PERATURAN BUPATI LEBAK

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN BUPATI LEBAK

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN BESARAN TUNJANGAN PERUMAHAN BAGI PIMPINAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LEBAK

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL BAGI PENUNGGU PASIEN

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK

SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 70 TAHUN

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 33 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 25 TAHUN 2015 TENTANG PEMOTONGAN TAMBAHAN PENGHASILAN ATAU TUNJANGAN LAINNYA

PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 44 TAHUN 2012 TENTANG BANTUAN UANG DUKA BAGI KELUARGA PENDUDUK MISKIN KABUPATEN SUKOHARJO

BUPATI BADUNG PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 45 TAHUN 2017 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL BAGI PENUNGGU PASIEN

WALIKOTA TANGERANG SELATAN

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 06 TAHUN 2014 TENTANG :

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA TASIKMALAYA

PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 90 TAHUN 2012

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG

PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 14 TAHUN 2013

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 96 TAHUN 2017 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BUPATI SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 32.1 TAHUN 2015 TENTANG HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL

PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK SALINAN PERATURAN BUPATI TRENGGALEK NOMOR 45 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8A TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 51 TAHUN 2014 TENTANG

WALIKOTA TANGERANG SELATAN

PROVINSI BANTEN PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN

BUPATI LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI LUWU TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN DANA KAPITASI DAN NON KAPITASI

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 21 TAHUN 2016

WALIKOTA SURABAYA SALINAN

BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI KABUPATEN KEBUMEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 23 TAHUN 2017 TENTANG PERATURAN DISIPLIN PERANGKAT DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BUPATI BERAU

BUPATI GARUT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 236 TAHUN 2011

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

WALIKOTA PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG

PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI TRENGGALEK SALINAN PERATURAN BUPATI TRENGGALEK NOMOR 51 TAHUN 2012 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8B TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 41 TAHUN 2015 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 92 TAHUN 2011 TENTANG

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8A TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN BUPATI KARANGANYAR NOMOR 10 TAHUN 2014

PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 43 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT

TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 103 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG RETRIBUSI PERPANJANGAN IZIN MEMPEKERJAKAN TENAGA KERJA ASING

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Djawa Barat (Berita Negara

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BUPATI KARANGANYAR NOMOR 25 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAAN

PENAJAM PASERUTARA PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 19 TAHUN 2014 TENTANG

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

WALIKOTA KEDIRI PERATURAN DAERAH KOTA KEDIRI NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG JAMINAN KESEHATAN BAGI WARGA MISKIN KOTA KEDIRI

PERATURAN BUPATI PURWAKARTA NOMOR 111 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN JAMINAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT PURWAKARTA ISTIMEWA TAHUN 2015

BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 59 TAHUN 2015 TENTANG

Transkripsi:

salinan BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 14 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL YANG TIDAK DIRENCANAKAN KHUSUS DALAM RUANG LINGKUP KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK, Menimbang : a. bahwa untuk menekan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh suatu penyakit, proses kehamilan, persalinan dan nifas serta untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan pemeliharaan kesehatan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, perlu diberikan bantuan sosial dalam rangka meringankan beban pembayaran biaya perawatan dan/atau pelayanan kesehatan; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pedoman Pemberian Bantuan Sosial Yang Tidak Direncanakan Khusus Dalam Ruang Lingkup Kesehatan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010); -1-

2. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310); 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 450) sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 540); 6. Peraturan Bupati Lebak Nomor 8 Tahun 2014 tentang -2-

Prosedur dan Tata Cara Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial (Berita Daerah Kabupaten Lebak tahun 2014 Nomor 8); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL YANG TIDAK DIRENCANAKAN KHUSUS DALAM RUANG LINGKUP KESEHATAN. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan: 1. Daerah adalah Kabupaten Lebak. 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Lebak. 3. Bupati adalah Bupati Lebak. 4. Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah tersebut. 5. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disebut APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan peraturan daerah. 6. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disingkat PPKD adalah kepala satuan kerja pengelola keuangan daerah yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan APBD dan bertindak sebagai bendahara umum daerah. 7. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah perangkat daerah pada Pemerintah Daerah selaku pengguna anggaran/barang. -3-

