ARSITEKTUR MODERN PERTENGAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
Arsitektur Futuristik

BAB III TINJAUAN KHUSUS

CUBISM (materi pengayaan)

~ ARSITEK FRANK LLOYD WRIGHT ~

PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN DESAIN MODERN. Didiek Prasetya M.Sn

BAB I PENDAHULUAN. JUDUL : Terminal Bus Induk Tipe A di Kabupaten Klaten

EGYPTIAN ARCHITECTURE

BAB V KAJIAN TEORI. Tema desain menjadi sebuah konsep untuk merancang dan membuat

Arsitektur Modern Indonesia (1940-Abad 20) BY: Dian P.E Laksmiyanti, S.T, M.T

INTERIOR Konsep interior kontemporer (Materi pertemuan 9 )

7.4 Avant Garde Avant Garde buka suatu aliran dalam seni lukis, melainkan gaya yang berkembang dalam dunia fashion serta bergerak ke desain grafis

BAB IV TINJAUAN TEORI ARSITEKTURAL

Eclectisme. Department of Architecture UNTAG Semarang

SEJARAH DESAIN. Gaya Desain Bauhaus Modul IX. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR II

PUSAT PAMERAN DAN KONVENSI DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK

KISI-KISI PEDOMAN WAWANCARA

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT SENI RUPA DI YOGYAKARTA DENGAN ANALOGI BENTUK

ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Sumber:

TEORI UMUM DAN KONSEP RUANG DALAM. A. Teori Perancangan Ruang Dalam.

BAB IV KONSEP 4.1 IDE AWAL

DEFINISI INTERIOR & KONSEP U N I V E R S I T A S U D A Y A N A A A

BAB I PENDAHULUAN. Kampus Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Bina Nusantara. yang Berhubungan dengan Arsitektur.

BAGIAN III ARSITEKTUR MODERN AWAL

BAB 3 TINJAUAN KHUSUS TEMA

KESENJANGAN KONSEP DAN PENERAPAN GAYA MODERN MINIMALIS PADA BANGUNAN RUMAH TINGGAL

Art Nouveau. Ciri-ciri

BAB III TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORERIKAL PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA TATA RUANG LUAR DAN DALAM HOMESTAY DAN EKOWISATA SAWAH

memiliki lokalitas kuat, yaitu kedekatannya dengan alam dan arsitektur asli Amerika (antara lain rumah pertanian, padang rumput dan memori peradaban

PERANCANGAN RUANG DALAM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB 5 HASIL RANCANGAN

Rumah Tinggal Dengan Gaya Arsitektur Bali Modern Di Denpasar

SEJARAH DESAIN. Evaluasi Materi Modul 1 s.d 7. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

PEMBOROSAN BIAYA PEMBANGUNAN AK1BAT PENULANGAN YANG TIDAK SESUAI ATURAN TEKNIK. Tri Hartanto. Abstrak

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebagai denah khusus dengan tujuan pendalaman lebih pada kedua bidang

BAB III. Sport Hall/Ekspresi Struktur TINJAUAN KHUSUS. Laporan Skripsi dan Tugas Akhir. Pengertian Tema

TUGAS 1 STRUKTUR BANGUNAN

BAB I PENDAHULUAN. sejak berabad-abad silam dan beberapa diantaranya sekarang sudah menjadi aset

5. HASIL RANCANGAN. Gambar 47 Perspektif Mata Burung

BAB III TINJAUAN KHUSUS. azas penyesuaian kehidupan dan merupakan pengungkapan. terhadap lingkungan alam sebagai bahan acuan di dalam bentuk

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB IV TINJAUAN KHUSUS

SEJARAH ARSITEKTUR GOTHIC

BAB I PENDAHULUAN. dimana arsitektur itu berada (Rapoport, 1969). Rapoport membagi arsitektur menjadi

BAB VI HASIL RANCANGAN. Konsep perancangan yang digunakan adalah sustainable architecture

BAB III TINJAUAN DATA KHUSUS

KONSEP RANCANGAN. Latar Belakang. Konteks. Tema Rancangan Surabaya Youth Center

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seni adalah karya cipta manusia yang memiliki nilai estetika dan artistik.

