PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN

dokumen-dokumen yang mirip
PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN

PERTEMUAN II ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN TUJUAN PRAKTIKUM

Pertemuan 4 Array pada Java

Pertemuan 3 Struktur Perulangan pada Java

Pemrograman Fery Updi,M.Kom

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

24/09/2017 PERULANGAN

KENDALI PROSES. Untuk mengatur arus program, pemrograman java menyediakan struktur perulangan (looping), kondisional, percabangan, dan lompatan.

BAB V. STATEMEN KONTROL

A. TEORI ARRAY 1 DIMENSI

Pertemuan 2 Struktur Kontrol Percabangan

BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY

Obyektif : KONTROL ALUR PROGRAM

Modul Praktikum Bahasa Pemrograman 1

A. TEORI ARRAY 1 DIMENSI

MODUL 2 STRUKTUR KONTROL

24/09/2017 PERCABANGAN

BAB 6. Struktur Kontrol

Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if

Percabangan & Perulangan

Modul Praktikum 3 Pemograman Berorientasi Objek

Struktur Kontrol Pemrograman Java : PERCABANGAN

Struktur Kontrol. Gambar 1: Flowchart Statement If

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

SEKUEN, PERCABANGAN & PENGULANGAN

PERTEMUAN I PENGENALAN JAVA

6 Maret Structure of Java [Penyeleksian Kondisi]

BAB 6. Struktur Kontrol

Pemrograman Fery Updi,M.Kom

OPERASI PERNYATAAN KONDISI

Modul 3 Flow Control dan Input

LAB PEMROGRAMAN I (JAVA FUNDAMENTAL) PERTEMUAN 3 Dosen : Bella Hardiyana S. Kom

Selection, Looping, Branching

MATERI PRAKTIKUM 2 ARRAY

Tujuan : A. Percabangan Percabangan di dalam Java terdapat 2 macam, yaitu dengan memakai if dan switch.

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR TIPE-TIPE FUNGSI ATAU METHOD

Percabangan & Perulangan

JAVA BASIC PROGRAMMING Joobshet

Ada 3 jenis struktur kontrol: Sequence Structure Selection Structure Repetition Structure Sequence Structure

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG

1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar?

2 TIPE DATA DAN VARIABEL

BAB V PENYELEKSIAN KONDISI DAN PERULANGAN

MINGGU III : KONTROL PROGRAM

PERTEMUAN 3 OBJEK DAN CLASS

3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++

Struktur Kontrol. Contoh, Akan tercetak x is 100 jika nilai yang disimpan pada variable x adalah 100:

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)

Perulangan / Looping

Looping : break, continue, nested loop

PENYELEKSIAN /PERCABANGAN & PERULANGAN Part II. 5 th week Estu Sinduningrum ST,MT

3. Struktur Perulangan dalam C++

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk: Menggunakan struktur kendali pencabangan bersyarat dalam bahasa pemrograman.

Percabangan dan Perulangan

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)

if (ekspresi_boolean) { Pernyataan1; } else { Pernyataan2; }

BAB II VARIABEL DAN TIPE DATA

Badiyanto, S.Kom., M.Kom. PBO java

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

Dasar Pemrograman Java

Modul Praktikum 4 Pemograman Berorientasi Objek

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) PERTEMUAN 4 CONTROL FLOW STATEMENT

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I

DASAR PEMOGRAMAN JAVA

BAB 3 TYPE DATA, VARIABLE DAN OPERATOR

if (ekspresi_boolean) {

2.1 if Jenis-jenis Percabangan if adalah if, if else, If else if else if - else

Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Sekarang, kita akan mencoba untuk menganalisa program Java pertama : public class Hello {

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

MODUL 4 OPERATOR KONDISI PADA PEMROGRAMAN BAHASA JAVA

Operator, Statement kondisional, dan Iterasi pada Java

Pertemuan2 Percabangan & Perulangan pada Python

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009

Pemrograman Berorientasi Objek. Beni Suranto, S.T.

IF PEMROGRAMAN LANJUT PERCABANGAN. Oleh : Andri Heryandi, M.T.

