I. URAIAN TUGAS DRIVER (P1)

dokumen-dokumen yang mirip
PENANGANAN KEJADIAN KEBAKARAN (KODE MERAH)

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 22 TAHUN 2014

Rencana Umum Pengadaan

PEMBAGIAN TUGAS ( JOB DESCRIPTION ) RUANG VK BERSALIN

URAIAN TUGAS KEPERAWATAN

TRANSFER PASIEN KE RUMAH SAKIT LAIN UNTUK PINDAH PERAWATAN

BAB VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN

SALINAN PERATURAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR NOMOR 24/IT3/LK/2015 TENTANG PEMBATASAN PENGGUNAAN KENDARAAN, JALAN, DAN AREA PARKIR DI LINGKUNGAN

VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

LAPORAN PROGRAM KERJA LABORATORIUM KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

BAB I DEFINISI BAB II RUANG LINGKUP

PROSEDUR MUTU PERBAIKAN KERUSAKAN PERALATAN KANTOR DAN PERALATAN PENDIDIKAN

PEDOMAN PENANGGULANGAN BENCANA (DISASTER PLAN) Di RUMAH SAKIT

C. PERANCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

BAB I PENDAHULUAN. SDM di bidang kesehatan dan non-kesehatan sangat berpengaruh dalam

Lampiran 1. Struktur Organisasi RSUD Dr. Pirngadi. Universitas Sumatera Utara

PROGRAM KERJA INSTALASI LABORATORIUM TAHUN 2015 RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS JL. DANAU SUNTER UTARA, SUNTER PARADISE I, JAKARTA

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1 Analisis Biaya Pada Laporan Laba Rugi PT. DS. Pada prinsipnya terdapat perbedaan pengakuan penghasilan dan beban antara

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

Lampiran Surat Keputusan Direktur RS Mutiara Hati Mojokerto

Lampiran 1. Struktur Organisasi RSUD Dr. Pirngadi. Universitas Sumatera Utara

PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG PENGENDALIAN PENGGUNAAN BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 87 TAHUN : 2008 SERI : C PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 6 TAHUN 2008

2. STRUKTUR ORGANISASI RSUD INDRASARI RENGAT, KAB.INDRAGIRI HULU

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 362 TAHUN 2016 TENTANG

POKOK-POKOK PELAKSANAAN PROGRAM KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA DI DALAM LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS GUNADARMA

URAIAN TUGAS PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP

Peralihan Sanksi Larangan Mengemudi Menjadi Denda Tarif (Berlaku per 9 Mei 2016)

KEGIATAN PENGADAAN SATUAN KERJA KEGIATAN SWAKELOLA LOKASI PEKERJAAN LELANG / SELEKSI KEGIATAN PENGADAAN VOLUME LAINNYA

DRIVER MANAGEMENT SYSTEM

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) ANGKUTAN PEMADU MODA TRAYEK BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU BANGKINANG

PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU DINAS KESEHATAN PUSKESMAS ENTIKONG KEPALA PUSKESMAS ENTIKONG,

BAB I PENDAHULUAN. terhadap keinginan serta kebutuhan pasar agar dapat memberikan kepuasan

SURAT KEPUTUSAN TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN REKAM MEDIS DIREKTUR RS BAPTIS BATU

BAB II PROFIL RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN. A. Sejarah Ringkas Rumah Sakit Islam Malahayati Medan

LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Permenkes No269/Menkes/PER/III/2008 yang dimaksud rekam

W A L I K O T A Y O G Y A K A R T A PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 64 TAHUN 2008 TENTANG

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2017, No Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan

BAGAN ORGANISASI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT

Peralihan Sanksi Larangan Mengemudi Menjadi Denda Tarif

NO. Peralihan Sanksi Larangan Mengemudi Menjadi Denda Tarif (Berlaku per 9 Mei 2016)

BAB I PENDAHULUAN Kondisi Umum Identifikasi Masalah

BUPATI MUSI RAWAS PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 41 TAHUN 2008 T E N T A N G

panduan praktis Pelayanan Ambulan

Tindakan Nama Jabatan Tandatangan Tanggal. Manajer Pelayanan Medis. Disiapkan Dr. Fatah Yasin. 10 Januari 2014