BAB V KAJIAN TEORI. Tema desain yang digunakan pada proyek Komples Wisata Budaya di Kota

TEORI DAN KONSEP PERANCANGAN RUANG DALAM

A. GAMBAR ARSITEKTUR.

BAB IV ANALISIS PROYEK

EKSTERIOR SIANG HARI

BAB IV: KONSEP Konsep Dasar Arsitektur Bioklimatik.

Penggunaan Konsep Barisan Fibonacci dalam Desain Interior dan Arsitektur

HOME OF MOVIE. Ekspresi Bentuk BAB III TINJAUAN KHUSUS. Ekspresi Bentuk. III.1 Pengertian Tema. Pengertian Ekspresi, adalah :

BAGIAN IV. ARSITEKTUR MODERN : FUNGSIONALISME, RASIONALISME DAN KUBISME ( )

ILMU, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM ARSITEKTUR. PENGANTAR ARSITEKTUR Minggu ke - 3

BAB I PENDAHULUAN. 1. Judul. 2. Pengertian Judul COMPUTER CENTRE

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PENDIDIKAN MENENGAH DAN NON FORMAL SMK N 1 SEDAYU Pos Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakrta, 55753

Desain Interior I ( Pengantar )

8 Macam Nuansa Warna Interior Minimalis

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang I.1.1 Latar Belakang Pengadaan Proyek

1 MERANCANG TAMPAK DAN POTONGAN

BAB IV: PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Dampak Revolusi Industri dan Revolusi Sosial di Eropa Terhadap Perkembangan Arsitektur di Abad XVIII XIX Pertemuan 6 Gb.

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DESAIN

MATA KULIAH TEORI DAN METODE PERANCANGAN ARSITEKTUR 2

2.2 Tinjauan Gaya Neo Klasik Eropa dan Indonesia Sejarah Gaya Arsitektur Neo Klasik

DESAIN INTERIOR I One Room Apartment

BAB 4 KESIMPULAN. Universitas Indonesia. Bntuk dan..., Albertus Napitupulu, FIB UI, 2009

BAB III TINJAUAN KHUSUS

BAB V KAJIAN TEORI. Pengembangan Batik adalah arsitektur neo vernakular. Ide dalam. penggunaan tema arsitektur neo vernakular diawali dari adanya

ELEMEN PEMBENTUK RUANG INTERIOR

Architecture. Modern Aesthetic. Neoclassic Style Teks: Widya Prawira Foto: Bambang Purwanto. Home Diary #009 / 2015

BAB III TINJAUAN KHUSUS PERANCANGAN INTERIOR STUDIO APARTEMEN CENTRO CITY DAAN MOGOT JAKARTA BARAT

Pusat Penjualan Mobil Hybrid Toyota di Surabaya

BAB IV KONSEP. 4.1 Ide Awal

BAB V KONSEP PERANCANGAN

KAJIAN ARSITEKTUR GHOTIC

BAB VI HASIL PERANCANGAN. terdapat pada konsep perancangan Bab V yaitu, sesuai dengan tema Behaviour

KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR MINIMALIS ZEN TADAO ANDO PADA BANGUNAN CHURCH OF THE LIGHT

Pola Fraktal sebagai Pemberi Bentuk Arsitektur Apartemen yang Menenangkan

Rumah Tahan Gempa (Bagian 2) Oleh: R.D Ambarwati, ST.MT.

Nama Mata Kuliah : Arsitektur Moderen dan Pasca Moderen Kode Mata Kuliah : AR 35214

LAMPIRAN 1 PERAN ENERGI DALAM ARSITEKTUR

VILLA DALL AVA Rem Koolhaas

IV. Konsep Perancangan

BAB III TINJAUAN KHUSUS

Fasilitas Olah Raga dan Rekreasi di Jakarta BAB III TINJAUAN KHUSUS PROYEK

BAB III KONSEP PERANCANGAN PUSAT ILMU PENGETAHUAN DAN KEBUDAYAAN RUSIA

BAB VI HASIL RANCANGAN. tema Sustainable Architecture yang menerapkan tiga prinsip yaitu Environmental,

BAB III TINJAUAN TEMA INSERTION

BAB IV: KONSEP Konsep Dasar. Tema

Sejarah Desain Grafis

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Transkripsi:

