BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi merupakan suatu kesatuan yang kompleks yang berusaha

BAB I PENDAHULUAN. negara maju. Setiap organisasi pemerintah dituntut untuk dapat mengoptimalkan

BAB I PENDAHULUAN. Pengelolaan sumber daya manusia bagi perusahaan merupakan pilihan

BAB I PENDAHULUAN. dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memberikan output yang

BAB I PENDAHULUAN. mengetahui apakah peran pimpinan secara keseluruhan dapat dilaksanakan

BAB I PENDAHULUAN. Sumber Daya Manusia dari waktu ke waktu masih menjadi topik menarik

BAB I PENDAHULUAN. penelitian, dan manfaat penelitian serta sistematika penulisan.

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang akan menghadapi tantangan yang berat. Hal ini terjadi karena dalam

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Manusia merupakan faktor yang menentukan berhasil dan tidaknya suatu

BAB I PENDAHULUAN. sedangkan perusahaan yang lemah akan mengalami kemunduran dan

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS. pembentukan kerangka pemikiran untuk perumusan hipotesis.

BAB I PENDAHULUAN. dalam hal ini perusahaan dituntut untuk mengelola sumber-sumber daya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan sebagai suatu organisasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai,

BAB I PENDAHULUAN. bertahan. Setiap organisasi dituntut untuk siap menghadapi perkembangan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sumber daya manusia (SDM) saat ini semakin berperan besar bagi keberhasilan dan kesuksesan suatu

BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan bisa didapat antara lain dengan cara meningkatkan performance

BAB I PENDAHULUAN. yang telah mendunia. Dampak yang secara langsung dirasakan adalah adanya

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1.1 Kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan,

BAB I PENDAHULUAN. tersebut salah satunya adalah sumber daya manusia. Tumbuh lebih baik, bahkan

BAB 1 PENDAHULUAN. keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasional sebagian besar ditentukan oleh

BAB I PENDAHULUAN. merupakan sumber daya penentu tercapainya visi dan misi organisasi. Oleh sebab

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia yang semakin maju dan moderen saat ini

BAB I PENDAHULUAN. bergerak dalam sektor jasa yang mengacu pada prinsip-prinsip syariah. Saat

BAB I PENDAHULUAN. untuk mencapai tujuan diperlukan faktor-faktor yang harus dimiliki yaitu

BAB I PENDAHULUAN. pengalaman, motivasi, komitmen yang tinggi, disiplin diri, dan semangat kerja

BAB I PENDAHULUHUAN. A. Latar Belakang Masalah. UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, INSENTIF DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PADA PEGAWAI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN MAGELANG

PENDAHULUAN. organisasi bisnis harus memiliki strategi yang dinamis dalam menghadapi

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan di bidang usaha saat ini semakin kompetitif sehingga

BAB I PENDAHULUAN. perubahan yang sedang berlangsung. Terbukti perusahaan yang bertahan adalah

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi merupakan suatu kesatuan yang komplek yang berusaha

BAB I PENDAHULUAN. sumber daya manusia adalah mengenai penempatan kerja karyawan. Menurut

perseorangan dengan kinerja organisasi. Dengan kata lain bila kinerja

BAB I PENDAHULUAN. kontribusi yang memadai. Karyawan dapat menghasilkan kontribusi yang baik

I. PENGANTAR Latar Belakang. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi sangat dibutuhkan agar manusia

BAB 1 PENDAHULUAN. dicapai. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. bisnis, maka selayaknya SDM tersebut dikelola sebaik mungkin. Kesuksesan

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan hidup perusahaan. Orang (manusia) merupakan elemen yang selalu

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Di dalam sistem operasi organisasi atau perusahaan, suatu potensi Sumber. Daya Manusia pada hakekatnya adalah salah satu modal dan

Mendidik seorang anak tidak terlepas dari adanya stimulus yang harus diberikan oleh orang tua kepada anak, stimulus ini bisa berupa motivasi dari

BAB I PENDAHULUAN. sehingga pelayanan dapat ditingkatkan secara efektif dan menyentuh pada

Skripsi. Diajukan untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

BAB I PENDAHULUAN. sangat cepat. Globalisasi, liberalisasi perdagangan, deregulasi dan. organisasi dihadapkan pada lingkungan yang serba tidak pasti.

