NEGARA MESIR. : Islam, Kristen Mata uang : Pound Mesir

dokumen-dokumen yang mirip
menurut nama Raja Spanyol pada waktu itu, Philipe II. Megelhaens meninggal dunia di

MOHON PERHATIAN PRESENTASI AKAN SEGERA DIMULAI

MOHON PERHATIAN PRESENTASI AKAN SEGERA DIMULAI

MOHON PERHATIAN PRESENTASI AKAN SEGERA DIMULAI

3. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN. Letak Geografis

SEJARAH SENI RUPA BARAT. Seni Rupa Mesir Kuno. Bandi Sobandi JURUSAN PENDIDIKAN SENI RUPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2008

IDENTIFIKASI POTENSI GEOGRAFIS DESA

Ekonomi Pertanian di Indonesia

2.1 Gambaran Umum Provinsi Kalimantan Timur A. Letak Geografis dan Administrasi Wilayah

BAB II GEOGRAFI JEPANG DAN ZAMAN MEIJI. astronomis, Jepang berada antara 30 LU - 46 LU dan 128 BT 179 BT. Luas

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan letak astronomis, Indonesia terletak diantara 6 LU - 11 LS

SMP kelas 9 - GEOGRAFI BAB 1. Lokasi Strategis Indonesia Berkait Dengan Kegiatan PendudukLATIHAN SOAL

SOAL TRY OUT UAS SEMESTER 1 ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS 6 TAHUN 2016/2017

BAB III Data Lokasi 3.1. Tinjauan Umum DKI Jakarta Kondisi Geografis

SISTEM IRIGASI PADA LAHAN KERING (TANAH PASIR) STUDI KASUS: ARAB SAUDI. Farida Ery

28 antara 20º C 36,2º C, serta kecepatan angin rata-rata 5,5 knot. Persentase penyinaran matahari berkisar antara 21% - 89%. Berdasarkan data yang tec

MACAM-MACAM LETAK GEOGRAFI.

ULANGAN HARIAN I. : Potensi SDA dan SDM

4. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

IV. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

AssAlAmu AlAyku m wr.wb

BAB 1 PERKEMBANGAN WILAYAH DAN SISTEM PEMERINTAHAN DI NDONESIA

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Tulang Bawang adalah kabupaten yang terdapat di Provinsi

BAB V GAMBARAN UMUM NEGARA-NEGARA TUJUAN EKSPOR. tersebut juga menjadi tujuan ekspor utama bagi Indonesia.

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Fisiografi

IV. KONDISI UMUM PROVINSI RIAU

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Latihan Ulangan Semsester 1 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VI

BAB I PENDAHULUAN. sampai Maluku (Wimpy S. Tjetjep, 1996: iv). Berdasarkan letak. astronomis, Indonesia terletak di antara 6 LU - 11 LS dan 95 BT -

4 GAMBARAN UMUM KABUPATEN BLITAR

BUKU PUTIH SANITASI KABUPATEN MINAHASA UTARA

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. memiliki aksesibilitas yang baik sehingga mudah dijangkau dan terhubung dengan

BAB I PENDAHULUAN. Potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangatlah berlimpah, mulai

MOHON PERHATIAN PRESENTASI AKAN SEGERA DIMULAI

KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

Ciri-Ciri Utama Kenampakan Alam Dunia

KLASIFIKASI INDUSTRI A. Industri berdasarkan klasifikasi atau penjenisannya 1. Aneka industri 2. Industri mesin dan logam dasar

KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

Bab I Pendahuluan I-1 BAB I PENDAHULUAN I.1 TINJAUAN UMUM

HISTORY OF AFRICA. By: Umi Hartati, M.Pd

IV. KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang diperoleh dapat bermanfaat. Metode penelitian dilakukan guna menunjang

BAB IV GAMBARAN UMUM

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Tugas GEOGRAFI REGIONAL DUNIA

BAB II KONDISI WILAYAH DESA SEMPOR. membuat sungai dari sebelah barat (Sungai Sampan), sedang yang muda

2. Berikut negara-negara yang memiliki piramida penduduk stasioner adalah. A. Indonesia B. Swedia C. India D. Amerika Serikat E.

