BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA 4.1 Implementasi Pada bab ini akan di bahas tentang implementasi dari konsep yang telah dibuat dan mendemonstrasikan aplikasi yang di buat. Sebelum mendemonstrasikan aplikasi yang dibuat, terlebih dahulu akan di jabarkan tentang kebutuhan system perangkat lunak yang digunakan untuk membangun aplikasi. 4.1.1 Kebutuhan system Perangkat lunak (Software) Perangkat lunak (software) yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah : 1. Sistem Operasi Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 7 Ultimate 64bit. Sistem operasi ini sangat mendukung dalam pembuatan aplikasi ini. 2. Microsoft Office Picture Manager Microsoft Office Picture Manager adalah aplikasi pengolah gambar, dimana aplikasi ini memiliki banyak fungsi untuk mengolah gambar dan sangat mendukung dalam mengolah gambar yang akan digunakan pada aplikasi deteksi perbedaan citra menggunakan matlab. 3. Matlab R2008a Matlab adalah sebuah bahasa dengan kinerja tinggi (high-performance) untuk komputasi masalah teknik. Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu model yang sangat mudah untuk dipakai dimana masalah - masalah penyelesainnya diekspresikan dalam notasi matematika yang familiar.
4.2 Tahap Penentuan Gambar 4.2.1 Memilih dan mengatur resolusi gambar Klik Start All Programs Microsoft Office Microsoft Office 2010 tools t Microsoft Office Picture Manager, lalu muncul tampilan sepertii berikut Gambar.20 Tampilan Awal Microsoft Office Picture Manager Klik pada Picture shortcut di sebelahh kanan atas untuk membuka gambar yang tersimpan pada dokumen kita. Gambar.21 Tampilan Picture Shortcuts
Pilih sebuah gambar untuk digunakanan pada aplikasi dengann mengklik pada gambar yang diinginkan, Gambar. 22 Memilihh gambar pertama dari dokumen Lalu kemudian klik pada edit pictures pada sisi sebelah kanan tampilann Microsoftt Office Picture Manager. Gambar..23 Klik Edit Picture
Lalu klik Resize, untuk mengatur ukuran pixels yang kita inginkan.. Gambar.24 Klik pada resize untuk mengatur ukuran u pixels Selanjutnya, setelah klik resize akann muncul pilihan ukuran gambar pada sebelah kanan tampilan pada Microsoft Office Picture Manager, lalu ubah ukuran pixels menjadi 200 x 200 pixels kemudian klik OK, maka gambar akan tersimpan dengann ukuran 2000 x 200 pixels. Gambar.25 Ubah ukuran pixels menjadi 200 x 200 pixels
Selanjutnya pilih gambar kedua dari dokumen untuk digunakann pada aplikasi. Gambar.26 Memilih gambar kedua dari dokumen d Lalu kemudian klik pada edit pictures pada sisi sebelah kanan tampilann Microsoft Office Picture Manager. Gambar.27 klik Edit Picture
Lalu klik Resize, untuk mengatur ukuran pixels yang kita inginkan.. Gambar.28 Klik pada resize untuk mengatur ukuran u pixels Selanjutnya, setelah klik resize akann muncul pilihan ukuran gambar pada sebelah kanan tampilan pada Microsoft Office Picture Manager, lalu ubah ukuran pixels menjadi 200 x 200 pixels kemudian klik OK, maka gambar akan tersimpan dengann ukuran 2000 x 200 pixels. Gambar.29 Ubah ukuran pixels menjadi 200 x 200 pixels
Lalu setelah kedua gambar tersebut di ubah ukuran pixel nya menjadi 200 x 200 pixels maka, gambar yang sebelumnya berukuran normal, setelah di lakukan l resize menjadi seperti berikut. Gambar pertama pada awalnya memiliki ukuran 602 x 602 pixels. Sedangkan untuk gambar kedua awalnya memiliki ukuran 400 400 pixels. Gambar.30 Gambar pertama ukuran normal sebelum di resize berikut. Setelah dilakukan resize menjadi ukuran 200 x 200 pixels maka hasilnya akan seperti Gambar.31 Gambar pertama setelah dilakukan resize
Gambar kedua sebelum dilakukan resize Gambar.32 Gambar kedua ukuran normal sebelumm dilakukan resize Kemudian, gambar kedua setelah dilakukan resize menjadi ukurann 200 x 200 pixels adalah sebagai berikut. Gambar..33 Gambarr kedua setelah dilakukan resize
4.3 Tahap membuat aplikasi menggunakan MATLAB Pertama kita buka aplikasi Matlab dengan menekan double click pada shortcut yang terdapatt pada desktop atau melalui tombol start dengan mengklik Start All Programs MATLAB MATLAB R2008a Gambar.34 Tampilan utama MATLAB Lalu kemudian pada menu bar klik File New GUI. Untuk membuat desain figure pada matlab. Gambar.35 Membuat GUI pada Matlab
Lalu muncul tampilan seperti berikut, kemudian pilih Blankk GUI kemudian simpan dengan nama aplikasi.fig. Gambar.36 Pilih Blank GUI kemudian simpan s Kemudian akan muncul halaman utama dari GUI seperti berikut. Gambar.377 Halaman utama GUI Kemudian klikk pada icon Push Button untuk menambahkann button yang berfungsi untuk menampilkan gambar 1.