I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. daya non manusia sebagai alat penunjang terselesainya kegiatan perusahaan.

I. PENDAHULUAN. Bagian ini akan membahas latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan

BAB I PENDAHULUAN. dengan keterampilan yang dimilikinya. Pendidikan yang berkualitas akan

BAB I PENDAHULUAN. terbesar dari suatu organisasi terutama sekali organisasi ekonomi seperti perusahaan.

BAB I PENDAHULUAN. semua tingkatan manajemen di perusahaan. Bagaimanapun majunya. berhasil atau tidaknya suatu organisasi.

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH. Peningkatan jumlah penduduk Indonesia yang pesat menjadikan

BAB I PENDAHULUAN. beranggotakan mereka yang umumnya berekonomi lemah yang bergabung secara

BAB I PENDAHULUAN. yang seharusnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan, memberikan

DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... PERNYATAAN ORISINALITAS... KATA PENGANTAR... ABSTRAK...

BAB I PENDAHULUAN. Makasar. Karyawan-karyawan ini bekerja dalam lingkup tugas yang

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini perkembangan teknologi yang pesat, persaiangan yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara bermula

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN DIKLAT DAN LITBANG PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SRAGEN

BAB I PENDAHULUAN. daya, terutama sumber daya manusia dalam pelaksanaan suatu proyek maka

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dessler (2000)

BAB I PENDAHULUAN. Manusia selalu berperan aktif dan dominan dalam setiap kegiatan. organisasi, karena manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentu

BAB I- Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN. Menghadapi era globalisasi saat ini, banyak tantangan harus dihadapi oleh

BAB I PENDAHULUAN. jaringan layanan masyarakat dalam bidang perbankan yang penting. Jasa

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dalam rangka peningkatan kualitas manusia, sektor pendidikan memegang peranan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dalam suatu perusahaan, sumber daya manusia memiliki peran yang sangat

BAB I PENDAHULUAN. menjadikan Kantor Akuntan Publik menjadi sukses. Sebaliknya jika SDM. terutama pada era persaingan yang semakin kompetitif ini.

BAB I PENDAHULUAN. mulai dari tingkat pusat hingga tingkat daerah. memberikan sumbangan yang optimal bagi perusahaan. Dan salah satu faktor

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang.

BAB V PEMBAHASAN. diambil pada koperasi serba usaha aster mandiri yang. beralamatkan Jalan Badas-Kunjang No. 3 Kediri Jawa Timur.

BAB I PENDAHULUAN. tertutup bagi dunia luar, tekhnologi informasi dan komunikasi telah merangsang

BAB 6 PEMBAHASAN Pengaruh Kompetensi Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil analisis dengan bantuan SPSS, maka dapat

BAB I PENDAHULUAN. menjadi sebuah masalah menarik dan berpengaruh besar dalam kehidupan

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi merupakan sistem dan kegiatan manusia yang bekerja sama.

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN SUKOHARJO

BAB I PENDAHULUAN. lakukan apabila sumber daya manusia menunjang dan berkualitas, artinya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Globalisasi seperti sekarang ini persaingan semakin tinggi baik untuk perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. optimalkan sesuai dengan fungsi masing. Hal ini akan dapat di lakukan apabila

BAB I PENDAHULUAN. maupun swasta memegang peranan yang sangat dominan. Berhasil atau. sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusianya dalam

PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA BAGIAN PRODUKSI PADA PT. LASER JAYA SAKTI PASURUAN

BAB I PENDAHULUAN. Menghadapi era globalisasi saat ini, banyak tantangan harus dihadapi oleh

BAB I PENDAHULUAN. saing produksi barang dan jasa yang dihasilkan. Pengelolaan sumber daya ini

BAB I PENDAHULUAN. Sumber daya manusia perlu dijelaskan tidak dengan yang dilakukan oleh

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia perbankan yang sangat pesat mengharuskan bank-bank

BAB I PENDAHULUAN. segala sumber daya yang ada. Manusia yang bekerja dalam sebuah

BAB I PENDAHULUAN. Pengertian kinerja atau performance merupakan gambaran mengenai

