Pertemuan Ke-4 / Etika Profesi Teknologi Informasi ARIEF ANDY SOEBROTO ST.,M.Kom/ Ganjil 2011-2012 arief.andy.soebroto@gmail.com / 081 334 289 288 PEKERJAAN,PROFESI & PROFESIONAL
Tinjauan Instruksional Khusus Mahasiswa mampu memahami: Hakikat manusia sebagai makhluk yang bekerja Hubungan antara pekerjaan& profesi Hubungan anatara profesi& profesional Hubungan antara profesional& profesinalisme Pendekatan untuk mengukur sebuah profesionalisme
Brain Storming Mengapa Manusia Perlu Bekerja? Sejak Zaman Primitif Manusia Bekerja (Mulai Serabutan Sampai Akhirnya Spesialisasi/Profesi
Brain Storming Kewajiban untuk memberikan nafkah? Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Sebagai Status Sosial(Harga Diri)? Menurut Peter Drucker, manusia adalah makhluk pekerja.
A Kebutuhan Manusia Abdul Kadir(1997), kelompok kebutuhan manusia sbb: Kebutuhan Ekonomi Kebutuhan Psikis Kebutuhan Biologis Kebutuhan Pekerjaan
A Kebutuhan Manusia KebutuhanEkonomi: Kebutuhanyang bersifat material seperti sandang, pangan dan papan. Misalnya:??? Kebutuhan Psikis: Kebutuhan yang bersifat non material sepertikebutuhanrohani. Misalnya beribadah, hiburan dan pendidikan. Kebutuhan Biologis: Kebutuhan untuk berkembang biak/kelangsungan hidup eperti menikah dan membentuk keluarga. KebutuhanPekerjaan
B.Bekerja, Pekerjaan & Profesi Pekerjaan = Hasil bekerja/perbuatan(kbbi) begitulah(pekerjaan)-nya sehari-hari; berkat(pekerjaan) mesin baru, hasilnya sangat memuaskan; Pekerja = Orang yang bekerja Bekerja= Melakukansesuatuperbuatan/ pekerjaan. Andi bekerja mengajar dan membimbing mahasiswa. Andi seorang dosen. Pekerjaan Andi= Dosen
B.Bekerja, Pekerjaan & Profesi Bekerja adalah kodrat manusia serta merupakan kebutuhan manusia. Tujuan orang bekerja dan melekat statusna sebagaipekerjaada4 menurutthomas Aquinas yang dikutipolehsumayonoyang meliputi: Memenuhi Kebutuhan Hidup Mengurangi Tingkat Pengangguran& Kriminalitas Melayani Sesama Mengontrol Gaya Hidup.
B.Bekerja & Pekerjaan Memenuhi Kebutuhan Hidup Sandang, Pangan& Papan MengurangiTingkat Pengangguran& Kriminalitas Aktivitas yang merugikan bisa dikurangi(mengamen & mengemis, curanmor dsb) Melayani Sesama Hasil dari bekerja dapat dipergunakan untuk kepentingan umat manusia. Mengontrol Gaya Hidup Seseorang yang bekerja pasti mempunyai rencana kerja dan hidup
C. Profesi & Profesional Brain Storming P Andi bekerja sebagai dosen teknik informatika, disamping itu membuka kursus pemrograman. Pekerjaan P Andi sebagai dosen, instruktur kursus, & pengusaha kursus. ProfesiP Andisebagaidosen,instrukstur, pengusaha???
C. Profesi & Profesional Profesi bagian dari pekerjaan, namun tidak semua pekerjaan adalah profesi!!! Pegawai Administrasi VS Akuntan Profesi Pekerjaan
C. Profesi & Profesional Staf administrasi secara umum dapat berasal dari berbagai latar belakang namun untuk pekerjaan akuntasi tidak bisa khusus memerlukan seorang akuntan. Bagaimana dengan Bidang Teknologi Informasi(Berikan Contoh) Pekerjaan tertentu yang dapat dilakukan oleh pekerja tertentu dengan pengetahuan tertentu adalah sebuah profesi.
C. Profesi & Profesional Profesi Pekerjaan Tertentu Pengetahuan& Ketrampilam Tertentu Pendidikan Tertentu Menurut Bulle dikutip Gilley Dan Eggland (1989) Profesi sbg bidang usaha manusia berdasarkan pengetahuan dimana keahlian dan pengalaman pelakunya diperlukan oleh masyarakat
C. Profesi & Profesional Profesionaladalahseseorangyang melakukan profesinya secara benar dan menurutketentuanetikaprofesiyang berlaku. Beberapasikapseorangprofesionaladalah: Komitmen Tinggi, Tanggung Jawab, Berpikir Sistematis, Penguasaan Materi dan Menjadi Bagian Masyrakat Profesional.
C. Profesi & Profesional Komitmen Tinggi Profesinya inline tidak heterogen dan dikembangkan secara terus menerus. Tanggung Jawab Bertanggung jwb terhdp profesi dan hasil pekerjaannya. Berpikir Sistematis Pola pikir yang terencana, runtut, efisien dan efektif Penguasaan Materi Menguasai dan trampil terkait dengan pengetahuannya. Menjadi bagian masyarakat profesional Menjadianggotaasosiasiprofesiuntuk keep in knowledge
D. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional adalah kemampuan pengetahuandanketrampilanseorangyang memiliki profesi tertentu dengan ukuran tertentu. KompetensiProfesionalakhirnyadapatterukur. Menurut Gilley & Dan Eggland(1989) standar profesionaldapatdiukurdari4 pendekatan, yaitu: Pendekatan Berorientasi Filosofis Pendekatan perkembangan bertahap Pendekatan berorientasi karakteristik Pendekatan berorientasi non tradisional
D. Kompetensi Profesional Pendekatan Berorientasi Filosofis, meliputi: Pendekatan Lambang Profesional Sertifikat, Lisensi dan Akreditasi Pendekatan Sikap Individu Pelayananprofesiindividuuntukmasyarakatyang diakui Pendekatan Electic Profesionaldiukurmelaluiprosessepertiprosedur, teknik, metode dan konsep serta pemikiran akademis secara komprehensif.
D. Kompetensi Profesional PendekatanOrientasiPerkembangan, mengingat profesional merupakan proses evolusi bukan revolusi : Berkumpulnya para profesi tertentu Melakukan adopsi pengetahuan tertentu Membentuk organisasi profesi Membuat mekanisme persyaratan/kualifikasi profesi. Membuat kode etik Melalukan revisi kualifikasi
D. Kompetensi Profesional PendekatanOrientasiKarakteristisk, ada8 hal yang diperhatikan: KodeEtik Pengetahuan Keahlian& Kompetensi Tingkat Pendidikan Sertifikat Keahlian Proses(Riwayat Pekerjaan) Tindakan disiplin etika profesi
D. Kompetensi Profesional PendekatanOrientasiNon Tradisional, pengukuran dilakuan sejak awal dimulainya seseorang menekuni profesi.
Referensi Abdul Kadir 1997 Etika Profesi Hukum