KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI INSPEKTORAT JENDERAL Jl. Jenderal Sudirman, Gedung D, Senayan, Jakarta 10270 Telepon (021) 57946100 Laman http://www.ristekdikti.go.id KEPUTUSAN INSPEKTUR JENDERAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 62 /G/KPT/XII/2017 TENTANG WILAYAH KERJA DAN KOORDINATOR PENGAWASAN DI LINGKUNGAN INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI INSPEKTUR JENDERAL, Menimbang : a. bahwa dalam rangka melaksanakan pasal 542 ayat (2) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, perlu diatur pembagian wilayah kerja dan koordinator pengawasan di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, maka perlu menetapkan Keputusan Inspektur Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Wilayah Kerja dan Koordinator Pengawasan di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166); 2. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158);
- 2-3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 127); 4. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8); 5. Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 14); 6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 889); MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN INSPEKTUR JENDERAL TENTANG WILAYAH KERJA DAN KOORDINATOR PENGAWASAN DI LINGKUNGAN INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI. PERTAMA KEDUA : Menetapkan wilayah kerja sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Koordinator Pengawasan sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini. : Dengan berlakunya Keputusan Inspektur Jenderal ini, maka Keputusan Inspektur Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor: 02/G/KPT/I/2017 tentang Penetapan Wilayah Kerja Inspektorat di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dinyatakan tidak berlaku.
- 3 - KETIGA : Keputusan Inspektur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal 2 Januari 2018, dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal Desember 2017 INSPEKTUR JENDERAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum NIP. 19611108 198702 1001 No. Alur Nama Jabatan Tanggal Paraf 1. Dikonsep Aldina Kasubbag Hukum Mahtiasari dan Kepegawaian 2. Disetujui Yusrial Bachtiar Sekretaris Itjen
- 4 - Lampiran I Keputusan Inspektur Jenderal Nomor : /G/KPT/XII/2017 Tentang Wilayah Kerja Inspektorat dan Koordinator Pengawasan di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Wilayah Kerja Inspektorat I. Wilayah Kerja Inspektorat I 1. Unit Utama 1. Sekretariat Jenderal; 2. Pusat Data dan Informasi Iptek Dikti; 3. Pusat Pendidikan dan Pelatihan; dan 4. PUSPIPTEK. 2. Satker PTN-BH 1. Universitas Padjadjaran; 2. Institut Teknologi Sepuluh November; 3. Universitas Diponegoro; dan 4. Universitas Pendidikan Indonesia. 3. Satker PTN-BLU 1. Universitas Andalas; 2. Universitas Brawijaya; 3. Universitas Mulawarman; 4. Universitas Negeri Jakarta; 5. Universitas Udayana; 6. Universitas Jambi; 7. Universitas Pendidikan Ganesha; dan 8. Universias Negeri Gorontalo. 4. Satker Institut 1. ISBI Tanah Papua; 2. ISI Padang Panjang; dan 3. ISI Surakarta. 5. Satker PTN 1. Universitas Cenderawasih; 2. Universitas Negeri Manado; 3. Universitas Pattimura; 4. Universitas PN Veteran Yogyakarta;