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

PEMROGRAMAN JAVA. Petunjuk Penulisan Program Token Aturan Penamaan Identifier Lingkungan /Scope dari variabel Tipe Data (i) Yoannita

Modul Praktikum Bahasa Pemrograman 1

ALUR PROGRAM. SELEKSI KONDISI Statement If a. Bentuk If tunggal sederhana Sintaks : if ( kondisi ) statement ;

A. Dasar Teori. Urutan (Sequence) Pemilihan (Selection) Pengulangan (Iteration) Pernyataan Kondisional (If Statement)

Pada akhir pembahasan, peserta diharapkan mampu untuk:

OPERATOR-OPERATOR DALAM JAVA

IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT F NT OR, W HILE D O WHILE I 2

PEMROGRAMAN JAVA : VARIABEL DAN TIPE DATA

Tujuan Instruksional. Mahasiswa mampu :

IT210 Pemrograman Visual. Ramos Somya

Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti

Bahasa Pemrograman 2.

IF PEMROGRAMAN LANJUT PERULANGAN. Oleh : Andri Heryandi, M.T.

PEMAHAMAN DASAR DASAR JAVA

PEMROGRAMAN JAVA : PENYELEKSIAN KONDISI DAN PERULANGAN

Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN

(Struktur Kondisi dan Perulangan) KOMPETENSI DASAR

MODUL 3 ARRAY. Pemograman Berorientasi Objek

Pemrograman. Pertemuan-3 Fery Updi,M.Kom

Bahasa Pemrograman Java. Yudi Adha. ST. MMSI

BAB VI ARRAY Mendeklarasikan Variabel Array int[ ] bilangan; int bilangan[ ]; Mendefinisikan Array Bilangan = new int[5]; Latihan 21. ArrSatu.

int i = 0; while (i < 10) { System.out.println( Informatika Unpas ); i++; }

Transkripsi:

PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN

PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Obektif: Praktikan mengetahui arra, percabangan, dan perulangan pada Java. Praktikan mengetahui bentuk umum dari arra, percabangan, dan perulangan dalam Java. Praktikan dapat membuat program sederhana dengan menggunakan bahasa pemrograman Java, untuk arra, percabangan, dan perulangan. Catatan : Cobalah setiap contoh dan latihan 1 Arra Deklarasi dan Penciptaan Arra Arra di Java dideklarasikan dengan kurung siku: [ ], lalu diikuti oleh nama identifier-na. Sintaks umum deklarasi arra : tpe var-name[]; Atau tpe[] var-name; Berikut contoh contoh deklarasi arra di Java : int numbers[]; char[] letters; long grid[][]; Berikut contoh pendeklarasian operator new(): arra dengan menspesifikasikan ukuran spesifikna menggunakan char alphabet[] = new() char [26]; int primes = {7, 11, 13}; 2 Arra 1 Dimensi Arra 1 dimensi pada dasarna senarai (deretan) variabel bertipe serupa. Bentuk umum new()untuk arra 1 dimensi adalah sebagai berikut : arra-var = new() tpe[size] Keterangan : tpe menspesifikasikan tipe data ang dialokasikan, size menspesifikasikan jumlah dari elemen

arra, dan arra-var adalah variabel arra ang dirangkai ke arra. Perhatikan contoh berikut : monthdas = new() int[12]; Setelah pernataan diatas dieksekusi, monthdas akan mengacu ke arra berisi 12 bilangan int, kedua belas angka tersebut dinisialisasi dengan nol. Catatan : Proses untuk dapat memperoleh arra ialah 2 langkah, aitu: 1. Deklarasi variabel dari tipe arra ang dikehendaki. 2. Alokasi memori ang akan menimpan arra menggunakan operator new() dan memberikanna ke variable arra. 3 Semua arra dimulai dengan indeks nol. Berikut contoh untuk memberikan nilai 29 ke elemen kedua dari monthdas, digunakan perintah : monthdas[1] = 29; Berikut ini untuk menampilkan nilai ang disimpan pada indeks 3, aitu: Sstem.out.println(monthDas[3]); Berikut ini salah satu contoh untuk arra ang berisi jumlah hari maksimum di masing masing bulan : Class Bulan //deklarasi class { public static void main(string[]args) //main method { //deklarasi var arra int monthdas[]; monthdas = new int[12]; //isi var arra mounthdas[0] = 31; mounthdas[1] = 29; mounthdas[2] = 31; mounthdas[3] = 30; mounthdas[4] = 31; mounthdas[5] = 30; mounthdas[6] = 31; mounthdas[7] = 31; mounthdas[8] = 30; 4 mounthdas[9] = 31; mounthdas[10] = 30; mounthdas[11] = 31; //cetak tulisan dan isi var arra mounthdas indeks ke 7. Sstem.out.println("Agustus mempunai "+mounthdas[7]+" hari"); } } Output : Agustus mempunai 31 hari 5 Arra Multi Dimensi Arra multidimensi diimplementasikan sebagai arra ang terletak didalam arra. Arra multidimensi dideklarasikan dengan menambahkan jumlah tanda kurung setelah nama arra. Contoh : Arra 2 dimensi bertipe int bernama intdarr dideklarasikan dan dibuat dengan perintah sebagai berikut : int int2darr[][] = new() int [4][5]; Keterangan : Perintah ini mendeklarasikan dan mengalokasikan arra 4 kali 5 dan memberikan ke variabel int2darr. Secara internal matriks ini diimplementasikan sebagai arra dari arra bertipe int inisialisasi Inisialisasi arra multidimensi, aitu kita cukup mengapit masing inisialisasi dimensi dengan satu pasangan kurung kurawal. 6 Berikut contoh listing program ang memberikan angka ke masing masing elemen di arra dari kiri ke kanan, puncak ke bawah, kemudian menampilkan masing masing elemen : class Multidimensi // deklarasi class { public static void main(string[]args) //main method { //deklarasi variabel arra dan variabel k int 2DArr[][] = new int[4][5]; int k=0; //perulangan untuk menginput

