PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR : 420/002/TAHUN 2017 TENTANG

dokumen-dokumen yang mirip
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 ADIWERNA

DAFTAR ISI. A. Latar Belakang B. Landasan Hukum... C. Tujuan D. RuangLingkup. E. Sasaran..

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWATENGAH NOMOR : 421 / 05238

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMA NEGERI 1 BREBES PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN 2018/2019

WALI KOTA BANDUNG, DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWATENGAH NOMOR : 421 / 05238

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR : 421 /05703 TENTANG

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA MANADO KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA MANADO NOMOR: /D.

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN DINAS PENDIDIKAN PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN NOMOR : 01 TAHUN 2017

PEDOMAN UMUM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) PADA TK, SD DAN SMP TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PEDOMAN TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2017/2018 PADA SMP NEGERI SECARA ONLINE

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 58 TAHUN 2011 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

PPDB PETUNJUK TEKNIS. O N L I N E SMA/SMK NEGERI TAHUN PELAJARAN 2018/2019

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN DEMAK NOMOR 422.1/ 1378 / 2017

BERITA DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 361 TAHUN 2017 PERATURAN WALI KOTA CIMAHI NOMOR 13 TAHUN 2017 TENTANG

MATRIKS PERBANDINGAN PERUBAHAN

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA SMK SLB NEGERI TAHUN PELAJARAN 2018/2019

K E P U T U S A N KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KENDAL NOMOR 420/5998/DISDIKBUD/2017 T E N T A N G

P enerimaan P eserta Didik Baru

PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN NOMOR 01 TAHUN 2018

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 32 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 7 TAHUN 2018 TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

PEMERINTAH KOTA BANDUNG DINAS PENDIDIKAN JL. Jend. Achmad Yani NO. 239 TELP BANDUNG

Lampiran : Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor : Tanggal :

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR : 20 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN BUPATI TEMANGGUNG NOMOR 34 TAHUN 2012 TENTANG PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TEMANGGUNG,

BUPATI SLEMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR... TAHUN 2016 TENTANG

Sekolah, dan dilengkapi dengan foto copy SK Kepegawaian orang tua siswa yang sudah dilegalisir.

NOMOR 26 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SATUAN PENDIDIKAN DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PPDB SMA N 7 PURWOREJO TAHUN 2017

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR : 20 TAHUN 2012 TENTANG

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Repoblik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan

WALI KOTA DEPOK PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALI KOTA DEPOK NOMOR 25 TAHUN 2017 TENTANG

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA, DAN OLAHRAGA

I. KETENTUAN UMUM PERSYARATAN PESERTA III. TATA CARA PENDAFTARAN. Pendataan / Rekomendasi

PEMERINTAH KOTA BENGKULU DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 28 TAHUN 2017

KEPUTUSAN WALIKOTA BEKASI NOMOR : 422.1/Kep.279-Disdik/VI/2015 TENTANG

2016/ Kepala SMK Negeri/Swasta Se - Kabupaten Kudus di K U D U S

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH. Permendikbud No 17 Tahun 2017

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN DEMAK NOMOR : 422.1/ 1379 / 2017 TENTANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG

BERITA DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 13 TAHUN 2017

BUPATI SLEMAN PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR : 10 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) ONLINE JENJANG SMP, SMA DAN SMK NEGERI TAHUN 2015

PEMERINTAH KOTA KENDARI DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA Jl. Balai Kota III No.44 Tlp./Fax. (0401) Kendari

BAB I KETENTUAN UMUM BAB II PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

PEDOMAN PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) PADA TK, SD DAN SMP TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PPDB SISTEM ONLINE KOTA PONTIANAK JENJANG SMP TAHUN 2018/2019

Draf Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Provinsi Bali Tahun 2018/2019

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PPDB SISTEM ONLINE KOTA PONTIANAK JENJANG SMP TAHUN 2017/2018

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 46 TAHUN 2017 TENTANG

KETENTUAN KHUSUS. 2. Sekolah Dasar (SD)

WALIKOTA KEDIRI PERATURAN WALI KOTA KEDIRI NOMOR 26 TAHUN 2010

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Alamat :Jl. Lais Kel. Timbau (0541) , , ,

WALIKOTA PONTIANAK PERATURAN WALIKOTA PONTIANAK NOMOR : 29 TAHUN 2012 TENTANG

SMA NEGERI 2 MAJALENGKA

TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) KOTA TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN

KEPUTUSAN WALIKOTA SALATIGA NOMOR : 422.1/ /101

PEMERINTAH PROVINSI RIAU DINAS PENDIDIKAN

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

2011, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bersama antara Menteri Pend

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SITUBONDO TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN

PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) ONLINE PADA JENJANG SD/SEDERAJAT DAN SMP/SEDERAJAT TAHUN PELAJARAN 2017/2018

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 30 TAHUN 2007 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

PENGUMUMAN NOMOR : / 531 PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2017/2018

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) TAHUN PELAJARAN 2017/2018 PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 58 TAHUN 2014 TENTANG DEWAN PENDIDIKAN DAERAH DAN KOMITE SEKOLAH/MADRASAH

PERATURAN BERSAMA ANTARA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN MENTERI AGAMA NOMOR 04/VI/PB/2011 NOMOR MA/111/2011 TENTANG

WALIKOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN PERATURAN WALIKOTA PALEMBANG NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG

U Mengingat :1. Undang - Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan

KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR : 309 TAHUN 2012

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Alamat Jalan Gajahmada No. 02 Slawi Telephon (0283)

K E P U T U S A N KEPALA SMA NEGERI 8 KEDIRI TENTANG PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) OFFLINE DAN ONLINE

PERATURAN WALIKOTA DUMAI PROVINSI RIAU NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 15

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DI SEKOLAH

BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 51 TAHUN 2017 TENTANG

PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Menuju LEBAK CERDAS 2019

Objektif Memenuhi ketentuan perundang-undangan

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SECARA ONLINE

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT NOMOR 2 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DASAR GRATIS

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT NOMOR 2 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DASAR GRATIS

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Transkripsi:

PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA Jalan. Pahlawan No. 100, Telp/Fax (0293) 491148/4960766 Kode Pos 56227 Laman : www.dindikpora.temanggungkab.go.id, email : dindikpora@temanggungkab.go.id T E M A N G G U N G PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR : 420/002/TAHUN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN /2018 KEPALA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN TEMANGGUNG Menimbang: a. bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 27 Tahun 2011 tentang Pendidikan maka untuk kelancaran dan ketertiban dalam rangka memberikan hak yang sama dalam mengakses pendidikan bagi seluruh calon Peserta Didik Baru di Kabupaten Temanggung, perlu diatur dengan Peraturan Bupati; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran /2018; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah; 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapakali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4769); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4941); 12. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157); 13. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan; 14. Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 27 Tahun 2011 tentang Pendidikan (Lembaran Daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2011 Nomor 27); 15. Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 26 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2012 Nomor 26, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 23); 16. Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Temanggung ( Lembaran daerah Kabupaten Temanggung Tahun 2016 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 68); 17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 839); 18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 660); 19. Peraturan Bupati Temanggung Nomor 57 Tahun tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (Berita Daerah Kabupaten Temanggung Tahun Nomor 57); MEMUTUSKAN : Menetapkan: PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN TEMANGGUNG TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan: 1. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga Kabupaten Temanggung.

2. Pemangku Kebijakan Bidang Pendidikan adalah pihak-pihak yang terkait dengan Pendidikan. 3. Satuan pendidikan adalah kelompok layanan Pendidikan yang menyelenggarakan Pendidikan pada jalur Pendidikan formal dalam setiap jenjang dan jenis Pendidikan. 4. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis satuan pendidikan tertentu. 5. Taman Kanak-kanak atau Bustanul Athfal atau Roudhotul Athfal atau Taman Kanak-kanak Luar Biasa yang selanjutnya disingkat TK/BA/RA/TKLB, adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun. 6. Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah atau Sekolah Dasar Luar Biasa yang selanjutnya disingkat SD/MI/SDLB adalah salah satu bentuk Satuan Pendidikan formal yang menyelenggarakan Pendidikan umum pada jenjang Pendidikan dasar. 7. Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa yang selanjutnya disingkat SMP/MTs/SMPLB adalah salah satu bentuk Satuan Pendidikan formal yang menyelenggarakan Pendidikan umum pada jenjang Pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD, MI, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SD atau MI. 8. Komite Sekolah/Madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. 9. Penerimaan Peserta Didik Baru yang selanjutnya disingkat PPDB adalah proses seleksi administrasi dan akademis calon siswa untuk memasuki jenjang pendidikan setingkat lebih tinggi. 10. Sertifikat Hasil Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut SHUS adalah surat keterangan yang berisi nilai ujian sekolah sebagai tingkat capaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu yang dinyatakan dalam kategori. 11. Rombongan Belajar adalah kelompok peserta didik yang terdaftar pada satuan kelas dalam satu satuan pendidikan. 12. Zonasi adalah pembagian wilayah berdasarkan tempat tinggal calon peserta didik dalam rangka pemerataan dan perluasan pengembangan satuan pendidikan pada seluruh wilayah Kabupaten Temanggung, serta merupakan rangkaian proses dari seleksi penerimaan peserta didik. 13. Reguler adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru. 14. Siswa Miskin adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru yang mempunyai Kartu Indonesia Pintar /Kartu Jaminan Kesehatan Daerah /Kartu Perlindungan Sosial /masuk dalam daftar Program Indonesia Pintar (PIP)/peserta Program Keluarga Harapan dan berdomisili di dalam zonasi sekolah. 15. Anak Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah anak Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Sekolah.

16. Bina lingkungan adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru anak dari pemangku kebijakan di bidang pendidikan di wilayah Kabupaten Temanggung dan calon peserta didik yang berdomisili satu desa/kelurahan dengan sekolah yang dituju. BAB II MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 2 Maksud ditetapkannya Peraturan ini adalah sebagai landasan dalam menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru secara tertib, efektif, efisien, transparan, kompetitif, dan akuntabel. Pasal 3 Tujuan diterbitkannya Petunjuk Teknis adalah : 1. Memberikan penjabaran teknis dari Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. 2. Memberikan pedoman bagi Panitia Penyelenggara PPDB pada tingkat Kabupaten dan tingkat satuan pendidikan untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana yang telah ditetapkan. 3. Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang terkait dengan berbagai proses dan tahapan penyelenggaraan PPDB di Kabupaten Temanggung Tahun Pelajaran /2018. BAB III RUANG LINGKUP DAN SASARAN Pasal 4 Ruang lingkup yang diatur dalam Petunjuk Teknis PPDB adalah berbagai tahapan dan proses dalam penyelenggaraan PPDB baik secara Offline maupun Online, yaitu: 1. Prinsip-prinsip penyelenggaraan PPDB. 2. Penyelenggara PPDB. 3. Kepanitiaan Dalam Penyelenggaraan PPDB. 4. Pembiayaan dalam Penyelenggaraan PPDB. 5. Penetapan Zonasi dalam PPDB. 6. Penetapan Nilai Tambahan. 7. Pengumuman dimulainya pendaftaran PPDB. 8. Jadwal penyelenggaraan PPDB. 9. Persyaratan Peserta PPDB.

10.Proses Pendaftaran dalam PPDB. 11.Penetapan Nilai Akhir. 12.Daftar Ulang. 13.Pengendalian Penyelenggaraan PPDB. 14.Pengaduan Penyelenggaraan PPDB. 15.Pelaporan dan Informasi PPDB. 16.Sanksi. Pasal 5 Sasaran Petunjuk Teknis ini adalah: 1. Panitia Penyelenggaraa PPDB tingkat kabupaten dan tingkat satuan pendidikan. 2. Satuan Pendidikan Penyelenggara PPDB. 3. Calon peserta didik TK, SD dan SMP. 4. Masyarakat pengguna layanan PPDB. 5. Para Pemangku Kepentingan di Bidang Pendidikan. BAB IV PENYELENGGARAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU Pasal 6 Peraturan tentang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Temanggung diatur lebih rinci sebagaimana lampiran yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari peraturan ini. BAB V SANKSI Pasal 7 Pelanggaran terhadap peraturan ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga memberikan sanksi kepada Kepala Sekolah, Guru, dan/atau Tenaga Kependidikan secara berjenjang sesuai dengan tingkat pelanggarannya berupa: 1. Teguran tertulis. 2. Penundaan atau pengurangan hak. 3. Pembebasan tugas, dan/atau. 4. Pemberhentian sementara/tetap dari jabatan.