ARSITEKTUR MODERN PERTENGAHAN A. KONSEP ALIRAN 1. Konsep Aliran Kubisme Kubisme adalah suatu aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaanbentukbentuk alam secara geometris (berkotakkotak). Arsitektur aliran kubisme terinspirasi dari seni lukis yang muncul dan mulai berkembang pada tahun 1910-1914 di Paris. Aliran kubisme muncul karena rasa bosan terhadap aliran-aliran klasik yang penuh dengan ornamen. Cubism adalah gerakan paling revolusioner dalam seni rupa, berkembang mula-mula di Perancis antara tahun 1907-1920-an. Cubismberasal dari seni lukis yang tidak hanya membuat bentuk dan warna dalam dimensi ruang tetapi juga dimensi waktu, menyajikan lukisan tidak hanya dari satu sudut pandang yang lazimnya dalam lukisan tradisional, tetapi dalam berbagai sisi, termasuk sisi yang seharusnya tidak terlihat dalam lukisan.cubism tidak sepenuhnya abstrak. Prinsip dari aliran Cubism menonjolkan aspek ruang atau tiga dimensi dan waktu, dimana hal itu tidak terdapat dalam aliran klasiktradisional. Aliran Cubism tidak langsung diterima begitu saja oleh kalangan masyarakat pencinta seni. Timbul pro dan kontra terhadap kemunculan alirancubism. Kelahiran cubism terjadi pada masa Revolusi Industri, dalam tahun 1910-an, ditandai dengan kejadian bersejarah yaitu penggunaan mesin pertama kali untuk pemotongan hewan di Chicago. Pengikut aliran cubismadalah orang-orang yang anti kehidupan borjuis atau kelas menengah yang juga pendukung industrialisasi dan sistem perdagangan baru. Aliran cubism mempengaruhi bidang arsitektur dalam elemen utama pendukung arsitektur yaitu material, ruang dan pencahayaan. Dalam arsitektur klasik, material adalah hal utama yang memberikan kekuatan dalam konstruksi. Ruang terletak dibalik dinding tebal di mana cahaya masuk hanya sedikit. Namun sejak aliran cubism muncul, arsitektur bukan lagi selubung, tetapi ruang menjadi aspek paling dominan. Aliran Cubism termasuk dalam aliran arsitektur modern awal Fungsionalisme atau rasionalisme. Elemen bangunan mengutamakan pada fungsi yang pada akhirnya dapat menimbulkan keindahan tanpa adanya hiasan atau dekorasi satupun. Aliran cubism memanfaatkan teknologi beton bertulang yang bentuk dan ukuran- ukurannya standar dengan sistem module. Sistem ini menjadikan suatu bangunan dibangun dalam waktu

