BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggajian adalah salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah instansi, lembaga ataupun perusahaan. Penggajian dapat dikatakan sebagai salah satu hal yang sangat penting karena merupakan factor utama penentu atas kinerja karyawan atau pun pegawai. Pada dasarnya sistem penggajian diberikan untuk menciptakan keseimbangan yang telah diberi, dan keseimbangan tersebut memberikan timbal balik atas jasa kerja yang telah di berikan oleh pegawai. Dengan perkembangan teknologi saat ini yang semakin pesat yang dimana terlihat di dalam seluruh aspek kegiatan. Dalam berbagai bidang kegiatan baik dalam kegiatan pemerintahan ataupun swasta mulai beralih dari sistem yang manual ke sistem yang terkomputerisasi yang bertujuan agar data yang dikelola terlihat lebih efektif dan efisien. Salah satunya memerlukan sistem terkomputerisasi dalam pengerjaannya adalah penggajian. Pada yayasan Al-Aitaam ini memiliki pegawai tetap dan honorer. Setiap pegawai tetap telah di tetapkan gajinya. Total penghasilan pegawai tetap di hitung berdasarkan gaji pokok di tambah tunjangan dan dikurangi potongan. Sedangkan untuk pegawai honorer honornya dihitung oleh instansi dimana pegawai tidak tetap bekerja berdasarkan jam kerja yang di catat oleh bagian keuangan. Dalam melakukan pengelolaan data pegawai yang terkait penggajian, hanya disimpan didalam arsip dan diketik dalam microsoft excel. Selain menyimpan data didalam microsoft excel, Yayasan Al -Aitam ini juga menyimpan data tersebut dalam bentuk arsip yang terkait penggajian. Apabila dibutuhkan data tersebut, bagian keuangan akan mencari satu-persatu data yang telah diarsipkan tersebut. Selain itu pada Yayasan Al-Aitam ini sistem yang sedang berjalan yaitu dengan menggunakan microsoft excel sebagai alat dalam penghitungan gaji berdasarkan data pegawai yang ada di microsoft word. Dengan sistem ini memungkinkan akan 1
terjadi kesalahan perhitungan ataupun pencatatan, hal ini juga dapat memperlambat kinerja bagian keuangan dalam perhitungan gaji. Maka dari itu di butuhkan aplikasi khusus yang dapat menghitung penggajian dari Yayasan Al -Aitam ini yang dapat mengurangi resiko hilangnya data akibat rusaknya penyimpanan data dan kerusakan arsip-arsip. Oleh karena itu akan di buatkan sebuah aplikasi penggajian pada Yayasan AL- Aitaam dalam mendukung aktivitas dan dalam memproses penggajian pegawai tetap dan honorer secara otomatis. Berdasarkan uraian di atas maka penulis membuat aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) yang berjudul Aplikasi Penggajian Pegawai tetap dan Honorer Berbasis Web pada Yayasan Pendidikan Al-Aitaam 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang di uraikan di atas,masalah yang dapat dirumuskan sebagai berikut: a. Bagaimana menghasilkan aplikasi yang dapat menghitung penggajian pegawai tetap dan honorer. b. Bagaimana menghasilkan keluaran berupa struk gaji dan laporan penggajian pegawai tetap dan honorer perbulan dengan alat bantu aplikasi berbasis web. c. Bagaimana menghasilkan aplikasi yang dapat membuat pelaporan jurnal dan buku besar? 1.3 Tujuan Tujuan yang akan di capai dalam penyusunan proyek akhir ini adalah sebagai berikut : a. Menghasilkan aplikasi yang dapat menghitung penggajian pegawai tetap dan honorer pada yayasan pendidiakan Al- Aitaam 2