BAB VI KETENTUAN PENUTUP Pasal9 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Temanggung pad a tanggal, Jo J uni 201 7 KEPALA DINAS PENDIDIKAN, H1.Nttfm A OLAHRAGA MANGGUNG -...;;;;;;;,E -n ma Tingkat I NIP. 19690617 198304 1 006 SALINAN : Peraturan ini disampaikan kepada Yth. : 1. Bupati Temanggung; 2. Wakil Bupati Temanggung; 3. Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung; 4. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Temanggung; 5. Inspektur Kabupaten Temanggung; 6. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Temanggung;

Lampiran : Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung Nomor : 420/002 Tahun Tanggal : 20 Juni BAB I PENYELENGGARAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU A. Latar Belakang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh sekolah. Dalam pelaksanaannya perlu diadakan seleksi dalam PPDB mengingat kuota dan daya tampung yang terbatas. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, maka pelaksanaan PPDB tidak hanya dilaksanakan secara manual/offline tetapi juga secara online (memanfaatkan teknologi informasi). Guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan untuk meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan PPDB, maka bagi sekolahsekolah yang telah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang memadai pelaksanaan PPDB dilaksanakan secara online. B. Prinsip Pelaksanaan PPDB di Kabupaten Temanggung mengedepankan azas-azas sebagai berikut: 1. Obyektif, artinya bahwa Penerimaan Peserta Didik, baik peserta didik baru maupun pindahan harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku. 2. Transparan, artinya Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru harus terbuka dan diketahui masyarakat luas termasuk orang tua dan peserta didik. 3. Akuntabel, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, baik menyangkut prosedur maupun hasilnya. 4. Kompetitif, artinya dilakukan melalui seleksi berdasarkan Domisili, Nilai US/M, Prestasi, dan Usia sesuai dengan jenjang satuan pendidikan. 5. Berwawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia, artinya tiap Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia tanpa membedakan asal usul, agama ras, dan golongan. 6. Sepanjang sekolah memiliki daya tampung dan mampu memberikan layanan, tidak ada penolakan dalam penerimaan peserta didik baru bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus.

C. Penyelenggara Pada prinsipnya PPDB Tahun Pelajaran /2018 diselenggarakan oleh setiap satuan pendidikan TK, SD dan SMP di Kabupaten Temanggung berdasarkan manajemen berbasis sekolah yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung. D. Kepanitiaan 1. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga sebagai penanggung jawab pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Temanggung. 2. Untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru secara offline dibentuk panitia di tingkat satuan pendidikan selaku pelaksana ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Satuan Pendidikan. 3. Untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru secara online dibentuk panitia tingkat kabupaten dan tingkat satuan pendidikan selaku pelaksana. 4. Panitia tingkat kabupaten ditetapkan oleh Kepala Dinas dengan susunan panitia sebagai berikut. a. Ketua : Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga b. Sekretaris : Kepala Subbag Perencanaan c. Anggota : Kepala Bidang PAUD dan PNF Kepala Bidang Pembinaan SD Kepala Bidang Pembinaan SMP Kasi PAUD Bidang PAUD dan PNF Kasi Kesetaraan Bidang PAUD dan PNF Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SD Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SMP Pengawas TK, SD, dan SMP d. Tim teknis : Staf Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (4 orang) e. Verifikator Piagam : Kasi dan Staf Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (4 orang) f. Supervisor sekolah : PTK di satuan pendidikan (1 orang) g. Operator sekolah : PTK di satuan pendidikan (3 orang) 5. Panitia tingkat satuan pendidikan dibentuk oleh Kepala Satuan Pendidikan dengan susunan kepanitiaan : a. Ketua : Kepala Satuan Pendidikan b. Sekretaris : Guru/Wakasek c. Bendahara : Bendahara satuan pendidikan d. Anggota : PTK (2 orang)

6. Tugas Panitia a. Ruang lingkup tugas panitia tingkat kabupaten 1) Mengkoordinasikan kegiatan penyelenggaraan penerimaan Peserta Didik Baru satuan pendidikan di tingkat kabupaten. 2) Menyusun regulasi yang dijadikan pedoman dalam Penerimaan Peserta Didik Baru. 3) Merumuskan dan menetapkan jadwal penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru. 4) Membantu memfasilitasi pelayanan akses informasi pada masyarakat. 5) Mengkoordinasikan penanganan pengaduan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. 6) Melakukan monitoring penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru. b. Ruang lingkup tugas panitia tingkat satuan pendidikan pelaksana PPDB offline 1) Menyediakan tempat pendaftaran dan perangkat pendaftaran lainnya. 2) Menyiapkan formulir pendaftaran dan tanda bukti. 3) Menerima pendaftaran peserta didik. 4) Memeriksa keabsahan dokumen pendaftaran. 5) Mencatat dan memberi tanda bukti pendaftaran. 6) Mencatat dan memberikan surat pencabutan berkas serta mengembalikan dokumen apabila pendaftar mengundurkan diri. 7) Memasukkan data peserta didik. 8) Menetapkan dan mengumumkan peserta didik yang diterima berdasarkan hasil proses seleksi. 9) Menerima daftar ulang calon peserta didik yang diterima. 10) Memberikan pelayanan informasi dan penanganan pengaduan. 11) Membuat laporan penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru kepada Kepala Dinas. c. Ruang lingkup tugas panitia tingkat satuan pendidikan pelaksana PPDB online 1) Menyediakan tempat pendaftaran dan perangkat pendaftaran lainnya. 2) Menyiapkan formulir pendaftaran dan tanda bukti. 3) Menerima pendaftaran peserta didik. 4) Memeriksa keabsahan dokumen pendaftaran. 5) Mencatat dan memberi tanda bukti pendaftaran. 6) Memasukkan data peserta didik ke sistem aplikasi. 7) Menetapkan dan mengumumkan peserta didik yang diterima berdasarkan hasil proses komputerisasi. 8) Menerima daftar ulang calon peserta didik yang diterima.

