BAB XVII PEKERJAAN MEKANIKAL

dokumen-dokumen yang mirip
BAB XVIII PEKERJAAN MEKANIKAL

BAB XIII PEKERJAAN PLAFOND DAN DINDING PARTISI

UMY. Sistem Sanitasi dan Drainase Pada Bangunan. Dr. SUKAMTA, S.T., M.T. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKUKTAS

Bagian III: JARINGAN AIR KOTOR

INSTALASI PLUMBING. 2. Sarana pemipaan dalam gedung (air bersih dan air kotor) 3. Sarana peralatan sanitair dan perlengkapannya

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Definisi Praktek Kerja Pipa 1.3. Macam-macam Pipa

Pengertian Plumbing atau Plambing beserta Jenis, Fungsi, Syarat, Tahapan, dan Pemasangan Plumbing Atau plambing

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN. Mulai. Mempelajari Gambar Tender (Gambar Forkon) Survei Kondisi Lapangan. Studi Pustaka

INSTALASI PLUMBING (AIR BERSIH DAN AIR KOTOR) Kuliah 7, 26 Oktober 2009

1. INSTALASI SISTEM SANITASI DAN PLAMBING BANGUNAN

SISTEM PEMELIHARAAN PLAMBING PADA BANGUNAN HOTEL

Pembangunan Rumah sakit Pratama Long Ampung Kec. Kayan Selatan 3. Kualifikasi Pekerja a. Untuk pemasangan dan pengetesan pekerjaan-pekerjaan ini harus

BAB III PERSYARATAN TEKNIS UMUM PELAKSANAAN

BAB I SYARAT SYARAT PENAWARAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN PROYEK

Plumbing class PLUMBING. Sistem plambing. Rancangan Pembelajaran. Rancangan Pembelajaran. Rancangan Pembelajaran 16/02/2011 RE

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

DAFTAR ANALISA PEKERJAAN

BAB VI SPESIFIKASI TEKNIK

Sambungan & Pipa upvc Standard JIS Untuk Aplikasi Air Bersih & Air Buangan

III. METODOLOGI. Penelitian dan pengambilan data dilakukan di Desa Bumi Jaya Kec, Anak

BAB XIV INSTALASI PIPA PVC

URAIAN. Tenaga Oh Tukang 90, Oh Kepala Tukang 110, Oh Pekerja 75, Oh Mandor 120,000.

BILL OF QUANTITY PEKERJAAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN FASPEL LAUT AIR BUAYA TAHAP III TERDIRI DARI :

Instalasi hydrant kebakaran adalah suatu sistem pemadam kebakaran tetap yang menggunakan media pemadam air bertekanan yang dialirkan melalui

RESERVOAR SLIDE 06 TPAM. Yuniati, PhD

TATA CARA PERENCANAAN BANGUNAN MCK UMUM

Gambar IV-1, Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan

KLASIFIKASI SISTEM PEMBUANGAN

Dalam proyek pembangunan gedung kantor PT. Jasa Raharja, progres pekerjaan elektrikal pada bulan Maret - May 2017 (pada masa kerja praktik), telah men

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. ini merupakan hasil pengambilan keputusan dari hasil analisa dan konsep pada bab

Panduan Menghitung Volume Pekerjaan Atap

PENYEMPURNAAN IPAL & DAUR ULANG AIR GEDUNG BPPT

BAB IV MATERIAL DAN PERALATAN

Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Lingkungan Datuk Taib Desa Leuhan < SEBELUMNYA BERIKUTNYA >

RSU KASIH IBU - EXTENSION STRUKTUR : BAB - 06 DAFTAR ISI PEKERJAAN KONSTRUKSI BAJA 01. LINGKUP PEKERJAAN BAHAN - BAHAN..

1 Membangun Rumah 2 Lantai. Daftar Isi. Kata Pengantar... i Daftar Isi... ii\ Tugas Struktur Utilitas II PSDIII-Desain Arsitektur Undip

BAB IV PERANCANGAN GAMBAR

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB VI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

PROSEDUR MOBILISASI DAN PEMASANGAN PIPA AIR MINUM SUPLEMEN MODUL SPAM PERPIPAAN BERBASIS MASYARAKAT DENGAN POLA KKN TEMATIK

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2012, dan Maret 2013 di

BAB XIV PEKERJAAN KONSTRUKSI ATAP

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Instalasi air Bersih

BAB IV HASIL & ANALISIS. Pada proyek pembangunan rusunawa 4 lantai ini penulis memiliki beberapa. Bangunan berupa bangunan bertingkat 4 lantai

