1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komunikasi merupakan sebuah cara yang dilakukan untuk mencapai persamaan makna melalui pesan dari komunikator ke komunikan, adapun penyampaian pesan tersebut disampaikan dengan sebuah media. Media yang digunakan dalam berkomunikasi tentunya memiliki bermacam-macam jenis, tergantung dari komunikasi yang dilakukan. Dalam konteks penelitian ini, komunikasi yang digunakan ialah komunikasi massa. Oleh karena itu, media massa menjadi perhatian yang lebih dalam penelitian ini. Fungsi dari media massa itu sendiri adalah untuk menyampaikan berita, penilaian, gambaran umum mengenai banyak hal. Fungsi-fungsi tersebut tidak lepas dari peran public relations dalam melakukan kegiatan media relations. Bintang Fajar Timur (dalam Dewi, 2013:34) menjelaskan bahwa era informasi, yakni era ketika arus informasi terus menerus bergerak menuju ruang publik. Media sebagai bagian dari alat perputaran informasi memiliki peranan yang sangat vital dalam mencari dan menyampaikan informasi kepada publik luas. Perusahaan yang memiliki kepentingan dengan publik tidak akan memandang remeh suatu kekuatan media. Oleh karenanya, salah satu tugas yang suatu perusahaan adalah membangun relasi yang harmoni dengan media. Dari medialah perusahaan bisa mengambil keuntungan mendapatkan informasi terbaru yang erat hubungannya dengan jalnnya perusahaan tersebut. Menurut Frank Jefkins (dalam Ruslan, 2012:167) hubungan media dan press relations merupakan sebagai alat, pendukung atau media kerja sama untuk kepentingan proses publikasi dan publisitas berbagai kegiatan program kerja atau untuk kelancaran aktivitas komunikasi public relations dengan pihak publik. Karena peranan hubungan media dan pers dalam kehumasan tersebut dapat sebagai saluran (channel) dalam penyampaian pesan maka upaya peningkatan pengenalan (awareness) dan informasi atau pemberitaan dari pihak publikasi
public relations merupakan prioritas utama. Hal tersebut dikarenakan salah satu fungsi pers adalah kekuatan pembentuk opini (power of opinion) yang bersifat efektif melalui media massa. Pentingnya media relations TRANS TV dalam mempublikasikan informasi mengenai kegiatan atau untuk menyampaikan informasi apa saja yang terjadi di dalam lingkup TRANS TV. Liputan yang baik di media akan memberikan pencitraan yang baik pula bagi perusahaan, meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam memakai produk perusahaan. 2 Hal tersebut tidak lepas dari kerjasama yang sudah terjalin antara media relations TRANS TV dengan media massa antara lain, Republika, Kompas, Warta Kota, Media Indonesia, Indo Pos, Bintang Indonesia, Nova, Nyata, Cek & Ricek, Teen, Pikiran Rakyat, Bisnis Indonesia, Wawasan, Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Jurnal Nasional, Seputar Indonesia, Koran Tempo, dan Majalah Tempo. Hubungan antara media relations dan media massa merupakan hubungan yang simbiosis mutualisme dan merupakan hal penting dikarenakan dalam media relations, media massa bisa mendapatkan berita dan informasi mengenai suatu perusahaan tersebut. Sedangkan pentingnya media massa bagi perusahaan khususnya bagian media relations merupakan suatu keuntungan bagi perusahaan dikarenakan perusahaan bisa mempublikasikan, mempromosikan suatu informasi atau kegiatan mengenai perusahaan. Mengamati persaingan pengelolaan stasiun televisi swasta nasional yang semakin ketat, setelah kehadiran stasiun televisi baru, antara lain : METRO TV, TRANS TV, TV 7 (TRANS 7), LATIVI (TV ONE) dan GLOBAL TV), MNC TV. Setelah sebelumnya (TVRI, RCTI, MNC, SCTV, INDOSIAR, ANTV) dan TV lokal lainnya yang hadir kehadapan pemirsa ditanah air. Persaingan diantara stasiun televisi setidaknya mengubah paradigma, bahwa televisi sekarang sebagai bagian dari industri media tentu hal ini menuntut pendekatan manajemen yang berbeda (Harahap, 2013:14) Ditengah banyaknya jenis stasiun televisi yang ada menjadikan persaingan yang cukup ketat antara media penyiaran itu sendiri. Menjadikan media sangat selektif dalam menampilkan informasi berita yang dimuat. Menjalin hubungan melalui media relations merupakan suatu hal yang tidak mudah, karena para
