BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 50 NOMOR 50 TAHUN 2008

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 49 NOMOR 49 TAHUN 2008

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 30 NOMOR 30 TAHUN 2008

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 34 TAHUN 2008 TENTANG

LEMBARAN DAERAH TAHUN 2010 NOMOR 14 PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15-B TAHUN 2011

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 54 NOMOR 54 TAHUN 2008 PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KECAMATAN KOTA SEMARANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 52 NOMOR 52 TAHUN 2008

BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2011 NOMOR 49 PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15-S TAHUN 2011 TENTANG

PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI,

PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI,

PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI,

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah.

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 117 TAHUN 2016 TENTANG

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah.

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 116 TAHUN 2016 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG

PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI,

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2006 NOMOR 4 SERI D

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 45 TAHUN 2008 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 10

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 55 NOMOR 55 TAHUN 2008 PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KELURAHAN KOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 31 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2011 NOMOR 50 PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15-T TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN DAERAH KOTA MOJOKERTO NOMOR 8 TAHUN 2003 TENTANG DINAS KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA KOTA MOJOKERTO

PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI,

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 18 TAHUN 2008 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 32 TAHUN 2008

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 33 TAHUN 2008 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

WALIKOTA BANJARBARU PERATURAN WALIKOTA BANJARBARU NOMOR 31 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT KOTA BANJARBARU

BUPATI PURBALINGGA PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 22 TAHUN 2011 TENTANG

: a. bahwa berdasarkan Pasal 5 Peraturan Daerah Kota Semarang

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 49 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2011 NOMOR 56 PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15-Z TAHUN 2011 TENTANG

.s*" '^.WttB' WALIKOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 126 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 60 TAHUN 2005 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN KEPEGAWAIAN KOTA SURABAYA

BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 72 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 86 TAHUN 2008 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2006 NOMOR 3 SERI D

LEMBARAN DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG

LEMBARAN BERITA DAERAH KABUPATEN KARAWANG

2. Undang-undang Nomor 9 Tahun 1990 tentang Pariwisata; 3. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya;

BUPATI PURBALINGGA PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI INSPEKTORAT KABUPATEN

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA

BUPATI WONOGIRI PERATURAN BUPATI WONOGIRI NOMOR 61 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI PURBALINGGA PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 21 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH

WALIKOTA DEPOK PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA DEPOK NOMOR 83 TAHUN 2016 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA TANGERANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA

BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 78 TAHUN 2008 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2011 NOMOR 54 PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 15-X TAHUN 2011 TENTANG

WALIKOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 19 TAHUN 2008

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG

BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 61 TAHUN 2016 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2009 NOMOR 27 SERI D

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

Transkripsi:

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 50 PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 50 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KOTA SEMARANG Menimbang : a. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SEMARANG, bahwa berdasarkan Pasal 55 Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Semarang dan sebagai pelaksanaan Peraturan Daerah dimaksud, maka perlu segera menetapkan penjabaran tugas dan fungsi Kantor Pendidikan dan Pelatihan; b. bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut diatas perlu ditetapkan Peraturan Walikota Semarang tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogjakarta; 2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); - 359 -

3. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1976 tentang Perluasan Kotamadya Daerah Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1976 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3079); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kecamatan di Wilayah Kabupaten-Kabupaten Daerah Tingkat II Purbalingga, Cilacap, Wonogiri, Jepara dan Kendal serta Penataan Kecamatan di Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Semarang dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 89); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); - 360-9. Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2007 tentang Pengesahan, Pengundangan dan Penyebarluasan Peraturan Perundang- Undangan; 10. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah Kota Semarang (Lembaran Daerah Kota Semarang Tahun 2008 Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Kota Semarang Nomor 18); 11. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Semarang (Lembaran Daerah Kota Semarang Tahun 2008 Nomor 16, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 23). MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN WALIKOTA TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KOTA SEMARANG. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Walikota ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kota Semarang. 2. Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 3. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kota Semarang. 4. Walikota adalah Walikota Semarang. 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kota Semarang. - 361 -