9) Memberikan pelayanan informasi dan penanganan pengaduan. 10) Membuat laporan penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru kepada Kepala Dinas. E. Pembiayaan 1. TK setinggi-tingginya Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per calon peserta didik. 2. SD pendaftaran gratis dibiayai menggunakan dana BOS setinggitingginya Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per calon peserta didik pendaftar. 3. SMP pendaftaran gratis dibiayai menggunakan dana BOS setinggitingginya Rp 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah) per calon peserta didik pendaftar.

BAB II TATA CARA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU A. Pengumuman 1. Pengumuman merupakan informasi kepada masyarakat yang memuat waktu, daya tampung peserta didik baru, pelaksanaan dan persyaratan pendaftaran, seleksi, penetapan hasil seleksi dan daftar ulang. 2. Pengumuman PPDB dapat diperoleh melalui: a. Papan Pengumuman Satuan Pendidikan Penyelenggara PPDB; b. UPTD Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di tiap-tiap kecamatan; dan c. Website resmi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung dengan alamat : www.dindikpora.temanggungkab.go.id; dan Website resmi PPDB Tahun Pelajaran /2018 Pemerintah Kabupaten Temanggung dengan alamat : www.temanggung.siap-ppdb.com. B. Jadwal PPDB Untuk kelancaran penyelenggaraan PPDB TK, SD dan SMP Negeri Tahun Pelajaran /2018 di Kabupaten Temanggung diatur dengan jadwal sebagai berikut: 1. Jadwal PPDB TK a. Pendaftaran Tanggal, 3 s.d. 6 Juli b. Verifikasi Berkas Tanggal, 3 s.d. 6 Juli c. Batas Akhir Pencabutan Berkas Pendaftaran Tanggal, 6 Juli, pukul 10.00 WIB d. Pengumuman Tanggal, 7 Juli selambat-lambatnya pada pukul 11.00 WIB e. Pendaftaran Ulang Tanggal, 10 s.d. 15 Juli f. Hari Pertama Masuk sekolah Tanggal, 17 Juli

2. Jadwal PPDB SD a. Pendaftaran Tanggal, 3 s.d. 6 Juli b. Verifikasi Berkas Tanggal, 3 s.d. 6 Juli c. Batas Akhir Pencabutan Berkas Pendaftaran Tanggal, 6 Juli, pukul 10.00 WIB d. Pengumuman Tanggal, 7 Juli selambat-lambatnya pada pukul 11.00 WIB e. Pendaftaran Ulang Tanggal, 10 s.d. 13 Juli f. Hari Pertama Masuk sekolah Tanggal, 17 Juli 3. Jadwal PPDB SMP offline a. Pendaftaran Tanggal, 3 s.d. 6 Juli b. Verifikasi Berkas Tanggal, 3 s.d. 6 Juli c. Batas Akhir Pencabutan Berkas Pendaftaran Tanggal, 6 Juli, pukul 10.00 WIB d. Analisis dan Penyusunan Peringkat Tanggal, 3 s.d. 6 Juli e. Pengumuman Tanggal, 7 Juli selambat-lambatnya pada pukul 11.00 WIB f. Pendaftaran Ulang Tanggal, 10 s.d. 12 Juli i. Hari Pertama Masuk sekolah Tanggal, 17 Juli 4. Jadwal PPDB SMP online a. Pendaftaran Online Mandiri atau Pendaftaran Online lewat Satuan Pendidikan Tanggal, 3 s.d. 5 Juli b. Verifikasi Berkas Tanggal, 3 s.d. 5 Juli c. Analisis dan Penyusunan Peringkat Tanggal, 3 s.d. 5 Juli

d. Pengumuman Tanggal, 6 Juli selambat-lambatnya pada pukul 23.59 WIB e. Pendaftaran Ulang Tanggal, 10 s.d. 12 Juli f. Hari Pertama Masuk sekolah Tanggal, 17 Juli C. Persyaratan PPDB 1. Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik TK yang mengikuti PPDB berupa Foto copy dan menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas): a. Akta kelahiran/surat Kenal Lahir. b. Kartu Keluarga (KK). 2. Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik SD yang mengikuti PPDB berupa Foto copy dan menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas): a. Akta kelahiran/surat Kenal Lahir. b. Kartu Keluarga (KK). 3. Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik SMP yang mengikuti PPDB berupa: a. Menyerahkan dokumen asli Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah/Madrasah (SKHUS/M)/Sertifikat Hasil Ujian Sekolah/Madrasah (SHUS/M) atau SKHUS Paket A. b. Pada saat verifikasi berkas menyerahkan foto copy dan telah dilegalisasi pejabat berwenang Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah/Madrasah (SKHUS/M)/Sertifikat Hasil Ujian Sekolah/Madrasah (SHUS/M) atau SKHUS Paket A. c. Foto copy dan telah dilegalisasi pejabat berwenang, serta menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas): 1) Piagam prestasi tertiggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan. 2) Surat keterangan anak guru atau tenaga kependidikan dan dilengkapi SK Kepegawaian. d. Foto copy dan menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas): 1) Akta kelahiran/surat Kenal Lahir dengan batas usia maksimal 15 tahun (lima belas tahun) pada awal tahun pelajaran baru /2018. 2) Kartu Keluarga (KK).