4 KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

II. UNSUR GEOGRAFI DAN PENDUDUK DI KAWASAN ASIA TENGGARA

4. Bentang alam Asia Tenggara Bentang adalah keadaan umum tentang suatu wilayah.

Tema I Potensi dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK IKLIM INDONESIA. PERAIRAN LAUT INDONESIA TOPOGRAFI LETAK ASTRONOMIS LETAK GEOGRAFIS

IV KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN

Kunci Latihan Ulangan Semsester 1 Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VI

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Barat. mempunyai luas wilayah 4.951,28 km 2 atau 13,99 persen dari luas

Geografi. Kelas X ATMOSFER IV KTSP & K-13. I. Angin 1. Proses Terjadinya Angin

KONDISI UMUM LOKASI. Gambaran Umum Kabupaten Cirebon

BAB I PENDAHULUAN. internasional, negara harus memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu,

KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN

Oleh : Umi Hartati, M.Pd Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro

BAB V KESIMPULAN. menjalar ke Suriah merupakan akar dari konflik berkepanjangan yang terjadi di Suriah.

IV. KONDISI UMUM LOKASI STUDI

IV. GAMBARAN UMUM WILAYAH DAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DAERAH PENELITIAN

Faktor-faktor Pembentuk Iklim Indonesia. Perairan laut Indonesia Topografi Letak astronomis Letak geografis

Jurusan Geofisika dan Meteorologi, FMlPA IPB

A. Peta 1. Pengertian Peta 2. Syarat Peta

d. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Boyolali (Jateng)

KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan. Hampir semua sektor pembangunan fisik memerlukan lahan,

STRUKTUR BUMI. Bumi, Tata Surya dan Angkasa Luar

KONDISI UMUM BANJARMASIN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

dua benua dan dua samudera. Posisi unik tersebut menjadikan Indonesia sebagai

BAB III GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Geografis Kabupaten Indragiri Hulu. yang meliputi wilayah Rengat dan Tembilahan di sebelah Hilir.

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. maret Pada tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Mesuji dan

IV. GAMBARAN UMUM KOTA DUMAI. Riau. Ditinjau dari letak geografis, Kota Dumai terletak antara 101 o 23'37 -

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. wilayah Kabupaten Lampung Utara berdasarkan Undang-Undang No.6 Tahun

I. PENDAHULUAN. dibutuhkan secara berkesinambungan, karena merupakan bahan pangan yang

BAB IV. KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN

KONDISI UMUM WILAYAH. Administrasi dan Teknis

Kondisi Geografis dan Penduduk

KEADAAN UMUM KABUPATEN SINTANG

SMA. Tersedia bahan mentah Tersedia tenaga kerja Tersedia modal Manajemen yang baik Dapat mengubah masyarakat agraris menjadi Negara industri

BOKS II : TELAAH KETERKAITAN EKONOMI PROPINSI DKI JAKARTA DAN BANTEN DENGAN PROPINSI LAIN PENDEKATAN INTERREGIONAL INPUT OUTPUT (IRIO)

PERADABAN MESIR 1. Keadaan Goegrafis 2. Sistem Pemerintahan

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM

Pola pemukiman berdasarkan kultur penduduk

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di

BAB IV GAMBARAN UMUM PENELITIAN. batas-batas wilayah sebagai berikut : - Sebelah Utara dengan Sumatera Barat. - Sebelah Barat dengan Samudera Hindia

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota

BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN AJIBATA KABUPATEN TOBA SAMOSIR ( )

BAB 3 TINJAUAN WILAYAH

V. GAMBARAN UMUM KECAMATAN TOSARI

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Letak, Luas dan Batas Wilayah Penelitian. Kabupaten Kuningan terletak di bagian timur Jawa Barat dengan luas

Transkripsi:

NEGARA MESIR Negara : Mesir Ibu kota : Kairo Luas wilayah : 997.739 km2 Bentuk pemerintahan : Republik Jumlah penduduk : 76.117.420 jiwa Lagu kebangsaan : "Hani an be tu da to Samil Ma Kam" Bahasa : Arab Agama : Islam, Kristen Mata uang : Pound Mesir Mesir adalah salah satu negara berkembang yang terletak di kawasan Afrika Utara. Secara astronomis terletak di antara 22oLU 31,5o LS dan 25oBT 36oBT dengan luas kurang lebih 1.500.000 km2. Luas wilayahnya sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (Asia Barat Daya) dan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.