- 5-5. Universitas Samudra; 6. Universitas Siliwangi; 7. Universitas Negeri Medan; 8. Universitas Negeri Makassar; dan 9. Universitas Syiah Kuala. 6. Satker Politeknik 1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya; 2. Politeknik Negeri Banjarmasin; 3. Politeknik Negeri Banyuwangi; 4. Politeknik Negeri Semarang; 5. Politeknik Negeri Madiun; 6. Politeknik Negeri Ketapang; 7. Politeknik Negeri Lampung; 8. Politeknik Negeri Manado; 9. Politeknik Negeri Sriwijaya; 10. Politeknik Pertanian Negeri Kupang; 11. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda; 12. Polman Negeri Bangka Belitung; 13. Politeknik Negeri Ujung Pandang; 14. Politeknik Negeri Bengkalis; dan 15. Politeknik Negeri Pontianak. 7. Satker Kopertis 1. Kopertis Wilayah I; 2. Kopertis Wilayah III; 3. Kopertis Wilayah IV; 4. Kopertis Wilayah VI; dan 5. Kopertis Wilayah XII. 8. Akademi Komunitas 1. Akademi Komunitas Ponogoro; 2. Akademi Komunitas Pacitan; 3. Akademi Komunitas Sumenep; 4. Akademi Komunitas Lamongan; 5. Akademi Komunitas Kotawaringin; 6. Akademi Komunitas Muko muko; 7. Akademi Komunitas Lampung Tengah; 8. Akademi Komunitas Rejang Lebong; 9. Akademi Komunitas Cianjur;
- 6-10. Akademi Komunitas Kepulauan Mentawai; 11. Akademi Komunitas Banyuasin; 12. Akademi Komunitas Sibolga; 13. Akademi Komunitas Prabumulih; 14. Akademi Komunitas Pangkal Pinang; 15. Akademi Komunitas Pagar Alam; 16. Akademi Komunitas Siak; 17. Akademi Komunitas Ogan Komiring Ulu; 18. Akademi Komunitas Keerom; 19. Akademi Komunitas Manokwari; 20. Akademi Komunitas Nagekeo; 21. Akademi Komunitas Bombana; 22. Akademi Komunitas Tuban; 23. Akademi Komunitas Singkawang; dan 24. Akademi Komunitas Polewali Mandar. II. Wilayah Kerja Inspektorat II 1. Unit Utama 1. Inspektorat Jenderal; 2. Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti; 3. Ditjen Penguatan Inovasi; dan 4. PP Iptek. 2. Satker PTN-BH 1. Institut Teknologi Bandung; 2. Universitas Gadjah Mada; 3. Institut Pertanian Bogor; dan 4. Universitas Hasanuddin. 3. Satker PTN-PKBLU 1. Universitas Haluoleo; 2. Universitas Negeri Surabaya; 3. Universitas Riau; 4. Universitas Sriwijaya; 5. Universitas Sam Ratulangi; 6. Universitas Lampung; 7. Universitas Jenderal Soedirman; 8. Universitas Negeri Malang;
- 7-9. Universitas Negeri Padang; dan 10. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. 4. Satker Institut 1. Institut Teknologi Kalimantan; 2. ISBI Bandung; dan 3. ISI Denpasar. 5. Satker PTN 1. Universitas Bangka Belitung; 2. Universitas Khairun; 3. Universitas Lambungmangkurat; 4. Universitas Musamus Merauke; 5. Universitas PN Veteran Jakarta; 6. Universitas Sulawesi Barat; 7. Universitas Tidar; 8. Universitas Jember; dan 9. Universitas Borneo Tarakan. 6. Satker Politeknik 1. Politeknik Negeri Ambon; 2. Politeknik Negeri Batam; 3. Politeknik Negeri Fakfak; 4. Politeknik Negeri Indramayu; 5. Politeknik Negeri Kupang; 6. Politeknik Negeri Lhokseumawe; 7. Politeknik Negeri Madura; 8. Politeknik Negeri Medan; 9. Politeknik Negeri Cilacap; 10. Politeknik Negeri Balikpapan; 11. Politeknik Negeri Sambas; 12. Politeknik Negeri Media Kreatif; dan 13. Politeknik Negeri Jember. 7. Satker Kopertis 1. Kopertis Wilayah V; 2. Kopertis Wilayah IX; 3. Kopertis Wilayah X; 4. Kopertis Wilayah XI; dan 5. Kopertis Wilayah XIII. 8. Akademi Komunitas 1. Akademi Komunitas Cimahi; 2. Akademi Komunitas Bitung;
