Lebih dekat dengan Mu

dokumen-dokumen yang mirip
RINDU. Puguh Prasetyo ~ 1

Selalu terbuka jelas mata ini Mata ciptaan-mu Aku berjalan lemah di atas hiasan Pijakan menuju satu berita gembira

SYAIR KERINDUAN. Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA.

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

Oleh: Yasser A. Amiruddin

Dar Almady. Almady s List: Puisi Senandung Jangkrik. Bagian 2

Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian

BATANG BERMANFAAT. Farhan Abdul Aziz M. Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Mukadimah. Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman

TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN. Naskah Film Dan Sinopsis. Ber Ibu Seekor KUCING

Yang Mencinta dalam Diam

MUNGKIN KU SALAH MENGARTIKAN

Mula Kata, Bismillah

Ariesty Kartika. Kerangka Jiwa

Puisi PUISI. wie0689 Puisi Copyright Darwisyah Nasution

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Tubuh-tubuh tanpa bayangan

Harley Bayu Sastha. Jendela

1. Aku Ingin ke Bandung

Belasan kota kudatangi untuk menjadi tempat pelarianku. Kuharap di sana bisa kutemukan kedamaian atau cinta yang lain selainmu.

Lampiran 1 Lirik lagu

INSPIRATIF

Ah sial aku selingkuh!

Aku selalu suka sebuah pertemuan, karena buat ku pertemuan adalah awal dari kisah yang mungkin bisa dikenang atau untuk dibuang.

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya

Minggu, 21 Januari 2018 ALLAH MENYESAL. Yunus 3:1-10 PERSIAPAN T A T A I B A D A H M I N G G U G K I K E B A Y O R A N B A R U 0

TATA IBADAH KELUARGA GABUNGAN GPIB Jemaat IMMANUEL di DEPOK Rabu, 2 Desember 2015 MENGHADAP TUHAN

Matahari dan Kehidupan Kita

YUNUS. 1 Yunus 1. Yunus menolak perintah ALLAH untuk pergi memperingatkan penduduk kota Niniwe

BAB II RINGKASAN CERITA. prinsip bahwa semua persoalan di dunia ini pasti ada jalan keluarnya. Mereka

Arif Rahman

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

Mata Tomi terbelalak, ketika menyadari dia berada

YUNUS. 1 7/15/15 Yunus 1. Yunus menolak perintah Allah untuk pergi memperingatkan penduduk kota Niniwe

Di Pantai Pasir Putih

Kalau kau mendengar sesuatu, itu akan hanya memudar dan menjadi bagian dari latar belakang.

KELUARGAKU. Etty S. Kawilarang

Last Child Feat Giselle Seluruh Nafas Ini

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati

Kamu adalah alasan untuk setiap waktu yang berputar dari tempat ini.

Aku Mencintai dan Dicintai Cinta

"Jika saya begitu takut maka biarlah saya mati malam ini". Saya takut, tetapi saya tertantang. Bagaimanapun juga toh akhirnya kita harus mati.

manfaat matahari pelajaran 7

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada.

KU INGIN GAPAI CINTAKU

YESUS DITANGKAP DAN DIADILI

TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Berlari. Nurlaeli Umar

Bacalah puisi berikut! Meski kini Mampu aku berdiri, berjalan sendiri Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu Ibu.. Tema dari puisi tersebut adalah.

cinta lingkungan pelajaran 3

KASIH. Embusan angin panas menghempas Membakar semua yang dilaluinya Bara panas membara membahana Menghanguskan makhluk persada

Sebening Air Mata Tuhan

Penantian Terakhir. Susi Retno Juwita. Penerbit Nulisbuku.com

Bagian: 1 Merindu Rindu

et{tá t et{tá t V Çàt 1

Tapi, tapi, tapi ternyata, ia ada di mana-mana, dan sepertinya, semuanya sama saja, sama berbelit-belitnya, sama membingungkannya, sama

Lampiran 1. Data Pemajasan dalam Puisi-puisi Anak di Harian Kedaulatan Rakyat edisi Minggu bulan Januari Maret 2012.