A. BENTUK NEGARA/ PEMERINTAHAN MESIR Mesir menjadi negara Republik sejak 1953. Pada masa sebelumnya, Mesir merupakan negara kerajaan yang diperintah oleh Raja Farouk.Mesir, Suriah, dan Irak pada tahun 1958 bergabung dengan nama Republik Persatuan Arab (RPA).Persekutuan negaranegara tersebut akhirnya bubar dan masing-masing berdiri sendiri. Pada tahun 1972, Mesir mengganti nama menjadi Republik Arab Mesir Mesir atau Republik Arab Mesir adalah negara sosial demokrasi berbentuk Republik. Kepala Negara Mesir adalah Presiden. Kepala Pemerintahannya Perdana Mentri. Presiden mengangkat wakil presiden, perdana mentri beserta mentri-mentrinya. Kekuasaan tertinggi berada di tangan presiden. Anggota kabinet membantu presiden dalam tugas-tugas kepresidenan. Masa jabatan presiden ditentukan selama 6 tahun dan dapat dipilih kembali untuk masa jabatan berikutnya. Presiden dipilih sekurang-kurangnya 2 / 3 anggota badan legislatif dan disetujui oleh mayoritas pemillih. Badan legislatif yang disebut majelis rakyat yang terdiri atas 458 anggota, 448 orang diantaranya dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum dan 10 orang lagi diangkat oleh presiden. Masa bakti anggota majelis rakyat selama 5 tahun. B. LETAK, BATAS, DAN LUAS MESIR 1. Letak Astronomis : Secara astronomis Mesir terletak di antara 25 o BT- 36 o BT dan antara 22 o LU- 32 o LU. 2. Letak Geografis : Secara geografis Mesir terletak di tepi Laut Merah dan Laut Mediterania. 3. Batas : a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Tengah b. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Jalur Gaza, Israel, dan Laut Tengah. c. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Sudan d. Sebelah Barat : Berbatasan dengan Libya

4. Luas : Luas negara Mesir adalah 997.739 km 2 dibandingkan dengan luas negara Indonesia yang luasnya 1.906.240 km 2. Berarti luas negara Mesir lebih sempit dibandingkan dengan luas negara Indonesia. C. BENTANG ALAM NEGARA MESIR Wilayah dataran Negara Mesir secara garis besarnya dapat dibagi menjadi lima kawasan yaitu sebagai berikut: a) Semenanjung Sinai. Semenanjung Sinai merupakan suatu dataran tinggi yang terletak di sebelah timur Terusan Suez dan memanjang sampai perbatasan Arab, Yordania, dan Israel. Di kawasan ini terdapat Gunung Tertinggi Negara Mesir yaitu Gunung Katherina dengan ketinggian 2.637 m. b) Gurun Barat. Gurun ini terletak di sebelah timur libya. Luasnya kurang lebih 674.000 km 2 atau hampir tiga perempat wilayah negara Mesir.Di kawasan ini dijumpai adanya daerah depresi. Daerah depresi yaitu daerah yang letaknya lebih rendah dari permukaan air laut. Depresi tersebut dikenal dengan nama Depresi Qatara.Di daerah depresi ini dijumpai adanya Oase-oase yang antara lain Oase Faranfra, Oase Dakhla, dan Oase Kharijah. c) Gurun Timur. Kawasan ini membentang ke timur dari Lembah Sungai Nil sampai ke Laut Tengah. Di gurun timur ini banyak dijumpai adanya wadi. Wadi adalah lembahlembah sungai yang kering. Gunung tertinggi di kawasan gurun timur adalah Gunung Shayib dengan ketinggian 2.187 m. d) Lembah Sungai Nil. Kawasan ini merupakan pusat permukiman penduduk Negara Mesir. Kawasan ini terletak memanjang dari perbatasan Sudan sampai ke Laut Tengah. Di daerah ini juga terdapat bendungan terkenal yaitu Bendungan Aswan. Bendungan ini memiliki fungsi utama sebagai irigasi dan sebagai penanggulangan bahaya banjir dari sungai Nil. D. IKLIM NEGARA MESIR Berdasarkan letak lintangnya, sebagian besar wilayah Mesir berada pada daerah subtropis. Dengan demikian, tipe iklim yang ada di Mesir adalah iklim subtropis arid / kering. Perbedaan antara musim panas dengan musim dingin sangat besa Musim panas di Negara Mesir terjadi pada bulan Mei Oktober dengan suhu rata-rata 31 o C pada siang hari dan 15 o C pada malam hari. Musim dingin terjadi pada bulan November April dengan suhu berkisar antara 11 o C 18 o C. Hujan biasanya terjadi

