Integrasi Data dengan Framework (Utomo dan Ashari)

dokumen-dokumen yang mirip
Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Bab 2 Tinjauan Pustaka

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB II LANDASAN TEORI. Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple,

BAB 1 Service Oriented Architecture 1.1 Evolusi SOA

Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan

MODUL 6 JDBC (JAVA DATABASE CONNECTIVITY)

Pertemuan XI Database Connectivity Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

BAB II LANDASAN TEORI. diperlukan dalam pembangunan website e-commerce Distro Baju MedanEtnic.

WEB SERVICES. Sistem terdistribusi week 12

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III LANDASAN TEORI

Framework CodeIgniter Part 1

Langkah-Langkah Pemrograman JDBC MENGIMPOR PACKAGE JAVA.SQL MEMANGGIL DRIVER JDBC

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi

Pemrograman Berbasis Objek. Pengenalan Java. Yuliana Setiowati. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

SOFTWARE TERBAIK UNTUK DATABASE

PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PENGATURAN BASIS DATA SECARA ONLINE. Agustinus Noertjahyana, Rendy Pangestu dan Dwi Budiman

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK

BAB III LANDASAN TEORI

IMPLEMENTASI MIRRORING DATABASE UNTUK FAULT TOLERANCE PADA POSTGRESQL SERVER MENGGUNAKAN METODE LOGGING

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB I. PENDAHULUAN...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MINGGU XI : SQL SERVER

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE

BAB 1 PENDAHULUAN. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Medan merupakan instansi sekolah menengah atas

BAB 3 Landasan Teori

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat pada masa

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. rumah makan berbasis Java 2 Micro Edition (J2ME) ini kedalam implementasi

BAB I PENDAHULUAN. sistem lain. Dalam hal tersebut, database yang tersebar di suatu instansi atau

BAB II LANDASAN TEORI. berkelanjutan tentang kegiatan/program sehingga dapat dilakukan tindakan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Pendahuluan

BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem.

KA2173 Pemrograman Berorientasi Objek. 10 BAB X PENGAKSESAN DATABASE. H a l 64

Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

MEMBUAT WEB SERVICE DENGAN MENGGUNAKAN JAVA (STUDI KASUS E- COMMERCE PORTAL)

BAB III LANDASAN TEORI. sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan

SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI BARANG BERBASIS WEB SERVICE

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB III PERANCANGAN. aplikasi pencarian judul buku terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat

SMS gateway telah banyak digunakan dalam berbagi aplikasi dan

BABI II DASAR TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA

TUGAS SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB. PHP Web Service. Nama : Ilham NIM : Kelas : 6B. Daftar isi

PENERAPAN JAVA SERVER FACES UNTUK DESIGN PATTERN WEB

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005

Rancang Bangun Aplikasi Cash Bank dan Sales dengan Service Oriented Architecture pada Platform Java

SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA)

PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE

BAB II. KAJIAN PUSTAKA

PEMROGRAMAN I. By : Sri Rezeki Candra Nursari

IMPLEMENTASI GRID COMPUTING DENGAN MENGGUNAKAN PENGALAMATAN IPv6

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB III LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori dasar yang digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam membangun aplikasi.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. AKAKOM yang akan melakukan Praktik Kerja Lapangan Yang dimana

Microsoft Data Access Components (MDAC) Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB III LANDASAN TEORI. (customer complaints) adalah umpan balik (feedback) dari pelanggan yang. dapat dilakukan secara tertulis atau secara lisan.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IX KONEKSI POSTGRESQL PADA JAVA (Netbeans)

BS603 PENGEMBANGAN APLIKASI ENTERPRISE Niko Ibrahim, S.Kom, MIT

Konsep Pemrograman Internet dan Web

Pokok Bahasan 2 Teknologi Dasar Internet dan Web. L. Erawan

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI SEKOLAH (STUDI KASUS SMP N 2 PATIKRAJA BANYUMAS)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. sebuah sistem pencarian lokasi kuliner berbasis mobile web untuk wilayah

Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan AJAX adalah: XHTML dan CSS digunakan untuk menandai dan mempercantik tampilan informasi.