BAB V METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN. Dalam pelaksanaan suatu proyek baik proyek besar maupun proyek kecil selalu

PT / CV. Alamat :. LOGO PT / CV. Kegiatan Pekerjaan Lokasi Sumber Dana

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pipa dan saniter

#% $ #% &# ' # (#&!"# '!") $## *! % +#&!"# $ %!&!!&!'!! " (!) "

BAB VII PEMBAHASAN MASALAH. Pekerjaan pondasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu pondasi dangkal dan pondasi

Rencana Anggaran Biaya

PERENCANAAN SISTEM PLAMBING DAN SISTEM FIRE HYDRANT DI TOWER SAPHIRE DAN AMETHYS APARTEMEN EASTCOAST RESIDENCE SURABAYA

Perubahan Aktivitas. Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal)

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Bangunan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

KERJA PRAKTEK PEMASANGAN PANEL PRECAST PADA LANTAI APARTEMEN CASABLANCA EAST RESIDENCES JAKARTA TIMUR

PEDOMAN PEMERIKSAAN (KOMISIONING) INSTALASI TENAGA LISTRIK

BAB V METODE UMUM PELAKSAAN KONSTRUKSI. Untuk mengetahui metode pelaksanaan di lapangan, dibuatkan gambar shop

B. BENTUK, FORMAT DAN ISI FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

PEDOMAN PEMERIKSAAN (KOMISIONING) INSTALASI TENAGA LISTRIK

BAB VII PEMBAHASAN MASALAH. Dalam setiap Proyek Konstruksi, metode pelaksanaan yang dilakukan memiliki

Sistem Utilitas Bangunan Gedung Bertingkat

KLASIFIKASI SISTEM PEMBUANGAN. Klasifikasi berdasarkan jenis air buangan:

DAFTAR STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) BIDANG BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL

Tata cara perencanaan bangunan MCK umum

Pemberdayaan Masyarakat

METODE PENGUJIAN KEPADATAN BERAT ISI TANAH DI LAPANGAN DENGAN BALON KARET

Makalah Sistem Perencanaan Plambing

S o l a r W a t e r H e a t e r. Bacalah buku panduan ini dengan seksama sebelum menggunakan / memakai produk Solar Water Heater.

DAFTAR ANALISA SNI DINAS PU CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2012

BAB XVI PEKERJAAN CAT

Lampiran 1. Spesifikasi IPAL Biogas Komunal

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN

BAB IV PEMBUATAN SISTEM PERPIPAAN UNTUK PENYIRAMAN TANAMAN BUNGA KEBUN VERTIKAL

EXECUTIVE SUMMARY JARINGAN IRIGASI PERPIPAAN

Spesifikasi Pipa Beton untuk Air Buangan, Saluran Peluapan dari Gorong-Gorong

RENCANA ANGGARAAN BIAYA ( RAB )

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN. Nomor : Add. 02/03/PK/Indag.01/ULP-HB/VII/2015. Tanggal : 22 Juli untuk Pekerjaan PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT

BAB VII TINJAUAN KHUSUS. Pada bab ini penulis akan membahas tinjauan khusus sebagaimana yang

REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA PEKERJAAN PEMBUATAN RUMAH DINAS MEDIS Tahun Anggaran 2012

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

METODA PELAKSANAAN. CV. SABATA UTAMA Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Tangan-Tangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. prasarana dan sarananya agar bangunan gedung selalu laik fungsi (preventive

Petunjuk Operasional IPAL Domestik PT. UCC BAB 5 SPESIFIKASI BANGUNAN IPAL DAN PERALATAN

BAB IV: PENGAMATAN PROYEK

BAB V PELAKSANAAN PEKERJAAN. Galian adalah pekerjaan menggali tanah untuk keperluan konstruksi

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. prasarana dan sarananya agar bangunan gedung selalu laik fungsi.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang


Tabel 4.1 Posisi lingkup waktu proses pengamatan lapangan dalam keseluruhan proyek pembangunan Ruko Setiabudhi - Bandung

BAB VI SPESIFIKASI TEKNIS PASAL 1 LINGKUP PEKERJAAN

PIPA VENT (PIPA UDARA)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. diambil disimpulkan untuk tugas akhir ini diantaranya :

Transkripsi:

BAB XVII PEKERJAAN MEKANIKAL A. PEKERJAAN PLUMBING Pasal 1 : Umum a. Lingkup Pekerjaan 1. Spesifikasi ini melingkupi kebutuhan untuk pelaksanaan pekerjaan, sebagaimana yang ditunjukan pad Gambar Bestek yang terdiri dari, tetapi tidak terbatas pada : 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih, air kotor, dan air bekas sesuai Gambar Bestek dan spesifikasi, 2. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan Plumbing. 3. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plumbing yang terpasang kecuali sanitary. 4. Mengadakan masa pemeliharaan selama waktu yang ditentukan oleh Owner. 5. Pembuatan Shop Drawing bagi instalasi yang akan dipasang dan pembuatan As Built Drawing bagi instalasi yang telah terpasang. b. Koordinasi 1. Adalah bukan tujuan dari spesifikasi ini, ataupun gambar rencana untuk menunjukan secara detail berbagai item pekerjaan dari peralatan-peralatan dan penyambungan-penyambungan. 1

2. Gambar-gambar rencana menunjukan tata letak secara umum dari peralatan, pemipaan cabinet dan lain-lain. 3. Kontraktor Pelaksana harus memodifikasi tata letak tersebut sebagaimana yang dibutuhkan untuk mendapatkan pemasanganpemasangan yang sempurna sesuai dengan rencana pekerjaan Arsitek dari peralatanp-peralatan tersebut. Modifikasi yang dibuat oleh Kontraktor Pelaksana harus disetujui oleh Konsultan PENGAWAS dan owner. 4. Setiap pekerjaan yang disebutkan dalam spesifikasi ini, tapi tidak ditunjukan dalam Gambar Bestek atau sebaliknya, harus dilengkapi dan dipasang seperti pekerjaan lain yang disebut oleh spesifikasi teknis dan ditunjukan dalam Gambar Bestek. c. Kualifikasi Pekerjaan 1. Untuk pemasangan dan pengetesan pekerjaan ini harus dilakukan oleh pekerja dan supervisor yang benar-benar ahli dan berpengalaman. 2. Konsultan PENGAWAS dan ownwr dapat menolak atau menunda pelaksanaan suatu pekerjaan, bila dinilai bahwa Kontraktor Pelaksana tersebut tidak trampil/tidak berpengalaman. d. Pengajuan -Pengajuan Pada saat pelaksanaan pekerjaan Kontraktor Pelaksana harus mengajukan : 1. Material list dari seluruh item peralatan yang akan dipasang. 2. Shop Drawing yang menunjukan secara detail pekerjaanpekerjaan/pemasangan peralatan dan pemipaan, penyambungan dengan pekerjaan-pekerjaan lain atau pekerjaan-pekerjaan yang sulit dilaksanakan. Ataupun perubahan-perubahan atau modifikasi yang diusulkan terhadap Gambar Bestek. 2

3. Prosedur pemasangan yang dikeluarkan oleh pabrik (jika ada) dari peralatan-peralatan yang akan dipasang. 4. Contoh-contoh material (brosur-brosur untuk peralatanperalatan yang besar) dari material/peralatan yang akan dipasang. e. Review 1. Konsultan PENGAWAS akan memeriksa (mereview) pengajuanpengajuan dari pemborong dan memberi komentar atas hal itu. 2. Kontraktor Pelaksana harus memodifikasi/merevisi pengajuan sesuai dengan komentar, sampai didapat persetujuan dari Konsultan PENGAWAS dan owner. f. Standard dan Code Kecuali ditentukan lain dalam Gambar Bestek, maka pada pekerjaan ini berlaku peraturan-peraturan sebagai berikut : 1. Peraturan pemadam kebakaran. 2. Ketentuan Pencegahan dan Penangulangan kebakaran pada Bangunan Gedung Departemen PU. 3. National Fire Protection association (NFPA) 13 dan 14 4. Pedoman Plumbing Indonesia. h. Gambar Instalasi Terpasang dan Petunjuk Operasi 1. Apabila pekerjaan telah selesai dilaksanakan dan setelah serah terima pertama Kontraktor Pelaksana wajib menyerahkan gambar-gambar instalasi terpasang sebanyak 3 set cetak biru dan 1 set transparent, serta 1 set CD. 3