3 public relations harus menjalin hubungan yang baik dengan media yang optimal dalam rangka promosi dan publikasi mengenai perusahaan juga dalam brand positioning TRANS TV. Pentingnya brand positioning dalam media relations adalah bagaimana kita dapat menempatkan merek dan produk dibenak konsumen atau khalayak. Dengan positioning kita bisa melihat bagaimana sebuah organisasi ataupun perusahaan bisa melesat atau melesak citranya dimata pubiik. Melalui titik ini pulalah, kita bisa melihat penyebab turun naiknya kredibilitas sebuah citra menurut (Wasesa, 2013:213). 1.2 Fokus Penelitian Berdasarkan pemaparan dari latar belakang di atas, maka tercetus sebuah perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Strategi Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam Brand Positioning TRANS TV. Penelitian dilakukan langsung di TRANS TV selama periode Januari 2014 s/d April 2014, yang fokus kepada strategi dan kendala-kendala yang dilakukan oleh media relations. 1.3 Pertanyaan Penelitian Berdasarkan fokus penelitian di atas, maka dalam penelitian ini identifikasi masalah yang akan diteliti adalah berikut: 1. Apa Saja Strategi Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam Brand Positioning TRANS TV? 2. Bagaimana Strategi Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam Brand Positioning TRANS TV? 3. Bagaimana PT. Televisi Transformasi Indonesia menghadapi hambatan dalam menjalankan strategi media relations?
4 1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian Dengan identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, maka tujuan serta manfaat penulis melakukan penelitian adalah sebagai berikut : Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui apa saja strategi yang dilakukan Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam brand positioning TRANS TV. 2. Untuk mengetahui bagaimana Strategi yang dilakukan Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam brand positioning TRANS TV. 3. Untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam menjalankan strategi Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam brand positioning TRANS TV. Manfaat Penelitian Setiap penelitian tentunya memiliki mafaat dari penelitian tersebut sehingga berguna sesuai dengan fungsinya. Berikut penjabaran mengenai beberapa manfaat penelitian sesuai dengan kegunaannya Manfaat Akademis Secara akademis, diharapkan penelitian ini akan bermanfaat bagi pengembangan Ilmu Komunikasi, terutama kajian-kajian penelitian yang berhubungan dengan media massa penyiaran televisi, khususnya yang terkait dengan Media Relations, dengan menggunakan metode kualitatif maupun kuantitatif. 1. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya serta menambah informasi mengenai strategi media relations dalam kegiatan brand positioning TRANS TV.
5 2. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi mahasiswa BINUS untuk menambah pemahaman dan pengetahuan mengenai pelaksanaan strategi media relations PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) dalam brand positioning pada perusahaan tersebut. 3. Penelitian ini bermanfaat untuk dijadikan perbandingan ilmu yang diberikan di kelas dengan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan. Juga sebagai bahan evaluasi di bidang akademik. Manfaat Praktis Berdasarkan fokus penelitian yang telah diteliti oleh penulis maka diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut: 1. Bagi Pihak TRANS TV, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak TRANS TV khususnya Divisi Marketing Public Relations, sebagai acuan sumber data untuk melihat strategi media relations dalam brand positioning TRANS TV. 2. Pihak TRANS TV juga dapat mengetahui apa saja kekurangan Dalam strategi media relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam brand positioning TRANS TV yang belum terlaksana dengan baik dan dapat dijadikan sebagai kritik dan saran, serta masukan dan bahan evaluasi bagi department Public Relations, sehingga dapat memaksimalkan peran media sebagai salah satu alat yang efektif untuk meningkatkan publisitas.