HW Prakoso. Yang Terabaikan. ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing

Cerita Senja Oleh: Dela Septariani

Sebuah kata teman dan sahabat. Kata yang terasa sulit untuk memasuki kehidupanku. Kata yang mungkin suatu saat bisa saja meninggalkan bekas yang

ORIENTASI RASA. Oleh Maria Dorotea

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah)

Pagi kembali, senja menanti Si adik lahir, yang lain pergi Aku tak tahu mengapa ada yang pergi tak kembali Kata Ibu, yang pergi menjadi kenangan

.satu. yang selalu mengirim surat

Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa.

Hari Raya Korban? Hari Raya Korban? (Idul Adha) (Idul Adha) Yesus menyatakan:

WtÜ TÄÅtwç. TÄÅtwçËá _ áàm. câ á fxçtçwâçz ]tçz~ü ~ Utz tç F

Hari Raya Korban? (Idul Adha)

Chapter 1: Awal dari Mimpi itu Menjadi Nyata

Mempraktekkan Ibadah

ADA BALI DI KOTA NGAPAK

Last Child. Indahkah Perbedaan. Ku lihat dari matamu Yang gambarkan tanda tanya yang membisu Saat ku raih keputusanku melepas cintamu

JUDUL FILM: Aku Belum Mati tapi Tidak Hidup

TERPERANGKAP. merakitkata.blogspot.com

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 25 JUNI 2017 Tema: PENGHARAPAN DI TENGAH RATAPAN JEMAAT BERHIMPUN

Bintang Pembuka. Kepada orang-orang yang tidak pernah naik keatas atap rumahnya untuk sekedar melihat betapa indahnya bintang-bintang.

Seseorang yang sedang di landa kebingungan itu mendadak tak dapat lagi mengungkapkan kata dalam hati ketika menyadari betapa ia sedang merasakan

Dhekamora BUNGA INI HANYA UNTUKMU

mata sembab nan berat,, ditimpal idingin sisa hujan tadi sore sungguh pas jika menarik selimut taulah kau jika sudah dalam selimut,, he he he

APOCRYPHA DARI ALKITAB KING JAMES DOA AZARYA & lagu Yahudi tiga. Doa Azarya dan nyanyian Yahudi tiga

MEREFLEKSIKAN KEHIDUPAN KELUARGA BERSAMA YUSUF DAN MARIA

"Maafin gue Na, hari ini gue banyak melakukan kesalahan sendiri" Tutur Towi yang mengimbangi langkah Leana.

IQBAL AR. Nyanyian. Sebuah Kumpulan Puisi. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com NYANYIAN. Oleh: IQBAL AR. Copyright 2018 by IQBAL AR

Prolog. Entah kenapa puisi yang kugubah. Padahal aku bukannya mahir berkata-kata. Kurasa, ini karenamu juga:

Angin senja terasa kencang berembus di antara

BABAK I DI KOTA INDAH NAN MULIA

(Cintaku) Bait Pertama. Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di

I PERNYATAAN. Menjebak Hati

KATA PENGANTAR. Kega Warrior!!! Lets go!

Tak Ada Malaikat di Jakarta

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

Sinar yang Hilang. Ketika Takdir Menyapa 1

SMP kelas 8 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS CERITA MORAL/FABELLatihan Soal 1.6

Ditulis oleh Ida Ar-Rayani Selasa, 30 Juni :03 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 18 Agustus :13

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Dimana hati? Ia mati ketika itu juga..

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA

Transkripsi:

Chapter 2 : Semeru Lebih dekat dengan Mu diatas sana

Kenapa kau langkahkan kakimu meninggalkan rumahmu yang nyaman? Kenapa kau tinggalkan peraduanmu dan tarik selimut hangatmu? Kenapa kau bersusah payah berjalan dalam kegelapan? Kenapa kau cari suasana sepi dan dingin? Kenapa kau biarkan matamu banyak terbuka menahan kantuk? Kenapa kau biarkan dirimu lelah menahan sakitnya kaki dan pegalnya pundakmu? Jawabku adalah, sebab terlalu sayang waktuku hilang untuk tidak menikmati dan mensyukuri betapa besar ciptaannya.