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Internet adalah singkatan dari Interconnection network, merupakan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI. Website atau World Wide Web, sering disingkat sebagai www atau web saja, yakni

BAB II LANDASAN TEORI

PROSES, OBJEK DAN LAYANAN TERDISTRIBUSI

Teknik Informatika S1

SISTEM KEAMANAN DATA PADA WEB SERVICE MENGGUNAKAN XML ENCRYPTION

MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER

Gambar 1. Skema Hotspot

Analisis Perbandingan Performa Web Service Menggunakan Bahasa Pemrograman Python, PHP, dan Perl pada Client Berbasis Android

TUJUAN. Memahami Koneksi dan Pemrosesan Basis Data di Java Memahami JDBC Menggunakan MySQL pada program Java

TUGAS ELEARNING PENGEMBANGAN WEB SERVICE

UDDI. Team Dosen. Prodi Teknik Informatika, Fak. Teknologi Informasi Universitas Mercubuana Yogyakarta 2016

IMPLEMENTASI TCP/IP UNTUK MEMBUAT SERVER DATABASE ACCESS ABSTRAK

Firewall & WEB SERVICE

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Konsep Dasar Sistem Aplikasi Pengertian Sistem. Pengertian sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BASIS DATA

BAB III METODOLOGI. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Server Biro Sistem Informasi (BSI)

Arsitektur Web Service Web service memiliki tiga entitas dalam arsitekturnya, yaitu: 1. Service Requester (peminta layanan)

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

LAPORAN AWAL. Pengembangan Sistem Informasi Layanan Terpadu. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Kementerian Perdagangan

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

Transkripsi:

sharing sumber daya, sedangkan OGSA-DAI merupakan sharing sumber daya data terstruktur (Lihat Gambar 1). Gambar 1 Sharing Data melalui OGSA-DAI merupakan Sharing Sumberdaya Data Terstruktur Implementasi OGSA-DAI dirancang dengan tujuan untuk memungkinkan sumberdaya data eksternal seperti basisdata untuk bergabung dalam framework OGSA dan dari OGSA ini dapat diakses melalui interface layanan grid yang standard. Dengan menggunakan OGSA-DAI, sumberdaya yang bermacam-macam yang terpisah dapat diakses secara menyatu (uniform). Hal ini mencakup dukungan untuk registrasi dan discovery basisdata dan interaksi dengan basisdata tersebut. Struktur hasil pengembalian, method dan lokasi dapat diatur oleh client yang menggunakan. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah 1) Melakukan deploy data service dengan nama ogsadai/data Service; 2) Melakukan deploy data resource dari dua basisdata yaitu basisdata MySQL dan basisdata SQL Server; 3) Melakukan expose data resource yang sudah di-deploy tersebut; 4) Melakukan akses data resource tersebut menggunakan data browser; 5) Membuat aplikasi client toolkit guna mengakses data resource tersebut dari sisi client. 2. Framework OGSA-DAI OGSA-DAI merupakan framework yang diperluas untuk akses data dan integrasi data. OGSA-DAI digunakan untuk mengekspose sumber daya yang heterogen untuk grid melalui web services. OGSA-DAI berinteraksi dengan sumber daya data dengan query & update, transformasi/kompresi data, delivery data dan fungsionalitas aplikasi tertentu. OGSA-DAI merupakan dasar untuk services pada level yang lebih tinggi yang mencakup federasi, mining, visualisasi, dan sebagainya. Proyek OGSA-DAI termasuk dalam Open Grid Forum DAIS Working Group dengan menggunakan spesifikasi DAIS (Database Access and Integration). Dalam hal ini OGSA-DAI menjadi referensi implementasi dari DAIS. Kelompok 161