yang cepat dan memungkinkan dibangun dalam jumlah yang banyak. Elemen- elemen bangunan dibuat dan dicor di pabrik yang selanjutnya perakitan dapat dilakukan di lapangan secara langsung serta memerlukan waktu yang singkat. Bagian-bagian dari bangunan seperti pondasi, kolom, tiang, tangga dan lain-lain dibuat di pabrik, kemudian dipasang dan disambung menjadi bangunan dalam jumlah sesuai kebutuhan. 2. Konsep Aliran Futuristik & Rasionalisme Arsitektur Futuristik Arsitektur Futuristik atau futurisme dimulai pada awal abad ke 20 dengan bentuk bangunan yang ditandai oleh anti -historicism dan garis panjang mendatar, kecepatan, emosi dan urgensi yang artistik dan gaya ini dimulai pada Italia dan berlangsung pada tahun 1909 sampai 1944. Gaya ini dihidupkan oleh penyair itu Filippo Tommaso Marinetti, dan dia bekerja pada tokoh arsitektur terkemuka seperti arsitek Antonio Sant'Elia dan seniman Umberto Boccioni, Giacomo Balla, Fortunato Depero, Enrico Prampolini. pendukung bangunan futuristik menyarankan kecepatan, teori pengaruh energi dan ekpresi yang kuat, di dalam usahanya untuk membuat zaman arsitektur yang modern. Setelah permulaannya, Futurism telah menjadi suatu kata [yang] lebih umum untuk mengangkat kecenderungan yang luas dalam disain modern yang sangat ingin menciptakan arsitektur dengan gaya masa depan ataupun sedikitnya gaya yang akan datang 10 tahun ke masa depan. Futurism modern sebagian besar mulai dengan gaya desain pada mobil ataupun kereta pada tahun 1950 di California. Futurism adalah bukanlah suatu gaya tetapi suatu pendekatan terbuka ke arsitektur, dan telah ditafsirkan kembali oleh generasi arsitek yang berbeda dari beberapa dekade, tetapi pada umumnya ditandai dengan membentuk ketajaman, bentuk dinamis, kontras kuat dan penggunaan material yang berguna. Futuristic mempunyai arti yang bersifat mengarah atau menuju masa depan. Citra futuristic pada bangunan berarti citra yang mengesankan bahwa bagunan itu berorientasi ke masa depan atau citra bahwa bangunan itu selalu mengikuti perkembangan jaman yang ditunjukkan melalui ekspresi bangunan. Fleksibilitas dan kapabilitas bangunan adalah salah satu aspek futuristic bangunan. Fleksibilitas dan kapabilitas sendiri adalah kemampuan bangunan untuk melayani dan mengikuti perkembangan tuntutandan persyaratan pada bangunan itu sendiri. Sedangkan kemampuan untuk melayani dan mengikuti perkembangan jaman hanya bias diwujudkan atau diimplementasikan dalam penapilan dan ungkapan fisik bangunan

Menurut Haines (1950) dan Chiara dkk (1980) criteria diatas adalah : Bangunan itu dapat mengikuti dan menampung tuntutan kegiatan yang senantiasa berkembang Bangunan tersebut senantiasa dapat melayani perubahan perwadahan kegiatan, disini perlu dipikirkan kelengkapan yang menunjang proses berlangsungnya kegiatan Adanya kemungkinan penambahan ataupun perubahan pada bangunan tanpa mengganggu bangunan yang ada dengan jalan perencanaan yang matang. Futuristic sebagai core values atau nilai-nilai dasar BMW mengandung nilai-nilai yaitu; dinamis, estetis dan inovatif terutama dari segi teknologi yang dipakai (dinamis, canggih dan ramah lingkungan) dengan mengadopsi bentuk-bentuk bebas yang tidak terikat oleh bentuk-bentuk tertentu. Dalam futuristic juga perlu dipikirkan mengenai estimasi atau perkiraaan Pengenalan akan bangunan futuristic dapat dilakukan dengan pendekatan. Pendekatan sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia. Salah satu carauntuk memprediksi tentang arsitektur masa depan adalah dengan mengikuti perkembangan arsitektur berteknologi tinggi yang berkembang setelah tahun 1960-an dengan cirri-ciri : Kebenaran struktur Bentuk bebas cenderung ke bentuk yang berhubungan dengan alam. Dari analisa contoh-contoh bangunan maka dapat disimpulkan: Proyeksi yang berupa hasil perhitungan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Pendekatan dengan penemuan hal-hal yang baru. Futuristic adalah lambing perubahan, dinamis dan menembus ruang tidak nampak. Dalam ilmu arsitektur,teminologi arsitektur futuristic masih rancu atau belum dapat digolongkan ke dalam criteria arsitektur modern, late modern maupun post modern. Late modern iotu sendiri adalah mengambil ide dan bentuk dari modern movement, yang ditampilkan secara ekstrim, berlebihan dan tidak natural. Imajinasi tentang teknologi bangunan menggambarkan usaha untuk mencapai kesenangan dan keindahan semata, sedangkan post modern menyelesaikan kemonotonan arsitektur modern dengan menggabungkan unsure-unsur moder dengan lainnya sehingga bersifat ganda. Pedoman Perencanaan Berdasarkan Ungkapan Futuristik

