KELUARGAKU Etty S. Kawilarang
Keluargaku Oleh: Etty S. Kawilarang Copyright 2015 by Etty S. Kawilarang Hak Cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit. Dicetak oleh nulisbuku.com --------------------------------------------------- Isi di luar tanggung jawab percetakan
Kata Pengantar Terpujilah nama Tuhan karena dengan izin-nya, hati yang senantiasa merindukan kasih-nya, bisa menuangkan bait-bait sederhana ini di atas kertas putih berlumur kerinduan dengan tinta kedamaian. Sehingga bisa dinikmati oleh teman-teman yang juga haus keindahan Tuhan dituangkan dalam bentuk tulisan. Linangan air mata haru yang menetes adalah air mata kebahagiaan. Karena hati yang meradang kini bisa menebarkan kasih sayang. Perasaan gembira mengiringi buku kecil ini untuk Anda bawa kemana anda suka. Puisi adalah bahasa kalbu, curahan sanubari dari relung jiwa yang terdalam. Ia menjadi teman di kala sepi, menjadi kekasih di kala rindu, menjadi setetes embun di kala dahaga. Menjadi pujian akan Tuhan Penguasa Jagat Alam Raya, yang ta habis-habisnya kita tuangkan dengan kata dan prosa yang indah. iii
Sajak-sajak puisi ini datang dari hati yang terdalam. Sesuatu yang datang dari hati, maka hati pulalah yang akan menerimanya. Puisi sederhana sebagai curahan jiwa ini telah tercurah mengiringi tuts..tuts yang menari diatas ketikan, bait demi bait di dalamnya. Kami sangat gembira bisa mempersembahkan sebuah karya, walau jauh dari indah dan sempurna bagi Anda teman-teman pembaca. Dengan berharap bisa melihat keindahan Tuhan dalam berbagai karya-nya. Belajar ketulusan hati dalam menerima dengan iklas apa yang sudah menjadi garis kehidupan kita. Lika-liku dan pahit-getir kehidupan dalam pencarian Tuhan... kebenaran... cinta dan kedamaian juga keindahan Alam semesta yang Tuhan berikan kepada kita. Mewarnai lembar demi lembar buku ini yang menjadikan perasaan bergelombang, kadang senang, kadang sedih, kadang ceria, kadang berduka. Mereka datang silih berganti menghiasi perjalanan panjang hidup ini. Dalam pencarian cinta, ku tersenyum, ku menangis, ku gembira, dan kadang juga ku merana iv
Cinta yang sejati dari BAPA didalam surgai diatas sana, seolah menjadi cahaya matahari cinta. Semua kisah itu terangkai menjadi sebuah buku yang sederhana dengan harapan mampu menggetarkan jiwa, untuk lebih mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan. Akhir kata, permintaan maaf juga kami sampaikan, karena tiada gading yang tak retak. Karya kami masih banyak kekurangan, kekeringan, kejenuhan, dengan kata lain,jauh dari kesempurnaan. Dengan lapang dada kami mengharap saran, kritik, dan masukan yang membangun agar kami bisa terus memperbaiki karya-karya kami berikutnya. Salam cinta dari lubuk hati kami yang terdalam. Etty Kawilarang v
MENGAPA PUISI?
Keluargaku ETTY S. KAWILARANG MENGAPA SUKA PUISI...? Mengapa kita suka Puisi. Puisi bisa mengungkapkan segala sesuatu setinggi Alam Semesta. Puisi bisa menghadirkan mimpi-mimpi kita yang tidak mungkin tergapai dalam kenyataan. Dengan bahasa yang sangat indah... puisi mampu menghanyutkan pada kekuatan alam penghayatan kita. Puisi dapat mengeluarkan segala rasa dari kesesakan yang ada. Puisi juga dapat bicara suka...suka kita Siapa bisa melarang ketika kita menulis Aku akan memeluk Bulan dan memetik bintang dilangit Untuk sebuah puisi itu syah syah saja. Mungkin untuk yang tidak suka puisi, itu sedikit gila. 1
MENGAPA PERLU PUISI? Mengapa perlu puisi? Bukankah hidup tak melulu serangkaian kata? Bukankah hidup ini nyata, seperti air yang bisa kau raba Apa artinya kata-kata, jika kau masih punya penghapus untuk membuatnya hilang jadi cerita Mengapa perlu puisi? Bukankah tak semua kegundahan harus dilantunkan dengan indah? Bagaimana dengan marah-marahku? Bagaimana dengan resah-resahku? Sesekali aku ingin memaki; kepadamu juga kepada hidup yang berputarputar--membuatku jengah. Sesekali aku ingin teriak; melolong seperti anjing hutan yang terluka Masihkah perlu puisi ketika diri hampir kehilangan hati...? ketika hati dilenyapkan arti Kehidupan menjadi mati,ketika hari-hari mulai tidak berarti. 2
Keluargaku ETTY S. KAWILARANG INDAHNYA BERPUISI Indahnya memuji Tuhan melalui Puisi... Apa yang terasa dalam kekaguman kepada Bapa Surgawi,beserta segala yang di ciptakannya dapat sampai. Sehingga lahirlah bahasa-bahasa yang sangat tidak biasa untuk mengungkapkan rasa yang luar biasa. Banyak kata yang tercipta dalam sebuah bahasa Indah untuk mengungkapkan kekaguman kita pada sang pencipta Jagat Alam Raya. 3
AKU SUKA PUISI Aku suka puisi Karena dengan itu aku dapat menikmati kekayaan alam yang sungguh sangat luar biasa Dengan mengungkapkannya dalam deretan kata-kata nan elok untuk dibaca Indah untuk didengar 4
Keluargaku ETTY S. KAWILARANG JIKA TASUKA PUISI Jika tidak memahami ungkapan yang kurang biasa. Daripada cepat menghakimi kita sedang menghina Tuhan Alam Semesta. Alangkah bijak untuk tidak usah kau tengok, apalagi kau baca. Berlalulah dan cari cara kita masing-masing untuk berbuat benar dihadapan BAPA DISURGA 5