- 8-3. Akademi Komunitas Aceh Barat; 4. Akademi Komunitas Aceh Utara; 5. Akademi Komunitas Langsa; 6. Akademi Komunitas Aceh Tamiang; 7. Akademi Komunitas Enrekang; 8. Akademi Komunitas Lembata; 9. Akademi Komunitas Kepulauan Yapen; 10. Akademi Komunitas Deli Serdang; 11. Akademi Komunitas Batu Bara; 12. Akademi Komunitas Sumbawa; 13. Akademi Komunitas Sumba Timur; 14. Akademi Komunitas Kupang; 15. Akademi Komunitas Ende; 16. Akademi Komunitas Sabu Raijua; 17. Akademi Komunitas Pringsewu; 18. Akademi Komunitas Mesuji; 19. Akademi Komunitas Demak; 20. Akademi Komunitas Pekalongan; 21. Akademi Komunitas Temanggung; 22. Akademi Komunitas Sidoarjo; 23. Akademi Komunitas Situbondo; 24. Akademi Komunitas Nganjuk; 25. Akademi Komunitas Berau; 26. Akademi Komunitas Bondowoso; 27. Akademi Komunitas Halmahera Tengah; 28. Akademi Komunitas Rembang; 29. Akademi Komunitas Sawahlunto; 30. Akademi Komunitas Padang Pariaman; dan 31. Akademi Komunitas Lahat. III. Wilayah Kerja Inspektorat III 1. Unit Utama 1. Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan; 2. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;
- 9-3. Ditjen Pembelajaraan dan Kemahasiswaan; dan 4. LBM Eijkman. 2. Satker PTN-BH 1. Universitas Sumatera Utara; 2. Universitas Indonesia; dan 3. Universitas Airlangga. 3. Satker PTN-PKBLU 1. Universitas Bengkulu; 2. Universitas Mataram; 3. Universitas Negeri Yogyakarta; 4. Universitas Nusa Cendana; 5. Universitas Tadulako; 6. Universitas Terbuka; 7. Universitas Negeri Semarang; 8. Universitas Sebelas Maret; 9. Politeknik Negeri Malang; dan 10. Universitas Tanjungpura. 4. Satker Institut 1. Institut Teknologi Sumatera; 2. ISBI Aceh; dan 3. ISI Yogyakarta. 5. Satker PTN 1. Universitas Malikussaleh; 2. Universitas Maritim Raja Ali Haji; 3. Universitas Palangkaraya; 4. Universitas Papua; 5. Universitas PN Veteran Jawa Timur; 6. Universitas Sembilan Belas Nopember Kolaka; 7. Universitas Singaperbangsa; 8. Universitas Timor; 9. Universitas Trunojoyo; dan 10. Universitas Teuku Umar; 6. Satker Politeknik 1. Politeknik Maritim Negeri Indonesia; 2. Politeknik Negeri Bali; 3. Politeknik Negeri Jakarta; 4. Politeknik Negeri Nusa Utara;
- 10-5. Politeknik Negeri Padang; 6. Politeknik Negeri Samarinda; 7. Politeknik Negeri Subang; 8. Politeknik Negeri Tanah Laut; 9. Politeknik Perikanan Negeri Tual; 10. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya; 11. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan; 12. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh; 13. Politeknik Manufaktur Bandung; dan 14. Politeknik Negeri Bandung. 7. Satker Kopertis 1. Kopertis Wilayah II; 2. Kopertis Wilayah VII; 3. Kopertis Wilayah VIII; dan 4. Kopertis Wilayah XIV. 8. Akademi Komunitas 1. Akademi Komunitas D.I. Yogyakarta; 2. Akademi Komunitas Mataram; 3. Akademi Komunitas Gianyar; 4. Akademi Komunitas Jembrana; 5. Akademi Komunitas Lombok Barat; 6. Akademi Komunitas Kepulauan Selayar; 7. Akademi Komunitas Demak; 8. Akademi Komunitas Tanah Datar; 9. Akademi Komunitas Pesisir Selatan; 10. Akademi Komunitas Solok Selatan; 11. Akademi Komunitas Dharmasraya; 12. Akademi Komunitas Pelalawan; 13. Akademi Komunitas Bontang; 14. Akademi Komunitas Landak; 15. Akademi Komunitas Paser; 16. Akademi Komunitas Gresik; 17. Akademi Komunitas Kolaka; 18. Akademi Komunitas Buru; 19. Akademi Komunitas Sidenreng Rappang; 20. Akademi Komunitas Banggai Kepulauan;