8. Bantuan Sosial yang tidak direncanakan adalah bantuan sosial untuk kebutuhan akibat resiko sosial yang tidak dapat diperkirakan pada saat penyusunan APBD yang apabila ditunda penanganannya akan menimbulkan resiko sosial yang lebih besar bagi individu dan/atau keluarga yang bersangkutan. 9. Orang miskin adalah orang yang tidak dapat memenuhi standar minimum kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan makanan maupun non makanan. 10. Surat Keterangan Tidak Mampu atau yang selanjutnya disebut SKTM adalah Surat Keterangan yang dibuat oleh Lurah atau Kepala Desa yang berisi keterangan tidak mampu atau miskin yang berdomisili di Kelurahan atau Desa setempat. BAB II PELAKSANAAN PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL YANG TIDAK DIRENCANAKAN KHUSUS DALAM RUANG LINGKUP KESEHATAN Bagian Kesatu Umum Pasal 2 (1) Pemerintah Daerah dapat memberikan Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan dalam rangka membantu biaya perawatan dan/atau pelayanan kesehatan bagi orang miskin yang berdomisili di wilayah Kabupaten Lebak yang dirawat inap pada Rumah Sakit Umum dr. Adjidarmo. (2) Penerima Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan adalah: a. orang sakit yang termasuk kategori orang miskin; b. perempuan dan anak korban kekerasan yang termasuk kategori orang miskin yang memerlukan pelayanan kesehatan. -4-

(3) Orang sakit, perempuan dan anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang tidak masuk dalam daftar Penerima Bantuan Iuran Kesehatan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah (non Penerima Bantuan Iuran). Pasal 3 (1) Pemberian Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, diberikan untuk membiayai biaya rawat inap pada Rumah Sakit Umum dr. Adjidarmo. (2) Pemberian Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan paling banyak 100 % (seratus prosen) dari keseluruhan biaya perawatan dan diberikan hanya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. Bagian Kedua Persyaratan Pasal 4 Persyaratan Pemberian Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan adalah sebagai berikut : a. permintaan tertulis dari individu dan/atau keluarga yang bersangkutan yang ditujukan kepada Bupati melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial paling lama 1 x 24 jam (satu kali dua puluh empat jam) setelah ada persetujuan/perintah dokter; b. melampirkan surat keterangan domisili dan keterangan tidak mampu dari Rukun Tetangga dan/atau rukun Warga; c. melampirkan SKTM yang telah ditandatangani oleh Kepala Desa atau Lurah setempat serta diketahui oleh Camat; d. melampirkan foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga; e. melampirkan foto kondisi rumah tempat tinggal (tampak -5-

depan); f. melampirkan surat rujukan dari Puskesmas yang ditandatangani oleh Kepala Puskesmas atau dokter Puskesmas atau klinik kesehatan. Pasal 5 (1) Dinas Tenaga Kerja dan Sosial melakukan verifikasi terhadap permintaan dan persyaratan Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4. (2) Apabila berdasarkan verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) permintaan dan persyaratan Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan, dinyatakan lengkap dan layak diberikan, maka atas nama Bupati Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial memberikan persetujuan tertulis. Bagian Ketiga Pelaksanaan Pemberian Bantuan Sosial Khusus Pasal 6 (1) Pelaksanaan pemberian Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan yang diakomodir dalam DPA-PPKD. (2) Atas pelayanan kesehatan yang diberikan terhadap Penerima Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2), Direktur Rumah Sakit Umum dr. Adjidarmo melaporkan dan mengajukan permohonan pembayaran biaya pelayanan kesehatan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Sosial. (3) Permohonan pencairan Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial kepada PPKD. -6-

(4) Pencairan bantuan sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan dilakukan dengan cara pembayaran langsung (LS) kepada rekening pendapatan RSUD dr. Adjidarmo. Bagian Keempat Pertanggungjawaban Pasal 7 Pelaksanaan penatausahaan dan pertanggungjawaban pelaksanaan pemberian Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan dilaksanakan dengan berpedoman pada peraturan perundangundangan. BAB III KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 8 (1) Pemerintah Daerah mendaftarkan Penerima Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) sebagai Penerima Bantuan Iuran jaminan pemeliharaan kesehatan Pemerintah dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah. (2) Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah diketahuinya Penerima Bantuan Sosial yang tidak direncanakan khusus dalam ruang lingkup kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) tidak memiliki jaminan pemeliharaan kesehatan. BAB IV KETENTUAN PENUTUP Pasal 9 Pada saat Peraturan Bupati ini berlaku, Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemberian Bantuan -7-

Sosial Yang Tidak Direncanakan Khusus Dalam Ruang Lingkup Kesehatan (Berita Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2015 Nomor 20). Pasal 10 Peraturan Bupati ini berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Lebak. Ditetapkan di Rangkasbitung pada tanggal 30 Mei 2016 BUPATI LEBAK, Ttd. ITI OCTAVIA JAYABAYA Diundangkan di Rangkasbitung pada tanggal 30 Mei 2016 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LEBAK, Ttd. DEDE JAELANI BERITA DAERAH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2016 NOMOR 14-8-