e. Khusus untuk siswa miskin, selain persyaratan tersebut di atas, wajib melampirkan foto copy dan menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi berkas) : 1) Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Kartu Jami nan Kesehatan Daerah (Jamkesda)/Kartu Perlindungan Sosial (KPS). 2) Daftar Peserta Program Indonesia Pintar (PIP)/Daftar Peserta Program Keluarga Harapan (PKH). D. Pendaftaran 1. Tempat pendaftaran dilaksanakan di satuan pendidikan. 2. Waktu pendaftaran pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 WIB. 3. Verifikasi pendaftaran dilakukan oleh satuan pendidikan. 4. Jurnal nilai akhir dapat diakses oleh masyarakat di papan pengumuman sekolah dan/atau laman resmi PPDB Kabupaten Temanggung selama masa pendaftaran. 5. Informasi jurnal bukan merupakan penetapan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru. E. Tata Cara Pendaftaran PPDB offline 1. Calon peserta didik datang langsung pada satuan pendidikan untuk melakukan pendaftaran. 2. Calon peserta didik hanya dapat mendaftarkan diri pada pada 1(satu) pilihan satuan pendidikan. 3. Calon peserta didik dapat memanfaatkan jalur pendaftaran sebagaimana ketentuan dalam BAB IV huruf C Jalur Pendaftaran. 4. Pencabutan berkas pendaftaran paling lambat pukul 10.00 WIB pada hari terakhir pendaftaran. F. Tata Cara Pendaftaran PPDB online 1. Calon peserta didik dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui internet atau datang langsung pada satuan pendidikan untuk melakukan pendaftaran dengan bantuan operator yang berada pada satuan pendidikan pilihan I. 2. Calon peserta didik yang berasal dari luar provinsi Jawa Tengah, Jalur Siswa Miskin, Jalur PTK, Jalur Bina Lingkungan dan atau lulusan tahun sebelumnya wajib datang langsung pada satuan pendidikan yang dituju/pilihan I sekaligus melakukan verifikasi berkas. 3. Calon peserta didik yang memanfaatkan jalur Regular dan PTK dapat mendaftarkan diri pada 2 (dua) pilih an satuan pendidikan (pilihan I dan pilihan II dapat lintas zona dengan memperhatikan ketentuan zona).

4. Calon peserta didik yang memanfaatkan jalur Siswa Miskin dapat mendaftarkan diri pada 2 (dua) pilihan satuan pendidikan (pilihan I dan pilihan II dalam 1 (satu) zona). 5. Calon peserta didik dari keluarga miskin yang mendaftarkan di satuan pendidikan di luar zona, otomatis akan masuk di jalur Regular. 6. Calon peserta didik yang memanfaatkan jalur Bina Lingkungan hanya dapat mendaftarkan diri pada 1 ( satu) pilihan satuan pendidikan. 7. Selama masih diterima di satuan pendidikan yang menjadi pilihan (baik pilihan I maupun pilihan II) calon peserta didik tidak dapat melakukan cabut berkas. 8. Apabila calon peserta didik sudah tidak masuk dalam daftar calon peserta didik yang diterima dalam jurnal di semua satuan pendidikan yang menjadi pilihan, calon peserta didik diperkenankan mengambil berkas atau melakukan pendaftaran 1 (satu) kali kesempatan dengan pilihan satuan pendidikan yang berbeda. 9. Calon peserta didik yang memanfaatkan jalur Regular dan PTK tidak diperkenankan pindah jalur. 10. Calon peserta didik yang memanfaatkan jalur Siswa Miskin dan Bina Lingkungan diperkenankan pindah ke jalur Regular. G. Alur Pendaftaran 1. Alur pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru offline : a. Calon peserta didik datang ke satuan pendidikan dengan membawa persyaratan yang telah ditetapkan. b. Calon peserta didik mengisi formulir pendaftaran. c. Calon peserta didik menyerahkan formulir pendaftaran dan syaratsyarat yang dibutuhkan untuk dilakukan verifikasi oleh Panitia pendaftaran. d. Calon peserta didik menunggu pengesahan dan penyerahan tanda bukti pendaftaran dari Panitia Pendaftaran. e. Calon peserta didik menerima tanda bukti pendaftaran dari Panitia sebagai bukti pada pendafataran ulang apabila diterima. f. Calon peserta didik dapat memantau jurnal penerimaan pada papan pengumuman yang disediakan oleh satuan pendidikan paling lambat pada saat pembukaan pendaftaran hari berikutnya. 2. Alur pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru online yang mendaftar mandiri/tidak datang langsung ke satuan pendidikan : a. Calon peserta didik membuka situs internet Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Kabupaten Temanggung (www.temanggung.siapppdb.com) untuk melakukan pendaftaran.

b. Calon peserta didik mencetak hasil pendaftaran yang telah dilakukan melalui internet. c. Calon peserta didik datang ke satuan pendidikan dan menyerahkan tanda bukti pendaftaran berupa print out pendaftaran dan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk dilakukan verifikasi oleh Panitia pendaftaran. d. Calon peserta didik menunggu pengesahan dan penyerahan tanda bukti pendaftaran dari Panitia Pendaftaran. e. Calon peserta didik menerima tanda bukti pendaftaran dari Panitia sebagai bukti pada pendafataran ulang apabila diterima. f. Calon peserta didik memantau jurnal penerimaan di situs internet Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Kabupaten Temanggung secara real time. 3. Alur pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru yang mendaftar datang langsung ke satuan pendidikan : a. Calon peserta didik menuju satuan pendidikan pilihan 1 dengan membawa persyaratan yang telah ditetapkan. b. Calon peserta didik dan/atau dibantu oleh operator pada satuan pendidikan melakukan entry data formulir pendaftaran melalui komputer secara online yang disediakan oleh satuan pendidikan. c. Calon peserta didik menyerahkan tanda bukti pendaftaran berupa print out pendaftaran dan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk dilakukan verifikasi oleh Panitia Pendaftaran. d. Calon peserta didik menunggu pengesahan dan penyerahan tanda bukti pendaftaran dari Panitia Pendaftaran. e. Calon peserta didik menerima tanda bukti pendaftaran ulang apabila diterima. f. Calon peserta didik memantau jurnal penerimaan di situs internet Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Kabupaten Temanggung secara real time.