1 Gears: Canon 60D + 3 battery backup Canon 18-200mm F/3.5-6 + UV and CPL Filter Canon G12 + 3 battery backup G12 Converter and CPL and UV Filter Mini Travelling Tripod 4 stage

Renungan dari jejak-jejak kecil Tullisan-tulisan ini terkumpul pada dinginnya malam, lelahnya kaki dan pegalnya bahu, dalam perjalanan meniti setiap bukit dan jalanan setapak. Mendaki adalah mendekatkan diri kepadanya melalui ciptaannya, bukan merupakan pelarian dan berlepas lelahnya dari menjalani hidup. Berderet pada layar handphone tertulis huruf demi Bentangan langit biru yang luas, hijaunya alam, huruf, mewakili suasana hati saat terseok meniti waktu. dinginnya malam serta hangatnya mentari pagi adalah teman untuk menempa diri, mencoba menjadi kuat Sekedar membukukan ulang bersama foto yang dengan mendekap KuasaNya. mewakilinya, semoga ada pelajaran dari renungan kecil ini, bukan untuk berbangga, namun mencoba melunakan Dekaplah alam, sebagi teman dan shahabat, sebab dia hati yang kerap angkuh lupa akan kuasanya. adalah guru yang sangat berharga yang tanpa bosan akan mengajarkan kepada kita akan makna hidup dan Mendaki bukan untuk berbangga-bangga, sebab setinggi kerasnya sebuah perjuangan. gunung apapun yang kita daki, tetaplah, diatas gunung ada gunung, dan setinggi-tingginya sesuatu hanya Dia Jejak-jejak kecil menuju Semeru yang kuasa akan segalanya. 28 Desember 2013-3 Januari 2013 2

3 Namun tetap ingat, bahwa setinggi-tingginya gunung yg kau daki, masih ada Dia yg lebih tinggi.

Biarkan Dia menyapa mu dalam keheningan, sebab dalam keheningan ini pun Dia lebih tahu dari apa yang kau inginkan. Bicaralah kepadanya dalam keheningan ini, dengan lirih dan penuh harap, berilah kekuatanmu untuk mengarungi perjalanan panjang ini. Bahwa tanah yang kau pijak ini adalah sebagian kecil saja dari kuasanya. Untuk itu tundukan lah jiwa dan ragamu dihadapannya. 4

Boleh saja kita mendengar banyak suara ditengah keramaian, namun sedikit sekali makna yang kita dapatkan. Biarkan hening yang membisikanmu beberapa bait kata. Namun kaya akan makna yang akan kita ingat. Setiap jiwa akan membutuhkan waktu untuk beristirahat, dan sambutlah dia dengan sukacita manakala dia datang. 5

Kenapa banyak yang yang berteriak cinta namun membisu dalam makna, mengapa mereka bertepuk dada sebagai pahlawan namun tidak dalam nyata. Jangan kau tanya kenapa Dia marah dan tidak tersenyum ramah kepadamu. 6

Bukanlah gunung tinggi yg telah kau takhlukan, manakala kakimu perpijak ditanah yang paling tinggi. Namun dirimulah yg telah kau takhlukan. Kau takhlukan ketakutanmu... kau takhlukan rasa lelahmu... Kau takhlukan rasa malasmu... Kau takhlukan jiwa lemah dan mental pengecutmu... 7

Biarkanlah keheningan ini yang mengajarkanmu berjiwa besar Biarkanlah keheningan ini yang membuatmu tunduk dalam kesederhanaan Biarkanlah keheningan ini yang memberimu kekuatan saat kau berpijak dikeramaian Biarkan keheningan ini yang menyampaikan betapa Maha Kuasa Nya Dia. 8

Ketika ku menemukanmu dikeheningan ini, dan biarkanlah sesaat ku memeluk ciptaanmu Seluas bentangan langit yang kulihat dari pijakan kaki ini, tak berawal dan tak berbatas, seperti CintaMu kepada kami. Alhamdulillahirabbil a'lamiin... 9

