KENAIKAN PANGKAT PNS

dokumen-dokumen yang mirip
X. GURU A. Dasar Hukum

Standard Operating Procedure PENGANGKATAN PERTAMA DALAM JABATAN AKADEMIK DOSEN

Lembar Pengendalian MANUAL PROSEDUR

Lembar Pengendalian MANUAL PROSEDUR

IV. ANALIS KEPEGAWAIAN

XXI. PRANATA HUMAS A. DASAR HUKUM

JABATAN AKADEMIK DOSEN DALAM KERANGKA MANAJEMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL

XI. D O S E N A. DASAR HUKUM

2015, No Mengingat : c. bahwa penyesuaian substansi peraturan sebagaimana dimaksud pada huruf b ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Admi

2017, No Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentan

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Manual Prosedur Kenaikan Jabatan Fungsional dan Pangkat Tenaga Pendidik PNS (Asisten Ahli - Guru Besar)

PENERBITAN SURAT TUGAS DAN IZIN BELAJAR

XXII. STATISTISI A. DASAR HUKUM

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENYESUAIAN JABATAN FUNGSIONAL GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 52 TAHUN 2017 TENTANG

KENAIKAN JABATAN/PANGKAT GURU. Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Banyumas 2017

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

Internalisasi Rancangan Peraturan Menteri PAN dan RB

STANDAR PELAYANAN PADA JENIS PELAYANAN KENAIKAN PANGKAT PNS DI KABUPATEN BLORA

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS MIPA Kampus Ketintang Surabaya Telp. (031) Fax (031) web site :

GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI

XXIII. PERENCANA A. DASAR HUKUM

III. PENGAWAS BENIH IKAN

V. ARSIPARIS A. DASAR HUKUM

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 77, Tamba

XIX. PEREKAYASA A. DASAR HUKUM

PENDAHULUAN. Tujuan dan Keuntungan. Dasar Hukum Jabatan Fungsional Pranata Komputer

SERI PANDUAN SDM KENAIKAN PANGKAT ATAU GOLONGAN PEGAWAI

- 5 - (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1692).

Badan Pusat Statistik

-2- Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Un

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

-4- MEMUTUSKAN: Pasal 1

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI,

PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN NOMOR 01/III/PB/2011 NOMOR 6 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 02/V/PB/2010 NOMOR 13 TAHUN 2010

XIV. WIDYAISWARA A. DASAR HUKUM

XV. PRANATA KOMPUTER

Penilaian Prestasi Kerja Bagi Dosen Tetap Yayasan yang Telah Memiliki Sertifikat Pendidik

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

PENGELOLAAN ADMINISTRASI KENAIKAN PANGKAT BAGI DOSEN

PENGELOLAAN ADMINISTRASI KENAIKAN PANGKAT BAGI DOSEN

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

2014, No

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 42 TAHUN 2008 T E NTA N G JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH PERTANIAN WALIKOTA SURABAYA

DASAR HUKUM JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEPEGAWAIAN :

2016, No Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062); 2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Neg

2015, No Indonesia Tahun 1975 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3058); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1980 tent

Badan Pusat Statistik

BUPATI SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG

2 Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (L

JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI

B. PENGERTIAN-PENGERTIAN

PEDOMAN PENGEMBANGAN KARIR TENAGA AKADEMIK/DOSEN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2005 TENTANG PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS SEKOLAH

Prof. dr Ali Ghufron Mukti., MSc., PhD NIP

Tarakan, 15 November 2016 Kepada Yth. Seluruh PNS : 1. Fungsional Guru 2. Fungsional Pamong Belajar 3. Fungsional Penilik 4. Fungsional Pengawas

PERATURAN BERSAMA KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 1 TAHUN 2010 NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 10 TAHUN 2006 T E N T A N G JABATAN FUNGSIONAL PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DRAFT PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR TENTANG JABATAN AKADEMIK DOSEN

PERATURAN BERSAMA MENTERI PERTANIAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 54/Permentan/OT.210/11/2008 NOMOR 23 A TAHUN 2008

I. PENGAWAS PERIKANAN

2017, No Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Nege

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

XX. TEKNISI LITKAYASA

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 002/BPS-SKB/II/2004 NOMOR : 04 TAHUN 2004 TENTANG

2 Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5121); 3. Peraturan Pemerint

KATA PENGANTAR Ketentuan yang mengatur tenaga fungsional penyuluh kehutanan adalah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 130/KEP/M.PAN

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN

XVII. PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS WALIKOTA SURABAYA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Widyaiswara.