BAB III DAYA TAMPUNG, ZONASI, JALUR PENDAFTARAN DAN KOMPONEN PENILAIAN A. Daya Tampung 1. Daya tampung TK,SD dan SMP memperhitungkan peserta didik dalam satu rombongan belajar dikalikan dengan jumlah rombongan belajar yang akan diterima, dikurangi dengan jumlah siswa yang tinggal kelas pada tahun pelajaran sebelumnya. 2. Jumlah peserta didik pada TK dalam satu rombongan belajar/kelas paling banyak 20 (dua puluh) peserta didik. 3. Jumlah peserta didik pada SD dalam satu rombongan belajar/kelas paling banyak 28 (dua puluh delapan) peserta didik. 4. Jumlah peserta didik pada SMP dalam satu rombongan belajar/kelas paling banyak 32 (tiga puluh dua) peserta didik. 5. Daya tampung untuk masing-masing satuan pendidikan TK, SD dan SMP Negeri di Kabupaten Temanggung dapat dilihat di laman Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temangggung dan khusus untuk satuan pendidikan peserta PPDB online daya tampung untuk masing-masing satuan pendidikan dapat juga di lihat diaplikasi PPDB Online. 6. Penambahan jumlah rombel dari tahun sebelumnya harus mendapatkan izin dari dinas. B. Zonasi 1. Zonasi adalah pembagian wilayah berdasarkan tempat tinggal/domisili calon peserta didik dalam rangka pemerataan dan perluasan pengembangan satuan pendidikan pada seluruh wilayah Kabupaten Temanggung, serta merupakan rangkaian proses dari seleksi penerimaan peserta didik. 2. Pembagian wilayah dalam zonasi mempertimbangkan daya tampung dengan jumlah peserta didik, dan sekaligus untuk pemerataan akses dan peningkatan mutu pada wilayah tersebut. 3. Klasifikasi zonasi terdiri dalam zona, dalam kabupaten, luar kabupaten, dan luar provinsi. 4. Batasan wilayah zonasi dimaksud adalah: a. Dalam zona: adalah calon peserta didik yang bertempat tinggal di kecamatan yang sama dengan satuan pendidikan, minimal 6 (enam) bulan sebelum waktu pelaksanaan PPDB dibuktikan dengan Kartu Keluarga. b. Dalam Kabupaten: adalah calon peserta didik yang bertempat tinggal di Kabupaten Temanggung minimal 6 (enam) bulan sebelum waktu pelaksanaan PPDB dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

c. Luar Kabupaten: adalah calon peserta didik yang bertempat tinggal di wilayah Provinsi Jawa Tengah. d. Luar Provinsi: adalah calon peserta didik yang bertempat tinggal di luar Provinsi Jawa Tengah. 5. Ketentuan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru diatur sebagai berikut: a. penerimaan Peserta Didik Baru dalam zona paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari daya tampung satuan pendidikan. b. penerimaan Peserta Didik Baru dalam kabupaten paling banyak 25% (dua puluh lima persen) dari daya tampung satuan pendidikan. d. penerimaan Peserta Didik Baru luar kabupaten paling banyak 7% (tujuh persen) dari daya tampung satuan pendidikan. e. penerimaan Peserta Didik Baru luar provinsi paling banyak 3% (tiga persen) dari daya tampung satuan pendidikan. 6. Ketentuan zonasi sebagaimana tersebut di atas hanya berlaku untuk jenjang SMP yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah. 7. Penetapan Sekolah berdasarkan Zonasi, sebagaimana daftar terlampir. C. Jalur Pendaftaran 1. Jalur Reguler adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru dengan kuota paling sedikit 85% (delapan puluh lima persen) dari total daya tampung satuan pendidikan. 2. Jalur Siswa Miskin adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru yang mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Kartu Jami nan Kesehatan Daerah (Jamkesda)/Kartu Perlindungan Sosial (KPS)/masuk dalam daftar Program Indonesia Pintar (PIP)/peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan berdomisili di dalam zonasi sekolah. 3. Jalur PTK adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru yang merupakan anak kandung Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Temanggung. 4. Jalur Bina lingkungan adalah salah satu jalur dalam PPDB yang dapat dipergunakan oleh calon peserta didik baru anak kandung dari pemangku kebijakan di bidang pendidikan di wilayah Kabupaten Temanggung dan calon peserta didik yang berdomisili satu desa/kelurahan dengan sekolah yang dituju. 5. Kuota gabungan untuk Jalur Siswa Miskin, Jalur PTK dan Jalur Bina Lingkungan paling banyak 15% (lima belas persen) dari total daya tampung satuan pendidikan dan pembagiannya ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan. 6. Kuota masing-masing jalur diumumkan di papan pengumuman masing-masing satuan pendidikan. Khusus untuk satuan pendidikan pelaksana PPDP online selain diumumkan di papan pengumuman, juga di laman PPDB online Kabupaten Temanggung.

D. Komponen Penilaian 1. Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK dan SD tidak dibenarkan melakukan seleksi yang bersifat akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung. Apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia, maka seleksi berdasarkan usia dan domisili. 2. Komponen penilaian yang dijadikan dasar dalam penghitungan nilai akhir untuk PPDB SMP terdiri : a. Nilai US/M SD/MI atau yang sederajat. 1) Nilai US adalah nilai yang diperoleh dari hasil US/M SD/MI atau sederajat yang dibuktikan dengan SHUS/SKHUS. 2) Jika nilai hasil US dalam rentang 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) tidak dilakukan konversi. b. Bonus Prestasi 1) Bonus prestasi merupakan nilai yang diberikan kepada calon peserta didik karena yang bersangkutan memiliki prestasi di bidang akademik dan/atau nonakademik yang diperolehnya pada jenjang pendidikan SD/MI atau yang sederajat. 2) Ketentuan tambahan nilai prestasi harus memenuhi kriteria perolehan prestasi sebagai berikut : a) Tambahan nilai prestasi hanya diambil dari salah satu prestasi tertinggi dari nilai kejuaraan yang diperoleh, bukan merupakan penjumlahan dari seluruh nilai prestasi yang dimiliki. b) Prestasi diakui apabila diperoleh dalam kurun waktu 3 ( tiga) tahun terakhir, terhitung dari waktu pendaftaran peserta didik. c) Kategori prestasi dikelompokkan menjadi : - Prestasi di bidang sains (ilmu pengetahuan)/akademik - Prestasi di bidang teknologi tepat guna - Prestasi di bidang seni dan budaya - Prestasi di bidang olahraga - Prestasi keteladanan - Prestasi Bela Negara, Nasionalisme, dan Kepramukaan d) Prestasi dari kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat kecamatan diselenggarakan oleh Instansi di tingkat kecamatan yang merupakan agenda Pemerintah kabupaten/kota. e) Prestasi dari kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat kabupaten/kota diselenggarakan oleh Instansi di tingkat kabupaten/kota yang merupakan agenda Pemerintah kabupaten/kota. f) Prestasi dari Kejuaraan/Lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat provinsi diselenggarakan oleh Instansi di tingkat provinsi yang merupakan agenda Pemerintah provinsi.