GUBERNUR SUMATERA BARAT

KEPUTUSAN DIREKTUR RS ROYAL PROGRESS NOMOR /2007 TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI GAWAT DARURAT DIREKTUR RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS

PENGUMUMAN REVISI RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH. Nomor : : 027 / / RSUD / 2016 Tanggal : : PERKIRAAN BIAYA (Rp)

PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL No... Perjanjian ini dibuat pada hari... tanggal... bulan... tahun... ( ) oleh dan antara :

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN BUPATI TENTANG PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PROGRAM ONE CALL SERVICE GAWAT DARURAT 24 JAM 118 DI KABUPATEN BANYUWANGI

BAB V PENUTUP. kinerja sumber daya manusia tepatnya pada staf medis fungsional di. Instalasi Gawat Darurat adalah berupa uraian pembagian tugas (job

PERATURAN DIREKTUR RS ROYAL PROGRESS NOMOR /2012 TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS

III. METODOLOGI PENELITIAN

PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI BLUD NON PNS RSKIA KOTA BANDUNG TAHUN Jumlah Kebutuhan. Kualifikasi Pendidikan IGD (Dokter)

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 05 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 18 TAHUN 2018 TENTANG PENGATURAN LALU LINTAS SELAMA MASA PEMBANGUNAN

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PEMUNGUTAN RETRIBUSI IZIN TRAYEK

LAMPIRAN A KUISIONER

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 13 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN LOMBA TERTIB LALU LINTAS DAN ANGKUTAN KOTA

RSUD KOTA DUMAI PELAYANAN GAWAT DARURAT

PEMERINTAH KABUPATEN MALINAU

PROGRAM DAN KEGIATAN RSUD KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2014

PEDOMAN PENGORGANISASIAN UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ELIZABETH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI

No Angkutan Jalan nasional, rencana induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan provinsi, dan rencana induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkuta

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 78 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WONOSARI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

PETUNJUK DAN TATA TERTIB PELAKSANAAN ASISTENSI LABORATORIUM FENOMENA DASAR MESIN SEMESTER GANJIL 2016 / 2017

NOMOR 31 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. diselenggarakan oleh pemerintah dan atau masyarakat yang berfungsi untuk

SEKRETARIS JENDERAL BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN WALIKOTA BANDA ACEH NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG

MATERI ORIENTASI PEGAWAI BARU DOKTER UMUM

PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR : PER - 32/PJ/2013 TENTANG

SUBDIT PEMBINAAN LINGKUNGAN KAMPUS (PLK)

Lampiran 1. Data Efisiensi Biaya Penggunaan Obat Kanker Nasofaring di RSUD Dr. Pirngadi Medan Pasien : Jamkesmas

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) OPERASIONAL SOPIR

BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 22 TAHUN 2018 TENTANG PENYELENGGARAAN APOTEK

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA

2.1.2 URAIAN TUGAS BERDASARKAN JABATAN

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

DAFTAR DOKUMEN APK BERDASARKAN ELEMEN PENILAIAN

2016, No Nomor Kendaraan Bermotor Dinas Badan Keamanan Laut; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan

III. METODOLOGI PENELITIAN. akan dianalisa dan diproses sehingga diperoleh kesimpulan dalam penelitian

Transkripsi:

I. URAIAN TUGAS DRIVER (P1) 1. Melayani kegiatan Pembina Yayasan Warendra Kusumapradja. 2. jika tidak melayani Pembina Yayasan, kembali standby di RSIA Kusuma Pradja. Membantu melayani kepentingan operasional RSIA Kusuma Pradja antara lain : Pelayanan keperluan pasien. Pelayanan darah ke PMI. Pelayanan obat-obatan dengan Instalasi Farmasi. Pelayanan administrasi keuangan. Pelayanan administrasi surat menyurat dan undangan. Pelayanan pembayaran dan pelaporan perpajakan. Pelayanan keperluan petugas dari asrama pada waktu malam hari. 1. Berkoordinasi dengan bagian umum/koordinator driver. 2. Berkoordinasi dengan dokter jaga IGD pada hari libur dan diluar kam kerja.

II. URAIAN TUGAS DRIVER (P2) Melayani kepentingan Operasional RSIA Kusuma Pradja antara lain : 1. Pelayanan keperluan pasien. 2. Pelayanan darah ke PMI. 3. Pelayanan obat-obatan dengan Instalasi Farmasi. 4. Pelayanan administrasi keuangan. 5. Pelayanan administrasi surat menyurat dan undangan. 6. Pelayanan pembayaran dan pelaporan perpajakan. 7. Pelayanan keperluan petugas dari asrama pada waktu malam hari.