data arra for(int i=0; i<4; i++) //untuk perulangan baris { for(int j=0; j<5; j++) //untuk perulangan kolom { 2DArr[i][j] = k++; //isi var arra 2DArr = increment var k (k=k+1) } } 7 //perulangan untuk menampilkan data arra for(int i=0; i<4; i++) //untuk perulangan baris { for(int j=0; j<5; j++) //untuk perulangan kolom { //cetak isi variabel arra sesuai index [baris][kolom] dan 1 spasi kosong " " Sstem.out.println(2DArr[i][j] + " "); } Sstem.out.println();//pindah baris } } } Output: 01234 56789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 8 Percabangan Jenis percabangan di java, aitu: If, if-else, dan switch. Percabangan if Pernataan if akan menentukan sebuah pernataan (atau blok kode) ang akan eksekusi jika dan hana jika persaratan bernilai benar(true). Bentuk dari pernataan if : if (- Expression -) Statement else Statement atau if( boolean_expression ) atau if( boolean_expression ) { statement1; statement2;... } Catatan : dimana, boolean_expression adalah penataan logika (true/false) atau variabel bertipe boolean. sebuah 9 Contoh program bentuk percabangan if : Output : Variabel anint bernilai nol Contoh program if diatas dapat diringkas sebagai berikut : Output : Variabel anint bernilai nol Keterangan : kedua program diatas menghasilkan output ang sama karena inti programna sama aitu mencetak tulisan Variabel anint bernilai nol jika isi var anint = 0. 10 Percabangan if-else Pernataan if-else digunakan apabila kita ingin mengeksekusi beberapa pernataan dengan kondisi true dan pernataan ang lain dengan kondisi false. Berikut bentuk umum pernataan if-else: if (condition or Boolean expression) statement1 else statement2 Catatan : Jika condition atau Boolean expression dievaluasi bernilai true, maka statement1 dieksekusi, sedangkan jika condition atau Boolean expression dievaluasi bernilai false, maka statement2 ang dieksekusi.

11 Contoh program bentuk percabangan if else: Output : Variabel anint tidak bernilai nol Keterangan : karena var anint bernilai 1 maka statement di else ang dieksekusi, aitu cetak tulisan Variabel anint tidak bernilai nol. Bahasa Java menediakan beragam kendali percabangan tidak lokal, aitu : break, return, dan continue. Break Return Continue 12 Break Istilah break mengacu pada proses memecahkan blok program. Proses tersebut memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu. Untuk dapat ditunjuk, suatu blok diberi nama, dan Java memiliki bentuk label untuk menatakan nama suatu blok. Contoh : class ContohBreak //deklarasi class { public static void main(string[]args) //main method { boolean t=true; //deklarasi variabel t { b: //label b { { Sstem.out.println("Sebelum break"); //cetak tulisan //seleksi if, karena var t bernilai true maka break label b if(t) break b; Sstem.out.println("Ini tidak akan dieksekusi"); } Sstem.out.println("Ini tidak akan dieksekusi"); } Sstem.out.println("Ini adalah setelah b"); } } } Output: Sebelum break Ini adalah setelah b 13 Return Java menggunakan bentuk sub-rutin ang disebut method untuk mengimplementasikan antarmuka procedural ke kelas objek. Setiap saat dalam method dapat digunakan pernataan return ang menebabkan eksekusi mencabang kembali ke pemanggil method. Contoh : Output : Before the return 14 Continue Seringkali kita ingin keluar lebih cepat dari perulangan ataumungkin juga ingin meneruskan perulangan, tetapi harus menghentikan sisa proses pada program untuk iterasi ang bersangkutan. Pernataan continue di Java melakukan persis seperti itu. Contoh program penggunaan continue ang menebabkan 2 bilangan dicetak dalam setiap baris : Output: 01 23 45 67 89

