22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 PENDAHULUAN Metode penelitian ada dua macam yaitu metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif karena data penelitian yang didapat berupa angka-angka. Metode penelitian kualitatif lebih menekankan kepada hasil data dari masing-masing interpretasi yang ditemukan di lapangan. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan eksperimen. Pendekatan eksperimen adalah suatu penelitian yang menuntut peneliti memanipulasi dan mengendalikan satu atau lebih variabel bebas serta mengamati variabel-variabel terikat, untuk melihat perbedaan sesuai variabel bebas tersebut. Penelitian ini juga dapat diartikan sebagai sebuah penelitian yang ingin mengetahui sebab akibat dari perlakuan kepada kepada kelompok eksperimen (Hadi Sutrisno, 1985). Dengan adanya kajian yang dilakukan pada beberapa eksperimen yang menerapkan metodologi penelitian dalam penyelesaian penelitian tersebut, diharapkan penelitian ini dapat tertata dengan baik dan akan menghasilkan suatu penelitian yang cukup baik sehingga dapat membantu pihak-pihak tertentu yang terkait dengan penelitian tersebut.
23 3.2 DIAGRAM ALIR PENELITIAN Penyusunan laporan penelitian ini disajikan dengan diagram alir sebagai berikut: Mulai Studi Literatur Tentang Cooling Tower Menentukan Variabel Penelitian Pengambilan Data Di PT Krakatau Steel Pengolahan Data N Y Analisis data dan pembahasan Kesimpulan dan saran Selesai Gambar 3.1 Alur Proses Penelitian
24 3.3 WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN Pengertian tempat penelitian adalah lokasi dimana sebenarnya penelitian ini dilakukan dan juga peneliti menangkap keadaan dari objek-objek yang diteliti. Sedangkan pengertian waktu penelitian adalah kapan saat penelitian ini dilakukan. Tempat penelitian dilaksanakan di PT Krakatau Steel Persero. Tbk dan waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017 sampai dengan Mei 2017. 3.4 OBJEK PENELITIAN Penelitian ini dilakukan pada cooling tower 8330 ct 01 induced draft counter-flow pada area slab steel plant (SSP) PT Krakatau Steel Persero. Tbk. Gambar 3.2 Bangunan Cooling Tower
25 3.5 TEKNIK PENGUMPULAN DATA Pengumpulan data adalah bagian dari pengujian data yang berkaitan dengan sumber dan cara untuk memperoleh data penelitian sehingga data yang diperoleh dapat digunakan untuk memecahkan masalah (Sugiyono, 2012). Adapun langkah-langkah pengumpulan data yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1. Studi Literatur Pada penelitian ini dilakukan studi literatur untuk memahami teori dasar mengenai cooling cower dan juga penurunan rumus secara matematis. Adapun literatur tersebut diperoleh dari sumber buku, internet, jurnal-jurnal ilmiah, dan berbagai sumber lainnya. 2. Studi Lapangan Dalam studi lapangan ada beberapa langkah yang dilakukan, yaitu: a. Observasi Pendekatan yang dilakukan untuk mendapatkan data primer dengan cara mengamati langsung objek penelitian. b. Wawancara Komunikasi dua arah untuk mendapatkan informasi atau data dari responden. c. Eksperimen Pengumpulan data yang diperoleh dari hasil simulasi atau perlakuan terhadap variabel terikat. 3.6 VARIABEL PENELITIAN Untuk pengambilan data secara aktual dilakukan sebagai berikut: 1. Suhu wet bulb udara masuk menara; 2. Suhu dry bulb udara masuk menara; 3. Suhu air masuk menara; 4. Suhu air keluar menara; 5. Debit air, merupakan data untuk mendapatkan laju aliran massa air L;
26 6. Debit udara, merupakan data untuk mendapatkan laju aliran massa udara G; 7. Untuk beberapa data dapat diasumsikan yaitu: a. Aliran massa udara dikendalikan fan sehingga G konstan. b. Cp air = 4,19 kj/kg.k dari tabel A.3 heat transfer. 3.7 PENGAMBILAN DATA Berikut adalah langkah-langkah pengumpulan data yang diperlukan untuk analisis untuk memperoleh data penelitian baik data teori maupun data aktual cooling tower.untuk pengambilan data secara aktual dilakukan sebagai berikut: 1. Suhu wet bulb udara masuk menara, suhu yang diukur dengan ujung termometer dilapisi dengan kapas basah dengan tujuan mengurangi radiasi panas dengan mengukur udara lingkungan disekitar menara pendingin. 2. Suhu dry bulb udara masuk menara, suhu yang diukur dengan ujung termometer tidak dilapisi dengan kapas basah dengan mengukur udara lingkungan disekitar menara pendingin. 3. Suhu air masuk menara yang diukur dibagian belakang bangunan cooling tower engan menggunakan thermo indicator yang dipasang dipipa masuk cooling tower. 4. Suhu air keluar menara dengan mengukur dibagian basin tempat keluarnya air dari cooling tower. 5. Debit air, merupakan data untuk mendapatkan laju aliran massa air L, data debit air didapatkan dari controll room. 6. Sedangkan debit udara, merupakan data untuk mendapatkan laju aliran massa udara G, data debit udara didapatkan dari Technical Datasheet Cooling tower PT. Krakatau Steel. Untuk rotasi motor sebesar 1500 rpm mempunyai debit 345.600 m3/jam.
