Suriname. Yunani. Libya. Cekoslovakia

dokumen-dokumen yang mirip
ekonomi K-13 PENDAPATAN NASIONAL K e l a s A. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL Semester 1 Kelas XI SMA/MA K-13 Tujuan Pembelajaran

BAB 1 PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN

Pengantar Ekonomi Makro

Pengertian dan Pengukuran Pendapatan Nasional

NERACA PEMBAYARAN, PENDAPATAN NASIONAL, GDP DAN GNP

BAB II PENDAPATAN NASIONAL

Antiremed Kelas 10 Ekonomi

PENDAPATAN NASIONAL : ADI SUKOCO : A

Pembahasan Soal UTS PTE Makro 2016/2017

Pengantar Ekonomi Makro

Perbedaan GDP dan GNP

Pendapatan Nasional dan Perhitungannya. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Pemerintah Rumah Tangga. Perusahaan. Luar Negeri

Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan: Peserta PPG kompeten dalam menganalisis Pendapatan Nasional.

Pendapatan Nasional (National Income)

PENDAPATAN NASIONAL A. ARUS PERPUTARAN EKONOMI B. PENDAPATAN NASIONAL C. CARA MENGHITUNG GNP D. SEKTOR-SEKTOR GNP E. UNSUR GNP F.

PEREKONOMIAN INDONESIA

PENGERTIAN. 2 Created by LIZZA SUZANTI

PENGUKURAN PENDAPATAN NASIONAL. Minggu 3

CIRCULAR FLOW & NATIONAL INCOME

PERTEMUAN 5 dan 6 PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI

Kebijakan Moneter & Bank Sentral

PENDAPATAN NASIONAL DAN STRUKTUR EKONOMI.

ANGGIT BIMANTARA. Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasyah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional

08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit

Pengukuran Pendapatan Nasional

BAB II LANDASAN TEORI. ekonomi sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti keluarga,

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII Pendapatan Nasional

Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi. Penghitungan. Pendapatan Nasional. Chairul Maulidi. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota 2012

PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

ekonomi K-13 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL K e l a s A. PENGERTIAN KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

EKONOMI PEMBANGUNAN INDIKATOR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN

Pendapatan Nasional dan Perhitungannya. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

MODUL EKONOMI SMA KELAS KELAS XI

VII. SIMPULAN DAN SARAN

Bab 2. By Rini Setyo W, SE.MM 1

BAB I PENDAHULUAN. orang. Manfaat bagi kegiatan setiap orang yakni, dapat mengakomodasi

BAB II TINJAUAN TEORI. landasan teori yang digunakan dalam penelitian yaitu mengenai variabel-variabel

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Kebutuhan manusia selalu berkembang sejalan dengan tuntutan zaman, tidak

Pasar Uang Dan Kurva LM

PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

FLUKTUASI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KOTA PADANGSIDIMPUAN

Andri Helmi M, SE., MM. Sistem Ekonomi Indonesia

Suku Bunga dan Nilai Waktu Uang

4. Diketahui fungsi biaya total (TC) = 15Q 2 + 6Q Besarnya biaya marginal ketika Q = 20 adalah... a d. 500 b. 613 e. 400 c.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Universitas Sumatera Utara

Ilmu Ekonomi Bank Sentral dan Kebijakan moneter

BAB II PENDAPATAN NASIONAL

SILABUS PEMBELAJARAN

Analisis fundamental. Daftar isi. [sunting] Analisis fundamental perusahaan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pengertian Suku Bunga. Suku bunga merupakan harga yang

1. Pengertian dan fungsi ekonomi, 2. MAKRO. 3. MIKRO

Soal A. 1. Apa kebijakan pemerintah waktu mengatasi masalah dibidang ekonomi?

Uang EKO 2 A. PENDAHULUAN C. NILAI DAN JENIS-JENIS UANG B. FUNGSI UANG. value).

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB I PENDAHULUAN. 2. untuk mencapai tingkat kestabilan harga secara mantap. 3. untuk mengatasi masalah pengangguran.