15 Percabangan switch Percabangan switch dimaksudkan untuk menangani banak kemungkinan kemunculan. Berikut ini bentuk umum percabangan switch : switch (expression) { case valeue1: break; case value2; break; case valuen; break; default; } 16 Contoh: Output: Lima Enam Tujuh Delapan Sembilan bukan karakter digit Pemrograman Berbasis Objek - 2011 17 Perulangan Terdapat beberapa jenis perulangan pada Java, aitu for, while, dan do while. Perulangan for Berikut bentuk dasar perulangan for : for(initializationexpression; LoopCondition; StepExpression) Statement; Atau for(initializationexpression; LoopCondition; StepExpression) { Statement1; Statement2;... } Keterangan: InitializationExpression, digunakan untuk inisialisasi variabel kendali perulangan. LoopCondition, membandingkan variabel kendali perulangan dengan suatu nilai batas. StepExpression, menspesifkasikan cara variabel kendali dimodifikasi sebelum iterasi berikutna dari perulangan. 18 Contoh: Output: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Keterangan : potongan program di atas mencetak isi var i secara berulang dimana perulangan dimulai dari nilai awal var i = 1 sampai var i < 11 dan dengan step isi var i ditambah 1 (increment 1). 19 Pernataan for-loop Bersarang Java memungkinkan loop ang disarangkan di loop ang lain. Satu loop berada didalam loop ang lainna. Contoh: public class Loop { public static void main(string[]args) { for(int i=0;i<3;i++) // perulangan i mulai dari 0 sampai 2, step i++ { for(int j=5;j>i;j--) //cetak * dari j=5 sampai j>i, step j-{ Sstem.out.println("*"); } Sstem.out.println(); } } } 20

Output : * * * * * * * * * * * * 21 Perulangan while Pengulangan while mempunai kondisi ang mengendalikan pernataan perulangan. Berikut bentuk dasar perulangan while : [initialization;] while (Pernataan boolean/ LoopCondition/ Termination) { Statement; [iteration;] } Catatan: Jika LoopCondition/ pernataan boolean dievaluasi true, maka statement dieksekusi dan proses terus berlanjut berulang kali. Penting diketahui bahwa LoopCondition muncul sebelum badan dari pernataan. Ini berarti jika LoopCondition sejak semula dievaluasi false, maka statement tidak pernah dieksekusi. Hal ini merupakan perbedaan penting antara perulangan while dengan perulangan do-while. 22 Contoh: 23 Perulangan do-while Bentuk umum atau bentuk dasar perulangan do while : [initialization;] do { Statement; [iteration;] } while(pernataan boolen/ LoopCondition/ Termination); Contoh : Catatan: Pada contoh program do-while diatas, kita menggunakan pernataan (--n > 0) untuk memeriksa kondisi perulangan do-while. Pernataan --n dijalankan, lalu n dikurangi 1, sehingga menghasilkan nilai baru n. Kemudian n dibandingkan dengan nol. Jika masih lebih besar dari nol, perulangan diteruskan, jika tidak maka dihentikan. 24 Latihan Program Berikut ini adalah contoh program sederhana membuat matriks 3x3 dengan menggunakan arra 2 dimensi dan perulangan for. Ikutilah langkah-langkah berikut : Step 1 : Buka dan ketikan program pada teks editor notepad++ Anda. Simpan nama file sama seperti nama classna, aitu : Arra2D.java Misal disimpan pada direktori D Æ folder praktikan Æ Arra2D.java Ketikkan program berikut pada teks editor Anda. import java.io.*;

*Deklarasikan class... { public static void main(string[] args) //main method { // deklarasi var masuk sbg inputan utama DataInputStream masuk=new DataInputStream(Sstem.in); tr //tr dan catch digunakan untuk menangani kesalahan { *Dekalarasi var arra angka 2 dimensi, dengan indeks dimensi masing masing 3 bertipe integer. 25 for(int i=0;i