEBIH

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. energi pun meningkat dengan tajam,salah satunya kebutuhan akan energi listrik di tanah air.

BAB II TRANSFORMATOR. magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.

BAB II TRANSFORMATOR

MEMILIH ALAT UKUR LISTRIK

RANGKAIAN INVERTER DC KE AC

Teknik Tenaga Listrik (FTG2J2)

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

TINJAUAN PUSTAKA. Dalam menyalurkan daya listrik dari pusat pembangkit kepada konsumen

No Fasa/Line Tegangan(Volt) 1 Vrs Vst Vtr Vrn Vsn Vtn

OPTIMALISASI KUALITAS TEGANGAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI UNTUK PELANGGAN PLN BERDASAR PADA WINDING RATIO

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pergerakan meja kerja digerakan oleh sebuah motor sebagai penggerak dan poros

05 Pengukuran Besaran Listrik INSTRUMEN PENUNJUK ARUS BOLAK BALIK

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

MAKALAH LISTRIK CLAMPMETER OLEH : MARIANI DWI ARTHA N. D3 ELEKTRO INDUSTRI

Percobaan 5 Kendali 3 Motor 3 Fasa Bekerja Secara Berurutan

BAB I PENDAHULUAN. atau penurunan tegangan yang diakibatkan pusat-pusat pembangkit tenaga listrik

3.5 Pengujian/Kalibrasi Voltage Divider Pengujian Sistem Cascade dengan Beban Pengujian Sistem Cascade dengan Beban 162 KΩ...

BAB II PRINSIP DASAR TRANSFORMATOR

Adaptor. Rate This PRINSIP DASAR POWER SUPPLY UMUM


Penguat Inverting dan Non Inverting

BAB I PENDAHULUAN. suatu sistem. Jika sistem proteksi tersebut bagus, maka akan terciptanya keadaan

BAB II DASAR TEORI. Motor asinkron atau motor induksi biasanya dikenal sebagai motor induksi

JENIS-JENIS TRANSFORMATOR

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

Bab 3. Teknik Tenaga Listrik

BAB IV ANALISA DAN PERHITUNGAN. fasa dari segi sistim kelistrikannya maka dilakukan pengamatan langsung

PENGGUNAAN ALAT UKUR ANALOG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB 7 RANGKAIAN GANDENG MAGNETIK

b. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat

K13 Revisi Antiremed Kelas 12 Fisika

LAPORAN PRAKTIKUM LISTRIK MAGNET Praktikum Ke 1 KUMPARAN INDUKSI

STUDI PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC SHUNT DENGAN METODE WARD LEONARD (Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU)

K13 Revisi Antiremed Kelas 12 Fisika

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

BAB III SISTEM KELISTRIKAN MOTOR INDUKSI 3 PHASA. 3.1 Rangkaian Ekivalen Motor Induksi Tiga Fasa

Mesin Arus Searah. Karakteristik Generator Arus Searah

MODUL I TRANSFORMATOR SATU FASA

USER MANUAL ALARM ANTI MALING MATA PELAJARAN : ELEKTRONIKA PENGENDALI DAN OTOMASI

BAB II DASAR TEORI. melalui gandengan magnet dan prinsip induksi elektromagnetik [1].

BAB II TRANSFORMATOR DAYA DAN PENGUBAH SADAPAN BERBEBAN. Tenaga listrik dibangkitkan dipusat pusat listrik (power station) seperti

DESAIN PROTOTIPE MOTOR INDUKSI 3 FASA ABSTRAKSI

TRAINER FEEDBACK THYRISTOR AND MOTOR CONTROL

A. Kompetensi Menggunakan rangkaian seri-parallel resistor pada sumber daya tegangan searah.

Antiremed Kelas 12 Fisika

PENYEARAH SETENGAH GELOMBANG

Nama Praktikan :... NIM :... Program Studi :... Kelas :... Dosen Pengampu :...