III. TATA TERTIB dan TANGGUNG JAWAB DRIVER RSIA KUSUMA PRADJA A. Tugas pokok 1. Jam kerja : Pagi : 06.00 18.00 WIB Malam : 18.00 06.00 WIB 2. Bertanggung jawab terhadap Ambulance RSIA Kusuma Pradja termasuk kebersihan interior dan eksterior sebelum dipakai dan sesudah dipakai. 3. Siap mengantar pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit lain. 4. Siap mengambil pasien dari rujukan bidan. 5. Melaksanakan skala prioritas uraian tugas P1 dan P2. 6. Siap dihubungi sewaktu-waktu diluar jam kerja sesuai jadwal on call. 7. Bekerja sama menyelesaikan pekerjaan (Khususnya dengan driver) dan dengan semua karyawan/karyawati. 8. Petugas driver yang dinas pagi yang membawa mobil P1 bertugas bertanggung jawab terhadap kebersihan dan keamanan. 9. Petugas driver yang dinas pagi yang membawa mobil P2 bertugas bertanggung jawab terhadap kebersihan dan keamanan. 10. Petugas driver yang dinas malam yang membawa mobil P2 bertugas bertanggung jawab terhadap kebersihan dan keamanan. 11. Dalam menjalankan tugas sebagai driver harus mengerti etika pelayanan kepada yang dilayani. 12. Driver P1 melayani kegiatan Pembina Yayasan Warendra Kusumapradja, jika selesai melayani pihak Yayasan dapat kembali ke RSIA Kusuma Pradja(P1), membantu melayani kepentingan operasional RIA Kusuma Pradja(P2). 13. Driver P2 melayani kepentingan operasional RSIA Kusuma Pradja.

14. Antar/jemput bidan/perawat/ boga dari asrama ke RSIA Kusuma Pradja pada malam hari bila ada tugas mendadak. 15. Libur driver bergiliran sesuai jadwal dinas yang diatur oleh koordinator driver. 16. Setiap petugas Driver diwajibkan untuk mencuci mobil minimal satu kali dalam sehari. 17. Apabila melanggar ketentuan petugas akan dikenakan sanksi : Pemotongan uang transport ke I. Pemotongan uang transport ke II. Pemotongan uang transport ke III. Surat Peringatan ke I. B. Tugas Membantu 1. Membantu mengatur parkir mobil dan motor yang masuk/keluar di halaman maupun diluar halaman RSIA Kusuma Pradja (apabila sedang tidak menjalankan tugas pokok). 2. Membantu bagian lain jika sewaktu-waktu diperlukan (apabila sedang tidak menjalankan tugas pokok)

IV. TATA TERTIB PENGGUNAAN AMBULANCE 1. Penanggung jawab BPKB adalah Yayasan Warendra Kusumapradja ( Ibu Ismiati) 2. Penanggung jawab STNK dan kunci adalah : Hari kerja : Senin s/d minggu : jam 06.00-14.00. Driver dinas jam 14.00-22.00. Driver dinas jam 22.00-06.00. Driver dinas Apabila ambulance tidak di pakai kunci di simpan di kotak yang disediakan di ruang satpam. 3. Penanggung jawab perawatan dan perbaikan adalah semua driver. 4. Penanggungjawab dan pelaksana kebersihan adalah driver dinas. 5. Ambulance digunakan oleh : Driver dinas Petugas yang di rujuk 6. Ambulance hanya di gunakan untuk keperluan dinas RSIA Kusuma Pradja. 7. Setiap pemakaian di wajibkan memiliki SIM A. 8. Setiap pemakai di wajibkan mencatat di buku catatan pemakaian Ambulance. 9. Setiap pemakain pemakai bertanggungjawab atas kebersihan dan keamanan Ambulance. 10. Setelah memakai kunci dan STNK di serahkan kepada penanggung jawab (ket no 2). 11. Apabila terjadi kerusakan akibat pemakaian (kecelakaan) pada waktu dinas menjadi tanggung jawab driver 50 % dan RSIA Kusuma Pradja 50 %.