- 11-21. Akademi Komunitas Nias Utara; 22. Akademi Komunitas Aceh Barat Daya; 23. Akademi Komunitas Pidie Jaya; 24. Akademi Komunitas Sorong Selatan; 25. Akademi Komunitas Pekalongan; 26. Akademi Komunitas Bulungan; 27. Akademi Komunitas Karawang; 28. Akademi Komunitas Blitar; 29. Akademi Komunitas Bojonegoro; 30. Akademi Komunitas Jepara; 31. Akademi Komunitas Trenggalek; 32. Akademi Komunitas Kabupaten Sumbawa Barat; 33. Akademi Komunitas Pamekasan; 34. Akademi Komunitas Lumajang; dan 35. Akademi Komunitas Madiun. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal Desember 2017 INSPEKTUR JENDERAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum NIP. 19611108 198702 1001 No. Alur Nama Jabatan Tanggal Paraf 1. Dikonsep Aldina Kasubbag Hukep 29/12/2017 Mahtiasari 3. Disetujui Yusrial Bachtiar Sekretaris Itjen 29/12/2017
- 12 - Lampiran II Keputusan Inspektur Jenderal Nomor: /G/KPT/XII/2017 Tentang Wilayah Kerja Inspektorat dan Koordinator Pengawasan di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Koordinator Pengawasan I. Koordinator Pengawasan Inspektorat I 1. Koordinator Pengawasan 1. Reviu Rencana Kerja dan Anggaran Mandatory Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL); 2. Reviu Laporan Keuangan; 3. Evaluasi Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMP RB); dan 4. Evaluasi Belanja Terhutang. 2. Koordinator Pengawasan Prioritas Nasional 3. Koordinator Pengawasan Prioritas K/L 4. Koordinator Pengawasan Perintah Menteri 1. - 1. BOPTN dan BPPTNBH. 1. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP); 2. Pembentukan PTN BH dan PTN BLU; 3. Pelayanan Publik; 4. Tunjangan Fungsional dan Kinerja; 5. Audit Aset; 6. Realisasi Anggaran; dan 7. Kerjasama Internasional Kemenristekdikti. II. Koordinator Pengawasan Inspektorat II 1. Koordinator Pengawasan 1. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Mandatory Pengawasan; dan
- 13-2. Pemantauan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP). 2. Koordinator Pengawasan Prioritas Nasional 3. Koordinator Pengawasan Prioritas K/L 4. Koordinator Pengawasan Perintah Menteri 1. Revitalisasi Politeknik; 2. Pembukaan Prodi Khusus Blok Masela; 3. Revitalisasi LPTK; 4. Pengembangan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi; 5. Pengembangan Teaching Industry; 6. Pengelolaan/Pengembangan PTN Baru dan Akademi Komunitas; dan 7. Science Techno Park (STP). 1. Kegiatan BAN-PT; 2. Program PP PTS; 3. Pembukaan Prodi Baru (Termasuk Prodi Langka); dan 4. Pelaksanaan Kegiatan L2Dikti. 1. Kehadiran Awal Tahun dan Libur Nasional; dan 2. Program Inovasi Nasional. III. Koordinator Pengawasan Inspektorat III 1. Koordinator Pengawasan 1. Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Mandatory Instansi Pemerintah (SAKIP); dan 2. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). 2. Koordinator Pengawasan Prioritas Nasional 3. Koordinator Pengawasan Prioritas K/L 1. Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) 3T, Papua, dan Papua Barat; 2. Beasiswa Bidik Misi; dan 3. Beasiswa SM3T/PPG/PPGT bagi Guru. 1. Beasiswa PPA; 2. SNMPTN/SBMPTN; 3. Pelaksanaan Kreatifitas Mahasiswa dan Kewirausahaan Mahasiswa;