UNIVERSITAS INDONESIA GUGATAN TERHADAP PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN (ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1200 K/PDT/2008 JO NOMOR 1459 K/PDT/1986) TESIS Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Kenotariatan YENITA 0806428193 FAKULTAS HUKUM PROGRAM MAGISTER KENOTARIATAN DEPOK JANUARI 2011 i
UNIVERSITAS INDONESIA GUGATAN TERHADAP PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN (ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1200 K/PDT/2008 JO NOMOR 1459 K/PDT/1986) TESIS Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Kenotariatan YENITA 0806428193 FAKULTAS HUKUM PROGRAM MAGISTER KENOTARIATAN DEPOK JANUARI 2011 ii
HALAMAN PENGESAHAN Tesis ini diajukan oleh : Nama : Yenita NPM : 0806428193 Program Studi : Magister Kenotariatan Judul Tesis : Gugatan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008 jo Nomor 1459 K/Pdt/1986) Telah berhasil dipertahankan dihadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Magister Kenotariatan pada Program Studi Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. DEWAN PENGUJI Pembimbing : Surini Ahlan Sjarif, S.H., M.H. (...) Penguji : Prof. Wahjono Darmabrata, S.H., M.H (...) Penguji : Achmad Budi Cahyono, S.H., M.H (...) iii
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS Tesis ini adalah hasil karya saya sendiri, Dan semua sumber yang dikutip maupun dirujuk Telah saya nyatakan dengan benar. Nama : Yenita NPM : 0806428193 Tanda Tangan : iv
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Sebagai sivitas akademik Universitas Indonesia, saya yang bertandatangan dibawah ini: Nama : YENITA NPM : 0806428193 Program Studi : Magister Kenotariatan Fakultas : Hukum Jenis Karya : Tesis Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Indonesia Hak Bebas Royalti Non Eksklusif (Non-exlusive Royalty-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul : Gugatan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008 jo Nomor 1459 K/Pdt/1986) Beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Non-eksklusif ini Universitas Indonesia berhak menyimpan, mengalihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan memublikasikan tugas akhir saya tanpa meminta izin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis dan sebagai pemilik Hak Cipta. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Depok, 5 Januari 2011 Yang menyatakan, (Yenita) v
KATA PENGANTAR Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh, Alhamdulillah, penulis mengucap syukur kepada Allah Subhannahu Wata Ala, atas Rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Tesis Gugatan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008 jo Nomor 1459 K/Pdt/1986). Penulisan Tesis ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan guna memperoleh gelar Magister Kenotariatan pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dalam Penyelesaian tesis ini penulis telah mendapat bimbingan dan bantuan dari banyak pihak. Namun demikian, masukkan-masukkan berupa saran dan kritik tetap penulis harapkan demi perbaikan dan peningkatan tesis ini sendiri. Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam penyusunan tesis ini : 1. Bapak Dr. Drs. Widodo Suryandono S.H., M.H. selaku ketua Program Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2. Ibu Surini Ahlan Sjarif, S.H., M.H., selaku dosen pembimbing yang banyak membantu proses penulisan tesis ini. 3. Orang Tua tercinta, Ayah Bistamam dan Mama Basariah atas doa yang tulus dan dukungan kepada penulis, 4. Saudara dan sahabat yang tidak dapat Penulis sebutkan satu per satu, yang telah tulus memberikan dukungan dan pengertian. 5. Sahabat-sahabat Magister Kenotariatan 2008, yang telah berjuang bersama Penulis melalui proses pendidikan. vi
Semoga semua kebaikan Bapak, Ibu, saudara-saudara dan rekan-rekan sekalian mendapatkan limpahan rahmat dan hidayah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Akhir kata, Penulis berharap Tesis ini dapat bermanfaat, menjadi sumbangan pemikiran demi perkembangan ilmu pengetahuan. Wassalamu alaikum warrahmatullahi Wabarrakatu. Depok, Januari 2011 vii
ABSTRAK Nama Program Studi Judul : Yenita : Magister Kenotariatan : Gugatan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008 jo Nomor 1459 K/Pdt/1986) Dengan berlangsungnya perkawinan menimbulkan salah satu akibat hukum terhadap harta benda perkawinan. Pengaturan untuk Warga Negara Indonesia keturunan Tionghoa tunduk pada hukum perdata barat yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Akibat putusnya perkawinan karena perceraian terjadinya pembagian harta suami istri atas harta benda perkawinan tersebut. Pada kasus ini terjadi permasalahan dalam pembagian mengenai harta bersama yang menimbulkan perselisihan dalam menentukan harta yang diperoleh selama perkawinan tersebut. Bagaimanakah pandangan dari Hakim untuk memutuskan pembagian harta bersama