pada musim ini, dengan curah hujannya hanya berkisar antara 100 200 mm dalam satu tahun Di Mesir sering terjadi juga angin badai. Angin badai tersebut kering dan berdebu. Angin itu bertiup dari Gurun Sahara menuju ke Delta Sungai Nil. Angin ini disebut khamsin. Peristiwa angin badai terjadi antara April Mei. Angin ini berpengaruh buruk terhadap tanaman di Delta Sungai Nil. E. PENDUDUK NEGARA MESIR Penduduk Negara Mesir berjumlah kurang lebih 76.117.420 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk 2,9% setiap tahunnya. Mesir memiliki kepadatan penduduk 66 jiwa / km 2. Mesir merupakan negara yang penyebaran penduduknya paling tidak merata di dunia karena hanya 4% wilayah negara Mesir yang didiami oleh penduduknya, sedangkan 96% wilayah lainnya merupakan padang pasir yang gersang.penduduk Negara Mesir terdiri dari suku Hamis, suku Nubia, dan suku Arab. Suku Hamis merupakan suku asli Mesir yang bercirikan kulit putih kehitam-hitaman, suku Nubia berkulit hitam, dan suku Arab berkulit kemerah-merahan. Bahasa persatuan yang dipergunakan adalah bahasa Arab, sedangkan mayoritas penduduknya menganut agama agama Islam. Agama lain yang dianut adalah agama Kristen yang banyak dianut oleh penduduk asli Mesir. F. KEGIATAN EKONOMI PENDUDUK MESIR Pertanian Sektor pertanian Negara Mesir berkembang dengan pesat. Agar produksi pertanian meningkat, di bangunlah beberapa bendungan, yaitu bendungan Aswan, Khartum, Asviut, dan Kairo, tujuannya yaitu untuk irigasi lahan pertanian dan juga untuk mencegah bahaya banjir. Produk pertanian Mesir adalah kapas, tebu, padi, jagung, gandum, gula, kurma dan minyak zaitun. Kapas pernah tercatat sebagai komoditas ekspor terbesar negara Mesir, namun akhir-akhir ini produksi kapas memperoleh saingan berat dari negara-negara penghasil serat sintetis untuk tekstil, seperti Amerika Serikat. Penanaman kapas diusahakan di daerah sekitar lembah Sungai Nil. Padi ditanam di Lembah Sungai Nil bagian utara, sedangkan tebu ditanam di lembah

