Telp. : (021) TENTANG PERHUBUNGAN

dokumen-dokumen yang mirip
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia. Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK. 05/BPSDMP-2017 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK.07/BPSDMP-2017 TENTANG

INSTRUKSI KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : IK. 04/BPSDMP-2017 TENTANG

2017, No Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 105 Tahun 2014 tentang Peta Jabatan dan Uraian Jenis Kegiatan Jabatan di lin

KKOONSPKO KONSEP KO PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK. 10/BPSDMP-2017 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK.06/BPSDMP-2017 TENTANG

2017, No Mengingat : 1.Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 65, Tamba

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK. 02/BPSDMP-2017 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2017, No logistik guna mengembangkan pertumbuhan ekonomi nasional, perlu menyesuaikan ketentuan permodalan badan usaha di bidang pengusahaan an

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN, NOMOR : PK. 01 /BPSDMP TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KP 997 TAHUN 2017 TENTANG

2017, No b. bahwa dengan mempertimbangkan resiko masuk dan tersebarnya media pembawa penyakit hewan karantina dan organisme pengganggu tumbuha

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

2013, No Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir deng

PERATURAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : PK.11/BPSDMP-2017 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

2017, No Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Kementerian Perhubungan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Neg

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

KEMENDAGRI. Pajak. Kendaraan Bermotor. Bea Balik Nama. Penghitungan Dasar. Perubahan.

2016, No Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4956); 4. Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan A

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2017, No dalam rangka Pelaksanaan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation). Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 te

2016, No Mengingat : 1. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

2014, No Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lem

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA DENGAN PEMERINTAH PROPINSI MALUKU UTARA TENTANG

2017, No nomor B/235/M.SM.04.00/2017 tanggal 28 Agustus 2017 tentang Persetujuan Penetapan Kelas Jabatan di Lingkungan UPT Balai Pengelola Tr

2018, No Negara Republik Indonesia Nomor 4849); 3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara R

-2- No.1928, 2015 d. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal pada Kementerian Perhubungan sebaga

2011, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tamba

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2 Daya Mineral tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral termasuk Badan Pengatur Penyediaan d

2015, No Antara Pemerintah Dengan Badan Usaha Pelabuhan di Bidang Kepelabuhanan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pela

2017, No Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 N

2016, No Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 75); 3. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM. 72 Tahun 2013 tentang K

Pengawas Tenaga Nuklir Tahun 2Ol5-2O19; dilakukan penyempurnaan terhadap muatan Rencana. atas Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir

2015, No Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3264) sebagaimana telah beberapa kali diubah

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 5 TAHUN 2018 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA POLITEKNIK PELAYARAN SUMATERA BARAT

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR PK 7 TAHUN 2015 TENTANG INSPEKTUR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN PADA KECELAKAAN PESAWAT UDARA BADAN SAR NASIONAL

2017, No Mengingat : 1. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, L

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Pembidangan. Ilmu dan Gelar Akademik. Perguruan Tinggi Agama.

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KP 934 TAHUN 2017 TENTANG RAPAT KERJA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2017

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 503 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN DAN PENGAWASAN PEMENUHAN

2 Memperhatikan: 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Le

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA. Telepon : (Sentral)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR PK. 20 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BADAN SAR NASIONAL

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KP 934 TAHUN 2017 TENTANG RAPAT KERJA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2017

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997

2012, No.118. LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN Nomor : PM.8 TAHUN 2012 Tanggal : 26 JANUARI Contoh 1. Nomor : Jakarta.