Review Materi. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

Ekonomi. untuk SMA/MA Kelas XI Semester 1. Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Inung Oni Setiadi Irim Rismi Hastyorini. Dibuat oleh:

Makro ekonomi adalah Makro artinya besar, analisis makro ekonomi merupakan analisis keseluruhan kegiatan perekonomian. Bersifat global dan tidak

BAB I PENDAHULUAN. dan jasa dalam perekonomian dinilai dengan satuan uang. Seiring dengan

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini, perekonomian Indonesia diliput banyak masalah. Permasalahan

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. integral dan menyeluruh. Pendekatan dan kebijaksanaan sistem ini telah

PENDAPATAN NASIONAL ALLDO KURNIA PUTRA IPA 2 SEMESTER III. SMA AL AZHAR SYIFA BUDI JAKARTA Jalan Kemang Raya No.7 Jakarta Selatan

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

SMP kelas 9 - EKONOMI BAB 1. Uang dan Lembaga KeuanganLATIHAN SOAL

BAB I PENDAHULUAN. tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan

UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) SMT. GENAP TA. 2016/2017

KATA PENGANTAR. Tidak ada gading yang tak retak, kepada para pembaca kami mohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan buku ini kedepan.

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1987 Ekonomi

BAB I PENDAHULUAN. yang dikonsumsinya atau mengkonsumsi semua apa yang diproduksinya.

I. PENDAHULUAN. Kegiatan konsumsi telah melekat di sepanjang kehidupan sehari-hari manusia.

Pendekatan produksi: nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan dalam suatu. Distribusi Pendapatan

Kebijakan Pemerintah KEBIJAKAN PEMERINTAH. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Pemerintah 4/29/2017. Tujuan

PRODUK NASIONAL DAN PENDAPATAN NASIONAL

BAB IV PENDAPATAN NASIONAL

Pengantar Makro Ekonomi. Pengantar Ilmu Ekonomi

1. Penyebab permasalahan pokok ekonomi tentang banyaknya barang dan jasa yang harus diproduksi adalah

PENDAPATAN NASIONAL. 2.1 Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian

Jenis-Jenis Inflasi. Berdasarkan Tingkat Keparahan;

BAB I PENDAHULUAN. BI Rate yang diumumkan kepada publik mencerminkan stance kebijakan moneter

ekonomi K-13 PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG K e l a s A. KONSEP DASAR a. Sejarah Uang Tujuan Pembelajaran

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PEMBAHASAN UTS GENAP 2015/2016 TEORI EKONOMI MAKRO 1

BAB I PENDAHULUAN. suatu negara. Begitu juga dengan investasi yang merupakan langkah awal

Xpedia Ekonomi. Makroekonomi

BAB I PENDAHULUAN. di masa yang akan datang (Tandelilin, 2000). Kegiatan investasi adalah

BAB II TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. dilakukan oleh para peneliti terdahulu. Alitasari (2014), teknik analisis yang

BAB I PENDAHULUAN. BI Rate yang diumumkan kepada publik mencerminkan stance kebijakan moneter

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

IV. FUNGSI PENDAPATAN (Penerapan Fungsi Linear dalam Teori Ekonomi Makro)

PERKEMBANGAN TRIWULAN PEREKONOMIAN INDONESIA Keberlanjutan ditengah gejolak. Juni 2010

BAB I PENDAHULUAN. tantangan yang cukup berat. Kondisi perekonomian global yang kurang

Transkripsi:

1. SMA/MA IPS kelas 10 - EKONOMI IPS BAB 7. PENDAPATAN NASIONAL DAN INDEKS HARGALatihan Soal 7.1 Tabel berikut menunjukkan koefisien gini beberapa Negara : NEGARA GINI Inggris 0,32 Yunani 0,37 Cekoslovakia 0,18 Suriname 0,31 Libya 0,26 Menurut tabel tersebut, negara yang ketidakmerataannya paling rendah adalah. Inggris Suriname Yunani Libya Cekoslovakia Kunci Jawaban : D Kefisien indeks Gini digunakan untuk mengukur tingkat ketidakmerataan pendapatan suatu negara. Hasil Perhitungannya menunjukan bahwa semakin besar berarti semakin tidak merata, tau sebaliknya Semakin kecil semakin merata distribusi pendapatannya. Sehinnga Cekoslovakia ketidakmerataan pendapatannya paling rendah. 2. Diketahui suatu Negara mempunyai data dalam satu tahun (dalam milyar) : Jumlah konsumsi Rp 200.000,00 Jumlah investasi Rp 150.000,00 Jumlah pengel. pemerintah Rp 165.000,00 Jumlah ekspor Rp 185.000,00 Jumlah impor Rp 50.000,00 Jumlah penduduk 200 juta jiwa Penyusutan Rp 100.000,00 Apabila GNP dengan pendekatan pengeluaran, maka besarnya Pendapatan nasional adalah. Rp 750.000,00 Rp 500.000,00 Rp 650.000,00 Rp 450.000,00 Rp 550.000,00