NASKAH PUBLIKASI DESAIN PROTOTIPE MOTOR INDUKSI 3 FASA

BAB V PENGUJIAN SISTEM DAN ANALISIS HASIL

LABSHEET PRAKTIK MESIN LISTRIK TRANSFORMATOR

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Rsh. Vsh = Vm (paralel) Ish. Rsh = Im. Rm

Pengenalan Sistem Catu Daya (Teknik Tenaga Listrik)

Transformator. Dasar Konversi Energi

UNIT III MENJALANKAN MOTOR INDUKSI TIGA FASE DENGAN MAGNETIC CONTACTOR

BAB II ELEMEN RANGKAIAN LISTRIK

RANGKAIAN LISTRIK. Kuliah 2 (Konsep Rangkaian Listrik)

A. Kompetensi Mengenal peralatan-peralatan dan alat-alat ukur di laboratorium dasar listrik.

ALAT UKUR ELEKTRONIKA DAN METODE PENGUKURAN

III. TEORI PRAKTIKUM FISIKA - LISTRIK PERCOBAAN L1 RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA

BAB III METODE PROSES PEMBUATAN

PERTEMUAN 12 ALAT UKUR MULTIMETER

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

PRAKTIKUM MESIN LISTRIK DASAR (TEE 200P)

Transkripsi:

PERCOBAAN POLARITAS TRANSFORMATOR PHASA A. Tujuan. Mengetahui apa yang dimaksud dengan polaritas transformator phasa. Mengetahui metode untuk mengetahui polaritas transformator phasa. 3. Mengetahui fungsi dari polaritas transformator phasa. 4. Mengetahui penggunaan alat ukur pada percobaan. B. Dasar Teori Dengan melihat cara melilit kumparan transformator dapat ditentukan arah tegangan induksi yang dibangkitkan serta polaritas transformator tersebut. Bila kumparan primer yang merupakan kumparan tegangan tinggi diberi tegngan, cara melilit seperti pada gambar di bawah akan menghasilkan arah tegangan induksi seperti ditunjukkan oleh masing-masing anak panah. Artinya terminal T (+) mempunyai polaritas yang sama dengan terminal R (+), sedangkan T 2 (-) mempunyai polaritas yang sama dengan R 2 (-). Bentuk polaritas di atas dikenal dengan polaritas pengurangan. Bila polaritas T (+) = R 2 (+) dan T 2 (-) = R (-), berarti cara melilit kumparan tegangan rendah R R 2 sebaliknya dari gambar 2, dan hubungan ini disebut polaritas penjumlahan. ( Zuhal, Teknik Tenaga Listrik) Gambar.. Terminal trafo yang sudah teridentifikasi Gambar. Terminal yang ada pada trafo Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang

Metode Menentukan Polaritas Transformator. Untuk mengetahui sisi tegangan tinggi (TT) dan sisi tegangan rendah (TR) sebuah trafo maka dilakukan percobaan sebagai berikut: Gambar.3. Rangkaian percobaan untuk menentukankumparan TTdan kumparan TR Untuk mengetahui jenis polaritas yaitu polaritas penjumlahan (additif) atau pengurangan (substraktif). A C B D Gambar.4. Rangkaian percobaan untuk menentukan jenis polaritas 3. Untuk mengetahui terminal positif dan negatif sebuah trafo secara pasti dengan menggunakan trafo referensi. ~ ~ Trafo blank Trafo Referensi Gambar.5. Rangkaian percobaan untuk menentukanterminal postif dan negatif sebuah transformator Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang 2