2. Pemborong juga berkewajiban untuk menyerahkan 3 set petunjuk operasi dan maintenance dari system yang dipasang dalam bentuk buku dan CD. i. Bagian Yang berhubungan Bagian yang berhubungan dengan pekerjaan ini adalah Pemipaan. Pasal 2 : System a. Air Bersih 1. Air bersih yang didapatkan dari PDAM disedot dengan Pompa Air dan ditampung pada suatu Ground Resevoir Kapasitas 15 M3. 2. Dari Ground Resevoir, air bersih ini dengan menggunakan Pompa dinaikan ke bak tampungan atas Resevoir Atas, kemudian dari Resevoir Atas air bersih dengan gaya gravitasi didistribusikan langsung ke Kran Washtafel, Water Shower. b. Air Lunak Air lunak yang telah melalui 2 tahapan filtrasi. Tahap filtrasi utama adalah menurunkan tingkat partikel menggunakan alat filtrasi yang digunakan pada perusahaan Depot Air Minum (DAM), kemudian filtrasi tahap kedua menggunakan ELGA. c. Air Bekas/Air Kotor Pada dasarnya air buangan yang bersal dari toilet seperti floor drain, lavatory (air bekas) dipisah dengan air kotor yang berasal dari WC dan Urinoir (air kotor). Untuk keperluan ini 4

digunakan 2 (dua) pipa. Air buangan dialirkan ke saluran luar, dan air kotor padat dialirkan ke Septictank. d. Air Limbah Adapun karakteristik kunci dari Limbah Balai POM adalah BOD, COD, TSS, PH. Sehingga Jika di dibandingkan dengan baku mutu lingkungan tidak melampaui, pada akhirnya jika limbah tersebut di buang roil kota/ badan air penerima tidak akan tercemari. Limbah ini berasal dari ruang-ruang Laboratorium yang berasal dari lantai 1, 2 dan 3. Limbah ini dikumpulkan kepada suatu bakpengumpul, yang kemudian diarahkan ke pengolahan limbah. Pasal 3 : Garansi 1. Kontraktor Pelaksana bertanggung jawab atas pencegahan bahan/peralatan untuk instalasi ini dari pencurian atau kerusakan. Bahan/peralatan yang hilang atau rusak harus diganti oleh pemborong tanpa biaya tambahan. 2. Kontraktor Pelaksana harus menggunakan tenaga-tenaga yang ahli dalam bidangnya (skill Labour) agar dapat memberikan hasil kerja terbaik dan rapi. Sebelum suatu pipa tertutup (oleh dinding, langit-langit dan lain-lain) harus diuji dan disetujui oleh Konsultan PENGAWAS dan wakilnya yang ditunjuk. 3. Kontraktor Pelaksana harus memnberikan garansi tertulis kepada Konsultan PENGAWAS, bahwa seluruh instalasi penyedian dan distribusi air bersih, instalasi pemadam kebakaran, instalasi buangan air kotor dan instalasi limbah kimia akan bekerja dengan memuaskan, dan bahwa Kontraktor Pelaksana akan menaggung semua biaya atas kerusakan-kerusakan/pengantian yang perlu selama Jangka Waktu 1 Tahun. 4. Sebelum pemasangan instalasi plumbing, fixture-fixture dan peralatan lain, Kontraktor Pelaksana harus menyerahkan contoh barang-barang yang akan dipasang dan atau brosur-brosurya untuk mendapatkan persetujuan dari Konsultan PENGAWAS. 5

Pasal 4 : Training 1. Kontraktor Pelaksana harus menyiapkan dan menyelenggarakan latihan bagi calon operator yang akan mengoperasikan dan memelihara system air bersih, air kotor dan air hujan. Latihan dapat dimulai sejak pelaksanaan pemasangan instalasinya, atas petunjuk dan persetujuan Konsultan PENGAWAS. Pasal 5 : Buku Petunjuk 1. Kontraktor Pelaksana harus membuat dan menyerahkan buku petunjuk (manual), yang meliputi cara pengeoperasian maupun cara pemeliharaan. Sistem manual tersebut dibuat sebanyak 4 buku + 1 CD. Pasal 6 : Test Commissioning 1. Seluruh sistem plumbing yang telah terpasang harus dilakukan test commissioning sebagaimana mestinya supaya sistem berjalan sempurna dengan yang diharapkan. 2. Biaya test commissioning oleh Kontraktor Pelaksana. B. PERKERJAAN PEMIPAAN Pasal 1 : Umum a. Ruang Lingkup 1. Spesifikasi ini meruapakan persyaratan minimal untuk seluruh pekerjaan pemipaan pada pekerjaan mekanikal. b. Standard dan Code 6