BAB I PENDAHULUAN. saling mengetahui kekayaan dan kebudayaan bangsa lain, teknologi. mengelola input menjadi output yang berguna bagi khalayak umum.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. merupakan salah satu faktor untuk dapat meningkatkan prestasi. sangat penting dan memiliki potensi yang besar untuk menjalankan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. organisasi bisnis, tidak lepas dari kinerja individu. Dalam hubungan ini faktor

BAB I PENDAHULUAN. berjalan dengan baik apabila sumber daya manusia mampu menjalankan

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat Indonesia. Oleh karena itu sumber daya manusia yang kualitas

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. regresi linier berganda yang dilaksanakan mengenai pengaruh motivasi dan disiplin

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan tetapi yang tidak kalah penting dalam mendorong hal-hal tersebut

BAB I PENDAHULUAN. dalam psikologi disebut dengan kepribadian. Kepribadian merupakan aspek psikologi. yang penting dalam menentukan perilaku individu.

PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. EZYLOAD NUSANTARA DI SURAKARTA

A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN. Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat atau badan usaha yang

BAB I PENDAHULUAN. mungkin. Dalam kondisi tersebut sangat sulit bagi perusahan untuk dapat

Transkripsi:

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan perkonomian saat ini semakin dinamis, banyak dari sektor ekonomi telah memperbanyak penyumbangan kontribusi sebuah lembaga keuangan. Salah satu lembaga keuangan di antaranya aalah koperasi. Menurut undang-undang No. 25 tahun 1992 pasal 1 ayat 1 tentang perkoprasian, koprasi indonesia adalah badan usaha yang berangotakan orang, seseorang, atau badan koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koprasi, sekaligus sebagai pergerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas kekeluargaan. Pengelolaan koperasi ada yang menggunakan sistem konvesional dan ada pula yang menggunakan sistem syariah. Sistem konfesional mengguanakan bungga sedangkan sistem syariah menggunakan bagi hasil. Dasar hukum pengelola KSU adalah pemutaran materi negara koperasi dan UKM No. 91 tahun 2004 tentang petunjuk pelaksanaan kegiatan usaha koperasi koperasi keuangan. Koperasi adalah kopeasi yang kegiatannya bergerak di bidang pembiayaan investasi dan simpanan sesuai pola syariah yaitu bagi hasil dan jual beli.koperasi berperan positif dalam pelaksanaan pembangunan nasional di indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Koperasi merupakan sarana peningkatan kemajuan ekonomi atau meningkatkan taraf hidup bagi anggotanya dan bagi masyarakat. Kegiatan koprasi di anggap sebagai satu cara untuk memecahkan berbagai persoalan yang mereka hadapi, oleh sebab itu sudah selayaknya kopeasi menduduki tempat yang penting disuatu negara. Hal ini sesuai dengan tujuan koprasi 1

2 Serba Usaha PANDAWA domas, khususnya untuk memajukan kesejahteraan masyarakatnya pada umumnya. Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penting dan paling dominan dalam sebuah organisasi yang merupakan kunci utama dalam pencapaian tujuan organisasi. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi tentunya akan menunjang semua kegiatan dalam koperasi sehingga bisa menjadi lebih baik. Tingkat perbedaan individu yang satu dengan yang lainnya dalam hal pendidikan, kemampuan, pengalaman, sikap, karakter, tujuan, akan membentuk sumber daya manusia gar memiliki kinerja yang tinggi. Kinerja merupakan hal paling mendasar dalam pengelolaan sebuah badan koperasi, yang didalamnya terdapat penilaian atas kualitas dan kuantitas yang di capai oleh seorang karyawan dan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan (Mangkunegara, 2003). Seangkan menurut Rivai (2008) menyatakan bahwa kinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang yang prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai perannya dalam perusahaan. Kinerja sanggat penting dalam upaya perusahaan untuk mencapai tujuannya. karena kinerja seseorang menentukan efektif tidaknya koperasin tersebut. Apabila kinerjanya tidak baik, maka lembaga koperasi menjadi tidak baik, sebaliknya apabila kinerja karyawan baik maka lembaga koperasi akan menjadi lebih baik pula. Ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi kinerja KSU Pandawa domas Kabupaten Wonogiri di antaanya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin kerja. Fenomena kepemimpinan di KSU Pandawa Domas yaitu, pemimpin seharusnya bertanggungjawab dalam memimpin para bawahan serta mampu memahami secara benar dan motivasi individu sebagian dari organisasi. Peran pemimpin yang tidak berkonsisten dalam aktivasinya setiap hari maka pegawainya akan mengikuti seorang pemimpinya yang tidak konsisten dan berdampak pada kinerja karyawan,sehingga menurunkkan kualitas pelayanan lembaga koperasi.