setelah terjadinya perceraian? Dalam Penelitian ini dari sudut jenisnya merupakan studi kepustakaan (Library Research) yang bersifat yuridis normatif, yaitu penelitian yang menekankan pada penggunaan data sekunder atau berupa norma hukum tertulis. Metode pengolahan data dilakukan secara kualitatif, sehingga menghasilkan data yang bersifat evaluatifanalisis. Dalam hal terjadi perceraian menurut ketentuan pasal 37 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 harta bersama diatur menurut hukum masing-masing. Pada putusan Mahkamah Agung pada tesis ini memutuskan pembagian harta bersama merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Harta bersama adalah harta yang diperoleh selama perkawinan yang dibagi dua bagian sama besar untuk suami dan istri. Agar tidak terjadi perselisihan dalam menentukan harta bersama menurut Penulis sebaiknya membuat perjanjian perkawinan untuk memisahkan harta bawaan dan harta bersama serta membuat daftar perolehan harta masing-masing sebelum dilangsungkannya perkawinan dan sepanjang perkawinan agar diketahui asalusul dari harta bawaan tersebut sehingga memudahkan dalam menentukan harta bersama dalam perkawinan serta aturan lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah mengatur mengenai pembagian harta bersama bila terjadi perceraian. viii
ABSTRACT Name :Yenita Study Program: Public Notary Title : Disposition of Property Claims Against Joint Post-Divorce (Analysis of Supreme Court Decision No. 1200 K/Pdt/2008 jo No. 1459 K/Pdt/1986) With the ongoing marriage caused one of the legal consequences of marital property. As a result of marriage breakdown due to divorce the division of marital property upon such property. In the case of a dispute in determining post-divorce division of community property. How is the regulation and distribution of joint property under legislation in force and the views Judge in deciding the division of joint property after divorce? In this research is a study of its kind in terms of decision (Library Research) normative nature of research which emphasizes the use of secondary data or the form of written legal norms. Methods of data processing done qualitatively so as to produce the data that is evaluativeanalytical. In the event of divorce under the provisions of article 37 of Law No. 1 of 1974 community property governed by the laws of each. These provisions give up on religious law, customary law or other laws to regulate post-divorce division of community property. At the Supreme Court ruling on this thesis refer to the provisions of article 35 and article 36 of Law No. 1 Tahun1974 and community property division based on the jurisprudence of the two equally between husbands and wives. To avoid a dispute in determining the community property by author should make an inventory of each husband and wife before marriage dilangsungkannya known for the origin of the property is inherent to facilitate in determining the community property in marriage as well as further stipulated in the Implementation Regulations of the division of community property for creation of uniform national laws. ix
DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN... iii HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS... iv HALAMAN PERSETUJUAN... v KATA PENGANTAR... vi ABSTRAK... viii DAFTAR ISI... x BAB I : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2. Pokok Permasalahan... 11 1.3. Tujuan Penelitian... 12 1.4. Metode Penelitian... 12 1.5. Sistematika Penulisan... 13 BAB II :ANALISIS TERHADAP HARTA BENDA PERKAWINAN PASCA PERCERAIAN 2.1. Harta Benda Perkawinan dan Pembagian Harta Bersama Menurut Peraturan Perundang-Undangan... 15 2.1.1. Harta Benda Perkawinan dan Pembagian Harta Bersama Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974... 15 2.1.2 Harta Benda Menurut Kompilasi Hukum Islam... 17 2.2 Harta Benda Menurut Doktrin... 19 2.3 Teori Benturan Hukum Yang Berlaku Dalam Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian... 23 2.4 Analisis hukum terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008... 26 2.4.1 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara... 35 2.4.2 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta... 38 2.4.3 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Mahkamah Agung... 39 x
2.4.4 Analisis Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 1200 K/Pdt/2008... 41 2.5 Analisis hukum terhadap putusan Mahkamah Agung Nomor 1459 K/Pdt/1986... 46 2.5.1 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura... 50 2.5.2 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Tinggi... 53 2.5.3 Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Mahkamah Agung... 54 2.5.4 Analisis Penulis Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 1459 K/Pdt/1986... 55 BAB 3. PENUTUP 3.1. Kesimpulan... 59 3.2. Saran... 60 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN xi