Teknik Informatika S1 SOFTWARE QUALITY AND TESTING Teknik-Teknik Pengujian Disusun Oleh: Egia Rosi Subhiyakto, M.Kom, M.CS Teknik Informatika UDINUS egia@dsn.dinus.ac.id +6285640392988
SILABUS MATA KULIAH 1. Pendahuluan 2. Gambaran Umum Pengujian (Definisi Pengujian, proses pengujian, Hubungan pengujian dan kualitas, dasar-dasar pengujian) 3. Konsep Dasar Pengujian (V&V, Unit Testing, Integration) 4. Siklus Pengembangan PL, Siklus Pengujian PL 5. Teknik Pengujian (White Box, Black Box, Grey Box) 6. Black Box 7. Black Box
Teknik Pengujian 1. White Box 2. Black Box 3. Grey Box
Teknik Pengujian White Box Jenis-Jenis Teknik dalam White Box: Basis Path Testing Control Sturucture Testing Data Flow Testing Loop Testing
Teknik Pengujian White Box A. Basis Path Testing 1. Buat Flow Graph Notation 2. Hitung Cyclomatic Complexity = salah satu dari: Jumlah Region V(G) = E N + 2 E = Jumlah busur pada flow graph N = Jumlah simpul pada flow graph
Teknik Pengujian White Box V(G) = P + 1 P = Simpul predikat (simpul yang memiliki kondisi = 2 atau lebih busur yang keluar) 3. Tentukan jalur bebas (independent path) = jalur program yang merupakan satu kumpulan perintah pengolahan atau satu kondisi pengolahan 4. Siapkan kasus uji untuk setiap jalur bebas 5. Graph Matrices = Connection Matrices = representasi lain dari FGN (Flow Graph Notation)
Teknik Pengujian White Box B. Control Structure Testing 1. Condition Testing 2. Data Flow Testing 3. Loop Testing
Teknik Pengujian White Box B. Control Structure Testing 1. Condition Testing Cara merancang kasus uji untuk kondisi logika yang ada pada suatu modul program: Kondisi sederhana = peubah boolean ekspresi relasional Kondisi bentukan (compound) = gabungan dari beberapa kondisi sederhana
Teknik Pengujian White Box B. Control Structure Testing 2. Data Flow Testing Cara menguji berdasarkan lokasi dari pendefinisian dan penggunaan suatu peubah dalam modul program.
Teknik Pengujian White Box B. Control Structure Testing 3. Loop Testing Cara menguji berdasarkan validitas dari konstruksi pengulangan yang digunakan dalam modul program: Sederhana Bercabang Bersambung (concatenated) Tak terstruktur
Teknik Pengujian Black Box Jenis-Jenis Teknik dalam Black Box: Graph-based Testing Equivalence Testing Boundary Value Analysis Comparison Testing
Teknik Pengujian Black Box A. Graph-based Testing Graph yang mewakili hubungan antar objek pada modul sehingga tiap objek dan hubungannya tersebut dapat diuji.
Teknik Pengujian Black Box B. Equivalence Testing Pembagian domain masukan dari program yang menjadi kelas data yang dapat dibuatkan kasus ujinya.
Teknik Pengujian Black Box C. Boundary Value Analysis Pemilihan kasus uji dengan mencari batas-batas ekstrim dari kelas data
Teknik Pengujian Black Box D. Comparison Testing Digunakan untuk sistem yang menganut redundancy Kasus uji yang dirancang untuk satu versi perangkat lunak dijadikan masukan pada pengujian versi perangkat lunak lainnya Hasil kedua versi perangkat lunak harus sama.
Teknik Pengujian Grey Box Grey Box Testing adalah sebuah metodologi kombinasi dari Black Box dan White Box Testing, menguji software berdasarkan spesifikasi tetapi menggunakan cara kerja dari dalam. Grey Box dapat di gunakan dengan baik dalam pengujian tim.
Teknik Pengujian Grey Box Grey box testing mengacu pada teknik pengujian sistem dengan pengetahuan yang terbatas (limited knowledge) dari internal sistem. Grey box testing memiliki akses ke dokumen desain rinci dengan informasi di luar dokumen persyaratan.
Teknik Pengujian Grey Box Grey box testing yang dihasilkan berdasarkan informasi tersebut sebagai state-based models atau architecture diagrams of the target system
Teknik Pengujian Grey Box
Teknik Pengujian Grey Box Gray Box Testing biasa di gunakan pada software berorientasi object, dimana object object tersebut adalah unit terpisah yang memiliki kode eksekusi atau data. Contoh aplikasi yang membutuhkan Gray Box Testing: o o o Architectural model Unified Modeling Language UML Design Model Finite-state machine State Model.
Teknik Pengujian Grey Box Teknik yang ada ada Grey Box Testing : 1. Matrix Testing 2. Regression testing 3. Pattern Testing 4. Orthogonal array testing
Teknik Pengujian Grey Box 1. Matrix Testing: menyatakan laporan atau status proyek 2. Regression testing: menyatakan status apakah terjadi perubahan pada kasus uji yang baru dibuat. 3. Pattern Testing: memverifikasi aplikasi yang baik untuk desain atau arsitektur dan pola. 4. Orthogonal array testing: digunakan sebagai bagian dari semua kemungkinan kombinasi.
Teknik Pengujian Grey Box Pengujian Gray Box ini cocok untuk Aplikasi WEB. Web telah didistribusikan jaringan atau system, karena tidak adanya sumber kode atau binary, tidak mungkin untuk menggunakan pengujian, white-box.
Teknik Pengujian Grey Box Pengujian Gray Box ini cocok untuk Aplikasi WEB. Web telah didistribusikan jaringan atau system, karena tidak adanya sumber kode atau binary, tidak mungkin untuk menggunakan pengujian, white-box. Pengujian Black-box juga tidak digunakan karena hanya melakukan kontrak Antara pelanggan dan pengembang, sehinggal lebih efisien menggunakan Grey-box testing sebagai informasi penting yang tersedia dalam Web Service Definition Language (WSDL).
Teknik Pengujian Grey Box Pengujian Gray Box cocok untuk pengujian fungsional atau domain bisnis. Pengujian fungsional dilakukan pada dasarnya tes interaksi pengguna dengan system. Ini juga membantu untuk mengkonfirmasi software yangn memenuhi persyaratan yang di tetapkan untuk perangkat lunak.
TERIMA KASIH