Biarkan mata ini memandang putihnya bentangan kabut langitmu, mengagumi kuasa dan kebesaranmu. Ketika keheningan lebih banyak memberimu makna. Maka biarkan Dia menyapamu, sebagai yang maha penyaji atas kuasa ciaptaannya. 10

Saat Dia mengajarkanmu dalam keheningan tentang kerasnya sebuah perjuangan untuk mencapai sebuah tujuan. 11

Sepertihalnya jalan hidup yg tidak mungkin selalu lurus. Maka kami temui jalan yg terjal mendaki, kelokan dan jurang, terpaan angin dan panas, pijakan yg rapuh dan langit yg berembun. Jalanan yang licin serta angin yg menghempaskan. Segala sesuatu harus diraih bukan dengan harga murah, namun dengan kerja keras dan keyakinan. 12

Hanya Dia yang diatas yang akan menghantarkan tubuh lelah mu ke atas, dan bukan karena kaki dan badanmu. 13

Sebagai mana embun yang bertugas menghiasi pagi, mereka kecil, namun tanpanya kesejukan pagi akan hilang, maka jadilah manusia yang dapat memberi sekecil apapun. 14

Alam bukan untuk dilawan Namun dekaplah dia sehingga hangat dan dinginnya menyatu dalam diri, biarkan Dia menyapa dengan riuhnya angin yang damai, serta heningnya yang menguatkan. Hanya kaki yg kuat, mata yang selalu terjaga, pikiran yang terus berpacu yang akan menghantarkan kita menuju puncak. Ranupane 15

Ada dingin, ada angin, dan ada panas, Semua hilang berganti dengan senyuman tatkala kaki kita menginjakan kaki di atas tanah ini. 16

17

18

Sungguh kecil kami dihadapan ciptaanmu Kiranya tersadar bahwa Engkau adalah yang Maha Kuasa 19

Bukan karena satu, dua, tiga... bukan karena banyaknya hitungan tapi karena kita adalah team 20

Kedamaian adalah hadiah terindah dalam sebuah pendakian, apakah didapat dengan berdiam diri? Tentu tidak, dia didapat setelah kita melewati banyak rintangan baik fisik maupun psikis. 21

22 Bukan karena kaki yang kuat, bukan karena lebatnya hutan rimba bukan karena terjalnya batu dan kencangnya angin bukan karena dinginnya malam dan teriknya matahari tapi karena hati dan keyakinan serta KuasaNya yang akan membuat kita melangkah tanpa menghitung waktu dan jarak

Ketika hari beranjak malam dan semakin gelap Jangan lah ditakutkan, sebab yakinlah semakin gelap malam maka pertanda pagi akan segera menjelang 23

Mendaki ciptaanmu saja kami tidak sanggup ya Allah Apalagi kami ingin melawan kuasamu Tundukannlah hati ini ya Allah Namun kuatkanlah kaki kami sekokoh ciptaanmu 24

Sebagaimana badai yang pergi menghilang, maka akan ada langit yang cerah bersinar Begitupula senyum kita yang terpancar ketika menginjakan kaki di puncak tujuan. Alhamdulillah, jika bukan karena kuasamu, maka kaki kecil ini tak akan sanggup melangkah. 25

26 Biarkan hening sesaat menemanimu Sebab dalam hening ini ada energi besar yg akan kau dapat darinya.

Sebuah keheningan yang mendekatkan ku kepadanya, disini... diatas tanah yg kupijakan ini. 27

28 Setiap perjalanan pastilah ada tujuan, Sejenak kau berhenti, untuk sekedar melepas lelah, dan segeralah bergegas, sebab perjalanan harus terus dilanjutkan

29

"Cause we are Team... " Ranukumbolo, 1 Januari 2014

Catatan kecil Agus Nugroho nugroho.august@gmail.com http://nugrohotech.worpress.com Http://flickr.com/nugrohotech Lihat Edisi lain Catatan Foto di http://nugrohotech.wordpress.com (Potrait By Agus Nugroho )

2014