Dengan melihat pengertian futuristic yang ada, maka diambil kesimpulan pedoman dalm perencanaan berdasarkan ungkapan futuristic, yaitu : Mempunyai konsep masa depan terutama sesuai dengan paradigma perkembangan arsitektur. Bentuk yang didapat bukan bentuk-bentuk tertentu saja, tetapi bentuk bebas yang dekonstruksi. Memanfaatkan kemajuan di era teknologi melalui struktur dan konstruksi menggunakan strutur yang dekonstruksi. Memakai bahan-bahan pre-fabrikasi dan bahan-bahan baru, seperti kaca baja aluminium, dll Memunculkan bentuk-bentuk baru dari arsitektur yang analog dengan musim, maksudnya adalah bentuk yang tidak bisa diduga sebelumnya, dinamis sebagai konsekuensi dari perubahan. Contoh Bangunan Futuristik Aqua Tower USA Berada disebelah timur Lakeshore Chicago Amerika Serikat, memiliki tinggi 250 meter dari tanah Chicago Spire, USA Gedung yang memiliki 150 lantai ini berbentuk sangat unik mirip dengan pencil, dibangun oleh Garrett Kelleher, sampai saat ini sudah 800 orang menginden untuk bisa tinggal di apartemen mewah ini.

Arsitektur Rasionalisme Dalam pandangan arsitektur modern (1910-1940-an), terjadi perubahan dalam pola dan konsep keindahan arsitektur, di mana keindahan timbul semata-mata oleh adanya fungsi dari elemen-elemen bangunan. Oleh karena itu aliran ini disebut sebagai Arsitektur Fungsionalisme atau Rasionalisme (berdasarkan rasio/pemikiran yang logis). Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding, jendela, pintu, atap, dll tersusun dalam komposisi dari unsure-unsur yang semuanya mempunyai fungsi. arsitektur fungsionalisme atau rasionalisme (berdasarkanrasio/pemikiran yang logis). Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding, jendela, pintu, atap, dll tersusun dalam komposisi dari unsur-unsur yang semuanya mempunyai fungsi Arsitektur rasionalisme adalah suatu karya arsitektur yang menerapkan konseprasionalisme (mendasarkan rasio atau pemikiran yang logis) kedalam sebuah bangunan arsitektur baik secara fungsional,faktor kenyamanan, maupun estetika Rationalism diartikan sebagai prinsip atau kebiasaan untuk menerima penalaran sebagai kekuasaan tertinggi dalam hal mengemukakan pendapat. Rationalist adalah orang yang menerima penalaran sebagai kekuasaan tertinggi. Dalam dunia arsitektur, Rationalisme diartikan suatu paradigma dalam arsitektur yang didasarkan pada hal-hal yang bersifat nalar. Atau dapat dikatakan sebagai suatu cara untuk mencetuskan ide-ide arsitektur yang didasarkan pada pertimbangan yang masuk akal. Paradigma Rasionalis tumbuh pada sekitar pertengahan abad XIX di Eropa, Hal ini merupakan jawaban atas kondisi yang terjadi pada saat itu. Adapun penyebabnya adalah (a) munculnya revolusi industri yang ditandai dengan munculnya teknologi konstruksi. (b) meningkatnya kebutuhan rumah tinggal di kota karena pesatnya arus urbanisasi dan (c) semakin meningkatnya bentuk-bentuk eklektis dalam karya arsitektur saat itu, yang tidak sesuai dengan perkembangan teknologi. Tokoh-tokoh Arsitek penganut Rasionalisme Prinsip-prinsip rasionalisme dianut antara lain oleh tokoh-tokoh seperti : Walter Gropius, Ludwig Meis van Der Rohe, dan LeCorbusier. Contoh-contoh bangunan yang menjadi simbol dari paradigma rasionalis adalah Kampus Bauhaus karya Walter Gropius, Apartemen LeUnite de Habitation di Mersailles dan rumah tinggal Villa Savoye, keduanya karya LeCorbusier. Di Amerika diwakili oleh Crown Hall di Chicago dan Seargram di New York karya Ludwig Meis van Der Rohe. Paradigma rasionalisme pada karya arsitektur mempunyai ciri-ciri sebagai berikut (a) fungsi sebagai penentu bentuk dan ekspresi, (b) struktur bangunan menjadi bagian dari estetika baru, (c) ornamen-ornamen yang tidak perlu dihilangkan dan (d) prinsip perancangan menjadi universal yang mengakibatkan lahirnya gaya internasional (International Style) dengan akibat aspek konteks terabaikan.