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA TENTANG

XIII. INSTRUKTUR A. DASAR HUKUM

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR : PER/ 66 /M.PAN/6/2005 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

VI. PUSTAKAWAN A. DASAR HUKUM

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA KOORDINATOR BIDANG PENGAWASAN PEMBANGUNAN DAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 38/KEP/MK.

Peraturan...

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR: 21 TAHUN 2010 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang. Fungsional melalui Penyesuaian/ Inpassing, perlu

XVI. AUDITOR A. DASAR HUKUM

II. PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT IKAN

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 03/V/PB/2010 NOMOR : 14 TAHUN 2010

Transkripsi:

Kampus Ketintang Surabaya - 60231 web site : www.fmipa.unesa.ac.id No. Nomor Revisi : Tanggal Terbit : Disusun oleh : Disetujui oleh : Nama Dr. Wasis, M.Si. Nama Prof. Dr. Suyono, M.Pd. Jabatan Wakil Dekan II Jabatan Dekan FMIPA Unesa Hanya salinan terkendali yang mendapatkan perbaikan, jika ada perubahan dokumen

2 dari 10 1. TUJUAN Prosedur ini dibuat untuk memastikan prosedur kenaikan pangkat bagi PNS (tenaga pendidik & tenaga kependidikan) di lingkungan FMIPA Unesa sesuai ketentuan yang berlaku 2. RUANG LINGKUP Prosedur ini mengatur seluruh kegiatan yang menjadi tanggungjawab Kepala Sub Bagian Keuangan & Kepegawaian FMIPA Unesa terkait dengan kenaikan pangkat 3. REFERENSI 3.1. PP Nomor 99 Tahun 2000 tentang kenaikan pangkat PNS diubah menjadi PP Nomor 12 Tahun 2002; 3.2. Keputusan Mendiknas Nomor 36 Tahun 2001 tentang petunjuk teknis pelaksanaan penilaian angka kredit jabatan dosen; 3.3. Keputusan Menkowasbangpan Nomor 38 Tahun 1999 tentang jabatan fungsional dosen dan angka kreditnya; 3.4. Keputusan Kepala BKN Nomor 12 Tahun 2002 tentang ketentuan pelaksanaan PP Nomor 99 Tahun 2000; 3.5. SE Dirjen Dikti Nomor 1227 Tahun 20 tentang kenaikan pangkat dosen dalam jabatan yang sama. 3.6. Pedoman operasional No. 48 Tahun 2009 Tentang Standar Operasional Kenaikan Pangkat & Jabatan Fungsional 3.7. Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil 3.8. PP No. 46 tahun 2011 tentang Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 3.9. Perka BKN No. 3 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai. 3.10. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 46 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya. 3.11. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan

3 dari 10 Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 4/VIII/PB/2014 dan Nomor 24 Tahun 2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya. 3.12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya. 3.13. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negera 3.14. ISO 9001:2015 klausul 7.3 4. DEFINISI 4. 1. Pangkat adalah kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang Pegawai Negeri Sipil berdasarkan jabatannya dalam rangkaian susanan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar penggajian 4. 2. Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap Negara 4. 3. Jabatan struktual adalah suatu kedudukan yang menunjukan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka memimpin suatu satuan organisasi Negara. 4. 4. Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangkamenjalankan tugas pokok dan fungsi keahlian dan keterampilan untuk mencapai tujuan organisasi. 4. 5. Jabatan fungsional tertentu adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipildalam suatu satuan organisasi yang dalam melaksanakan tugasnya didasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu serta bersifat mandiri dan untuk kenaikan pangkatnya disyaratkan dengan angka kredit 4. 6. Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang dosen dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatan 4. 7. PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki

4 dari 10 jabatan pemerintahan. 4. 8. Sasaran Kinerja Pegawai yang selanjutnya disingkat SKP adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS 4. 9. SK atau Surat Keputusan adalah surat yang berisi suatu keputusan yang dibuat oleh pimpinan suatu organisasi atau lembaga pemerintahan berkaitan dengan kebijakan organisasi atau lembaga tersebut 4. 10. Angka Kredit Kumulatif adalah satuan nilai dari setiap butir kegiatan minimal yang harus dipenuhi oleh setiap Dosen untuk dapat diangkat dalam jabatan akademik 4. 11. Kartu Pegawai merupakan bukti identitas diri dan keanggotaan dari seorang PNS dalam wadah Pegawai Republik Indonesia. tersebut berkaitan dengan hak-hak dari setiap PNS untuk mendapat tunjangan dan merupakan syarat administrasi dalam proses hak-hak kepegawaian dari setiap PNS. 4. 12. Daftar Usul Penetapan Angka Kredit adalah formulir yang berisi keterangan perorangan dosen dan butir kegiatan yang dinilai dan harus diisi oleh dosen pengusul jabatan fungsional dalam rangka penetapan angka kredit. 4. 13. Penetapan Angka Kredit adalah formulir yang berisi keterangan perorangan dosen dan satuan nilai dari hasil penilaian butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang telah dicapai dosen dan telah ditetapkan oleh Pejabat yang berwenang menetapakan angka kredit. 5. KETENTUAN UMUM Kenaikan pangkat PNS ini dilakukan sesuai dengan undang-undang kepegawaian yang berlaku baik untuk dosen dan tenaga kependidikan. 6. URAIAN PROSEDUR 6.1. Prosedur Kenaikan Pangkat Tenaga Pendidik 6.1.1. Bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu PNS yang menduduki jabatan fungsional atau dosen dapat dinaikkan setingkat lebih tinggi apabila: a) Sekurang-kurangnya telah 2 tahun dalam pangkat terakhir;