V. JADWAL JAGA DRIVER ON CALL 1. Petugas Jaga On Call : A. Andri Fitriono (087832424549) B. Ari Wibowo (085640437101) C. Totok Erwanto (082226247006) Dengan tugas antar jemput pasien, PMI, beli obat, sample laboratorium. 2. Jadwal Jaga On Call : sesuai dengan Jadwal Dinas Driver Hari Libur, Hari Libur Nasional : Siang : 14.00-21.00 Malam : 21.00-07.00 3. Ketentuan : a. Jadwal jaga berlaku diluar jam kerja, hari libur dan hari libur nasional. b. Kontribusi petugas jaga Ambulance, On Call Rp. 25.000,- untuk satu kali tindakan, antar/jemput, PMI, beli obat, sampel laboratorium. Demikian harap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

VI. TATA TERTIB PENGAJUAN PEMBELIAN BAHAN BAKAR/BENSIN SPEAR PART, ONDERIL MOBIL AMBULANCE 1. Jika jarum indikator bahan bakar mendekati sebelum area huruf E 1 cm (bukan di huruf E ) segeralah mengisi bahan bakar/ bensin ( baik jam dinas maupun sebelum hari libur ). 2. Pengajuan pembelian bahan bakar, spare part, onderdil dilakukan setiap jam kerja dengan melampirkan formulir surat pesanan yang diketahui oleh Manajer Umum/ Ka. Bagian Umum. Dengan mengajukan buku pengajuan pembelian bahan bakar/ bensin, spear part, onderdil. 3. Pengisian bahan bakar/ bensin di tempat yang ditentukan oleh RSIA. Kusuma Pradja yaitu SPBU Jl. Ahmad Yani / depan RRI Semarang, SPBU Jl. Sultan Agung Depan AKPOL, atau SPBU Dr. Cipto untuk dalam Kota Semarang (untuk luar kota menyesuaikan). 4. Setiap pembelian bahan bakar, spare part, onderdil pengemudi di wajibkan mengisi dan mencatat di buku pemakaian Ambulance, serta mencantumkan plat nomor kendaraan di nota pembelian. 5. Setelah melakukan pembelian bahan bakar, spare part, onderdil nota pembelian dilaporkan ke Manajer Umum/ Ka. Bagian Umum untuk ditandatangani ( dilegalisir ) 6. Setelah nota pembelian bahan bakar, spare part,onderdil diketahui dan di tanda tangani oleh Manajer Umum/ Ka. Bagian Umum dilaporkan ke bagian keuangan RSIA Kusuma Pradja.

7. Untuk kepentingan kelancaran pembelian bahan bakar, spear part, onderdil pada hari minggu dan hari libur nasional, pengemudi dapat mengajukan satu hari sebelumnya. Semarang, 1 Oktober 2016 RSIA KUSUMA PRADJA Dr. Makmur Santosa, MARS Direktur

RUMAH SAKIT PEMELIHARAAN MOBIL AMBULAN IBU DAN ANAK KUSUMA PRADJA NO. DOKUMEN NO. REVISI - HALAMAN 1/1 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit Ditetapkan oleh: Direktur Dr. MAKMUR SANTOSA, MARS PENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN Serangkaian kegiatan pemeliharaan fisik mobil, mesin, perlengkapan peralatan pelayanan kesehatan, sebagai acuan dalam melakukan perawatan dan persiapan mobil ambulan. Agar ambulan siap pakai sewaktu waktu. Setiap pengemudi bertanggung jawab terhadap mobil ambulan. PROSEDUR 1. Membersihkan mobil ambulan pada kesempatan pertama (menyesuaikan waktu), minimal sekali setiap hari 2. a. Petugas P1 bertanggung jawab atas kesiapan mobil P1 b. Petugas P2 bertanggung jawab atas kesiapan mobil P2 3. Mencuci dan membersihkan fisik mobil ambulan 4. Memeriksa mesin mobil. 5. Memeriksa bahan bakar. 6. Memeriksa surat surat kendaraan. 7. Memeriksa/ membersihkan perlatan pelayanan kesehatan. 8. Segera melaporkan bila didapatkan kerusakan/ kekurangan 9. Melengkapi buku catatan penggunaan mobil. UNIT TERKAIT 1. Bagian Umum 2. IGD