Manfaat Umum 1. Bagi Masyarakat Umum, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai pengetahuan tentang bagaimana seorang Public Relations membuat brand positioning positif perusahaannya melalui media relations. 2. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai ilmu komunikasi yang terkonsentrasi brand positioning pada Media Relations. 3. Berguna sebagai pengetahuan mengenai televisi yang menggunakan media relations dalam mencitrakan perusahaan tersebut. 6 4. Penelitian ini diharapkan dapat membantu memperluas dan memperkaya pengetahuan pembaca atau peneliti lain, dan bisa dijadikan referensi untuk membuat penelitian atau karya ilmiah di bidang yang sama. 1.5 Sistematika Penulisan Berikut ini adalah sistematika penulisan penelitian : 1. BAB 1 Pendahuluan Pada Bab ini penulis menguraikan mengenai pendahuluan yang berisi Latar Belakang penelitian yang dilakukan, fokus penelitian, pertanyaan penelitian, memberikan Tujuan dan Manfaat Penelitian, serta Sistematika Penulisan. 2. BAB 2 Kajian Pustaka Pada Bab ini berisi State of the Art yang berupa jurnal dari peneliti-peneliti sebelumnya, teori-teori yang digunakan sebagai dasar untuk dihubungkan
7 dengan data hasil penelitian yaitu landasan teori yang berkaitan dengan penelitian, yaitu komunikasi massa, public relations, media relations yang menjadi obyek pada penelitian ini, serta fungsi dan tujuan dari media relations, dan strategi media relations yang merupakan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini, tugas dan program kerja dari media relations, brand positioning, media massa dan televisi yang merupakan acuan teori dari penelitian ini. Kerangka Pemikiran dan membahas definisi serta pengertian secara luas dari berbagai tinjauan pustaka dari para ahli yang memberikan uraian secara sistematis dan dapat digunakan penulis sebagai panduan dalam melakukan penelitian ini. 3. BAB 3 Metodologi Penelitian Di dalam bab ini diuraikan secara garis besar metode yang digunakan untuk mendapatkan dan menganalisa data, pendekatan penelitian berupa pendekatan kualitatif dimana dalam penelitian ini akan dijelaskan pemasalahan yang belum jelas,, tipe/ jenis penelitian deskriptif yang merupakan pemandu untuk mengeksplorasi dan penjabaran dari sebuah penelitian, metode penelitian yang digunakan adala studi kasus dimana penelitian dilakukan secara utuh, menyeluruh dan mendalam dengan menggunakan berbagai macam sumber data, teknik pengumpulan data berupa data primer yaitu observasi serta wawancara semiterstruktur dan data sekunder berupa dokumentasi dan kepustakaan, teknik analisis data dengan menggunakan reduksi, model data (display data) dan penarikan/verifikasi kesimpulan, teknik keabsahan data menguji kredibilitas dengan analisis triangulasi sumber yang dilakukan dengan cara mengecek data yang diperoleh melalui beberapa sumber. 4. BAB 4 Hasil Dan Bahasan Penelitian Berisi penjelasan tentang gambaran umum obyek penelitian, menjelaskan mengenai sejarah perusahaan, profil perusahaan, visi dan misi perusahaan, job desk perusahaan, struktur organisasi yang ada diperusahaan, profil informan, uraian hasil peneilitian dan pembahasan dengan pengumpulan data
dan keabsahan data, analisis data yang berupa reduksi data, display data yang berupa hasil observasi dari kegiatan-kegiatan media relations, serta pembahasan yang berisi interpretasi data berupa strategi Media Relations PT. Televisi Transformasi Indonesia dalam Brand Positioning TRANS TV yaitu seperti by serving the media, by establishing a reputation for reability, by supplying good copy, by cooperations in providing material, by providing verifications facilities dan by building personal relationship with the media. Serta kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan strategi itu sendiri seperti press conference, wawancara, undangan peliputan dan media gathering. 5. BAB 5 Kesimpulan dan Saran Bab Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan merupakan kesimpulan dari strategi dan kendala yang dijalankan oleh media relations dan saran berua saran praktis dan saran akademis berisi masukan bagi peneliti yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas, kemajuan, serta perkembangan perusahaan selanjutnya untuk peningkatan perusahaan. Seperti memperkaya bentuk-bentuk kegiatan dan strategi yang dilakukan oleh media relations TRANS TV guna menjalin hubungan para wartawan media denngan tujuan mencapai publisitas suatu pemberitaan. 8