Transkripsi:

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN Jl. Medan Merdeka limur No. 5 Jakarta 10110 Telp. : (021) 345 6585 386 5064 3U 7403 384 7519 3U 7404 384 7539 Fax. : (021) 384 7480 Website : www.dsphub.go.id INSTRUKSI KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN NOMOR : IK.05/ BPSDMP - 2017 TENTANG PENINGKATAN PENGAWASAN SELAMA PELAKSANAAN ORIENTASI TARUNA/I DIKLAT PEMBENTUKAN PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) DI LINGKUNGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN, Menimbang a b bahwa untuk melaksanakan ketentuan dalam Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Nomor PK. 11/BPSDMP-2O14 tentang Pola Pengasuhan Taruna/I Diklat Pembentukan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nomor PK.O8/BPSDMP-2O17, perlu menetapkan perintah untuk peningkatan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan orientasi taruna/i; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Instruksi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan tentang Kegiatan Orientasi Taruna/i Diklat Pembentukan Pada UPT di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan; Mengingat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No. 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4301);

2 3 4 5 6. 7. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2Ol2 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara Repubiik Indonesia Tahun 2007 No. 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4722); Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20O8 No. 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4849); Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2OO9 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 No. 1, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia No. 4956); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2O09 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 No. 96, Tambahan Lembaran Republik Indonesia No. 5025); Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2012 tentang Sumber Daya Manusia dibidang Transportasi (l,embaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 No. 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 5310); 8. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 20 15 Organisasi Kementerian Negara (Lrmbaran Tahun 2015 No. 8); tentang Negara 9. Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2015 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Tahun 2015 No. 7s); 10 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 52 Tahun 2007 tentang Pendidikan darr pelatihan Transportasi sebagaimana telah diubah terakhir dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 64 tahun 2009; 1 1. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor pm. l g9 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor pm. 44 Tahun 20t7;

t2 Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Nomor PK. l1/bpsdmp-2oi4 tentang Pola Pengasuhan Taruna/l Diklat Pembentukan pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nomor PK.08/BPSDMP-2OL7; Kepada 1 2 MENGINSTRUKSIKAN : Para Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan; Para Pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT); di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. Untuk PERTAMA Seluruh Pimpinan Pengembangan Perhubungan harus: UPT Sumber di Lingkungan Daya Badan Manusia a b C Melaksanakan kegiatan orientasi taruna/ i Diklat pembentukan pada UPf di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sesuai dengan Pedoman Pola Pengasuhan Taruna yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab masingmasing UPT; Melaksanakan kegiatan orientasi dengan melakukan peningkatan pengawasan untuk mencegah segala tindakan dan perbuatan yang mengandung unsurunsur kekerasan dengan pemantauan secara langsung maupun melalui CCTV serta tetap memastikan berjalan sesuai dengan tujuan yaitu untuk membimbing, mengembangkan, dan membina sikap perilaku dan disiplin taruna/ i serta mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter; Melaksanakan kegiatan orientasi dengan tidak melibatkan taruna/i yang lebih tinggi tingkatannya dan pihak lain yang tidak berkompeten dalam proses pelaksanaan kegiatan orientasi taruna/i diklat pembentukan pada UPf di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan;

I

d Melaksanakan kegiatan orientasi taruna/ i diklat pembentukan pada UPT di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber DaYa Manusia Perhubungan harus dilaksanakan dengan pengasuh, pendamping, atau pembina sesuai dengan tugas dan fungsi sesuai dengan bidang pembinaan taruna berdasar ketentuan peratran perundang-undangan' KEDUA KETIGA e. Menugaskan pejabat dan staf sebagai perwira dan Petugas jaga sesuai kebutuhan; f. Menyiagakan tenaga medis dan psikolog sesuai kebutuhan; g. Senantiasa memeriksa dan memastikan permakanan dan minum taruna, fasilitas asrama termasuk fasilitas mandi taruna. Seluruh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan di Lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan harus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan orientasi sebagaimana dimaksud dalam Instruksi ini. Agar Instruksi ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan Para Pimpinan UPT menyampaikan laporan setiap perkembangan pelaksanaan dan hasil akhir kegiatan kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan melalui Para Kapusbang Sumber Daya Manusia Perhubungan masing-masing sesuai tugas dan fungsi berdasar ketentuan peraturan perundang-undangan. KEEMPAT : Instruksi ini mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan. KE SUMBE Dikeluarkan di pada tanggal JAKARTA 7 September 2017 GEMBANGAN UBUNGAN, o