spesifikasi OGSI. Implementasi OGSA-DAI dikeluarkan dengan mengimplementasikan interface yang didefinisikan dalam framework OGSA-DAI yang didasarkan pada GT3. Tujuan OGSA-DAI adalah memungkinkan sumber daya eksternal, seperti database untuk digabungkan didalam framework OGSA, dan dari sini dapat diakses melalui interface Grid services standard. Dengan menggunakan OGSA-DAI, berbagai sumber daya yang berbeda-beda dan terpisah dapat diakses dalam sebuah kesatuan. OGSA-DAI mendukung registrasi/discovery database dan interaksi dengan database tersebut. Proyek OGSA-DAI dibangun dalam beberapa tahap : Tahap pertama dimulai pada bulan Pebruari 2002 dan berakhir pada Juli 2003 (18 bulan) dengan melibatkan EPCC, NeSC, IBM, Oracle, ReSC, esnw. Pada tahap ini dikeluarkan 3 release utama dan 3 release intern. Proyek ini menghabiskan dana 3 juta yang didanai oleh DTI/EPSRC melalui UK e-science Grid Core Programme. Tahap kedua dinamakan DAIT (DAI-Two) dimulai pada bulan Oktober 2003 dan berakhir pada bulan Oktober 2005 (24 bulan) dengan melibatkan EPCC, NeSC, IBM, NEReSC, esnw. Pada tahap kedua ini dihasilkan empat release utama. Proyek tahap kedua ini menghabiskan dana 1.5 juta dari DTI/EPSRC melalui UK e-science Grid Core Programme 2 sebagai bagian dari proyek OMII-UK. Tahap ketiga dinamakan proyek OMII UK Node yang dimulai pada bulan November 2005 dan berakhir pada bulan Oktober 2008 nanti (36 bulan). Proyek ini melibatkan EPCC dan NeSC dan masih menghasilkan satu release. Proyek ini menghabiskan dana 1.9 juta dari EPSRC. OGSA-DAI digunakan secara meluas dalam proyek-proyek sebagai berikut AstroGrid (www.astrogrid.org) - query terdistribusi untuk database astronomi yang sangat besar; Automed and ISpider (www.doc.ic.ac.uk/automed) dan (www.ispider.man.ac.uk) Integrasi data berbasis model dan platform informatika berbasis Grid untuk proteomic ; CancerGrid (www.cancergrid.org) penyimpanan dan analisis data terdistribusi yang berisi data laboratorium dan klinik; ESSC (www. nerc- essc. ac. uk)- simu lasi at mo sfir dan lingku ng an; Go ld (www.goldproject.ac.uk) menyediakan infrastruktur untuk organisasi virtual ; NTRAC (www.ntrac.org.uk) mirip dengan proyek CancerGrid. Ada beberapa alasan mengapa OGSA-DAI cocok untuk mengakses data dan kebutuhan integrasi dalam lingkungan grid. Alasan tersebut diantaranya adalah mencakup a) cocok dengan model grid atau web service; b) adanya workflows yang membungkus interaksi web service yang banyak ke dalam interaksi tunggal; c) adanya solusi untuk mengakses berbagai data, mentransformasi, menghantar (delivery) dan skenario integrasi tanpa perlu untuk melakukan develop ap lik asi tertentu; d) dapat diperluas berdasarkan fungsionalitas untuk melakukan data query, update, transformasi dan delivery; e) framework yang dapat diperluas dan serbaguna, karena developer dapat menambahkan atau melakukan pengaturan kapabilitas; f) platform independen berjalan pada berbagai platform yang mendukung Java; g) adanya lapisan security tambahan dapat disediakan jika dibutuhkan, misalnya otorisasi dapat dilakukan pada level web service dan atau 163

Request merupakan sekumpulan aktivitas terkoneksi yang seharusnya dieksekusi oleh data resource. Pada saat request ini XML menampilkan dokumen yang diminta oleh client. Sedangkan aktivitas merupakan operasi yang berkaitan dengan data individual yang dapat berupa 0 atau lebih input dan 0 atau lebih output. Response merupakan status eksekusi dari request yang mungkin dengan data hasil. Pada saat response ini XML menanggapi dokumen yang dikembalikan ke client. Pada proses request dan response ini mesin OGSA-DAI melakukan beberapa pekerjaan yaitu melakukan parse request, mengeksekusi aktivitas, dan membangun respons. Gambar 4 Data Service Resource Gambar 5 Request dan Response Aktivitas merupakan operasi yang berkaitan dengan data individual yang dapat berupa 0 atau lebih input dan 0 atau lebih output. Aktivitas untuk sumberdaya data relasional adalah a) melakukan query SQL, update, stored procedure, bulk load, extract logical dan skema fisik; b) melakukan konversi ResultSet ke WebRowSet, ResultSet ke CSV, ResultSet ke bytes, skema database relasional ke XML ; c) proyek ResultSet atau WebRowSet ke dalam kolom; d) melakukan ekstrak byte dari ResultSet. Aktivitas untuk sumberdaya XMLDB adalah melakukan 165