Menghitung Pandapatan Nasional dengan Pendekatan Pengeluaran : Y = C + I + G + (X M) = Rp 200.000 + Rp150.000 + Rp165.000 + ( Rp 185.000 Rp 50.000) = Rp 550.000,00 3. Disposible Income adalah pendapatan, kecuali. yang bebas dari kewajiban pajak yang siap dibelanjakan perseorangan pajak perseorangan yang dialokasikan untuk konsumsi dan tabungan yang merupakan pendapatan nasional bersih Pendapata disposable adalah Personal Income Pajak Langsung Pendapatan disposable adalah pendapatan yang sudah tidak terkena pajak lagi Pendapatan disposable adalah pendapatan yang bebas digunakan baik untuk konsumsi maupun tabungan. 4. Kalau bank sentral bermaksud menambah jumlah uang yang beredar, maka diambil kebijaksanaan sebagai berikut... menjual surat-surat berharga menaikkan suku bunga kredit menaikkan bunga deposito dan tabungan memberikan kredit kepada pemerintah dan bank-bank lain menaikkan suku bunga rediskonto Kunci Jawaban : D

Kebijakan pemerntah untuk menambah jumlah uang beredar (Easy Money Policy) adalah : 1. menurunkan suku bunga 2. membeli surat berharga 3. menurunkan cash ratio 4. menaikkan batas maksimal kredit 5. Inflasi sebesar 660% pertahun disebut... inlfasi berat inflasi sedang hyperinflation inflasi ringan inflasi sangat ringan Kunci Jawaban : C Inflasi dapat digolongkan sebagai berikut : s/d 10% Inflasi Rendah Diatas 10% s/d 30% Inflasi sedang Diatas 30% s/d 100% Inflasi berat Diatas 100% Hyper inflasi 6. Disposible Income adalah selisih perhitungan Personal Income dikurangi. transfer pendapatan depresiasi barang modal pajak tak langsung utang pajak personal

Disposable Income = Personal Income Pajak Personal 7. Berikut ini adalah kebijaksanaan untuk menanggulangi inflasi, kecuali meningkatkan. tingkat bunga tabungan reserve reqeirenment penerimaan pajak penjualan obligasi pemerintah pemberian kredit Kebijakan yang digunakan untuk menanggulanglaju inflasi adalah : 1. menaikkan suku bunga 2. menjual surat berharga 3. menaikkan cash ratio 4. menurukan batas maksimal kredit 5. menurunkan pajak (fiscal) 8. Nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh warga masyarakat termasuk warga negara asing yang berdomisili di suatu Negara tersebut dalam periode tertentu (biasanya satu tahun) disebut. Gross Domestic Product (GDP) Gross National Produck (GNP) Netto National Produck (NNP) Netto National Income (NNI) Personal Income (PI) Kunci Jawaban : A

Nilai barang danjasa yang dihasilkan seluruh warga masyarakat termasuk warga asing yang berdomisilli di suatu negara adlah Gross Domestic Product (GDP) 9. Berdasarkan ukuran distribusi pendapatan nasional Bank Dunia, maka ketimbangan distribusi pendapatan nasional suatu Negara dikatakan ringan, jika 40% kelompok penduduk. termiskin mendapatan lebih dari 17% GNP miskin mendapatkan 12% - 17% GNP terkaya mendapatkan 17% GNP kaya mendapatkan 12% - 17% GNP miskin mendapat lebih dari 12% GNP Kunci Jawaban : D Berdasarkan ukuran distribusi pendapatan nasional Bank Dunia, maka ketimbangan distribusi pendapatan nasional suatu Negara dikatakan ringan, jika 40% kelompok penduduk kaya mendapatkan 12% - 17% GNP. 10. Cara mengatasi laju inflasi antara lain berikut ini, kecuali.. menaikkan suku bunga deposito menaikkan jumlah produksi meningkatkan pengeluaran pemerintah pengawasan harga distribusi barang menjual surat-surat berharga Kunci Jawaban : C