Gambar.38 Klik pada icon Push Button untuk menambahkan button 1 Buat sebuah button, seperti gambar berikut. Gambar.39 Buat sebuah button Kemudian klikk kanan pada mouse dan pilih Property Inspector.
Gambar.40 Pilih Property Inspector Kemudian pada String ubah kata-kata Push Button menjadi Tampilkan Gambar 1 kemudian keluar. Gambar.41 Ganti kata-kata pada string Kemudian klikk pada icon Push Button untuk menambahkann button kedua.
Gambar.42 Klik pada icon Pushh Button untuk menambahkan button kedua Kemudian buat button kedua, Gambar.43 Buat button kedua Kemudian klik kanan pada mousee dan pilih Property Inspector.
Gambar. 44 Klik kanan dan pilih Property Inspector Kemudian ganti kata-kataa pada stringg menjadi Tampilkann Gambar 2 kemudian keluar. Gambar.45 Ganti kata-kata pada string Kemudian buat button ketiga untuk tombol proses. Klik pada icon button pada figure.
Gambar. 46 Klik pada icon pushh button untuk menambahkan button ketiga Kemudian buat button ketiga. Gambar.47 Buat button ketiga Kemudian klikk kanan pada mouse dan pilih Property Inspector.
Gambar. 48 klik kanan pada mouse dan kemudian pilih Property Inspector Pada string ganti kata-kata menjadi Proses, kemudian keluar. Gambar.49 Ganti kata-kata pada string, kemudian keluar Sehingga tampilan aplikasi yang dibuat menjadi seperti berikut.
Gambar.50 Tampilan utama aplikasi Kemudian coba untuk menjalankan aplikasi dengan menekan icon runn pada tampilan aplikasi. Gambar.51 Klik pada icon button Run untuk menjalankan aplikasi Setelah aplikasi dijalankan maka tampilannya akan menjadi seperti berikut.
Gambar.52 Tampilan aplikasii setelah di jalankan j Kemudian utuk menampilkan gambar pertama pada aplikasi, maka padaa button tampilkan gambar 1 dan button tampilkan gambar 2 kita tambahkan fungsi m-file utuk membaca file gambar pertamaa dan gambar kedua. Pertama-tam kita pindahkan gambar 1.jpg dan gambar 2.jpg yang berada padaa dokumen kita ke direktori C:\Program Files (x86)\matlab\r2008a\work Gambar.53 pindahkan gambar pada dokumen
Kemudian pindahkan ke dalam direktori C:\Program Files(x86)\MATLAB\R2008a\work Gambar.54 Gambar 1 dan gambar 2 pada direktori workk Kemudian pada halaman utama MATLAB klik File Neww M-Filee Gamba.55 Klik pada m-file untuk membuat fungsi button1
Setelah muncul tampilan utama padaa m-file lalu ketikan koding untuk menampilkan gambar 1. Gambar. 56 Koding gambar 1 Kemudian coba jalankan dengan terlebih dahuluu menyimpan file dengan nama gambar1.m Gambar.577 gambar1.mm dijalankann Kemudian kembali ke halaman utama MATLAB lalu klik File Neww M-File untuk membuat fungsi menampilkann gambar 2.