g) Prestasi dari Kejuaraan/Lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat nasional diselenggarakan oleh Kementerian Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen yang merupakan agenda nasional. h) Prestasi dari Kejuaraan/Lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat internasional yang diakui oleh Kementerian Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen yang merupakan agenda internasional. i) Prestasi sebagaimana kategori huruf c) dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan. j) Prestasi sebagaimana tersebut huruf d) dicapai dalam kapasitas mewakili satuan pendidikan pada kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/sayembara di tingkat kecamatan. k) Prestasi sebagaimana tersebut huruf e) dicapai dalam kapasitas mewakili kecamatan pada kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/sayembara di tingkat kabupaten. l) Prestasi sebagaimana tersebut huruf f) dicapai dalam kapasitas mewakili kabupaten/kota pada kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/sayembara di tingkat provinsi. m) Prestasi sebagaimana tersebut huruf g) dicapai dalam kapasitas mewakili provinsi pada kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/sayembara di tingkat nasional. n) Prestasi sebagaimana huruf h) dicapai dalam kapasitasnya mewakili Pemerintah Republik Indonesia pada kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/sayembara di tingkat internasional. o) Untuk menghindari adanya piagam/sertifikat penghargaan prestasi palsu, perlu dilakukan penelitian dan pengesahan oleh masing-masing satuan pendidikan. p) Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk menentukan piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan diperbolehkan menguji calon peserta didik sesuai prestasi yang diperolehnya. 3) Ketentuan pengesahan/legalisasi piagam/sertifikat a) Piagam/sertifikat kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat kecamatan dilegalisasi oleh UPTD Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di kecamatan penyelenggara. b) Piagam/sertifikat kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat kabupaten/kota dilegalisasi oleh dinas/instansi pengampu di tingkat kabupaten/kota.

c) Piagam/sertifikat kejuaraan/lomba/invitasi/pemilihan/ sayembara tingkat provinsi, nasional, dan internasional dilegalisasi oleh dinas/instansi pengampu di tingkat provinsi. 4) Bonus prestasi dirumuskan sebagaimana tabel berikut : JUMLAH BONUS NILAI NO EVENT/ JENJANG JENJANG DALAM WILAYAH KAB/KOTA DARI LUAR KAB/KOTA DARI LUAR PROV 1. Internasional I II III Langsung diterima 2. Nasional I Langsung diterima Langsung diterima Langsung diterima Langsung diterima Langsung diterima II 40,00 35,00 30,00 III 35,00 30,00 25,00 3. Provinsi I 30,00 27,50 25,00 II 27,50 25,00 22,50 III 25,00 22,50 20,00 4. Kab/Kota I 15,00 12,50 10,00 II 12,50 10,00 7,50 III 10,00 7,50 5,00 5. Kecamatan I 2,50 0,00 0,00

BAB IV SELEKSI, NILAI AKHIR, PENGUMUMAN HASIL SELEKSI DAN DAFTAR ULANG A. Seleksi 1. Seleksi pada TK dan SD dengan ketentuan: a. Pada prinsipnya tidak ada seleksi. b. Apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia, maka seleksi berdasarkan usia dan domisili. c. Calon Peserta Didik TK yang berusia 4 tahun dapat diterima pada kelompok A. d. Calon Peserta Didik TK yang berusia 5 s.d. 6 tahun dapat diterima pada kelompok B. e. Calon Peserta Didik yang berusia 6 tahun dapat diterima, dan yang berusia 7 tahun sampai 12 tahun wajib diterima sebagai peserta didik kelas 1. f. Calon Peserta Didik yang berusia 5 tahun 6 bulan dapat diterima apabila calon peserta didik yang berumur 6 s.d 12 tahun masih kurang dari daya tampung kelas 1 dan telah mendapatkan rekomendasi dari psikolog profesional atau dewan guru SD. g. Tidak dipersyaratkan telah mengikuti pendidikan di TK/RA/BA. 2. Seleksi pada SMP PPDB offline dengan ketentuan: a. Menggunakan zonasi berdasarkan KK (Kartu Keluarga) yang sekurang-kurangnya diterbitkan 6 (enam) bulan sebelum pembukaan pendaftaran. Ketentuan ini dikecualikan bagi PNS, anggota TNI, anggota POLRI, dan karyawan BUMN yang karena penugasan kepada orang tuanya diberlakukan ketentuan zonasi sesuai surat penugasan kepada orang tua yang bersangkutan. b. Seleksi berdasarkan kuota masing-masing zona dan jalur serta tidak boleh melebihi daya tampung yang telah ditetapkan untuk masingmasing satuan pendidikan. c. Apabila kuota zona dan jalur yang lain tidak terpenuhi maka kuota dalam zona akan bertambah. d. Menggunakan nilai ujian sekolah/madrasah (US); e. Calon peserta didik yang berprestasi di bidang: akademik, olah raga, kesenian, dan bidang ketrampilan baik individu maupun kelompok dapat diberikan Bonus Prestasi (BP). f. Nilai akhir digunakan sebagai dasar peringkat calon peserta didik yang merupakan penjumlahan nilai US, dan BP. g. Apabila terdapat nilai akhir yang sama maka penentuan peringkat mengutamakan : 1) usia calon peserta didik yang lebih tinggi. 2) dalam zona. 3) waktu pendaftaran.