Semboyan-semboyan pada paradigma rasionalis Paradigma rasionalis memunculkan semboyan-semboyan dari tokoh-tokoh arsitektnya yang merupakan dasar falsafah bagi karya-karya mereka. Semboyan tersebut antara lain : Form Follow Function. Semboyan ini dicetuskan oleh Louis Sullivan yang mendefinisikan arsitektur analog dengan bentuk alam atau sebagai ekspresi suatu gaya hidup batin dan logika struktur manusia. Bentuk merupakan turunan dari fungsi yang berarti fungsilah yang menciptakan dan mengorganisir bentuk. Bagi Sullivan fungsi bukanlah suatu program bangunan yang mati, melainkan kehendak hidup yang mendiami substansi, seperti yang mendiami si seniman pencipta (Ven, 1967). Less is More. Merupakan semboyan yang dicetuskan oleh Ludwig Meis van Der Rohe yang intinya adalah dalam bentuk yang paling sederhana. Arsitektur berakar pada pertimbangan-pertimbangan estetika yang essensial, namun arsitektur dapat menembus segala tingkatan derajat nilai samapai mencapai lingkungan tertinggi eksistensi spiritual, kedalaman khasanah seni murni (Ven, 1967). Un Machine d habiter. Machine for Living, merupakan formula LeCorbusier yang artinya rumah adalah mesin untuk bermukim. Aspek positif dari perumusan LeCorbusier itu ialah kesadaran bahwa dalam dunia bangunanpun efisiensi, rendemen, ekonomi, harus dicapai semaksimum mungkin seperti dalam perekayasaan setiap mesin (Mangunwijaya, 1988). Paradigma Rasionalis pada berbagai zaman Paradigma rasionalis tidak hanya terdapat pada zaman arsitektur modern, tetapi menurut Mangunwijaya telah dapat kita lihat pada zaman Yunani maupun pada arsitektur tradisional di berbagai tempat di dunia. Ciri arsitektur rasionalisme : Penggunaan bahan-bahan baru dan struktur yangkelihatan (pada constructicism). Tutupan atap yang datar. Proses yang sederhana. Kaca-kaca besar dan menutupi permukaan internal ruangbangunan. Bentuk bangunan mengikuti fungsi Ciri-ciri dari bangunan ini dapat kita lihat dari contoh di bawah ini. Bangunan ini sangat memaksimalkan lahan konstruksi,dan strukturnya pun terlihat. Sama sekali tidak menonjolkan unsur estetika dan tidan adanya penggunaan ornamen-ornamen maupun hiasan, sehingga hanya terlihat suatu bangunan yang berbentuk balok. Penekanan pada dimensi waktu dapat kita lihat dari jendela-jendela yang lebar, jarak antar kolom yang relatif lebar tapi saling berhubungan secara berkesinambungan. Contoh lainnya seperti, Maison La Roche, La Samaritene, gereja Notre Dame du Raincy dan Apartment House yang terletak di Paris, AEG High-Tension Plant yang teretak di Berlin. Goldman & Salatsch Building di Wina dan banyak lainnya.

B. TOKOH ARSITEK Le Corbusier Le Corbusier adalah seorang arsitek dalam garda modernisme, dan terkenal dengan pendapat-pendapatnya Puritis, Roof terraces, The free plan, Free window, The free façade. Penggunaan material beton sering digunakan dalam bangunannya, material beton dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan suatu kebebasan dalam mendeasin. Salah satu karyanya yang ekspresif adalah arsitektur Ronchamp Chapel. Disini jelas Le Corbusier memasukkan ekspresi sensualitas dan monumentalitas. Seperti kepribadiannya, Le Corbusier tidak pernah ada pada satu kutup ekstrim (selalu pada dua kutup ekstrim). Le Corbusier adalah seorang pionir dalam penelitian modern desain tinggi dan didedikasikan untuk menyediakan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi penduduk kota yang padat. Karirnya membentang hingga lima dekade, dengan bangunan yang dibangun di seluruh Eropa Tengah, India, Rusia, dan masing-masing di Amerika Utara dan Selatan. Dia juga seorang perencana perkotaan, pelukis, pemahat, penulis, dan desainer mebel bergaya modern.