5 dari 10 b) Telah memenuhi angka kreditnya yang ditentukan sebagaimana lampiran 1; c) Setiap unsur prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir. d) Tidak sedang dalam pembinaan Pegawai Negeri Sipil e) Tidak sedang dalam tugas belajar f) Apabila sedang tugas belajar dan selama empat tahun belum pernah naik pangkat maka dapat dinaikkan pangkat dalam jabatan yang sama 6.1.2. Proses Usul Penghitungan Angka Kredit a) Dosen atau PNS menyiapkan berkas-berkas kenaikan pangkat yang sudah disetujui jurusan, dikirimkan ke Fakultas melalui Sub Bagian Kepegawaian b) Proses penilaian terhadap berkas kenaikan pangkat dosen dilakukan oleh tim reviewer penilaian angka kredit tingkat Fakultas c) Apabila ditemukan kekurangan berkas terkait kenaikan pangkat, Sub Bagian Kepegawaian akan memberi informasi ke Dosen/PNS dengan memberikan daftar kekurangan berkas d) Apabila kekurangan berkas telah dilengkapi, sub bagian kepegawaian selanjutnya membuat Surat Pengantar serta menyerahkan ke Dekan untuk pemrosesan lebih lanjut e) Selanjutnya dilakukan Rapat Senat Fakultas untuk memberikan pertimbangan/persetujuan terkait kelayakan untuk diusulkan pangkat/jabatan fungsionalnya f) Apabila telah mendapat persetujuan/pertimbangan, Dekan FMIPA membuat Surat Pengantar serta dikirim ke Kepala Bagian Kepegawaian Unesa beserta berkas dan softcopy PAK g) Berkas PAK terdiri dari 4 Bidang, yaitu: 1) Bidang A Pendidikan dan Pengajaran 2) Bidang B Penelitian (Karya Ilmiah) dilengkapi dengan surat pernyataan dari penulis karya ilmiah dan tim review, bahwa karya ilmiah tersebut tidak mengandung unsur plagiarisme 3) Pengabdian kepada Masyarakat 4) Penunjang (Tri Dharma Perguruan Tinggi)

6 dari 10 h) Berkas yang harus disertakan meliputi fotokopi SK pangkat dan jabatan terakhir, Karpeg, Konversi NIP Baru dan SKP 2 tahun terakhir, dibuat rangkap 5 dan dijelaskan dalam Lampiran 2. 6.1.3. Waktu Kenaikan Pangkat a) Setelah dilakukan pemrosesan (kurang lebih 1 bulan) berkas kepangkatan dalam surat usulan yang sudah diterima oleh kepala Bagian Kepegawaian Unesa, untuk dilakukan proses penilaian Tim Penilai Angka Kredit Tingkat Universitas. b) Hasil penilaian Tim Penilai Angka Kredit Tingkat Universitas dikembalikan ke Fakultas untuk dilakukan perbaikan sesuai dengan ketetapan Tim Penilai Angka Kredit Tingkat Universitas c) Setelah dilaksanakan revisi PAK di Fakultas, berkas PAK dikirim ke Kepala Bagian Kepegawaian UNESA untuk diproses lebih lanjut d) Secara periodik (selang 1 bulan ) Wakil Dekan II FMIPA melakukan pemantauan perkembangannya 6.1.4. Angka Kredit Jumlah Angka kredit yang harus dipenuhi dalam kenaikan pangkat dijelaskan dalam Lampiran 1. 6.2. Prosedur Kenaikan Pangkat Tenaga Kependidikan dan Jabatan Struktural a) Kenaikan pangkat diberikan bagi Tenaga Kependidikan yang sekurang-kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir, dan setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik (Lampiran 2); b) Periode kenaikan pangkat Dalam hal ini sama dengan periode kenaikan pangkat fungsional dosen di atas, namun tidak disertai angka kredit kumulatif; c) Berkas yang harus dilampirkan meliputi: 1. Fotokopi SK pangkat terakhir legalisir sebanyak 4 rangkap; 2. Fotokopi SK CPNS legalisir bagi PNS yang pertama kali naik pangkat sebanyak 4 rangkap;