3 Kepemimpinan adalah proses yang sanggat penting dalam setiap organisasi karena kepemimpinan inilah yang akan menentukan sukses atau gagalnya suatu kegiatan oganisasi (Makmuri Muchlas, 2008). Sedangkan menurut Kratiner dan Krinicki (2008) kepemimpinan adalah proses mempengaruhi dari seseorang individu dari seorang individu terhadap orang lain untuk mencapai sebuah tujuan bersama. Dalam suatu organisasi, kepemimpinan memegang peran yang penting karena pemimpin itulah yang akan mengerakan dan mengarahkan organisasi dalam mencapai tujuan dan sekaligus merupakan tugas yang tidak mudah, karena harus memahami setiap perilaku bawahan yang berbeda beda. Bawahan dipengaruhi sedemikian rupa, sehingga bisa memberikan pengabdian dan partisipasinya terhadap organisasi secara efektif dan efisien. dengan kata lain, bahwa sukses tidaknya usaha pencapaian tujuan organisasi di tentukan oleh kualitas kepemimpinan (Sutrisno, 2002). Penelitian mengenai pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai yang dilakukan oleh Marudut dan Marpaung (2014), Alfisah (2013) menunjukan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Adapun penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Untari (2015) menunjukan bahwa kepemimpinan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja. Atas dasar fenomena yang ada serta landasan terori yang mendukung, peneliti menetapkan kepemimpinan sebagai variabel bebas yang di ukur pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Koperasi Serba Usaha Pandawa Kabupaten Wonogiri. Kinerja pegawai juga di pengaruhi oleh motivasi fenomena yang terjadi di KSU Pandawa, yaitu harapan-harapan yang pegawai inginkan terpenuhi, harapan pegawai tersebut yaitu perasaan aman dalam bekerja, gaji yang adil, dan kompetitif, serta penghargaan atas prestasi kerja. Hal ini secara tidak langsung dapat mendorong motivasi kinerja pegawai. Seorang pegawai akan menjadi rajin atau tidak rajin, kreatif atau tidak kreatif, dapat ditelusuri lewat motivasi kerja. Motifasi juga dapat di tentukan dari

4 pimpinan karena dari adanya perangsang dari pemimpin kepad bawahan maka akan membuat pegawai menjadi lebih terdorong untuk menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik, termasuk dalam memberikan kesempatan kepada pegawai untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Menurut Mc. Donald (dalam Sardiman2007: 73), menyebutkan bahwa motivasi sebagai perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian Mc. Donald ini mengandung tiga elemen penting yaitu: Bahwa motivasi itu mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia (walaupun motivasi itu muncul dari dalam diri manusia), penampakannya akan menyangkut kegiatan fisik manusia, Motivasi di tandai dengan munculnya, rasa/ feeling yang relevan dengan persoalanpersoalan kejiwaan, efeksi dan emosi serta dapat menentukan tinggkah-laku manusia, Motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan dan tujuan ini akan menyangkut soal kebutuhan. Sedangkan menurut Robbins dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan Penelitian mengenai pengaruh motivasi terhadapkinerja pegawai dilakukan oleh Sri Kurniawati Padma dan Titi Laras (2004), Habip dan Sunarwan (2014) menunjukan bahwa motivasiberpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian terdahulu dilakukan oleh Yuli Suanti (2013) menunjukan bahwa motivasi berpengaruh tidak signfikan terhadap kinerja. Atas fenomena yang ada serta landasan teori yang mendukung, peneliti menetapkan motivasi sebagai variabel bebas yang diukur pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Kopersi Serba Usaha Pandawa Domas. Faktor disiplin kerja juga dipengaruhi kinerja seorang pegawai. Fenomena yang terjadi di KSU Pandawa Desa Domas, yaitu peraturan

