Konstruksi Rangka o Perwujudan dari pertentangan antara gaya tarik bumi & kekokohan o Komposisi dari kolom kolom (vertikal) & balok-balok (horizontal) o Kolom sbg penyalur beban ke tanah; sedangkan balok sbg pengikat & pembagi beban ke kolom. Page 1
Page 2
Page 3
Kelemahan Konstruksi Rangka : o Jarak maksimum antar kolom yang relatif kecil / terbatas o Semakin jauh jarak antar kolom semakin besar pula dimensi balok mendatar o Hanya cocok pada bangunan bertingkat yg mempunyai ruangan tidak terlalu besar, spt; hotel, apartemen, perkantoran, mall, dsb. Dua macam aliran fasade dgn Konstruksi Rangka : o Expose structure; menampilkan struktur rangka sbg tampilan fasade o Hidden structure; menutupi struktur rangka dgn dinding, maupun kaca serta sun screen. Page 4
Page 5
Rangka Dgn Grid Sempit o Grid artinya kisi-kisi yg bersilangan tegak lurus satu sama lain o Grid sempit lebih krn alasan fungsi perencanaan daripada alasan hukum statika o Semakin banyak grid, maka semakin banyak dinding penyekat ruangan, semakin fleksibel & semakin efisien o Jarak grid disesuaikan dgn modul perabot antara 90cm 350cm. o Gaya-gaya berat tidak disalurkan secara langsung ke kolom, namun melalui balok utama (main beam) o Fungsi arsitektural lainnya, yaitu sbg pelindung sinar matahari. Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Konstruksi Lantai Grid Type konstruksi lantai grid ada 3, yaitu: 1. Sistem lantai plat (slab floor) 2. Sistem lantai berusuk (ribbed floor) 3. Sistem lantai berusuk saling bersilangan (grid floor atau waffle slab). Pengaruh balok lantai konstruksi lantai grid terhadap fasade akan terlihat dominan / mencolok, oleh karena itu alangkah baiknya ditampilkan apa adanya (tanpa ditutup dgn bahan lainnya), spt yg terlihat pada gambar halaman 12. Page 10
Page 11
Page 12
Sistem pelantaian pd grid sempit: o Balok bentang (arah memanjang) dapat dianggap sbg penebalan lantai di tepi dengan penambahan penulangan. o Pada bentang yg agak besar, lapisan padat yg melintang biasanya agak tebal dan boros tp punya daya serap bunyi yg lebih baik. o Tebal lantai hrs lebih kecil dari tinggi balok bentang. o Jika lantai padat membentang panajang di antara kolom-kolom utama, perlu ditempatkan balok anak pada kolo-kolom kecil. Page 13
Page 14
Rangka Dgn Grid Lebar o Menurut Curt Siegel rangka dgn grid lebar adalah bila di antara 2 kolom bangunan skeleton dapat ditempatkan lebih dari satu jendela standar. o Balok sabuk lantai pd lt. II tidak begitu besar / tebal o Besar kolom ditentukan oleh tinggi bangunan dan jarak antar kolom. o Desain fasade dimana dapat diletakkan kaca di antara kolom-kolom tersebut. Page 15
Sistem pelantaian pada Grid Lebar: o Lebih cocok menggunakan lantai berusuk daripada lantai padat o Lantai berusuk yg terbentang memerlukan ketinggian konstruksi yg lebih besar, maka diperlukan balok melintang satu portal dgn kolom. 3) lantai plat Page 16
Page 17
Page 18
Pengakhiran Rangka di Sudut o Sudut adalah hubungan yg terbentuk oleh pertemuan bidang2 dinging yg saling bertumpu o Balok dan kolom saling bertemu diatur ketebalannya agar cocok satu sama lin dan disesuaikan dgn jendelajendela dan dindingdinding bentang Page 19
Kolom Sudut Pemikul Beban o Lebar kolom diletakkan ke arah lebar bangunan dimana bidang portal yg memikul beban-beban vertikal &momen-momen yg bekerja akibat angin serta gempa o Kolom sudut hanya memikul 10-20% beban vertikal dibandingkan dgn kolom tengah o Secara struktural kolom sudut mempunyai dimensi lebih kecil dari kolom tengah, namun dgn alasan estetika maka sering disamakan dimensinya. Page 20
Page 21
Page 22
Sudut dgn Konsol (Kantilever) di Satu Sisi o Dari sudut statika kolom2 akhir (pinggir maupun sudut) mendapat porsi beban yg sama dgn kolom2 tengah o Dari segi struktural kantilever merupakan perpanjangan dari balokbalok utama yg menonjol keluar o Dari segi arsitektural kantilever memberikan perbedaan fasade yg berbeda antara lantai bawah dgn lantai yg berada di atasnya o Semakin panjang kantilever maka momennya semakin besar pula. Page 23
Page 24
Page 25
Sudut dgn Konsol (Kantilever) Dua Sisi o Lebih cocok untuk rangka Grid Lebar o Tidak cocok untuk rangka Grid Sempit karena jarak kolom ke arah memanjang terlalu dekat untuk memenuhi kebutuhan ruang di dalam o Secara struktural memberikan pembebanan yg lebih merata bagi kedua sisi kolom2 pinggir o Dari segi arsitektural mempertegas fasade di kedua sisi antara lantai bawah dgn lantai di atasnya. Page 26
Page 27
Page 28
Pengakhiran Struktur Rangka di Bagian Atap o Struktur rangka bagian atap umumnya lebih banyak kamuflase daripada keaslian struktur o Atap dianggap sbg mahkota sehingga unsur estetika lebih dominan daripada unsur statika o Atap datar yang fungsional lebih banyak dipakai hingga saat ini. Page 29
Page 30
Page 31
Page 32