PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN TERHADAP PROMOSI JABATAN PADA PT. YUTAKA MANUFACTURING INDONESIA
Dalam menghadapi arus globalisasi, sumber daya manusia (SDM) memegang peranan yang sangat dominan dalam aktivitas atau kegiatan perusahaan. Berhasil atau tidaknya perusahaan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan sebelumnya sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusianya (karyawan) dalam menjalankan tugas tugas yang diberikan kepadanya. Oleh karena itu, setiap perusahaan perlu memikirkan bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sumber daya manusianya agar dapat mendorong kemajuan bagi perusahaan dan bagaimana caranya agar karyawan tersebut memiliki produktivitas yang tinggi, yang tentunya pimpinan perusahaan perlu memotivasi karyawannya. Salah satu caranya adalah dengan target promosi. Seberapa besar pengaruh penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan terhadap promosi jabatan karyawan PT.Yutaka Manufacturing Indonesia P li i i idib i h k h i h il i i k j d k i Penelitian ini dibatasi hanya untuk mengetahui pengaruh penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan dengan promosi jabatan pada PT. Yutaka Manufacturing Indonesia
Untuk mengetahui pengaruh penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan dihubungkan dengan promosi jabatan PT. Yutaka Manufacturing Indonesia. Manfaatakademis kd penulis dapatlebih lbih memahami penelitian i tentangprestasi dengan promosi Objek Penelitian : PT. Yutaka Manufacturing Indonesia Data Primer : Dengan menyebarkan kuesioner Dara Sekunder merupakan study kepustakaan
Wawancara Observasi Kuesioner adalah metode pengumpulan data dengan cara membagikan angket kepada responden untuk diisi guna mendapatkan data yang diinginkan terhitung mulai dari tgl 12 April 25 April 20113 H₁ = Adapengaruhsignifikan antara penilaian prestasi kerja dan kompetensikaryawan karyawan secara bersama sama terhadap promosi jabatan pada PT. Yutaka Manufacturing Indonesia Analisis ini dengan Uji Validitas dan Reabilitas dengan menggunakan Alat Software SPSS
Definisi SDM menurut Alex Nitisemito (1986:10) mengartikan sdm sebagai berikut: manajemen personalia didefinisikan sebagai suatu ilmu dan seni untuk melaksanakan planning, organizing, actuating, dan controlling, sehingga efektifitas dan efisiensi personalia dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dalam pencapaian tujuan. Definisi Penilaian Prestasi menurut T. Hani Handoko (1995:135) yaitu: Penilaian prestasi adalah proses melalui mana organisasi organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan. Dimana kegiatan ini dapat memperbaiki keputusan keputusan personalia dan memberikan umpanbalik kepada karyawantentangpelaksanaan kerja mereka. Tujuan dan manfaat Promosi Jabatan menurut Malayu S.P. Hasibuan adalah untuk memperbaiki semangat kerja pegawai, yaitu bila promosi dilakukan pada pegawai yang berprestasi tinggi maka otomatis menimbulkan motivasi pegawai untuk mempertinggi semangat kerja tersebut diharapkan tercapai produktivitas yang tinggi.
Sejarah Singkat Perusahaan PT. Yutaka Manufacturing Indonesia (PT. YMI) adalah sebuah perusahaan joint venture antara Yutaka Giken CO. Ltd dengan PT. Federal Motor/PT.Astra Honda Motor (AHM) Dimana PT. AHM merupakan salah satu perusahaan yang memiliki peringkat bisnis terbaik dalam grup PT. Astra International. Peletakan batu pertama PT. YMI adalah pada tanggal 26 maret 1996 dan peresmiannya adalah tanggal 11 juni 1997 dengan Mr. Ichiro Akiba sebagai Presiden Direktur yang pertama. Bangunan utama adalah seluas 12.600 m 2 berdiri diatas tanah seluas 20.000 m 2 yang beralamat di Jalan Sulawesi I Blok H 4 Kawasan Industri MM 2100 Cikarang Barat Bekasi. Data Yang Akan Diolah Dari data yang diperoleh dengan membagikan angket (Kuesioner) kepada 60 orang responden untuk mengetahui pengaruh signifikan antara penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan secara bersama sama terhadap promosi jabatan pada PT. Yutaka Manufacturing Indonesia.
. Dari tabel diatas tampak bahwa seluruh R hitung tiap pertanyaan memiliki nilai yang lebih besar dari R tabel. Sehingga diperoleh hasil bahwa semua pertanyaan dalam kuesioner adalah valid.
Reliabilitas adalah alat ukur untuk menunjukkan sejauh mana hasil usaha pengukuran dapat dipercaya (Azwar, 2003:60). Hasil pengukuran dapat dipercaya apabila beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap sekelompok subyek yang sama memperoleh hasil yang sama pula. Selama aspek dalam diri subyek yang diukur belum berubah. Kriterianya, instrument memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi jika nilai koefisien yang diperoleh >0,60. Berdasarkan hasil pengujian reliabilitas keseluruhan variabel penelitian diketahui masing masing variabel mempunyai alpha Cronbach sebagaimana yang tampak dalam tabel dibawah ini : Dari hasil pengujian instrumen maka semua instrumen dikatakan reliabel karena nilai koefisien alpha Cronbach yang diperoleh lebih besar dari 0,6 (α 0,6 ). Dengan demikian instrumen yang digunakan dalam penelitian ini cukup handal dalam mengukur persepsi responden terhadap variabel yang diteliti.
Setelah dilakukan pembahasan mengenai masalah pengaruh antara penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan terhadap promosi jabatan pada karyawan di PT. Yutaka Manufacturing Indonesia, maka dapat ditarik kesimpulan antara lain: Dari hasil analisis, bahwa variable kompetensi karyawan yang memiliki faktor dominan terhadap promosi jabatan pada karyawan pada PT. Yutaka Manufacturing Indonesia, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,652. Dari hasil analisis, diperoleh hasil bahwa penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan PT. Yutaka Manufacturing Indonesia berpengaruh positif terhadap promosi jabatan. Dengan demikian penilaian prestasi kerja dan kompetensi karyawan PT. Yutaka Manufacturing Indonesia berpengaruh signifikan terhadap promosi jabatan sehingga dapat memotivasi karyawan untuk lebih giat bekerja agar mendapat penilaian yang baik. Pelaksanaan penilaian prestasi kerja telah dilakukan dengan baik. Namun harus dilakukan peningkatkan agar organisasi terus berkembang begitu pula dengan para karyawannya. Pelaksanaan promosi jabatan adalah hal yang sensitif maka dari itu pelaksanaanya harus objektif Pelaksanaan promosi jabatan adalah hal yang sensitif maka dari itu pelaksanaanya harus objektif dan terbuka agar manfaatnya dapat dirasakan organisasi maupun bagi karyawan.