BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Tabel 3.1 Desain Penelitian Tujuan Penelitian 1. Menganalisis cara untuk mempersingkat waktu pada proses pembuatan mesin grafika. 2. Menentukan keseluruhan waktu (lintasan kritis) dan jumlah biaya di dalam proses produksi mesin grafika. 3. Mengetahui batas waktu dalam menyelesaikan pembuatan mesin grafika perunit dengan peluang 99%. Sumber : Hasil Analisis Data, 2007 Jenis dan Metode Penelitian Deskriptif, studi kasus Deskriptif, kasus Deskriptif, kasus studi studi Desain Penelitian Unit Analisis Time Horizon Crozz Sectional Crozz Sectional Crozz Sectional Rancangan penelitian yang digunakan untuk membahas dan menganalisis data dalam penyusunan skripsi ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk membuat gambaran, lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat hubungan antara fenomena yang diselidiki. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang meneliti secara rinci mengenai objek tertentu selama kurun waktu tertentu dengan cukup mendalam dan menyeluruh, termasuk lingkungan dan kondisi masa lalunya, kemudian berusaha menemukan faktor-faktor tersebut satu dengan yang lainnya. Penelitian studi kasus adalah 34
35 penelitian tentang status objek penelitian berkenaan dengan suatu fase spesifik atau khas dari suatu personalitas. Unit analisis dalam penelitian ini adalah organisasi yang berarti data penelitian yang dikumpulkan berasal dari organisasi bagian produksi dan time horizon adalah cross sectional (penelitian yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu). 3.2 Operasionalisasi Variabel Penelitian Tabel 3.2 Operasionalisasi Variabel Penelitian No. Variabel Keterangan Indikator 1 ES (Earliest Start Time) 2 EF (Earliest Finish Time) Yaitu waktu mulai paling awal dari suatu kegiatan. Asumsi: seluruh kegiatan pendahulu dimulai pada ES (Nasution, 2006, p352) Yaitu waktu penyelesaian kegiatan paling awal. Asumsi: saat mulainya kegiatan mengikuti ES dan membutuhkan lama waktu perkiraan kegiatan t sehingga EF = ES + t (Nasution, 2006, p352) 3 LS (Latest Start Time) Yaitu waktu mulai kegiatan paling lambat tanpa harus menunda atau memundurkan proyek sehingga LS = LF t (Nasution, 2006, p352) 4 LF (Latest Finish Time) Yaitu waktu penyelesaian kegiatan paling lambat tanpa harus menunda atau memundurkan proyek. Asumsi: seluruh kegiatan pengikut menjalankan lama waktu kegiatan perkiraan masing-masing (Nasution, 2006, p352) 5 Jalur Kritis Yaitu merupakan jalur kegiatan yang memerlukan perhatian maksimal dari pengelola proyek, terutama pada periode perencanaan dan implementasi pekerjaan/kegiatan Slack dalam Metode PERT(Program Evaluation and Review
36 Sumber : Data diolah, 2007 yang bersangkutan, misalnya diberikan prioritas utama dalam alokasi sumber daya yang dapat berupa tenaga kerja, peralatan dan penyelia (Herjanto, 2007, p370) 3.3 Jenis dan Sumber Data Penelitian Tabel 3.3 Jenis dan Sumber data Jenis data Data yang diambil Sumber data Teknik pengumpulan data Data Primer 1. Data bentuk dan diagram jaringan lini perakitan awal. 2. Data waktu perakitan. 3. Data mentah (jumlah pekerja dan biaya). Bagian produksi Wawancara dan observasi Wawancara dan observasi Wawancara dan observasi Sumber : Hasil Analisis Data, 2007. 3.4 Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dan informasi yang dilakukan oleh penulis menggunakan beberapa metode, yaitu : Metode observasi Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung ke perusahaan sebagai objek penelitian sehingga didapatkan data mengenai proses produksi dan informasi lainnya yang penting mengenai perusahaan. Metode wawancara Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung atau melalui telepon dengan staff dari bagian PPIC dan pihak lain yang terkait, dimana terjadi tanya jawab mengenai proses produksi yang penting dalam penelitian ini.
37 Metode penelitian kepustakaan Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan studi kepustakaan (library research) yaitu metode pencarian data yang dilakukan di perpustakaan dengan mempelajari, meneliti, dan membaca buku yang berkaitan dengan judul skripsi. 3.5 Metode Analisis Tabel 3.4 Teknik Analisis Tujuan Penelitian 1. Menganalisis cara untuk mempersingkat waktu pada proses pembuatan mesin grafika. 2. Menentukan keseluruhan waktu (lintasan kritis) dan jumlah biaya di dalam proses produksi mesin grafika. 3. Mengetahui batas waktu dalam menyelesaikan pembuatan mesin grafika perunit dengan peluang 99%. Sumber : Hasil analisis data, 2007 Alat bantu analisis Teknik evaluasi dan ulasan program (dikenal cukup luas sebagai program evaluation and review technique-pert) (Render, Heizer, 2005, p80) adalah teknik manajemen proyek yang menggunakan tiga perkiraan waktu untuk setiap kegiatan. (Pardede, 2005, p523) Langkah-langkah yang harus diperhatikan apabila menggunakan metode PERT(Program Evaluation, yaitu: 1. Menjelaskan dan menguraikan berbagai pekerjaan yang akan dilaksanakan pada suatu proyek. 2. Membuat bagan jaringan. 3. Menaksir waktu penyelesaian setiap pekerjaan. 4. Menghitung statistik waktu. 5. Menentukan lintasan atau alur kritis. 6. Menghitung kelenturan (slack).
38 7. Menghitung peluang. 8. Memantau perkembangan pengerjaan proyek. 9. Melihat kemungkinan pemercepatan penyelesaian proyek. Mengestimasi waktu untuk sebuah proyek yang baru bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah apabila tidak didasari dengan data historis, dan para manajer tidak yakin akan estimasi masing-masing kegiatan. Oleh karena itu, penggunaan metode PERT membagi waktu menjadi tiga jenis estimasi untuk masing-masing aktivitas, yaitu (Nasution, 2006, p354): 1. Waktu optimis (optimistic time) (a) Merupakan waktu perkiraan kegiatan terbaik yang dapat diharapkan bila segala sesuatu kondisinya berjalan baik, dan hal ini dapat dicapai hanya sekitar 1% dari waktu. 2. Waktu Pesimis (pesimistic time) (b) Merupakan waktu terjelek yang masih beralasan untuk diharapkan, andaikata segala sesuatu kondisi berjalan buruk, dan hal ini dapat terjadi kirakira 1% dari waktu. 3. Waktu Realistis (most likeky time) (c) Merupakan perkiraan waktu terbaik, yang didasarkan pada modus waktu. Untuk menemukan waktu kegiatan yang diharapkan (expected activity time), t, distribusi beta memberikan bobot perkiraan ketiga waktu sebagai berikut (Render, Heizer, 2005, p95) a + 4m + b t = 6
39 Dan untuk menhitung dispersi (dispersion) atau varians waktu penyelesaian kegiatan (variance of activity completion time), kita menggunakan rumus: b a 6 Variance = 2 3.6 Kelemahan Metode Analisis Kelemahan adalah ketika tugas tergantung kepada penyelesaian lebih dari satu tugas lainnya, hubungan tambahan harus diperlihatkan dengan apa yang dinamakan dummy activity. aktivitas dummy ini dibedakan dari aktivitas riil dengan garis panah yang terpisah-pisah, bukan garis yang solid.