Le Corbusier berasal dari Swiss-Perancis, selain itu beliau juga seorang perancang, urbanis, penulis (bukunya berjudul Vers une architecture), dan juga pelukis terkenal sebagai salah satu perintis dari Arsitektur Modern atau International Stlye. Nama asli Le Corbusier adalah Charles- Edouard Jeanneret-Gris, beliau lahir pada tanggal 6 Oktober 1887 dan wafat pada tanggal 27 Agustus 1965 yang diakibatkan serangan terkena jantung ketika berenang di Laut Tengah di Roquebrune-Cap-Martin. PEMIKIRAN LE CORBUSIER Lima poin dari arsitektur Le Corbusier's meringkaskan lima poin arsitektur yang dijelaskan dalam jurnal L'Esprit Nouveau dan bukunya Vers une architecture, dan telah berkembang sepanjang tahun 1920-an. Pertama, Le Corbusier mengangkat sebagian besar struktur dari tanah, mendukung dengan pilotis - beton bertulang panggung. Pilotis ini memberikan dukungan struktural untuk bangunan rumah, dan memungkinkan beliau untuk menjelaskan dua titik berikutnya, yaitu gratis façade, yang berarti dinding non-pendukung yang dapat dirancang sebagai harapan seorang arsitek, dan rencana lantai yang terbuka, yang berarti bahwa ruang lantai bebas untuk dikonfigurasi ke dalam kamar tanpa harus didukung dinding. Lantai dua Villa Savoye termasuk potongan panjang pita jendela yang memungkinkan pandangan tidak terbebani halaman sekitarnya, dan yang keempat merupakan titik dari sistem. Titik kelima adalah roof garden untuk mengkompensasi kawasan hijau yang dikonsumsi oleh bangunan dan menggantikannya di atap. Sebuah jalan yang naik dari lantai dasar ke lantai tiga atap teras, memungkinkan untuk arsitektur berjalan melalui struktur. Pagar pipa putih mengingatkan pada industri "-kapal laut" estetika Le Corbusier yang banyak dikagumi. Seolah-olah untuk menaruh tanda seru Le Corbusier's pada penghormatan kepada industri modern, jalan masuk di lantai dasar, dengan jalan setengah lingkaran, langkah-langkah yang tepat berubah radius 1927 mobil Citroën. Le Corbusier secara eksplisit menggunakan rasio emas dalam Modulor sistem dalam skala dari proporsi arsitektural. Ia melihat sistem ini sebagai lanjutan dari tradisi panjang Vitruvius, Leonardo da Vinci 's "Vitruvian Man", karya Leon Battista Alberti, dan lain-lain yang menggunakan proporsi tubuh manusia untuk memperbaiki penampilan dan fungsi arsitektur. Di samping rasio emas, Le Corbusier berdasarkan sistem pada ukuran manusia, angka Fibonacci, dan unit ganda.dia mengambil sugesti dari Leonardo tentang rasio emas pada proporsi manusia menjadi ekstrim: ia membagi model tubuh manusia dengan ketinggian di pusar dengan dua bagian di rasio emas, maka bagian tersebut dibagi dalam rasio emas pada lutut dan

tenggorokan; ia menggunakan emas ini rasio di Modulor sistem. Le Corbusier's Villa Stein, Garches mencontohkan sistem Modulor aplikasi pada tahun 1927. Vila denah persegi panjang, elevasi, dan struktur batin sangat mendekati empat persegi panjang emas. Karya-karya Le Corbusier