5 koperasi tentang masuk kerja yang tidak tepat waktu dan absensi kedatangan yang sering di abaikan. Disiplin sangat di perlukan baik pegawai yang bersangkutan, karena ketidak disiplinanpegawai dapat merusak aktivitas kineja organisasi. Disiplin menunjukan suatu kondisi atau sikap hormat terhadap peraturan atau ketetapan suatu organisasi, yang ada dalam diri karyawan, yang menyebabkan ia dapat menyesuaikandiri dengan sukarela terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan (Sutrisno, 2009). Tanpa adanya sikap disiplin dari pihak yang berkepentingan dari perusahaan, maka menjadi hal yang mustahil dalam pencapaian tujuan perusahaan seperti yang diingginkan. Kedisiplinan harus di tegakkan dalam suatu organisasi perusahaan. Tanpa dukungan disiplinkaryawan yang baik, sulit bagi perusahaan untuk mewujudkan tujuannya, jadi kedisiplinan adalah kunci keberhasilan suatu perusahaan dalam pencapaian tujuannya (Hasibuan, 2012). Atas dasar fenomena yang ada serta landasan teori yang menukung, peneliti menetapkan isiplin sebagai vaiabel bebas yang diukur pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Koperasi Serba Usaha Pandawa Domas. Mencemati uraian tersebut maka Koperasi Serba Usaha Pandawa Domas sangat bermotivasi untuk semangat kerja dengan adanya tingkat disiplin yang tinggi, mempunyai pemimpin yang bertangung jawab pada bawahan, maka akan mewujudkan suatu kualitas suber daya manusia mampu meningkatkan kinerja karyawan koperasi. Oleh karna itu penelitian ini tentang PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI KOPERASI SERBA USAHA (KSU) PANDAWA DOMAS KABUPATEN WONOGIRI 1.2. Rumusan Masalah 1. Rumusan masalah

6 Dengan memperhatikan latar belakan masalah tersebut maka dapat disusun rumusan masalah sbagai berikut: a. Apakah kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas? b. Apakah motivasi berpengaruh signifikan terhadap karyawan Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas? c. Apakah disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap karyawan Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas? 1.3. Batasan Masalah 1. Batasan Masalah Agar peneliti tidak terlalu luas dan jelas akan batas-batasnya, maka penulis membatasi penelitian ini sebagai berikut a. Peneliti ini mengunakan Analisis Regresi Liner Berganda. b. Variabel yangdi kaji untuk mengetahui kekuatan hubungan dan besarnya pengaruh antara kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja. c. Penelitian ini hanya dilakukan di Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas Kabupaten Wonogiri pada bulan mei hingga juli 2017. 1.4. Tujuan penelitian 1. Tujuan Penelitian Tujuan yang hendak di capai peneliti ini adalah untuk: a. Mengetahui dan membuktikan secara empiris pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas. b. Mengetahui dan membuktikan secara empiris pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas.

7 c. Mengetahui dan membuktikan secara empiris pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai koperasi Kopeasi Serba Usaha Pandawa Domas. 1.5. Manfaat penelitian Manfaat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Bagi kepala kantor koperasi simpan pinjam, hasil temuan ini diharapkan sebagai pertimbangan dalam peningkatan kinerja pegawai. b. Bagi dunia akademik penelitian ini di harapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidan pengembangan sumberdaya manusia. c. Berguna sebagai informasi untuk penelitian selanjutnya dalam penelitian serupa. 1.6. Sistematik Penulisan Sistematik penulisan dalam penelitian ini sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan tentang latar belakang maslah, perumusan dan batasan masalah,tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI

8 Bab ini berisi tentang tori yang di jadikan dasar penelitian memuat hasil-hasil penelitian terdahulu, kerangka pemikiran hipotesis. BAB III METODE PENELITIAN Bab ini menjelaskan tentang metode penelitian: lokasi dan obyek yang di teliti definisi oprasional variabel, populasi penelitian, jenis dan sumber data, metode pengumpulan data, serta tehnik pengumpulan data. BAB IV GAMBRAN UMUM PERUSAHAAN Bab ini menjelaskan tentang gambaran objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. BAB V ANALISIS PEMBAHASAN deskripsi data, responden, analisis data dan pembahasannya serta di jelaskan pula implikasi menejerial dari penelitian ini. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan, keterbatasan, implikasi dan saran dari penelitian gambaran untuk penelitian berikutnya

9