7 dari 10 3. Fotokopi Kartu Pegawai legalisir sebanyak 4 rangkap; 4. SKP 2 (dua) tahun terakhir sebanyak 4 rangkap. 5. Konversi NIP Baru d) Kenaikan pangkat pilihan diberikan kepada PNS tenaga kependidikan yang : 1. Menduduki jabatan struktural atau pejabat fungsional tertentu dan pangkatnya masih 1 tingkat dibawah jenjang pangkat terendah 2. Menduduki jabatan tertentu yang pengangkatannya ditetapkan dengan keputusan presiden 3. Menunjukkan prestasi kerja luar biasa 4. Menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara 5. Memperoleh STTB atau Ijazah setingkat lebih tinggi 6. Tidak sedang dalam pembinaan Pegawai Negeri Sipil 7. Tidak sedang dalam tugas belajar/studi lanjut 7. DOKUMEN/ARSIP TERKAIT 7.1. Form daftar kekurangan berkas/persyaratan kenaikan pangkat 7.2. Berkas kenaikan pangkat

8 dari 10 Lampiran 1. Angka Kredit Minimal bagi Tenaga Fungsional Tenaga Pendidik NO 1 2 UNSUR KEGIATAN Unsur Utama a. memperoleh pendidikan b. melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi NAMA JABATAN, GOLONGAN, DAN JUMLAH MINIMAL ANGKA KREDIT Asisten Lektor Lektor Kepala Guru Besar Ahli III/a III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e 80 120 160 240 320 440 560 680 850 20 30 40 60 80 110 140 170 200 KET Sekurang-kurangnya 80%, yang terbagi atas; *) Sebanyakbanyaknya 20% JUMLAH 100 150 200 300 400 550 700 850 1050 100% Keterangan: *) 1) Program pendidikan akademik: - memperoleh dan melaksanakan pendidikan dan pengajaran sekurang-kurangnya 30% - melaksanakan penelitian sekurang-kurangnya 25% - melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebanyak-banyaknya 15% 2) Program pendidikan professional - memperoleh dan melaksanakan pendidikan dan pengajaran sekurang-kurangnya 40% - melaksanakan penelitian sekurang-kurangnya 10% - melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebanyak-banyaknya 15%

9 dari 10 Lampiran 2. Daftar Nama Pangkat dan Golongan Tenaga Kependidikan No Pangkat Golongan Keterangan 1 Pengatur Muda II/a 2 Pengatur Muda Tk. I II/b *) Kenaikan Pangkat Tenaga 3 Pengatur II/c Kependidikan Secara 4 Pengatur Tk. I II/d regular dengan disertai 5 Penata Muda III/a kelengkapan fotocopy 6 Penata Muda Tk. I III/b masing-masing rangkap 7 Penata III/c 4: 8 Penata Tk. I III/d 1) Karpeg 9 Pembina IV/a 2) Konversi NIP Baru 10 Pembina Tk. I IV/b 3) SKP (2 tahun 11 Pembina Utama Muda IV/c terakhir) 12 Pembina Utama Madya IV/d 4) SK Pangkat terakhir 13 Pembina Utama IV/e

10 dari 10 Lampiran 3. Kelengkapan Administrasi untuk Kenaikan Pangkat dan Jabatan Fungsional Tenaga Pendidik (masing-masing rangkap 5) Jumlah Penggandaan (Rangkap) No Unsur Kegiatan Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar KET III/a III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e 1 Fotokopi SK pangkat terakhir legalisir 3 3 3 3 5 5 5 5 5 2 Fotokopi Kartu Pegawai legalisir 3 3 3 3 5 5 5 5 5 3 SKP 2 (dua) tahun terakhir 3 3 3 3 5 5 5 5 5 4 Daftar Riwayat Hidup (tulis tangan) - - - - - - 5 5 5 5 Berkas Angka KUM 3 3 3 3 5 5 5 5 6 Lembar PAK 3 3 3 3 - - - - - 7 Lembar DUPAK 3 3 3 3 5 5 5 5 5 8. Fotokopi SK jabatan Terakhir 3 3 3 3 5 5 5 5 5 9. Konversi NIP baru 3 3 3 3 5 5 5 5 5