27 Gambar 3.3 Proses Pengambilan Data Pada Control Room.. Gambar 3.4 Layar Monitor Komputer Di Controll Room
28 3.8 PENGOLAHAN DATA 1. Data teori (data standar) dari Cooling Tower 8330 CT01 adalah sebagai berikut: Tabel 3.1 Spesifikasi Cooling Tower 8330 CT 01 Parameter Cooling Tower Besaran Unit Sirkulasi Aliran Air 641 m 3 /h Temperatur Air Panas 58 o C Temperatur Air Dingin 38 o C Temperatur Bola Basah 27 o C Temperatur Udara Lingkungan 35 o C Temperatur Air maksimal 65 o C Laju Perpindahan Panas 53,660,000.00 kj/h Kerugian Evaporasi 3.11 % Jumlah Sel 1 pcs Dimensi Sel (p x l) 5.5 x 7.3 m Dimensi Keseluruhan (p x l x t) 6.1 x 7.9 x 11.57 m Parameter Cooling Fan Besaran Unit Jumlah Sel / total 1 pcs Jumlah Blade 4 pcs Debit Aliran Udara @47.5 o C 345.600 m 3 /h Diameter 4.47 m Rotasi 264.3 rpm Kecepatan Fan 59 m/s Sudut Blade 4.7 o Parameter Cooling Motor Besaran Unit Nilai Power 22 kw Rotasi 1.500 rpm Arus Operasi 380 / 50 V / Hz
29 2. Data aktual dari Cooling Tower 8330 CT01 adalah sebagai berikut: Pengambilan data dilakukan di lapangan pada hari Jum at Tanggal 24 April 2017 pukul 18.00 19.40 WIB dan diambil dengan interval 10 menit. Pada saat pengambilan data, keadaan seluruh komponen-komponen alat ukur yang ada pada cooling tower bekerja dengan baik karena perawatan dilakukan pada saat overhaul rutin dilakukan setiap tahun dan juga kalibrasi alat ukur setiap tahunnya dilakukan di Pusat Bengkel Instrument (PBI) PT Krakatau Steel sehingga cooling tower dapat bekerja dengan optimal. Tabel 3.2 Suhu Udara Masuk Cooling tower Pengambilan Data Temperatur Bola Kering Temperatur Bola ( o C) Basah ( o C) 1 29,40 26,10 2 29,30 24,30 3 29,10 24,50 4 29,20 24,40 5 29,10 24,10 6 30,20 24,30 7 28,70 24,20 8 30,20 24,10 9 29,10 24,40 10 29,40 24,60 Rata-rata 29,37 24,50 Tabel 3.3 Suhu Air Masuk Menara Pengambilan Data Temperatur Air Masuk ( o C) 1 44,20 2 43,60 3 44,10 4 44,20 5 44,80 6 45,40 7 46,20 8 45,80 9 46,20 10 46,60 rata-rata 45,11
30 Tabel 3.4 Suhu Air Keluar Cooling tower Pengambilan Temperatur Air Keluar Data ( o C) 1 36,20 2 36,40 3 36,50 4 36,20 5 36,10 6 36,40 7 36,60 8 36,80 9 36,40 10 36,60 rata-rata 36,42 Tabel 3.5 Suhu Udara Keluar Cooling tower Pengambilan Temperatur Udara Keluar Data ( o C) 1 35,30 2 35,60 3 35,30 4 36,20 5 36,10 6 36,40 7 36,20 8 37,00 9 37,20 10 36,80 rata-rata 36,21
31 Tabel 3.6 Debit Air Masuk Cooling Tower Pengambilan Data Debit Air Masuk (m 3 /h) 1 641 2 641 3 641 4 641 5 641 6 641 7 641 8 641 9 641 10 641 rata-rata 641 Dengan data-data yang telah diperoleh maka akan dilakukan analisis dan perhitungan kinerja cooling tower pada bab IV dengan persamaan-persamaan yang telah dibahas pada bab sebelumnya.