6. Kantor Pendidikan dan Pelatihan adalah Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang. 7. Kepala Kantor adalah Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang. 8. Tugas Pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah kepada Daerah dan/ atau Desa dari Pemerintah Propinsi kepada Kabupaten/ Kota dan/ atau Desa serta dari Pemerintah Kabupaten/ Kota kepada Desa untuk melaksanakan tugas tertentu. 9. Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggungjawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri. 10. Kelompok Jabatan Fungsional adalah kelompok Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan profesinya dalam rangka mendukung kelancaran tugas pokok dan fungsi Kantor Pendidikan dan Pelatihan. BAB II ORGANISASI Pasal 2 Susunan Organisasi Kantor Pendidikan dan Pelatihan, terdiri dari : a. Kepala Kantor; b. Sub Bagian Tata Usaha; c. Seksi Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan; d. Seksi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Kepemimpinan; e. Seksi Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. BAB III PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI Bagian Pertama Tugas dan Fungsi Pasal 3 Kantor Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang pendidikan dan pelatihan. Pasal 4 Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kantor Pendidikan dan Pelatihan mempunyai fungsi : a. perumusan kebijakan teknis di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan, bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan serta bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; b. penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran Kantor Pendidikan dan Pelatihan; c. pengkoordinasian pelaksanaan tugas Kantor Pendidikan dan Pelatihan; d. pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan, pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan serta pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; e. pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan, pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan serta pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; f. pengelolaan urusan ketatausahaan; g. pelaksanaan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian serta monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Kantor Pendidikan dan Pelatihan; dan h. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan bidang tugasnya. - 362 - - 363 -

Bagian Kedua Kepala Kantor Pasal 5 Kepala Kantor mempunyai tugas merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 4. Bagian Ketiga Sub Bagian Tata Usaha Pasal 6 Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas : a. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan perumusan kebijakan teknis di bidang perencanaan dan evaluasi, bidang keuangan serta bidang umum dan kepegawaian; rencana kerja anggaran di bidang perencanaan dan evaluasi, bidang keuangan serta bidang umum dan kepegawaian; c. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengkoordinasian penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran ketatausahaan, bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan, bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan serta bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengkoordinasian penyusunan laporan kinerja dan realisasi anggaran ketatausahaan, bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan, bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan serta bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; e. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengelolaan urusan surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, kehumasan, keprotokolan, dan administrasi perjalanan dinas; f. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengelolaan administrasi dan penyajian data kepegawaian; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan produk hukum bidang Pendidikan dan Pelatihan; - 364 - h. menyiapkan bahan dan melaksanakan dokumentasi Pendidikan dan Pelatihan; i. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan; j. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyajian data dan informasi Kantor Pendidikan dan Pelatihan; k. menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang ketatausahaan; l. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan dibidang ketatausahaan; m. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran Sub Bagian Tata Usaha; n. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan kinerja program Sub Bagian Tata Usaha; dan o. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugasnya. Bagian Keempat Seksi Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pasal 7 Seksi Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas : a. menyiapkan bahan dan penyusunan perumusan kebijakan teknis di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; rencana kerja anggaran di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; c. menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas anggaran di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; e. menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi dan pengembangan program serta penyelenggaraan analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; - 365 -

f. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan daftar usulan calon peserta Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan, Teknis, Fungsional dan Kepemimpinan; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyajian data dan informasi di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; i. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang analisis kebutuhan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan; j. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan; k. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan kinerja program Seksi Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan; dan l. melaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugasnya. Bagian Kelima Seksi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Kepemimpinan Pasal 8 Seksi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Kepemimpinan mempunyai tugas : a. menyiapkan bahan dan melaksanakan perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan; rencana kerja anggaran di bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan; c. menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi usulan dan seleksi peserta pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan dengan Badan Kepegawaian Daerah; e. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyelenggaraan dan pengiriman peserta pendidikan dan pelatihan prajabatan golongan I, golongan II dan golongan III diklat kepemimpinan tingkat III dan tingkat IV; - 366 - f. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengiriman peserta pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat II; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang prajabatan dan kepemimpinan; i. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan; j. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Kepemimpinan; k. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan kinerja program Seksi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan dan Kepemimpinan; dan l. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugasnya. Bagian Keenam Seksi Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional Pasal 9 Seksi Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional, mempunyai tugas : a. menyiapkan bahan dan melaksanakan perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; rencana kerja anggaran di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; c. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; d. menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi usulan dan seleksi peserta pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional dengan Badan Kepegawaian Daerah; e. menyiapkan bahan dan melaksanakan pengiriman peserta pendidikan dan pelatihan teknis dan pendidikan dan pelatihan fungsional; - 367 -

f. menyiapkan bahan dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan teknis dan pendidikan dan pelatihan fungsional; g. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; h. menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; i. menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional; j. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional; k. menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan laporan kinerja program Seksi Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional; dan l. melaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugasnya BAB IV KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL Pasal 10 Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kantor Pendidikan dan Pelatihan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan sesuai Peraturan Perundang-Undangan. BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 12 Peraturan Walikota ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Semarang. Diundangkan di Semarang pada tanggal 24 Desember 2008 SEKRETARIS DAERAH KOTA SEMARANG ttd H. SOEMARMO HS Ditetapkan di Semarang pada tanggal 24 Desember 2008 WALIKOTA SEMARANG ttd H. SUKAWI SUTARIP BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 50 Pasal 11 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10, terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Setiap Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk dan bertanggungjawab kepada Kepala Kantor. (3) Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (4) Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. - 368 - - 369 -