1. Standard dan peraturan yang berlaku dalam pekerjaan ini antara lain adalah : - ASTM : American Society of Testing Material. - ANSI : American National Standard Institute. - BS : Birmingham Standard. - JIS : Japan Industrial Standard. - SII : Standard Industri Indonesia. Pasal 2 : Persyaratan Material a. Wavin Tigris Green (WTG) 1. Pipa berwarna kuning (dia. ¼ inci) : a. Pipa supply air lunak pada pekerjaan Plumbing, ke ruangruang yang memerlukan pasukan air lunak. b. Poly Vinyl Chloride (PVC) 1. Pipa ini digunakan untuk : a. Pipa supply air bersih pada pekerjaan Plumbing b. Pipa air kotor dari WC dan Urinoir. 2. Pipa drain dari system tata udara. a. Pipa vent pada plumbing system. c. Pipa air hujan. 3. Standard Ranting yang digunakan. a. PVC ASTM D2665 kelas 10 kg. Pasal 3 : Persyaratan pemasangan a. Pipa PVC 7

1. System sambungan yang dipakai adalah : a. Sambungan lem (perekat) untuk 80 mm (3 ) ke bawah. b. Digunakan sambungan las PVC atau rubber ring joint (dengan ring dari karet). 2. Galian pipa-pipa dalam tanah harus dibuat dengan kedalaman, kemiringan dan elevasi yang tepat. 2. Dasar lubang galian harus cukup stabil dan rata sehingga seluruh panjang pipa terletak/tertumpu dengan baik. 3. Pipa yang ditanam dalam tanah harus diberi lapisan pasir kurang lebih 10 cm disekelilingnya. Pasir adalah pasir urug yang bebas dari batu. 4. Selama pemasangan berkala, Kontraktor Pelaksana harus menutup (Dop) setiap ujung pipa yang terbuka untuk mencegah masuknya tanah, debu, kotoran dan lain-lain. 5. Semua sambungan/cabang dari pipa pembuangan air kotor (sanitair) harus dibuat dengan cabang Y, pipa mendatar untuk air kotor dan air hujan mempunyai kemiringan minimal 1% dan maksimal 2%. 6. Pipa-pipa pembuangan air hujan dan bangunan disambungkan kesaluran utama diluar bangunan dengan bak kontrol (junction box) dari beton. 7. Semua pipa harus diikatkan/ditetapkan dengan kuat pada pengantung atau angker yang dipergunakan harus cukup kokoh (rigid). 8. Pipa-pipa tersebut harus ditumpu untuk menjaga agar tidak berubah tempatnya, inklinasinya harus tetap, untuk mencegah timbulnya getaran, dan harus sedemikian rupa sehingga masih memungkinkan konstruksi dan expansi pipa oleh perubahan temperatur. 8

9. Pipa horizontal harus digantung dengan penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antara tidak lebih dari 3 meter. 10. Kontraktor Pelaksana harus mengajukan Konstruksi dari pengantung untuk disetujui oleh Konsultan PENGAWAS. Pegantung terbuat dari kawat, rantai, strap ataupun perforated strip tidak boleh digunakan. 11. Pengantung atau penumpu pipa harus disekrupkan (terikat) pada konstruksi bangunan dengan insert yang dipasang pada waktu pengecoran beton atau penembokan, atau dengan baut tembok (Ramset Bolt). 12. Pipa vertikal harus ditumpu dengan klem (Clamp atau Collar) U- Bolt. 13. Penggantung/penumpu pipa dan peralatan-peralatan logam lainnya yang akan tertutup oeh tembok atau bagian bangunan lainnya harus dilapisi terlebih dahulu dengan cat menie atau cat penahan karat. Pasal 4 : Pengujian/Pengetesan a. Pengujian Pipa PVC 1. Seluruh system pembuangan air harus mempunyai lubanglubang yang dapat ditutup (plugged) agar seluruh system tersebut dapat diisi dengan air sampai lubang vent tertinggi. 2. Sistem tersebut harus dapat menahan air yang diisikan seperti tersebut diatas, minimal selama 1 (satu) jam dan penurunan air selama waktu tersebut tidak lebih dari 10 cm. 3. Apabila dan pada waktu Konsultan PENGAWAS menginginkan pengujian lain disamping pengujian diatas, Kontraktor Pelaksana harus melakukan dan menjadi tanggung jawab Kontraktor Pelaksana. 9

b. Pipa Copper (tembaga) Pasal 5 : Merk Yang Digunakan 1. PVC : setara Pralon, Rucika, Polyunggul, Vinilon/Sinar Lucky, AW United 10