Gambar.58 Klik pada m-file untuk membuat fungsi button2 Setelah muncul tampilan utama m-file, kemudian ketikan koding k untukk menampilkan gambar 2. Gambar. 59 Koding gambar 2 Kemudian coba jalankan dengan terlebih dahuluu menyimpan file dengan nama gambar2.m
Gambar.600 gambar2.mm dijalankann Kemudian masuk pada halaman aplikasi.m untuk menampilkan gambar 1 pada aplikasi, kita panggil file gambar1.mm kedalam aplikasi.m memanggilnya pada functionn button Tampilkan gambar 1. Gambar.61 File gambar1.m di looping pada aplikasi.m Kemudian coba running aplikasi.m dan kemudian klik pada button Tampilkan Gambar 1 Gambar.62 Gambar 1 ditampilkan pada aplikasi a
Kemudian masuk pada halaman aplikasi.m untuk menampilkan gambar 2 pada aplikasi, kita panggil file gambar2.mm kedalam aplikasi.m memanggilnya pada functionn button Tampilkan gambar 2. Gambar.63 File Gambar2.m di looping padaa aplikasi.mm Kemudian coba running aplikasi.m dan kemudian klik padaa button Tampilkan Gambar 2 Gambar.64 Gambar 2 ditampilkan pada aplikasi a Lalu coba untuk menampilkan kedua gambar pada aplikasi dengan meng klik pada button Tampilkan Gambar 1 dan button Tampilkan Gambar 2.
Gambar.65 Kedua gambar di tampilkan pada aplikasi Kemudian untuk membuat fungsi pada button proses kita kembali ke halaman utama MATLAB kemudian MATLAB lalu klik File New M-File untuk membuat fungsi proses. Gambar.66 Klik pada m-file untuk membuat fungsi f proses Kemudian setelah muncul tampilan utama m-file ketikan koding k untuk membandingkan kedua gambar kemudian simpan dengan nama proses.m.
Gambar.67 Koding Proses Setelah disimpan, kemudian masuk button proses. ke halaman aplikasi.mm lalu panggil pada function Gambar.68 File proses.m di Looping padaa aplikasi Kemudian coba untuk jalankan aplikasi, tampilkan kedua gambar g kemudian klik pada button proses lalu lihat hasilnya pada halaman utamaa MATLAB.
Gambar.69 kedua gambar di proses Dengan demikian aplikasi deteksi perbedaan citra dengan Metode Likelihood menggunakan Matlab telah selesai dibuat. LOGIKA PROGRAM Pertama-tam gambarr dibaca oleh matlab dalam bentuk matriks.. Kemudian karena gambar yang digunakan berupa gambarr dengan ukuran 8-bit maka gambar di konversikan kedalam 64-bit. Setelah gambar dikonversikan, nilai dari matriks gambar itu belum bisa untuk di olah. Untuk itu nilai dari parameter it dikembalikan, setalah s nilaii dari parameter itu dikembalikan, metode maksimum likelihood tidak dapat membaca nilai i 0-255 pada pixel, maka nilai dari pixel itu di kalkulasikan ke matriks dengan nilai lebih besar dari 0 dan lebih kecil dari 1. Kemudian nilai dari matriks di cek antar row untuk kemudian dibca dan di kalkulasikan oleh fungsi metode maksimum likelihood. Setelahh didapat nilai dari hasil fungsi likelihood itu, maka kedua nilai dari proses gambar pertama dan gambar kedua dibandingkan untuk mendapatkann hasil.
GAMBAR DIBACA DALAM BENTUK PIKSEL GAMBAR DIUBAH KEDALAM UKURAN 64 BIT NILAI DARI PIKSEL GAMBAR DIKEMBALIKAN PARAMETERNYA DATA PIKSEL GAMBAR DIKALIKAN DENGAN 1/256 UNTUK MENDAPATKAN NILAI ANTARAA 0 1 DATA PIKSEL SECARA URUT PER BARIS, KEMUDIAN DITENTUKAN NULAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAXIMUM likelihood JIKA NILAI DARI MASING MASING PIKSEL SAMA PROSES NILAI DARI MASING MASING PIKSEL DIBANDINGKAN JIKA NILAI DARI MASING MASING PIKSEL BERBEDA MUNCUL STATEMEN YANG MENYATAKAN BAHWA NILAI PIKSELNYA SAMA PENARIKAN KESIMPULAN MUNCUL STATEMEN S YANG MENYATAKAN BAHWA NILAI PIKSELNYA BERBEDA