Gambar 7 Interaksi Client dengan Data Service Dalam berinteraksi dengan data service tersebut dilakukan dengan menggunakan client toolkit yang bertugas sebagai berikut: 1) Membangun dan melakukan submit request dalam Java dan bukan XML; 2) Toolkit menangani konstruksi request SOAP dan melakukan response parsing; 3) Melakukan render layanan OGSA-DAI yang berjenis transparent; 4) Melakukan abstraksi Java dari Data services, Data service resource ID dan session ID, Requests dan responses, serta aktivitas. 3. Studi Kasus dan Pembahasan Dari berbagai penggunaan OGSA-DAI yang telah dibahas diatas, maka akan diimplementasikan beberapa penggunaan saja sebagai studi kasus. Dalam studi kasus ini akan dikerjakan beberapa hal yaitu : 1. Melakukan deploy data service dengan nama ogsadai/data Service. 2. Melakukan deploy data resource dari dua basisdata yaitu basisdata MySQL dan basisdata SQL Server. 3. Melakukan expose data resource yang sudah dideploy tersebut. 4. Melakukan akses data resource tersebut menggunakan data browser. 5. Membuat aplikasi client toolkit guna mengakses data resource tersebut dari sisi client. Software yang digunakan untuk melakukan uji coba kasus ini adalah J2SDK 1.4, Apache Ant 1.6, Tomcat 5.0, OGSA-DAI WSRF versi 2.2, serta Globus Toolkit dengan WS Core versi 4.02. Deploy data service dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu 1) Menggunakan command line atau menggunakan Graphical User Interface (GUI). Untuk uji coba ini, deploy data service dilakukan dengan menggunakan GUI. Data service yang di deploy diberi nama ogsadai/dataservice (Lihat Gambar 8). Data service ogsadai/dataservice berperan sebagai container web service dari data resource. Deploy data resource juga dapat dilakukan dengan dua cara yaitu 1) menggunakan command line atau menggunakan Graphical User Interface (GUI). Untuk studi kasus ini deploy data resource menggunakan GUI. Data resource yang 167

Ekspose data resource MySQLResource_Wiranto dilakukan dengan menggunakan GUI (Lihat Gambar 10). Setelah data resource di-expose ke kontainer web service, maka data-data yang di-expose dalam data resource tersebut dapat diakses, diintegrasikan, dan dimanipulasi (insert, delete dan update) dari berbagai tempat secara online. Untuk uji coba dalam tulisan ini hanya dilakukan akses data dengan menggunakan data browser dan client toolkit. Uji coba dilakukan dengan melakukan retrieve basisdata dengan perintah select * from mahasiswa menggunakan data browser dan dengan hasil output yang dapat dilihat pada Gambar 11. Gambar 11 Akses Data Service Resource MySQLResource_Wiranto menggunakan Data Browser Selain menggunakan data browser, akses data juga dapat dilakukan dengan membuat interface di sisi client dengan menggunakan bahasa pemrograman apapun. Dalam studi kasus ini digunakan bahasa pemrograman Java. Adapun kode selengkapnya dapat dilihat pada listing dibawah ini. package uk.org.ogsadai.examples.clienttoolkit; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.genericservicefetcher; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.response; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.activity.activityrequest; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.activity.sql.sqlquery; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.activity.sql.webrowset; import uk.org.ogsadai.client.toolkit.service.dataservice; public class ClientMySQL { private static final String COPYRIGHT_NOTICE = (c) Wiranto Herry Utomo, 2008. (c) Universitas Kristen Satya Wacana. ; 169

4. Simpulan Pada tulisan ini dibahas implementasi aplikasi grid basis data dengan menggunakan framework OGSA-DAI. Beberapa pengujian telah dilakukan diantaranya adalah instalasi OGSA-DAI, deploy data service, deploy data resource, expose data resource, serta pengaksesan data melalui data browser. Selain itu sebuah aplikasi interface di sisi client telah dibuat untuk mengakses data dari container web service yang berisi data resource. 5. Daftar Pustaka [1] Anonim.2006. OGSA-DAI WSRF 2.2 User Guide. The University of Edinburgh. [2] http://www.ogsadai.org.uk. 171