3. Seleksi pada SMP PPDB online dengan ketentuan: a. Menggunakan zonasi berdasarkan KK (Kartu Keluarga) yang sekurang-kurangnya diterbitkan 6 (enam) bulan sebelum pembukaan pendaftaran. Ketentuan ini dikecualikan bagi PNS, anggota TNI, anggota POLRI, dan karyawan BUMN yang karena penugasan kepada orang tuanya diberlakukan ketentuan zonasi sesuai surat penugasan kepada orang tua yang bersangkutan. b. Seleksi berdasarkan kuota masing-masing zona dan jalur serta tidak boleh melebihi daya tampung yang telah ditetapkan untuk masingmasing satuan pendidikan. c. Seleksi sebagaimana huruf b berlangsung secara real time; d. Apabila kuota zona dan jalur yang lain tidak terpenuhi maka kuota dalam zona akan bertambah. e. Menggunakan nilai ujian sekolah/madrasah (US). f. Calon peserta didik yang berprestasi di bidang: akademik, olah raga, kesenian, dan bidang ketrampilan baik individu maupun kelompok dapat diberikan Bonus Prestasi (BP). g. Nilai akhir digunakan sebagai dasar peringkat calon peserta didik yang merupakan penjumlahan nilai US, dan BP. h. Apabila terdapat nilai akhir yang sama maka penentuan peringkat mengutamakan: 1) usia calon peserta didik yang lebih tinggi. 2) pilihan 1 (satu). 3) dalam zona. 4) waktu pendaftaran. B. Nilai Akhir 1. Penetapan nilai akhir untuk SMP PPDB offline dilakukan pada saat pendaftaran dan merupakan akumulasi dari berbagai komponen penilaian di tampilkan dalam jurnal yang dipasang di papan pengumuman satuan pendidikan paling lambat pada saat pembukaan pendaftaran hari berikutnya. Komponen penilaian untuk penghitungan nilai akhir pada SMP meliputi: a. Jumlah nilai US/M SD/MI atau yang sederajat (US). b. Bonus Prestasi (BP). Berdasarkan komponen penilaian tersebut, selanjutnya diformulasikan ke dalam rumus: NA = US + BP

2. Penetapan nilai akhir untuk SMP PPDB online dilakukan secara real time dan merupakan akumulasi dari berbagai komponen penilaian ditampilkan dalam jurnal di web PPDB Kabupaten Temanggung secara real time. Komponen penilaian untuk penghitungan nilai akhir pada SMP meliputi: c. Jumlah nilai US/M SD/MI atau yang sederajat (US). d. Bonus Prestasi (BP). Berdasarkan komponen penilaian tersebut, selanjutnya diformulasikan ke dalam rumus: NA = US + BP C. Pengumuman Hasil Seleksi 1. Penetapan Hasil Seleksi a. Penetapan peserta didik yang diterima oleh satuan pendidikan dilakukan setelah proses seleksi selesai dilaksanakan. b. Penetapan sebagaimana dimaksud di atas dilaksanakan oleh kepala satuan pendidikan dan diumumkan kepada masyarakat. 2. Pengumuman Hasil Seleksi a. Penetapan hasil seleksi peserta didik yang diterima diberitahukan melalui pengumuman secara jelas dan terbuka oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. b. Pengumuman penetapan hasil seleksi satuan pendidikan dilaksanakan secara terbuka melalui internet dan/atau papan pengumuman pada satuan pendidikan. c. Pengumuman penetapan hasil seleksi satuan pendidikan berisi nomor pendaftar, nama calon peserta didik, asal satuan pendidikan, nilai US, BP, NA, dan peringkat hasil seleksi pada satuan pendidikan. D. Daftar Ulang 1. Peserta didik yang diterima di satuan pendidikan wajib melakukan daftar ulang, dan bagi yang tidak mendaftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan dianggap mengundurkan diri. 2. Persyaratan daftar ulang bagi peserta didik yang dinyatakan diterima adalah sebagai berikut: a. Calon peserta didik baru hadir secara pribadi dan dapat didampingi oleh orang tua/wali. b. Menunjukkan bukti pendaftaran asli. c. Menunjukkan Ijazah asli (apabila sudah diterbitkan). 3. Daftar ulang hanya berlaku untuk peserta didik baru.

BAB V PENGENDALIAN, PENGADUAN DAN INFORMASI A. Pengendalian 1. Pemantauan dan pengawasan pelaksanaan penerimaan peserta didik pada prinsipnya terbuka dan dapat dilakukan oleh masyarakat maupun lembaga/instansi di luar dinas dan satuan pendidikan. 2. Masyarakat berhak melakukan pemantauan pada satuan pendidikan penyelenggara Penerimaan Peserta Didik Baru dengan melihat kesesuaian pelaksanaan dengan pedoman yang menjadi dasar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru. 3. Masyarakat dapat melakukan pengawasan dengan mengamati secara terus menerus selama penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru pada satuan pendidikan agar pelaksanaanya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. 4. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung segera melakukan tindak lanjut, apabila terdapat pengaduan dari pemantauan dan pengawasan yang dilakukan masyarakat maupun lembaga/instansi di luar dinas dan satuan pendidikan. B. Pengaduan 1. Pengaduan dapat dilakukan di satuan penyelenggara PPDB maupun di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung. 2. Pengaduan juga dapat dilakukan ke alamat dan/atau nomor telepon sebagaimana berikut: Web : www.dindikpora.temanggungkab.go.id E-mail : disdik@temanggungkab.go.id Telepon : 0293 491148/4960766 SMS : C. Informasi Informasi tentang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru dapat diperoleh melalui: 1. Satuan pendidikan, UPTD Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di masing-masing kecamatan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung. 2. Laman resmi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung. 3. Laman resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung.

BAB VI SERAGAM, DAN PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH BAGI SISWA BARO A. Seragam 1. Pengadaan pakaian seragam sekolah pada prinsipnya diusahakan oleh orang tua/wali peserta didik, tetapi dapat pula diusahakan melalui Koperasi Sekolah dengan catatan tidak ada unsur paksaan dan sesuai standar harga pasar/umum. 2. Pad a hari-hari pertama masuk sekolah peserta didik baru tidak diwajibkan memakai seragarn sekolah yang baru. B. Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru Pada awal tahun pelajaran, perlu dilakukan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Pengenalan lingkungan sekolah tersebut bertujuan untuk: 1. mengenali potensi diri siswa baru. 2. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah. 3. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. 4. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya. 5. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. I Dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, satuan pendidikan untuk mempedomani Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 ten tang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. Temanggung,JO Juni KEPALA DIN AS PENDIDIKAN, PEMUDA DA OLAHRAGA N MANGGUNG /)(/ :, - S.Pd. a Tingkat I l"'l5-9061 7 199412 1 001 l...ull1uau.