Sungai Nil bagian selatan. Padi juga termasuk komoditas ekspor. Petani-petani Mesir disebut Fellah atau Fellahin. Peternakan Sektor peternakan banyak diusahakan oleh penduduk nomaden yang berdiam di daerah gurun. Ternak yang dipelihara adalah jenis hewan ternak besar yaitu, domba, biri-biri, dan unta. Pertambangan Sektor pertambangan juga mendukung perekonomian Mesir. Pertambangan di Mesir yang telah berkembang antara lain,adalah minyak bumi, fosfat, bijih besi, dan mangan. Daerah Gurun Barat yang kering ternyata banyak mengandung minyak bumi. Selain di Gurun Barat, minyak bumi terdapat pula di sekitar Terusan Suez dan lepas Pantai Sinai. Mangan terdapat di Semenanjung Sinai. Pertambangan bijih besi terdapat di sekitar Bendungan Aswan. Hasil tambang lainnya antara lain, gips, wolfram, dan asbes dalam jumlah kecil. Perindustrian Industri utama Negara Mesir adalah tekstil. Saat ini Mesir sedang mengembangkan industri tekstil dengan bahan-bahan katun, wol, dan rayon. Industri lainnya adalah pupuk, semen, industri besi, baja,bahan kimia, dan mobil. Daerah perindustrian Negara Mesir terdapat di, Iskandariyah, Kairo, Delta Sungai Nil, dan lepas Pantai Sinai. Pedagangan Perekonomian Negara Mesir juga sangat tergantungpada aktivitas perdagangan. Mesir berusaha meningkatkan volume perdagangannya, sehingga devisit perdagangannya dapat diperkecil. Ekspor utama Mesir adalah minyak bumi, kapas, benang tenun, tekstil, fosfat, dan buah-buahan seperti kurma. Negara tujuan utama ekspornya adalah Perancis, Italia, Amerika Serikat, Belanda, dan Rusia. Sedangkan impor ke mesir antara lain mesin-mesin, alat transportasi, bahan-bahan kimia, batu bara, kayu lapis, dan bahan minuman. Pariwisata / Transportasi Pada sektor ini, sangat besar pula peranannya pada perekonomian Mesir. Sektor transportasi misalnya berupa pendapatan dari yang diperoleh dari Terusan Suez, yang sangat membantu perekonomian Mesir.

G. KEBUDAYAAN MESIR Mesir sangat terkenal sebagai salah satu pusat kebudayaan dunia pada zaman purba. Peninggalan-peninggalan kebudayaan Mesir, sepert piramida, sphinx, obelisk, dan hiroglif. Piramida terdapat di Giza dan Sakara. Sphinx terdapat di Sakara. Sphinx di bangun 5000 tahun yang silam. Piramida merupakan kuburan para raja. Sphinx adalah patung berkepala manusia berbadan singa yang dimaksudkan untuk melindungi makam para raja. Obelisk adalah tugu segi empat terbuat dari batu. Hiroglif adalah tulisan dan lukisan pada peninggalan kuno. Untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia, pemerintah Mesir memberlakukan gerakan wajib belajar. Gerakan ini diwajibkan kepada anak-anak berusia 6-12 tahun. Mereka mendapat keringanan berupa bebas uang sekolah atau uang kuliah. Universitas Al-Azhar adalah universitas di Kairo yang merupakan universitas tertua di dunia yang dibangun pada tahun 910 M. Banyak mahasiswa Islam dari berbagai negara menuntut ilmu di universitas tersebut. H. HUBUNGAN KERJA SAMA MESIR DENGAN INDONESIA Bidang Diplomatik Contohnya masing-masing negara menempatkan duta besar sebagai perwakilannya. Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Hampir tiap tahun banyak mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar. Banyak tenaga sarjana dari Negeri Mesir memberikan kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. ada setiap ulang tahun kemerdekaan Negara Mesir, duta besar Mesir mengadakan acara pemberian santunan kepada penduduk Indonesia yang tergolong fakir miskin. Bidang Politik Negara Mesir merupakan satu-satunya Negara dari Timur Tengah yang pertama kali mengakui Proklamasi Kemerdekaan republik Indonesia. Mesir juga membantu Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia yaitu denagan cara melakukan pemboikotan terhadap tindakan Negara Belanda untuk kembali menjajah Negara Indonesia. Bidang Ekonomi

Di bidang ekonomi, hubungan Mesir dan Indonesia terus dikembangkan, baik melalui kerja sama bilateral maupin organisasi regional. Perdagangan impor utama dari Indonesia antara lain kayu lapis, teh, kopi, dan kertas. Sedangkan ekspor ke Indonesia antara lain berupa kapas, pupuk, dan benang tenun.