C. Alat dan Bahan No Alat dan Bahan Keterangan Jumlah.. oltmeter () 3. 4. 5. oltmeter (2) Tegangan sumber Tranformator phasa (blank) Transformator referensi 6. Kabel Penghubung D. Rangkaian Percobaan. Metode menentukan tegangan tinggi (TT) dan tegngan rendah (TR) A C B D Gambar.6. Rangkaian percobaan untuk menentukankumparan TT dan kumparan TR Keterangan Alat Ukur: No Alat dan Bahan Keterangan Fungsi.. Ohmmeter (A-B) Ohmmeter 2 (C-D) Digunakan untuk mengukur besar resistansipada sisi kiri Digunakan untuk mengukur besar resistansi pada sisi kanan Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang 3

Metode 2 menentukan polaritas penjumlahan (additif) dan polaritas pengurangan (substraktif) Gambar.7. Rangkaian percobaan untuk menentukan jenis polaritas Keterangan Alat Ukur: No Alat dan Bahan Keterangan Fungsi.. 3. oltmeter ( ) oltmeter ( 2 ) oltmeter ( 3 ) input pada sisi TT (primer) sebagai referansi output pada sisi TR (sekunder) Digunakan sebagai indikator polaritas trafo baik jenis additif dan substraktif 3. Metode 3 menentukan polaritas positif (+) dan negatif (-) Gambar.8. Rangkaian percobaan untuk menentukanterminal postif dan negatif sebuah transformator Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang 4

Keterangan Alat Ukur: No Alat dan Keterangan. Bahan. oltmeter ( )trafo referensi oltmeter 3. ( 2 )trafo blank Fungsi input pada sisi TR pada trafo referensi output pada sisi TR pada trafo blank Digunakan sebagai indikator terminal trafo blank (terminal + dan pada sisi primer dan sekunder trafo blank) E. Prosedur Percobaan. Alat percobaan dipersiapkan. Memeriksa dan kalibrasi alat yang akan digunakan. 3. Peralatan dirangkai sesuai dengan gambar.6 4. Hasil yang terbaca pada alat ukur yang berupa voltmeter dicatat pada tabel. 5. Data yang sudah didapatkan diolah untuk mengetahui sisi TT & TR. 6. Peralatan dirangkai sesuai dengan gambar.7 7. Terminal sisi TT disuplai dengan tegangan input 220. 8. Hasil yang terbaca pada alat ukur yang berupa voltmeter dicatat pada tabel.2 9. Data yang sudah didapatkan diolah untuk mengetahui jenis polaritas penjumlahan atau pengurangan. 0. Peralatan dirangkai sesuai dengan gambar.8. Pada terminal sisi TT trafo referensi ataupun blank dinsuplai dengan tegangan input 220. Hasil terbaca pada alat ukur yang berupa voltmeter dicatat pada tabel.3 3. Data yang sudah didapatkan diolah untuk mengetahui terminal-terminal trafo blank yaitu positif atau negatif dibantu dengan data dari percobaan sebelumnya. Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang 5

F. Data Percobaan Percobaan dengan Metode No Ohmmeter Ohmmeter 2 (A-B) (C-D) 2,8 Ω 43,5 mω 2 3,43 Ω 54,03 mω Tabel.. Menentukan Sisi TT dan TR Kesimpulan : Sisi TT Sisi TR Alasan : Terminal A-B : Terminal C-D : Karena resistanasi terminal A-B lebih besar dari terminal C-D Percobaan dengan Metode 2 2 3 No 225 54 70 2 225 54 275 Tabel. Menentukan Jenis Additif dan Substraktif Kesimpulan 2 : Jenis Polaritas :. Polaritas substraktif Polaritas additif Alasan :. Karena hasil tegangan pada 3 merupakan selisih antara tegangan pada dan 2 Karena hasil tegangan pada 3 merupakan jumlah antara tegangan pada dan 2 Percobaan dengan Metode 3 /blank 2ref 3 No 54 48 02 Tabel.3. Menentukan polaritas terminal Terminal A : Negatif ( ) Terminal B : Positif (+) Terminal C : Negatif ( ) Terminal D : Positif (+) Muhammad Fandi Wiedyanto,T. Listrik,Politeknik Negeri Malang 6