rank Lloyd Wright

Frank Lincoln Wright, lahir pada tanggal 8 Juni 1867 dan wafat pada tanggal 9 April 1959. Beliau adalah seorang Arsitek dari Amerika, interior desainer, penulis dan pendidik, yang merancang lebih dari 1.000 proyek. Wright adalah seorang pemimpin dari gerakan arsitektur dan mengembangkan konsep rumah. Karyanya asli dan inovatif termasuk contoh-contoh dari berbagai jenis bangunan, termasuk kantor, gereja, sekolah, pencakar langit, hotel, dan museum. Wright juga sering mendesain banyak elemen interior dari bangunan, seperti perabotan dan kaca patri. Wright menulis 20 buku, artikel, dan menjadi dosen yang populer di Amerika Serikat dan di Eropa. Warna-warni kehidupan pribadi-nya sering menjadi berita utama, terutama untuk 1914 api dan pembunuhan di studio Taliesin. Wright diakui oleh American Institute of Architects sebagai "arsitek Amerika terbesar sepanjang masa" pada tahun 1991. PEMIKIRAN FRANK LLOYD WRIGHT Wright mempraktekkan apa yang dikenal sebagai arsitektur organik, suatu arsitektur yang berkembang secara alami keluar dari konteks, yang paling penting baginya hubungan antara situs dan bangunan dan kebutuhan klien. Misalnya, rumah di daerah berhutan dibuat menggunakan kayu berat, gurun lantai rumah yang bertele-tele dan berat rencana penggunaan batu, dan rumah-rumah di daerah berbatu-batu seperti Los Angeles dibangun terutama dari blok abu. Ciptaan Wright mengambil perhatian dengan arsitektur organik ke rincian terkecil. Dari komisi komersial terbesar yang relatif sederhana Usonian rumah, Wright dikandung hampir setiap detail baik desain eksternal dan internal perlengkapan, termasuk perabot, karpet, jendela, pintu, meja dan kursi, fiting lampu dan unsur-unsur dekoratif. Dia adalah salah satu arsitek untuk merancang dan pasokan custom-made, tujuan-dibangun perabot dan peralatan yang berfungsi sebagai bagian terpadu dari keseluruhan desain, dan ia sering kembali ke awal internal komisi untuk merancang ulang alat kelengkapan. Beberapa built-in furniture tetap,

sementara yang lain termasuk penggantian pengembalian potongan dibuat menggunakan rencananya. Prairie-nya rumah-rumah menggunakan tema, terkoordinasi elemen desain (sering didasarkan pada bentuk tanaman) yang diulang dalam jendela, karpet dan peralatan lain. Dia membuat inovasi penggunaan bahan bangunan baru seperti beton pracetak blok, kaca batu bata dan seng cames (bukan tradisional memimpin) untuk leadlight jendela, dan dia terkenal digunakan Pyrex tabung kaca sebagai elemen utama dalam Johnson Wax Headquarters. Wright juga salah satu arsitek untuk merancang dan menginstal custom-made fiting lampu listrik, termasuk beberapa lantai listrik pertama lampu, dan penggunaan awal-novel yang kemudian bola kaca kap lampu (desain sebelumnya tidak memungkinkan karena pembatasan fisik gas pencahayaan). Wright sepenuhnya menggunakan kaca dalam desain dan menemukan bahwa itu sesuai dengan baik ke dalam filosofi arsitektur organik. Kaca diperbolehkan untuk interaksi dan penampilan dari luar rumah sementara masih melindungi dari unsur-unsur. Pada tahun 1928, Wright menulis sebuah esai tentang kaca di mana ia membandingkannya dengan cermin alam: danau, sungai dan kolam. Salah satu awal Wright menggunakan kaca dalam karya-karyanya adalah serangkaian panel kaca di sepanjang seluruh dinding dalam upaya untuk menciptakan cahaya layar untuk bergabung bersama dinding padat. Dengan memanfaatkan jumlah besar ini dari kaca, Wright berusaha untuk mencapai keseimbangan antara ringan dan airiness dari kaca dan padat, dinding keras. Diperdebatkan, Wright yang paling terkenal seni kaca adalah bahwa dari gaya Prairie. Yang sederhana yang menghasilkan bentuk geometri yang sangat berhias dan jendela rumit mewakili beberapa ornamen yang paling integral dalam karirnya. Oscar Ribeiro do Almeida Niemeyer Soares Filho (lahir 15 Desember 1907) merupakan seorang arsitek berkebangsaan Brasil yang merancang berbagai macam bangunan utama di kota-kota di Brasil dan di dunia. Pada tahun 2007, dia merayakan ulang tahunnya yang ke-100 setelah 51 tahun jadi arsitektur. Fidel Castro ingin seperti Niemeyer yang tetap berkarya di usianya yang senja. Dia sukses merancang bangunan terkenal di seluruh dunia.