Kebijakan yang digunakan untuk menanggulanglaju inflasi adalah : 1. menaikkan suku bunga 2. menjual surat berharga 3. menaikkan cash ratio 4. menurukan batas maksimal kredit 5. menurunkan pajak (fiscal) 6. menurunkan pengeluaran pemerintah 11. Gambaran tentang perekonomian suatu negara sebagai berikut: 1. Produksi perusahaan dalam negeri Rp15.400 Milyar 2. Produksi perusahaan asing Rp3.250 Milyar 3. Produksi warga negara di luar negeri Rp6.300 Milyar Jika diketahui besarnya penyusutan dan pergantian Rp2.100 Milyar maka besarnya Produk Nasional Bersih adalah. Rp10.250 Milyar Rp16.350 Milyar Rp16.550 Milyar Rp 19.600 Milyar Rp 22.850 Milyar Kunci Jawaban : B NNP =( PDB + Prod. WN di Luar Negeri Prod. WNA did lm Negeri) - Penyusutan = (15.400M + 6.300M 3.250M ) 2.100M = 16.350M 12. Ada beberapa cara untuk mengatasi inflasi, antara lain dengan politik diskonto, yaitu. pemerintah meningkatkan pendapatan bank sentral menurunkan tingkat diskonto bank sentral menurunkan persentase cadangan kas bank sentral melakukan pembelian surat-surat berharga bank sentral menaikkan tingkat bunga deposito dan SBI

Politik disconto ada dua, yaitu : 1. menaikkan suku bunga bank ( mengurangi jumlah uang beredar) 2. menurunkan suku bunga bank(menambah jumlah uang beredar) 13. Bila pendapatan nasional didistribusikan merata secara sempurna, berarti... Kurva Philips menurun dari kiri atas ke kanan bawah Kurva Philips vertikal Kurva Lorenz vertikal Kurva Lorenz horisontal Kurva Lorenz berimpit dengan garis diagonal Jika distribusi pendapatan merata, maka kurva Lorenz akan berimpit dengan garis normal/diagonal. 14. Perhatikan data berikut ini! 1. Indeks Gini 2. Pendapatan Nasional 3. Kurva Lorenz 4. Pendapatan Perkapita Guna mengukur ketidakadilan distribusi pendapatan dalam suatu masyarakat digunakan... 1 dan 2 1 dan 3 1 dan 4 2 dan 3 2 dan 4 Kunci Jawaban : B

Untuk mengukur ketidakadilan distribusi pendapatan suatu masyarakat mengguanakan Indeks Gini dan Kurva Lorenz. 15. Perhitungan ganda (double counting) dihindari dengan... tidak memperhitungkan transfer finansial menggunakan pendekatan nilai tambah untuk mengukur GNP tidak memperhitungkan nilai pasar dari barang-barang yang diproduksi pada tahun sebelumnya mengabaikan barang-barang yang tidak melalui proses produksi hanya menghitung biaya terendah saja Kunci Jawaban : C Perhitungan ganda / double couting dihindari dengan tidak menghitung nilai pasar dari barang yang diproduksi pada tahun sebelumnya. 16. Jika diketahui GDP dan penduduk suatu negara sebagai berikut : Tahun 2012 2013 2014 GDP 100 110 156 Penduduk 10 11 12 Laju pertumbuhan GDP per kapita selama 2012 2014 adalah... 46% 30% 36% 2%

18,8% Kunci Jawaban : B Laju Pertumbuhan Perkapita 2012-2014 GDP Perkapita : Untuk tahun 2012 = 156 / 12 = 13 Untuk tahun 2014 = 100 / 10 = 10 Image not found http://latex.codecogs.com/gif.latex?\fn_cmspace;lajuspace;\space;pertumbuhanspace;\space;gdpspace;\space;perspace;\space;kapitaspace;=\frac{13-10}{10} = 30% 17. Perekonomian suatu negara memiliki GDP sebagai berikut : 2010 2011 2012 Pertanian 90 100 120 Industri 90 120 140 Jasa 90 140 160 GDP 270 360 420 Sumbangan sektor industri selama tahun 2010 2012 adalah Meningkat Tetap Menurun Semua alternatif salah Semua alternatif benar Kunci Jawaban : B Sumbangan sector Industri : 2010 = 90 / 270 x 100% = 30% 2011 = 120/360 x 100% = 30% 2012 = 140/420 x 100% = 30% Berarti sumbangan Industri tahun 2010 2012 tetap