b. Menghasilkan keluaran berupa slip gaji dan laporan penggajian pegawai tetap dan honorer perbualan dengan alat bantu aplikasi berbasis web. c. Menghasilkan aplikasi yang dapat memproses data penggajian sampai menjadi jurnal dan buku besar. 1.4 Batasan Masalah a. Aplikasi ini hanya menangani perhitungan gaji pegawai tetap dan honorer. b. Aplikasi ini tidak membahas mengenai pemberian uang pensiun untuk pegawai tetap dari yayasan. c. Laporan penggajian yang dimaksud adalah total dari perhitungan gaji yang ada di yayasan AL-Aitaam. d. Tahapan dalam pembangunan sistem hanya sampai pada tahap pengujian. 1.5 Definisi Operasional Aplikasi penggajian adalah sebuah alat bantu yang akan digunakan agar mempermudah dan efisien dalam hal pengerjaan serta perhitungan gaji yang berstatus sebagai pegawai tetap dan honorer. Pegawai tetap merupakan orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja dengan adanya Surat Keputusan (SK) dari ketua yayasan dan menerima atau memperoleh gaji dalam jumlah tertentu secara berkala. Sedangkan Pegawai tidak tetap, merupakan orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja dan menerima atau memperoleh gaji dalam jumlah tertentu secara tidak berkala yang dipengaruhi oleh perjanjian kontrak kerja tertentu. Yayasan pendidikan AL-aitaam adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan. Pada yayasan ini terdapat SD,SMP,SMK dan STT Jabar. 1.6 Metode Pengerjaan Metode yang penulis gunakan dalam perancangan aplikasi ini adalah metodologi terstruktur, yaitu dengan menggunakan metode System Development Life Cycle. System Development Life Cycle (SDLC) adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. 3
SDLC merupakan keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah (Sommerville, 2011, hal. 29). Dalam proyek akhir kali ini, pengerjaan proyek hanya sampai pada tahap pengujian (tahap 6). Sumber: (Kendall & Kendall, 2011, hal. 8) Gambar 1.1 System Development Life Cycle Dalam mengembangkan sistem informasi, dilakukan tahapan dari metode SDLC berikut: a. Identifikasi Masalah (identifying problems) Pada tahapan identifikasi masalah, melihat kelemahan yang terdapat pada Yayasan Al Aitaam. Kelemahan tersebut telah dijelaskan di latar belakang. b. Menentukan Kebutuhan Informasi Pengguna (determining human information requirements) Pada tahapan ini, dilakukan pengumpulan data kebutuhan pengguna yang berkaitan dengan aplikasi, yang diperoleh dari hasil wawancara kepada pihak yang bersangkutan yaitu bagian keuangan dan kunjungan langsung ke Yayasan Al-Aitaam. 4
c. Analisis Kebutuhan Sistem (analyzing system needs) Setelah menentukan kebutuhan informasi pengguna, maka selanjutnya menganalisis kebutuhan sistem. Kebutuhan sistem dari aplikasi yang akan dibuat terdapat pada tinjauan pustaka. d. Mendesain Sistem yang Direkomendasikan (designing the recommended system) Tahap ini merupakan tahap perancangan berdasarkan informasi data yang telah didapat. Untuk mendesain proses (berjalan dan usulan) yang akan dibuat menggunakan desain proses bisnis (flowmap), desain aplikasi menggunakan Data Flow Diagram (DFD), desain database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). e. Pengembangan Sistem (developing and documenting software) Pada tahapan ini, dilakukan pembuatan aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Hypertext PreProcessor (PHP) dan pembuatan database dengan menggunakan My Structure Query Language (mysql). Pengembangan sistem dilakukan berdasarkan perancangan desain (design) yang sebelumnya telah dibuat. f. Pengujian (testing) Setelah aplikasi dibangun maka akan dilanjutkan dengan tahap pengujian terhadap alikasi yang akan di buat yaitu dengan blackbox testing. Black-Box testing yaitu menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi,masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. 5
1.7 Jadwal Pengerjaan Tabel 1.1 Jadwal Pengerjaan Kegiatan Identifikasi Masalah Menentukan Kebutuhan Informasi Pengguna Analisis Kebutuhan Sistem Desain Sistem Pengembang an Sistem Pengujian Dokumentasi April Mei Juni Juli Agustus Sept 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 6